EN: The linking verb 'seem' is often followed by an infinitive ('to' + verb) to express an impression or appearance. In this sentence, 'seemed to love' describes how the situation appeared to observers.
Bahasa Indonesia: Kata kerja penghubung 'seem' (tampaknya) sering diikuti oleh infinitive (to + kata kerja), digunakan untuk mengekspresikan kesan atau keadaan luar yang tampak. Dalam kalimat ini, 'seemed to love' menggambarkan situasi dan keadaan yang tampak di mata orang lain.
She seemed to know the secret beforehand.
Dia tampaknya sudah mengetahui rahasia itu sebelumnya.
EN: The phrasal verb 'love someone back' means to return the romantic or affectionate feelings that someone has for you.
Bahasa Indonesia: Kata kerja frasa 'love someone back' berarti 'membalas cinta seseorang', yaitu memberikan kasih sayang atau perasaan yang setara kepada seseorang.
He loved her deeply, but she never loved him back.
Dia sangat mencintainya, tetapi dia tidak pernah membalas cintanya.
EN: Neymar is widely regarded as one of the most talented Brazilian footballers of his generation. However, his World Cup journey has been plagued by untimely injuries and dramatic exits, leading to a narrative of unrequited glory between the player and the world's biggest football tournament.
Bahasa Indonesia: Neymar secara luas dianggap sebagai salah satu pesepak bola Brasil paling berbakat di generasinya. Namun, perjalanannya di Piala Dunia dipenuhi dengan cedera yang tidak tepat waktu dan eliminasi yang dramatis, yang memberikan nuansa tragis berupa "cinta yang tak berbalas" antara sang pemain dan turnamen sepak bola terbesar di dunia ini.
EN: The use of 'a painful knee to his back' as the subject of the sentence. In English, a body part or an action involving a body part (a knee) can act as the subject of an active verb (fractured) to create a vivid, direct description of how an injury occurred, rather than using a passive construction.
Bahasa Indonesia: Menggunakan "a painful knee to his back" (hantaman lutut yang menyakitkan di punggungnya) sebagai subjek kalimat. Dalam bahasa Inggris, bagian tubuh atau tindakan yang melibatkan bagian tubuh (seperti hantaman lutut) dapat langsung menjadi subjek dari verba aktif (fractured, mematahkan) untuk menciptakan deskripsi proses cedera yang lebih hidup dan langsung, alih-alih menggunakan kalimat pasif.
A stray elbow to his nose broke his nasal bone during the basketball game.
Dalam pertandingan bola basket, hantaman siku yang tidak disengaja ke hidungnya mematahkan tulang hidungnya.
EN: The prepositional phrase 'during the home tournament' acts as an adverbial modifier of time/circumstance, indicating when and where the main action took place. 'Home' here is used as a noun adjunct (or noun modifier) meaning 'taking place in one's own country'.
Bahasa Indonesia: Frasa preposisi "during the home tournament" (selama turnamen di kandang sendiri) berfungsi sebagai modifikator adverbia waktu atau situasi, yang menunjukkan waktu dan latar belakang terjadinya tindakan pada klausa utama. Di sini, "home" digunakan sebagai modifikator nomina yang berarti "diselenggarakan di negara sendiri".
The team felt immense pressure during the home championship.
Tim tersebut merasakan tekanan yang sangat besar selama turnamen di kandang sendiri.
EN: The 'home tournament' refers to the 2014 FIFA World Cup hosted by Brazil. For Brazil, a country with a legendary football history, hosting the World Cup was a monumental national event. Neymar's sudden, painful back injury in the quarterfinal against Colombia devastated the host nation and contributed to their emotional collapse in the subsequent semifinal.
Bahasa Indonesia: 'home tournament' (turnamen kandang) merujuk pada Piala Dunia FIFA 2014 yang diselenggarakan oleh Brasil. Bagi Brasil yang memiliki sejarah sepak bola legendaris, menjadi tuan rumah Piala Dunia adalah peristiwa besar yang menarik perhatian seluruh negeri. Cedera punggung Neymar yang tiba-tiba dan menyakitkan saat melawan Kolombia di perempat final membuat seluruh negara tuan rumah terguncang dan berduka, yang secara tidak langsung menyebabkan kehancuran emosional dan kekalahan mereka di semifinal berikutnya.
EN: The preposition 'of' followed by a gerund (verb-ing) is used to describe the content or nature of a noun (e.g., 'dream of winning').
Bahasa Indonesia: Preposisi 'of' yang diikuti oleh gerund (V-ing) dapat digunakan untuk memodifikasi atau menjelaskan isi atau sifat spesifik dari nomina di depannya (misalnya: 'impian untuk memenangkan...').
She had always cherished the hope of studying abroad.
Dia selalu memendam harapan untuk belajar di luar negeri.
EN: The past simple tense is used here to describe a completed action that happened at a specific time in the past ('that year').
Bahasa Indonesia: Di sini, past tense sederhana (ended) digunakan untuk menggambarkan tindakan yang telah selesai dan berakhir pada waktu tertentu di masa lalu (tahun itu).
The sudden rainstorm ruined our plans for the weekend.
Badai yang tiba-tiba merusak rencana akhir pekan kami.
EN: In football (soccer) contexts, 'the cup' with a lowercase 'c' often refers colloquially to the World Cup trophy or tournament itself, especially when the context of the World Cup has already been established in the narrative.
Bahasa Indonesia: Dalam konteks sepak bola, meskipun "cup" ditulis dengan huruf kecil, kata ini biasanya merujuk pada trofi "Piala Dunia" atau turnamen itu sendiri, terutama jika latar belakang Piala Dunia sudah dibangun pada kalimat sebelumnya.
EN: The coordinating conjunction 'but' is used to connect two independent clauses that show a contrast. An independent clause is a group of words that contains a subject and a verb and expresses a complete thought. When 'but' connects two independent clauses, a comma is typically placed before it.
Bahasa Indonesia: Konjungsi koordinatif "but" (tetapi) digunakan untuk menghubungkan dua klausa independen yang menunjukkan kontras. Klausa independen adalah sekelompok kata yang mengandung subjek dan verba serta mengekspresikan gagasan yang utuh. Ketika "but" menghubungkan dua klausa independen, biasanya didahului oleh tanda koma.
She trained hard for the marathon, but she had to withdraw due to an injury.
Dia berlatih keras untuk maraton, tetapi harus mundur dari kompetisi karena cedera.
EN: The prepositional phrase 'on penalties' (or 'on penalty shootouts') is commonly used in association football (soccer) to indicate the method by which a tied match was decided after extra time.
Bahasa Indonesia: Frasa preposisi "on penalties" (melalui adu penalti) sering digunakan dalam sepak bola untuk menunjukkan cara menentukan pemenang setelah hasil imbang di babak perpanjangan waktu.
The team won the championship on penalties after a 1-1 draw.
Tim tersebut memenangkan kejuaraan melalui adu penalti setelah bermain imbang 1-1.
EN: In association football (soccer), a penalty shootout (referred to here as 'penalties') is used to decide which team progresses to the next stage when a knockout match remains tied after extra time. For powerhouse nations like Brazil, losing on penalties is often seen as a tragic and heartbreaking exit, as it is widely considered a lottery where individual pressure is immense.
Bahasa Indonesia: Dalam sepak bola, ketika pertandingan babak gugur masih seri setelah perpanjangan waktu, adu penalti (di sini disebut "penalties") akan digunakan untuk menentukan tim yang lolos. Bagi negara kuat sepak bola seperti Brasil, kalah dalam adu penalti biasanya dianggap sebagai cara tersingkir yang sangat tragis dan memilukan, karena hal ini umumnya dianggap melibatkan faktor keberuntungan, dan para pemain menanggung tekanan psikologis pribadi yang sangat besar.
EN: The preposition 'through' is used here to mean 'experiencing a difficult period or situation from beginning to end'. It describes enduring a series of challenges.
Bahasa Indonesia: Preposisi "through" di sini berarti "melewati (masa atau situasi yang sulit) dari awal hingga akhir", digunakan untuk menggambarkan keberhasilan bertahan melewati serangkaian tantangan dan ujian.
Through all the hardships, she never lost her passion for painting.
Melewati semua kesulitan dan penderitaan, dia tidak pernah kehilangan hasratnya untuk melukis.
EN: The verb 'keep' followed by a gerund (verb-ing) is a common structure meaning to continue doing something repeatedly or without stopping.
Bahasa Indonesia: Kata kerja "keep" yang diikuti oleh gerund (V-ing) adalah struktur yang umum digunakan, yang berarti "terus-menerus" mengulangi sesuatu atau melakukan sesuatu tanpa henti.
Despite the rain, they kept walking toward the summit.
Meskipun hujan turun, mereka tetap terus melangkah menuju puncak gunung.
EN: Neymar is widely regarded as one of the most talented Brazilian footballers of his generation. However, his career has been heavily defined by untimely injuries during major tournaments, especially the World Cup. This sentence highlights the contrast between his immense physical/emotional struggles and his undeniable, historic goal-scoring record for Brazil.
Bahasa Indonesia: Neymar secara luas dianggap sebagai salah satu pesepak bola Brasil paling luar biasa di generasinya. Namun, kariernya sebagian besar ditentukan oleh cedera yang tidak tepat waktu selama turnamen besar (terutama Piala Dunia). Kalimat ini menyoroti kontras yang kuat antara perjuangan fisik dan emosionalnya yang luar biasa dengan rekor gol bersejarah yang tak terbantahkan yang ia ciptakan untuk tim nasional Brasil.
EN: The use of the infinitive 'to achieve' here functions as an adverbial of result (often called 'infinitive of result'). It indicates that the action of passing Pelé led to the subsequent achievement of a historic milestone, rather than expressing a conscious purpose.
Bahasa Indonesia: Di sini, infinitive "to achieve" digunakan sebagai kata keterangan hasil (biasanya disebut "infinitive of result"). Ini menunjukkan bahwa tindakan melampaui Pelé kemudian menghasilkan pencapaian tonggak sejarah, bukan mengekspresikan tujuan subjektif.
She survived the crash to become a leading advocate for road safety.
Ia selamat dari kecelakaan mobil dan kemudian menjadi advokat utama keselamatan jalan raya.
EN: The adverb 'officially' is placed between the subject 'he' and the main verb 'passed' to modify the action, emphasizing the formal or recognized status of the event.
Bahasa Indonesia: Kata keterangan "officially" (secara resmi) ditempatkan di antara subjek "he" dan kata kerja utama "passed" untuk memodifikasi tindakan tersebut, guna menekankan sifat resmi atau status yang diakui dari peristiwa tersebut.
The committee officially approved the new budget yesterday.
Komite secara resmi menyetujui anggaran baru kemarin.
EN: Pelé is widely regarded as one of the greatest football players of all time and a national hero in Brazil. For Neymar to pass Pelé's official goalscoring record for the Brazilian national team was a monumental and deeply emotional moment in football history, cementing Neymar's own legacy despite his World Cup heartbreaks.
Bahasa Indonesia: Pelé secara luas dianggap sebagai salah satu pemain sepak bola terhebat dalam sejarah dan pahlawan nasional Brasil. Bagi Neymar, melampaui rekor gol resmi Pelé di tim nasional Brasil adalah momen yang sangat monumental dan emosional dalam sejarah sepak bola, yang memantapkan status legendaris Neymar sendiri meskipun ia berulang kali mengalami kegagalan di Piala Dunia.
EN: The Present Perfect Tense (has + past participle) is used here to describe an action that happened in the past but has strong relevance or results in the present. The adverb 'now' emphasizes the current state resulting from this achievement.
Bahasa Indonesia: Present perfect tense (has + past participle) di sini digunakan untuk menggambarkan tindakan yang terjadi di masa lalu tetapi memiliki hubungan kuat dengan masa kini atau berdampak pada masa kini. Adverbia "now" (sekarang) menekankan situasi saat ini yang dihasilkan oleh pencapaian tersebut.
She has now completed her master's degree and is looking for a job.
Dia sekarang telah menyelesaikan gelar masternya dan sedang mencari pekerjaan.
EN: The possessive form with apostrophe 's' ('Brazil's') is used to indicate ownership or association. In this context, it associates the record holder directly with the country of Brazil.
Bahasa Indonesia: Akhiran kepemilikan "'s" (seperti "Brazil's") digunakan untuk menunjukkan hubungan kepemilikan atau asosiasi. Dalam konteks ini, akhiran tersebut menghubungkan pemegang rekor secara langsung dengan negara "Brasil".
This is Brazil's most famous festival.
Ini adalah festival paling terkenal di Brasil.
EN: In Brazil, football (soccer) is more than just a sport; it is a core part of the national identity. Surpassing Pelé, who is widely regarded as one of the greatest players of all time and a national treasure, to become the top scorer is an extraordinary milestone that carries immense cultural and historical weight in Brazil.
Bahasa Indonesia: Di Brasil, sepak bola bukan sekadar olahraga, melainkan bagian inti dari identitas nasional. Melampaui Pelé, yang secara luas dianggap sebagai salah satu pemain terhebat sepanjang masa dan dihormati sebagai harta karun nasional, untuk menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa tim nasional adalah sebuah pencapaian luar biasa yang memiliki bobot budaya dan sejarah yang sangat besar di Brasil.
EN: The relative pronoun 'that' introduces a defining relative clause ('that once seemed completely untouchable to everyone') to modify the noun phrase 'a legendary record'. It functions as the subject of the relative clause.
Bahasa Indonesia: Kata ganti relatif "that" mengantar klausa relatif restriktif (that once seemed completely untouchable to everyone), yang digunakan untuk memodifikasi frasa nomina anteseden "a legendary record" (sebuah rekor legendaris). Dalam klausa ini, "that" berfungsi sebagai subjek.
She solved a complex problem that once seemed completely impossible to her colleagues.
Dia menyelesaikan masalah rumit yang dulunya tampak mustahil bagi rekan-rekannya.
EN: The linking verb 'seem' is used to describe an impression. It is followed by an adjective ('untouchable') acting as a subject complement to describe the subject (the relative pronoun 'that', which refers to the record).
Bahasa Indonesia: Kata kerja penghubung (linking verb) "seem" (tampaknya) digunakan untuk menggambarkan suatu kesan. Kata ini diikuti oleh kata sifat "untouchable" (tak tersentuh/tak tergapai) sebagai pelengkap subjek, yang digunakan untuk menerangkan subjek (yaitu kata ganti relatif "that" yang mewakili rekor tersebut).
The task seemed extremely difficult to the new team members.
Tugas ini tampaknya sangat sulit bagi anggota tim yang baru.
EN: This sentence refers to Neymar breaking Pelé's official goalscoring record for the Brazilian national team, which stood for decades. In football culture, Pelé is widely regarded as one of the greatest players of all time, making his records seem 'untouchable' to generations of Brazilian footballers until Neymar surpassed him in 2023.
Bahasa Indonesia: Kalimat ini merujuk pada Neymar yang memecahkan rekor gol resmi tim nasional Brasil yang dipegang oleh Pelé selama beberapa dekade. Dalam budaya sepak bola, Pelé secara luas dianggap sebagai salah satu pemain terhebat sepanjang masa, yang membuat rekornya tampak "tak tersentuh" di mata generasi pesepak bola Brasil, hingga Neymar melampauinya pada tahun 2023.
EN: The phrasal verb 'serve as' means to function as or play the role of something. It is commonly used to describe the purpose or function of an object, event, or person in a specific context.
Bahasa Indonesia: Frasa kata kerja "serve as" berarti "berfungsi sebagai", "berperan sebagai", atau "menjadi". Sering digunakan untuk menggambarkan fungsi atau peran suatu benda, peristiwa, atau seseorang dalam situasi tertentu.
The old lighthouse served as a beacon of hope for lost sailors.
Mercusuar tua itu berfungsi sebagai mercusuar harapan bagi para pelaut yang tersesat.
EN: The metaphor 'last dance' refers to a final performance, appearance, or season of an athlete or performer before retirement. It was popularized globally by the documentary about Michael Jordan's final season with the Chicago Bulls.
Bahasa Indonesia: Metafora "last dance" (tarian terakhir) merujuk pada penampilan, kemunculan, atau musim terakhir seorang atlet atau penampil sebelum pensiun. Istilah ini menjadi populer secara global karena film dokumenter tentang musim terakhir Michael Jordan bersama Chicago Bulls.
The legendary singer announced that this concert tour would be her last dance.
Penyanyi legendaris itu mengumumkan bahwa tur konser ini akan menjadi tarian terakhirnya.
EN: The term 'last dance' carries immense emotional weight in modern sports culture. It signifies the final pursuit of glory by a legendary figure before stepping away from the game. For Neymar, who has carried the hopes of Brazil for over a decade, the 2026 World Cup represents the poignant final chapter of his international career.
Bahasa Indonesia: "last dance" (tarian terakhir) membawa beban emosional yang sangat besar dalam budaya olahraga modern. Ini melambangkan pengejaran kejayaan terakhir seorang legenda sebelum mengucapkan selamat tinggal pada lapangan. Bagi Neymar, yang telah memikul harapan Brasil selama lebih dari satu dekade, Piala Dunia 2026 mewakili babak akhir yang mengharukan dalam karier tim nasionalnya.
EN: The prepositional phrase 'Against [Team]' is commonly used in sports contexts to indicate the opponent. It is often placed at the beginning of a sentence to set the stage for the matchup.
Bahasa Indonesia: Frasa preposisi "Against [tim]" (Melawan [tim]) sering digunakan dalam konteks olahraga untuk menunjukkan lawan. Frasa ini sering diletakkan di awal kalimat untuk menetapkan latar belakang pertandingan.
Against France in the final, Argentina played an outstanding game.
Melawan Prancis di final, Argentina memainkan pertandingan yang luar biasa.
EN: The phrase 'in the round of 16' uses the definite article 'the' and the preposition 'in' to specify a particular tournament stage. 'Round of 16' refers to the knockout stage consisting of the final 16 teams.
Bahasa Indonesia: Frasa "in the round of 16" (di babak 16 besar) menggunakan artikel pasti "the" dan preposisi "in" untuk menentukan tahap turnamen tertentu. "Round of 16" merujuk pada tahap sistem gugur yang terdiri dari 16 tim terakhir.
They were eliminated in the round of 16 after a penalty shootout.
Mereka tersingkir di babak 16 besar setelah adu penalti.
EN: The 'round of 16' is a crucial stage in international sports tournaments like the FIFA World Cup. For football powerhouses like Brazil, failing to advance past this stage or losing in the early knockout rounds is often seen as a major disappointment, highlighting the intense pressure stars like Neymar face.
Bahasa Indonesia: "Babak 16 besar" (round of 16) adalah tahap yang sangat krusial dalam turnamen olahraga internasional (seperti Piala Dunia FIFA). Bagi raksasa sepak bola seperti Brasil, kegagalan melaju ke tahap ini atau tersingkir di awal fase gugur biasanya dianggap sebagai kekecewaan besar, yang juga menyoroti tekanan luar biasa yang dihadapi oleh bintang-bintang seperti Neymar.
EN: The conjunction 'when' is used to introduce an adverbial clause of time, indicating that the action in the main clause happens at the same time as or immediately after the action in the dependent clause.
Bahasa Indonesia: Konjungsi subordinatif "when" digunakan untuk mengawali klausa adverbia waktu, menunjukkan bahwa tindakan pada klausa utama terjadi bersamaan dengan tindakan pada klausa subordinat, atau segera setelah tindakan tersebut.
When the bell rang, the students packed up their bags.
Ketika bel berbunyi, para siswa merapikan tas mereka.
EN: The conjunction 'as' is used here to mean 'while' or 'at the same time that', introducing a simultaneous action in the past continuous or simple past tense.
Bahasa Indonesia: Konjungsi "as" di sini berarti "ketika" atau "pada saat yang sama", digunakan untuk mengawali tindakan yang terjadi secara bersamaan di masa lampau.
She waved goodbye as the train pulled away from the station.
Saat kereta meninggalkan stasiun, dia melambaikan tangan untuk mengucapkan selamat tinggal.
EN: In football (soccer) culture, the 'final whistle' blown by the referee represents the absolute end of the match. For legendary players like Neymar, the final whistle of an elimination match in the World Cup can represent the emotional and heartbreaking end of a lifelong dream, often leading to raw displays of emotion on the pitch.
Bahasa Indonesia: Dalam budaya sepak bola, "peluit akhir" yang ditiup oleh wasit menandakan berakhirnya pertandingan secara mutlak. Bagi pemain legendaris seperti Neymar, peluit akhir di babak gugur Piala Dunia dapat berarti hancurnya impian seumur hidup, itulah sebabnya setelah pertandingan kita sering melihat momen-momen emosional yang menyentuh hati dari para pemain di lapangan.
EN: The past perfect tense ('had been' or here implied as 'was' in reported speech representing 'is over' shifting to 'was over') is used to show an action that was completed before another action in the past. In this sentence, 'was over' functions as indirect speech, shifting the tense backward from the present 'is over' because the reporting verb 'indicated' is in the past tense.
Bahasa Indonesia: Pergeseran Tenses (Tense Shift) dalam kalimat tidak langsung. Ketika verba utama berbentuk lampau (seperti 'indicated' dalam kalimat ini), tenses pada klausa berikutnya biasanya perlu ditarik mundur satu langkah ke masa lampau. Di sini, apa yang dikatakan Neymar saat itu, "karier saya sudah berakhir (is over)", berubah menjadi bentuk lampau (was over) dalam penuturan tidak langsung.
She indicated that she was ready to leave the stage.
Dia menyatakan bahwa dia sudah siap untuk meninggalkan panggung.
EN: The present participle clause ('leaving...') is used here as an adverbial clause of result or accompanying circumstance. It shares the same subject as the main clause ('he') and describes the immediate consequence or simultaneous effect of the main action.
Bahasa Indonesia: Klausa partisip (Participle Clauses) yang berfungsi sebagai keterangan penyerta yang diawali oleh present participle. Kata 'leaving...' di sini adalah klausa tanpa konjungsi yang diawali oleh present participle, dengan subjek yang sama dengan klausa utama (he), digunakan untuk menunjukkan hasil atau situasi yang menyertai tindakan pada klausa utama.
The storm hit the city, causing widespread power outages.
Badai melanda kota tersebut, menyebabkan pemadaman listrik yang meluas.
EN: In football culture, 'international career' refers to a player representing their national team (like Brazil) rather than their professional club (like PSG or Al Hilal). For a Brazilian player, wearing the iconic yellow jersey is the ultimate honor, and retiring from the national team ('international career was over') is a deeply emotional milestone that marks the end of an era for the country's fans.
Bahasa Indonesia: Dalam budaya sepak bola, "karier internasional (international career)" merujuk pada penampilan pemain yang mewakili negaranya (seperti Brasil), bukan klub profesional tempat mereka bermain. Bagi pemain Brasil, mengenakan seragam kuning klasik tim nasional adalah kehormatan tertinggi. Oleh karena itu, mengumumkan berakhirnya karier internasional merupakan momen penting yang sangat emosional dan menandai berakhirnya sebuah era, baik bagi pemain itu sendiri maupun bagi para penggemar di seluruh negeri.
Kosakata utama dengan pengucapan IPA, definisi, contoh kalimat, dan kuis interaktif.
Dalam konteks: Bergengsi, terhormat
Dalam konteks: Menyebabkan patah, mematahkan
Dalam konteks: Tulang belakang
Dalam konteks: Luar biasa, cemerlang
Dalam konteks: Akhirnya, pada akhirnya
Dalam konteks: tonggak pencapaian, peristiwa penting
Dalam konteks: Tak terjangkau, tak terlampaui
Dalam konteks: Kekalahan, kegagalan
Dalam konteks: Menghibur, menenangkan
Dalam konteks: Warisan yang ditinggalkan untuk generasi mendatang, warisan spiritual
Frasa dengan label jenis, definisi dwibahasa, catatan penggunaan, dan contoh kalimat.
A final performance, appearance, or effort before retirement or the end of a career.
Tarian terakhir, pertunjukan perpisahan
To lose a football (soccer) match during the penalty shootout after a draw in regular and extra time.
Kalah dalam adu penalti
The player who has scored the most goals or points in the history of a team, sport, or competition.
Pencetak gol terbanyak sepanjang masa
The stage in a tournament where sixteen competitors or teams remain, also known as the eighth-finals.
Babak 16 besar