IELTS · Listening · 40 soal
Latihan IELTS Listening 8
Simulasi listening dan academic reading orisinal yang mengikuti format IELTS yang dipublikasikan.
Ini adalah soal latihan orisinal buatan Loopy yang mengikuti format yang dipublikasikan. Ini bukan tes resmi dari IELTS (British Council, IDP, Cambridge).
TOEIC® dan TOEFL® adalah merek dagang terdaftar milik ETS. IELTS dimiliki bersama oleh British Council, IDP, dan Cambridge English. Tes latihan Loopy dibuat sendiri dan tidak berafiliasi dengan maupun didukung oleh organisasi-organisasi tersebut.
Audio satu tes penuh
Section 1: Everyday conversation
Soal 1
Complete the form below. Write NO MORE THAN TWO WORDS AND/OR A NUMBER for the answer. Surname: ________
Lihat transkrip
A: Good morning, thank you for calling HomeShield Services. My name is Aisha. How can I help you today? B: Hello, Aisha. I'd like to book a repair for an appliance under my service plan. My name is Tomas Pekarek — that's T-O-M-A-S, and the surname is spelled P-E-K-A-R-E-K. A: Thank you, Mr Pekarek. Let me pull up your account on our system. Do you happen to have your policy number handy? B: Yes, it's TX-8422... oh, sorry, I read the wrong line on my membership card. It's actually TX-8412. A: No problem. Let me read that back to confirm: T-X-8-4-1-2. Is that correct? B: Yes, that's it. And the appliance that needs fixing is my washing machine. It was working fine yesterday, but now it has a problem. A: I see. And what exactly is the fault you are experiencing? B: Well, at first I thought it was just noisy during the spin cycle, but this morning I noticed water is leaking from the bottom. A: Oh dear, that does sound like it needs looking at. We'll need to schedule a technician to visit. Let me check the schedule... I have an opening this Wednesday morning... oh, wait, that slot's just been booked. The earliest available now is Thursday afternoon. Does that work for you? B: Thursday is fine, I can work from home that day. What about the repair cost? Is it covered under my plan? A: Yes, your basic plan covers both parts and labour. However, please note there is a standard call-out fee of thirty-five pounds which you'll need to pay. B: Okay, that's reasonable. Do I need to prepare anything, and where should the technician park? A: Please make sure you empty the machine's drum before they arrive. You don't need to unplug it from the wall, and don't worry about cleaning up the floor. For parking, please don't use the visitor bays or park on the main road; they should park in your driveway. Also, when they arrive, you must show them some photo ID and a utility bill. B: Got it. Driveway parking, empty drum, photo ID and a utility bill. Thank you, Aisha! A: You're very welcome, Tomas. We'll see you on Thursday. Have a great day! [Q1] Surname: ________
Terjemahan
A: Selamat pagi, terima kasih telah menghubungi HomeShield Services. Nama saya Aisha. Ada yang bisa saya bantu hari ini? B: Halo, Aisha. Saya ingin memesan layanan perbaikan untuk peralatan rumah tangga di bawah paket layanan saya. Nama saya Tomas Pekarek — dieja T-O-M-A-S, dan nama belakangnya dieja P-E-K-A-R-E-K. A: Terima kasih, Pak Pekarek. Biarkan saya mencari akun Anda di sistem kami. Apakah Anda kebetulan memegang nomor polis Anda? B: Ya, nomornya TX-8422... oh, maaf, saya salah membaca baris pada kartu keanggotaan saya. Yang benar adalah TX-8412. A: Tidak masalah. Izinkan saya membacanya kembali untuk memastikan: T-X-8-4-1-2. Apakah itu benar? B: Ya, benar sekali. Dan peralatan yang perlu diperbaiki adalah mesin cuci saya. Kemarin mesinnya berfungsi dengan baik, tetapi sekarang ada masalah. A: Begitu ya. Dan apa sebenarnya kerusakan yang Anda alami? B: Awalnya saya pikir mesinnya hanya bising saat siklus pemerasan, tetapi pagi ini saya melihat ada air yang bocor dari bagian bawah. A: Oh, tampaknya itu memang perlu diperiksa. Kami perlu menjadwalkan kunjungan teknisi. Biarkan saya memeriksa jadwal... ada slot kosong Rabu pagi ini... oh, tunggu, slot itu baru saja dipesan. Waktu paling awal yang tersedia sekarang adalah Kamis sore. Apakah itu cocok untuk Anda? B: Kamis tidak masalah, saya bisa bekerja dari rumah hari itu. Bagaimana dengan biaya perbaikannya? Apakah ditanggung dalam paket saya? A: Ya, paket dasar Anda menanggung suku cadang dan biaya jasa. Namun, harap dicatat ada biaya kunjungan standar sebesar tiga puluh lima pound yang harus Anda bayar. B: Oke, itu cukup masuk akal. Apakah saya perlu mempersiapkan sesuatu, dan di mana teknisi harus memarkir kendaraannya? A: Pastikan Anda mengosongkan drum mesin cuci sebelum mereka tiba. Anda tidak perlu mencabut kabelnya dari stopkontak, dan tidak perlu khawatir untuk membersihkan lantai. Untuk parkir, mohon jangan gunakan area parkir pengunjung atau parkir di jalan utama; mereka harus parkir di jalan masuk rumah (driveway) Anda. Selain itu, saat mereka tiba, Anda harus menunjukkan kartu identitas berfoto dan tagihan utilitas. B: Dimengerti. Parkir di jalan masuk rumah, kosongkan drum, kartu identitas berfoto, dan tagihan utilitas. Terima kasih, Aisha! A: Sama-sama, Tomas. Sampai jumpa hari Kamis. Semoga hari Anda menyenangkan!
Soal 2
Complete the form below. Write NO MORE THAN TWO WORDS AND/OR A NUMBER for the answer. Policy number: ________
Lihat transkrip
(Shared with Q1.) [Q2] Policy number: ________
Terjemahan
(Sama dengan Q1.) [Q2] Nomor polis: ________
Soal 3
Complete the form below. Write NO MORE THAN TWO WORDS AND/OR A NUMBER for the answer. Type of appliance: ________
Lihat transkrip
(Shared with Q1.) [Q3] Type of appliance: ________
Terjemahan
(Sama dengan Q1.) [Q3] Jenis peralatan rumah tangga: ________
Soal 4
Complete the form below. Write NO MORE THAN TWO WORDS AND/OR A NUMBER for the answer. Current fault: water is ________ from the bottom
Lihat transkrip
(Shared with Q1.) [Q4] Current fault: water is ________ from the bottom
Terjemahan
Kerusakan saat ini: air bocor dari bagian bawah
Soal 5
Complete the form below. Write NO MORE THAN TWO WORDS AND/OR A NUMBER for the answer. Scheduled day for repair: ________
Lihat transkrip
(Shared with Q1.) [Q5] Scheduled day for repair: ________
Terjemahan
(Sama dengan Q1.) [Q5] Hari yang dijadwalkan untuk perbaikan: ________
Soal 6
What is covered under Tomas's basic service plan?
Lihat transkrip
(Shared with Q1.) [Q6] What is covered under Tomas's basic service plan?
Terjemahan
(Sama dengan Q1.) [Q6] Apa yang ditanggung dalam paket layanan dasar Tomas?
Soal 7
How much is the standard call-out fee?
Lihat transkrip
(Shared with Q1.) [Q7] How much is the standard call-out fee?
Terjemahan
(Sama dengan Q1.) [Q7] Berapa biaya panggilan standar?
Soal 8
What must Tomas do before the technician arrives?
Lihat transkrip
(Shared with Q1.) [Q8] What must Tomas do before the technician arrives?
Terjemahan
(Sama dengan Q1.) [Q8] Apa yang harus dilakukan Tomas sebelum teknisi tiba?
Soal 9
Where is the technician advised to park their vehicle?
Lihat transkrip
(Shared with Q1.) [Q9] Where is the technician advised to park their vehicle?
Terjemahan
(Sama dengan Q1.) [Q9] Di mana teknisi disarankan untuk memarkir kendaraannya?
Soal 10 (pilih semua yang benar)
Which TWO items of documentation must Tomas show the technician?
Lihat transkrip
(Shared with Q1.) [Q10] Which TWO items of documentation must Tomas show the technician?
Terjemahan
(Sama dengan Q1.) [Q10] Manakah DUA dokumen yang harus ditunjukkan Tomas kepada teknisi?
Section 2: Everyday monologue
Soal 11
Position 1 — On the immediate right as you enter the main gates
Lihat transkrip
Hello everyone, and a very warm welcome to the Greenwood Eco-Hub. My name is Tomas, and I’ll be guiding you around our community garden today. Before we start exploring, let me help you get your bearings using the map on your brochures. We are currently standing at the main entrance gates on the south side of the garden, with the central pathway stretching directly ahead of us to the north. As you step through these gates, on your immediate right, you'll see a wooden building. This is our Demonstration Kitchen, where we host popular weekend cooking workshops using freshly harvested crops. On the left side of the path, directly opposite the kitchen, there's a smaller wooden shed. Now, we initially planned to store our seed collection here, but we realized we needed a secure place for our gear, so this is actually our Tool Shed, where volunteers can borrow gardening equipment. If you continue straight up the central path, you'll reach a main junction. Turning left at this junction and following the path all the way to the far western corner leads you to the Rainwater Harvesting Station. It sits right next to the boundary wall, catching water from the roof of the greenhouse which is situated just to its right. Now, returning to the junction, if you take the eastern path instead, you'll see a large fenced area on your left. This is the Children's Play Area, which keeps the younger ones safe and occupied while their parents are gardening. Finally, at the very end of this eastern path, tucked away in the far north-east corner, is our Indoor Propagation Room. We did contemplate putting our Compost Depot in that quiet corner, but we decided it was much more practical to have the compost closer to the main planting beds along the central path. So, yes, that northeast corner is where we protect our delicate young seedlings. Now, let me share a few details about how you can get involved. Our standard annual membership is highly popular. For just twenty dollars a year, you get full access to our tools and resources, and you receive a fifteen percent discount on all our weekend workshops. Unfortunately, we can't offer free seed packets anymore due to budget cuts, and our complimentary soil testing is limited to once a year rather than being unlimited, but the workshop discount alone makes it incredibly worthwhile. If you'd like to help out as a volunteer, we run work bees every Saturday morning from nine to twelve. We always have plenty of weeding to do, but this Saturday we are focusing on repairing the raised timber beds, which have started to rot. We had scheduled a session to paint the main boundary fence, but because of the heavy rain forecast, we've had to postpone that until next month. To sign up for any of these sessions or workshops, please don't look at our old social media page, as we haven't updated it in months. You can write your name down on the physical clipboard in the volunteers' lounge, but the most reliable and up-to-date schedule is always posted on our official website, where you can also reserve your spot online. When you do come along to garden with us, please remember a few house rules. While we encourage everyone to taste the fresh herbs, please do not pick any fruit or vegetables on your own, even if they look completely ripe. Only our designated garden leaders are authorized to harvest the main crops, which we then distribute at our Sunday markets. Lastly, regarding what to bring: we supply all the spades and hand tools you will need, and we have large bottles of sunscreen by the gate for everyone to use. However, for hygiene reasons, we do not provide gardening gloves, so please ensure you bring your own pair. Also, while we have drinking water taps, we don't supply paper cups, so a reusable water bottle is essential to keep yourself hydrated. Right, let's head down the path and take a closer look! [Q11] Position 1 — On the immediate right as you enter the main gates
Terjemahan
Halo semuanya, dan selamat datang di Greenwood Eco-Hub. Nama saya Tomas, dan saya akan memandu Anda berkeliling kebun komunitas kami hari ini. Sebelum kita mulai menjelajah, izinkan saya membantu Anda menentukan arah menggunakan peta yang ada di brosur Anda. Saat ini kita sedang berdiri di pintu gerbang utama di sisi selatan kebun, dengan jalan setapak tengah membentang langsung di depan kita ke arah utara. Saat Anda melangkah melewati gerbang ini, tepat di sebelah kanan Anda, Anda akan melihat sebuah bangunan kayu. Ini adalah Dapur Demonstrasi kami, tempat kami mengadakan lokakarya memasak akhir pekan yang populer menggunakan hasil panen yang segar. Di sisi kiri jalan setapak, tepat di seberang dapur, ada gudang kayu yang lebih kecil. Sebenarnya, awalnya kami berencana untuk menyimpan koleksi benih kami di sini, tetapi kami menyadari bahwa kami membutuhkan tempat yang aman untuk peralatan kami, jadi ini sebenarnya adalah Gudang Peralatan kami, tempat para relawan dapat meminjam peralatan berkebun. Jika Anda terus berjalan lurus di jalan setapak tengah, Anda akan sampai di persimpangan utama. Belok kiri di persimpangan ini dan ikuti jalan setapak sampai ke ujung sudut barat akan membawa Anda ke Stasiun Pemanenan Air Hujan. Stasiun ini terletak tepat di sebelah dinding pembatas, menampung air dari atap rumah kaca yang berada tepat di sebelah kanannya. Sekarang, kembali ke persimpangan, jika Anda mengambil jalan setapak ke timur, Anda akan melihat area berpagar besar di sebelah kiri Anda. Ini adalah Area Bermain Anak-anak, yang menjaga anak-anak tetap aman dan sibuk sementara orang tua mereka berkebun. Terakhir, di ujung jalan setapak timur ini, tersembunyi di sudut timur laut yang jauh, adalah Ruang Perbanyakan Tanaman Dalam Ruangan kami. Kami memang sempat mempertimbangkan untuk menempatkan Depot Kompos kami di sudut yang tenang itu, tetapi kami memutuskan bahwa akan jauh lebih praktis untuk menempatkan kompos lebih dekat dengan tempat tidur tanaman utama di sepanjang jalan setapak tengah. Jadi, ya, sudut timur laut itu adalah tempat kami melindungi bibit muda kami yang sensitif. Sekarang, izinkan saya membagikan beberapa detail tentang bagaimana Anda dapat terlibat. Keanggotaan tahunan standar kami sangat populer. Hanya dengan dua puluh dolar setahun, Anda mendapat akses penuh ke peralatan dan sumber daya kami, serta menerima diskon lima belas persen untuk semua lokakarya akhir pekan kami. Sayangnya, kami tidak dapat lagi menawarkan paket benih gratis karena pemotongan anggaran, dan pengujian tanah gratis kami dibatasi hanya sekali setahun, bukannya tidak terbatas, tetapi diskon lokakarya saja sudah membuatnya sangat berharga. Jika Anda ingin membantu sebagai relawan, kami mengadakan kegiatan kerja bakti setiap Sabtu pagi dari jam sembilan sampai dua belas. Kami selalu memiliki banyak pekerjaan menyiang rumput, tetapi hari Sabtu ini kami fokus pada perbaikan bedengan kayu yang sudah mulai membusuk. Kami sempat menjadwalkan sesi untuk mengecat pagar pembatas utama, tetapi karena perkiraan hujan lebat, kami harus menundanya hingga bulan depan. Untuk daftar ke salah satu sesi atau lokakarya ini, mohon jangan melihat halaman media sosial lama kami, karena kami sudah tidak memperbaruinya selama berbulan-bulan. Anda dapat menuliskan nama Anda di papan klip fisik di ruang relawan, tetapi jadwal yang paling andal dan terbaru selalu dipajang di situs web resmi kami, di mana Anda juga dapat memesan tempat secara daring. Saat Anda datang berkebun bersama kami, harap ingat beberapa aturan setempat. Meskipun kami menyarankan semua orang untuk mencicipi herba segar, harap jangan memetik buah atau sayuran apa pun sendiri, meskipun tampaknya sudah benar-benar matang. Hanya pemimpin kebun yang ditunjuk yang memiliki wewenang untuk memanen hasil bumi utama, yang kemudian kami distribusikan di pasar hari Minggu kami. Terakhir, mengenai apa yang harus dibawa: kami menyediakan semua sekop dan peralatan tangan yang Anda butuhkan, dan kami memiliki botol tabir surya berukuran besar di dekat gerbang untuk digunakan semua orang. Namun, untuk alasan kebersihan, kami tidak menyediakan sarung tangan berkebun, jadi pastikan Anda membawa sarung tangan sendiri. Selain itu, meskipun kami memiliki keran air minum, kami tidak menyediakan gelas kertas, jadi botol air minum isi ulang sangat penting untuk menjaga diri Anda tetap terhidrasi. Baiklah, mari kita menyusuri jalan setapak dan melihat lebih dekat!
Soal 12
Position 2 — On the left of the path, directly opposite the kitchen
Lihat transkrip
(Shared with Q11.) [Q12] Position 2 — On the left of the path, directly opposite the kitchen
Terjemahan
(Sama dengan Q11.) [Q12] Posisi 2 — Di sebelah kiri jalan setapak, tepat di seberang dapur
Soal 13
Position 3 — In the far western corner, to the left of the greenhouse
Lihat transkrip
(Shared with Q11.) [Q13] Position 3 — In the far western corner, to the left of the greenhouse
Terjemahan
(Sama dengan Q11.) [Q13] Posisi 3 — Di sudut paling barat, di sebelah kiri rumah kaca
Soal 14
Position 4 — The fenced area along the left side of the eastern path
Lihat transkrip
(Shared with Q11.) [Q14] Position 4 — The fenced area along the left side of the eastern path
Terjemahan
(Sama dengan Q11.) [Q14] Posisi 4 — Area berpagar di sepanjang sisi kiri jalan setapak bagian timur
Soal 15
Position 5 — Tucked away in the far north-east corner
Lihat transkrip
(Shared with Q11.) [Q15] Position 5 — Tucked away in the far north-east corner
Terjemahan
(Sama dengan Q11.) [Q15] Posisi 5 — Tersembunyi jauh di sudut timur laut
Soal 16
What is a benefit of the standard annual membership?
Lihat transkrip
(Shared with Q11.) [Q16] What is a benefit of the standard annual membership?
Terjemahan
(Sama dengan Q11.) [Q16] Apa manfaat dari keanggotaan tahunan standar?
Soal 17
What is the main volunteering task scheduled for this Saturday?
Lihat transkrip
(Shared with Q11.) [Q17] What is the main volunteering task scheduled for this Saturday?
Terjemahan
(Sama dengan Q11.) [Q17] Apa tugas sukarela utama yang dijadwalkan untuk hari Sabtu ini?
Soal 18
How should visitors find the most up-to-date workshop schedule?
Lihat transkrip
(Shared with Q11.) [Q18] How should visitors find the most up-to-date workshop schedule?
Terjemahan
(Sama dengan Q11.) [Q18] Bagaimana cara pengunjung menemukan jadwal lokakarya yang paling mutakhir?
Soal 19
What is the rule regarding harvesting crops in the garden?
Lihat transkrip
(Shared with Q11.) [Q19] What is the rule regarding harvesting crops in the garden?
Terjemahan
(Sama dengan Q11.) [Q19] Apa aturan terkait memanen hasil kebun?
Soal 20 (pilih semua yang benar)
Which TWO items are visitors asked to bring themselves when attending a gardening session?
Lihat transkrip
(Shared with Q11.) [Q20] Which TWO items are visitors asked to bring themselves when attending a gardening session?
Terjemahan
(Berbagi dengan Q11.) [Q20] Manakah DUA barang yang diminta untuk dibawa sendiri oleh pengunjung saat menghadiri sesi berkebun?
Section 3: Academic discussion
Soal 21
Literature Review
Lihat transkrip
A: Good morning, Tomas. Come on in. I've had a look through the draft report on your seed germination experiment, the one with the organic compost mixtures. B: Thanks, Dr. Ingrid. I was a bit anxious about the results section, actually. I hope the data on the soil blends made sense. A: It did, mostly. Your methodology was solid, but we need to refine how you present the findings and plan the next steps. Let’s look at the feedback on the five specific chapters first, shall we? I've made some notes on what to change, what to keep, and what to cut. B: Great. Let's start with the Literature Review. I thought I might need to expand that section with more recent studies on seedling growth. A: Actually, no, it's already quite long. In fact, you've over-explained the basic chemical processes of compost. You should condense that part significantly. Keep the citations of course, but don't go into detail about every single chemical reaction. B: Oh, okay. I'll trim down the chemistry details then. What about the Methodology chapter? I wasn't sure if the description of the temperature controls was clear enough. I initially wrote about the automated greenhouse system, but then I simplified it. A: The temperature details are perfect as they are. But the section on your soil mixture ratios is a bit confusing. You've used percentages in some paragraphs and ratios in others. You need to make sure the measurements are consistent throughout. Stick to just ratios. B: Right, consistency is key. I'll rewrite that so it's all ratios. And for the Results section? I made those three-dimensional bar charts... I thought they looked quite professional. A: Well, they look fancy, but they are actually quite hard to read. A simple two-dimensional line graph would show the daily growth rate much more clearly. Let's change those charts entirely. B: That makes sense. Simpler is better. And the Discussion chapter? I tried to compare my results with the 2018 study by Miller. A: Yes, that comparison was excellent and highly relevant. Don't touch that part. But you did suggest some very ambitious theories about global agricultural trends based on just twenty seedlings. That's a bit of a stretch! You must remove those sweeping generalizations and keep the discussion focused strictly on your local data. B: Ah, yes, I got a bit carried away there. I'll delete the global claims. Lastly, the Conclusion and future work section. I suggested doing a field trial next semester. A: A field trial is a brilliant idea, and your outline of how to set that up is spot on. Keep that exactly as it is. It really shows you're thinking like a researcher. B: Fantastic, I'm glad that part worked. Now, looking at the project as a whole, what should be my main priority for the final revision? I mean, apart from editing those sections. A: Well, your overall academic writing style is good, but you need to be careful with your terminology. You kept using the term 'growth rate' when you actually measured 'total height'. That's a fundamental distinction in plant biology, you see. B: Oh, of course! Rate implies height over time, but I only measured the final... oh, wait, I did record weekly changes, but yes, you're right, my calculations were only for the final height on day fourteen. I'll correct that term throughout. A: It’s a common oversight. Also, regarding the layout of the appendix—you've put the raw data tables in a separate document. Let's make sure they are attached directly at the very end of your main report, not sent as an email attachment. B: Got it. I'll merge them into the appendix of the main file. Thank you, Dr. Ingrid. This gives me a clear checklist to work with. [Q21] Literature Review
Terjemahan
A: Selamat pagi, Tomas. Silakan masuk. Saya sudah memeriksa draf laporan eksperimen perkecambahan benihmu, yang menggunakan campuran kompos organik. B: Terima kasih, Dr. Ingrid. Sebenarnya saya agak cemas tentang bagian hasil. Saya harap data tentang campuran tanahnya masuk akal. A: Sebagian besar masuk akal. Metodologimu sudah kuat, tetapi kita perlu menyempurnakan cara penyajian temuan dan merencanakan langkah selanjutnya. Mari kita lihat umpan balik untuk lima bab spesifik terlebih dahulu, ya? Saya sudah membuat beberapa catatan tentang apa yang perlu diubah, dipertahankan, dan dipotong. B: Bagus. Mari kita mulai dengan Tinjauan Pustaka. Saya pikir saya mungkin perlu memperluas bagian itu dengan studi-studi yang lebih baru tentang pertumbuhan bibit. A: Sebenarnya tidak perlu, bagian itu sudah cukup panjang. Bahkan, kamu terlalu banyak menjelaskan proses kimia dasar dari kompos. Kamu harus meringkas bagian itu secara signifikan. Kutipannya tentu saja tetap dipertahankan, tetapi jangan menjelaskan secara mendetail tentang setiap reaksi kimia. B: Oh, baiklah. Kalau begitu saya akan memangkas detail kimianya. Bagaimana dengan bab Metodologi? Saya kurang yakin apakah deskripsi kontrol suhunya sudah cukup jelas. Awalnya saya menulis tentang sistem rumah kaca otomatis, tetapi kemudian saya menyederhanakannya. A: Detail suhunya sudah sempurna apa adanya. Namun, bagian tentang rasio campuran tanahmu agak membingungkan. Kamu menggunakan persentase di beberapa paragraf dan rasio di paragraf lainnya. Kamu harus memastikan pengukurannya konsisten di seluruh bagian. Gunakan rasio saja. B: Benar, konsistensi adalah kuncinya. Saya akan menulis ulang bagian itu agar semuanya menggunakan rasio. Dan untuk bagian Hasil? Saya membuat diagram batang tiga dimensi... Saya pikir itu terlihat cukup profesional. A: Memang terlihat keren, tetapi sebenarnya cukup sulit dibaca. Grafik garis dua dimensi yang sederhana akan menunjukkan laju pertumbuhan harian dengan jauh lebih jelas. Mari kita ubah diagram-diagram itu sepenuhnya. B: Itu masuk akal. Lebih sederhana lebih baik. Dan bab Pembahasan? Saya mencoba membandingkan hasil saya dengan studi tahun 2018 oleh Miller. A: Ya, perbandingan itu sangat bagus dan sangat relevan. Jangan sentuh bagian itu. Namun, kamu menyarankan beberapa teori yang sangat ambisius tentang tren pertanian global hanya berdasarkan dua puluh bibit. Itu agak berlebihan! Kamu harus menghapus generalisasi yang terlalu luas tersebut dan menjaga agar pembahasan tetap fokus pada data lokalmu saja. B: Ah, ya, saya agak terbawa suasana di bagian itu. Saya akan menghapus klaim global tersebut. Terakhir, bagian Kesimpulan dan saran penelitian selanjutnya. Saya menyarankan untuk melakukan uji coba lapangan semester depan. A: Uji coba lapangan adalah ide yang cemerlang, dan rancanganmu tentang cara mengaturnya sudah sangat tepat. Pertahankan persis seperti itu. Itu benar-benar menunjukkan bahwa kamu berpikir layaknya seorang peneliti. B: Luar biasa, saya senang bagian itu berhasil. Sekarang, jika melihat proyek ini secara keseluruhan, apa yang harus menjadi prioritas utama saya untuk revisi akhir? Maksud saya, selain mengedit bagian-bagian tersebut. A: Gaya penulisan akademismu secara keseluruhan sudah bagus, tetapi kamu harus berhati-hati dengan terminologimu. Kamu terus menggunakan istilah 'growth rate' (laju pertumbuhan) padahal sebenarnya kamu mengukur 'total height' (tinggi total). Itu adalah perbedaan mendasar dalam biologi tumbuhan, lho. B: Oh, tentu saja! Laju mengimplikasikan tinggi seiring waktu, tetapi saya hanya mengukur hasil akhir... oh, tunggu, saya memang mencatat perubahan mingguan, tetapi ya, Anda benar, perhitungan saya hanya untuk tinggi akhir pada hari keempat belas. Saya akan memperbaiki istilah itu di seluruh bagian. A: Itu adalah kekeliruan yang umum terjadi. Selain itu, mengenai tata letak lampiran—kamu meletakkan data mentah di dokumen terpisah. Mari kita pastikan tabel-tabel tersebut dilampirkan langsung di bagian paling akhir laporan utamamu, bukan dikirim sebagai lampiran email. B: Dimengerti. Saya akan menggabungkannya ke dalam lampiran berkas utama. Terima kasih, Dr. Ingrid. Ini memberi saya daftar periksa yang jelas untuk dikerjakan.
Soal 22
Methodology
Lihat transkrip
(Shared with Q21.) [Q22] Methodology
Terjemahan
(Sama dengan Q21.) [Q22] Metodologi
Soal 23
Results
Lihat transkrip
(Shared with Q21.) [Q23] Results
Terjemahan
(Sama dengan Q21.) [Q23] Hasil
Soal 24
Discussion
Lihat transkrip
(Shared with Q21.) [Q24] Discussion
Terjemahan
(Sama dengan Q21.) [Q24] Pembahasan
Soal 25
Conclusion and Future Work
Lihat transkrip
(Shared with Q21.) [Q25] Conclusion and Future Work
Terjemahan
(Sama dengan Q21.) [Q25] Kesimpulan dan Penelitian Selanjutnya
Soal 26
What error did Tomas make regarding biological terminology in his report?
Lihat transkrip
(Shared with Q21.) [Q26] What error did Tomas make regarding biological terminology in his report?
Terjemahan
Kesalahan apa yang dilakukan Tomas terkait terminologi biologi dalam laporannya?
Soal 27
Where does Dr. Ingrid suggest placing the raw data tables?
Lihat transkrip
(Shared with Q21.) [Q27] Where does Dr. Ingrid suggest placing the raw data tables?
Terjemahan
(Sama dengan Q21.) [Q27] Di mana Dr. Ingrid menyarankan untuk meletakkan tabel data mentah?
Soal 28
What was Tomas's initial concern about the Methodology section?
Lihat transkrip
(Shared with Q21.) [Q28] What was Tomas's initial concern about the Methodology section?
Terjemahan
(Sama dengan Q21.) [Q28] Apa kekhawatiran awal Tomas tentang bagian Metodologi?
Soal 29
Why does Dr. Ingrid criticize Tomas's 3D bar charts in the Results section?
Lihat transkrip
(Shared with Q21.) [Q29] Why does Dr. Ingrid criticize Tomas's 3D bar charts in the Results section?
Terjemahan
(Sama dengan Q21.) [Q29] Mengapa Dr. Ingrid mengkritik diagram batang 3D Tomas di bagian Hasil?
Soal 30 (pilih semua yang benar)
Which TWO aspects of Tomas's draft report does Dr. Ingrid praise?
Lihat transkrip
(Shared with Q21.) [Q30] Which TWO aspects of Tomas's draft report does Dr. Ingrid praise?
Terjemahan
(Sama dengan Q21.) [Q30] Dua aspek apa saja dalam draf laporan Tomas yang dipuji oleh Dr. Ingrid?
Section 4: Academic lecture
Soal 31
Why were public benches first introduced on a large scale in mid-19th century European parks?
Lihat transkrip
Good afternoon, everyone. Today we're exploring a seemingly mundane element of our urban landscape: the public bench. Originally, municipal authorities didn't install these benches in parks merely as convenient spots to catch one's breath. Rather, they saw them as tools of social reform, aiming to offer wholesome open-air recreation that might lure working-class families away from local drinking establishments. Now, historical accounts often claim these heavy, standardized benches made their debut in London's royal parks in 1855. But in fact, that trial actually took place in Paris in 1855, and it wasn't until three years later, in 1858, that London officially integrated them into its own green spaces. With the rise of industrial foundries, cast-iron ends became the norm; this wasn't just about durability or making repairs cheaper—which actually remained quite costly—but about civic identity, as foundries cast elaborate municipal crests and local symbols directly into the metal frames. In recent decades, however, we’ve witnessed the rise of what urban planners call 'defensive architecture'—think of center armrests or severely sloped seats. Proponents claim these prevent anti-social behavior, but in my view, by actively deterring marginalized groups from resting, such modifications fundamentally strip these spaces of their democratic and inclusive purpose. Interestingly, a recent environmental psychology study examined how bench orientation affects user experience. Benches facing a bustling walking path, rather than a quiet garden bed, were highly preferred; because instead of feeling exposed, users reported a strong sense of security, deriving comfort from the passive observation of passing crowds—what we call 'people-watching'. During a landmark observational study in Williamson Square, researchers noted several intriguing behavioral patterns: they found that solitary sitters almost invariably claim the absolute ends of an empty bench, leaving the middle unoccupied as a buffer, and they also observed that people adjusted their seating angles throughout the day, shifting their bodies to follow or avoid direct sunlight. Now, let's turn our attention to how bench design has mirrored changing societal values across different periods. During the mid-twentieth century, municipal design shifted toward utilitarianism; cities favored heavy, brutalist benches constructed from poured concrete and plain steel plates, prioritizing low maintenance above all else. In stark contrast, the late twentieth century saw the emergence of the Scandinavian cooperative style, which arranged seats in circular clusters rather than straight lines, specifically to foster community interaction and face-to-face dialogue. Fast forward to the modern defensive era, and we see the rise of benches featuring sloped seats and multiple metallic dividers, designed to restrict how people can sit or lie down. Fortunately, the latest trend is far more welcoming: the contemporary eco-design movement, where designers utilize recycled, locally-sourced timber to create organic forms that harmonize with nature, proving that sustainability and social comfort can go hand in hand. [Q31] Why were public benches first introduced on a large scale in mid-19th century European parks?
Terjemahan
Selamat siang, semuanya. Hari ini kita akan menjelajahi elemen lanskap kota yang tampaknya biasa saja: bangku umum. Awalnya, pemerintah kota tidak memasang bangku-bangku ini di taman hanya sebagai tempat yang nyaman untuk melepas lelah. Sebaliknya, mereka melihatnya sebagai alat reformasi sosial, yang bertujuan untuk menawarkan rekreasi luar ruangan yang sehat guna menarik keluarga kelas pekerja agar menjauh dari tempat-tempat minum setempat. Kini, catatan sejarah sering kali mengeklaim bahwa bangku-bangku berat yang terstandardisasi ini pertama kali muncul di taman-taman kerajaan London pada tahun 1855. Namun nyatanya, uji coba tersebut sebenarnya berlangsung di Paris pada tahun 1855, dan baru tiga tahun kemudian, pada tahun 1858, London secara resmi mengintegrasikannya ke dalam ruang hijau mereka. Dengan bangkitnya industri pengecoran logam, ujung berbahan besi cor menjadi hal yang lumrah; ini bukan hanya tentang ketahanan atau membuat perbaikan menjadi lebih murah—yang sebenarnya tetap cukup mahal—tetapi tentang identitas kota, karena pabrik pengecoran mencetak lambang kota yang rumit dan simbol lokal langsung pada rangka logamnya. Namun, dalam beberapa dekade terakhir, kita telah menyaksikan kebangkitan apa yang disebut oleh para perencana kota sebagai 'arsitektur defensif'—bayangkan sandaran tangan di bagian tengah atau kursi yang sangat miring. Para pendukungnya mengeklaim bahwa hal ini mencegah perilaku antisosial, tetapi menurut pandangan saya, dengan secara aktif menghalangi kelompok marginal untuk beristirahat, modifikasi tersebut secara mendasar merampas tujuan demokratis dan inklusif dari ruang-ruang ini. Menariknya, sebuah studi psikologi lingkungan baru-baru ini meneliti bagaimana orientasi bangku memengaruhi pengalaman pengguna. Bangku yang menghadap ke jalur pejalan kaki yang ramai, daripada ke taman bunga yang tenang, sangat disukai; karena alih-alih merasa terekspos, pengguna melaporkan rasa aman yang kuat, mendapatkan kenyamanan dari pengamatan pasif terhadap kerumunan orang yang lewat—yang kita sebut 'people-watching' (mengamati orang lalu-lalang). Dalam sebuah studi observasi penting di Williamson Square, para peneliti mencatat beberapa pola perilaku yang menarik: mereka menemukan bahwa orang yang duduk sendirian hampir selalu memilih ujung paling pinggir dari bangku yang kosong, membiarkan bagian tengahnya kosong sebagai pembatas, dan mereka juga mengamati bahwa orang-orang menyesuaikan sudut duduk mereka sepanjang hari, menggeser tubuh mereka untuk mengikuti atau menghindari sinar matahari langsung. Sekarang, mari kita alihkan perhatian kita pada bagaimana desain bangku mencerminkan perubahan nilai-nilai masyarakat di berbagai periode yang berbeda. Selama pertengahan abad ke-20, desain perkotaan beralih ke utilitarianisme; kota-kota lebih menyukai bangku brutalis yang berat yang dibuat dari beton cor dan pelat baja polos, dengan memprioritaskan biaya pemeliharaan yang rendah di atas segalanya. Sangat kontras, akhir abad ke-20 menyaksikan munculnya gaya kooperatif Skandinavia, yang menyusun kursi dalam kelompok melingkar alih-alih garis lurus, khusus untuk mendorong interaksi komunitas dan dialog tatap muka. Beralih ke era defensif modern, kita melihat kebangkitan bangku yang memiliki tempat duduk miring dan beberapa pembatas logam, yang dirancang untuk membatasi cara orang duduk atau berbaring. Untungnya, tren terbaru jauh lebih ramah: gerakan desain ramah lingkungan (eco-design) kontemporer, di mana para desainer menggunakan kayu daur ulang yang bersumber secara lokal untuk menciptakan bentuk-bentuk organik yang selaras dengan alam, membuktikan bahwa keberlanjutan dan kenyamanan sosial dapat berjalan beriringan.
Soal 32
What does the lecturer say about the debut of mass-produced park benches?
Lihat transkrip
(Shared with Q31.) [Q32] What does the lecturer say about the debut of mass-produced park benches?
Terjemahan
(Sama dengan Q31.) [Q32] Apa yang dikatakan dosen mengenai debut bangku taman yang diproduksi secara massal?
Soal 33
According to the lecturer, how did the introduction of cast-iron ends affect bench manufacturing?
Lihat transkrip
(Shared with Q31.) [Q33] According to the lecturer, how did the introduction of cast-iron ends affect bench manufacturing?
Terjemahan
(Sama dengan Q31.) Menurut dosen tersebut, bagaimana pengenalan bagian ujung dari besi cor memengaruhi pembuatan bangku?
Soal 34
What is the lecturer's view on modern "defensive design" features on benches?
Lihat transkrip
(Shared with Q31.) [Q34] What is the lecturer's view on modern "defensive design" features on benches?
Terjemahan
(Sama dengan Q31.) [Q34] Apa pandangan dosen mengenai fitur "desain defensif" modern pada bangku?
Soal 35
A study on bench orientation showed that seats facing a busy pathway...
Lihat transkrip
(Shared with Q31.) [Q35] A study on bench orientation showed that seats facing a busy pathway...
Terjemahan
(Berbagi dengan Q31.) [Q35] Sebuah studi tentang orientasi bangku menunjukkan bahwa tempat duduk yang menghadap ke jalur yang ramai...
Soal 36 (pilih semua yang benar)
Which TWO social behaviors did researchers observe in the Williamson Square bench study?
Lihat transkrip
(Shared with Q31.) [Q36] Which TWO social behaviors did researchers observe in the Williamson Square bench study?
Terjemahan
(Sama dengan Q31.) [Q36] Manakah DUA perilaku sosial yang diamati oleh para peneliti dalam studi bangku Williamson Square?
Soal 37
Benches made primarily of recycled, locally-sourced timber.
Lihat transkrip
(Shared with Q31.) [Q37] Benches made primarily of recycled, locally-sourced timber.
Terjemahan
(Sama dengan Q31.) [Q37] Bangku yang bahan utamanya terbuat dari kayu daur ulang yang diperoleh dari sumber lokal.
Soal 38
Seating arranged in circular clusters to promote community conversation.
Lihat transkrip
(Shared with Q31.) [Q38] Seating arranged in circular clusters to promote community conversation.
Terjemahan
(Sama dengan Q31.) [Q38] Tempat duduk yang diatur dalam kelompok melingkar untuk mendorong percakapan komunitas.
Soal 39
Heavy benches constructed from concrete and plain steel plates.
Lihat transkrip
(Shared with Q31.) [Q39] Heavy benches constructed from concrete and plain steel plates.
Terjemahan
(Sama dengan Q31.) [Q39] Bangku berat yang terbuat dari beton dan pelat baja polos.
Soal 40
Benches featuring sloped seats and multiple metallic dividers.
Lihat transkrip
(Shared with Q31.) [Q40] Benches featuring sloped seats and multiple metallic dividers.
Terjemahan
(Sama dengan Q31.) [Q40] Bangku-bangku dengan dudukan miring dan beberapa pembatas logam.