Haruki Murakami: Running and WritingHaruki Murakami: Berlari dan Menulis
Pratinjau Audio Lengkap
0:00
0:00
#1
In 1987, Murakami published 'Norwegian Wood,' and it became a massive bestseller.
Pada tahun 1987, Murakami menerbitkan 'Norwegian Wood,' dan buku itu menjadi buku terlaris yang luar biasa.
#2
The novel sold millions of copies in Japan, catapulting him to instant fame.
Novel ini terjual jutaan eksemplar di Jepang, melambungkan namanya menjadi terkenal seketika.
#3
Murakami became so famous that he couldn't walk down the street without being recognized.
Murakami menjadi sangat terkenal sehingga dia tidak bisa berjalan di jalanan tanpa dikenali.
#4
Uncomfortable with the constant attention, he moved abroad to escape the intense fame.
Merasa tidak nyaman dengan perhatian yang terus-menerus, ia pindah ke luar negeri untuk melarikan diri dari ketenaran yang intens.
#5
Murakami is also a dedicated runner; he runs almost every day.
Murakami juga seorang pelari yang berdedikasi; ia berlari hampir setiap hari.
#6
He has completed over thirty marathons, demonstrating incredible endurance.
Dia telah menyelesaikan lebih dari tiga puluh maraton, menunjukkan daya tahan yang luar biasa.
#7
Murakami says that writing and running are similar in many ways.
Murakami mengatakan bahwa menulis dan berlari memiliki kemiripan dalam banyak hal.
#8
Both require discipline, endurance, and the ability to keep going when you want to stop.
Keduanya membutuhkan disiplin, ketahanan, dan kemampuan untuk terus melangkah saat Anda ingin berhenti.
#9
Murakami's novels blend reality with surreal and dreamlike elements.
Novel Haruki Murakami memadukan realitas dengan elemen surealis dan seperti mimpi.
#10
Talking cats, vanishing people, and parallel worlds are common in his stories.
Kucing yang bisa bicara, orang-orang yang menghilang, dan dunia paralel adalah hal yang umum dalam cerita-ceritanya.
#11
While some critics in Japan find his style 'too Western,' Western readers love his unique Japanese sensibility.
Meskipun beberapa kritikus di Jepang menganggap gayanya 'terlalu Barat', pembaca Barat justru menyukai sensibilitas Jepang-nya yang unik.
#12
His distinctive voice has captivated readers around the world.
Suara (gaya penulisan) khasnya telah memikat pembaca di seluruh dunia.
#13
Every October, the world wonders: will Murakami finally win the Nobel Prize?
Setiap bulan Oktober, dunia bertanya-tanya: akankah Murakami akhirnya memenangkan Hadiah Nobel?
#14
He has been a favorite for years, but he has never won the prestigious award.
Dia telah menjadi favorit selama bertahun-tahun, tetapi dia tidak pernah memenangkan penghargaan bergengsi tersebut.
#15
Murakami, however, doesn't seem to mind the speculation.
Namun, Murakami tampaknya tidak keberatan dengan spekulasi tersebut.
#16
He writes every morning, runs in the afternoon, and reads at night; what matters is the routine.
Dia menulis setiap pagi, berlari di sore hari, dan membaca di malam hari; yang penting adalah rutinitas tersebut.