EN: The conjunction 'while' is used at the beginning of a sentence to introduce a concession (meaning 'although' or 'despite the fact that'), creating a contrast between a widely held belief or background fact and a striking main clause argument.
Bahasa Indonesia: Kata hubung 'while' di awal kalimat dapat digunakan sebagai kata pengantar klausa keterangan konsesif, setara dengan 'although' (meskipun), untuk membandingkan pengetahuan umum atau latar belakang dengan fakta khusus yang ingin ditekankan dalam klausa utama.
While conventional wisdom suggests that humans cannot regenerate organs, recent stem cell research challenges this boundary.
Meskipun pandangan tradisional menganggap manusia tidak dapat meregenerasi organ, penelitian sel induk terbaru sedang menantang batas ini.
EN: The passive form 'be relegated to' means to be assigned to a lower, less important, or specific category or status. It is often used to emphasize that something is no longer considered realistic or prominent.
Bahasa Indonesia: Struktur pasif 'be relegated to' berarti 'diturunkan ke...' atau 'dikategorikan ke dalam (kategori yang lebih rendah atau khusus)'. Ini sering digunakan untuk menekankan bahwa sesuatu tidak lagi dianggap sebagai kenyataan, penting, atau memiliki status utama.
Once considered cutting-edge science, the theory was eventually relegated to the history books.
Teori ini pernah dianggap sebagai ilmu pengetahuan mutakhir, tetapi akhirnya dikategorikan ke dalam ingatan yang terlupakan dalam buku-buku sejarah.
EN: The relative clause 'what no other creature has managed' uses the nominal relative pronoun 'what' (meaning 'that which' or 'the thing which') as the direct object of the main verb 'has achieved', incorporating both the antecedent and the relative pronoun.
Bahasa Indonesia: Klausa relatif 'what no other creature has managed' menggunakan kata ganti relatif nominal 'what' (setara dengan 'the thing that'), yang berfungsi sebagai objek dari kata kerja 'has achieved' dalam klausa utama, dan menggabungkan fungsi anteseden dan kata ganti relatif.
The team accomplished what many industry experts thought was impossible.
Tim tersebut berhasil melakukan hal yang dianggap mustahil oleh banyak pakar industri.
EN: 'Speculative fiction' is an umbrella term encompassing genres such as science fiction, fantasy, and dystopian fiction that speculate about scenarios outside human reality. Mentioning it alongside 'immortality' highlights how eternal life has traditionally belonged to human imagination rather than empirical biology.
EN: Apposition is used here to give essential background information about a proper noun. 'A marine biologist at Texas A&M University' is a noun phrase in apposition that renames and describes 'Associate Professor Maria Pia Miglietta'.
Bahasa Indonesia: Aposisi digunakan untuk memberikan informasi latar belakang yang penting tentang kata benda khusus. Di sini, frasa kata benda 'a marine biologist at Texas A&M University' adalah aposisi yang menjelaskan lebih lanjut tentang identitas dan jabatan 'Maria Pia Miglietta'.
Dr. Sarah Chen, a renowned astrophysicist at Harvard University, delivered the keynote address.
Dr. Sarah Chen, seorang astrofisikawan terkenal dari Universitas Harvard, menyampaikan pidato utama.
EN: The Present Perfect tense ('has emphasized') is used to present a past action as relevant news, while the reported speech noun clause ('that this species possesses...') uses the Present Simple tense ('possesses') because it describes a timeless scientific fact.
Bahasa Indonesia: Klausa utama menggunakan present perfect tense (has emphasized) untuk menyampaikan pandangan atau penekanan penelitian terbaru; klausa kata benda (yang dipandu oleh 'that') menggunakan present simple tense (possesses) karena ini menyatakan fakta ilmiah atau kebenaran objektif yang tidak terikat waktu.
Researchers have confirmed that light travels faster than sound.
Para peneliti telah membuktikan bahwa kecepatan cahaya lebih cepat daripada kecepatan suara.
EN: The preposition 'for' followed by a gerund ('evading') functions as a post-modifier for the noun 'mechanism', explaining the specific purpose or function of the mechanism.
Bahasa Indonesia: Preposisi 'for' yang diikuti oleh gerund (V-ing) di sini berfungsi sebagai modifikasi belakang, memodifikasi kata benda 'mechanism' sebelumnya, untuk menjelaskan tujuan spesifik dari mekanisme atau fungsi tersebut (mekanisme untuk...).
Engineers developed a new algorithm for detecting network anomalies.
Para insinyur mengembangkan algoritma baru untuk mendeteksi anomali jaringan.
EN: The conjunction 'whether... or...' is used to introduce alternative possibilities or conditions, indicating that the main clause remains true regardless of which condition applies. Here, it is inserted parenthetically to elaborate on 'hostile conditions'.
Bahasa Indonesia: Kata hubung 'whether... or...' (apakah... atau...) digunakan untuk memperkenalkan kemungkinan atau kondisi alternatif, yang berarti bahwa tidak peduli kondisi mana yang terpenuhi, situasi dalam klausa utama tidak akan berubah. Dalam kalimat ini, ia digunakan sebagai elemen sisipan untuk menjelaskan lebih lanjut tentang 'kondisi buruk (hostile conditions)'.
The organism can adapt to extreme environments, whether in the deep sea or high-altitude mountains.
Baik di laut dalam maupun di pegunungan tinggi, organisme ini dapat beradaptasi dengan lingkungan ekstrem.
EN: The adverbial subclause of time introduced by 'when' ('when the jellyfish encounters hostile conditions...') functions as a conditional frame within the nominal 'that'-clause object of 'explained'.
Bahasa Indonesia: Klausa keterangan waktu yang dipandu oleh 'when' (ketika ubur-ubur menghadapi kondisi buruk...) berfungsi sebagai kerangka waktu dalam klausa kata benda yang menjadi objek dari 'explained' (that-clause), untuk membatasi kapan tindakan dalam klausa utama terjadi.
She observed that when the temperature drops sharply, the cells initiate a protective response.
Dia mengamati bahwa ketika suhu turun secara drastis, sel-sel akan memicu respons perlindungan.
EN: The verb 'refuse' is followed by a to-infinitive ('refuse to perish'). The use of 'simply' as an intensifying adverb emphasizes the straightforward yet astonishing nature of the action.
Bahasa Indonesia: Kata kerja 'refuse' (menolak) diikuti oleh infinitif (to-infinitive, seperti to perish). Kata keterangan 'simply' (hanya, begitu saja) di sini berfungsi untuk memperkuat nada, menyoroti bahwa tindakan tersebut sederhana tetapi menakjubkan.
EN: A colon (:) is used here to introduce an explanation, elaboration, or breakdown of the concept mentioned before it ('a predictable lifecycle'). It signals that the following clause details the specific steps of that lifecycle.
Bahasa Indonesia: Tanda titik dua (:) digunakan di sini untuk memperkenalkan penjelasan, perincian, atau rincian tentang konsep yang disebutkan sebelumnya ('siklus hidup yang dapat diprediksi'), menunjukkan bahwa klausa berikutnya akan secara spesifik mencantumkan tahap-tahap dari siklus hidup tersebut.
The experiment yielded a clear result: the new compound significantly reduced bacterial growth.
Eksperimen tersebut menghasilkan hasil yang jelas: senyawa baru ini secara signifikan menghambat pertumbuhan bakteri.
EN: The non-defining relative clause 'which subsequently bud off...' uses 'which' to refer back to the preceding noun 'stationary polyps'. It adds descriptive details about what the polyps do next without restricting the identity of the polyps themselves.
Bahasa Indonesia: Klausa relatif non-pembatas 'which subsequently bud off...' menggunakan 'which' untuk merujuk pada kata benda sebelumnya 'stationary polyps' (polip yang menempel). Struktur ini menambahkan informasi tentang tindakan fisiologis polip selanjutnya, tanpa membatasi ruang lingkup kata benda itu sendiri.
The trees shed their leaves in autumn, which subsequently enrich the surrounding soil.
Pohon-pohon menggugurkan daunnya di musim gugur, dan daun-daun tersebut kemudian menyuburkan tanah di sekitarnya.
EN: The defining relative clause 'that mature into adults' modifies 'free-swimming medusas'. It specifies the final development stage of these medusas, using the phrasal verb 'mature into' to describe growing or developing into a full stage.
Bahasa Indonesia: Klausa relatif pembatas 'that mature into adults' digunakan untuk memodifikasi 'free-swimming medusas' (medusa yang berenang bebas). Frasa kerja 'mature into' berarti 'tumbuh/berkembang menjadi' tahap dewasa tertentu.
Researchers identified several larvae that mature into rare species of beetles.
Para peneliti menemukan beberapa larva yang akan berkembang menjadi spesies kumbang langka.
EN: The perfect participle ('Having + past participle') is used to express an action that was completed before the action in the main clause took place. It emphasizes the sequential order of events.
Bahasa Indonesia: Partisip sempurna (Having + past participle) digunakan untuk menyatakan tindakan yang telah selesai sebelum tindakan dalam klausa utama terjadi, menekankan urutan kejadian.
Having finished the report, she submitted it to the manager.
Setelah menyelesaikan laporan, dia menyerahkannya kepada manajer.
EN: Compound verbs connected by the conjunction 'and' allow two sequential or simultaneous actions ('deteriorate and die') to share the same subject ('these adults') and adverbial modifier ('gradually').
Bahasa Indonesia: Kata kerja majemuk yang dihubungkan oleh kata hubung 'and' (deteriorate and die) berbagi subjek yang sama (these adults) dan kata keterangan (gradually).
The old autumn leaves slowly fade and fall.
Daun-daun tua di musim gugur perlahan-lahan berubah warna dan gugur.
EN: The conjunction 'however' can be placed as a parenthetical element between commas (an adverbial insertion) immediately after the subject. This interrupts the subject-verb flow to create a formal contrast with the preceding context, which is common in academic and scientific writing.
Bahasa Indonesia: Kata hubung 'however' dapat ditempatkan sebagai elemen dalam kurung di antara dua koma, tepat setelah subjek. Struktur kalimat ini memutus hubungan langsung antara subjek dan kata kerja, menciptakan nada perbandingan yang lebih formal dan ketat dalam penulisan ilmiah dan akademik.
The initial trial, however, failed to produce any statistically significant results.
Namun, uji coba awal tidak menghasilkan hasil statistik yang signifikan.
EN: The reduced relative clause pattern 'known as [noun/term]' uses a past participle to modify a preceding noun phrase ('an astonishing cellular process') without requiring a full relative clause like 'which is known as'. This is a concise way to introduce specialized terminology.
Bahasa Indonesia: Pola klausa relatif yang disederhanakan 'known as + kata benda/nama khusus' adalah klausa relatif yang dipersingkat (klausa kata sifat yang dikurangi), menghilangkan 'which is' dan langsung menggunakan partisip lampau sebagai modifikasi belakang, untuk memperkenalkan istilah atau nama teknis dengan tepat dan ringkas.
The patient was diagnosed with a rare condition known as Alice in Wonderland syndrome.
Pasien tersebut didiagnosis menderita penyakit langka yang dikenal sebagai 'Sindrom Alice in Wonderland'.
EN: The preposition 'through' expresses the instrument or method by which an action is accomplished ('through an astonishing cellular process'). It indicates the medium or mechanism enabling the subject to achieve the result.
Bahasa Indonesia: Preposisi 'through' di sini menyatakan 'melalui cara/jalur', untuk menjelaskan mekanisme atau media yang digunakan subjek untuk mencapai hasil atau tindakan tertentu.
The researchers managed to isolate the gene through a complex series of laboratory experiments.
Para peneliti berhasil mengisolasi gen tersebut melalui serangkaian eksperimen laboratorium yang rumit.
EN: Turritopsis dohrnii is colloquially known as the 'immortal jellyfish.' In scientific discourse, 'transdifferentiation' refers to a non-stem cell transforming into a different type of cell. Popular culture often misinterprets this as literal eternal life, but scientifically, it represents a complete developmental reset, effectively cloning itself into a youthful state.
EN: The prepositional phrase 'rather than' is used to express preference or contrast, meaning 'instead of'. When followed by a verb, it usually takes a gerund (-ing form) when functioning prepositionally, or a bare infinitive when contrasting main verbs.
Bahasa Indonesia: Frasa preposisional 'rather than' digunakan untuk menyatakan preferensi atau perbandingan, yang berarti 'bukan... melainkan...' atau 'daripada...'. Ketika diikuti oleh kata kerja, jika digunakan sebagai preposisi biasanya diikuti oleh gerund (-ing); jika digunakan untuk membandingkan kata kerja utama, dapat juga diikuti oleh kata kerja bentuk dasar.
Rather than complaining about the problem, she offered a practical solution.
Dia tidak mengeluh tentang masalah tersebut, melainkan mengajukan solusi yang praktis.
EN: When a single subject performs multiple actions in sequence, the verbs form a compound predicate linked by commas and a coordinating conjunction (e.g., 'A, B, and C'). All verbs must maintain parallel grammatical structure and tense.
Bahasa Indonesia: Ketika satu subjek melakukan beberapa tindakan secara berurutan, kata kerja membentuk predikat majemuk yang dihubungkan oleh koma dan kata hubung setara (misalnya 'A, B, dan C'). Semua kata kerja harus memiliki struktur gramatikal dan waktu yang konsisten.
The researcher entered the laboratory, turned on the equipment, and began the experiment.
Para peneliti memasuki laboratorium, menyalakan peralatan, dan kemudian mulai melakukan eksperimen.
EN: Adverbs ending in '-ly' (like 'genetically') are used to modify adjectives ('identical'), which in turn modify nouns ('polyp'). This creates a precise compound modifier describing the degree or nature of the quality.
Bahasa Indonesia: Kata keterangan yang berakhiran '-ly' (seperti genetically) dapat digunakan untuk memodifikasi kata sifat (seperti identical), yang kemudian memodifikasi kata benda (seperti polyp). Struktur ini memungkinkan penjelasan yang tepat tentang tingkat atau sifat dari karakteristik tersebut.
The twins were raised in different countries but remained remarkably similar.
Kedua kembar itu dibesarkan di negara yang berbeda, tetapi tetap sangat mirip.
EN: Participle phrases starting with '-ing' (e.g., 'likening...') can function as adverbial modifiers to elaborate on the main clause, showing manner, result, or simultaneous action without repeating the subject.
Bahasa Indonesia: Frasa partisip sekarang (seperti 'likening...') dapat berfungsi sebagai keterangan adverbial untuk menjelaskan cara, hasil, atau keadaan yang menyertai tindakan dalam klausa utama, sehingga membuat kalimat lebih ringkas dan menghindari pengulangan subjek.
The professor delivered a compelling lecture, inspiring many students to pursue careers in scientific research.
Profesor tersebut menyampaikan pidato yang sangat menarik, yang menginspirasi banyak mahasiswa untuk menekuni karier di bidang penelitian ilmiah.
EN: The idiomatic structure 'liken A to B' means to compare A to B in order to highlight their similarities, typically used in formal or academic contexts.
Bahasa Indonesia: Frasa kerja 'liken A to B' berarti 'membandingkan A dengan B', dan sering digunakan dalam konteks formal atau akademis untuk menyoroti persamaan antara keduanya melalui perumpamaan.
Economists often liken the flow of money to the circulation of blood in a human body.
Para ekonom sering membandingkan aliran dana dengan sirkulasi darah dalam tubuh manusia.
EN: The verb 'revert' followed by the preposition 'to' indicates a return to a previous state, condition, or habit.
Bahasa Indonesia: Kata kerja 'revert' yang diikuti oleh preposisi 'to' menunjukkan kembalinya ke keadaan, situasi, atau kebiasaan sebelumnya.
After the system crash, the software automatically reverted to its default settings.
Setelah sistem mengalami kerusakan, perangkat lunak tersebut secara otomatis kembali ke pengaturan bawaan.
EN: Inverted conditional clause omitting 'If'. When 'If' is omitted in a hypothetical or second conditional clause, the auxiliary verb 'Were' moves to the front of the sentence before the subject ('Were + subject + adjective/noun/to-V'). This creates a more formal, literary tone.
Bahasa Indonesia: Klausa kondisional terbalik yang menghilangkan 'If'. Ketika 'If' dihilangkan dalam kalimat kondisional hipotetis, kata kerja bantu 'Were' harus dipindahkan ke awal kalimat, sebelum subjek (struktur: 'Were + subjek + kata sifat/kata benda/infinitif'). Struktur ini menciptakan nada yang lebih formal dan sastra.
Were I in your position, I would accept the job offer immediately.
Jika aku berada di posisimu, aku akan segera menerima tawaran pekerjaan itu.
EN: Mixed conditional/unreal hypothetical in the present/future (Second Conditional). It uses a past subjunctive form ('were') in the conditional clause and 'would + base verb' in the main clause to express an unlikely or contrary-to-fact hypothetical scenario.
Bahasa Indonesia: Kalimat hipotetis yang bertentangan dengan kenyataan sekarang/masa depan (Second Conditional). Klausa kondisional menggunakan bentuk lampau subjungtif (were), dan klausa utama menggunakan 'would + kata kerja bentuk dasar', untuk menyatakan situasi yang sangat tidak mungkin atau bertentangan dengan keadaan sekarang.
If technology allowed us to live forever, society would face unprecedented ethical challenges.
Jika teknologi dapat membuat kita abadi, masyarakat akan menghadapi tantangan etika yang belum pernah terjadi sebelumnya.
EN: Inverted Conditional Clause (Inversion without 'if'): In formal and literary written English, conditional sentences can omit 'if' by inverting the auxiliary or modal verb (e.g., 'should', 'had', 'were') with the subject. Here, 'should scientists eventually decipher' is an inverted form of 'if scientists should eventually decipher', expressing a hypothetical or conditional condition.
Bahasa Indonesia: Klausa kondisional terbalik (inversi tanpa 'if'): Dalam penulisan formal dan sastra, klausa kondisional dapat menghilangkan kata hubung 'if' dan memindahkan kata kerja bantu atau modal (seperti should, had, were) ke depan subjek. Dalam kalimat ini, 'should scientists eventually decipher' adalah bentuk inversi dari 'if scientists should eventually decipher', untuk menyatakan hipotesis atau kondisi tertentu.
Should you require further assistance, please do not hesitate to contact our support team.
Jika Anda memerlukan bantuan lebih lanjut, jangan ragu untuk menghubungi tim dukungan kami.
EN: Link Verb 'Prove' + Adjective Complement: The verb 'prove' can function as a copular (linking) verb meaning 'to turn out to be' or 'to be shown to be', followed directly by an adjective (e.g., 'prove profound') without requiring 'to be'.
Bahasa Indonesia: Kata kerja penghubung 'prove' + pelengkap kata sifat: Kata kerja 'prove' di sini berfungsi sebagai kata kerja penghubung, yang berarti 'ternyata' atau 'terbukti', dan dapat diikuti langsung oleh kata sifat (seperti prove profound) tanpa perlu 'to be'.
The new strategy could prove vital for the company's long-term survival.
Strategi baru ini mungkin terbukti sangat penting bagi kelangsungan hidup jangka panjang perusahaan.
EN: Defining Relative Clause with 'that': The relative pronoun 'that' introduces a restrictive (defining) relative clause modifying 'the precise genetic mechanisms', providing essential information about what these mechanisms do ('that govern this remarkable process').
Bahasa Indonesia: Klausa relatif pembatas dengan 'that': Kata ganti relatif 'that' di sini memperkenalkan klausa relatif yang membatasi 'the precise genetic mechanisms', memberikan informasi penting yang diperlukan tentang bagaimana mekanisme tersebut bekerja (yaitu 'mengendalikan proses luar biasa ini').
Researchers have discovered a unique compound that inhibits the growth of cancer cells.
Para peneliti menemukan senyawa unik yang dapat menghambat pertumbuhan sel tumor.
EN: Negative Inversion: When a sentence begins with a negative expression or a restrictive phrase like 'Not without reason', 'Never', or 'Seldom', the subject and the auxiliary/modal verb are inverted to place emphatic focus on the initial phrase.
Bahasa Indonesia: Inversi negatif: Ketika kalimat dimulai dengan ekspresi negatif atau frasa keterangan yang membatasi seperti 'Not without reason' (bukan tanpa alasan), 'Never', atau 'Seldom', subjek dan kata kerja bantu (atau modal) harus dibalik untuk menekankan frasa pembuka tersebut.
Not without reason did she decide to move to a new city.
Dia memutuskan untuk pindah ke kota baru, bukan tanpa alasan.
EN: Non-finite Participle Clause (Result Clause): The present participle clause ', prompting...' functions as an adverbial modifier indicating a natural consequence or result of the preceding main clause.
Bahasa Indonesia: Klausa partisip (menyatakan hasil): Frasa partisip sekarang ', prompting...' dalam kalimat ini berfungsi sebagai keterangan adverbial, untuk menyatakan hasil atau dampak lanjutan yang terjadi secara alami dari klausa utama sebelumnya.
The company launched a revolutionary product, driving its stock price to an all-time high.
Perusahaan meluncurkan produk revolusioner, yang mendorong harga sahamnya mencapai rekor tertinggi.
EN: Nominal Content Clause / Indirect Question: The subordinator 'whether' introduces a noun clause acting as the direct object of 'investigate', expressing uncertainty or possibility regarding a future benefit.
Bahasa Indonesia: Klausa kata benda / pertanyaan tidak langsung: Kata hubung 'whether' memperkenalkan klausa kata benda yang berfungsi sebagai objek langsung dari 'investigate', untuk menyatakan ketidakpastian atau kemungkinan tentang apakah sesuatu akan memberikan manfaat di masa depan.
Scientists are studying whether the new compound can effectively inhibit tumor growth.
Para ilmuwan sedang meneliti apakah senyawa baru ini dapat secara efektif menghambat pertumbuhan tumor.
Kosakata utama dengan pengucapan IPA, definisi, contoh kalimat, dan kuis interaktif.
Dalam konteks: Menurunkan status; mengklasifikasikan sebagai
Dalam konteks: Menghindari; mengelak
Dalam konteks: Mati; layu
Dalam konteks: Mengalami metamorfosis; mengubah bentuk atau sifat secara menyeluruh
Dalam konteks: Kemudian; setelah itu
Dalam konteks: Memburuk; merosot
Dalam konteks: Menghindari; mengelak
Dalam konteks: Menyerah; mati karena (penyakit atau penuaan)
Dalam konteks: Analogi; perumpamaan
Dalam konteks: Kembali; memulihkan (ke keadaan semula)
Dalam konteks: Secara fundamental; dari dasar
Dalam konteks: Menguraikan; memecahkan kode
Frasa dengan label jenis, definisi dwibahasa, catatan penggunaan, dan contoh kalimat.
To produce a new organism or part through a process of budding, separating from the parent.
Bertunas; memisahkan diri dengan bertunas
To make a comparison between two things to help explain or clarify a concept.
Membuat analogi; membuat perumpamaan
A broad category of fiction encompassing genres with elements that do not exist in the real world, such as science fiction, fantasy, and horror.
Sastra fiksi ilmiah dan fantasi; fiksi spekulatif
The gradual deterioration of functional characteristics in living organisms over time.
Penuaan biologis