Sylvia Earle: Her DeepnessSylvia Earle: Sang Ratu Laut Dalam
Pratinjau Audio Lengkap
0:00
0:00
#1
Sylvia Earle’s story began on a farm in New Jersey, but her heart belonged to the Gulf of Mexico.
Kisah Sylvia Earle dimulai di sebuah pertanian di New Jersey, tetapi hatinya milik Teluk Meksiko.
#2
Her family moved to Florida when she was young, bringing the ocean into her backyard.
Keluarganya pindah ke Florida saat ia masih muda, membawa laut ke halaman belakang rumahnya.
#3
She spent her childhood exploring the coastline, fascinated by the creatures in the water.
Dia menghabiskan masa kecilnya menjelajahi garis pantai, terpesona oleh makhluk-makhluk di dalam air.
#4
At seventeen, Sylvia experienced scuba diving for the first time, a moment that would change everything.
Pada usia tujuh belas tahun, Sylvia mencoba selam scuba untuk pertama kalinya, sebuah momen yang akan mengubah segalanya.
#5
It was the beginning of a lifelong journey that would take her deep underwater.
Itu adalah awal dari perjalanan seumur hidup yang akan membawanya jauh ke bawah air.
#6
In 1970, Sylvia led the first all-female team of aquanauts in the Tektite II project, a groundbreaking mission.
Pada tahun 1970, Sylvia memimpin tim penyelam wanita pertama dalam proyek Tektite II, sebuah misi yang terobosan.
#7
These women lived underwater for two weeks, studying the secrets of marine life.
Para perempuan ini tinggal di bawah air selama dua minggu, mempelajari rahasia kehidupan laut.
#8
The media often focused on their appearance rather than their scientific work, which was frustrating.
Media sering kali berfokus pada penampilan mereka daripada karya ilmiah mereka, yang mana hal itu sangat membuat frustrasi.
#9
Sylvia kept pushing forward, focusing on the important research they were conducting underwater.
Sylvia terus melangkah maju, berfokus pada penelitian penting yang sedang mereka lakukan di bawah air.
#10
She proved that women could excel in deep-sea exploration rather than just being observers.
Ia membuktikan bahwa perempuan dapat unggul dalam eksplorasi laut dalam, bukan sekadar sebagai pengamat.
#11
In 1979, Sylvia made a record-breaking dive, walking alone on the ocean floor at a depth of 381 meters.
Pada tahun 1979, Sylvia melakukan penyelaman yang memecahkan rekor, berjalan sendirian di dasar laut pada kedalaman 381 meter.
#12
This was deeper than anyone had gone before without a physical cable connecting them to the surface.
Ini lebih dalam daripada yang pernah dicapai siapa pun sebelumnya tanpa kabel fisik yang menghubungkan mereka ke permukaan.
#13
Down in the darkness, she felt the pressure of the water, deeper than any experience before.
Di kegelapan yang dalam, dia merasakan tekanan air, lebih dalam dari pengalaman apa pun sebelumnya.
#14
Surrounded by glowing creatures, she felt that she had reached another planet, alien and beautiful.
Dikelilingi oleh makhluk-makhluk yang bercahaya, dia merasa seolah-olah telah mencapai planet lain, asing namun indah.
#15
It was an experience that solidified her commitment to understanding and protecting the ocean.
Itu adalah pengalaman yang memperkuat komitmennya untuk memahami dan melindungi lautan.