Beethoven: Music Louder Than SilenceBeethoven: Musik yang Lebih Nyaring dari Keheningan
Pratinjau Audio Lengkap
0:00
0:00
#1
In 1802, completely desperate, Beethoven wrote a letter to his brothers, now known as the Heiligenstadt Testament.
Pada tahun 1802, dalam keputusasaan yang mendalam, Beethoven menulis surat kepada saudara-saudaranya, yang sekarang dikenal sebagai Wasiat Heiligenstadt.
#2
In it, he confessed his growing deafness and even revealed thoughts of suicide.
Di dalamnya, ia mengakui ketuliannya yang semakin parah dan bahkan mengungkapkan pikiran untuk bunuh diri.
#3
Ultimately, he decided he could not leave the world without sharing his music.
Akhirnya, dia memutuskan bahwa dia tidak bisa meninggalkan dunia ini tanpa membagikan musiknya.
#4
to create, despite his suffering.
Untuk berkarya, terlepas dari penderitaannya.
#5
Beethoven developed extraordinary methods to compose in the face of his deafness.
Beethoven mengembangkan metode luar biasa untuk menggubah lagu di tengah kondisi tuli yang dialaminya.
#6
He even cut the legs off his piano to feel the vibrations through the floor.
Ia bahkan memotong kaki pianonya agar bisa merasakan getaran melalui lantai.
#7
He used 'conversation books' for friends and colleagues to write messages to him.
Dia menggunakan 'buku percakapan' agar teman dan kolega bisa menulis pesan kepadanya.
#8
His adaptation to his condition allowed him to continue creating musical masterpieces.
Adaptasinya terhadap kondisinya memungkinkannya untuk terus menciptakan mahakarya musik.
#9
In 1824, the completely deaf Beethoven conducted the premiere of his Ninth Symphony.
Pada tahun 1824, Beethoven yang sepenuhnya tuli memimpin pemutaran perdana Simfoni Kesembilannya.
#10
When the symphony ended, the audience erupted in thunderous applause.
Saat simfoni berakhir, penonton meledak dalam tepuk tangan yang meriah.
#11
Beethoven, unable to hear the ovation, remained unaware of the audience's reaction.
Beethoven, karena tidak dapat mendengar sorak-sorai, tetap tidak menyadari reaksi penonton.
#12
A singer gently had to turn him around so he could see the standing ovation.
Seorang penyanyi harus dengan lembut membalikkan badannya agar ia bisa melihat pemandangan penonton yang berdiri memberikan tepuk tangan.
#13
The Ninth Symphony's 'Ode to Joy' became a universal anthem of hope and brotherhood.
"Ode to Joy" dari Simfoni Kesembilan menjadi lagu kebangsaan universal tentang harapan dan persaudaraan.
#14
Today, it is the official anthem of the European Union, symbolizing unity.
Hari ini, lagu tersebut merupakan lagu resmi Uni Eropa, yang melambangkan persatuan.
#15
Beethoven's life proves that the greatest art can emerge from the deepest suffering.
Kehidupan Beethoven membuktikan bahwa seni yang paling agung dapat lahir dari penderitaan yang paling dalam.
#16
His music remains a testament to the triumph of the human spirit.
Musiknya tetap menjadi bukti kemenangan semangat manusia.