EN: The conjunction 'as' is used here to indicate a temporal and circumstantial relationship, equivalent to 'at the same time that' or 'in the context of'. It introduces a subordinate clause setting the background scene for the main clause.
Bahasa Indonesia: Konjungsi subordinatif 'as' di sini memimpin klausa adverbial waktu dan latar, setara dengan 'seiring dengan...' atau 'ketika...', untuk menjelaskan latar dan konteks terjadinya peristiwa pada klausa utama.
As world leaders arrived for the economic forum, public anxiety over inflation reached a new high.
Saat para pemimpin negara tiba di forum ekonomi, kecemasan publik terhadap inflasi mencapai titik tertinggi baru.
EN: The present perfect passive construction 'have rarely been so [adjective]' uses the frequency adverb 'rarely' between the auxiliary and the past participle to emphasize historical rarity or an unprecedented degree of a state up to the present moment.
Bahasa Indonesia: Struktur present perfect 'have rarely been so + kata sifat' menempatkan adverbia frekuensi 'rarely' (jarang) di antara kata kerja bantu have dan past participle been, untuk menekankan betapa langkanya atau hampir belum pernah terjadi sebelumnya suatu keadaan dari masa lalu hingga sekarang.
Investor confidence in the tech sector has rarely been so volatile.
Keyakinan investor terhadap industri teknologi jarang segoncang ini.
EN: COP stands for 'Conference of the Parties' under UN environmental conventions. While COP is often associated in public media with climate change summits (e.g., COP28 in Dubai), there are separate COPs for the Convention on Biological Diversity (CBD). Here, COP17 refers specifically to the biodiversity treaty meeting, distinct from the climate framework.
Bahasa Indonesia: COP adalah singkatan dari 'Konferensi Para Pihak' (Conference of the Parties) dalam sistem konvensi lingkungan PBB. Media massa sering memberitakan COP terkait perubahan iklim (misalnya COP28 di Dubai), tetapi Konvensi Keanekaragaman Hayati (CBD) PBB juga memiliki konferensi para pihaknya sendiri. COP17 di sini merujuk khusus pada KTT bidang keanekaragaman hayati, yang berada dalam kerangka berbeda dari KTT perubahan iklim.
EN: The nominal relative pronoun 'what' introduces a free relative clause (fused relative construction) acting as the direct object of the transitive verb 'struck'. In this structure, 'what' functions simultaneously as both the antecedent and the relative pronoun (equivalent to 'that which' or 'the thing that').
Bahasa Indonesia: Kata ganti relatif nominal 'what' memimpin klausa nomina (klausa relatif gabungan), di sini berfungsi sebagai objek langsung dari kata kerja transitif 'struck'. 'What' di sini merangkap fungsi anteseden dan kata ganti relatif, setara dengan 'that which' atau 'the thing that'.
The committee approved what was described as an unprecedented stimulus package.
Komite menyetujui paket stimulus ekonomi yang digambarkan sebagai belum pernah terjadi sebelumnya.
EN: The collocation 'strike an agreement/deal' uses the past form 'struck' to express formal consensus or treaty formation. The passive construction 'was hailed as' conveys collective, public recognition or praise by external observers.
Bahasa Indonesia: Kata kerja 'strike an agreement/deal' (bentuk lampau struck) berarti 'mencapai kesepakatan atau transaksi', umum digunakan dalam konteks politik atau bisnis formal; dikombinasikan dengan pasif 'was hailed as' (dipuji sebagai) untuk mengekspresikan penilaian tinggi dari pihak luar.
Diplomats finally struck a compromise after days of contentious debate.
Para diplomat akhirnya mencapai kompromi setelah berhari-hari berdebat sengit.
EN: The infinitive clause 'to halt the destruction...' functions as an adjectival post-modifier specifying the intended purpose, scope, or mandate of the noun 'agreement'.
Bahasa Indonesia: Frasa infinitif 'to halt the destruction...' di sini berfungsi sebagai modifikator pasca-posisi adjektival, untuk menjelaskan maksud, tujuan, atau cakupan norma dari kata benda 'agreement' (kesepakatan).
World leaders signed a pledge to reduce methane emissions significantly by 2030.
Para pemimpin dunia menandatangani komitmen yang bertujuan mengurangi emisi metana secara signifikan pada tahun 2030.
EN: This refers to the Kunming-Montreal Global Biodiversity Framework adopted in December 2022 at COP15. It is widely considered the biodiversity equivalent of the 2015 Paris Agreement for climate change, famous for the '30x30' pledge (protecting 30% of the world's land and sea by 2030).
Bahasa Indonesia: Ini merujuk pada 'Kerangka Kerja Keanekaragaman Hayati Global Kunming-Montreal' yang diadopsi pada COP15 bulan Desember 2022. Kerangka ini diakui sebagai 'Perjanjian Paris' di bidang keanekaragaman hayati, dengan komitmen paling terkenal adalah target '30x30', yaitu melindungi 30% daratan dan lautan Bumi pada tahun 2030.
EN: The verb 'pledge' is followed by a to-infinitive complement ('pledged to protect...'). In a coordinated structure with multiple non-finite verbs sharing the same infinitive marker, the marker 'to' is typically expressed before the first verb ('to protect') and omitted (ellipsed) before subsequent parallel verbs ('restore', 'and tackle') for stylistic conciseness and balance.
Bahasa Indonesia: Kata kerja 'pledge' (berjanji, bersumpah) diikuti oleh pelengkap infinitif (pledged to protect...). Ketika beberapa kata kerja membentuk struktur paralel, penanda infinitif 'to' biasanya hanya muncul sebelum kata kerja pertama (to protect), kata kerja paralel setelahnya (restore dan tackle) biasanya menghilangkan 'to' untuk menjaga keseimbangan dan kejelasan kalimat.
The coalition vowed to reduce carbon emissions, transition toward renewable energy, and phase out fossil fuels entirely.
Aliansi tersebut bersumpah untuk mengurangi emisi karbon, beralih ke energi terbarukan, dan menghapuskan bahan bakar fosil sepenuhnya.
EN: Hyphenated compound modifiers (such as '23-point' and 'environmentally damaging') serve distinct syntactical functions. '23-point' uses a cardinal number combined with a singular count noun as a prenominal adjective (never pluralized, e.g., not *23-points deal*). Meanwhile, 'environmentally damaging' illustrates an adverb-participle compound modifier, where an '-ly' adverb modifies a present participle acting adjectivally.
Bahasa Indonesia: Modifier majemuk dengan tanda hubung (seperti '23-point' dan 'environmentally damaging') masing-masing memiliki aturan baku: '23-point' terdiri dari angka kardinal dan kata benda tunggal yang dapat dihitung, berfungsi sebagai modifier sebelum kata benda (tidak boleh menggunakan bentuk jamak, tidak bisa *23-points deal*); sedangkan 'environmentally damaging' adalah kata sifat majemuk yang dibentuk oleh kata keterangan (-ly) yang memodifikasi present participle, memodifikasi kata benda subsidies yang mengikutinya.
The 10-year project involves technologically advanced solutions to combat soil erosion.
Rencana sepuluh tahun ini mengadopsi solusi yang maju secara teknologi untuk melawan erosi tanah.
EN: This sentence outlines the core pillars of the landmark 'Kunming-Montreal Global Biodiversity Framework' adopted at COP15 in 2022. The goal to protect 30% of land and sea by 2030 is widely known in international environmental diplomacy as the '30x30 target'. Additionally, identifying and redirecting environmentally harmful government subsidies (such as those for fossil fuels, intensive agriculture, and overfishing) represents one of the most contentious economic battles in global conservation policy.
Bahasa Indonesia: Kalimat ini merangkum pilar inti dari perjanjian bersejarah yang diadopsi pada COP15 tahun 2022, yaitu 《Kerangka Kerja Keanekaragaman Hayati Global Kunming–Montreal》. Di dalamnya, target "melindungi 30% daratan dan lautan dunia pada tahun 2030" secara luas disebut sebagai "target 30x30" dalam diplomasi internasional. Selain itu, mereformasi dan mengurangi subsidi pemerintah yang merusak lingkungan (seperti subsidi finansial untuk bahan bakar fosil, pertanian intensif, dan penangkapan ikan berlebihan) adalah isu ekonomi yang paling kontroversial dan sulit ditangani dalam negosiasi konservasi ekologi global.
EN: The absolute structure 'with + noun phrase + participle (-ing / -ed)' is used to add supplementary circumstances, background information, or attendant details to the main clause. Here, 'with the United States and the Vatican standing...' acts as an adverbial adjunct providing a qualifying contrast.
Bahasa Indonesia: Struktur kompleks independen yang dibentuk oleh "with + frasa nomina + present participle / past participle" sering digunakan untuk menambahkan situasi yang menyertai, informasi latar belakang, atau penjelasan tambahan pada klausa utama. Dalam kalimat ini, "with the United States and the Vatican standing..." berfungsi sebagai keterangan adverbial, menambahkan penjelasan tentang pengecualian.
All the participants approved the resolution, with several delegates raising minor concerns about the timeline.
Semua peserta menyetujui resolusi tersebut, dengan beberapa perwakilan menyampaikan sedikit kekhawatiran tentang jadwalnya.
EN: The verb 'stand as' is an intransitive, copula-like expression meaning 'to be' or 'to act as', emphasizing status, role, or symbolic position. It elevates the register from everyday verbs like 'be' or 'remain' to formal journalistic or academic prose.
Bahasa Indonesia: Frasa verba "stand as" memiliki fungsi mirip kata kerja penghubung, berarti "ada sebagai..." atau "berada pada posisi...", digunakan untuk menonjolkan suatu identitas, peran, atau makna simbolis. Dibandingkan dengan "be" atau "remain" yang umum, penggunaan ini termasuk gaya bahasa tulis dan jurnalistik yang lebih formal.
The ancient cathedral stands as a testament to the city's architectural resilience.
Katedral kuno ini menjadi saksi ketahanan arsitektur kota ini.
EN: Under the UN Convention on Biological Diversity (CBD), the United States is uniquely isolated among major powers: although President Bill Clinton signed the treaty in 1993, the US Senate never ratified it due to sovereignty and intellectual property concerns. The Holy See (the Vatican) is a permanent observer state to the UN and typically does not become a party to technical multilateral environmental treaties, hence both remaining the sole non-parties to global biodiversity targets.
Bahasa Indonesia: Dalam kerangka Konvensi Keanekaragaman Hayati (CBD) PBB, AS berada dalam isolasi yang sangat tidak biasa di antara negara-negara besar: meskipun Presiden Clinton menandatangani perjanjian ini pada tahun 1993, Senat AS tidak pernah meratifikasinya karena pertimbangan politik seperti kedaulatan dan kekayaan intelektual. Vatikan (Tahta Suci) memiliki status pengamat tetap di PBB dan menurut kebiasaan tidak bergabung dengan perjanjian lingkungan multilateral yang murni teknis. Oleh karena itu, kedua negara ini menjadi satu-satunya pihak yang tidak berpartisipasi dalam kerangka target keanekaragaman hayati global.
EN: Negative inversion occurs when a sentence begins with a negative or restrictive adverbial phrase such as 'Never before', triggering subject-auxiliary inversion ('had governments met' instead of 'governments had met'). This structure creates dramatic emphasis and is typical of formal, journalistic, or literary registers.
Bahasa Indonesia: Kalimat inversi negatif: Ketika kalimat dimulai dengan frasa keterangan negatif atau restriktif (seperti 'Never before'), subjek dan kata kerja bantu harus dibalik (yaitu 'had governments met', bukan urutan normal 'governments had met'). Struktur ini sering digunakan dalam bahasa tulis formal, laporan berita, atau karya sastra untuk memperkuat nada dan ketegangan dramatis.
Rarely had the committee faced such fierce opposition from the public.
Komite tersebut jarang menghadapi tentangan publik yang begitu sengit.
EN: The past perfect tense ('had made') is used within a content clause following 'hoped' (backshifted past tense) to indicate an event or transformation that was perceived to have occurred prior to, or led up to, the point of hoping.
Bahasa Indonesia: Past perfect dengan klausa objek: Dalam klausa kata benda setelah kata kerja lampau 'hoped', penggunaan past perfect 'had made' menunjukkan bahwa sebelum titik waktu 'berharap' tersebut, pandemi telah menghasilkan perubahan atau titik balik yang substansial, menyoroti hubungan urutan waktu.
Analysts hoped the new policy had resolved the underlying market volatility.
Para analis pernah berharap kebijakan baru ini telah menyelesaikan masalah volatilitas pasar yang potensial.
EN: The causative structure 'make + object + adjective' ('made this attempt genuinely different') expresses causing an object to be in a particular state, where 'genuinely' functions as an adverb modifying the predicative adjective 'different'.
Bahasa Indonesia: Struktur kausatif 'make + objek + kata sifat' (made this attempt genuinely different): berarti 'membuat sesuatu berada dalam keadaan tertentu'. Kata keterangan 'genuinely' (benar-benar) di sini memodifikasi kata sifat pelengkap objek 'different' (berbeda).
Technological advancements have made renewable energy economically viable.
Kemajuan teknologi telah membuat energi terbarukan menjadi layak secara ekonomi.
EN: In international environmental diplomacy, 'self-imposed targets' refer to voluntary pledges nations make (such as the 2010 Aichi Biodiversity Targets, none of which were fully met globally). The reference to the Covid-19 pandemic highlights a widespread sentiment in 2020–2022 that the global health crisis, widely linked to human encroachment on natural habitats, would serve as a transformative wake-up call for planetary conservation.
Bahasa Indonesia: Dalam diplomasi lingkungan internasional, 'target yang ditetapkan sendiri' (self-imposed targets) biasanya merujuk pada indikator perlindungan yang secara sukarela dijanjikan oleh masing-masing negara (misalnya 'Target Keanekaragaman Hayati Aichi' 2010, yang tidak satu pun tercapai sepenuhnya secara global). Penyebutan 'pandemi Covid-19' dalam kalimat tersebut mencerminkan arus pemikiran luas masyarakat internasional pada 2020–2022: orang-orang percaya bahwa krisis kesehatan masyarakat global yang erat kaitannya dengan perusakan habitat alami ini akan menjadi momentum krusial yang memaksa negara-negara untuk mengubah arah secara fundamental dan menangani perlindungan ekologi dengan serius.
EN: The phrase 'fall short' is an idiomatic verb phrase meaning to fail to reach an expected standard or goal. Here, it is modified by the adverb 'considerably' (placed between the auxiliary and the adjective/particle or before short) and conjugated in the present perfect tense ('has fallen considerably short') to indicate an ongoing deficiency from a past point up to now.
Bahasa Indonesia: 'fall short' adalah frasa verba idiomatik yang berarti 'tidak mencapai standar atau target yang diharapkan, sangat kurang'. Dalam kalimat ini, dimodifikasi oleh adverbia 'considerably' (cukup, signifikan) dan menggunakan bentuk present perfect 'has fallen considerably short', menekankan keadaan tindakan yang masih kurang sejak titik waktu tertentu di masa lalu (COP15) hingga sekarang.
The company's quarterly revenue has fallen considerably short of analyst projections.
Pendapatan perusahaan pada kuartal ini jauh di bawah perkiraan para analis.
EN: The participial phrase 'raising urgent questions...' functions as a non-finite adverbial clause of result or attendant circumstance, modifying the main clause. It indicates that the inadequacy of action naturally brings about serious doubts.
Bahasa Indonesia: Frasa present participle 'raising urgent questions...' berfungsi sebagai adverbia penyerta atau hasil yang memodifikasi klausa utama, menjelaskan bahwa fakta 'tindakan sangat kurang' membawa serta pertanyaan dan diskusi mendesak.
The bridge collapsed during the storm, raising serious doubts about the quality of construction.
Jembatan itu runtuh saat badai, menimbulkan keraguan serius terhadap kualitas konstruksi.
EN: The preposition 'about' introduces a noun clause headed by the conjunction 'whether' ('whether such global commitments... can ever be honoured'). This structure embeds an indirect question, exploring the feasibility of commitments being fulfilled, with 'ever' intensifying the skepticism.
Bahasa Indonesia: Setelah preposisi 'about' terdapat klausa nomina (pertanyaan tidak langsung) yang dipandu oleh konjungsi 'whether', membahas 'apakah komitmen global semacam itu dapat dipenuhi'. Kata 'ever' di dalamnya berfungsi sebagai adverbia penegas, menonjolkan keraguan dan ketidakpastian.
There is a heated debate about whether these ambitious emissions targets can ever be achieved.
Saat ini terdapat perdebatan sengit tentang apakah target pengurangan emisi yang ambisius ini benar-benar dapat tercapai.
EN: In international diplomacy and environmental governance, verbs like 'honour' (British spelling used in this text; US: 'honor') specifically mean to faithfully carry out or fulfill legal, moral, or treaty-based commitments. High-profile international agreements (such as the Kunming-Montreal Global Biodiversity Framework from COP15) often face skepticism because they lack binding enforcement mechanisms, frequently leading to critique that implementation 'falls short'.
Bahasa Indonesia: Dalam bidang diplomasi internasional dan tata kelola lingkungan, 'honour' (dalam kalimat ini menggunakan ejaan Inggris; Amerika: honor) secara khusus merujuk pada pemenuhan dan realisasi nyata atas perjanjian, kesepakatan, atau komitmen politik. Kesepakatan penting seperti Kerangka Keanekaragaman Hayati Global Kunming-Montréal yang dicapai pada COP15 sering dipertanyakan karena kurangnya mekanisme penegakan, dan media internasional serta LSM kerap menggunakan 'fall short' (gagal mencapai target) untuk mengkritik implementasi pemerintah yang tidak memadai.
Kosakata utama dengan pengucapan IPA, definisi, contoh kalimat, dan kuis interaktif.
Frasa dengan label jenis, definisi dwibahasa, catatan penggunaan, dan contoh kalimat.
To successfully negotiate and establish a formal deal or treaty
Mencapai kesepakatan
To fail to reach the required or expected standard, amount, or goal
Tidak mencapai standar, tidak sesuai harapan
The worldwide or local decline in the variety and abundance of plant and animal species and ecosystems
Kehilangan keanekaragaman hayati