EN: Reported speech with a 'that' clause (with 'that' omitted). When reporting what someone said, we often use a reporting verb like 'tell' followed by an indirect object (Martínez) and a noun clause acting as the direct object. In this sentence, 'told Martínez [that] his broken finger needed an operation' has the conjunction 'that' omitted, which is very common in informal and spoken English.
Bahasa Indonesia: Kalimat tidak langsung dan klausa nomina dengan penghilangan 'that'. Saat menyampaikan perkataan orang lain, kita sering menggunakan kata kerja seperti 'tell', diikuti oleh objek tidak langsung (Martínez) dan klausa nomina sebagai objek langsung. Dalam kalimat ini, 'told Martínez [that] his broken finger needed an operation' menghilangkan kata sambung 'that', yang sangat umum dalam bahasa Inggris lisan dan informal.
The coach told the players their hard work paid off.
Pelatih memberi tahu para pemain bahwa usaha mereka membuahkan hasil.
EN: The past simple tense is used here to describe completed actions in the past ('told' and 'needed'). When reporting past events, the verbs in both the main clause and the subordinate clause typically shift to the past tense to maintain backshift/tense agreement.
Bahasa Indonesia: Di sini digunakan simple past tense untuk menggambarkan tindakan yang selesai di masa lalu ('told' dan 'needed'). Saat menceritakan kejadian di masa lalu, kata kerja dalam klausa utama dan anak kalimat biasanya berubah ke bentuk lampau untuk menjaga konsistensi tenses (backshift).
She realized she lost her keys after she arrived at the office.
Dia baru menyadari bahwa dia kehilangan kunci setelah tiba di kantor.
EN: The verb 'choose' is followed by an infinitive ('to' + base verb) to express a decision. In contrast, the verb 'mean' (when signifying 'result in' or 'involve') is followed by a gerund (verb-ing) to show the consequence of an action.
Bahasa Indonesia: Kata kerja 'choose' (memilih) diikuti oleh infinitif (to + kata kerja dasar) untuk menyatakan keputusan. Sebaliknya, kata kerja 'mean' (ketika berarti 'berarti' atau 'melibatkan') diikuti oleh gerund (V-ing) untuk menyatakan konsekuensi dari suatu tindakan.
She chose to study abroad, even though it meant leaving her friends.
Dia memilih untuk belajar di luar negeri, meskipun itu berarti harus meninggalkan teman-temannya.
EN: The subordinating conjunction 'because' is used to introduce a subordinate clause of reason, explaining why the action in the main clause ('He chose to refuse') occurred.
Bahasa Indonesia: Konjungsi subordinatif 'because' (karena) digunakan untuk memperkenalkan klausa subordinat yang menyatakan alasan, menjelaskan mengapa tindakan dalam klausa utama ('dia memilih menolak') terjadi.
They cancelled the match because the weather was terrible.
Mereka membatalkan pertandingan karena cuacanya sangat buruk.
EN: Compound adjectives with hyphens (e.g., 'thirty-three-year-old') are used before nouns. Note that the noun within the compound adjective ('year') remains singular.
Bahasa Indonesia: Kata sifat majemuk dengan tanda hubung (misalnya 'thirty-three-year-old') digunakan sebelum kata benda. Perhatikan bahwa kata benda dalam kata sifat majemuk (di sini 'year') harus tetap dalam bentuk tunggal.
We stayed in a five-star hotel during our vacation.
Kami menginap di hotel bintang lima selama liburan.
EN: The past participle phrase 'hidden inside his glove' acts as an adjective modifying the noun 'pain'. It describes the state of the pain being concealed.
Bahasa Indonesia: Frasa past participle 'hidden inside his glove' digunakan sebagai kata sifat, memodifikasi kata benda 'pain' (rasa sakit), menggambarkan keadaan rasa sakit yang disembunyikan.
She found a letter written in French on the desk.
Dia menemukan surat yang ditulis dalam bahasa Prancis di atas meja.
EN: In professional sports, particularly football (soccer), playing through severe pain or injury is often romanticized as a heroic act of dedication to one's country or team. Goalkeepers, who rely heavily on their hands, face immense physical and psychological pressure when playing with hand injuries.
Bahasa Indonesia: Dalam olahraga profesional (terutama sepak bola), bermain dengan cedera atau kesakitan sering digambarkan sebagai tindakan heroik yang penuh pengabdian kepada negara atau tim. Penjaga gawang sangat bergantung pada tangan, sehingga tetap bermain meski tangan cedera membutuhkan ketahanan terhadap tekanan fisik dan mental yang sangat besar.
EN: The verb 'keep' can be used in the pattern 'keep + object + object complement' (noun or adjective) to describe maintaining someone or something in a specified state. In this sentence, 'his injury' is the object, and 'a secret' is the noun phrase acting as the object complement.
Bahasa Indonesia: Kata kerja 'keep' dapat digunakan dalam pola kalimat 'keep + objek + pelengkap objek (kata benda atau kata sifat)' untuk menggambarkan menjaga seseorang atau sesuatu dalam keadaan tertentu. Dalam kalimat ini, 'his injury' (lukanya) adalah objek, dan 'a secret' (sebuah rahasia) adalah frasa nomina sebagai pelengkap objek.
She always keeps her desk clean and organized.
Dia selalu menjaga mejanya tetap bersih dan rapi.
EN: The word 'almost' is an adverb of degree used to modify negative pronouns like 'no one', 'nobody', or 'nothing'. 'Almost no one' means 'practically nobody' or 'hardly anyone', which emphasizes the near-total exclusion of people.
Bahasa Indonesia: Kata 'almost' adalah kata keterangan tingkat, sering digunakan untuk memodifikasi kata ganti negatif (seperti 'no one', 'nobody', atau 'nothing'). 'Almost no one' berarti 'hampir tidak ada orang', digunakan untuk menekankan keadaan yang hampir sepenuhnya mengecualikan semua orang.
Almost no one attended the meeting due to the heavy snow.
Karena salju tebal, hampir tidak ada orang yang menghadiri pertemuan itu.
EN: The coordinating conjunction 'and' is used here to connect two independent clauses with the same subject ('Martínez'). In English, when two clauses share the same subject and are joined by 'and', the subject of the second clause is typically omitted to avoid repetition.
Bahasa Indonesia: Konjungsi koordinatif 'and' (dan) di sini digunakan untuk menghubungkan dua klausa independen dengan subjek yang sama ('Martínez'). Dalam bahasa Inggris, ketika dua klausa berbagi subjek yang sama dan dihubungkan dengan 'and', subjek klausa kedua biasanya dihilangkan untuk menghindari pengulangan.
She finished her homework and watched a movie.
Dia menyelesaikan pekerjaan rumahnya dan menonton sebuah film.
EN: The term 'clean sheet' is a common sports idiom, especially in football (soccer), meaning a game in which a team's goalkeeper prevents the opposing team from scoring any goals.
Bahasa Indonesia: 'Clean sheet' adalah istilah olahraga umum, terutama dalam sepak bola, yang berarti kiper berhasil mencegah lawan mencetak gol sepanjang pertandingan.
The goalkeeper was proud to keep another clean sheet in the final match.
Kiper merasa bangga bisa kembali mencatat clean sheet di final.
EN: In football (soccer), keeping a 'clean sheet' is a highly regarded achievement for both the goalkeeper and the defense, as it means they successfully prevented the opponent from scoring during the entire match. In a tournament like the World Cup, clean sheets are crucial for advancing in the knockout stages.
Bahasa Indonesia: Dalam sepak bola, menjaga gawang tetap perawan (clean sheet) adalah pencapaian yang sangat dihormati bagi kiper dan lini pertahanan, yang berarti mereka berhasil mencegah lawan mencetak gol sepanjang pertandingan. Dalam turnamen seperti Piala Dunia, clean sheet sangat penting untuk melaju di babak gugur.
EN: The verb 'help' can be followed by a bare infinitive (verb without 'to') or a full infinitive (with 'to'). In this sentence, 'helped carry' uses the bare infinitive pattern, which is very common in modern English to describe assistance in achieving an action.
Bahasa Indonesia: Kata kerja 'help' (membantu) dapat diikuti oleh infinitif tanpa 'to' (kata kerja dasar) atau infinitif dengan 'to'. Dalam kalimat ini, 'helped carry' menggunakan bentuk infinitif tanpa 'to', yang sangat umum dalam bahasa Inggris modern, untuk menggambarkan membantu menyelesaikan suatu tindakan.
Her advice helped me solve the complex math problem.
Sarannya membantuku memecahkan soal matematika yang rumit itu.
EN: The preposition 'past' is used here as a preposition of motion, meaning 'beyond' or 'to the other side of'. In a sports context, 'carry/get past [an opponent]' means to defeat them and advance to the next round.
Bahasa Indonesia: Preposisi 'past' di sini digunakan sebagai preposisi arah gerakan, berarti 'melewati' atau 'melampaui'. Dalam konteks olahraga, 'carry/get past [lawan]' berarti mengalahkan lawan dan maju ke babak berikutnya.
The runner managed to push past his rival in the final meters.
Pelari itu berhasil melewati lawannya di beberapa meter terakhir.
EN: In international football tournaments like the World Cup, the 'defending champions' refers to the team that won the previous edition of the tournament. Argentina, having won the 2022 World Cup, enters the 2026 World Cup as the defending champions. The term 'clean sheet' used in the context means preventing the opponent from scoring any goals during a match.
Bahasa Indonesia: Dalam turnamen sepak bola internasional seperti Piala Dunia, 'defending champions' (juara bertahan) adalah tim yang memenangkan turnamen sebelumnya. Argentina memenangkan Piala Dunia 2022, sehingga berpartisipasi di Piala Dunia 2026 sebagai juara bertahan. 'Clean sheet' (tanpa kebobolan) yang disebutkan dalam konteks berarti berhasil mencegah lawan mencetak gol sepanjang pertandingan.
EN: The verb 'guide' can be used with a prepositional phrase starting with 'past' to mean leading or directing someone or something beyond a certain point, obstacle, or opponent. In sports contexts, 'guide someone past an opponent' means to lead a team to victory over that opponent.
Bahasa Indonesia: Kata kerja 'guide' (membimbing/memimpin) dapat digunakan dengan frasa preposisi 'past' (melewati/melampaui) untuk menunjukkan membimbing seseorang atau sesuatu melewati titik, rintangan, atau lawan tertentu. Dalam konteks pertandingan olahraga, 'guide someone past an opponent' berarti memimpin tim untuk mengalahkan lawan dan maju ke babak berikutnya.
The captain guided his team past France in the final match.
Kapten memimpin timnya mengalahkan Prancis di final.
EN: The prepositional phrase 'with great strength' acts as an adverbial modifier of manner, describing how the action of guiding was performed. 'With' is commonly used with abstract nouns (like strength, courage, or patience) to describe the manner of an action.
Bahasa Indonesia: Frasa preposisi 'with great strength' (dengan kekuatan besar) berfungsi sebagai keterangan cara, menjelaskan bagaimana tindakan 'membimbing' dilakukan. Preposisi 'with' sering digunakan sebelum kata benda abstrak (seperti kekuatan, keberanian, atau kesabaran) untuk menggambarkan keadaan atau cara suatu tindakan.
She spoke with great confidence during the presentation.
Dia berbicara dengan percaya diri yang besar saat briefing.
EN: In international football (soccer), matches between England and Argentina carry deep historical and sporting rivalry, dating back to famous World Cup clashes. Defeating England in a major tournament semifinal is always a highly charged and celebrated achievement for Argentine players and fans.
Bahasa Indonesia: Dalam turnamen sepak bola internasional, pertandingan antara Inggris dan Argentina sarat dengan sejarah panjang dan persaingan sengit di dunia olahraga, yang dapat ditelusuri kembali ke pertandingan klasik Piala Dunia yang terkenal dalam sejarah. Oleh karena itu, mengalahkan Inggris di semifinal turnamen besar selalu menjadi pencapaian yang sangat dramatis dan layak dirayakan besar-besaran bagi para pemain dan penggemar Argentina.
EN: The idiom 'all the way to' is used to emphasize the long distance, great effort, or complete extent of an action reaching a specific destination or point.
Bahasa Indonesia: Frasa 'all the way to' digunakan untuk menekankan jarak yang jauh, upaya besar, atau tingkat kelengkapan yang diperlukan saat suatu tindakan mencapai tujuan atau titik akhir tertentu (artinya 'sepanjang jalan sampai ke...').
She ran all the way to the train station to catch the last train.
Dia berlari sepanjang jalan ke stasiun kereta untuk mengejar kereta terakhir.
EN: The preposition 'against' is used to indicate opposition, competition, or contact. In sports and contests, it introduces the opponent.
Bahasa Indonesia: Preposisi 'against' digunakan untuk menyatakan perlawanan, persaingan, atau pertentangan. Dalam acara olahraga dan kompetisi, preposisi ini digunakan untuk memperkenalkan lawan (artinya 'melawan, berhadapan dengan').
Our school team will play against the defending champions tomorrow.
Tim sekolah kami akan bertanding melawan juara bertahan besok.
EN: The preposition 'after' is used here as a temporal preposition to indicate that one event (winning) occurred following the conclusion of another event (extra time). In sports contexts, it specifies the condition or period in which the final result was achieved.
Bahasa Indonesia: Kata depan 'after' di sini digunakan sebagai kata depan waktu, menunjukkan bahwa suatu peristiwa (kemenangan) terjadi setelah peristiwa lain (perpanjangan waktu) berakhir. Dalam konteks acara olahraga, ini digunakan untuk memperjelas pada tahap atau kondisi apa hasil akhir dicapai.
The team scored the winning goal after extra time.
Tim itu mencetak gol kemenangan setelah perpanjangan waktu.
EN: Adverbial of manner using scores (e.g., '1-0', pronounced 'one-nil' or 'one to nothing' in football/soccer). It functions as an adverbial modifier showing the margin or score of the victory.
Bahasa Indonesia: Gunakan skor (misalnya '1-0', dalam sepak bola dibaca 'one-nil' atau 'one to nothing') sebagai kata keterangan keadaan. Ini berfungsi sebagai keterangan dalam kalimat, untuk menunjukkan skor atau selisih kemenangan.
They defeated their rivals 2-1 in a thrilling match.
Mereka mengalahkan lawan 2-1 dalam pertandingan yang mendebarkan.
EN: In football (soccer) terminology, scores are read differently than in other sports. '1-0' is pronounced as 'one-nil'. 'Extra time' refers to the two 15-minute periods played when a knockout match is tied after the standard 90 minutes, which is distinct from 'injury time' or 'added time' added at the end of regular halves.
Bahasa Indonesia: Dalam istilah sepak bola, cara membaca skor berbeda dengan olahraga lain. '1-0' biasanya dibaca 'one-nil' (bukan one-zero). 'Extra time' (perpanjangan waktu) adalah pertandingan tambahan dua babak masing-masing 15 menit di babak gugur ketika kedua tim seri dalam 90 menit waktu normal. Ini berbeda dengan 'injury time' atau 'added time' (waktu tambahan) yang diberikan di akhir setiap babak normal untuk mengkompensasi waktu yang hilang karena cedera atau penghentian permainan.
EN: The modal verb 'could' is used here to express past ability or possibility. In this context, 'could blame' indicates that it was not possible or reasonable for anyone to criticize the goalkeeper given the circumstances.
Bahasa Indonesia: Kata kerja bantu modal 'could' di sini digunakan untuk menyatakan kemampuan atau kemungkinan di masa lalu. Dalam konteks ini, 'could blame' (bisa menyalahkan) menunjukkan bahwa pada saat itu, siapa pun yang mengkritik kiper adalah tidak masuk akal atau mustahil.
She could not attend the meeting because her flight was delayed.
Dia tidak bisa menghadiri rapat karena penerbangannya tertunda.
EN: The subordinating conjunction 'because' is used to introduce a clause of reason, explaining why 'nobody could blame the goalkeeper'. It connects an independent clause with a dependent adverbial clause.
Bahasa Indonesia: Konjungsi subordinatif 'because' (karena) digunakan untuk memperkenalkan klausa alasan, menjelaskan mengapa 'tidak ada yang bisa menyalahkan kiper ini'. Ini menghubungkan klausa independen dengan klausa adverbia.
We stayed indoors because the weather was terrible.
Kami tinggal di dalam ruangan karena cuacanya sangat buruk.
EN: In sports culture, playing through severe pain or injury for the sake of the team is often romanticized as 'heroic.' Goalkeepers, in particular, bear immense pressure as their mistakes are highly visible, making a heroic but losing effort highly respected by fans and media alike.
Bahasa Indonesia: Dalam budaya olahraga, bermain dengan cedera atau menahan sakit demi kepentingan tim sering diberi nuansa romantis 'heroik'. Terutama kiper, karena kesalahan apa pun yang mereka buat akan disorot secara berlebihan dan mereka menanggung tekanan besar; oleh karena itu, meskipun akhirnya kalah, penampilan gigih dan berani mereka tetap mendapatkan rasa hormat yang tinggi dari penggemar dan media.
EN: The past perfect or simple past can be used with reporting verbs like 'hinted' followed by a noun clause starting with 'that'. In this sentence, 'that' introduces a noun clause functioning as the direct object of the verb 'hinted', explaining what was hinted.
Bahasa Indonesia: Kata kerja pengantar seperti 'hinted' (mengisyaratkan) dapat diikuti oleh klausa nomina yang diawali dengan 'that'. Dalam kalimat ini, klausa nomina yang diawali dengan 'that' berfungsi sebagai objek langsung dari kata kerja 'hinted', untuk menjelaskan isi spesifik dari isyarat tersebut.
She hinted that she might accept the job offer.
Dia mengisyaratkan bahwa dia mungkin akan menerima tawaran pekerjaan itu.
EN: The modal verb 'might' is used to express weak possibility in the past or future. When followed by 'be + -ing' (continuous aspect), it describes a temporary action or situation that is possibly happening or changing around a certain time.
Bahasa Indonesia: Kata kerja bantu modal 'might' digunakan untuk menyatakan kemungkinan yang relatif lemah di masa lalu atau masa depan. Ketika diikuti oleh 'be + present participle (-ing)', ini menunjukkan tindakan atau keadaan sementara yang mungkin sedang terjadi atau berubah di sekitar titik waktu tertentu.
He might be planning a surprise party for his sister.
Dia mungkin sedang merencanakan pesta kejutan untuk adik perempuannya.
EN: In professional football (soccer), 'international career' refers to representing one's national team (like Argentina) in global tournaments, which is distinct from playing for a professional club. Hinting at retirement from international duty often happens after major tournaments like the World Cup due to the immense physical and mental toll on aging players.
Bahasa Indonesia: Dalam sepak bola profesional, 'international career' (karier tim nasional) merujuk pada mewakili tim nasional (misalnya Argentina) dalam turnamen internasional, terpisah dari bermain untuk klub profesional. Karena turnamen besar seperti Piala Dunia sangat menguras fisik dan mental pemain yang lebih tua, pemain sering kali mengisyaratkan pensiun dari tim nasional setelah turnamen berakhir.
EN: The phrase 'on one's own terms' is an idiomatic expression meaning to do something according to one's own conditions, choices, or decisions, rather than being forced by others or circumstances.
Bahasa Indonesia: Frasa 'on one's own terms' adalah idiom yang berarti 'melakukan sesuatu dengan cara/kondisi sendiri', bukan dipaksa oleh orang lain atau keadaan.
She decided to leave the company on her own terms rather than waiting to be laid off.
Dia memutuskan untuk meninggalkan perusahaan atas kemauannya sendiri, daripada menunggu dipecat.
EN: The past real conditional (using 'if' with past simple) is used to describe a real situation or possibility in the past. Here, 'If this was his goodbye' acknowledges that it might indeed have been his final appearance, and links it to the past result.
Bahasa Indonesia: Kalimat kondisional nyata di masa lalu (menggunakan 'if' dengan past tense) digunakan untuk menggambarkan situasi atau kemungkinan yang benar-benar terjadi di masa lalu. Di sini, 'If this was his goodbye' mengakui bahwa ini memang mungkin perpisahannya, dan menghubungkannya dengan hasil di masa lalu.
If he was angry with us, he did not show it.
Jika saat itu dia marah kepada kami, dia tidak menunjukkannya.
EN: In professional sports, 'retiring on one's own terms' is highly respected. It means the athlete chose when and how to end their career, rather than being forced out by injuries, poor performance, or decisions made by team management. For a goalkeeper like Martínez, playing through pain to finish a tournament embodies this ultimate sense of control and dedication.
Bahasa Indonesia: Dalam olahraga profesional, 'pensiun dengan cara sendiri (retiring on one's own terms)' sangat dihormati. Ini berarti atlet sendiri yang memilih kapan dan bagaimana mengakhiri kariernya, bukan karena cedera, performa buruk, atau keputusan manajemen tim. Bagi seorang kiper seperti Martínez, bermain sampai selesai meskipun cedera justru menunjukkan kendali atas nasibnya sendiri dan pengabdian tanpa pamrih.
Kosakata utama dengan pengucapan IPA, definisi, contoh kalimat, dan kuis interaktif.
Dalam konteks: menolak, tidak menerima
Dalam konteks: turnamen, liga
Dalam konteks: cedera, bagian yang terluka
Dalam konteks: bertahan, mempertahankan
Dalam konteks: kekuatan, ketabahan
Dalam konteks: kelelahan, sangat lelah
Dalam konteks: mengisyaratkan, memberi isyarat
Dalam konteks: sepenuhnya, seutuhnya
Frasa dengan label jenis, definisi dwibahasa, catatan penggunaan, dan contoh kalimat.
A game in which a team's goalkeeper prevents the opposing team from scoring any goals.
Clean sheet, pertandingan tanpa kebobolan
According to one's own conditions, wishes, or decisions rather than those of others.
Dengan cara sendiri, sesuai keinginan sendiri
An additional period of play specified under the rules of a sport to decide a winner when a game is tied at the end of regular time.
Perpanjangan waktu