EN: Use 'My name is [Name]' to introduce yourself to others.
Bahasa Indonesia: Gunakan "My name is [nama]" untuk memperkenalkan nama Anda kepada orang lain.
My name is Sarah.
Nama saya Sarah.
EN: In English-speaking cultures, it is common to smile and make eye contact when introducing yourself.
Bahasa Indonesia: Di negara-negara berbahasa Inggris, saat memperkenalkan diri biasanya tersenyum dan melakukan kontak mata untuk menunjukkan kesopanan.
EN: Use 'I am' followed by your name to introduce yourself in English.
Bahasa Indonesia: Dalam bahasa Inggris, gunakan "I am" ditambah nama Anda untuk memperkenalkan diri.
I am David.
Saya David.
EN: In English-speaking cultures, it is common to use first names (like Tom or Sarah) even when meeting someone for the first time in a casual setting.
Bahasa Indonesia: Di negara-negara berbahasa Inggris, meskipun baru pertama kali bertemu, memanggil nama orang lain secara langsung (seperti Tom atau Sarah) dalam situasi informal adalah hal yang sangat umum dan ramah.
EN: Use 'Nice to meet you' when you meet someone for the first time. It is a polite way to start a friendship.
Bahasa Indonesia: Saat Anda pertama kali bertemu seseorang, gunakan "Nice to meet you". Ini adalah cara yang sopan untuk memulai pertemanan.
Nice to meet you, Mr. Smith.
Senang bertemu dengan Anda, Tuan Smith.
EN: In English-speaking cultures, it is common to say the person's name after 'Nice to meet you' to show you are paying attention and being friendly.
Bahasa Indonesia: Di negara-negara berbahasa Inggris, menambahkan nama orang lain setelah "Nice to meet you" sangat umum, ini menunjukkan bahwa Anda mendengarkan dengan saksama dan bersikap ramah.
EN: Use 'too' at the end of a sentence to mean 'also' or 'as well'. It shows that you feel the same way as the other person.
Bahasa Indonesia: Gunakan "too" di akhir kalimat untuk berarti "juga". Ini digunakan untuk menyatakan bahwa perasaan atau situasi Anda sama dengan orang tersebut.
I am happy too.
Saya juga senang.
EN: In English-speaking cultures, it is standard etiquette to repeat the greeting back with 'too' when meeting someone for the first time.
Bahasa Indonesia: Di negara-negara berbahasa Inggris, saat pertama kali bertemu, secara sopan kita menggunakan "too" untuk membalas sapaan lawan bicara, yang menunjukkan perasaan yang sama.
EN: Use 'Where are you from?' to ask about someone's hometown or country. The word 'from' shows the starting point or origin.
Bahasa Indonesia: Gunakan "Where are you from?" untuk menanyakan kampung halaman atau negara seseorang. Kata "from" menunjukkan titik awal atau asal.
Where are you from, Mary?
Mary, dari mana asalmu?
EN: In English-speaking cultures, asking 'Where are you from?' is a very common and polite way to start a conversation with someone you just met.
Bahasa Indonesia: Di negara-negara berbahasa Inggris, "Where are you from?" adalah cara yang sangat umum dan sopan untuk memulai percakapan dengan orang yang baru dikenal.
EN: Use 'I am from + [place]' to tell someone your hometown or country.
Bahasa Indonesia: Gunakan "I am from + [tempat]" untuk memberi tahu orang lain tentang kampung halaman atau negaramu.
I am from Taiwan.
Saya berasal dari Taiwan.
EN: London is the capital city of the United Kingdom. When meeting people from other countries, it is common to mention your city or country using this phrase.
Bahasa Indonesia: London adalah ibu kota Inggris. Saat bertemu orang dari negara yang berbeda, biasanya pola kalimat ini digunakan untuk memperkenalkan kota atau negara asal.
EN: Use 'That is + adjective' to react to something someone just said. It shows you are listening and interested.
Bahasa Indonesia: Gunakan "That is + kata sifat" untuk menanggapi apa yang baru saja dikatakan lawan bicara, ini menunjukkan bahwa Anda mendengarkan dan tertarik.
That is great!
Itu luar biasa!
EN: In English-speaking cultures, using 'That is interesting' or 'That's cool' is a common way to keep a conversation going and show politeness.
Bahasa Indonesia: Di negara-negara berbahasa Inggris, menggunakan "That is interesting" atau "That's cool" adalah cara umum untuk melanjutkan percakapan dan menunjukkan kesopanan.
EN: Use 'Where are you from?' to ask about someone's hometown or country. The structure is: Where + are + subject + from?
Bahasa Indonesia: Gunakan "Where are you from?" untuk menanyakan kampung halaman atau negara seseorang. Struktur kalimatnya adalah: Where + are + subjek + from?
Where are you from, Mary?
Mary, dari mana asalmu?
EN: In English-speaking cultures, asking where someone is from is a common and polite way to start a conversation with someone you just met.
Bahasa Indonesia: Di negara-negara berbahasa Inggris, menanyakan asal seseorang adalah cara yang umum dan sopan untuk memulai percakapan dengan orang yang baru dikenal.
EN: Use 'I am from + [Place]' to tell someone your hometown or country.
Bahasa Indonesia: Gunakan "I am from + [tempat]" untuk memberi tahu orang lain tentang kampung halaman atau negaramu.
I am from Taiwan.
Saya berasal dari Taiwan.
EN: When meeting someone for the first time, sharing where you are from is a standard way to start a conversation.
Bahasa Indonesia: Saat pertama kali bertemu, berbagi asal daerah adalah cara standar untuk memulai percakapan.
EN: Use 'What do you do?' to ask about someone's job or profession.
Bahasa Indonesia: Gunakan 'What do you do?' untuk menanyakan profesi atau pekerjaan seseorang.
What do you do, Mike?
Mike, apa pekerjaanmu?
EN: In English-speaking cultures, 'What do you do?' is a very common and polite way to start a conversation after meeting someone, as it focuses on their professional life.
Bahasa Indonesia: Di negara-negara berbahasa Inggris, 'What do you do?' adalah pembuka percakapan yang sangat umum dan sopan setelah pertemuan pertama, digunakan untuk mengetahui latar belakang pekerjaan seseorang.
EN: Use 'I am a...' to tell someone your job or role. 'A' is used before words that start with a consonant sound.
Bahasa Indonesia: Gunakan 'I am a...' untuk memberi tahu orang lain tentang pekerjaan atau identitas Anda. Gunakan 'a' sebelum kata yang diawali dengan huruf konsonan.
I am a student.
Saya adalah seorang siswa.
EN: In English-speaking cultures, sharing your profession is a standard part of introductions and is seen as a way to find common ground.
Bahasa Indonesia: Di negara-negara berbahasa Inggris, berbagi pekerjaan adalah bagian standar dari perkenalan diri, yang dianggap sebagai cara untuk mencari topik pembicaraan yang sama.
EN: Use 'That is a/an + adjective + noun' to give a positive opinion about something someone just mentioned.
Bahasa Indonesia: Gunakan pola kalimat 'That is a/an + kata sifat + kata benda' untuk memberikan penilaian positif terhadap hal yang baru saja disebutkan orang lain.
That is a beautiful house!
Itu rumah yang indah!
EN: In English-speaking cultures, it is polite and common to give small compliments during a first meeting to build rapport.
Bahasa Indonesia: Di negara-negara berbahasa Inggris, memberikan pujian sederhana saat pertama kali bertemu (seperti memuji pekerjaan seseorang) adalah cara yang sopan dan umum untuk membangun hubungan yang baik.
EN: Use 'What about you?' to ask the same question back to the person you are talking to without repeating the whole sentence.
Bahasa Indonesia: Gunakan 'What about you?' untuk menanyakan kembali pertanyaan yang sama kepada lawan bicara tanpa perlu mengulang seluruh kalimat.
I am hungry. What about you?
Saya lapar. Bagaimana denganmu?
EN: In English-speaking cultures, it is polite to ask the same question back after answering one, showing interest in the other person.
Bahasa Indonesia: Di negara-negara berbahasa Inggris, setelah menjawab pertanyaan, menanyakan kembali pertanyaan yang sama adalah bentuk kesopanan yang menunjukkan Anda juga tertarik pada mereka.
EN: Use 'I am a [noun]' to tell someone your job or role. 'A' is used before words that start with a consonant sound.
Bahasa Indonesia: Gunakan "I am a [kata benda]" untuk memberi tahu orang lain tentang pekerjaan atau identitas Anda. Gunakan "a" jika kata berikutnya dimulai dengan konsonan.
I am a teacher.
Saya adalah seorang guru.
EN: In English-speaking cultures, it is very common to introduce yourself by stating your occupation or status as a student early in a conversation.
Bahasa Indonesia: Dalam budaya negara berbahasa Inggris, sangat umum untuk memperkenalkan diri dengan menjelaskan pekerjaan atau status siswa di awal percakapan.
EN: Use 'Do you + verb' to ask a question about someone's habits or current state.
Bahasa Indonesia: Gunakan "Do you + kata kerja" untuk menanyakan kebiasaan atau keadaan lawan bicara saat ini.
Do you like music?
Apakah Anda suka musik?
EN: Asking about hobbies is a very common and polite way to keep a conversation going when meeting someone for the first time.
Bahasa Indonesia: Menanyakan hobi adalah cara yang sangat umum dan sopan untuk melanjutkan percakapan saat pertama kali bertemu.
EN: Use 'like' followed by a verb ending in '-ing' to talk about activities you enjoy doing.
Bahasa Indonesia: Tambahkan bentuk "-ing" setelah "like" untuk mengekspresikan aktivitas yang Anda sukai.
I like reading books.
Saya suka membaca buku.
EN: In American English, the sport is called 'soccer'. In British English and many other countries, it is called 'football'.
Bahasa Indonesia: Dalam bahasa Inggris Amerika, olahraga ini disebut "soccer". Namun dalam bahasa Inggris Britania dan banyak negara lain, disebut "football".
EN: Use the '-ing' form after the verb 'like' to talk about a hobby or activity you enjoy.
Bahasa Indonesia: Gunakan bentuk "-ing" setelah kata kerja "like" untuk mendeskripsikan hobi atau aktivitas yang Anda sukai.
I like playing soccer.
Saya suka bermain sepak bola.
EN: Use 'What + noun' to ask for specific information about a category (like books, colors, or food).
Bahasa Indonesia: Gunakan 'What + kata benda' untuk menanyakan informasi spesifik tentang kategori tertentu (seperti buku, warna, atau makanan).
What sports do you play?
Olahraga apa yang Anda lakukan?
EN: Asking about hobbies and reading habits is a common and polite way to get to know someone in English-speaking cultures.
Bahasa Indonesia: Di negara-negara berbahasa Inggris, menanyakan hobi dan kebiasaan membaca adalah cara yang umum dan sopan untuk mengenal orang lain.
EN: Use the Present Simple tense (Subject + Verb) to talk about habits or things you do regularly.
Bahasa Indonesia: Gunakan present simple tense (subjek + kata kerja) untuk menggambarkan kebiasaan atau hal-hal yang dilakukan secara teratur.
I play soccer.
Saya bermain sepak bola.
EN: In English, 'mystery books' is a very common genre. When someone asks about your hobbies, mentioning a specific genre like this makes the conversation more interesting.
Bahasa Indonesia: Dalam bahasa Inggris, 'mystery books' adalah genre yang sangat umum. Ketika seseorang menanyakan hobi Anda, menyebutkan genre spesifik seperti ini akan membuat percakapan menjadi lebih menarik.
EN: Use 'It is + adjective + -ing' to describe how you feel about an activity you are doing or have just finished.
Bahasa Indonesia: Gunakan 'It is + kata sifat + kata kerja-ing' untuk menggambarkan perasaan Anda tentang aktivitas yang sedang berlangsung atau baru saja selesai.
It is fun playing games with you.
Menyenangkan bermain game dengan Anda.
EN: In English-speaking cultures, saying 'It is nice talking to you' is a standard and polite way to signal that a conversation is coming to an end.
Bahasa Indonesia: Di negara-negara berbahasa Inggris, mengucapkan 'It is nice talking to you' adalah cara standar dan sopan untuk mengisyaratkan bahwa percakapan akan segera berakhir.
EN: Use 'Let's' (Let us) to suggest doing an activity together with someone.
Bahasa Indonesia: Gunakan 'Let's' (ayo kita) untuk mengajak seseorang melakukan sesuatu bersama.
Let's go to the park!
Ayo kita ke taman!
EN: In English-speaking cultures, explicitly saying 'Let's be friends' is very common among children or in friendly, informal social settings to show openness.
Bahasa Indonesia: Di negara-negara berbahasa Inggris, mengatakan secara jelas "Mari kita berteman" sangat umum di kalangan anak-anak atau dalam situasi sosial yang santai untuk menunjukkan sikap ramah.
EN: Use 'sounds + adjective' to react to an idea or suggestion.
Bahasa Indonesia: Gunakan "sounds + kata sifat" untuk menanggapi suatu ide atau saran.
That sounds fun!
Kedengarannya menarik!
EN: In English-speaking cultures, it is common to use enthusiastic responses like 'Great!' or 'Awesome!' to show you are engaged in the conversation.
Bahasa Indonesia: Di negara-negara berbahasa Inggris, menggunakan tanggapan positif yang antusias seperti 'Great!' atau 'Awesome!' sangat umum, ini menunjukkan bahwa Anda fokus pada percakapan.
EN: The phrase 'See you' is a common way to say goodbye when you expect to meet the person again. Adding 'soon' means the meeting will happen in a short time.
Bahasa Indonesia: "See you" adalah ungkapan umum yang digunakan untuk berpamitan dengan orang yang diharapkan akan ditemui lagi. Menambahkan "soon" berarti akan segera bertemu kembali.
See you later!
Sampai jumpa segera!
EN: In English-speaking cultures, using someone's first name when saying goodbye is very common and friendly, even if you just met them.
Bahasa Indonesia: Di negara-negara berbahasa Inggris, menyebut nama orang tersebut saat berpamitan adalah hal yang sangat umum dan ramah, bahkan untuk orang yang baru dikenal.
EN: Use 'Goodbye' followed by a person's name to make a farewell more personal and polite.
Bahasa Indonesia: Menambahkan nama orang tersebut setelah "Goodbye" dapat membuat perpisahan terasa lebih akrab dan sopan.
Goodbye, Mr. Smith!
Selamat tinggal, Tuan Smith!
EN: In English-speaking cultures, using someone's name when saying goodbye is very common and helps build a friendly relationship.
Bahasa Indonesia: Di negara-negara berbahasa Inggris, menyebut nama orang tersebut saat berpamitan sangat umum, ini membantu membangun hubungan yang ramah.
—