Jane Goodall: Into the WildJane Goodall: Menjelajah Alam Liar
Pratinjau Audio Lengkap
0:00
0:00
#1
Jane Goodall grew up in Bournemouth, England, dreaming of living amongst wildlife in Africa.
Jane Goodall tumbuh besar di Bournemouth, Inggris, bermimpi untuk hidup di antara margasatwa di Afrika.
#2
She spent hours reading books about animals and imagining adventures in faraway lands.
Dia menghabiskan waktu berjam-jam membaca buku tentang hewan dan membayangkan petualangan di negeri yang jauh.
#3
Unfortunately, her family couldn't afford to send her to university to study zoology.
Sayangnya, keluarganya tidak mampu membiayai kuliahnya di universitas untuk belajar zoologi.
#4
But Jane's mother encouraged her, saying, 'If you really want something, work hard and never give up.'
Namun ibu Jane menyemangatinya, dengan berkata, 'Jika kamu benar-benar menginginkan sesuatu, bekerja keraslah dan jangan pernah menyerah.'
#5
This determination fueled her passion and shaped her extraordinary life.
Tekad ini membakar semangatnya dan membentuk kehidupannya yang luar biasa.
#6
Jane saved money by working as a secretary, always keeping her dream of Africa alive.
Jane menabung uang dengan bekerja sebagai sekretaris, selalu menjaga impian Afrikanya tetap hidup.
#7
Finally, she had enough to travel to Kenya, a place she had only read about in books.
Akhirnya, dia memiliki cukup uang untuk bepergian ke Kenya, tempat yang sebelumnya hanya dia baca di buku.
#8
There, she met the famous paleontologist Dr. Louis Leakey, who was impressed by her knowledge and enthusiasm.
Di sana, ia bertemu dengan ahli paleontologi terkenal Dr. Louis Leakey, yang terkesan dengan pengetahuan dan antusiasmenya.
#9
He recognized her passion for animals and offered her a unique opportunity.
Dia menyadari hasratnya terhadap hewan dan memberinya kesempatan unik.
#10
Dr. Leakey sent Jane to Gombe, Tanzania, to study chimpanzees in their natural habitat.
Dr. Leakey mengirim Jane ke Gombe, Tanzania, untuk mempelajari simpanse di habitat alami mereka.
#11
At just 26 years old, Jane arrived in Gombe with only her mother and a cook for support.
Di usia yang baru 26 tahun, Jane tiba di Gombe dengan hanya didampingi ibu dan seorang koki untuk mendukungnya.
#12
The chimpanzees were shy and ran away every time she approached them.
Simpanse-simpanse itu pemalu dan melarikan diri setiap kali dia mendekati mereka.
#13
For months, Jane patiently observed the chimps from a distance, using binoculars to study their behavior.
Selama berbulan-bulan, Jane dengan sabar mengamati simpanse dari kejauhan, menggunakan teropong untuk mempelajari perilaku mereka.
#14
She understood that gaining their trust would take time and dedication.
Dia mengerti bahwa mendapatkan kepercayaan mereka akan membutuhkan waktu dan dedikasi.
#15
Jane was waiting for the chimpanzees to accept her presence in their world.
Jane sedang menunggu simpanse-simpanse itu menerima kehadirannya di dunia mereka.