EN: The 'When' clause is an adverbial clause of time used to indicate the specific time at which the main action occurred. In this sentence, it sets the temporal background (when he was eight) for the main event (the academy's decision).
Bahasa Indonesia: Klausa keterangan waktu yang diawali 'When' digunakan untuk menunjukkan waktu tertentu terjadinya tindakan utama. Dalam kalimat ini, klausa tersebut menetapkan latar waktu (saat dia berusia delapan tahun) untuk peristiwa utama (keputusan akademi).
When she was only ten years old, she won her first chess championship.
Ketika dia baru berusia sepuluh tahun, dia memenangkan kejuaraan catur pertamanya.
EN: The verb 'decide' is followed by a to-infinitive (decide to do something) to express a choice or resolution made by the subject.
Bahasa Indonesia: Kata kerja 'decide' (memutuskan) diikuti oleh infinitif (decide to do something) untuk menyatakan pilihan atau keputusan yang dibuat oleh subjek.
They decided to cancel the outdoor match due to the heavy rain.
Karena hujan deras, mereka memutuskan untuk membatalkan pertandingan luar ruangan ini.
EN: In English football, 'academy' refers to a youth development system run by professional clubs to train young players. 'To release' a player means to terminate or not renew their contract, allowing them to leave the club. Arsenal and Tottenham are fierce North London rivals, making Harry Kane's release by Arsenal and subsequent rise at Tottenham a famous piece of football lore.
Bahasa Indonesia: Dalam sepak bola Inggris, "academy" (akademi) mengacu pada sistem pelatihan muda yang didirikan oleh klub profesional untuk mengembangkan pemain muda. "To release" (melepas) seorang pemain berarti mengakhiri atau tidak memperpanjang kontraknya, mengizinkannya meninggalkan klub. Arsenal dan Tottenham adalah rival berat terkenal di London Utara, menjadikan pengalaman Harry Kane yang dilepas oleh Arsenal dan kemudian bangkit di Tottenham sebagai kisah legendaris di dunia sepak bola.
EN: Noun Clause as Object (with omitted 'that'): In English, a noun clause can function as the direct object of a verb like 'think', 'believe', or 'say'. The conjunction 'that' which introduces the clause is frequently omitted in informal or spoken English, leaving the subject and verb of the clause directly after the main verb.
Bahasa Indonesia: Klausa nomina sebagai objek (penghilangan konjungsi that): Dalam bahasa Inggris, klausa nomina dapat menjadi objek langsung dari kata kerja seperti "think" (berpikir), "believe" (percaya), atau "say" (mengatakan). Konjungsi "that" yang memimpin klausa tersebut sering dihilangkan dalam bahasa Inggris informal atau lisan, sehingga subjek dan kata kerja klausa langsung mengikuti kata kerja utama.
The teacher thought the exam was too difficult.
Guru mengira ujian ini terlalu sulit.
EN: Adverbial Modifier 'a little': The phrase 'a little' is used as an adverb of degree to modify adjectives (like 'slow' and 'ordinary') or adverbs. It means 'to a small degree' or 'slightly' and is used to soften the tone of a statement.
Bahasa Indonesia: Kata keterangan penjelas "a little" (sedikit): Frasa "a little" digunakan sebagai kata keterangan tingkat, untuk memodifikasi kata sifat (seperti "slow" dan "ordinary") atau kata keterangan. Artinya "sedikit" atau "agak", sering digunakan untuk melembutkan nada bicara.
She was a little tired after the long walk.
Setelah berjalan jauh, dia merasa sedikit lelah.
EN: The verb 'give' is a ditransitive verb, which means it takes two objects: an indirect object (usually a person, 'him') and a direct object (the thing being given, 'another chance'). The pattern is: Subject + Verb + Indirect Object + Direct Object.
Bahasa Indonesia: Kata kerja 'give' (memberi) adalah kata kerja dwitransitif (ditransitive verb), artinya membutuhkan dua objek: objek tidak langsung (biasanya orang, seperti 'him') dan objek langsung (benda yang diberikan, seperti 'another chance'). Struktur kalimatnya: Subjek + Verba + Objek tidak langsung + Objek langsung.
Our teacher gave us some useful advice before the exam.
Guru kami memberi kami beberapa saran yang berguna sebelum ujian.
EN: The infinitive phrase 'to show his skills' acts as an adjective (adjectival infinitive) to modify the noun 'chance', explaining what kind of chance it is.
Bahasa Indonesia: Frasa infinitif 'to show his skills' (menunjukkan kemampuannya) di sini berfungsi sebagai kata sifat (infinitif adjektival) untuk memodifikasi kata benda 'chance' (kesempatan), menjelaskan kesempatan seperti apa itu.
She has an amazing ability to solve complex problems quickly.
Dia memiliki kemampuan luar biasa untuk memecahkan masalah rumit dengan cepat.
EN: In British English, 'pitch' is the standard term for a football (soccer) field, whereas American English speakers would typically use the word 'field'. Also, 'Tottenham' refers to Tottenham Hotspur Football Club, a major Premier League team based in North London, which has a fierce, historic rivalry with Arsenal.
Bahasa Indonesia: Dalam bahasa Inggris Britania, 'pitch' adalah istilah standar untuk lapangan sepak bola, sedangkan bahasa Inggris Amerika biasanya menggunakan 'field'. Selain itu, 'Tottenham' merujuk pada klub sepak bola Tottenham Hotspur, tim kuat di Liga Premier yang bermarkas di London utara, dan memiliki persaingan sengit yang sudah berlangsung lama dengan Arsenal.
EN: The past future tense (would + base verb) is used here to express an action or state that was expected or planned in the future from the perspective of a past time (the club's belief in the past).
Bahasa Indonesia: Past future tense (would + kata kerja bentuk dasar) di sini digunakan untuk menyatakan tindakan atau keadaan yang diperkirakan akan terjadi di masa depan, dilihat dari suatu titik waktu di masa lalu (pandangan klub sebelumnya).
She promised she would call me as soon as she arrived.
Dia berjanji akan menelepon saya begitu dia tiba.
EN: The noun clause functioning as the direct object of the verb 'believed'. The conjunction 'that' is omitted here ('believed [that] he would become...'), which is very common in informal and semi-formal English.
Bahasa Indonesia: Klausa nomina berfungsi sebagai objek langsung dari kata kerja 'believed'. Di sini, konjungsi 'that' dihilangkan (yaitu believed [that] he would become...), yang sangat umum dalam bahasa Inggris informal dan semi-formal.
I think we should try a different approach.
Saya pikir kita harus mencoba cara yang berbeda.
EN: In professional football (soccer), young players often face immense skepticism. When Harry Kane moved to Tottenham's youth setup after being released by Arsenal, he was not immediately seen as a prodigy. This sentence highlights the common theme of the 'underdog' in British sports culture, where players must prove their worth through hard work and resilience rather than relying solely on early hype.
Bahasa Indonesia: Dalam sepak bola profesional, pemain muda sering menghadapi keraguan besar. Ketika Harry Kane dilepas Arsenal dan pindah ke sistem akademi Tottenham, ia awalnya tidak dianggap sebagai pemain jenius. Kalimat ini menyoroti tema 'underdog' yang umum dalam budaya olahraga Inggris, di mana pemain harus membuktikan nilai mereka melalui kerja keras dan ketangguhan, bukan hanya mengandalkan ketenaran awal.
EN: The preposition 'as' is used here to describe the role, identity, or function of a person or thing. In this context, 'As a young professional' establishes the status or capacity of the subject (Kane) at that specific time.
Bahasa Indonesia: Preposisi 'as' di sini digunakan untuk menggambarkan peran, identitas, atau fungsi seseorang atau sesuatu. Dalam konteks ini, 'As a young professional' menetapkan identitas atau kemampuan subjek (Kane) pada saat itu.
As a team captain, she had to make difficult decisions.
Sebagai kapten, dia harus membuat keputusan yang sulit.
EN: The passive voice 'was sent' (be + past participle) is used to focus on the person receiving the action (Kane) rather than the person or organization performing the action (the club management). The phrase 'on loan' is a prepositional phrase acting as an adverbial of manner, indicating the condition of the transfer.
Bahasa Indonesia: Kalimat pasif 'was sent' (kata kerja be + past participle) digunakan untuk memfokuskan pada orang yang menerima tindakan (Kane), bukan pada orang atau lembaga yang melakukan tindakan (manajemen klub). Frasa 'on loan' adalah frasa preposisional, berfungsi sebagai modifikator tempat atau keadaan, menunjukkan status pinjaman.
The young midfielder was sent on loan to a Spanish club to gain experience.
Gelandang muda ini dipinjamkan ke klub Spanyol untuk mengumpulkan pengalaman.
EN: In English football, 'sending a player on loan' is a common practice where young players under contract with top-tier Premier League clubs (like Tottenham) are temporarily allowed to play for other, often lower-league clubs. This allows young talents to gain valuable first-team match experience and physical toughness that they wouldn't get sitting on the bench of a major club.
Bahasa Indonesia: Dalam budaya sepak bola Inggris, 'meminjamkan pemain' (sending a player on loan) adalah sistem yang sangat umum. Klub papan atas Premier League (seperti Tottenham) akan meminjamkan pemain muda yang masih terikat kontrak ke klub lain (biasanya tim di liga yang lebih rendah) untuk sementara waktu. Ini memberi bakat muda pengalaman bermain di tim utama yang berharga dan intensitas fisik, yang tidak bisa didapatkan hanya dengan duduk di bangku cadangan di klub besar.
EN: The idiom 'learn one's trade' means to learn how to do a job or activity professionally, often through practical experience and hard work over a period of time.
Bahasa Indonesia: Frasa 'learn one's trade' (mempelajari keahlian seseorang) berarti belajar bagaimana melakukan suatu pekerjaan atau aktivitas secara profesional melalui pengalaman nyata dan usaha jangka panjang.
She spent her twenties in small theaters, learning her trade as an actress.
Dia menghabiskan usia dua puluhannya di teater-teater kecil, untuk mengasah kemampuan aktingnya sebagai seorang aktris.
EN: The phrase 'far away from' functions as a prepositional modifier, describing a state of being at a great physical or metaphorical distance from something.
Bahasa Indonesia: Frasa 'far away from' berfungsi sebagai kata keterangan preposisional, yang menggambarkan jarak yang sangat jauh dari sesuatu, baik secara spasial maupun metaforis.
The young writer preferred to live in a quiet village, far away from the busy city life.
Penulis muda ini lebih suka tinggal di desa yang tenang, jauh dari hiruk-pikuk kehidupan kota.
EN: In English football culture, 'learning one's trade' in the lower leagues (on loan) is a traditional rite of passage for young players. Before playing in glamorous, modern Premier League stadiums, many future stars are sent to cold, windy, and less-equipped lower-league grounds to build physical and mental resilience.
Bahasa Indonesia: Dalam budaya sepak bola Inggris, dipinjamkan ke liga bawah untuk 'mengasah keahlian' (learning one's trade) adalah jalan tradisional yang harus dilalui pemain muda. Sebelum naik ke stadion modern yang penuh sorotan seperti Liga Premier, banyak calon bintang dikirim ke stadion liga bawah yang dingin, berangin, dan fasilitasnya lebih buruk, untuk mengembangkan ketangguhan fisik dan mental.
EN: Parallel Structure (Parallelism) with Past Simple Tense: When listing multiple actions performed by the same subject, the verbs must share the same grammatical form. Here, three past simple verbs ('scored', 'studied', and 'waited') are joined by commas and the coordinating conjunction 'and' to show a sequence of completed past actions.
Bahasa Indonesia: Struktur paralel simple past tense: Saat mendaftar beberapa tindakan yang dilakukan oleh subjek yang sama, kata kerja tersebut harus menggunakan bentuk tata bahasa yang sama. Di sini, tiga kata kerja simple past ('scored', 'studied', dan 'waited') dihubungkan dengan koma dan konjungsi koordinatif 'and' untuk menunjukkan serangkaian tindakan masa lalu yang telah selesai.
She opened the book, read the first page, and smiled.
Dia membuka buku, membaca halaman pertama, lalu tersenyum.
EN: Prepositional Phrase 'on video': The preposition 'on' is used to indicate the medium or platform through which content is recorded, displayed, or watched (e.g., on video, on TV, on the internet).
Bahasa Indonesia: Frasa preposisi 'on video': Preposisi 'on' digunakan untuk menunjukkan media atau platform tempat konten direkam, ditampilkan, atau ditonton (misalnya: di video, di TV, di internet).
The coach analyzed the opponent's tactics on video.
Pelatih menganalisis taktik lawan melalui video.
EN: In professional football (soccer), young players who are sent on loan to lower leagues often experience a massive contrast between the state-of-the-art Premier League academies and the modest, cold stadiums of lower-tier clubs. This period is traditionally seen as a character-building 'rite of passage' where players like Harry Kane learn the physical and gritty reality of professional football away from the media spotlight.
Bahasa Indonesia: Dalam sepak bola profesional, pemain muda yang dipinjamkan ke liga yang lebih rendah sering merasakan kontras besar antara akademi elit Premier League dan stadion klub liga bawah yang sederhana dan dingin. Periode ini secara tradisional dianggap sebagai 'ritus peralihan' untuk membentuk karakter. Pemain seperti Harry Kane justru belajar tentang kontak fisik yang keras dan nyata dalam sepak bola profesional di tempat-tempat ini, jauh dari sorotan media.
EN: Adverbial Clause of Time: The sentence begins with a subordinate clause introduced by the conjunction 'when' to establish the time frame for the main action. In past-tense narratives, both the 'when' clause and the main clause typically use the Simple Past tense.
Bahasa Indonesia: Klausa adverbia waktu: Klausa bawahan yang diawali oleh konjungsi 'when' (ketika) di awal kalimat, digunakan untuk menetapkan latar waktu terjadinya tindakan pada klausa utama. Dalam narasi lampau, klausa when dan klausa utama biasanya sama-sama menggunakan simple past tense.
When the bell finally rang, the students packed their bags and left.
Ketika bel akhirnya berbunyi, para siswa membereskan tas mereka dan pergi.
EN: Compound Predicate with Parallel Verbs: The main clause features a single subject ('he') followed by two past-tense verbs ('grabbed' and 'let') connected by the coordinating conjunction 'and'. This structure shows a sequence of actions performed by the same subject.
Bahasa Indonesia: Predikat majemuk dan kata kerja paralel: Klausa utama mengandung satu subjek tunggal ('he'), diikuti oleh dua kata kerja bentuk lampau ('grabbed' dan 'let') yang dihubungkan oleh konjungsi koordinatif 'and'. Struktur ini menunjukkan serangkaian tindakan berurutan yang dilakukan oleh subjek yang sama.
She opened the letter and read it quietly.
Dia membuka surat itu dan membacanya dengan tenang.
EN: This sentence refers to a pivotal moment in the career of Harry Kane, one of England's greatest modern strikers. After being released by Arsenal and spending years on loan at lower-league clubs, Kane finally got his breakthrough at Tottenham Hotspur under manager Tim Sherwood and later Mauricio Pochettino. The phrase 'let it go' in a football context emphasizes how rare and precious a starting opportunity is at a top-tier Premier League club.
Bahasa Indonesia: Kalimat ini merujuk pada momen penting dalam karier Harry Kane, salah satu striker terhebat Inggris modern. Setelah dibuang oleh Arsenal dan menjalani bertahun-tahun masa pinjaman di klub-klub liga bawah, Kane akhirnya menembus tim utama Tottenham di bawah manajer Tim Sherwood dan kemudian Mauricio Pochettino. Dalam konteks sepak bola, 'let it go' (melepaskan/melewatkan kesempatan) menekankan betapa langka dan berharganya mendapatkan kesempatan bermain sebagai starter di klub papan atas Premier League.
EN: The linking verb 'become' is used to describe a change of state. It is followed by a noun phrase acting as a subject complement ('the proud captain... and their highest scorer...'), which describes the new state of the subject.
Bahasa Indonesia: Kata kerja penghubung 'become' (menjadi) digunakan untuk menggambarkan perubahan keadaan. Setelahnya diikuti oleh frasa nomina sebagai pelengkap subjek ('the proud captain... and their highest scorer...') untuk menjelaskan keadaan baru subjek.
She became a successful scientist after years of hard work.
Setelah bertahun-tahun berusaha, dia menjadi seorang ilmuwan yang sukses.
EN: The superlative adjective 'highest' is used to compare three or more things, indicating the extreme degree. It is typically preceded by a possessive determiner (like 'their') or the definite article 'the'.
Bahasa Indonesia: Kata sifat superlatif 'highest' (tertinggi/pencetak gol terbanyak) digunakan untuk membandingkan tiga hal atau lebih, menunjukkan tingkat tertinggi. Sebelumnya biasanya didahului oleh determinator posesif (seperti 'their') atau artikel definit 'the'.
Mount Everest is the highest mountain in the world.
Gunung Everest adalah gunung tertinggi di dunia.
EN: Harry Kane is indeed the all-time leading goalscorer for the England national football team, surpassing Wayne Rooney's record. Being named the 'captain of England' is considered one of the highest honors in British sports, carrying immense cultural responsibility and media scrutiny.
Bahasa Indonesia: Harry Kane memang pencetak gol terbanyak dalam sejarah tim sepak bola nasional Inggris, melampaui rekor Wayne Rooney. Di dunia olahraga Inggris, ditunjuk sebagai 'kapten Inggris' dianggap sebagai salah satu kehormatan tertinggi, sekaligus membawa tanggung jawab budaya yang besar dan perhatian media.
EN: The Past Perfect Tense ('had never won') is used to describe an action that occurred before another action in the past. In this sentence, the action of 'never winning a trophy' happened prior to the past action of fans 'joking'.
Bahasa Indonesia: Past perfect tense (had never won) digunakan untuk menggambarkan tindakan yang telah selesai atau terjadi sebelum suatu tindakan atau titik waktu di masa lampau. Dalam kalimat ini, fakta 'belum pernah memenangkan trofi' terjadi sebelum tindakan penggemar 'bercanda' di masa lalu.
By the time he retired, the goalkeeper had never conceded a goal in a final.
Sampai dia pensiun, kiper ini tidak pernah kebobolan di pertandingan final.
EN: Noun Clauses introduced by 'that' function as the direct object of a verb (here, 'joked'). The word 'that' connects the main clause with the subordinate clause and can often be omitted in informal speech, though it is retained here for clarity.
Bahasa Indonesia: Klausa nomina yang dipimpin oleh 'that' di sini berfungsi sebagai objek langsung dari kata kerja (di sini: joked). Konjungsi 'that' menghubungkan klausa utama dengan klausa bawahan, yang dalam percakapan informal biasanya dapat dihilangkan, tetapi di sini dipertahankan agar strukturnya lebih jelas.
She complained that the training sessions were too intense.
Dia mengeluh bahwa intensitas sesi latihan terlalu tinggi.
EN: This sentence refers to a famous running joke in world football. Despite being one of the greatest goalscorers of his generation and the captain of England, Harry Kane had famously never won a major team trophy (like a league title or cup) throughout his long career at Tottenham, leading to endless memes and jokes by rival fans until his move to Bayern Munich.
Bahasa Indonesia: Kalimat ini merujuk pada meme terkenal di dunia sepak bola. Meskipun Harry Kane adalah salah satu striker terhebat di generasinya dan kapten timnas Inggris, selama karier panjangnya di Tottenham, ia justru terkenal karena tidak pernah memenangkan trofi tim besar apa pun (seperti gelar liga atau piala), yang menyebabkan para penggemar lawan tanpa henti mengolok-olok dan mengejeknya, sampai ia pindah ke Bayern Munich.
EN: The conjunction 'until' is used to describe an action or situation that continues up to a specific point in time or event. In this sentence, 'faced those jokes' is the continuous state, which ended when the event 'moved to Bayern Munich' occurred.
Bahasa Indonesia: Konjungsi 'until' (sampai) digunakan untuk menggambarkan suatu tindakan atau keadaan yang berlanjut hingga titik waktu atau peristiwa tertentu. Dalam kalimat ini, 'menghadapi ejekan-ejekan itu' adalah keadaan yang berkelanjutan, dan keadaan ini berakhir ketika peristiwa 'pindah ke Bayern Munich' terjadi.
She worked at the local bookstore until she graduated from university.
Dia bekerja di toko buku lokal itu sampai dia lulus kuliah.
EN: The coordinating conjunction 'and' connects two past tense verbs ('moved' and 'lifted') that happened chronologically. The adverb 'finally' is placed before the second verb to emphasize that the action was achieved after a long wait or difficulty.
Bahasa Indonesia: Konjungsi koordinatif 'and' (dan) menghubungkan dua kata kerja bentuk lampau yang terjadi secara berurutan ('moved' dan 'lifted'). Kata keterangan 'finally' (akhirnya) ditempatkan sebelum kata kerja kedua untuk menekankan bahwa tindakan tersebut tercapai setelah penantian yang panjang atau melalui banyak kesulitan.
He saved money for three years and finally bought his dream car.
Dia menabung uang selama tiga tahun dan akhirnya membeli mobil impiannya.
EN: Harry Kane, one of England's greatest strikers, famously went many years without winning a major team trophy despite his incredible individual goalscoring records. The 'jokes' refer to the internet memes and football banter mocking his lack of silverware. His transfer to the German giants Bayern Munich in 2023 was widely seen as his ultimate quest to finally lift a league title and silence the critics.
Bahasa Indonesia: Harry Kane, salah satu striker terhebat Inggris, meskipun memiliki rekor gol individu yang tak terhitung, terkenal karena bertahun-tahun tidak pernah memenangkan trofi tim besar apa pun. 'Ejekan' dalam teks merujuk pada meme dan lelucon antar penggemar di internet yang mengolok-olok 'kutukan tanpa gelar' miliknya. Transfernya ke raksasa Jerman Bayern Munich pada tahun 2023 secara luas dipandang sebagai upaya pamungkasnya untuk mengakhiri kutukan tanpa gelar, mengangkat trofi liga, dan membungkam para pengkritik.
EN: The modal verb 'could' is used here to express possibility in a speculative question about the future, reflecting uncertainty or hope.
Bahasa Indonesia: Kata kerja bantu modal 'could' di sini digunakan untuk mengekspresikan pertanyaan spekulatif tentang kemungkinan di masa depan, mencerminkan ketidakpastian atau harapan.
Could they win the championship next year?
Bisakah mereka memenangkan kejuaraan tahun depan?
EN: The preposition 'with' is used to indicate association or representation, showing which team or country the player is competing for.
Bahasa Indonesia: Preposisi 'with' di sini digunakan untuk menunjukkan keterkaitan atau perwakilan, menunjukkan pemain tersebut mewakili tim atau negara mana.
She hopes to win an Olympic medal with her national team.
Dia berharap memenangkan medali Olimpiade untuk tim nasionalnya.
EN: This sentence refers to the ongoing debate and pressure on Harry Kane, who despite being one of the greatest strikers of his generation, had famously never won a major team trophy until his move to Bayern Munich. Winning a trophy with the England national team remains the ultimate dream for English fans, who have not won a major men's tournament since the 1966 World Cup.
Bahasa Indonesia: Kalimat ini merujuk pada kontroversi dan tekanan yang terus berlanjut seputar Harry Kane. Meskipun dia adalah salah satu striker terhebat di generasinya, sebelum pindah ke Bayern Munich, dia belum pernah memenangkan satu pun gelar tim utama dalam kariernya. Bagi penggemar Inggris, memenangkan trofi bersama tim nasional Inggris masih menjadi mimpi utama, karena tim nasional pria Inggris belum pernah memenangkan turnamen besar apa pun sejak Piala Dunia 1966.
Kosakata utama dengan pengucapan IPA, definisi, contoh kalimat, dan kuis interaktif.
Dalam konteks: akademi (sepak bola)
Dalam konteks: melepas, membebaskan, mengeluarkan
Dalam konteks: biasa, biasa saja
Dalam konteks: atlet profesional, profesional
Dalam konteks: glamor, gemerlap
Dalam konteks: merebut, menggenggam erat (kesempatan)
Dalam konteks: akhirnya, pada akhirnya
Dalam konteks: piala, trofi
Frasa dengan label jenis, definisi dwibahasa, catatan penggunaan, dan contoh kalimat.
On the playing field (specifically for football/soccer or rugby)
Di lapangan
Borrowed or lent, especially referring to a player temporarily transferred to another team
Status pinjaman
To learn how to do a job or activity professionally and skillfully
Mempelajari keterampilan, mempelajari profesi, mengumpulkan pengalaman kerja
To eagerly and quickly take advantage of an opportunity
Meraih kesempatan