EN: First Conditional (Type 1 Conditional): Used to talk about real and possible future situations. The structure is 'If + Present Simple, will + base verb'. The 'if-clause' presents the condition, and the 'main clause' presents the probable result.
Bahasa Indonesia: First Conditional (Tipe Kondisional 1): digunakan untuk menggambarkan situasi nyata yang sangat mungkin terjadi di masa depan. Strukturnya adalah "If + present simple, will + verb base". Klausul "if" menyatakan kondisi, sedangkan klausul utama menyatakan hasil yang mungkin terjadi.
If it rains tomorrow, we will stay at home.
Jika besok hujan, kita akan tinggal di rumah.
EN: The verb 'save' in environmental contexts: It means to prevent something from being wasted, damaged, or lost. In this context, it refers to preserving natural resources.
Bahasa Indonesia: Kata kerja 'save' dalam konteks lingkungan: berarti "menyelamatkan, menghemat, atau melindungi", yaitu mencegah sumber daya agar tidak terbuang, rusak, atau hilang. Di sini, ini merujuk pada melindungi sumber daya alam (pohon).
If we turn off the lights, we will save energy.
Jika kita mematikan lampu saat tidak digunakan, kita akan menghemat energi.
EN: This sentence uses the First Conditional structure, which is used to talk about real and possible future situations. The structure is: 'If + present simple, will + base verb'. The 'if-clause' presents the condition, and the main clause presents the likely result.
Bahasa Indonesia: Kalimat ini menggunakan struktur "First Conditional" (Kondisional Pertama), yang digunakan untuk menggambarkan situasi nyata yang sangat mungkin terjadi di masa depan. Strukturnya adalah: "If + present simple, will + verb base". Klausul if menyatakan kondisi, sedangkan klausul utama menyatakan hasil yang mungkin terjadi.
If it rains tomorrow, we will cancel the picnic.
Jika besok hujan, kami akan membatalkan piknik.
EN: The phrasal verb 'turn off' means to stop the flow of electricity, gas, or water by moving a switch or button. It is a separable phrasal verb, meaning the object can go between 'turn' and 'off' (e.g., 'turn the lights off').
Bahasa Indonesia: Frasal phrasal "turn off" berarti "mematikan (listrik, air, atau gas)". Ini adalah frasa phrasal yang dapat dipisahkan, objek dapat ditempatkan di antara 'turn' dan 'off' (misalnya, turn the lights off).
Please turn off the television before you go to bed.
Tolong matikan TV sebelum tidur.
EN: In many English-speaking countries, environmental awareness campaigns frequently use simple conditional sentences (like 'If you..., we will...') to encourage individual action. It emphasizes that small personal habits have a direct, positive impact on the community and the planet.
EN: The First Conditional is used to talk about possibilities in the present or in the future. It consists of an 'if' clause (present simple tense) and a main clause (will + base verb).
Bahasa Indonesia: First Conditional (Kondisional Pertama) digunakan untuk menggambarkan situasi nyata yang sangat mungkin terjadi di masa sekarang atau masa depan. Strukturnya terdiri dari "klausul kondisi yang diawali dengan if (menggunakan present simple)" dan "klausul utama (menggunakan will + verb base)".
If it rains tomorrow, we will stay at home.
Jika besok hujan, kita akan tinggal di rumah.
EN: The word 'it' is used as an impersonal subject (dummy subject) to talk about weather, time, or distance, having no concrete meaning of its own.
Bahasa Indonesia: Kata ganti 'it' digunakan sebagai subjek impersonal (dummy subject) untuk membicarakan cuaca, waktu, atau jarak, dan tidak memiliki referensi spesifik (tidak diterjemahkan sebagai "itu").
EN: In many coastal communities, 'beach cleaning' (beach cleanups) is a common volunteer environmental activity. It reflects a strong civic responsibility towards preserving marine ecosystems and local natural beauty.
EN: First Conditional: Used to talk about things which might happen in the future. The structure is 'If + simple present, will + base verb'.
Bahasa Indonesia: First Conditional (Tipe Kondisional 1): digunakan untuk menggambarkan hal-hal yang mungkin terjadi di masa depan. Strukturnya adalah "If + present simple, will + verb base".
If it rains tomorrow, we will stay at home.
Jika besok hujan, kita akan tinggal di rumah.
EN: Indefinite Pronoun 'Everyone': Pronouns like 'everyone', 'someone', and 'no one' are singular and take a singular verb (e.g., 'helps' with an -s).
Bahasa Indonesia: Kata ganti tak tentu 'Everyone': Kata ganti seperti 'everyone' (setiap orang), 'someone' (seseorang), dan 'no one' (tidak ada orang) secara gramatikal dianggap tunggal, sehingga kata kerja yang mengikutinya harus dalam bentuk tunggal (misalnya 'helps' dengan -s).
Everyone wants to be happy.
Setiap orang ingin bahagia.
EN: First Conditional: Used to talk about things which might happen in the future. The structure is 'If + simple present, will + base verb'.
Bahasa Indonesia: First Conditional: digunakan untuk membicarakan hal-hal yang mungkin terjadi di masa depan. Strukturnya adalah "If + simple present, will + base verb"
If we recycle paper, we will save trees.
Jika kita mendaur ulang kertas, kita akan menyelamatkan pohon-pohon.
EN: Comparative Adjectives: Used to compare differences between the two objects they modify. For short adjectives like 'clean', we add '-er' to form 'cleaner'.
Bahasa Indonesia: Adjektiva komparatif (Comparative Adjectives): digunakan untuk membandingkan perbedaan antara dua hal. Adjektiva pendek bersuku kata satu seperti 'clean' dibentuk dengan menambahkan '-er' di akhir kata menjadi 'cleaner' (lebih bersih).
The park will be greener if we plant more flowers.
Jika kita menanam lebih banyak bunga dan tanaman, taman akan menjadi lebih hijau.
EN: This sentence uses the First Conditional structure, which is used to talk about real and possible future situations. The structure is 'If + present simple, will + base verb'.
Bahasa Indonesia: Kalimat ini menggunakan struktur "First Conditional" (Kondisional Pertama), yang digunakan untuk menggambarkan situasi nyata yang sangat mungkin terjadi di masa depan. Strukturnya adalah "If + present simple, will + base verb".
If it rains tomorrow, we will stay at home.
Jika besok hujan, kita akan tinggal di rumah.
EN: The negative form of the future simple tense is 'will not' (often contracted to 'won't'), followed by the base form of the verb to indicate that an action will not happen in the future.
Bahasa Indonesia: Bentuk negatif dari simple future tense adalah "will not" (sering disingkat menjadi "won't"), diikuti oleh bentuk dasar kata kerja, untuk menyatakan tindakan atau keadaan yang tidak akan terjadi di masa depan.
If you study hard, you will not fail the exam.
Jika kamu belajar dengan giat, kamu tidak akan gagal dalam ujian.
EN: In many English-speaking countries, environmental awareness campaigns actively encourage people to bring reusable water bottles (often called 'reusables') to reduce single-use plastic waste. This lifestyle is highly promoted in schools and workplaces.
EN: First Conditional: Used to talk about things which might happen in the future. The structure is 'If + simple present, will + base verb'.
Bahasa Indonesia: First Conditional: Digunakan untuk membicarakan hal-hal yang mungkin terjadi di masa depan. Strukturnya adalah "If + present simple, will + base verb".
If it rains tomorrow, we will cancel the picnic.
Jika besok hujan, kami akan membatalkan piknik.
EN: Preposition 'before': Used to indicate a time preceding a specific point (in this case, 'noon').
Bahasa Indonesia: Preposisi "before" (sebelum): Digunakan untuk menunjukkan waktu sebelum titik waktu tertentu (di sini, "siang").
Please arrive before 8:00 AM.
Tolong tiba sebelum pukul delapan pagi.
EN: This sentence uses the First Conditional structure (If + present simple, will + base verb) to talk about a realistic future possibility and its likely result.
Bahasa Indonesia: Kalimat ini menggunakan struktur "First Conditional" (If + present simple, will + verb base) untuk menggambarkan situasi nyata yang sangat mungkin terjadi di masa depan dan hasil yang mungkin ditimbulkannya.
If it is sunny tomorrow, we will go to the park.
Jika cuaca cerah besok, kita akan pergi ke taman.
EN: The pronoun 'it' is used as an impersonal subject (dummy subject) to talk about weather conditions, such as 'it rains' or 'it is cold'.
Bahasa Indonesia: Kata ganti 'it' digunakan sebagai subjek impersonal (dummy subject) untuk membicarakan kondisi cuaca, seperti "hujan" atau "dingin".
It snows a lot in winter.
Di sini sering turun salju di musim dingin.
EN: This sentence uses the First Conditional structure ('If + present simple, will + base verb') to talk about a realistic future possibility and its likely result.
Bahasa Indonesia: Kalimat ini menggunakan struktur "First Conditional" (If + simple present, will + base verb) untuk menggambarkan situasi nyata yang sangat mungkin terjadi di masa depan beserta hasil yang diharapkan.
If we recycle paper, we will save trees.
Jika kita mendaur ulang kertas, kita akan menyelamatkan pohon-pohon.
EN: The comparative adjective 'greener' is formed by adding '-er' to the one-syllable adjective 'green', indicating a greater degree of environmental health or vegetation.
Bahasa Indonesia: Adjektiva komparatif "greener" (lebih hijau) dibentuk dengan menambahkan "-er" pada adjektiva bersuku kata satu "green", dan digunakan untuk menunjukkan tingkat kehijauan atau keramahan lingkungan yang lebih tinggi.
EN: This sentence uses the First Conditional structure, which is used to talk about things that are real or possible in the future. The structure consists of an 'if-clause' in the simple present tense ('If you join us') and a 'main clause' in the simple future tense ('it will be more fun').
Bahasa Indonesia: Kalimat ini menggunakan struktur "First Conditional" (Kondisional Pertama), yang digunakan untuk menggambarkan situasi nyata yang sangat mungkin terjadi di masa depan. Strukturnya terdiri dari klausul subordinat yang diawali dengan if (If you join us) dan klausul utama (it will be more fun).
If it rains tomorrow, we will stay home.
Jika besok hujan, kita akan tinggal di rumah.
EN: The word 'more' is used as a comparative modifier before the adjective 'fun' to indicate a higher degree of enjoyment. While 'fun' is traditionally a noun, in modern English it is commonly used as an adjective, and 'more fun' is the standard comparative form.
Bahasa Indonesia: Kata 'more' digunakan sebagai penanda komparatif sebelum kata sifat 'fun' untuk menyatakan tingkat kesenangan yang lebih tinggi. Meskipun 'fun' secara tradisional adalah kata benda, dalam bahasa Inggris modern sering digunakan sebagai kata sifat, dan 'more fun' adalah bentuk komparatif standarnya.
This game is more fun than the last one.
Permainan ini lebih menyenangkan daripada permainan sebelumnya.
EN: First Conditional (Type 1 Conditional): Used to talk about real and possible future situations. The structure is 'If + present simple, will + base verb'. The 'if-clause' presents the condition, and the main clause presents the result.
Bahasa Indonesia: First Conditional (Tipe Kondisional 1): digunakan untuk menggambarkan situasi nyata yang sangat mungkin terjadi di masa depan. Strukturnya adalah "If + present simple, will + verb base". Klausul if menyatakan kondisi, dan klausul utama menyatakan hasil.
If we start now, we will finish early.
Jika kita mulai sekarang, kita akan selesai lebih awal.
EN: The collocation 'make a change': This phrase means to cause a difference or improvement in a situation, rather than just 'changing' something physically.
Bahasa Indonesia: Kolokasi 'make a change': Frasa ini berarti "membuat perubahan" atau "membawa perbaikan", biasanya merujuk pada dampak positif yang nyata pada situasi atau lingkungan, bukan sekadar perubahan fisik.
EN: The First Conditional is used to talk about real and possible future situations. It consists of an 'if' clause (present simple) and a main clause (will + base verb). In this sentence, the order is reversed: the main clause comes first, so no comma is needed before 'if'.
Bahasa Indonesia: First Conditional (Kondisional Pertama) digunakan untuk menggambarkan situasi nyata yang sangat mungkin terjadi di masa depan. Strukturnya terdiri dari klausul kondisi yang diawali dengan if (menggunakan present simple) dan klausul utama (menggunakan will + verb base). Dalam kalimat ini, klausul utama diletakkan di awal, sehingga tidak perlu koma sebelum if.
We will pass the exam if we study hard.
Jika kita belajar dengan giat, kita akan lulus ujian.
EN: The verb 'keep' followed by a gerund (verb-ing) means to continue doing an action without stopping or to repeat it frequently.
Bahasa Indonesia: Kata kerja 'keep' yang diikuti oleh gerund (verb-ing) berarti terus melakukan suatu tindakan tanpa berhenti atau melakukannya secara berulang.
She kept running despite the rain.
Meskipun hujan, dia terus berlari.
EN: The Simple Past Tense ('started') is used to describe an action that was completed at a specific time in the past.
Bahasa Indonesia: Simple Past Tense (seperti 'started') digunakan untuk menggambarkan tindakan yang telah selesai pada waktu tertentu di masa lalu.
Our school started a recycling program last year.
Sekolah kami memulai program daur ulang tahun lalu.
EN: The 'to-infinitive' ('to help') is used here as an infinitive of purpose, explaining 'why' the action (starting the project) was done.
Bahasa Indonesia: Infinitif (seperti 'to help') digunakan di sini sebagai infinitif tujuan, menjelaskan "alasan" untuk melakukan tindakan (memulai program).
She joined the club to protect wild animals.
Dia bergabung dengan klub untuk melindungi satwa liar.
EN: In many schools worldwide, 'green projects' or environmental initiatives are common ways to teach students about sustainability, recycling, and taking responsibility for the Earth from a young age.
EN: The First Conditional is used to talk about real and possible future situations. It consists of an 'if' clause (present simple tense) and a main clause (will + base verb).
Bahasa Indonesia: First Conditional (Kondisional Pertama) digunakan untuk menggambarkan situasi nyata yang sangat mungkin terjadi di masa depan. Strukturnya adalah "klausul subordinat yang diawali dengan if (menggunakan present simple)" ditambah "klausul utama (menggunakan will + verb base)".
If it rains tomorrow, we will cancel the picnic.
Jika besok hujan, kita akan membatalkan piknik.
EN: The quantifier 'a lot of' is used before both countable and uncountable nouns (like 'waste') to indicate a large quantity.
Bahasa Indonesia: Kuantifier 'a lot of' (banyak) digunakan sebelum kata benda yang dapat dihitung maupun tidak dapat dihitung (seperti kata benda tidak terhitung 'waste' dalam kalimat ini) untuk menyatakan jumlah yang banyak.
She has a lot of friends in this city.
Dia memiliki banyak teman di kota ini.
EN: The First Conditional is used to talk about real and possible future situations. It consists of an 'if' clause (present simple tense) and a main clause (future tense with 'will' + base verb).
Bahasa Indonesia: First Conditional (Kondisional Pertama) digunakan untuk menggambarkan situasi nyata yang sangat mungkin terjadi di masa depan. Strukturnya terdiri dari klausul kondisi yang diawali dengan if (menggunakan present simple) dan klausul utama (menggunakan will + verb base).
If we recycle paper, we will save trees.
Jika kita mendaur ulang kertas, kita akan menyelamatkan pohon.
EN: 'Less' is the comparative form of 'little'. It is used with uncountable nouns (like 'plastic', 'water', 'time') to indicate a smaller amount of something.
Bahasa Indonesia: 'Less' adalah bentuk komparatif dari 'little'. Ini digunakan dengan kata benda tidak terhitung (seperti plastik, air, waktu) untuk menyatakan jumlah yang lebih kecil.
If you turn off the lights, we will use less electricity.
Jika kamu mematikan lampu, kita akan menggunakan lebih sedikit listrik.
EN: In many English-speaking countries, carrying reusable water bottles (like Hydro Flasks or Klean Kanteens) is a very common lifestyle habit aimed at reducing single-use plastic waste and promoting environmental sustainability.
EN: The First Conditional is used to talk about real and possible future situations. It consists of an 'if' clause (present simple tense) and a main clause (will + base verb).
Bahasa Indonesia: First Conditional digunakan untuk membicarakan situasi nyata dan mungkin terjadi di masa depan. Strukturnya: klausa yang diawali if menggunakan simple present, sedangkan klausa utama menggunakan "will + base verb".
If we recycle plastic, we will reduce pollution.
Jika kita mendaur ulang plastik, kita akan mengurangi polusi.
EN: Indirect speech (reported speech) is used to report what someone else said. When the reporting verb 'says' is in the present tense, the tenses in the reported clause do not need to change.
Bahasa Indonesia: Kalimat tidak langsung (Reported Speech) digunakan untuk melaporkan apa yang dikatakan orang lain. Ketika kata kerja pengantar (seperti says) berbentuk present tense, bentuk kata kerja dalam klausa yang dilaporkan tidak perlu diubah.
He says if he has time, he will join the club.
Dia berkata jika dia punya waktu, dia akan bergabung dengan klub itu.
EN: The First Conditional is used to talk about real and possible future situations. It follows the structure: 'If + present simple, will + base verb'. The 'if-clause' represents the condition, and the main clause represents the result.
Bahasa Indonesia: First Conditional (Kondisional Pertama) digunakan untuk menggambarkan situasi nyata yang sangat mungkin terjadi di masa depan. Strukturnya adalah: "If + present simple, will + verb base". Klausul yang diawali dengan if menyatakan kondisi, sedangkan klausul utama menyatakan hasil.
If we recycle plastic bottles, we will reduce waste.
Jika kita mendaur ulang botol plastik, kita akan mengurangi sampah.
EN: Comparative adjectives are used to compare differences between two objects. For short, one-syllable adjectives like 'green', we add '-er' to the end to form 'greener' (more green).
Bahasa Indonesia: Kata sifat komparatif digunakan untuk membandingkan perbedaan antara dua objek. Untuk kata sifat pendek satu suku kata seperti 'green', kita menambahkan '-er' di akhir untuk membentuk 'greener' (lebih hijau).
This park is greener than the one near my house.
Taman ini lebih hijau daripada taman di dekat rumahku.
EN: In English-speaking countries, environmental initiatives like 'Arbor Day' (Tree Planting Day) encourage communities and school children to plant trees to combat climate change and beautify urban areas. The phrase 'greener' metaphorically refers to being more environmentally friendly and sustainable, not just the literal color.
EN: This sentence uses the First Conditional structure, which is used to talk about real and possible future situations. The structure is: 'If + Simple Present (condition), will + base verb (result)'.
Bahasa Indonesia: Kalimat ini menggunakan struktur "First Conditional" (Kondisional Pertama), yang digunakan untuk menggambarkan situasi nyata yang sangat mungkin terjadi di masa depan. Strukturnya adalah: "If + present simple (kondisi), will + verb base (hasil)".
If we recycle plastic, we will protect the oceans.
Jika kita mendaur ulang plastik, kita akan melindungi lautan.
EN: The comparative adjective 'cleaner' is formed by adding '-er' to the short adjective 'clean'. It is used to compare the state of the air in the future to the state of the air now.
Bahasa Indonesia: Kata sifat komparatif 'cleaner' (lebih bersih) dibentuk dengan menambahkan '-er' pada kata sifat satu-suku kata 'clean'. Di sini digunakan untuk membandingkan kualitas udara di masa depan dengan keadaan sekarang.
This park is cleaner than that one.
Taman ini lebih bersih daripada taman itu.
EN: In many English-speaking countries, riding bicycles (often referred to as 'cycling') is highly promoted as an eco-friendly alternative to driving cars, especially in urban areas aiming to reduce carbon footprints.
EN: First Conditional: Used to talk about possibilities in the present or in the future. The structure is 'If + simple present, will + base verb'. The 'if-clause' represents the condition, and the main clause represents the result.
Bahasa Indonesia: First Conditional (Tipe Kondisional 1): digunakan untuk menggambarkan situasi nyata dan hasil yang sangat mungkin terjadi di masa sekarang atau masa depan. Strukturnya adalah "If + present simple, will + verb base". Klausul yang diawali if menyatakan kondisi, sedangkan klausul utama menyatakan hasil.
If it rains tomorrow, we will cancel the picnic.
Jika besok hujan, kita akan membatalkan piknik.
EN: Determiner 'these': A demonstrative determiner used before plural nouns to point to specific people or things that are close in distance or time, or have just been mentioned.
Bahasa Indonesia: Determiner 'these': Determiner demonstratif yang digunakan sebelum kata benda jamak untuk menunjuk pada orang atau benda tertentu yang dekat secara spasial, temporal, atau baru saja disebutkan (artinya "ini").
These books are very interesting.
Buku-buku ini sangat menarik.
EN: The First Conditional is used to talk about things which might happen in the future. The structure is: 'If + present simple, will + infinitive'. The 'if-clause' represents the condition, and the main clause represents the result.
Bahasa Indonesia: First Conditional (Kondisional Pertama) digunakan untuk menggambarkan situasi nyata yang mungkin terjadi di masa depan. Strukturnya adalah: "If + present simple, will + base verb". Klausa "if" menyatakan kondisi, sedangkan klausa utama menyatakan hasil.
If we study hard, we will pass the exam.
Jika kita belajar dengan giat, kita akan lulus ujian.
EN: The phrasal verb 'give up' means to stop trying to do something. When combined with the adverb 'never', it emphasizes absolute persistence.
Bahasa Indonesia: Frasa kerja "give up" berarti berhenti mencoba atau menyerah. Ketika digabungkan dengan kata keterangan "never" (tidak pernah), frasa ini menekankan ketekunan dan pantang menyerah yang mutlak.
She will never give up her dream of becoming a doctor.
Dia tidak akan pernah menyerah pada mimpinya untuk menjadi dokter.
EN: The First Conditional is used to talk about real and possible future situations. It consists of a condition clause (introduced by 'if' in the simple present tense) and a result clause (using 'will' + base verb). When the 'if' clause comes second, no comma is needed between the clauses.
Bahasa Indonesia: First Conditional (Kondisional Pertama) digunakan untuk menggambarkan situasi nyata yang sangat mungkin terjadi di masa depan. Strukturnya terdiri dari klausul kondisi (diawali dengan if, menggunakan present simple) dan klausul hasil (menggunakan will + verb base). Ketika klausul if diletakkan di akhir, tidak perlu koma di antara kedua klausul.
We will pass the exam if we study hard.
Jika kita belajar dengan giat, kita akan lulus ujian.
EN: The phrasal verb 'grow into' means to gradually develop or change into something larger, stronger, or more mature over time.
Bahasa Indonesia: Frasal phrasal "grow into" berarti secara bertahap berkembang atau berubah menjadi sesuatu yang lebih besar, lebih kuat, atau lebih matang seiring waktu, diterjemahkan sebagai "tumbuh menjadi" atau "berkembang menjadi".
The small seed will grow into a beautiful flower.
Biji kecil ini akan tumbuh menjadi bunga yang indah.
EN: The First Conditional is used to talk about things that are real or possible in the future. It uses the structure: 'If + present simple, will + base verb'. In this sentence, the order is reversed to form a question: 'What will + base verb + if + present simple?'.
Bahasa Indonesia: First Conditional (Kondisional Pertama) digunakan untuk membahas situasi nyata yang sangat mungkin terjadi di masa depan. Struktur dasarnya adalah "If + present simple, will + verb base". Dalam kalimat ini, struktur dibalik untuk membentuk pertanyaan: "What will + verb base + if + present simple?"
What will you do if it rains tomorrow?
Apa yang akan kamu lakukan jika hujan besok?
EN: The word 'more' is used here as an adverb meaning 'to a greater degree or extent' to modify the verb 'recycle'.
Bahasa Indonesia: "more" di sini digunakan sebagai adverb yang berarti "sampai tingkat yang lebih besar" atau "lebih banyak", digunakan untuk memodifikasi kata kerja "recycle" (mendaur ulang).
We need to practice more to win the game.
Kita perlu berlatih lebih banyak agar bisa memenangkan pertandingan.
EN: First Conditional: Used to talk about possibilities in the present or in the future. The structure is 'If + simple present, will + base verb'. The 'if-clause' represents the condition, and the main clause represents the result.
Bahasa Indonesia: First Conditional (Kondisional Pertama): digunakan untuk menggambarkan situasi nyata yang sangat mungkin terjadi di masa sekarang atau masa depan. Strukturnya adalah "If + present simple, will + verb base". Klausul if menyatakan kondisi, sedangkan klausul utama menyatakan hasil.
If it rains tomorrow, we will cancel the picnic.
Jika besok hujan, kami akan membatalkan piknik.
EN: Adverb 'more' as a modifier: Here, 'more' functions as an adverb modifying the verb 'recycle', indicating a greater quantity or degree of the action.
Bahasa Indonesia: Adverb 'more' sebagai penanda: Di sini, 'more' berfungsi sebagai adverb yang memodifikasi kata kerja 'recycle' (mendaur ulang), menunjukkan peningkatan jumlah atau tingkat tindakan tersebut.
EN: First Conditional (Type 1 Conditional): Used to talk about real and possible future situations. The 'if' clause uses the Simple Present tense, while the main clause uses 'will' + base verb.
Bahasa Indonesia: First Conditional (Tipe Kondisional 1): digunakan untuk menggambarkan situasi nyata yang sangat mungkin terjadi di masa depan. Klausul subordinat yang diawali dengan if menggunakan "present simple", sedangkan klausul utama menggunakan "will + verb base" untuk menyatakan hasil di masa depan.
If it rains tomorrow, we will cancel the picnic.
Jika besok hujan, kami akan membatalkan piknik.
EN: The verb 'walk' followed by the prepositional phrase 'to school' indicates the method of transportation (on foot) and the destination.
Bahasa Indonesia: Kata kerja 'walk' (berjalan) yang diikuti oleh frasa preposisional 'to school' (ke sekolah) menunjukkan cara transportasi (berjalan kaki) dan tujuan.
EN: The First Conditional is used to talk about things which might happen in the future. It uses the structure: 'If + Simple Present, will + base verb'.
Bahasa Indonesia: First Conditional (Kondisional Pertama) digunakan untuk menggambarkan situasi nyata yang mungkin terjadi di masa depan. Strukturnya adalah: "If + present simple, will + verb base".
If it rains tomorrow, we will stay at home.
Jika besok hujan, kita akan tinggal di rumah.
EN: The phrasal verb 'come back' means to return to a place.
Bahasa Indonesia: Frasal phrasal "come back" berarti "kembali" atau "pulang".
She will come back from her trip next Monday.
Dia akan kembali dari perjalanan pada Senin depan.
EN: First Conditional: Used to talk about things which might happen in the future. The structure is 'If + simple present, will + base verb'. The 'if-clause' represents a possible condition, and the 'main clause' represents the likely result.
Bahasa Indonesia: First Conditional (kalimat pengandaian tipe 1): Digunakan untuk membicarakan hal-hal yang mungkin benar-benar terjadi di masa depan. Strukturnya adalah "If + simple present, will + base verb". Klausa yang diawali if menyatakan kemungkinan kondisi, sedangkan klausa utama menyatakan hasil yang mungkin terjadi.
If it rains tomorrow, we will stay at home.
Jika besok hujan, kita akan tinggal di rumah.
EN: Adverbial use of 'right': In informal English, 'right' can be used as an adverb meaning 'correctly', 'properly', or 'completely'. It modifies the verb phrase 'sort the trash'.
Bahasa Indonesia: Penggunaan "right" sebagai adverb: Dalam bahasa Inggris informal, "right" dapat digunakan sebagai adverb yang berarti "dengan benar", "dengan tepat", atau "sepenuhnya". Di sini, kata ini memodifikasi frasa kerja "sort the trash" (memilah sampah).
Make sure you do your homework right.
Pastikan kamu mengerjakan pekerjaan rumahmu dengan benar.
EN: In many English-speaking countries, waste sorting (recycling, compost, and landfill) is highly detailed and strictly enforced by local municipalities. Asking for guidance on how to sort trash correctly is a common and appreciated behavior to avoid contamination of recyclable materials.
EN: The First Conditional is used to talk about possibilities in the present or in the future. It uses the structure: 'If + Simple Present, will + base verb'.
Bahasa Indonesia: First Conditional (Kondisional Pertama) digunakan untuk membahas situasi nyata yang mungkin terjadi di masa sekarang atau masa depan. Strukturnya adalah: "If + present simple, will + verb base".
If it rains tomorrow, we will stay at home.
Jika besok hujan, kita akan tinggal di rumah.
EN: The word 'less' is a comparative determiner used with uncountable nouns (like 'paper') to mean a smaller amount of something.
Bahasa Indonesia: Kata 'less' adalah determiner komparatif yang digunakan dengan kata benda tak terhitung (seperti 'paper') untuk menyatakan jumlah yang lebih sedikit.
We should spend less money on coffee.
Kita seharusnya menghabiskan lebih sedikit uang untuk kopi.
EN: In many English-speaking countries, environmental awareness and 'green' initiatives (like reducing paper use and recycling) are heavily integrated into school curriculums and daily life, encouraging children to take small actions to protect the planet.
EN: The First Conditional is used to talk about real and possible future situations. It uses the present simple tense in the 'if' clause (condition) and the future simple tense (will + verb) in the main clause (result).
Bahasa Indonesia: First Conditional (Kondisional Pertama) digunakan untuk menggambarkan situasi nyata yang sangat mungkin terjadi di masa depan. Strukturnya adalah: dalam klausul kondisi yang diawali dengan if, gunakan present simple, sedangkan dalam klausul utama (hasil), gunakan future simple (will + verb base).
If it rains tomorrow, we will cancel the picnic.
Jika besok hujan, kita akan membatalkan piknik.
EN: Comparative adjectives are used to compare differences between the two objects they modify. For short adjectives like 'big', we double the final consonant and add '-er' to form 'bigger' to indicate a greater degree.
Bahasa Indonesia: Kata sifat komparatif digunakan untuk membandingkan perbedaan antara dua objek yang dimodifikasi. Untuk kata sifat pendek satu-suku kata seperti 'big', kita menggandakan konsonan akhir dan menambahkan '-er' untuk membentuk 'bigger' (lebih besar), yang menunjukkan tingkat yang lebih tinggi.
We need a bigger table for the party.
Kita membutuhkan meja yang lebih besar untuk pesta.
EN: This sentence uses the First Conditional structure (If + present simple, will + infinitive) to talk about a realistic future possibility and its likely result.
Bahasa Indonesia: Kalimat ini menggunakan struktur "First Conditional" ("If + present simple, will + verb base") untuk menjelaskan situasi yang sangat mungkin terjadi di masa depan dan hasil yang mungkin ditimbulkannya.
If we act today, tomorrow will be better.
Jika kita bertindak hari ini, besok akan lebih baik.
EN: The indefinite pronoun 'everyone' is grammatically singular, so it takes the singular verb 'cares' with an '-s' ending in the present simple tense.
Bahasa Indonesia: Kata ganti tak tentu 'everyone' (setiap orang) secara gramatikal dianggap tunggal, sehingga dalam present simple, kata kerja 'cares' harus ditambahkan akhiran '-s' untuk bentuk tunggal.
Everyone wants to protect the environment.
Setiap orang ingin melindungi lingkungan.
EN: In environmental and social movements, this phrase is often used as an inspiring slogan. It emphasizes individual responsibility, suggesting that global change starts with personal awareness and empathy.
EN: First Conditional (Conditional Type 1) is used to talk about real and possible future situations. The 'if' clause uses the Present Simple tense ('act'), while the main clause uses the Future Simple tense ('will be').
Bahasa Indonesia: First Conditional (Tipe Kondisional 1) digunakan untuk menggambarkan situasi nyata yang sangat mungkin terjadi di masa depan. Klausul kondisi yang diawali dengan 'if' menggunakan present simple (seperti 'act'), sedangkan klausa utama menggunakan future simple (seperti 'will be').
If it rains tomorrow, we will cancel the picnic.
Jika besok hujan, kami akan membatalkan piknik.
EN: The adverb 'today' and noun 'tomorrow' function as temporal markers, establishing a contrast between the present action and the future result.
Bahasa Indonesia: Kata keterangan 'today' (hari ini) dan kata benda 'tomorrow' (besok) berfungsi sebagai penanda waktu, membangun hubungan kontras antara "tindakan sekarang" dan "hasil di masa depan".
EN: The use of 'will' + base verb (simple future tense) is used to express a firm intention, promise, or prediction about the future.
Bahasa Indonesia: Penggunaan 'will' + kata kerja dasar (simple future tense) digunakan untuk menyatakan niat kuat, janji, atau prediksi untuk masa depan.
We will reduce waste by recycling every day.
Kita akan mengurangi sampah dengan mendaur ulang setiap hari.
EN: The word 'together' is used as an adverb at the beginning of the sentence to emphasize unity and collective action.
Bahasa Indonesia: Kata 'together' digunakan sebagai kata keterangan di awal kalimat untuk menekankan persatuan dan tindakan kolektif.
Together, we can make a big difference.
Bersama-sama, kita dapat menciptakan perubahan besar.
Kosakata utama dengan pengucapan IPA, definisi, contoh kalimat, dan kuis interaktif.
Dalam konteks: Mendaur ulang (limbah)
Dalam konteks: Plastik
Dalam konteks: Proyek; rencana
Dalam konteks: Mengurangi; menurunkan
Dalam konteks: Limbah; sampah
Dalam konteks: Planet (di sini berarti Bumi)
Dalam konteks: Sumber daya
Dalam konteks: Memilah; mengelompokkan
Dalam konteks: Memperbaiki; menjadi lebih baik
Dalam konteks: Melindungi
Frasa dengan label jenis, definisi dwibahasa, catatan penggunaan, dan contoh kalimat.
To stop the flow of electricity, gas, water, etc. by moving a switch or button.
Mematikan (listrik, air, dll.)
To stop trying to do something before you have finished.
menyerah
A planned undertaking designed to protect the environment or promote sustainability.
Proyek lingkungan; proyek hijau
The planet on which we live; Earth.
Planet rumah (yaitu Bumi)