EN: The simple past tense 'caused' is used here to describe a completed action that occurred at a specific time in the past ('on 26 August 2026'). Simple past is formed by adding -ed to regular verbs.
Bahasa Indonesia: Past Simple Tense digunakan di sini untuk menggambarkan tindakan yang selesai pada waktu tertentu di masa lalu (26 Agustus 2026). Kata kerja beraturan biasanya membentuk bentuk lampau dengan menambahkan -ed pada bentuk dasar kata kerja (contoh: cause menjadi caused).)
A heavy rainstorm caused severe flooding in the downtown area last night.
Hujan lebat semalam menyebabkan banjir parah di kawasan pusat kota.
EN: Prepositional phrases indicating location or time (e.g., 'on Langtang Lirung mountain', 'along the Nepal-China border', 'on 26 August 2026') act as modifiers, giving extra details about where and when an event took place.
Bahasa Indonesia: Frasa preposisional (seperti on Langtang Lirung mountain untuk tempat, along the Nepal-China border, dan on 26 August 2026 untuk waktu) berfungsi sebagai modifikator di sini, memberikan informasi latar belakang waktu dan tempat yang spesifik untuk tindakan utama dalam kalimat.
The earthquake struck small villages along the coast in early morning.
Gempa bumi melanda desa kecil di pesisir pada dini hari.
EN: Langtang Lirung is a high peak in the Langtang Himal range of the Himalayas in Nepal. The region is highly vulnerable to climate change-induced natural hazards, such as glacial lake outburst floods (GLOFs) and rapid ice-rock avalanches.
Bahasa Indonesia: Gunung Langtang Lirung adalah puncak tinggi di pegunungan Langtang, jajaran Himalaya, Nepal. Wilayah ini sangat rentan terhadap bencana alam yang dipicu oleh perubahan iklim, seperti banjir bandang akibat pecahnya danau glasial (GLOFs) dan runtuhnya es dan batuan secara cepat.
EN: The Present Perfect Tense ('have/has + past participle') is used here to report recent findings or events that have relevance to the present news context.
Bahasa Indonesia: Present perfect (have/has + past participle) digunakan di sini untuk melaporkan penemuan atau peristiwa terbaru, menekankan bahwa tindakan masa lalu tersebut masih memiliki pengaruh dan relevansi terhadap konteks berita saat ini.
Researchers have discovered a new species of frog in the Amazon rainforest.
Para peneliti menemukan spesies katak baru di hutan hujan Amazon.
EN: The Noun Clause starting with 'that' acts as the direct object of the verb 'determined', introducing the specific fact that scientists found.
Bahasa Indonesia: Klausa nomina yang dipandu oleh 'that' berfungsi sebagai objek langsung dari kata kerja 'determined', digunakan untuk menjelaskan isi fakta spesifik yang telah ditentukan oleh para ilmuwan.
The report confirmed that the bridge was unsafe for heavy vehicles.
Laporan tersebut mengonfirmasi bahwa jembatan ini tidak aman bagi kendaraan berat.
EN: The non-defining relative clause is introduced by 'which' after a comma. It refers back to the entire previous idea ('created enormous friction') to describe the result or consequence of that action.
Bahasa Indonesia: Klausa relatif non-restriktif penjelas lanjutan: menggunakan 'which' setelah koma untuk memimpin klausa relatif, merujuk pada situasi yang dijelaskan oleh seluruh kalimat sebelumnya (「menghasilkan gesekan yang sangat besar」), dan menjelaskan tambahan tentang akibat yang ditimbulkan oleh situasi tersebut.
Heavy rain flooded the streets, which caused massive traffic delays during the morning commute.
Hujan lebat membanjiri jalan-jalan, yang menyebabkan keterlambatan lalu lintas yang parah selama jam perjalanan pagi.
EN: Parallel structure allows a single subject or relative pronoun ('which') to control multiple verbs joined by 'and'. Here, 'which' controls both 'melted' and 'released'.
Bahasa Indonesia: Struktur simetris (struktur paralel): menggunakan kata hubung setara 'and' untuk menghubungkan dua frasa kerja ('melted the ice' dan 'released a powerful wall of water'), berbagi kata ganti relatif subjek yang sama 'which'.
The storm knocked down power lines and damaged several houses in the village.
Badai merobohkan kabel listrik dan merusak beberapa rumah di desa.
EN: A coordinate conjunction ('and') is used to join two independent clauses. Each clause has its own subject and verb, forming a compound sentence to show two sequential or related events.
Bahasa Indonesia: Konjungsi koordinatif(and)digunakan untuk menghubungkan dua klausa independen. Setiap klausa memiliki subjek dan predikatnya sendiri, membentuk kalimat majemuk setara(koordinatif)untuk menyajikan dua fakta yang berurutan atau terkait.
The wind blew strongly, and the trees swayed back and forth.
Angin kencang bertiup, pepohonan bergoyang ke depan dan ke belakang.
EN: Adverbs of degree and approximation like 'roughly' and 'around' are used before numeric values to indicate that a measurement is estimated rather than exact.
Bahasa Indonesia: Adverbia tingkat dan perkiraan(seperti roughly dan around)sering digunakan sebelum angka untuk menunjukkan bahwa data pengukuran tersebut merupakan nilai perkiraan, bukan angka pasti.
The train journey takes roughly three hours.
Perjalanan kereta api memakan waktu sekitar tiga jam.
EN: The present perfect tense ('has killed', 'has left') is used here to describe past events that have strong, ongoing relevance to the present situation.
Bahasa Indonesia: Present perfect (has killed, has left) digunakan di sini untuk menggambarkan peristiwa yang terjadi di masa lalu tetapi masih memiliki dampak signifikan dan langsung pada situasi saat ini.
The heavy rain has caused severe flooding in the city.
Hujan lebat telah menyebabkan banjir parah di kota.
EN: The structure 'leave + object + object complement (adjective)' means to cause someone or something to remain in a particular state.
Bahasa Indonesia: Struktur 'leave + objek + pelengkap objek (kata sifat)' berarti 'membuat seseorang atau sesuatu berada dalam keadaan tertentu'. Dalam kalimat ini, missing (hilang) sebagai pelengkap objek berupa kata sifat menjelaskan keadaan others.
The explosion left hundreds of residents homeless.
Ledakan ini menyebabkan ratusan penduduk kehilangan tempat tinggal.
EN: Passive Voice in Past Tense: Constructed with 'was/were + past participle' (were confirmed), this structure is used to emphasize the action or the result rather than who performed the action. It is common in news reporting.
Bahasa Indonesia: Kalimat pasif bentuk lampau: strukturnya adalah 'was/were + past participle' (were confirmed,, digunakan untuk menekankan tindakan itu sendiri atau hasilnya,, bukan subjek yang melakukan tindakan. Umum dalam pemberitaan berita.
Three new species were discovered in the Amazon rain forest last year.
Tahun lalu, tiga spesies baru ditemukan di hutan hujan Amazon.
EN: Ellipsis in Parallel Structures: To avoid repetitive wording, words previously mentioned can be omitted. Here, '16 in Tibet' stands for '16 deaths were confirmed in Tibet'.
Bahasa Indonesia: Elipsis dalam struktur paralel: untuk menghindari pengulangan,, kata yang telah disebutkan sebelumnya dapat dihilangkan. Di sini,, '16 in Tibet' mewakili '16 deaths were confirmed in Tibet' (16 kematian dikonfirmasi di Tibet).).).
John ordered tea, and Mary coffee.
John memesan teh,, sementara Mary memesan kopi.
EN: The clause introduces reported speech using 'reported that...', where the past tense 'remained' is used to match the main reporting verb 'reported'.
Bahasa Indonesia: Gunakan 'reported that...' untuk memperkenalkan kalimat tidak langsung (Reported Speech). Ketika kata kerja utama berbentuk lampau (reported), kata kerja dalam klausa bawahan biasanya juga harus diubah ke bentuk lampau (remained) untuk menjaga kesesuaian tenses (Sequence of Tenses).
Local officials reported that several roads were completely flooded.
Pejabat setempat melaporkan bahwa beberapa jalan sepenuhnya terendam banjir.
EN: The prepositional phrase starting with 'with' + noun + adjective ('with another 546 missing...') is an absolute structure used to add supplementary details or parallel information to the main clause.
Bahasa Indonesia: Struktur gabungan 'with + kata benda + kata sifat/partisipel' sering digunakan di akhir kalimat untuk menambahkan detail terkait atau data paralel (di sini 'missing' digunakan sebagai kata sifat).
The stadium was packed with thousands of fans, with many others waiting outside.
Stadion dipenuhi ribuan penggemar, dan banyak orang lain menunggu di luar.
EN: The prepositional phrase 'Among + plural noun/pronoun' is used at the beginning of a sentence to specify a group from which certain members or items are being highlighted.
Bahasa Indonesia: Frasa preposisi 'Among + kata benda jamak/kata ganti' sering digunakan di awal kalimat untuk menunjukkan kelompok tertentu dan menyebutkan anggota atau item tertentu dari kelompok tersebut (artinya 'di antara').
Among the students who took the test, five received a perfect score.
Di antara siswa yang mengikuti ujian, ada lima orang yang mendapat nilai sempurna.
EN: The relative clause 'who are still missing' uses the relative pronoun 'who' to modify the antecedent 'those' (referring to people). 'Still' acts as an adverb modifying the state of being 'missing'.
Bahasa Indonesia: Klausa relatif 'who are still missing' menggunakan kata ganti relatif 'who' untuk memodifikasi anteseden 'those' (merujuk pada orang). 'still' adalah kata keterangan yang memodifikasi keadaan 'missing' (hilang).
Those who need extra assistance can ask the teacher after class.
Mereka yang membutuhkan bantuan tambahan dapat bertanya kepada guru setelah kelas selesai.
EN: The verb 'devastate' is a transitive verb that means to cause severe destruction or damage to something. In active voice, it takes a direct object indicating the place or thing that was destroyed.
Bahasa Indonesia: Kata kerja 'devastate' (menghancurkan, merusak) adalah kata kerja transitif, yang berarti menyebabkan kerusakan parah pada sesuatu atau suatu tempat. Dalam kalimat aktif, kata kerja ini diikuti langsung oleh objek, yang menunjukkan objek yang dihancurkan.
The earthquake devastated several historical towns in the mountain area.
Gempa bumi menghancurkan beberapa kota tua bersejarah di daerah pegunungan.
EN: Parallel structure with 'and' connects two prepositional phrases of location: 'of Nepal' and 'in Tibet', creating a clear geographical description.
Bahasa Indonesia: Menggunakan kata hubung setara 'and' untuk menghubungkan dua frasa preposisional yang menunjukkan tempat 'of Nepal' dan 'in Tibet', membuat deskripsi lokasi geografis kalimat menjadi paralel dan simetris.
The tour covers the major attractions of Rome and in Northern Italy.
Perjalanan ini mencakup Roma dan berbagai tempat wisata utama di Italia utara.
EN: The Himalayan region along the Nepal-China (Tibet) border contains administrative units like 'districts' in Nepal and 'counties' in China. Disasters in these high-altitude areas often cross national borders, affecting communities in both countries.
Bahasa Indonesia: Di sepanjang wilayah pegunungan Himalaya di perbatasan Nepal dan Tiongkok (Tibet,,, pembagian administratif di Nepal disebut 'distrik' (districts) dan di Tiongkok disebut 'kabupaten' (countieś). Bencana alam di daerah pegunungan tinggi seperti ini sering kali melintasi batas negara, dan berdampak besar pada komunitas perbatasan kedua negara.
EN: The verb 'cause' takes a direct object (damage) to express the result of an action, and is frequently paired with the preposition 'to' to indicate who or what receives that damage (cause damage to [something]).
Bahasa Indonesia: Kata kerja 'cause' (menyebabkan) diikuti objek langsung 'damage' (kerusakan) untuk menyatakan hasil dari suatu tindakan, dan sering digunakan dengan preposisi 'to' untuk menunjukkan objek yang rusak (menyebabkan kerusakan pada...).)
The heavy rain caused severe damage to the local roads.
Hujan deras menyebabkan kerusakan parah pada jalan-jalan setempat.
EN: The preposition 'across' is used here to indicate that something happens, extends, or is present in all parts of a particular area or region.
Bahasa Indonesia: Preposisi 'across' di sini menunjukkan bahwa sesuatu terjadi, meluas, atau ada di 'berbagai tempat' atau 'di seluruh' area atau wilayah tertentu.
The company opened new stores across the country.
Perusahaan itu membuka cabang-cabang baru di seluruh negeri.
EN: Compound Objects with 'and': When a verb acts on two or more distinct entities, they can be joined using the coordinating conjunction 'and' to form a compound object (here: '41 bridges' and '42 kilometres of roads').
Bahasa Indonesia: Menggunakan 'and' untuk menghubungkan objek majemuk: Ketika sebuah kata kerja bekerja pada dua atau lebih objek yang berbeda secara bersamaan, kata hubung setara 'and' dapat digunakan untuk menghubungkannya, membentuk objek majemuk (dalam kalimat ini adalah '41 jembatan' dan '42 kilometer jalan')
The storm damaged several houses and hundreds of trees.
Badai merusakkan beberapa rumah dan ratusan pohon.
EN: Expressing Approximations with 'approximately': The adverb 'approximately' is used before numerical values or quantities to indicate an estimated or near amount rather than an exact count.
Bahasa Indonesia: Menggunakan kata keterangan 'approximately' untuk menyatakan jumlah perkiraan: Kata keterangan 'approximately' (sekitar, kira-kira) biasanya ditempatkan sebelum angka atau jumlah,, digunakan untuk menyatakan perkiraan atau nilai yang mendekati,, bukan statistik yang tepat.
The journey will take approximately three hours.
Perjalanan ini memakan waktu sekitar tiga jam.
EN: The Passive Voice (be + past participle) is used when the action itself or the receiver of the action is more important than the doer, which is common in news reports.
Bahasa Indonesia: Kalimat pasif (kata kerja be + past participle) digunakan untuk menekankan tindakan itu sendiri atau penerima tindakan, bukan pelaku. Ini sangat umum dalam laporan berita.
The historic bridge was destroyed by the severe storm.
Jembatan bersejarah itu dihancurkan oleh badai yang dahsyat.
EN: Non-defining relative clauses using 'which' are used to add extra information about the entire preceding clause. In this sentence, 'which' refers to the fact that thirteen hydropower projects were wiped out.
Bahasa Indonesia: Klausa relatif non-restriktif dengan 'which' digunakan untuk memberikan keterangan tambahan tentang "seluruh kalimat" sebelumnya. Dalam kalimat ini, 'which' merujuk pada seluruh peristiwa "tiga belas proyek pembangkit listrik tenaga air hancur total".
He passed the difficult exam, which surprised everyone.
Dia lulus ujian yang sulit ini, yang membuat semua orang terkejut.
EN: Passive Voice in Past Simple (was/were + past participle): Used when the action performed on the subject is more important than who performed the action.
Bahasa Indonesia: Kalimat pasif simple past (was/were + past participle): digunakan ketika "objek yang menerima tindakan" lebih penting daripada "pelaku tindakan", atau ketika pelaku tidak diketahui.
The old bridge was destroyed by the severe storm last night.
Jembatan tua itu hancur diterjang badai dahsyat semalam.
EN: Prepositional Phrase as Post-modifier: The phrase 'between Nepal and China' follows the noun phrase 'border crossing' to specify its location.
Bahasa Indonesia: Frasa preposisional sebagai modifikator pasca: frasa preposisional "between Nepal and China" ditempatkan setelah frasa nomina "border crossing" untuk menjelaskan lokasi geografis spesifik.
The train service between Paris and London runs daily.
Kereta antara Paris dan London beroperasi setiap hari.
EN: Gyirong Port (吉隆口岸) is a vital overland trade and overland border crossing between Nepal and China (Tibet). Destruction of this port severely disrupts regional trade, tourism, and supply routes between the two nations.
Bahasa Indonesia: Pelabuhan Gyirong adalah pelabuhan perdagangan darat dan bea cukai yang sangat penting antara Nepal dan Tiongkok(Tibet). Penghancuran pelabuhan ini akan sangat mengganggu perdagangan regional, pariwisata, dan jalur transportasi barang antara kedua negara.
EN: Passive Voice (be + past participle) is used when the focus is on the person or thing affected by the action rather than the performer of the action. Here, 'were displaced' and 'were affected' show that the people received the action.
Bahasa Indonesia: Kalimat pasif(kata kerja be + past participle) digunakan untuk memfokuskan pada orang atau benda yang menerima tindakan, bukan pelaku. Dalam kalimat ini, 'were displaced'(terpaksa meninggalkan rumah) dan 'were affected'(terkena dampak) keduanya menunjukkan bahwa orang-orang adalah korban.
Many residents were evacuated before the storm hit.
Sebelum badai datang, banyak penduduk dievakuasi.
EN: Approximation adverbs like 'around' and 'roughly' are used before numbers to indicate that the figure is an estimate rather than an exact count.
Bahasa Indonesia: Kata keterangan perkiraan seperti 'around' dan 'roughly' sering digunakan sebelum angka, untuk menunjukkan bahwa angka tersebut adalah perkiraan, bukan statistik yang tepat.
Roughly 500 volunteers joined the cleanup effort.
Sekitar 500 relawan ikut serta dalam pekerjaan pembersihan.
EN: The Present Perfect Tense (has + past participle) is used here to connect a past action with the present, emphasizing the relevance of the recent estimate to the current situation.
Bahasa Indonesia: Present perfect tense (has + past participle) digunakan di sini untuk menghubungkan tindakan yang terjadi di masa lalu dengan masa kini, menekankan pentingnya dan relevansi perkiraan terbaru terhadap situasi saat ini.
The government has announced a new relief plan for the victims.
Pemerintah telah mengumumkan rencana bantuan baru untuk para korban.
EN: The Noun Clause starting with 'that' acts as the direct object of the main verb 'estimated', introducing the statement/fact being reported.
Bahasa Indonesia: Klausa nomina yang dipimpin oleh 'that' berfungsi sebagai objek langsung dari kata kerja utama 'estimated', digunakan untuk memperkenalkan fakta atau konten perkiraan yang dilaporkan.
Experts believe that early warning systems can save many lives.
Para ahli percaya bahwa sistem peringatan dini dapat menyelamatkan banyak nyawa.
EN: In humanitarian crisis reporting, 'water and sanitation services' (often abbreviated as WASH) refers to a standard cluster of essential life-saving emergency aid provided by agencies like the United Nations to prevent disease outbreaks after disaster strikes.
Bahasa Indonesia: Dalam bantuan kemanusiaan dan pelaporan bencana, 'air dan layanan sanitasi' (sering disingkat WASH, yaitu Water, Sanitation and Hygiene) merujuk pada item bantuan darurat penting standar yang disediakan oleh organisasi bantuan seperti PBB setelah bencana terjadi, bertujuan untuk mencegah wabah penyakit menular pascabencana.
EN: The structure 'one of the + superlative adjective + plural noun' is used to talk about a single member of a top-tier group.
Bahasa Indonesia: Struktur 'one of the + kata sifat superlatif + kata benda jamak' digunakan untuk menunjukkan bahwa seseorang atau sesuatu adalah 'salah satu dari' kelompok dengan tingkat tertinggi.
Tokyo is one of the largest cities in the world.
Tokyo adalah salah satu kota terbesar di dunia.
EN: A restrictive relative clause starting with 'that' modifies a noun. When combined with the present perfect tense ('has experienced'), it describes an action that began in the past and extends to or affects the present.
Bahasa Indonesia: Klausa relatif restriktif yang dipimpin oleh 'that' digunakan untuk memodifikasi kata benda di depannya. Dikombinasikan dengan present perfect (has experienced,, digunakan untuk menggambarkan pengalaman dan fakta yang berlanjut dari masa lalu atau berdampak hingga sekarang.
This is the best film that I have ever seen.
Ini adalah film terbaik yang pernah saya tonton.
EN: The United Nations (UN) is an international organization that often steps in to assess damage, provide official statements, and coordinate disaster relief during major international humanitarian crises.
Bahasa Indonesia: Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations) adalah organisasi internasional yang, ketika terjadi krisis kemanusiaan internasional besar, sering bertanggung jawab untuk menilai kerusakan bencana, mengeluarkan pernyataan resmi, dan mengoordinasikan bantuan dan pertolongan internasional.
EN: The Present Continuous Tense (be + verb-ing) is used here to describe an action that is currently ongoing or actively being carried out at the present time.
Bahasa Indonesia: Present continuous tense (kata kerja be + kata kerja-ing) digunakan di sini untuk menggambarkan tindakan yang sedang berlangsung atau sedang secara aktif dilakukan.
The rescue team is searching for survivors in the affected area.
Tim penyelamat sedang mencari korban selamat di daerah yang terkena bencana.
EN: The structure 'as + adjective/adverb + as possible' is used to emphasize doing something to the highest degree or speed achievable.
Bahasa Indonesia: Struktur 'as + kata sifat/kata keterangan + as possible' digunakan untuk menekankan melakukan sesuatu dengan upaya terbaik, batas, atau kecepatan tercepat (artinya 'se… mungkin')
Please submit your emergency report as quickly as possible.
Silakan kirimkan laporan darurat Anda secepat mungkin.
EN: In major natural disasters, non-governmental international organizations like the United Nations work directly with local federal governments to facilitate disaster relief logistics, avoid bureaucratic overlap, and systematically distribute aid to vulnerable regions.
Bahasa Indonesia: Dalam bencana alam besar, organisasi non-pemerintah internasional seperti PBB biasanya bekerja sama langsung dengan pemerintah setempat untuk menyederhanakan proses logistik bantuan bencana, menghindari tumpang tindih sumber daya administratif, dan menyalurkan bantuan secara sistematis ke daerah-daerah yang terkena dampak parah.
EN: The phrasal verb 'put [something] at [amount/value]' is used to estimate or calculate a value, cost, or figure at a certain level.
Bahasa Indonesia: Frasa kerja 'put [sesuatu] at [jumlah/nilai]' digunakan untuk 'memperkirakan' atau 'menetapkan' nilai, biaya, atau jumlah sesuatu pada angka tertentu.
Insurance adjusters put the total loss at over five million dollars.
Penilai klaim asuransi memperkirakan total kerugian lebih dari lima juta dolar.
EN: Non-restrictive relative clause with 'which': Used to add extra information about a preceding clause or noun phrase, separated by a comma.
Bahasa Indonesia: Klausa relatif non-restriktif yang dipandu oleh 'which': digunakan untuk menambahkan informasi tambahan tentang kata benda atau seluruh klausa di depannya, dan harus dipisahkan dengan koma di depannya.
The company reported a record profit, which amazed all the investors.
Perusahaan itu melaporkan laba rekor, yang mengejutkan semua investor.
EN: When international news reports on economic losses in developing countries, figures are often converted into United States dollars (USD) alongside the local currency (such as Nepalese rupees) to give global audiences a clearer sense of scale.
Bahasa Indonesia: Saat berita internasional melaporkan kerugian ekonomi negara berkembang, selain menyebutkan mata uang lokal ( seperti rupee Nepal︶, biasanya juga dikonversi ke dolar AS (USD) agar pembaca global dapat memahami skala kerugian secara lebih intuitif.
EN: The reported speech structure 'warn that + clause' is used to convey a warning about a potential risk or negative outcome.
Bahasa Indonesia: Struktur 'warn + klausa yang dipimpin that' digunakan untuk menyampaikan peringatan tentang risiko potensial atau konsekuensi negatif (that sering dapat dihilangkan dalam bahasa lisan︶.
Experts have warned that heavy rainfall could cause severe flooding.
Para ahli telah memperingatkan bahwa hujan lebat dapat menyebabkan banjir parah.
EN: The phrase 'as much as' (or 'as many as' for countable nouns) is used before a number to emphasize how surprisingly large the amount is.
Bahasa Indonesia: 'as much as + jumlah' digunakan sebelum kata benda tak terhitung atau jumlah uang, untuk menekankan besarnya jumlah, yang berarti 'sebanyak……'.
The repair project might cost as much as two million dollars.
Biaya dari rencana perbaikan ini dapat mencapai sebanyak 2 juta dolar.
EN: In English international news reporting, large financial figures related to foreign disasters are almost always converted or expressed in United States dollars (USD) to provide a clear, universally understood benchmark for global audiences.
Bahasa Indonesia: Dalam pemberitaan internasional berbahasa Inggris, kerugian ekonomi besar atau biaya pembangunan kembali akibat bencana di negara asing hampir selalu dikonversi atau ditandai dalam dolar AS (USD), agar khalayak global memiliki tolok ukur penilaian yang seragam dan jelas.
EN: The Present Perfect Tense (have + past participle) is used to express an action that happened at an unspecified time in the past and has relevance to the present moment.
Bahasa Indonesia: Present perfect (have/has + past participle) digunakan untuk menyatakan tindakan yang terjadi pada waktu tidak spesifik di masa lalu namun masih penting atau berdampak pada masa kini.
Several organizations have offered financial support to the victims.
Beberapa lembaga telah memberikan dukungan finansial kepada para korban.
EN: The infinitive of purpose ('to help...') is used to explain the reason or motive for performing an action (in order to do something).
Bahasa Indonesia: Infinitif menyatakan tujuan (to + kata kerja bentuk dasar), digunakan untuk menjelaskan alasan atau motivasi melakukan suatu tindakan (berarti 'untuk melakukan sesuatu').
Volunteers arrived early to prepare the emergency supplies.
Para sukarelawan tiba lebih awal untuk menyiapkan perlengkapan darurat.
EN: The verb 'make' can be used in a causative structure: 'make + object + adjective', which means to cause someone or something to become a certain condition or state.
Bahasa Indonesia: Kata kerja make digunakan dalam pola "make + objek + kata sifat", yang berarti "membuat seseorang atau sesuatu menjadi dalam keadaan tertentu". Dalam kalimat ini, glacier collapses adalah objeknya, dan more frequent and dangerous adalah pelengkap kata sifat.
Heavy rain made the roads slippery and dangerous.
Hujan deras membuat jalan menjadi licin dan berbahaya.
EN: The conjunction 'that' is used to introduce a noun clause functioning as the direct object of the reporting verb 'said'.
Bahasa Indonesia: Konjungsi subordinatif that digunakan untuk memperkenalkan klausa nomina, sebagai objek langsung dari kata kerja pelapor said, yang menjelaskan apa secara spesifik yang dikatakan para ahli.
Scientists believe that global temperatures will continue to rise.
Para ilmuwan percaya suhu global akan terus naik.
EN: In non-defining relative clauses, 'which' can refer back to the entire previous clause or idea, rather than just a single noun. It is preceded by a comma.
Bahasa Indonesia: Dalam klausa relatif non-restriktif, kata pengantar「which」dapat digunakan untuk merujuk pada「situasi atau peristiwa yang dijelaskan oleh seluruh kalimat sebelumnya」, bukan kata benda tunggal. Biasanya diberi koma di depannya.
Heavy rain caused the river to overflow, which damaged many homes.
Hujan deras menyebabkan sungai meluap, yang mengakibatkan kerusakan pada banyak rumah.
EN: The verb 'cause' follows the pattern 'cause + object + to + base verb', meaning to make someone or something do a specific action.
Bahasa Indonesia: Kata kerja「cause」(menyebabkan) sering menggunakan pola kalimat「cause + objek + infinitif (to + kata kerja dasar)」, yang berarti「menyebabkan seseorang atau sesuatu melakukan sesuatu」.
Strong winds cause tree branches to fall.
Angin kencang menyebabkan dahan-dahan berguguran.
EN: The verb 'believe' is followed by a 'that-clause', which functions as the direct object of the verb. In casual context, 'that' is often omitted, but it is typically retained in formal writing or news contexts.
Bahasa Indonesia: Kata kerja 'believe' (percaya, berpendapat) diikuti oleh klausa kata benda yang dipimpin oleh 'that', yang berperan sebagai objek dalam kalimat. Dalam situasi informal, 'that' sering kali dapat dihilangkan, tetapi dalam tulisan formal atau berita biasanya dipertahankan.
Experts state that early education plays a crucial role in child development.
Para ahli menyatakan bahwa pendidikan usia dini memainkan peran yang sangat penting dalam perkembangan anak.
EN: The verb 'invest' is paired with the preposition 'in' when referring to putting money, time, or resources into something (e.g., 'invest in education').
Bahasa Indonesia: Kata kerja 'invest' (berinvestasi) ketika merujuk pada menanamkan uang, waktu, atau sumber daya ke dalam sesuatu, secara lazim digunakan dengan preposisi 'in' (yaitu invest in sth.).)
The company decided to invest in renewable energy sources.
Perusahaan itu memutuskan untuk berinvestasi dalam energi terbarukan.
EN: The Present Perfect Tense ('has shown') is used here to connect a past event (the disaster) with a present state or understanding. It shows that the action happened in the past, but its result or relevance continues now.
Bahasa Indonesia: Bentuk waktu present perfect (has shown) digunakan di sini untuk menghubungkan peristiwa yang terjadi di masa lalu (bencana) dengan keadaan atau pemahaman saat ini, menekankan dampak atau pentingnya tindakan masa lalu terhadap masa kini.
Recent events have shown the need for better health care.
Peristiwa-peristiwa baru-baru ini menunjukkan perlunya meningkatkan layanan kesehatan.
EN: The noun phrase pattern 'the importance of + [gerund / noun]' is used to emphasize why an action or concept matters. Here, 'being prepared' is a passive gerund phrase acting as the object of the preposition 'of'.
Bahasa Indonesia: Struktur frasa nomina 'the importance of + [gerund / nomina]' digunakan untuk menekankan pentingnya suatu tindakan atau konsep. Dalam kalimat ini, 'being prepared' (bersiap-siap) adalah frasa gerund pasif, yang menjadi objek dari preposisi 'of'.
He emphasized the importance of being honest in all situations.
Dia menekankan pentingnya menjaga kejujuran dalam segala situasi.
EN: High-altitude mountain regions like the Himalayas, spanning Nepal and Tibet, are exceptionally vulnerable to natural disasters due to global climate change and geography. Natural events like glacier collapses can trigger catastrophic flash floods (often referred to as Glacier Lake Outburst Floods, or GLOFs). Disaster preparedness and early-warning systems in these economically developing mountain areas are critical international humanitarian concerns.
Bahasa Indonesia: Wilayah pegunungan tinggi seperti Pegunungan Himalaya yang membentang melintasi Nepal dan Tibet, akibat perubahan iklim global dan pengaruh topografi, sangat rentan terhadap bencana alam. Runtuhnya gletser dapat memicu banjir bandang yang dahsyat (biasanya disebut banjir bandang danau glasial, GLOF).. Di wilayah pegunungan yang sedang berkembang secara ekonomi ini, kesiapsiagaan bencana dan pembangunan sistem peringatan dini adalah fokus yang sangat diperhatikan oleh bantuan kemanusiaan internasional.
Kosakata utama dengan pengucapan IPA, definisi, contoh kalimat, dan kuis interaktif.
Frasa dengan label jenis, definisi dwibahasa, catatan penggunaan, dan contoh kalimat.
A sudden and rapid flood of water usually caused by heavy rain or sudden release of water.
Banjir bandang; banjir mendadak
To become separated or detached from something.
Terlepas; terpisah; memisahkan diri
To destroy completely.
memusnahkan sepenuhnya; melenyapkan
A network of electrical transmission lines connecting power stations and consumers.
jaringan listrik; grid listrik
A set of technical and communication capacities to monitor and predict hazards to alert populations.
sistem peringatan dini