EN: The phrasal verb 'grow up' means to spend one's childhood and mature into an adult. In this sentence, it is used in the past tense ('grew up') to describe a completed action in the past.
Bahasa Indonesia: Frasa kerja 'grow up' berarti 'tumbuh besar, berkembang', merujuk pada proses melewati masa kanak-kanak dan menjadi dewasa. Dalam kalimat ini, digunakan dalam bentuk lampau 'grew up' untuk menggambarkan tindakan yang telah selesai di masa lalu.
She grew up in a small town in southern France.
Dia tumbuh besar di sebuah kota kecil di selatan Prancis.
EN: The prepositional phrase 'near the English city of Birmingham' uses 'near' to indicate geographical proximity, and the appositive structure 'the English city of Birmingham' (using 'of') clarifies which city is being referred to.
Bahasa Indonesia: Dalam frasa preposisi 'near the English city of Birmingham', 'near' menunjukkan kedekatan geografis, dan struktur aposisi 'the English city of Birmingham' (menggunakan 'of') secara jelas menunjukkan kota yang dimaksud.
He lives near the historic city of Kyoto.
Dia tinggal di dekat kota bersejarah Kyoto.
EN: Birmingham is the second-largest city in the United Kingdom and has a rich industrial history. In British English, the suffix '-ham' in place names like Birmingham is pronounced as a weak schwa /əm/, unlike the American pronunciation which sometimes emphasizes the 'h'.
Bahasa Indonesia: Birmingham adalah kota terbesar kedua di Inggris, dengan sejarah industri yang kaya. Dalam bahasa Inggris Britania, nama tempat yang berakhiran '-ham' seperti 'Birmingham' biasanya diucapkan dengan lemah di akhir menjadi /əm/, tanpa bunyi 'h'. Ini berbeda dengan bahasa Inggris Amerika yang kadang menekankan bunyi 'h'.
EN: The relative pronoun 'who' is used to introduce a defining relative clause (adjective clause) that modifies a person (in this case, 'a police officer'). It acts as the subject of the verb 'scored' in the relative clause.
Bahasa Indonesia: Kata ganti relatif 'who' digunakan untuk memimpin klausa relatif restriktif (klausa adjektiva) yang memodifikasi orang (dalam kalimat ini 'a police officer'). Ia berperan sebagai subjek dari kata kerja 'scored' dalam klausa relatif.
She is a talented artist who paints beautiful landscapes.
Dia adalah seorang seniman berbakat yang melukis pemandangan indah.
EN: The phrase 'hundreds of' is used to express a large, indefinite number of things. It is always followed by a plural countable noun (here, 'goals').
Bahasa Indonesia: Frasa 'hundreds of' (ratusan) digunakan untuk menyatakan jumlah yang besar tetapi tidak pasti. Setelahnya harus diikuti kata benda terhitung jamak (di sini 'goals').
There were hundreds of people waiting outside the stadium.
Ada ratusan orang menunggu di luar stadion.
EN: In the UK, football (soccer) has a deep-rooted pyramid system. 'Amateur' football refers to non-professional leagues where players play for passion rather than a career. Scoring 'hundreds of goals' even at this level is highly respected and shows a natural athletic pedigree that Jude Bellingham inherited.
Bahasa Indonesia: Di Inggris, sepak bola memiliki sistem liga piramida yang mengakar kuat. Sepak bola 'amatir' mengacu pada liga non-profesional, di mana pemain berpartisipasi karena hasrat, bukan sebagai profesi. Bahkan di level amatir, mampu 'mencetak ratusan gol' adalah pencapaian yang sangat dihormati, yang menunjukkan gen olahraga unggul yang diwarisi Jude Bellingham.
EN: The verb 'work' is often modified by the adverb 'hard' to describe intense effort. This is followed by an infinitive phrase ('to keep...') expressing purpose (why she worked hard).
Bahasa Indonesia: Kata kerja 'work' (bekerja, berusaha) sering dimodifikasi oleh kata keterangan 'hard' (keras) untuk menggambarkan usaha yang sangat besar. Setelah itu diikuti frasa infinitif ('to keep...') untuk menunjukkan tujuan (mengapa dia berusaha keras).
She studied hard to pass the exam.
Dia belajar keras untuk lulus ujian.
EN: The structure 'keep + object + adjective' is used to describe causing someone or something to remain in a specific state. Here, 'grounded' is a past participle used as an adjective meaning sensible, realistic, and not spoiled by success.
Bahasa Indonesia: Struktur 'keep + objek + kata sifat' digunakan untuk menggambarkan menjaga seseorang atau sesuatu dalam keadaan tertentu. Di sini, 'grounded' adalah past participle yang digunakan sebagai kata sifat, yang berarti 'membumi, pragmatis, tidak sombong karena kesuksesan'.
His friends helped keep him grounded after he became famous.
Setelah dia menjadi terkenal, teman-temannya membantunya tetap rendah hati dan membumi.
EN: In English-speaking sports culture, keeping a young prodigy 'grounded' is highly valued. When young athletes achieve sudden fame and immense wealth, families and mentors play a crucial role in ensuring they remain humble, hard-working, and connected to their roots, rather than becoming arrogant or distracted.
Bahasa Indonesia: Dalam budaya olahraga di negara-negara berbahasa Inggris, menjaga pemain muda berbakat tetap 'grounded' (membumi/realistis) dianggap sangat penting. Ketika atlet muda menjadi terkenal dalam semalam dan memperoleh kekayaan besar, keluarga dan mentor memainkan peran penting dalam memastikan mereka tetap rendah hati, bekerja keras, dan terhubung dengan tujuan awal mereka (bukan menjadi sombong atau kehilangan fokus).
EN: The preposition 'as' is used here to mean 'in the role of' or 'during the time of being'. In this context, 'as a boy' functions as a temporal adverbial phrase meaning 'when he was a boy'.
Bahasa Indonesia: Preposisi 'as' di sini berarti 'sebagai' atau 'pada masa'. Dalam konteks ini, 'as a boy' berfungsi sebagai frasa keterangan waktu, yang berarti 'ketika dia masih kecil'.
She started playing the piano as a child.
Dia mulai bermain piano sejak kecil.
EN: The phrase 'make one's debut' is a common collocated idiom meaning to perform or appear in public for the first time. 'First-team' acts as a noun adjunct modifying 'debut', specifying the level of the debut.
Bahasa Indonesia: Frasa 'make one's debut' adalah kolokasi umum yang berarti 'tampil pertama kali' atau 'melakukan debut'. 'First-team' (tim utama) di sini berfungsi sebagai modifikator kata benda untuk memodifikasi 'debut', menunjukkan level dari debut tersebut.
The young actress made her Broadway debut last night.
Aktris muda ini melakukan debutnya di Broadway tadi malam.
EN: In English football (soccer) culture, making a 'first-team debut' at sixteen is exceptionally rare and indicates a player of extraordinary talent. The 'first team' represents the senior professional squad, as opposed to the youth academies where players of that age typically play.
Bahasa Indonesia: Dalam budaya sepak bola Inggris, melakukan 'debut tim utama' (first-team debut) di usia enam belas tahun sangatlah langka, ini menandakan pemain tersebut memiliki bakat luar biasa. 'Tim utama' mengacu pada tim profesional senior tertinggi klub, bukan akademi muda yang biasanya dihuni pemain seusianya.
EN: The phrase 'unheard of' is a phrasal adjective meaning 'unprecedented' or 'surprising because it has never happened before'. The preposition 'of' is retained at the end of the clause, which is a common feature in relative clauses and passive-like structures in English.
Bahasa Indonesia: Frasa 'unheard of' adalah kata sifat frasa yang berarti 'belum pernah terjadi' atau 'mengejutkan karena belum pernah terjadi sebelumnya'. Preposisi 'of' tetap berada di akhir klausa, ini adalah ciri umum dalam klausa relatif bahasa Inggris dan struktur pasif serupa.
In the 19th century, traveling by airplane was completely unheard of.
Pada abad ke-19, bepergian dengan pesawat terbang adalah hal yang benar-benar tidak pernah terdengar.
EN: Indefinite pronouns like 'something', 'anything', and 'nothing' are modified by adjectives that come *after* them (postpositive adjectives), rather than before them.
Bahasa Indonesia: Kata ganti tak tentu seperti 'something' (sesuatu), 'anything' (apa pun), dan 'nothing' (tidak ada) kata sifat yang memodifikasinya harus diletakkan 'setelah' kata ganti (postpositive), bukan sebelumnya.
She wanted to do something useful for the community.
Dia ingin melakukan sesuatu yang berguna untuk komunitas.
EN: In football (soccer) culture, retiring a shirt number (not allowing future players to wear it) is a massive honor usually reserved for legendary players who spent decades at a club or passed away tragically. For Birmingham City to retire the number 22 shirt for a 17-year-old who had only played one full season was indeed 'almost unheard of' and drew significant media attention and some skepticism at the time, though Bellingham's subsequent success at Borussia Dortmund and Real Madrid later vindicated the decision.
Bahasa Indonesia: Dalam budaya sepak bola, memensiunkan nomor punggung (tidak mengizinkan pemain masa depan memakai nomor tersebut) adalah kehormatan besar, biasanya hanya diberikan kepada pemain legendaris yang telah membela klub selama puluhan tahun atau meninggal secara tragis. Keputusan Birmingham City FC untuk memensiunkan nomor 22 untuk pemain muda berusia 17 tahun yang baru bermain satu musim penuh benar-benar merupakan tindakan yang 'hampir tidak pernah terdengar', yang menarik perhatian besar media dan beberapa keraguan pada saat itu. Namun, kesuksesan Bellingham kemudian di Borussia Dortmund dan Real Madrid membuktikan visi ke depan dari keputusan ini.
EN: The phrasal verb 'leave for' means to depart from one's current location in order to go to a specific destination. It is followed directly by the destination.
Bahasa Indonesia: Frasa kerja 'leave for' berarti meninggalkan lokasi saat ini dan menuju ke tujuan tertentu. Langsung diikuti dengan nama tujuan.
She is leaving for Paris tomorrow morning.
Dia akan berangkat ke Paris besok pagi.
EN: The structure 'decide to + infinitive' is used to express a choice or resolution to perform an action. 'Decide' is followed by a to-infinitive as its object.
Bahasa Indonesia: Struktur 'decide to + infinitif' digunakan untuk menyatakan keputusan atau tekad untuk melakukan sesuatu. Setelah 'decide' diikuti oleh infinitif (to + kata kerja bentuk dasar) sebagai objeknya.
They decided to buy a new house near the city center.
Mereka memutuskan untuk membeli rumah baru di dekat pusat kota.
EN: In professional sports, 'retiring a shirt (or jersey) number' is a prestigious honor usually reserved for legendary players who spent many years at a club. For Birmingham City to retire the number 22 shirt of a 17-year-old who had only played one full season was unprecedented and highly debated in the football world, reflecting how highly they valued Jude Bellingham's talent and the financial lifeline his transfer fee provided to the club.
Bahasa Indonesia: Dalam olahraga profesional, 'memensiunkan nomor kaos' adalah kehormatan tertinggi, biasanya hanya diberikan kepada pemain legendaris yang telah bermain bertahun-tahun dan berkontribusi luar biasa bagi klub. Keputusan Birmingham City untuk memensiunkan nomor 22 untuk pemuda berusia 17 tahun yang hanya bermain satu musim penuh adalah hal yang belum pernah terjadi dan sangat kontroversial di dunia sepak bola, yang mencerminkan betapa tingginya mereka menilai bakat Jude Bellingham, serta penyelamatan finansial yang dibawa oleh biaya transfernya bagi klub.
EN: The dummy pronoun 'it' is used as a preparatory subject when the real subject is an infinitive phrase (to retire a shirt...). This avoids top-heavy sentences.
Bahasa Indonesia: Subjek dummy 'it' digunakan sebagai subjek persiapan ketika subjek sebenarnya adalah frasa infinitif (to retire a shirt...) untuk menghindari kalimat yang berat di awal.
It is important to practice English every day.
Berlatih bahasa Inggris setiap hari sangatlah penting.
EN: The determiner 'such' is used with 'a/an' and a singular countable noun to emphasize the degree or quality of something (meaning 'of that kind' or 'so').
Bahasa Indonesia: Kata penentu 'such' digunakan dengan 'a/an' dan kata benda tunggal yang dapat dihitung untuk menekankan tingkat atau sifat sesuatu (berarti 'seperti itu' atau 'demikian').
She is such a talented musician.
Dia adalah seorang musisi yang sangat berbakat.
EN: In professional sports, 'retiring a shirt' (or number) is a prestigious honor reserved for legendary players who have spent many years at a club. For Birmingham City to retire 17-year-old Jude Bellingham's number 22 shirt after just one full season was an unprecedented move that shocked the football world, reflecting his extraordinary talent and the massive transfer fee that helped save the club financially.
Bahasa Indonesia: Dalam olahraga profesional, 'pensiunkan kaus' (atau nomor) adalah kehormatan tertinggi, biasanya hanya diberikan kepada pemain legendaris yang telah bermain bertahun-tahun untuk klub. Klub sepak bola Birmingham City memutuskan untuk memensiunkan kaus nomor 22 milik Jude Bellingham yang berusia 17 tahun setelah ia hanya bermain satu musim penuh, sebuah tindakan yang belum pernah terjadi sebelumnya yang mengejutkan dunia sepak bola, mencerminkan bakatnya yang luar biasa, serta biaya transfer besar dari kepergiannya yang membantu klub melewati kesulitan keuangan.
EN: The past perfect tense ('had passed') is used to describe an action that was completed before another action in the past (the club's belief, 'believed').
Bahasa Indonesia: Past perfect ('had passed') digunakan untuk menggambarkan tindakan atau keadaan yang telah selesai sebelum tindakan di masa lalu (kepercayaan klub 'believed').
She realized she had left her keys at home.
Dia menyadari bahwa dia lupa kuncinya di rumah.
EN: The compound adjective 'once-in-a-generation' uses hyphens to connect multiple words acting as a single modifier before a noun ('talent'). It means extremely rare, occurring only once in a generation.
Bahasa Indonesia: Kata sifat majemuk 'once-in-a-generation' (hanya muncul sekali dalam satu generasi/sangat langka) menggunakan tanda hubung untuk menghubungkan beberapa kata, berfungsi sebagai satu modifikator di depan kata benda ('talent'), menunjukkan sangat langka, hanya satu dalam satu generasi.
Winning the championship was a once-in-a-lifetime opportunity.
Memenangkan kejuaraan adalah kesempatan langka yang hanya terjadi sekali seumur hidup.
EN: The phrase 'passed through their doors' is a common English idiom used by institutions, clubs, or schools to proudly refer to talented individuals who were once part of their organization before moving on to global success.
Bahasa Indonesia: Frasa 'passed through their doors' (telah melewati pintu mereka) adalah ungkapan bahasa Inggris yang umum digunakan di institusi, klub, atau sekolah untuk dengan bangga menyebut talenta hebat yang pernah menjadi bagian dari organisasi tersebut sebelum meraih kesuksesan global.
EN: The infinitive 'to sign' is used as the direct object of the verb 'decide'. In English, certain verbs like 'decide', 'hope', 'plan', and 'agree' must be followed by an infinitive (to + verb) rather than a gerund (verb-ing) to express a future action or intention.
Bahasa Indonesia: Infinitif 'to sign' (menandatangani) di sini digunakan sebagai objek langsung dari kata kerja 'decide' (memutuskan). Dalam bahasa Inggris, beberapa kata kerja seperti 'decide', 'hope', 'plan', dan 'agree' harus diikuti oleh infinitif (to + kata kerja), bukan gerund (kata kerja-ing), untuk menyatakan tindakan atau niat di masa depan.
They decided to buy a new house next year.
Mereka memutuskan untuk membeli rumah baru tahun depan.
EN: The past simple tense ('decided') is used to describe a completed action that took place at a specific time in the past, which is indicated here by the time adverbial phrase 'In 2023'.
Bahasa Indonesia: Simple past tense ('decided') digunakan untuk menggambarkan tindakan yang telah selesai pada waktu tertentu di masa lalu (di sini ditunjukkan oleh frasa keterangan waktu 'In 2023').
In 2020, she graduated from university.
Pada tahun 2020, dia lulus dari universitas.
EN: Real Madrid is one of the most successful and famous football clubs in the world. In football culture, 'signing' a player means officially buying their contract from another club. Real Madrid is known for signing 'Galácticos' (superstars), and Bellingham's transfer in 2023 was one of the biggest and most anticipated football transfers of that year.
Bahasa Indonesia: Real Madrid adalah salah satu klub sepak bola paling sukses dan terkenal di dunia. Dalam budaya sepak bola, 'signing' (merekrut) seorang pemain berarti secara resmi membeli kontraknya dari klub lain. Real Madrid terkenal dengan merekrut para 'Galácticos' (Galacticos, yaitu superstar), dan transfer Bellingham pada tahun 2023 adalah salah satu transfer sepak bola terbesar dan paling disorot pada tahun tersebut.
EN: The structure 'noun + after + noun' (e.g., 'goal after goal') is used to emphasize a large, continuous, and repetitive quantity of something occurring over time.
Bahasa Indonesia: Struktur 'kata benda + after + kata benda' (contoh: 'goal after goal') digunakan untuk menekankan bahwa sesuatu terjadi secara besar-besaran, terus-menerus, dan berulang-ulang seiring waktu.
She faced difficulty after difficulty, but she never gave up.
Dia menghadapi kesulitan demi kesulitan, tetapi dia tidak pernah menyerah.
EN: The verb 'begin' can be followed by an infinitive ('to' + verb) to describe the initiation of an action, often used to show a transition into a new state.
Bahasa Indonesia: Kata kerja 'begin' dapat diikuti oleh infinitif (to + kata kerja) untuk menggambarkan awal dari suatu tindakan, sering digunakan untuk menunjukkan transisi ke keadaan baru.
The leaves began to turn yellow as autumn arrived.
Saat musim gugur tiba, daun-daun mulai menguning.
EN: In football (soccer) culture, a player's 'first season' at a major club like Real Madrid is highly scrutinized. To 'explode' with goals immediately is rare and establishes a player as an instant superstar, especially for a midfielder like 朱德·貝林漢姆 who is not a traditional forward.
Bahasa Indonesia: Dalam budaya sepak bola, 'musim pertama' seorang pemain di klub besar seperti Real Madrid akan dinilai dengan standar yang sangat tinggi. Menunjukkan 'pertumbuhan eksplosif' dengan langsung mencetak banyak gol sangatlah langka, dan ini dapat dengan cepat mengukuhkan status bintang super, terutama bagi gelandang yang bukan penyerang tradisional seperti Jude Bellingham.
EN: The conjunction 'as' is used to indicate that two actions are happening at the same time, often translated as 'while' or 'just when'. It connects a main clause with a subordinate clause.
Bahasa Indonesia: Konjungsi subordinatif 'as' di sini digunakan untuk menunjukkan dua tindakan terjadi bersamaan, sering diterjemahkan sebagai 'ketika' atau 'sementara', untuk menghubungkan klausa utama dengan klausa subordinatif.
She smiled as she waved goodbye.
Dia tersenyum sambil melambaikan tangan untuk berpamitan.
EN: The verb 'help' can be followed by a bare infinitive (verb in its base form without 'to') or a full infinitive (with 'to'). In this sentence, 'helped win' is used, which is very common in modern English.
Bahasa Indonesia: Kata kerja 'help' (membantu) dapat langsung diikuti oleh kata kerja bentuk dasar (infinitif tanpa 'to'), atau dapat juga diikuti oleh infinitif dengan 'to'. 'helped win' yang digunakan dalam kalimat ini sangat umum dalam bahasa Inggris modern.
He helped wash the dishes after dinner.
Dia membantu mencuci piring setelah makan malam.
EN: The song 'Hey Jude' was originally released by the legendary English rock band The Beatles in 1968. Because Jude Bellingham shares his first name with the song's title, football fans adopted the famous anthem to celebrate his incredible performances on the pitch, creating a powerful cultural link between British pop history and modern football.
Bahasa Indonesia: Lagu "Hey Jude" awalnya dirilis oleh band rock legendaris asal Inggris, The Beatles, pada tahun 1968. Karena nama Jude Bellingham sama dengan judul lagu tersebut, para penggemar sepak bola menggunakan lagu klasik terkenal ini untuk merayakan penampilan gemilangnya di lapangan, membangun hubungan budaya yang kuat antara sejarah musik populer Inggris dan sepak bola modern.
EN: The prepositional phrase 'By + [time/age]' is used to indicate a deadline or a point in time by which an action or state has been achieved or completed.
Bahasa Indonesia: Frasa preposisi "By + [waktu/usia]" digunakan untuk menunjukkan bahwa suatu tindakan atau keadaan telah selesai atau tercapai sebelum titik waktu atau usia tertentu.
By thirty, she had established her own successful software company.
Pada usia tiga puluh tahun, dia sudah mendirikan perusahaan perangkat lunaknya sendiri yang sukses.
EN: The passive voice construction 'be celebrated as...' is used to show that someone or something is widely praised, honored, or recognized as holding a certain status or identity.
Bahasa Indonesia: Struktur kalimat pasif "be celebrated as..." (diraikan sebagai...) digunakan untuk menunjukkan bahwa seseorang atau sesuatu menerima pujian, penghormatan, atau pengakuan yang luas karena identitas atau pencapaian tertentu.
The scientist was celebrated as a pioneer in cancer research.
Ilmuwan ini dirayakan sebagai pelopor di bidang penelitian kanker.
EN: In football (soccer) culture, being named 'one of the best midfielders on Earth' at just twenty years old is an extraordinary feat. Midfielders typically require years of tactical maturity and physical development to dominate the game, making Jude Bellingham's rapid rise to global stardom with Real Madrid a rare phenomenon in modern sports.
Bahasa Indonesia: Dalam budaya sepak bola, disebut sebagai 'salah satu gelandang terbaik di dunia' di usia 20 tahun adalah pencapaian yang luar biasa. Gelandang biasanya membutuhkan bertahun-tahun kematangan taktis dan perkembangan fisik untuk mendominasi pertandingan, menjadikan kebangkitan cepat Jude Bellingham menjadi bintang global di Real Madrid sebagai fenomena langka dalam olahraga modern.
Kosakata utama dengan pengucapan IPA, definisi, contoh kalimat, dan kuis interaktif.
Dalam konteks: amatir, bukan profesional
Dalam konteks: membumi, realistis, tidak mudah terbawa kesuksesan
Dalam konteks: debut, penampilan pertama
Dalam konteks: belum pernah terdengar, sangat langka
Dalam konteks: memensiunkan (nomor punggung)
Dalam konteks: langka, jarang
Dalam konteks: bakat, orang yang berbakat
Dalam konteks: (karier, dll.) meledak, berkembang pesat
Dalam konteks: terkenal, termasyhur
Frasa dengan label jenis, definisi dwibahasa, catatan penggunaan, dan contoh kalimat.
Extremely rare, only appearing once in a lifetime or generation
hanya terjadi sekali dalam satu generasi, sangat langka
To enter, visit, or be a part of an institution or place for a period of time
pernah keluar masuk pintunya, belajar atau bekerja di sana
To honor a player by ensuring no other player in the team wears the same jersey number in the future
memensiunkan nomor punggung