Aesop's Fables - The Man, the Boy, and the DonkeyFabel Aesop - Lelaki, Anak Laki-laki, dan Keledai
Pratinjau Audio Lengkap
0:00
0:00
#1
Aesop's Fables
「Fabel Aesop」
#2
The Man, the Boy, and the Donkey
「Pria, Anak Laki-laki, dan Keledai Itu」
#3
One day a man and his son were walking to town with their donkey.
Suatu hari, seorang pria dan putranya membawa keledai mereka menuju kota.
#4
"Father," said the boy, "it is a long way to town. Can't I ride the donkey?"
“Ayah,” kata anak itu, “Jalan ke kota masih jauh. Bolehkah aku menunggang keledai?”
#5
"Sure you can," the father answered.
“Tentu saja boleh.” Ayah menjawab.
#6
He lifted his son and put him on the donkey, and they went on their way.
Dia mengangkat putranya, menaruhnya di atas keledai, lalu mereka melanjutkan perjalanan.
#7
Soon they passed some people.
Tak lama kemudian, mereka melewati beberapa orang.
#8
"Look at that lazy boy," one man said.
「Lihatlah anak laki-laki malas itu,」 kata seseorang.
#9
He rides, and his poor father walks.
Dia menunggang keledai, sementara ayahnya yang malang berjalan kaki.
#10
The father frowned.
Ayah mengerutkan kening.
#11
People are saying bad things about you.
Orang-orang sedang membicarakan hal buruk tentangmu.
#12
Maybe I should ride.
Mungkin aku harus menunggangi.
#13
"All right," said the boy.
"Baiklah." Kata anak laki-laki itu.
#14
The father put his son on the ground and climbed on the donkey.
Ayah meletakkan putranya di tanah, lalu naik ke atas keledai.
#15
They went on their way.
Mereka melanjutkan perjalanan.
#16
After a while they heard more voices.
Setelah beberapa saat, mereka mendengar lebih banyak suara.
#17
"Shame!" cried a woman.
“Memalukan sekali!” teriak seorang wanita.
#18
That strong man rides, and the child walks.
Pria kuat itu menunggangi (keledai), sementara anak itu berjalan kaki.
#19
The father frowned again.
Ayah mengerutkan kening lagi.
#20
We cannot please them.
Kita tidak bisa menyenangkan mereka.
#21
He lifted the boy up so that they both rode the donkey.
Dia mengangkat anak laki-laki itu, sehingga mereka berdua bisa menunggangi keledai.
#22
But another woman saw and cried.
Tapi wanita lain melihatnya dan berteriak.
#23
How mean! That poor donkey is carrying too much.
"Betapa kejamnya! Keledai malang itu membawa terlalu banyak barang."
#24
"What should we do?" asked the boy.
「Apa yang harus kita lakukan?」 tanya anak laki-laki itu.
#25
"Perhaps we should both walk," said the father.
「Mungkin kita berdua harus berjalan kaki.」 kata ayah.
#26
They got off and led the donkey.
Mereka turun dari keledai, lalu menuntunnya berjalan.
#27
People laughed.
Orang-orang tertawa.
#28
One man said,
Seorang pria berkata,
#29
Stupid people! You have a donkey, yet you both walk!
"Bodoh! Kalian punya keledai, tapi kalian berdua berjalan kaki!"
#30
The father frowned again and said,
Ayah mengerutkan kening lagi dan berkata:
#31
See, my son, we can't please everyone.
“Lihat, anakku, kita tidak bisa menyenangkan semua orang.”
#32
We should just decide the right thing and do it.
Kita seharusnya memutuskan untuk melakukan hal yang benar, lalu melakukannya.