The daughters of Dominican immigrants achieved the American dream. They’re bringing sweet...Putri-putri imigran Dominika mewujudkan impian Amerika. Mereka membawa rasa manis...
Pratinjau Audio Lengkap
0:00
0:00
#1
Two sisters from New York have built a chocolate factory in the Dominican Republic.
Dua saudara perempuan dari New York telah membangun pabrik cokelat di Republik Dominika.
#2
Janett and Erika Liriano are the daughters of Dominican immigrants who came to the United States.
Janett dan Erika Liriano adalah putri dari imigran Dominika yang datang ke Amerika Serikat.
#3
The sisters grew up in Queens and were encouraged by their parents to dream big.
Kakak beradik itu tumbuh besar di Queens dan didorong oleh orang tua mereka untuk bermimpi besar.
#4
Their story of entrepreneurship has inspired many people in both countries.
Kisah kewirausahaan mereka telah menginspirasi banyak orang di kedua negara.
#5
Before starting their business, both sisters had successful careers in New York.
Sebelum memulai bisnis mereka, kedua saudara perempuan itu memiliki karier yang sukses di New York.
#6
Janett was named to the Forbes 30 Under 30 list when she was in her late twenties.
Janett masuk dalam daftar Forbes 30 Under 30 ketika dia berusia akhir dua puluhan.
#7
She worked as a chief of staff at a pharmaceutical company.
Dia bekerja sebagai kepala staf di sebuah perusahaan farmasi.
#8
Erika was building her career in venture capital, which involves investing money in new companies.
Erika sedang membangun kariernya di bidang modal ventura, yang melibatkan investasi uang di perusahaan-perusahaan baru.
#9
However, both sisters felt that something important was missing from their lives.
Namun, kedua saudara perempuan itu merasa ada sesuatu yang penting yang hilang dari kehidupan mereka.
#10
The idea for the chocolate business started during a family gathering in early 2019.
Ide untuk bisnis cokelat ini dimulai saat pertemuan keluarga di awal tahun 2019.
#11
Their father made a traditional Dominican drink using cacao and coffee at home.
Ayah mereka membuat minuman tradisional Dominika menggunakan kakao dan kopi di rumah.
#12
The sisters began talking about starting a chocolate company in the Dominican Republic.
Kakak beradik itu mulai berbicara tentang mendirikan perusahaan cokelat di Republik Dominika.
#13
At first, Janett said she was too busy at work to start a new project.
Awalnya, Janett mengatakan dia terlalu sibuk bekerja untuk memulai proyek baru.
#14
But their parents told them to follow their own dreams instead of working for others.
Namun orang tua mereka menyuruh mereka untuk mengejar impian mereka sendiri daripada bekerja untuk orang lain.
#15
The Liriano family has a personal connection to farming in the Dominican Republic.
Keluarga Liriano memiliki hubungan pribadi yang mendalam dengan pertanian di Republik Dominika.
#16
Their maternal grandparents worked as farmhands on other people's land.
Kakek-nenek dari pihak ibu mereka bekerja sebagai buruh tani di tanah orang lain.
#17
Their father's family still owns a small cocoa farm in the country.
Keluarga ayah mereka masih memiliki perkebunan kakao kecil di negara tersebut.
#18
Janett explained that the Dominican Republic is not a poor country.
Janett menjelaskan bahwa Republik Dominika bukanlah negara yang miskin.
#19
She said the problem was that farmers did not receive fair value for their work.
Dia mengatakan masalahnya adalah pekerjaan petani tidak mendapatkan imbalan nilai yang adil.
#20
The sisters decided to give local farmers a stake in their chocolate company.
Kakak beradik itu memutuskan untuk memberikan saham perusahaan cokelat mereka kepada petani setempat.
#21
This means that farmers own part of the business and share in its profits.
Ini berarti bahwa petani memiliki sebagian dari bisnis tersebut dan berbagi keuntungannya.
#22
Janett said that working hard for others taught them valuable skills.
Janett mengatakan bahwa bekerja keras untuk orang lain memberi mereka keterampilan yang berharga.
#23
Because of their experience, they now want to create real opportunities for farming communities.
Berdasarkan pengalaman mereka, kini mereka ingin menciptakan peluang nyata bagi komunitas pertanian.
#24
The Liriano sisters have shown that immigrants can bring success back to their homeland.
Liriano bersaudara telah menunjukkan bahwa imigran dapat membawa kesuksesan kembali ke tanah air mereka.