Shinya Yamanaka: The Worst SurgeonShinya Yamanaka: Ahli Bedah Terburuk
Pratinjau Audio Lengkap
0:00
0:00
#1
Young Shinya Yamanaka dreamed of healing people.
Shinya Yamanaka muda bermimpi untuk menyembuhkan orang.
#2
He wanted to become an orthopedic surgeon, fixing broken bones and injuries.
Dia ingin menjadi ahli bedah ortopedi, yang memperbaiki patah tulang dan cedera.
#3
With great ambition, he entered medical school in Kobe.
Dengan ambisi besar, dia masuk sekolah kedokteran di Kobe.
#4
He had a clear plan for his future as a healer.
Dia memiliki rencana yang jelas untuk masa depannya sebagai seorang penyembuh.
#5
Unfortunately, Shinya was a very clumsy surgeon.
Sayangnya, Shinya adalah seorang ahli bedah yang sangat tidak cekatan.
#6
Operations that should have taken thirty minutes often took him two hours.
Operasi yang seharusnya memakan waktu tiga puluh menit sering kali memakan waktu dua jam baginya.
#7
'Jamanaka,' meaning 'obstacle'.
"Jamanaka", yang berarti "penghalang".
#8
He felt discouraged and like a complete failure in the operating room.
Dia merasa putus asa dan merasa seperti gagal total di ruang operasi.
#9
Instead of giving up entirely, Shinya decided to switch to research.
Shinya tidak menyerah sepenuhnya, melainkan memutuskan untuk beralih ke bidang penelitian.
#10
He moved to the Gladstone Institute in San Francisco to pursue this new path.
Dia pindah ke Gladstone Institute di San Francisco untuk mengejar jalan baru ini.
#11
However, his early experiments failed one after another, causing him to become depressed.
Namun, eksperimen awalnya gagal satu demi satu, menyebabkannya menjadi depresi.
#12
The change of direction did not immediately bring success.
Perubahan arah tidak segera membuahkan hasil.
#13
Returning to Japan, Shinya began studying stem cells.
Setelah kembali ke Jepang, Shinya mulai meneliti sel punca.
#14
He asked a question that many scientists considered impossible to answer.
Dia mengajukan pertanyaan yang dianggap mustahil untuk dijawab oleh banyak ilmuwan.
#15
Could you turn an ordinary adult cell back into a stem cell?
Bisakah Anda mengubah sel dewasa biasa kembali menjadi sel punca?
#16
Almost everyone believed the answer was a definitive no.
Hampir semua orang percaya bahwa jawabannya adalah tidak yang pasti.