J.K. Rowling: The Magic of Harry PotterJ.K. Rowling: Keajaiban Harry Potter
Pratinjau Audio Lengkap
0:00
0:00
#1
Finally, a small London publisher called Bloomsbury accepted the Harry Potter manuscript.
Akhirnya, sebuah penerbit kecil di London bernama Bloomsbury menerima naskah Harry Potter.
#2
The editor's eight-year-old daughter read the first chapter and immediately demanded to read the rest of the book.
Putri editor yang berusia delapan tahun membaca bab pertama dan segera meminta untuk membaca sisa buku tersebut.
#3
Bloomsbury printed only 500 copies of the first edition, a very small number.
Bloomsbury hanya mencetak 500 eksemplar edisi pertama, jumlah yang sangat sedikit.
#4
Joanne received an advance of £1,500, a small sum that represented a huge step forward.
Joanne menerima uang muka sebesar £1.500, sebuah jumlah kecil yang mewakili langkah maju yang besar.
#5
Harry Potter quickly became a global phenomenon, the fastest-selling book series in history.
"Harry Potter" dengan cepat menjadi fenomena global, seri buku dengan penjualan tercepat dalam sejarah.
#6
The seven books were translated into over 80 languages, reaching readers worldwide.
Ketujuh buku ini diterjemahkan ke dalam lebih dari 80 bahasa, menjangkau pembaca di seluruh dunia.
#7
The series sold over 500 million copies, a truly astonishing number.
Seri ini terjual lebih dari 500 juta kopi, sebuah angka yang benar-benar menakjubkan.
#8
The Harry Potter films earned billions of dollars, and a theme park was even built around Rowling's incredible imagination.
Film-film Harry Potter menghasilkan miliaran dolar, bahkan sebuah taman hiburan dibangun berdasarkan imajinasi Rowling yang luar biasa.
#9
Rowling became a billionaire, but she gave away so much money to charity that she eventually lost her billionaire status.
Rowling menjadi seorang miliarder, tetapi dia menyumbangkan begitu banyak uang untuk amal sehingga dia akhirnya kehilangan status miliardernya.
#10
She founded Lumos, an organization dedicated to helping children living in orphanages around the world.
Dia mendirikan Lumos, sebuah organisasi yang didedikasikan untuk membantu anak-anak yang tinggal di panti asuhan di seluruh dunia.
#11
Rowling said that imagination is not just for escape, but for understanding and empathizing with others.
Rowling mengatakan bahwa imajinasi bukan hanya untuk pelarian, tetapi untuk memahami dan berempati dengan orang lain.
#12
Her actions demonstrate a deep compassion and a commitment to using her success to make a positive impact.
Tindakannya menunjukkan kasih sayang yang mendalam dan komitmen untuk menggunakan kesuksesannya demi memberikan dampak positif.
#13
In a famous speech at Harvard University, Rowling told the graduates about the power of failure.
Dalam pidato terkenal di Universitas Harvard, Rowling memberi tahu para lulusan tentang kekuatan kegagalan.
#14
She explained that failure taught her things about herself that she could have learned no other way, revealing her true character.
Dia menjelaskan bahwa kegagalan mengajarkannya hal-hal tentang dirinya sendiri yang tidak mungkin dia pelajari dengan cara lain, yang mengungkapkan karakter aslinya.
#15
Her rock bottom became the solid foundation upon which she built her extraordinary life and career.
Titik terendahnya menjadi dasar yang kokoh di mana dia membangun kehidupan dan kariernya yang luar biasa.
#16
The manuscript that was rejected twelve times ultimately became the most successful book series ever written, a testament to her resilience.
Naskah yang ditolak dua belas kali itu akhirnya menjadi seri buku paling sukses yang pernah ditulis, sebuah bukti ketangguhannya.