EN: The past participle phrase 'based in China' is used as a reduced relative clause (short for 'which is based in China') to modify the noun 'team'. This structure creates concise and formal written prose.
Bahasa Indonesia: Frasa past participle "based in China" digunakan sebagai klausa relatif yang disederhanakan (aslinya "which is based in China") untuk memodifikasi kata benda "team". Struktur ini membuat tulisan lebih ringkas dan formal.
A software company based in London has developed a new artificial intelligence tool.
Sebuah perusahaan perangkat lunak yang berbasis di London mengembangkan alat kecerdasan buatan baru.
EN: The non-defining relative clause introduced by 'which' provides extra descriptive information about the framework. The modal verb 'could' indicates present or future possibility, while 'fundamentally alter' uses a manner adverb to modify the main verb.
Bahasa Indonesia: Klausa relatif non-definif yang diperkenalkan oleh "which" memberikan informasi tambahan tentang kerangka kerja yang disebut sebelumnya. Kata kerja modal "could" menunjukkan kemungkinan di masa sekarang atau masa depan, sementara "fundamentally alter" menggunakan kata keterangan cara untuk memodifikasi kata kerja utama.
The recent discovery of clean groundwater, which could greatly improve public health, was welcomed by the local community.
Penemuan air tanah bersih yang baru-baru ini ditemukan berpotensi meningkatkan kesehatan masyarakat secara signifikan, dan hal ini disambut baik oleh komunitas setempat.
EN: The relative adverbs 'how' introduces a noun clause that acts as the direct object of 'alter'. Within this nominal clause, 'scientists' is the subject and 'approach' functions as a transitive verb meaning 'to deal with or handle'.
Bahasa Indonesia: Kata keterangan relatif "how" memperkenalkan klausa nomina yang berfungsi sebagai objek langsung dari kata kerja utama "alter". Di dalam klausa nomina tersebut, "scientists" adalah subjek, dan "approach" berfungsi sebagai kata kerja transitif yang berarti "melihat, menangani, atau merespons".
The guide explained how engineers design resilient structures for earthquake zones.
Panduan ini menjelaskan bagaimana para insinyur merancang struktur yang tangguh untuk zona gempa.
EN: Reduced relative clause using a past participle ('put forward'). The phrase 'put forward by...' is a shortened form of 'which was put forward by...', functioning as a non-restrictive adjectival modifier set off by commas.
Bahasa Indonesia: Frasa past participle yang membentuk klausa relatif yang disederhanakan (reduced clause). "Put forward by..." adalah bentuk singkat dari "which was put forward by..." yang digunakan sebagai modifikator non-definitif, dipisahkan dengan koma, untuk memberikan informasi tambahan tentang konsep subjek.
The proposal, drafted by the senior engineering team, addresses all major safety concerns.
Proposal yang disusun oleh tim insinyur senior ini mengatasi semua masalah keselamatan utama.
EN: The phrasal verb 'integrate A into B' means to combine two or more things so that they become a single, unified whole. It is commonly used in academic and professional contexts to describe synthesis.
Bahasa Indonesia: Frasa kata kerja "integrate A into B" berarti "mengintegrasikan A ke dalam B", yang umum digunakan dalam konteks akademis dan profesional untuk menggambarkan penggabungan konsep, sistem, atau disiplin ilmu.
The new curriculum integrates interactive technology into traditional classroom instruction.
Kurikulum baru mengintegrasikan teknologi interaktif ke dalam pengajaran kelas tradisional.
EN: Qingdao University of Science and Technology (QUST) in Shandong Province, China, is widely recognized for its strength in chemical engineering and materials science. Academic breakthroughs from Chinese institutions often emphasize interdisciplinary frameworks that support national sustainability goals.
EN: 'Rather than' is a prepositional or conjunctional phrase used to indicate preference or alternative, often meaning 'instead of'. When followed by a verb, it typically takes a gerund (-ing form) when functioning prepositionally, emphasizing the action that is being rejected or avoided in favor of the main clause.
Rather than relying on fossil fuels, the company invests heavily in renewable energy solutions.
Perusahaan tersebut tidak bergantung pada bahan bakar fosil, melainkan berinvestasi besar-besaran dalam solusi energi terbarukan.
EN: The structures 'treat X as Y' and 'envision X as Y' use 'as' to introduce a complement that defines the role, status, or perception of the object. 'Treat as' means to regard or handle in a specified way, while 'envision as' implies conceptualizing or imagining something in a prospective or theoretical role.
Bahasa Indonesia: Struktur "treat X as Y" (memperlakukan X sebagai Y) dan "envision X as Y" (membayangkan/mengonsepkan X sebagai Y) sama-sama menggunakan preposisi "as" untuk memperkenalkan pelengkap yang mendefinisikan peran, identitas, atau cara pandang terhadap objek. "Treat as" berarti memperlakukan atau memandang dengan cara tertentu; "envision as" mengandung makna mengonsepkan sesuatu pada tataran masa depan atau teoretis.
The city council envisions the abandoned railway as a vibrant public park.
Dewan kota membayangkan jalur kereta api yang terbengkalai ini sebagai taman yang penuh kehidupan.
EN: The conjunction 'when' introduces a relative clause modifying a temporal noun ('time'), indicating a situation or condition that coincides with the main event.
Bahasa Indonesia: Kata keterangan relatif "when" memperkenalkan klausa relatif yang memodifikasi kata benda yang menunjukkan waktu (seperti "time"), menjelaskan latar belakang atau kondisi spesifik pada saat peristiwa dalam klausa utama terjadi.
We live in an era when technological advancements occur at a breakneck speed.
Kita hidup di zaman ketika kemajuan teknologi terjadi dengan kecepatan yang sangat tinggi.
EN: The aspectual construction 'prove + adjective' (often used in continuous tense 'are proving') functions as a linking verb showing a gradual revelation or confirmation of a state over time.
Bahasa Indonesia: Struktur aspek "prove + kata sifat" (sering digunakan dalam bentuk kontinu "are proving") berfungsi sebagai kata kerja penghubung yang menyatakan bahwa suatu keadaan secara bertahap terbukti atau terungkap seiring berjalannya waktu.
Initial strategies are proving ineffective against the newly mutated strain of the virus.
Strategi awal terbukti tidak efektif terhadap strain virus baru yang bermutasi ini.
EN: 'Inadequate for + noun/gerund' is a precise formula indicating that something lacks the necessary quality, quantity, or capability required for a specific purpose.
Bahasa Indonesia: "Inadequate for + kata benda/gerund" adalah pola tetap yang tepat yang menunjukkan bahwa sesuatu tidak cukup dalam hal kualitas, kuantitas, atau kemampuan untuk memenuhi tujuan atau target tertentu.
The current infrastructure is highly inadequate for handling such a massive surge in data traffic.
Infrastruktur saat ini sangat tidak memadai untuk menangani lonjakan lalu lintas data yang begitu besar.
EN: The subordinating conjunction 'although' introduces a concessive clause that highlights a contrast between the positive attributes of natural enzymes (high selectivity) and their limitations (vulnerability). Unlike 'despite' or 'in spite of', which require a noun phrase or gerund, 'although' must be followed by a full subject-verb clause.
Bahasa Indonesia: Konjungsi subordinatif 'although' (meskipun) memperkenalkan klausa konsesif yang menyoroti kontras antara keunggulan enzim alami (selektivitas tinggi) dan keterbatasannya (kerentanan). Berbeda dengan 'despite' atau 'in spite of' (yang diikuti oleh frasa nomina atau gerund), 'although' harus diikuti oleh klausa lengkap yang mengandung subjek dan kata kerja.
Although the new material exhibits excellent conductivity, it remains difficult to mass-produce efficiently.
Meskipun material baru ini menunjukkan konduktivitas listrik yang sangat baik, produksi massal yang efisien tetap sangat sulit dilakukan.
EN: The linking verb 'remain' is followed by the predicate adjective 'vulnerable', which takes the preposition 'to'. The structure 'remain vulnerable to + [noun/noun phrase]' expresses a continuous state of susceptibility to external damaging factors.
Bahasa Indonesia: Kata kerja penghubung 'remain' (tetap) diikuti oleh kata sifat predikat 'vulnerable' (rentan), dan digabungkan dengan preposisi 'to'. Struktur "remain vulnerable to + [kata benda/frasa kata benda]" digunakan untuk menyatakan keadaan yang terus-menerus rentan terhadap faktor perusak eksternal.
Without proper encapsulation, the active biological molecules remain vulnerable to enzymatic degradation.
Tanpa pengemasan yang tepat, biomolekul aktif ini tetap rentan terhadap kerusakan akibat enzim.
EN: When listing multiple parallel items (in this case, four obstacles: heat, acidity, oxidation, and prolonged operational stress), English academic prose uses Oxford commas and maintains parallel noun structures to establish formal rhythm and absolute clarity.
Bahasa Indonesia: Saat menyebutkan beberapa item paralel (dalam kalimat ini, empat faktor yang tidak menguntungkan: panas, keasaman, oksidasi, dan tekanan operasi jangka panjang), penulisan akademis bahasa Inggris sering menggunakan koma Oxford (Oxford comma) dan menjaga struktur kata benda yang sejajar untuk memastikan ketelitian dan kejelasan makna.
The catalyst failed due to contamination, mechanical wear, thermal shock, and poor pH stability.
Katalis tersebut gagal berfungsi karena polusi, keausan mekanis, guncangan termal, serta stabilitas asam-basa yang buruk.
EN: The transition adverb 'Furthermore' is used to introduce an additional, usually stronger, point that supports or expands upon a previous statement. It sets a formal and persuasive tone.
Bahasa Indonesia: Kata keterangan transisi "Furthermore" (selain itu) digunakan untuk memperkenalkan argumen tambahan yang biasanya lebih kuat, untuk mendukung atau memperluas pernyataan sebelumnya, dan umum digunakan dalam tulisan formal serta wacana akademis.
The proposed policy is economically unfeasible; furthermore, it violates existing environmental regulations.
Kebijakan yang diusulkan ini tidak layak secara ekonomi; selain itu, kebijakan ini juga melanggar peraturan lingkungan yang berlaku.
EN: The gerund phrase 'recovering them after use' acts as the singular subject of the second independent clause, taking the third-person singular verb 'presents'. Gerund subjects are common in formal contexts to describe actions or processes.
Bahasa Indonesia: Frasa gerund "recovering them after use" (memulihkannya setelah digunakan) berfungsi sebagai subjek tunggal dari klausa independen kedua, sehingga menggunakan kata kerja orang ketiga tunggal "presents". Gerund sebagai subjek sering digunakan dalam konteks formal untuk mengabstraksi suatu tindakan atau proses.
Managing large-scale scientific datasets requires advanced computational tools.
Mengelola kumpulan data ilmiah berskala besar membutuhkan alat komputasi yang canggih.
EN: The word 'prohibitive' is a high-level predicate adjective meaning 'so high or expensive as to prevent something from being done or bought'. It often modifies nouns like 'cost', 'price', or 'expense'.
Bahasa Indonesia: Kata sifat 'prohibitive' di sini berfungsi sebagai kata sifat predikat yang berarti 'sangat tinggi atau mahal sehingga menghalangi', sering digunakan untuk memodifikasi kata benda seperti 'cost' (biaya), 'price' (harga), atau 'expense' (pengeluaran).
The initial setup fees for the laboratory equipment proved prohibitive for the small startup.
Biaya awal untuk peralatan laboratorium tersebut sangat mahal sehingga tidak terjangkau oleh perusahaan rintisan kecil ini.
EN: The transitional phrase 'by contrast' is used parenthetically between commas to introduce a stark difference between the main subject and a previously mentioned topic.
Bahasa Indonesia: Frasa transisi "by contrast" (sebaliknya) digunakan sebagai sisipan di antara dua koma untuk memperkenalkan kontras yang jelas antara subjek dan hal yang disebutkan sebelumnya.
Traditional solar panels require vast surface areas; wind turbines, by contrast, utilize vertical space more efficiently.
Panel surya tradisional membutuhkan area permukaan yang luas; sebaliknya, turbin angin dapat memanfaatkan ruang vertikal dengan lebih efisien.
EN: The preposition 'through' is paired with a noun phrase ('modifications to...') to express the method, means, or mechanism by which an action is accomplished.
Bahasa Indonesia: Preposisi "through" (melalui) diikuti oleh frasa kata benda (seperti "modifications to...") untuk menyatakan cara, metode, atau mekanisme untuk mencapai suatu tindakan.
Engineers improved the vehicle's fuel efficiency through structural modifications to the chassis.
Para insinyur meningkatkan efisiensi bahan bakar kendaraan melalui perbaikan struktural pada sasis.
EN: Parallel structure is maintained when listing noun phrases as objects of a preposition, using 'and' before the final element ('particle size, surface structure, and electronic configuration').
Bahasa Indonesia: Struktur paralel dipertahankan ketika menyebutkan frasa kata benda sebagai objek dari preposisi, dan menggunakan kata hubung "and" sebelum item terakhir (seperti "particle size, surface structure, and electronic configuration") untuk menjaga simetri dan kelancaran sintaksis.
The material's strength can be optimized through control of ambient temperature, processing duration, and cooling speed.
Kekuatan material tersebut dapat dioptimalkan dengan mengontrol suhu lingkungan, waktu pemrosesan, dan kecepatan pendinginan.
EN: The nominal relative clause (or fused relative clause) beginning with 'What' acts as a noun phrase functioning as the subject of the main sentence. Here, 'What distinguishes...' means 'The thing that distinguishes...'.
Bahasa Indonesia: Klausa relatif nomina (atau klausa relatif gabungan) yang dimulai dengan "What" berfungsi sebagai subjek dalam kalimat, setara dengan "The thing that...", yang berarti "hal/karakteristik yang ...".
What makes this approach revolutionary is its focus on long-term ecological sustainability.
Yang membuat metode ini revolusioner adalah fokusnya pada keberlanjutan ekologis jangka panjang.
EN: The noun 'insistence' takes a appositive 'that' clause expressing a recommendation, requirement, or strong claim, which often takes a subjunctive mood (e.g., 'should not be evaluated' or 'not be evaluated').
Bahasa Indonesia: Kata benda abstrak 'insistence' (penekanan) sering diikuti oleh klausa 'that' yang berfungsi sebagai aposisi untuk menjelaskan isi penekanan tersebut. Dalam klausa ini, sering digunakan subjunctive mood, yaitu dengan kata kerja modal 'should' atau langsung menggunakan bentuk dasar kata kerja.
The committee reiterated its insistence that all safety protocols be strictly observed.
Komite kembali menegaskan penekanannya bahwa semua peraturan keselamatan harus dipatuhi secara ketat.
EN: The prepositional phrase 'distinguish A from B' is used to highlight the difference between two entities, where A is the subject of distinction and B is the point of comparison.
Bahasa Indonesia: 'distinguish A from B' adalah frasa kata kerja tetap yang berarti "membedakan A dari B" atau "membuat A berbeda dari B". Dalam kalimat ini, A adalah ekologi nanozim, dan B adalah penelitian sebelumnya.
Clear communication and analytical rigor distinguish top researchers from their peers.
Kemampuan komunikasi yang jelas dan sikap analitis yang cermat membedakan peneliti terbaik dari rekan-rekan mereka.
EN: The reported speech pattern 'argued that + clause' uses 'that' as a conjunction introducing a noun clause that acts as the direct object of the verb 'argued'. In formal academic or journalistic contexts, this structure is standard for presenting arguments or hypotheses.
Bahasa Indonesia: Pola kalimat tidak langsung "argued that + klausa" menggunakan "that" sebagai konjungsi untuk memperkenalkan klausa nomina yang berfungsi sebagai objek langsung dari kata kerja "argued". Dalam konteks akademis atau jurnalistik formal, struktur ini sering digunakan untuk mengemukakan pendapat, argumen, atau hipotesis.
Scholars have argued that urban green spaces significantly reduce stress levels among residents.
Para akademisi berpendapat bahwa ruang hijau perkotaan secara signifikan dapat menurunkan tingkat stres warga.
EN: The passive voice modal verb construction 'must be + past participle' (must be understood) expresses strong necessity or obligation regarding how something should be perceived or analyzed, removing the emphasis from the agent performing the action.
Bahasa Indonesia: Struktur kalimat pasif dengan kata kerja modal "must be + past participle" (must be understood) digunakan untuk menyatakan keharusan atau kewajiban yang kuat tentang bagaimana sesuatu harus dipandang atau dianalisis, sehingga mengalihkan fokus dari pelaku tindakan.
These policy changes must be implemented within a strict timeframe to be effective.
Perubahan kebijakan ini harus dilaksanakan dalam kerangka waktu yang ketat agar dapat berlaku efektif.
EN: The relative clause introduced by 'that' ('that sustain ecosystems') modifies the preceding noun phrase 'the broader cycles of energy and matter', where 'that' acts as the subject of the verb 'sustain'.
Bahasa Indonesia: Klausa relatif yang diperkenalkan oleh "that" (that sustain ecosystems) memodifikasi frasa nomina sebelumnya, yaitu "the broader cycles of energy and matter". Dalam hal ini, "that" berfungsi sebagai subjek dari kata kerja "sustain".
We should focus on technologies that support sustainable development.
Kita harus fokus pada teknologi yang dapat mendukung pembangunan berkelanjutan.
EN: Non-defining relative clauses starting with 'who' provide extra, non-essential information about a person or group of people. They are separated from the main sentence by commas.
Bahasa Indonesia: Klausa relatif non-defining yang dimulai dengan 'who' memberikan informasi tambahan (bukan informasi penting) tentang orang atau kelompok yang disebutkan sebelumnya, dan harus dipisahkan dengan koma dari klausa utama.
Dr. Aris, who led the climate task force, delivered the opening speech.
Dr. Aris, yang memimpin satuan tugas iklim, menyampaikan pidato pembukaan.
EN: The verb 'emphasize' followed by a 'that' clause is a formal reporting structure used to express a strong opinion, claim, or key finding in academic and professional contexts.
Bahasa Indonesia: Kata kerja 'emphasize' yang diikuti oleh klausa 'that' adalah struktur pelaporan formal yang umum dalam konteks akademis dan profesional, digunakan untuk menekankan poin utama atau temuan penelitian penting.
Researchers emphasized that immediate action is required to combat biodiversity loss.
Para peneliti menekankan perlunya tindakan segera untuk mengatasi hilangnya keanekaragaman hayati.
EN: The preposition 'on' is used after abstract nouns like 'perspective', 'view', or 'take' to indicate the specific subject or topic being considered.
Bahasa Indonesia: Preposisi 'on' digunakan setelah kata benda abstrak seperti 'perspective' (sudut pandang), 'view' (pandangan), atau kata lain yang sejenis, untuk memperkenalkan topik atau objek yang menjadi fokus pembahasan.
The conference provided a novel perspective on renewable energy integration.
Konferensi tersebut memberikan sudut pandang baru tentang integrasi energi terbarukan.
EN: Inversion in conditional clauses: When 'if' is omitted in a first conditional or hypothetical structure, 'should' is placed before the subject. This creates a more formal, academic tone.
Bahasa Indonesia: Inversi dalam klausa kondisional: Ketika "if" dihilangkan dalam kalimat kondisional tipe pertama atau tipe tertentu, kata kerja bantu "should" ditempatkan sebelum subjek, sehingga membentuk inversi subjek-predikat. Struktur ini umum ditemukan dalam tulisan formal atau artikel akademis untuk menyatakan kondisi hipotetis.
Should you require further assistance, please do not hesitate to contact our customer support team.
Jika Anda memerlukan bantuan lebih lanjut, silakan hubungi tim dukungan pelanggan kami.
EN: The idiom 'gain traction' means to become popular, gain acceptance, or start making progress. It is widely used in business, academic, and scientific contexts.
Bahasa Indonesia: Idiom "gain traction" berarti (ide, konsep, atau produk) mendapatkan dukungan, menguasai pasar, mulai populer, atau memperoleh kemajuan. Idiom ini sering digunakan dalam laporan bisnis, akademis, dan sains.
The novel renewable energy policy is beginning to gain traction among local governments.
Kebijakan energi terbarukan yang inovatif ini mulai mendapatkan perhatian dan dukungan dari pemerintah daerah.
EN: The phrase 'for [time period] to come' is used to emphasize that something will continue or have an impact far into the future.
Bahasa Indonesia: Frasa "for [periode waktu] to come" digunakan untuk menekankan bahwa sesuatu akan terus terjadi atau berdampak dalam jangka waktu yang panjang di masa depan, diterjemahkan sebagai "dalam waktu ... yang akan datang".
The decisions made at this conference will shape economic development for years to come.
Keputusan yang diambil dalam pertemuan ini akan memengaruhi perkembangan ekonomi selama bertahun-tahun yang akan datang.
Kosakata utama dengan pengucapan IPA, definisi, contoh kalimat, dan kuis interaktif.
Dalam konteks: pelopor; perintis
Dalam konteks: interdisipliner; lintas disiplin
Dalam konteks: katalitik
Dalam konteks: regulasi; pengaturan
Dalam konteks: remediasi; perbaikan lingkungan
Dalam konteks: selektivitas
Dalam konteks: sangat mahal; tidak terjangkau
Dalam konteks: logistik; perencanaan
Dalam konteks: meyakinkan; menarik
Dalam konteks: pendukung; pengusung
Dalam konteks: holistik; menyeluruh
Frasa dengan label jenis, definisi dwibahasa, catatan penggunaan, dan contoh kalimat.
To propose or suggest an idea, plan, or theory for consideration.
Mengajukan (ide, rencana, atau teori)
The removal of pollution or contaminants from environmental media such as soil, groundwater, sediment, or surface water.
Pemulihan lingkungan; penanggulangan polusi
Used to show that there is a clear difference between two things.
Sebaliknya; sebaliknya
To become popular, accepted, or gathering momentum.
Mendapat dukungan; mulai populer; mencapai kemajuan