EN: Using nouns as modifiers (noun adjuncts) to describe another noun, such as 'courgette snacks'.
Bahasa Indonesia: Menggunakan kata benda sebagai modifikator (adjektiva kata benda) untuk menjelaskan kata benda lain, seperti "courgette snacks" (camilan zucchini).
I like to eat chocolate cakes on weekends.
Saya suka makan kue cokelat di akhir pekan.
EN: The word 'courgette' is chiefly used in British English, whereas in American English, this vegetable is commonly referred to as 'zucchini'.
EN: The pattern 'how + to-infinitive' (how to make) is used to show the method or way of doing something. It often follows verbs like 'show', 'know', or 'learn'.
Bahasa Indonesia: Pola 'how + to-infinitif' (how to make) digunakan untuk menunjukkan metode atau cara melakukan sesuatu. Pola ini sering digunakan setelah kata kerja seperti "show" (menunjukkan), "know" (mengetahui), atau "learn" (mempelajari).
She showed me how to open the box.
Dia menunjukkan cara membuka kotak ini.
EN: The word 'courgette' is the British English term for zucchini. 'Fritti' is the plural form of 'fritto' in Italian, meaning 'fried'. This reflects the popularity of Italian-style cooking and terminology in British culinary culture.
EN: Using 'and' to connect two simple sentences. We use 'and' to join two related ideas together in one sentence.
Bahasa Indonesia: Menggunakan 'and' untuk menghubungkan dua kalimat sederhana. Kita menggunakan 'and' untuk menggabungkan dua ide yang terkait dalam satu kalimat.
The apple is red, and the banana is yellow.
Apel berwarna merah, dan pisang berwarna kuning.
EN: The word 'courgette' is the standard term used in British English, while American English speakers refer to the same vegetable as 'zucchini'. The word 'fritti' comes from the Italian verb 'friggere', meaning 'to fry'.
EN: Using the prepositional phrase 'on the outside / on the inside' to describe the contrasting qualities of food or objects.
Bahasa Indonesia: Menggunakan frasa preposisional 'on the outside / on the inside' (di luar / di dalam) untuk menggambarkan ciri kontras antara bagian luar dan dalam suatu makanan atau benda.
The bread is hard on the outside and soft on the inside.
Roti ini keras di bagian luar, tetapi lembut di bagian dalam.
EN: In English-speaking culinary culture, describing food with contrasting textures (like 'crispy on the outside, soft/juicy on the inside') is a very common and highly appealing way to advertise or review dishes.
EN: Use 'not like + noun' to say that something is different from another thing.
Bahasa Indonesia: Gunakan "not like + kata benda" untuk menyatakan bahwa sesuatu berbeda dari hal lain (tidak seperti ...).
This juice is not like water; it is very sweet.
Jus ini tidak seperti air, rasanya sangat manis.
EN: We use 'will' followed by the base form of a verb (like 'need') to talk about things we will need or do in the future.
Bahasa Indonesia: Kita menggunakan 'will' diikuti bentuk dasar kata kerja (seperti 'need') untuk membicarakan hal yang akan dibutuhkan atau dilakukan di masa depan.
You will need a passport for the trip.
Kamu akan membutuhkan paspor untuk perjalanan ini.
EN: The word 'courgette' is chiefly used in British English. In American English, this vegetable is commonly called 'zucchini'.
EN: This sentence uses the imperative mood to give instructions or directions. In English, we start the sentence directly with a verb (like 'cut') and omit the subject 'you'.
Bahasa Indonesia: Kalimat ini menggunakan suasana imperatif untuk memberikan instruksi atau langkah-langkah. Dalam bahasa Inggris, kita langsung memulai dengan kata kerja (misalnya 'cut') dan menghilangkan subjek 'you' (kamu).
First, wash the apples.
Pertama, cuci apelnya.
EN: The word 'courgette' is the standard term used in British English for this green summer squash. In American English, it is commonly referred to as 'zucchini'.
EN: Imperative sentences are used to give instructions, directions, or commands. They start directly with a verb (like 'put' or 'wait') and do not need a subject (like 'you') because the subject is already understood to be the listener.
Bahasa Indonesia: Kalimat imperatif digunakan untuk memberikan instruksi, arahan, atau perintah. Kalimat-kalimat ini langsung diawali dengan kata kerja (seperti "put" atau "wait"), tanpa memerlukan subjek (seperti "you"), karena pendengar sudah tahu bahwa subjeknya adalah dirinya sendiri.
Mix the ingredients and bake for ten minutes.
Campur bahan-bahan, lalu panggang selama sepuluh menit.
EN: The phrasal verb 'take out' means to remove something from a place. In this sentence, it is used with 'from' to show where the thing is being removed from: 'take out [something] from [somewhere]'.
Bahasa Indonesia: Kata kerja frasa 'take out' berarti mengambil atau mengeluarkan sesuatu dari suatu tempat. Dalam kalimat ini, kata kerja ini digunakan bersama 'from' untuk menunjukkan dari mana sesuatu dikeluarkan, dengan struktur: "take out [sesuatu] from [suatu tempat]".
Please take out the trash from the kitchen.
Tolong keluarkan sampah dari dapur.
EN: Use 'to + verb' (infinitive) to show the purpose or reason for doing an action. It answers the question 'Why?'.
Bahasa Indonesia: Gunakan "to + kata kerja bentuk dasar" (infinitif) untuk menunjukkan tujuan atau alasan melakukan suatu tindakan. Ini menjawab pertanyaan "mengapa".
She went to the supermarket to buy some milk.
Dia pergi ke supermarket untuk membeli susu.
EN: This sentence is an imperative sentence (a command or instruction). It starts directly with a verb ('Put') and does not need a subject because the subject 'you' is understood.
Bahasa Indonesia: Kalimat ini adalah kalimat imperatif (perintah atau instruksi). Kalimat ini langsung diawali dengan kata kerja (Put), tanpa memerlukan subjek, karena subjek "kamu" dihilangkan.
Put the apples in the basket.
Taruh apel itu ke dalam keranjang.
EN: The word 'courgette' is commonly used in British English, while American English speakers usually call this vegetable 'zucchini'.
EN: This sentence uses the imperative mood (giving a command or instruction). It starts directly with a verb ('fry') and the subject 'you' is omitted because it is understood.
Bahasa Indonesia: Kalimat ini menggunakan suasana imperatif (memberi perintah atau instruksi). Kalimat ini langsung diawali dengan kata kerja "fry" (menggoreng), dengan menghilangkan subjek "you" (kamu), karena saat memberikan langkah-langkah, pembaca secara alami tahu bahwa itu ditujukan kepada dirinya sendiri.
Bake the cake for thirty minutes.
Panggang kue itu selama tiga puluh menit.
EN: We use 'will' followed by the base form of a verb (like 'become') to talk about what we expect to happen in the future.
Bahasa Indonesia: Kita menggunakan 'will' diikuti bentuk dasar kata kerja (seperti 'become') untuk menggambarkan hal yang kita perkirakan akan terjadi di masa depan.
The water will boil in five minutes.
Air akan mendidih dalam lima menit.
EN: The word 'courgette' is chiefly used in British English. In American English, this vegetable is commonly called 'zucchini'.
EN: We use '-er than' to compare two things. 'Better than' is the irregular comparative form of 'good than'. We also use 'ones' to avoid repeating the noun 'courgettes'.
Bahasa Indonesia: Kita menggunakan "-er than" (lebih ... daripada) untuk membandingkan dua hal. "Better than" adalah bentuk perbandingan tidak beraturan dari "good than". Selain itu, kita menggunakan "ones" untuk menggantikan kata benda jamak "courgettes" yang telah disebutkan sebelumnya, agar tidak mengulang.
Apples are better than bananas for this pie.
Membuat pai ini lebih baik menggunakan apel daripada pisang.
EN: The word 'courgette' is chiefly used in British English, while American English speakers refer to this vegetable as 'zucchini'. Both refer to the exact same green summer squash.
EN: We use comparative adjectives (like 'bigger' and 'more') to compare two things. For short words like 'big', we double the last letter and add '-er' (bigger). For nouns, we can use 'more' before the noun to show a larger amount.
Bahasa Indonesia: Kita menggunakan kata sifat perbandingan (seperti 'bigger' dan 'more') untuk membandingkan dua hal. Untuk kata-kata pendek seperti 'big', kita menggandakan huruf terakhir dan menambahkan '-er' (menjadi bigger). Untuk kata benda, kita dapat menambahkan 'more' di depan kata benda untuk menunjukkan jumlah yang lebih banyak.
Smaller apples have sweeter juice.
Jus apel yang lebih kecil lebih manis.
EN: The word 'courgette' is chiefly used in British, Irish, and New Zealand English. In American and Canadian English, this vegetable is known as a 'zucchini'. Both words refer to the exact same summer squash.
EN: Use 'make + object + adjective' to show that someone or something causes a change in state or feeling.
Bahasa Indonesia: Gunakan struktur "make + objek + kata sifat" untuk menunjukkan bahwa seseorang atau sesuatu menyebabkan perubahan keadaan atau perasaan.
The warm sun makes me sleepy.
Sinar matahari yang hangat membuatku mengantuk.
EN: Use 'to + verb' (infinitive) to show the purpose or reason for doing an action. It answers the question 'Why?'.
Bahasa Indonesia: Gunakan "to + kata kerja" (infinitif) untuk menunjukkan tujuan atau alasan melakukan suatu tindakan. Ini menjawab pertanyaan "mengapa".
I use a knife to cut the bread.
Saya menggunakan pisau untuk memotong roti.
EN: Use 'be great with...' to describe food pairings that taste very good together.
Bahasa Indonesia: Gunakan "be great with..." untuk menggambarkan pasangan makanan yang sangat lezat jika disajikan bersama.
This cheese is great with red wine.
Keju ini sangat cocok dengan anggur merah.
EN: In British English, 'courgette' is the standard term for this green summer squash, whereas in American English, it is commonly called 'zucchini'.
EN: The verb 'serve' can mean 'to be enough food for a specific number of people'. It is often followed directly by the number of people.
Bahasa Indonesia: Kata kerja 'serve' di sini berarti "(porsi makanan) cukup untuk ... orang". Kata ini biasanya langsung diikuti oleh jumlah orang.
This big cake can serve ten people.
Kue besar ini bisa disajikan untuk sepuluh orang.
EN: In Western dining, a 'side dish' (or 'side') is an extra food item served alongside the main course, such as salad, fries, or vegetables. It is usually shared or eaten in smaller portions.
EN: The pattern 'It takes [time] to [action]' or '[Something] takes [time] to [action]' is used to express the amount of time required to complete an activity.
Bahasa Indonesia: Pola kalimat "[benda] takes [waktu] to [tindakan]" digunakan untuk menyatakan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu aktivitas.
The journey takes about two hours to complete.
Perjalanan ini membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk selesai.
EN: The structure 'easy and fun to try' uses an adjective followed by 'to + verb' (infinitive) to describe what kind of action is easy or fun to do.
Bahasa Indonesia: Struktur "kata sifat + to + kata kerja dasar" digunakan untuk menggambarkan perasaan saat melakukan suatu tindakan (misalnya: mudah, menyenangkan). Di sini, 'easy and fun' (mudah dan menyenangkan) digunakan untuk memodifikasi 'to try' (untuk mencoba).
This game is simple and exciting to play.
Permainan ini mudah dan seru untuk dimainkan.
Kosakata utama dengan pengucapan IPA, definisi, contoh kalimat, dan kuis interaktif.
Dalam konteks: resep, cara memasak
Dalam konteks: renyah, garing
Dalam konteks: Berair
Dalam konteks: ekstra, tambahan
Dalam konteks: adonan (terbuat dari susu, tepung, dan telur)
Dalam konteks: biji (buah atau sayuran)
Dalam konteks: pedas, berbumbu banyak
Dalam konteks: menyiapkan, mengolah (makanan)
Frasa dengan label jenis, definisi dwibahasa, catatan penggunaan, dan contoh kalimat.
To remove something from somewhere.
Mengeluarkan, membuang
Oil that has been heated to a high temperature, typically used for frying food.
Minyak panas
A food item that accompanies the main course.
Hidangan sampingan, lauk pauk