EN: The preposition 'as' is used to state the role, capacity, or function of someone or something. In this sentence, it indicates the status or identity of Yamal when he arrived.
Bahasa Indonesia: Preposisi 'as' digunakan untuk menunjukkan identitas, peran, atau fungsi seseorang atau sesuatu (sebagai...). Dalam kalimat ini, ia menunjukkan identitas atau status Yamal saat tiba.
She joined the company as a junior designer.
Dia bergabung dengan perusahaan sebagai desainer junior.
EN: The phrase 'the face of' is a common figurative expression meaning the person who represents an organization, movement, or event, serving as its most recognizable symbol.
Bahasa Indonesia: Frasa 'the face of' (wajah dari..., perwakilan) adalah ungkapan metafora umum yang merujuk pada orang yang mewakili organisasi, gerakan, atau acara, dan menjadi simbol yang paling dikenal.
He became the face of the environmental campaign.
Dia menjadi wajah dari gerakan lingkungan ini.
EN: In major sporting events like the FIFA World Cup, being referred to as 'the face of the tournament' means a player is the primary focus of media attention, marketing campaigns, and fan expectations, often carrying immense pressure.
Bahasa Indonesia: Dalam turnamen olahraga besar seperti Piala Dunia FIFA, disebut sebagai 'wajah turnamen (the face of the tournament)' berarti pemain tersebut menjadi pusat perhatian media, pemasaran, dan harapan para penggemar, yang biasanya juga disertai tekanan besar.
EN: The past continuous tense ('were expecting') is used to describe an ongoing state or action that was happening in the past, often serving as a background for other events.
Bahasa Indonesia: Past continuous tense (were expecting) digunakan untuk menggambarkan keadaan atau tindakan yang sedang berlangsung atau berlanjut pada titik waktu tertentu di masa lalu, biasanya sebagai latar belakang terjadinya peristiwa lain.
The fans were cheering loudly when the team entered the stadium.
Saat tim memasuki stadion, para penggemar bersorak dengan keras.
EN: 'Whenever' is a subordinating conjunction meaning 'at whatever time' or 'every time'. It introduces an adverbial clause of time to show that the main action happens every time the condition is met.
Bahasa Indonesia: 'whenever' adalah konjungsi subordinatif yang berarti 'setiap kali' atau 'kapan pun'. Kata ini memimpin klausa keterangan waktu, menunjukkan bahwa tindakan klausa utama terjadi setiap kali kondisinya terpenuhi.
She smiles whenever she thinks of her childhood.
Setiap kali dia memikirkan masa kecilnya, dia tersenyum.
EN: In British English and international football (soccer) contexts, 'pitch' is the standard term for the playing field, whereas American English speakers would typically refer to it as a 'soccer field'.
Bahasa Indonesia: Dalam bahasa Inggris Britania dan konteks sepak bola internasional (soccer), 'pitch' adalah istilah standar untuk lapangan pertandingan, sedangkan penutur bahasa Inggris Amerika biasanya menyebutnya 'soccer field'.
EN: The use of the auxiliary verb 'did' followed by 'not' and the base form of the verb ('come') is used to form the simple past negative. This structure is essential for describing actions that did not occur in the past.
Bahasa Indonesia: Menggunakan kata kerja bantu 'did' ditambah 'not' dan bentuk dasar kata kerja (di sini 'come') untuk membentuk kalimat negatif simple past. Struktur ini digunakan untuk menggambarkan tindakan atau keadaan yang tidak terjadi di masa lalu.
She did not finish her homework yesterday.
Dia tidak menyelesaikan pekerjaan rumahnya kemarin.
EN: Adverbs of manner, like 'easily', describe how an action is performed. Here, 'easily' modifies the verb 'come' to show the level of difficulty. It is formed by adding '-ily' to the adjective 'easy'.
Bahasa Indonesia: Kata keterangan cara (seperti 'easily') digunakan untuk memodifikasi kata kerja, menggambarkan cara tindakan dilakukan. Di sini, 'easily' memodifikasi kata kerja 'come', menunjukkan tingkat kesulitan mencetak gol. Kata ini dibentuk dari kata sifat 'easy' dengan mengganti y menjadi i dan menambahkan '-ly'.
He passed the difficult exam easily.
Dia lulus ujian sulit itu dengan mudah.
EN: Non-defining relative clauses are introduced by relative pronouns like 'which' to add extra, non-essential information about a preceding clause or noun. They are separated by commas, and 'which' can refer back to the entire preceding situation (in this case, playing eight games and scoring only once).
Bahasa Indonesia: Klausa relatif non-pembatas (Non-defining relative clauses) dipandu oleh kata ganti relatif (seperti 'which'), digunakan untuk menambahkan informasi tambahan yang tidak esensial pada klausa atau nomina sebelumnya. Klausa jenis ini biasanya dipisahkan dengan koma di kedua sisinya, dan 'which' di dalamnya dapat merujuk pada keseluruhan situasi kalimat sebelumnya (dalam kalimat ini merujuk pada 'bermain dalam delapan pertandingan dan hanya mencetak satu gol').
She passed the difficult exam with perfect scores, which surprised all her classmates.
Dia lulus ujian yang sulit itu dengan nilai sempurna, yang membuat semua teman sekelasnya terkejut.
EN: The coordinating conjunction 'and' is used to connect two independent clauses or predicates ('played eight games' and 'scored only once') that share the same subject ('He') to show a sequence of actions or related facts.
Bahasa Indonesia: Konjungsi koordinatif 'and' digunakan untuk menghubungkan dua klausa independen atau predikat ('played eight games' dan 'scored only once') yang berbagi subjek yang sama ('He'), untuk menunjukkan tindakan berurutan atau fakta yang terkait.
He completed the project on time and received a promotion from his manager.
Dia menyelesaikan proyek tepat waktu dan mendapatkan promosi dari manajer.
EN: In sports journalism, the word 'quiet' is often used metaphorically to describe a performance or statistics that are underwhelming or lack major impact, especially when expected from a 'superstar' who is under intense public spotlight.
Bahasa Indonesia: Dalam berita olahraga, 'quiet' (secara harfiah berarti tenang) sering digunakan secara metaforis untuk menggambarkan performa atau angka sebagai 'suram, biasa saja, tidak menonjol', terutama ketika menggambarkan seorang 'superstar' yang menjadi sorotan publik dan memiliki ekspektasi tinggi, artinya penampilannya tidak memenuhi harapan.
EN: The verb 'need' can be followed by an object and an infinitive ('need someone to do something') to express that the subject requires someone else to perform an action.
Bahasa Indonesia: Kata kerja 'need' (membutuhkan) dapat diikuti oleh objek dan infinitif (need someone to do something), untuk menunjukkan bahwa subjek membutuhkan seseorang untuk melakukan suatu tindakan.
The teacher needs us to finish the project by Friday.
Guru membutuhkan kami untuk menyelesaikan proyek ini sebelum hari Jumat.
EN: The subordinating conjunction 'because' is used to introduce a subordinate clause of reason, explaining why the action in the main clause happens.
Bahasa Indonesia: Konjungsi subordinatif 'because' (karena) digunakan untuk memimpin klausa subordinatif alasan, menjelaskan alasan tindakan dalam klausa utama terjadi.
We stayed indoors because it was raining heavily.
Kami tinggal di dalam ruangan karena hujan sangat deras.
EN: In football (soccer) culture, describing a team as a 'perfect machine' is a high compliment. It suggests that the team relies on collective organization, tactical discipline, and seamless teamwork rather than individual brilliance alone. This contrasts with teams that rely heavily on a single 'hero' player.
Bahasa Indonesia: Dalam budaya sepak bola, menggambarkan sebuah tim sebagai 'mesin yang sempurna' adalah pujian yang sangat tinggi. Ini berarti tim tersebut mengandalkan organisasi kolektif, disiplin taktis, dan kerja sama tim yang mulus, bukan hanya mengandalkan keunggulan individu. Ini sangat kontras dengan tim yang sangat bergantung pada satu pemain 'pahlawan'.
EN: The conjunction 'while' is used to connect two clauses that happen at the same time, or to show a contrast between two simultaneous actions. In this sentence, it highlights the parallel contributions of two different players during the matches.
Bahasa Indonesia: Konjungsi 'while' (sementara / sedangkan) digunakan untuk menghubungkan dua klausa yang terjadi bersamaan, atau untuk membandingkan dua tindakan yang berlangsung bersamaan. Dalam kalimat ini, kata ini menekankan kontribusi paralel dari dua pemain berbeda dalam pertandingan.
She cooked dinner while her brother washed the dishes.
Dia memasak makan malam sementara kakak laki-lakinya mencuci piring.
EN: The noun phrase 'a record seven clean sheets' uses 'record' as an attributive modifier (functioning like an adjective) to indicate that the quantity 'seven' constitutes a new record. 'Clean sheet' is a sports idiom meaning a game in which a team's goalkeeper prevents the opponent from scoring any goals.
Bahasa Indonesia: Dalam frasa nomina 'a record seven clean sheets', kata 'record' (rekor) digunakan sebagai modifikator atributif (berfungsi seperti adjektiva) untuk menunjukkan bahwa jumlah 'tujuh' ini adalah rekor baru. 'Clean sheet' (tanpa kebobolan) adalah istilah olahraga yang berarti penjaga gawang berhasil mencegah lawan mencetak gol sepanjang pertandingan.
EN: In association football (soccer), a 'clean sheet' (or shutout) refers to a game in which a team's goalkeeper and defense prevent the opposing team from scoring any goals. The term originates from the days when sports reporters used clean, blank sheets of paper to record the details of a game, and a team that conceded no goals would have a 'clean sheet' next to their name. Keeping seven clean sheets in a single major tournament like the World Cup is an extraordinary, historic defensive achievement.
Bahasa Indonesia: Dalam sepak bola, 'clean sheet' (tidak kebobolan) berarti kiper dan lini pertahanan tim berhasil mencegah lawan mencetak gol sepanjang pertandingan. Istilah ini berasal dari masa awal jurnalis olahraga mencatat data pertandingan di kertas, jika sebuah tim tidak kebobolan, kolom catatan mereka akan tetap 'bersih (kosong)'. Menjaga tujuh pertandingan tanpa kebobolan di turnamen besar seperti Piala Dunia adalah pencapaian pertahanan yang sangat langka dan bersejarah.
EN: The phrasal verb 'step up' means to take action, especially by making a special effort or improving one's performance, in response to a challenging situation.
Bahasa Indonesia: Frasa kerja 'step up' berarti 'tampil' atau 'mengambil tindakan', terutama ketika menghadapi tantangan atau situasi sulit, melakukan upaya ekstra atau meningkatkan performa diri.
When the team captain was injured, Sarah stepped up to lead the project.
Ketika kapten tim cedera, Sarah tampil untuk memimpin proyek ini.
EN: The adverbial clause of time introduced by 'when' is used to show the specific time or situation in which the main action occurs. In 'when it mattered the most', 'it' is an impersonal pronoun referring to the overall situation.
Bahasa Indonesia: Klausa keterangan waktu yang dipandu oleh 'when' digunakan untuk menunjukkan waktu atau situasi spesifik ketika tindakan utama terjadi. Dalam 'when it mattered the most', 'it' adalah kata ganti impersonal, digunakan untuk merujuk pada keseluruhan situasi atau kondisi (artinya 'ketika keadaan menjadi paling penting/kritis').
He always stays calm when it matters the most.
Pada saat-saat paling krusial, dia selalu bisa tetap tenang.
EN: In team sports, especially football (soccer), the phrase 'step up' is highly valued. It describes a player taking on extra responsibility or performing exceptionally well when the team's star player is struggling or when the pressure is at its highest. It highlights the importance of collective teamwork over individual brilliance.
Bahasa Indonesia: Dalam olahraga tim (terutama sepak bola), 'step up' (maju ke depan) adalah ungkapan yang sangat dihormati. Ini digunakan untuk menggambarkan ketika bintang tim mengalami kesulitan atau menghadapi tekanan besar, pemain lain mengambil tanggung jawab ekstra atau tampil di atas kemampuan normal. Ini menekankan pentingnya kerja sama tim di atas kecemerlangan individu.
EN: The verb 'learn' is followed by an infinitive ('to' + base verb) to express acquiring a skill or ability. In this sentence, 'learned to press, pass, and defend' shows three parallel infinitive actions sharing the single 'to' particle.
Bahasa Indonesia: Kata kerja 'learn' (belajar) diikuti oleh infinitif (to + kata kerja bentuk dasar), digunakan untuk menunjukkan mempelajari suatu keterampilan atau kemampuan. Dalam kalimat ini, 'learned to press, pass, and defend' menunjukkan tiga tindakan infinitif yang paralel, yang berbagi tanda infinitif yang sama 'to'.
She learned to play the piano when she was five.
Dia belajar bermain piano pada usia lima tahun.
EN: The preposition 'without' is followed by a gerund (verb-ing) to indicate an action that did not happen or was avoided while performing the main action.
Bahasa Indonesia: Kata depan 'without' (tanpa, tidak) harus diikuti oleh gerund (V-ing), digunakan untuk menunjukkan bahwa saat melakukan tindakan utama, suatu tindakan tidak terjadi atau dihindari.
He solved the complex puzzle without asking for any help.
Dia memecahkan teka-teki rumit ini tanpa mencari bantuan apa pun.
EN: In modern football (soccer), young superstars are often expected to produce individual 'magic' and score goals. However, Spain's tactical system under their coach emphasized collective pressing and defensive discipline. Yamal's willingness to 'press, pass, and defend' reflects a transition from a flashy individual player to a mature, team-oriented world champion.
Bahasa Indonesia: Dalam sepak bola modern, bintang muda super sering diharapkan untuk menunjukkan 'sihir' individu dan mencetak gol. Namun, sistem taktis Spanyol di bawah pelatih menekankan pressing kolektif dan disiplin bertahan. Kesediaan Yamal untuk 'menekan, mengoper, dan bertahan' mencerminkan transformasinya dari pemain individu yang flamboyan menjadi anggota tim juara Piala Dunia yang matang dan berorientasi tim.
EN: The verb 'beat' is used to express defeating an opponent in a game or competition. Its past tense form is also 'beat' (beat-beat-beaten). The score is often placed directly after the opponent, sometimes preceded by the preposition 'by'.
Bahasa Indonesia: Kata kerja 'beat' digunakan untuk menunjukkan mengalahkan lawan dalam pertandingan atau kompetisi. Bentuk lampaunya juga 'beat' (tiga bentuk: beat-beat-beaten). Skor biasanya ditempatkan tepat setelah lawan, kadang-kadang didahului oleh preposisi 'by'.
France beat Brazil 2-1 in the quarter-finals.
Prancis mengalahkan Brasil 2-1 di perempat final.
EN: Prepositional phrases of time and place, such as 'In the final' and 'after extra time', are used as adverbial modifiers. 'In the final' sets the location/event context at the beginning of the sentence, while 'after extra time' specifies the temporal condition at the end.
Bahasa Indonesia: Frasa preposisi yang menunjukkan waktu dan tempat, misalnya 'In the final' (di final) dan 'after extra time' (setelah perpanjangan waktu), digunakan sebagai keterangan adverbial. 'In the final' di awal kalimat menetapkan latar tempat atau aktivitas, sedangkan 'after extra time' di akhir kalimat menentukan kondisi waktu.
After extra time, the players were completely exhausted.
Setelah perpanjangan waktu, para pemain benar-benar kelelahan.
EN: In association football (soccer), a standard match lasts 90 minutes. If the score is tied in a knockout tournament, 'extra time' (two additional 15-minute periods) is played to determine the winner. The score '1-0' is often read as 'one-nil' in British English and international football contexts.
Bahasa Indonesia: Dalam pertandingan sepak bola, waktu normal adalah 90 menit. Jika seri di babak gugur, akan diadakan 'extra time' (perpanjangan waktu, terdiri dari dua babak masing-masing 15 menit) untuk menentukan pemenang. Skor '1-0' dalam bahasa Inggris Britania dan konteks sepak bola internasional biasanya dibaca 'one-nil'.
EN: The prepositional phrase 'At just [age] years old' is used to emphasize the youth of a person when they achieved or did something. 'Just' functions as an adverb meaning 'only' to highlight the surprisingly young age.
Bahasa Indonesia: Frasa preposisi 'At just [usia] years old' digunakan untuk menekankan betapa mudanya seseorang saat mencapai atau melakukan sesuatu. Kata 'just' di dalamnya berfungsi sebagai adverbia, yang berarti 'hanya, cuma', untuk menyoroti usia muda yang mengejutkan.
At just twenty-two years old, she founded her own technology company.
Di usia yang baru dua puluh dua tahun, dia mendirikan perusahaan teknologinya sendiri.
EN: The linking verb (copula) 'become' is used to describe a transition or change in state. It is followed by a noun phrase ('a world champion') which functions as the subject complement, describing what the subject became.
Bahasa Indonesia: Kata kerja penghubung (linking verb) 'become' (menjadi) digunakan untuk menggambarkan perubahan atau transisi keadaan. Setelahnya diikuti frasa nomina (seperti 'a world champion') sebagai pelengkap subjek, untuk menjelaskan identitas atau keadaan yang menjadi subjek tersebut.
After years of hard work, he became a professional chef.
Setelah bertahun-tahun berusaha, dia menjadi seorang koki profesional.
EN: In professional football (soccer), winning a World Cup at the age of 19 is an extremely rare and prestigious achievement, drawing comparisons to legends like Pelé (who won at 17 in 1958) and Kylian Mbappé (who won at 19 in 2018). The term 'winger' refers to an attacking player who operates primarily near the sidelines (wings) of the pitch.
Bahasa Indonesia: Dalam sepak bola profesional, memenangkan Piala Dunia di usia 19 tahun adalah pencapaian yang sangat langka dan tertinggi, sering mengingatkan pada legenda Pelé yang menjuarai pada 1958 di usia 17 tahun dan Kylian Mbappé yang menjuarai pada 2018 di usia 19 tahun. Istilah 'winger' (sayap) merujuk pada pemain penyerang yang beroperasi terutama di dekat garis samping lapangan.
EN: The idiom 'come and go' is used as a phrasal verb to describe things that are temporary, transient, or not permanent. It is often contrasted with things that are lasting or eternal.
Bahasa Indonesia: Ungkapan 'come and go' (datang dan pergi) digunakan sebagai frasa kerja untuk menggambarkan hal yang singkat, sementara, atau tidak permanen. Ini sering dibandingkan dengan hal yang bertahan lama atau abadi.
Fashions come and go, but true style never fades.
Mode datang dan pergi, tetapi gaya sejati tidak pernah pudar.
EN: The coordinating conjunction 'but' is used to connect two independent clauses, showing a strong contrast between the temporary nature of individual awards and the permanent nature of a World Cup medal.
Bahasa Indonesia: Konjungsi koordinatif 'but' (tetapi) digunakan untuk menghubungkan dua klausa independen, untuk menunjukkan kontras yang kuat antara sifat sementara penghargaan individu dan keabadian medali Piala Dunia.
He wanted to buy the car, but he did not have enough money.
Dia ingin membeli mobil itu, tetapi dia tidak punya cukup uang.
EN: In the world of sports, especially football (soccer), winning the FIFA World Cup is considered the ultimate achievement. While individual accolades like the Ballon d'Or or Golden Boot are highly prestigious, they are often viewed as secondary to the collective glory of a World Cup victory, which immortalizes a player in sports history.
Bahasa Indonesia: Dalam dunia olahraga, terutama sepak bola, memenangkan Piala Dunia FIFA dianggap sebagai pencapaian tertinggi. Meskipun penghargaan individu seperti Ballon d'Or atau Sepatu Emas memiliki prestise yang sangat tinggi, mereka sering dianggap sekunder dibandingkan dengan kejayaan kolektif memenangkan Piala Dunia, karena menjadi juara dunia membuat pemain dikenang selamanya dalam sejarah olahraga.
EN: The modal verb 'may' is used to express possibility in the future. It is followed by the base form of the verb ('play').
Bahasa Indonesia: Kata kerja bantu modal 'may' digunakan untuk menyatakan kemungkinan di masa depan. Setelahnya harus diikuti kata kerja bentuk dasar (di sini 'play').
She may join the national team next year.
Dia mungkin akan bergabung dengan tim nasional tahun depan.
EN: The phrase 'four more' uses the structure '[number] + more + plural noun' to indicate an additional quantity of something.
Bahasa Indonesia: Frasa 'four more' menggunakan struktur '[angka] + more + kata benda jamak' untuk menyatakan jumlah tambahan dari sesuatu, yang berarti '... lagi'.
We need two more goals to win the game.
Kita perlu mencetak dua gol lagi untuk memenangkan pertandingan.
EN: This sentence highlights the incredible longevity and early success of elite modern footballers. Winning a World Cup at age 19 means a player could theoretically compete in four more tournaments (held every four years) before reaching their mid-30s, a feat only possible for generational talents like Pelé or Kylian Mbappé.
Bahasa Indonesia: Kalimat ini menekankan panjangnya karier yang menakjubkan dan kesuksesan di usia muda para pemain sepak bola top modern. Memenangkan Piala Dunia di usia 19 tahun berarti pemain tersebut, secara teori, masih bisa bermain di empat Piala Dunia lagi (yang diadakan setiap empat tahun) sebelum mencapai pertengahan usia 30-an. Prestasi ini hanya mungkin dicapai oleh pemain jenius lintas generasi seperti Pelé atau Kylian Mbappé.
Kosakata utama dengan pengucapan IPA, definisi, contoh kalimat, dan kuis interaktif.
Dalam konteks: turnamen, liga
Dalam konteks: Lapangan (sepak bola, rugby, dll.)
Dalam konteks: Bintang super
Dalam konteks: (Dalam pertandingan, menekan lawan) pressing, menekan
Dalam konteks: Bertahan
Dalam konteks: Pemain sayap (dalam sepak bola, hoki, dll.)
Dalam konteks: individu, pribadi
Dalam konteks: Medali, penghargaan
Frasa dengan label jenis, definisi dwibahasa, catatan penggunaan, dan contoh kalimat.
A game in which a team's goalkeeper does not allow the opposing team to score any goals.
pertandingan tanpa kebobolan, catatan bersih
To take action when there is a need or opportunity for it.
maju ke depan, mengambil tindakan
An additional period of play specified under the rules of a sport when a game is tied at the end of regulation time.
perpanjangan waktu
To arrive and depart; to be transitory or temporary.
datang dan pergi, bersifat sementara