EN: A relative clause (or adjective clause) uses a relative pronoun like 'who' to give more information about a noun. Here, 'who start using social media at a younger age' describes the noun 'children'.
Bahasa Indonesia: Klausa relatif (klausa adjektiva) menggunakan kata ganti relatif (seperti who) untuk memodifikasi kata benda di depannya. Dalam kalimat ini, 'who start using social media at a younger age' digunakan untuk memodifikasi kata benda subjek 'children' (anak-anak).
Students who study regularly usually get better grades.
Siswa yang secara teratur mengulang pelajaran biasanya bisa mendapatkan nilai yang lebih baik.
EN: The modal verb 'may' expresses possibility, while 'perform worse' uses the comparative degree of 'badly' (worse) to indicate a lower level of performance compared to others.
Bahasa Indonesia: Kata kerja bantu modal 'may' berarti 'mungkin', sedangkan 'perform worse' menggunakan bentuk komparatif (worse) dari kata keterangan badly untuk menunjukkan kinerja yang lebih buruk dibandingkan dengan orang lain.
If you don't sleep well, you may perform worse on the exam tomorrow.
Jika kamu kurang tidur, kinerjamu dalam ujian besok mungkin akan lebih buruk.
EN: A noun clause introduced by 'that' is used as the direct object of a reporting verb (e.g., 'discover', 'find', 'say'). It contains a full subject and predicate.
Bahasa Indonesia: Klausa nomina yang dipandu oleh kata penghubung 'that' berfungsi sebagai objek langsung dari kata kerja utama (seperti discover, find, say), dan di dalam klausa tersebut terdapat struktur subjek dan kata kerja yang lengkap.
Scientists found that sleeping well improves memory.
Para ilmuwan menemukan bahwa tidur yang cukup dapat meningkatkan daya ingat.
EN: A relative clause beginning with 'who' describes and gives more information about a person or group of people ('pupils').
Bahasa Indonesia: Klausa relatif (klausa adjektiva) yang dipandu oleh kata ganti relatif 'who' digunakan untuk memodifikasi dan memberikan informasi lebih rinci tentang anteseden di depannya (orang, di sini adalah pupils).
Students who read every day usually have higher test scores.
Siswa yang membaca setiap hari biasanya memiliki nilai tes yang lebih tinggi.
EN: The passive voice structure 'be + past participle' (were compared) is used when the focus is on the action being done to the subject, rather than who performed the action. Here, 'compared with/to' means to examine two things to highlight their similarities or differences.
Bahasa Indonesia: Struktur kalimat pasif 'kata kerja be + past participle' (were compared) digunakan untuk menekankan tindakan yang dialami subjek, bukan pelaku tindakan. Di sini, 'compared with/to' berarti membandingkan keduanya untuk menemukan persamaan dan perbedaannya.
The test results were compared with last year's data.
Hasil tes kali ini dibandingkan dengan data tahun lalu.
EN: The relative pronoun 'who' introduces a defining relative clause ('who waited until...') to specify or provide essential information about the antecedent pronoun 'those'.
Bahasa Indonesia: Kata ganti relatif 'who' memandu klausa relatif restriktif (who waited until...) untuk secara spesifik menunjukkan atau memberikan informasi penting tentang kata ganti anteseden 'those' (orang-orang itu).
People who exercise regularly tend to live longer.
Orang yang berolahraga secara teratur cenderung hidup lebih lama.
EN: In many countries, including European nations like Italy, 13 or 14 is a common age threshold defined by COPPA-like regulations or the GDPR, which require parental consent for users under 13 to 16 to open social media accounts.
Bahasa Indonesia: Di banyak negara (termasuk negara Eropa seperti Italia), usia 13 atau 14 tahun adalah ambang usia penting yang diatur hukum. Menurut peraturan seperti GDPR Uni Eropa, anak-anak di bawah usia 13 hingga 16 tahun memerlukan persetujuan orang tua untuk membuka akun media sosial.
EN: The phrase 'be equal to' functions as a predicate expression meaning to be identical or equivalent in amount, size, value, or effect to something else. Note that 'to' acts as a preposition here, so it is followed by a noun or noun phrase.
Bahasa Indonesia: 「be equal to」 adalah pola kalimat tetap yang berarti 'setara dengan' atau 'sama dengan'. Perhatikan bahwa 'to' di sini adalah preposisi, sehingga setelahnya harus diikuti oleh kata benda atau frasa benda (struktur nominalisasi).
His income is equal to twice my salary.
Pendapatannya setara dengan dua kali lipat gaji saya.
EN: A noun clause beginning with 'that' is used as the direct object of verbs like 'suggest', 'find', or 'show' to state a fact, result, or opinion.
Bahasa Indonesia: Klausa nomina yang dipandu oleh kata hubung 'that' sering diletakkan setelah kata kerja seperti 'suggest (menunjukkan)', 'find (menemukan)', atau 'show (memperlihatkan)' sebagai objek, untuk menjelaskan fakta, hasil penelitian, atau sudut pandang.
Recent studies suggest that regular exercise improves sleep quality.
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa olahraga teratur dapat meningkatkan kualitas tidur.
EN: The passive voice is formed using 'be + past participle' (was carried out). It is used when the focus is on the action or the result rather than the person performing the action.
Bahasa Indonesia: Kalimat pasif dibentuk dari 「kata kerja be + past participle」(was carried out). Kalimat pasif digunakan ketika fokusnya pada tindakan itu sendiri atau hasilnya, bukan pada subjek yang melakukan tindakan.
The project was completed by the students on time.
Proyek ini diselesaikan tepat waktu oleh para siswa.
EN: The phrasal verb 'carry out' means to conduct, perform, or execute a task, experiment, or research. In passive voice, it becomes 'be carried out by'.
Bahasa Indonesia: Frasa kata kerja 「carry out」 berarti melaksanakan, melakukan, atau menyelesaikan suatu tugas, eksperimen, atau penelitian. Dalam kalimat pasif, ditulis sebagai 「be carried out by」(dilakukan oleh).
The survey was carried out by an independent company.
Survei ini dilakukan oleh perusahaan independen.
EN: The preposition 'about' is used after the noun 'surveys' to indicate the topic or subject matter being investigated.
Bahasa Indonesia: Preposisi 'about' (tentang) sering digunakan setelah kata benda 'surveys' (survei) untuk menjelaskan topik atau konten yang menjadi sasaran survei tersebut.
Researchers conducted a survey about the reading habits of teenagers.
Para peneliti melakukan survei tentang kebiasaan membaca remaja.
EN: The phrase 'more than' is a prepositional phrase used before a number to mean 'over' or 'exceeding' that amount.
Bahasa Indonesia: 「more than」 adalah frasa yang diletakkan sebelum angka, berarti 'melebihi' atau 'lebih dari' jumlah tersebut.
More than 100 people attended the lecture yesterday.
Kemarin ada lebih dari 100 orang yang menghadiri ceramah ini.
EN: The phrasal verb 'look at' means to examine, inspect, or consider something carefully. In research contexts, it often means to analyze data or results.
Bahasa Indonesia: Frasa kata kerja 'look at' berarti memeriksa, meninjau, atau mempertimbangkan sesuatu secara cermat. Dalam konteks penelitian, ini sering berarti 'menganalisis' data atau hasil.
The committee will look at the new policy proposals next week.
Komite akan meninjau proposal kebijakan baru minggu depan.
EN: Parallel structure using the preposition 'in' to list multiple academic subjects: 'in maths, Italian, and English'. When listing items belonging to the same category, prepositions do not need to be repeated for each item.
Bahasa Indonesia: Struktur paralel (pemerincian): menggunakan preposisi 'in' untuk menyebutkan beberapa mata pelajaran (in maths, Italian, and English). Saat menyebutkan item dalam kategori yang sama, preposisi tidak perlu diulang sebelum setiap item.
She has high scores in history, science, and geography.
Dia mendapat nilai tinggi dalam sejarah, sains, dan geografi.
EN: In British English, 'maths' is the standard abbreviation for mathematics, whereas American English uses 'math'. Additionally, 'Italian' in the Italian school system refers to the subject of native language and literature, similar to 'English' class in English-speaking countries.
Bahasa Indonesia: Dalam bahasa Inggris Britania, 'maths' adalah singkatan standar untuk matematika (mathematics), sedangkan bahasa Inggris Amerika menggunakan 'math'. Selain itu, dalam sistem pendidikan Italia, mata pelajaran 'Italian' merujuk pada kelas bahasa ibu dan sastra, mirip dengan mata pelajaran 'English' di sekolah-sekolah berbahasa Inggris.
EN: A gerund phrase (verb + -ing) can act as a singular noun and serve as the subject of a clause. It takes a singular verb (e.g., 'is').
Bahasa Indonesia: Frasa gerund (kata kerja + -ing) dapat berfungsi sebagai kata benda tunggal, berperan sebagai subjek dalam klausa, dan harus diikuti oleh kata kerja tunggal (seperti is).
Studying late at night makes me feel tired the next day.
Belajar sampai larut malam akan membuat saya merasa lelah keesokan harinya.
EN: A relative clause introduced by the relative pronoun 'that' modifies a preceding noun ('distraction'). It acts as an adjective describing the noun.
Bahasa Indonesia: Klausa relatif yang dipimpin oleh kata ganti relatif that digunakan untuk memodifikasi kata benda sebelumnya (distraction), berperan sebagai kata sifat untuk memberikan detail lebih lanjut.
Noise is a major problem that affects my concentration.
Kebisingan adalah masalah utama yang memengaruhi konsentrasi saya.
EN: The conjunction 'that' introduces a noun clause functioning as the direct object of the verb 'explained'. Inside this clause, two predicate clauses ('is complex' and 'is connected...') are joined by the coordinating conjunction 'and'.
Bahasa Indonesia: Konjungsi 'that' memimpin klausa nomina, berfungsi sebagai objek langsung dari kata kerja 'explained'. Di dalam klausa ini, dua predikat ('is complex' dan 'is connected...') dihubungkan oleh konjungsi koordinatif 'and'.
She explained that the task was difficult and required extra time.
Dia menjelaskan bahwa tugas ini sulit dan membutuhkan waktu tambahan.
EN: The prepositions 'to' is followed by a nominal clause (noun clause) starting with 'how', which functions as the object of the preposition. The passive voice 'are built' describes how the platforms were created/designed.
Bahasa Indonesia: Setelah preposisi 'to' diikuti oleh klausa nomina yang dipimpin 'how', berfungsi sebagai objek preposisi. Bentuk pasif 'are built' menggambarkan bagaimana platform sosial dibangun atau dirancang.
Our success depends on how team members are supported.
Kesuksesan kami bergantung pada bagaimana anggota tim mendapatkan dukungan.
EN: Indirect speech (reported speech) is used to report what someone else said. When the main reporting verb (e.g., 'said') is in the past tense, the verbs in the noun clause usually shift to a past tense, though present tense can be kept if reporting a timeless fact.
Bahasa Indonesia: Kalimat tidak langsung (kalimat laporan) digunakan untuk melaporkan apa yang dikatakan orang lain. Ketika kata kerja laporan di klausa utama (seperti 'said') berbentuk lampau, kata kerja dalam klausa kata benda biasanya berubah menjadi lampau, tetapi jika yang dilaporkan adalah fakta umum atau keadaan saat ini, kadang-kadang bentuk sekarang tetap dipertahankan.
She said that the report was completed yesterday.
Dia (perempuan) mengatakan laporan ini sudah selesai kemarin.
EN: Nested noun clauses with 'that' (which can be omitted). Here, 'said that...' contains a second embedded noun clause 'shows (that) social media is...' acting as the object of 'shows'.
Bahasa Indonesia: Klausa kata benda bersarang (Nested Noun Clause): Dalam kalimat ini, setelah kata kerja utama 'said' terdapat klausa kata benda yang dipimpin oleh 'that', dan di dalam klausa tersebut, setelah kata kerja 'shows', konjungsi 'that' dihilangkan, memimpin klausa kata benda lain sebagai objek dari 'shows'.
He believes that the study proves online learning is effective.
Dia percaya penelitian ini membuktikan bahwa pembelajaran daring efektif.
EN: The structure 'be to blame (for something)' is an active infinitive used with a passive meaning, indicating that someone or something is responsible for a bad outcome or mistake.
Bahasa Indonesia: Struktur 'be to blame (for something)' meskipun menggunakan infinitif aktif, memiliki makna pasif, digunakan untuk menyatakan bahwa seseorang atau sesuatu 'bertanggung jawab' atas hasil buruk atau kesalahan, atau 'menjadi penyebab' dari hal tersebut.
Bad weather was largely to blame for the delay of the train.
Cuaca buruk adalah penyebab utama keterlambatan kereta api.
EN: A noun clause acting as a direct object introduced by the conjunction 'that'. The clause 'that social media is directly to blame...' complements the transitive verb 'prove'.
Bahasa Indonesia: Klausa nomina yang dipimpin oleh konjungsi 'that' berfungsi sebagai objek. Klausa 'that social media is directly to blame...' melengkapi isi kata kerja transitif 'prove'.
The scientists proved that the new treatment is safe.
Para ilmuwan telah membuktikan bahwa terapi baru ini aman.
EN: The phrasal verb 'take account of' (or 'take into account') means to consider or remember something when assessing a situation.
Bahasa Indonesia: Frasa kerja 'take account of' (atau take into account) berarti 'mempertimbangkan' atau 'memasukkan ke dalam pertimbangan', sering digunakan saat mengevaluasi atau menganalisis situasi.
We must take account of the bad weather before planning the outdoor event.
Sebelum merencanakan kegiatan luar ruangan, kita harus mempertimbangkan cuaca buruk.
EN: The preposition 'including' is used to introduce examples that belong to a larger group or category mentioned earlier.
Bahasa Indonesia: Preposisi 'including' (termasuk) digunakan untuk memperkenalkan contoh spesifik yang termasuk dalam kelompok atau kategori yang lebih besar yang telah disebutkan sebelumnya.
The fee covers all activities, including the guided tour and lunch.
Biaya sudah termasuk semua aktivitas, termasuk tur berpemandu dan makan siang.
EN: The past perfect tense ('had opened') is used to express an action that happened before another past action ('were tested' / 'scored').
Bahasa Indonesia: Past perfect (had + past participle) digunakan untuk menyatakan tindakan yang sudah terjadi sebelum titik waktu atau tindakan tertentu di masa lalu (seperti 'were tested' atau 'scored').
She had finished her homework before her friends arrived.
Dia sudah menyelesaikan pekerjaan rumahnya sebelum teman-temannya tiba.
EN: Relative clauses starting with 'who' are used to give more information about a person or group of people ('those who...').
Bahasa Indonesia: Kata ganti relatif 'who' digunakan untuk memandu klausa relatif, memodifikasi anteseden di depannya (di sini 'those', yang merujuk pada 'orang-orang itu'), untuk memberikan informasi lebih lanjut tentang kelompok orang tersebut.
Students who study regularly usually get good grades.
Siswa yang rutin mengulang pelajaran biasanya mendapat nilai bagus.
EN: The linking verb 'remain' can be followed by a subject complement (an adjective like 'the same') to indicate that a state or condition continues without changing.
Bahasa Indonesia: Kata kerja penghubung 'remain' (tetap) dapat diikuti oleh pelengkap subjek (seperti kata sifat 'the same'), untuk menunjukkan bahwa suatu keadaan atau situasi terus berlangsung tanpa berubah.
Despite the harsh winter, the room temperature remained warm.
Meskipun musim dingin sangat dingin, suhu ruangan tetap hangat.
EN: The preposition 'at' is used before a specific age or age range to show the time when something happens or applies.
Bahasa Indonesia: Preposisi 'at' dapat digunakan sebelum usia atau rentang usia tertentu, untuk menunjukkan titik waktu suatu hal terjadi atau usia yang berlaku.
She learned to play the piano at age 6.
Dia belajar bermain piano pada usia 6 tahun.
EN: The degree modifier 'even' is used before comparative adjectives (like 'wider') to emphasize a greater degree or contrast.
Bahasa Indonesia: Kata keterangan tingkat 'even' (bahkan, semakin) sering digunakan sebelum kata sifat komparatif (seperti 'wider') untuk menekankan peningkatan tingkat atau kontras yang kuat.
His second test score was even higher than his first.
Nilai ujian keduanya bahkan lebih tinggi daripada yang pertama.
EN: The linking verb 'became' (past tense of 'become') connects the subject 'the gap' to the subject complement 'wider', describing a change in state.
Bahasa Indonesia: Kata kerja penghubung 'became' (bentuk lampau dari become) digunakan untuk menghubungkan subjek 'the gap' dengan pelengkap subjek 'wider', untuk menggambarkan perubahan keadaan.
The weather became colder after the rain.
Setelah hujan, cuaca menjadi lebih dingin.
EN: The Present Perfect Tense (have/has + past participle) is used here to describe an action that occurred at an unspecified time in the past and has direct relevance or effect on the present situation.
Bahasa Indonesia: Present perfect (have/has + past participle) di sini digunakan untuk menggambarkan tindakan yang terjadi di masa lalu pada waktu yang tidak ditentukan secara spesifik, dan tindakan tersebut memiliki dampak atau relevansi langsung dengan situasi saat ini.
Recent surveys have shown a growing interest in online learning.
Survei terbaru menunjukkan meningkatnya minat masyarakat terhadap pembelajaran daring.
EN: The preposition 'about' is followed by a gerund clause ('children joining social media...'), where 'children' acts as the logical subject of the gerund 'joining'. This structure explains the specific content or topic of the 'concerns'.
Bahasa Indonesia: Preposisi 'about' diikuti oleh frasa gerund ('children joining social media...'), di mana 'children' berperan sebagai subjek logis dari gerund 'joining'. Struktur ini digunakan untuk menjelaskan isi atau topik spesifik dari 'kekhawatiran' (concerns).
There are many concerns about teenagers spending too much time on video games.
Banyak orang menyatakan kekhawatiran tentang remaja yang menghabiskan terlalu banyak waktu bermain gim video.
Kosakata utama dengan pengucapan IPA, definisi, contoh kalimat, dan kuis interaktif.
Dalam konteks: seorang siswa di sekolah, terutama yang masih muda
Dalam konteks: profil pengguna yang kamu buat untuk menggunakan layanan daring
Dalam konteks: sesuatu yang mengalihkan perhatianmu dari apa yang sedang kamu lakukan
Dalam konteks: dilakukan dengan cara yang sama untuk semua orang sehingga hasilnya dapat dibandingkan
Dalam konteks: berpikir bahwa sesuatu mungkin benar tanpa kepastian
Dalam konteks: mempelajari sesuatu dengan cermat untuk memahaminya
Dalam konteks: seberapa baik seseorang melakukan tugas atau aktivitas
Dalam konteks: memiliki banyak bagian yang saling terhubung; tidak sederhana
Frasa dengan label jenis, definisi dwibahasa, catatan penggunaan, dan contoh kalimat.
To perform or conduct a task, research, or experiment.
melaksanakan; melakukan
To consider or include something when judging a situation.
mempertimbangkan; memperhitungkan...
A test that is administered and scored in a consistent, or standard, manner.
tes terstandarisasi; ujian seragam
The regular pattern or behavior of using social media platforms.
kebiasaan penggunaan media sosial