Dieter Rams: Ten PrinciplesDieter Rams: Sepuluh Prinsip
Pratinjau Audio Lengkap
0:00
0:00
#1
Dieter Rams famously wrote his 'Ten Principles of Good Design,' a guide for designers everywhere.
Dieter Rams terkenal karena menulis 'Sepuluh Prinsip Desain yang Baik', sebuah panduan bagi para desainer di mana pun.
#2
One principle states that good design is innovative, always pushing boundaries.
Salah satu prinsip menyatakan bahwa desain yang baik itu inovatif, selalu mendobrak batasan.
#3
Another emphasizes that good design makes a product useful and easy to use.
Prinsip lainnya menekankan bahwa desain yang baik membuat produk bermanfaat dan mudah digunakan.
#4
Perhaps the most famous principle is that good design is 'as little design as possible,' focusing on essential elements.
Mungkin prinsip yang paling terkenal adalah bahwa desain yang baik adalah "desain sesedikit mungkin," yang berfokus pada elemen-elemen penting.
#5
The SK4 record player, the T3 pocket radio, and the ET66 calculator became timeless icons of design.
Pemutar piringan hitam SK4, radio saku T3, dan kalkulator ET66 menjadi ikon desain yang tak lekang oleh waktu.
#6
These Braun products are displayed in museums around the world as works of art.
Produk-produk Braun ini dipajang di museum-museum di seluruh dunia sebagai karya seni.
#7
Many of these classic designs are still manufactured today, unchanged after sixty years.
Banyak dari desain klasik ini masih diproduksi hingga saat ini, tidak berubah setelah enam puluh tahun.
#8
Their enduring appeal demonstrates the power of good, simple design.
Daya tarik mereka yang abadi membuktikan kekuatan desain yang baik dan sederhana.
#9
When Jony Ive designed Apple's groundbreaking products, he was clearly inspired by Dieter Rams' aesthetic.
Ketika Jony Ive merancang produk-produk terobosan Apple, ia jelas terinspirasi oleh estetika Dieter Rams.
#10
The iPhone calculator, for example, looks remarkably like Dieter's ET66 calculator.
Sebagai contoh, kalkulator iPhone terlihat sangat mirip dengan kalkulator ET66 milik Dieter.
#11
Dieter was flattered by Apple's admiration but also concerned about a world filled with too many unnecessary products.
Dieter merasa tersanjung oleh kekaguman Apple tetapi juga khawatir tentang dunia yang dipenuhi dengan terlalu banyak produk yang tidak perlu.
#12
He wondered if his principles were being truly understood.
Dia bertanya-tanya apakah prinsip-prinsipnya benar-benar dipahami.
#13
Now in his nineties, Dieter Rams worries about waste and overconsumption in the modern world.
Kini di usianya yang sembilan puluhan, Dieter Rams mengkhawatirkan limbah dan konsumsi berlebihan di dunia modern.
#14
His famous motto, 'Weniger, aber besser' – less but better – feels more relevant than ever before.
Moto terkenalnya, "Weniger, aber besser" – kurang tapi lebih baik – terasa lebih relevan daripada sebelumnya.
#15
He taught the world that the best design is the design you barely notice, the one that simply works.
Dia mengajarkan dunia bahwa desain terbaik adalah desain yang hampir tidak Anda sadari, desain yang berfungsi sebagaimana mestinya.
#16
Dieter's legacy continues to inspire designers to create products that are both beautiful and sustainable.
Warisan Dieter terus menginspirasi para desainer untuk menciptakan produk yang indah sekaligus berkelanjutan.