ProgrammingPemrograman
Pratinjau Audio Lengkap
0:00
0:00
#1
Hey Alex, you look pretty tired today. Did you even sleep last night?
Hei Alex, kamu kelihatan cukup lelah hari ini. Apa kamu tidur tadi malam?
#2
Honestly, not much. I was up until three in the morning trying to fix a bug.
Sejujurnya, tidak banyak. Saya terjaga sampai jam tiga pagi mencoba memperbaiki bug.
#3
A bug? Like an actual insect crawled into your laptop or something?
Bug? Seperti ada serangga sungguhan yang merayap ke dalam laptopmu atau semacamnya?
#4
Ha, very funny. No, a bug in programming means an error in the code that causes problems.
Ha, lucu sekali. Tidak, bug dalam pemrograman berarti kesalahan dalam kode yang menyebabkan masalah.
#5
So what exactly went wrong with your code? Was it something complicated?
Jadi apa sebenarnya yang salah dengan kodemu? Apakah itu sesuatu yang rumit?
#6
I had written a function that was supposed to calculate user subscription fees automatically.
Saya telah menulis sebuah fungsi yang seharusnya menghitung biaya langganan pengguna secara otomatis.
#7
That sounds useful. What was the function doing wrong, though?
Kedengarannya berguna. Tapi, apa yang salah dengan fungsi itu saat itu?
#8
It had been working perfectly during testing, but it crashed every time real data was processed.
Selama pengujian, itu bekerja dengan sempurna, tetapi setiap kali data asli diproses, itu mengalami crash.
#9
That must have been incredibly frustrating after all the testing you had done.
Setelah semua pengujian yang Anda lakukan, itu pasti sangat membuat frustrasi.
#10
The worst part was that my team needed to deploy the application by Friday morning.
Bagian terburuknya adalah tim saya harus menyebarkan (deploy) aplikasi sebelum Jumat pagi.
#11
Deploy? Is that like launching it so people can actually use it?
Deploy? Apakah itu seperti meluncurkannya agar orang-orang benar-benar bisa menggunakannya?
#12
Exactly. Deploying means releasing the software to the live server where users can access it.
Tepat sekali. Menerapkan (Deploying) berarti merilis perangkat lunak ke server aktif di mana pengguna dapat mengaksesnya.
#13
So you were basically racing against the clock to find and fix the problem.
Jadi, Anda pada dasarnya sedang berpacu dengan waktu untuk menemukan dan memperbaiki masalah tersebut.
#14
Yes, and the pressure was enormous because the client had already been promised a delivery date.
Ya, dan tekanannya sangat besar karena klien sudah dijanjikan tanggal pengiriman.
#15
So how did you finally solve it? Did someone help you figure it out?
Jadi bagaimana akhirnya Anda menyelesaikannya? Apakah ada yang membantu Anda memahaminya?
#16
Actually, I took a break and went for a walk around midnight to clear my head.
Sebenarnya, saya beristirahat sejenak dan berjalan-jalan sekitar tengah malam untuk menjernihkan pikiran.
#17
See, that is basically what I always tell you. Exercise helps the brain work better.
Lihat, itu pada dasarnya adalah apa yang selalu saya katakan padamu. Olahraga membantu otak bekerja lebih baik.
#18
You are not wrong. When I came back, I noticed a tiny missing condition in the function.
Anda tidak salah. Saat saya kembali, saya menyadari ada satu kondisi kecil yang hilang dalam fungsi tersebut.
#19
A tiny missing condition caused all that trouble? Programming sounds like detective work to me.
Satu kondisi kecil yang terlewat menyebabkan semua masalah itu? Pemrograman terdengar seperti pekerjaan detektif bagi saya.
#20
It really is. Finding bugs requires patience, logic, and sometimes a fresh pair of eyes.
Benar sekali. Menemukan bug membutuhkan kesabaran, logika, dan terkadang sudut pandang yang segar.
#21
By the way, did you not mention you have a tech interview coming up soon?
Ngomong-ngomong, bukankah kamu menyebutkan bahwa kamu akan segera menjalani wawancara teknis?
#22
Yes, I do. By next month, I will have completed three rounds of technical interviews.
Ya, benar. Sampai bulan depan, saya akan sudah menyelesaikan tiga putaran wawancara teknis.
#23
That is impressive. What kind of questions do they usually ask in those interviews?
Itu sangat mengesankan. Pertanyaan seperti apa yang biasanya mereka ajukan dalam wawancara tersebut?
#24
They ask you to write code on the spot and explain your problem-solving approach clearly.
Mereka meminta Anda untuk menulis kode di tempat dan menjelaskan pendekatan pemecahan masalah Anda dengan jelas.
#25
Sounds tough. Well, if you can survive debugging at three in the morning, you can handle anything.
Kedengarannya sulit. Yah, jika Anda bisa bertahan melakukan debugging pada jam tiga pagi, Anda bisa menangani apa pun.
#26
Thanks, Jake. Now let us stop talking about code and start lifting some weights instead.
Terima kasih, Jake. Sekarang mari kita berhenti bicara tentang kode dan mulai angkat beban saja.