Jane Goodall: The Voice of the ChimpsJane Goodall: Suara bagi Para Simpanse
Pratinjau Audio Lengkap
0:00
0:00
#1
One day, Jane observed a chimpanzee she had named David Greybeard using a stick to fish for termites.
Suatu hari, Jane mengamati seekor simpanse yang dia beri nama David Greybeard sedang menggunakan tongkat untuk memancing rayap.
#2
This was a revolutionary discovery because scientists believed that only humans used tools.
Ini adalah penemuan revolusioner karena para ilmuwan percaya bahwa hanya manusia yang menggunakan alat.
#3
Jane's observation challenged existing scientific beliefs about the differences between humans and animals.
Pengamatan Jane menantang keyakinan ilmiah yang ada tentang perbedaan antara manusia dan hewan.
#4
Her discovery rewrote the definition of what makes us human and our place in the world.
Penemuannya mendefinisikan ulang apa yang menjadikan kita manusia dan tempat kita di dunia.
#5
Jane gave each chimpanzee a name and carefully described their individual personalities, something many scientists criticized as unscientific.
Jane memberi nama pada setiap simpanse dan mendeskripsikan kepribadian masing-masing dengan cermat, sesuatu yang dikritik oleh banyak ilmuwan sebagai tidak ilmiah.
#6
She introduced the world to Flo, the loving mother, and David Greybeard, the gentle leader.
Dia memperkenalkan kepada dunia Flo, ibu yang pengasih, dan David Greybeard, pemimpin yang lembut.
#7
Through her detailed observations, she proved that animals have emotions, friendships, and complex social lives.
Melalui pengamatannya yang mendetail, ia membuktikan bahwa hewan memiliki emosi, persahabatan, dan kehidupan sosial yang kompleks.
#8
Jane showed the world that chimpanzees are not just subjects for study, but individuals with unique characters.
Jane menunjukkan kepada dunia bahwa simpanse bukan sekadar subjek penelitian, melainkan individu dengan karakter yang unik.
#9
National Geographic published Jane's groundbreaking work, making her famous worldwide and bringing chimpanzees into people's homes.
Majalah National Geographic menerbitkan karya terobosan Jane, membuatnya terkenal di seluruh dunia dan membawa simpanse ke dalam pandangan masyarakat luas.
#10
She earned a PhD from Cambridge University, one of the few people ever to do so without first obtaining a bachelor's degree.
Dia meraih gelar PhD dari Universitas Cambridge, salah satu dari sedikit orang yang pernah melakukannya tanpa terlebih dahulu memperoleh gelar sarjana.
#11
This achievement demonstrated her exceptional intelligence and dedication to her field.
Pencapaian ini menunjukkan kecerdasan luar biasa dan dedikasinya pada bidangnya.
#12
Her pioneering research in Gombe spans over 60 years and continues to inspire scientists today.
Penelitian perintisnya di Gombe berlangsung selama lebih dari 60 tahun dan terus menginspirasi para ilmuwan saat ini.
#13
Now over 90 years old, Jane is a tireless activist, traveling 300 days a year to speak about conservation.
Kini berusia lebih dari 90 tahun, Jane adalah seorang aktivis yang tak kenal lelah, bepergian 300 hari setahun untuk berbicara tentang konservasi.
#14
She founded the Jane Goodall Institute to support chimpanzee research and conservation efforts globally.
Ia mendirikan Jane Goodall Institute untuk mendukung upaya penelitian dan konservasi simpanse secara global.
#15
She also created Roots & Shoots, a youth program that empowers young people to make a positive impact on their communities.
Dia juga mendirikan "Roots & Shoots", sebuah program kepemudaan yang memberdayakan kaum muda untuk memberikan dampak positif bagi komunitas mereka.
#16
Despite the challenges facing the planet, she says she has seen enough goodness in people to still have hope for the future.
Terlepas dari tantangan yang dihadapi planet ini, dia mengatakan dia telah melihat cukup banyak kebaikan pada orang-orang sehingga masih memiliki harapan untuk masa depan.