EN: The passive voice is used when the focus is on the action or the receiver of the action rather than the doer. It is formed using 'be + past participle'. Here, 'were cancelled' shows that the games were cancelled by an external party.
Bahasa Indonesia: Kalimat pasif (Passive Voice) digunakan untuk menekankan penerima aksi atau aksi itu sendiri, bukan pelakunya. Strukturnya adalah "kata kerja be + past participle". Frasa "were cancelled" dalam kalimat menunjukkan bahwa pertandingan sepak bola tersebut dibatalkan oleh pihak luar.
The flight was cancelled due to bad weather.
Penerbangan dibatalkan karena cuaca buruk.
EN: 'Because of' is a prepositional phrase used to express a reason, followed by a noun or noun phrase. (In contrast, 'because' is a conjunction followed by a full clause).
Bahasa Indonesia: "Because of" adalah frasa preposisi yang menyatakan alasan atau penyebab, dan diikuti oleh kata benda atau frasa kata benda. (Sebaliknya, "because" adalah kata hubung yang harus diikuti oleh klausa lengkap).
The match was delayed because of heavy rain.
Pertandingan ditunda karena hujan lebat.
EN: In the UK and Scotland, youth football is deeply integrated into community life, relying heavily on volunteer coaches and parent spectators. High-intensity adult pressure and aggressive sideline behavior have become a growing social concern, leading to temporary suspensions of matches to address touchline toxicity.
Bahasa Indonesia: Di Inggris dan Skotlandia, sepak bola usia muda mengakar kuat dalam kehidupan bermasyarakat serta sangat bergantung pada pelatih sukarelawan dan kehadiran orang tua. Namun, tekanan berlebihan dari orang dewasa serta kekerasan di tepi lapangan telah menjadi isu sosial yang serius, hingga memaksa pertandingan dihentikan guna menertibkan ketertiban di pinggir lapangan.
EN: Reduced relative clauses with adjectives/participial phrases (e.g., 'aged five and six') are used to modify nouns concisely without repeating subject pronouns and verbs like 'who were'.
Bahasa Indonesia: Klausa relatif yang diperpendek (modifikasi frasa kata sifat/partisip): di sini 'aged five and six' disingkat dari 'who were aged five and six', disisipkan di antara subjek dan kata kerja untuk memberikan informasi tambahan secara ringkas.
The students, eager to learn, arrived early for the lecture.
Para siswa yang bersemangat untuk belajar itu tiba lebih awal di lokasi ceramah.
EN: Past participial phrases (e.g., 'called Fun 4s') can act as post-modifiers to nouns, functioning as shortened passive relative clauses ('which was called...').
Bahasa Indonesia: Partisip lampau sebagai modifikator pascaposisi: 'called Fun 4s' merupakan frasa partisip lampau yang menerangkan kata benda 'programme' di depannya, setara dengan klausa relatif pasif yang menghilangkan 'which was'.
I read a book written by a famous author.
Saya membaca sebuah buku yang ditulis oleh seorang penulis terkenal.
EN: 'Fun 4s' is a small-sided football (soccer) format designed for young children (typically around 4 to 6 years old) in Scotland, emphasizing continuous participation, basic skill development, and enjoyment rather than competitive scoring.
Bahasa Indonesia: 'Fun 4s' adalah program pembinaan sepak bola lapangan kecil di Skotlandia yang dirancang khusus untuk anak-anak usia dini (sekitar 4-6 tahun), dengan fokus membuat anak menikmati olahraga, mengasah keterampilan dasar, dan berpartisipasi aktif secara berkesinambungan, bukan mengejar menang-kalah.
EN: The idiomatic phrase 'far from + noun/adjective' is used to emphasize that something is definitely not the case or is the exact opposite of what is mentioned.
Bahasa Indonesia: 'far from + kata benda/sifat' adalah ungkapan yang digunakan untuk menegaskan bahwa sesuatu 'sama sekali bukan' atau 'jauh dari' kondisi yang digambarkan, bahkan bisa jadi justru sebaliknya.
His explanation was far from clear, leaving everyone confused.
Penjelasannya sama sekali tidak jelas, membuat semua orang merasa sangat bingung.
EN: 'However' is an adverbial conjunction used to introduce a statement that contrasts with what has just been said. It is usually placed at the beginning of a sentence followed by a comma.
Bahasa Indonesia: 'However' adalah kata keterangan penghubung (adverbia konjungtif) yang digunakan untuk mengawali kalimat yang bertolak belakang dengan kalimat sebelumnya. Biasanya diletakkan di awal kalimat dan diikuti tanda koma.
She worked very hard; however, she did not pass the final exam.
Dia berusaha sangat keras; namun, dia tidak lulus ujian akhir.
EN: The phrase plays on the name of the children's football program mentioned in the article, 'Fun 4s'. While the organization intends to emphasize enjoyment for 5- and 6-year-olds, the article highlights how toxic adult behavior ruin this safe and fun space.
Bahasa Indonesia: Kalimat ini secara cerdas memainkan nama program sepak bola anak-anak yang disebutkan dalam artikel, yaitu "Fun 4s". Meskipun program tersebut bertujuan menyediakan lingkungan olahraga yang menyenangkan bagi anak-anak usia 5 hingga 6 tahun, artikel tersebut menunjukkan bahwa keterlibatan kekerasan oleh orang dewasa membuat suasana pertandingan "sama sekali tidak menyenangkan (far from fun)".
EN: The phrasal verb 'give out' means to distribute or issue something to a group or individuals. In sports, it refers to a referee issuing cards or penalties.
Bahasa Indonesia: Kata kerja frasa "give out" berarti membagikan, mendistribusikan, atau mengeluarkan. Dalam dunia olahraga, frasa ini sering merujuk pada wasit yang memberikan kartu atau hukuman.
The teacher gave out the exam papers to all the students.
Guru membagikan kertas ujian kepada semua siswa.
EN: Prepositional phrases indicating time (e.g., 'In the first week of the season') are often placed at the beginning of a sentence for emphasis or setting the context, followed by a comma.
Bahasa Indonesia: Frasa preposisi waktu (seperti "In the first week of the season") sering ditempatkan di awal kalimat untuk menekankan latar waktu, biasanya diikuti koma untuk memisahkannya dari klausa utama.
In the middle of the night, the alarm suddenly sounded.
Di tengah malam, alarm tiba-tiba berbunyi.
EN: In football (soccer), a red card is shown by the referee to indicate that a player or official has committed a severe offense and must leave the pitch immediately. Giving out 72 red cards in a single week—especially in a league for 5- and 6-year-olds—is an extraordinarily high and shocking number, indicating severe behavioral issues mainly from adult spectators and coaches.
Bahasa Indonesia: Dalam sepak bola, wasit mengeluarkan kartu merah menandakan bahwa pemain atau ofisial tim melakukan pelanggaran berat dan harus segera meninggalkan lapangan. Dikeluarkannya hingga 72 kartu merah hanya dalam satu pekan—terutama dalam pertandingan untuk anak-anak berusia 5-6 tahun—merupakan angka yang sangat tidak lazim dan mengejutkan, yang mencerminkan masalah perilaku yang sangat serius di kalangan orang dewasa penonton (orang tua atau pelatih).
EN: The verb 'describe' can be followed by an object and a present participle (-ing) acting as an object complement to show an action in progress or a state being described.
Bahasa Indonesia: Verba "describe" (menggambarkan) dapat diikuti oleh "objek + present participle (-ing)" sebagai pelengkap objek, untuk menggambarkan tindakan yang sedang berlangsung atau kondisi dari seseorang/sesuatu.
The witness described the suspect wearing a black jacket and running away.
Saksi mata menggambarkan tersangka mengenakan jaket hitam dan melarikan diri.
EN: A relative clause introduced by 'that' can be used in the passive voice ('were designed') to describe or modify a preceding noun ('matches').
Bahasa Indonesia: Klausa relatif yang dipimpin oleh kata ganti relatif "that", dipadukan dengan bentuk pasif ("were designed", dirancang), digunakan untuk memodifikasi kata benda di depannya ("matches", pertandingan).
This facility was built for activities that were designed for seniors.
Fasilitas ini digunakan untuk kegiatan yang dirancang khusus bagi lansia.
EN: In grassroots football in the UK, adult sideline behavior (from parents and coaches) has become a growing concern, leading to initiatives like the FA's 'Respect' campaign to prevent abuse toward referees and young players.
Bahasa Indonesia: Dalam sepak bola akar rumput di Inggris (sepak bola komunitas untuk anak-anak dan remaja), perilaku agresif orang dewasa (orang tua dan pelatih) di pinggir lapangan kian menjadi sorotan. Hal ini mendorong Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) meluncurkan kampanye seperti "Respect" guna melindungi wasit dan pemain muda dari intimidasi verbal maupun fisik.
EN: The correlation structure 'not just... (but also...)' is used to emphasize that something is not limited to a specific thing, place, or condition, but applies to a wider scope.
Bahasa Indonesia: "not just... (bukan hanya/sekadar...)" sering digunakan untuk menegaskan bahwa suatu situasi tidak terbatas pada hal, tempat, atau kondisi tertentu saja, melainkan mencakup cakupan yang lebih luas.
Bullying is not just a problem in schools; it happens online as well.
Perundungan bukan hanya masalah di sekolah, hal itu juga terjadi di internet.
EN: A relative clause (or adjective clause) starting with 'who' modifies the noun before it ('People'). Here, 'who work in youth football across the country' specifies which people are being referred to.
Bahasa Indonesia: Klausa relatif (klausa adjektiva) yang diawali oleh kata ganti relatif "who", digunakan untuk menerangkan nomina sebelumnya, "People" (orang-orang). Di sini, "who work in youth football across the country" menjelaskan orang-orang mana yang dimaksud.
Teachers who love their students always work hard.
Guru yang menyayangi murid-muridnya selalu bekerja keras.
EN: The present perfect tense ('have confirmed') is formed with 'have/has + past participle'. It is used here to show an action that happened in the recent past with relevance to the present situation.
Bahasa Indonesia: Bentuk present perfect (have confirmed) dibentuk dari "have/has + past participle". Di sini digunakan untuk menyatakan tindakan yang baru saja terjadi dan masih berdampak atau berhubungan dengan situasi saat ini.
Doctors have confirmed that the new medicine is effective.
Para dokter telah mengonfirmasi bahwa obat baru ini efektif.
EN: Comparative adjectives can be modified by words like 'much', 'far', or 'a lot' to emphasize the degree of difference (e.g., 'much stronger').
Bahasa Indonesia: Kata sifat komparatif dapat diawali dengan kata pengubah seperti "much", "far", atau "a lot" untuk menekankan perbedaan tingkat yang signifikan (misalnya: "much stronger" berarti "jauh lebih kuat").
We need much clearer guidelines to handle spectator behavior.
Kita membutuhkan panduan yang jauh lebih jelas untuk menangani perilaku penonton.
EN: The conjunction 'because' is used to introduce a subordinate clause that explains the reason or cause for the main clause's action.
Bahasa Indonesia: Kata hubung "because" (karena) digunakan untuk mengantar klausa keterangan alasan, yang menjelaskan sebab atau alasan tindakan pada klausa utama terjadi.
The match was delayed because the pitch was flooded.
Pertandingan ditunda karena lapangan tergenang air.
EN: In grassroots sports across the UK and western countries, 'governance' and 'leadership' are increasingly emphasized due to issues with over-competitive parents and aggressive adult behavior on the sidelines, often referred to as 'sideline rage'. Programs like 'Fun 4s' in Scotland aim to keep football fun and development-focused for very young children.
Bahasa Indonesia: Dalam olahraga akar rumput di Inggris dan negara-negara Barat, "tata kelola" (governance) dan "kepemimpinan" (leadership) makin diperhatikan. Alasan utamanya adalah orang tua yang terlalu mementingkan kemenangan serta perilaku agresif orang dewasa di pinggir lapangan (sering disebut sideline rage). Program seperti "Fun 4s" di Skotlandia pada awalnya ditujukan agar anak-anak dapat menikmati sepak bola dalam lingkungan yang menyenangkan dan berfokus pada perkembangan.
EN: Present Perfect Tense ('have/has + past participle') is used here to show that an action or situation started in the past and continues to affect the present moment.
Bahasa Indonesia: Present perfect tense (have/has + past participle) di sini digunakan untuk menyatakan tindakan atau situasi yang dimulai di masa lalu dan pengaruhnya masih berlanjut hingga sekarang.
Recent efforts have not been enough to solve the traffic problem.
Upaya baru-baru ini masih belum cukup untuk menyelesaikan masalah lalu lintas.
EN: Adjective + Infinitive Pattern ('enough + to-infinitive') indicates sufficiency to achieve a specific result.
Bahasa Indonesia: Pola kalimat "kata sifat + infinitif" (enough + to-infinitive) bermakna "cukup untuk mencapai hasil tertentu".
He is old enough to make his own decisions.
Dia sudah cukup dewasa untuk mengambil keputusan sendiri.
EN: In youth sports culture, 'the sidelines' refers to the area where parents and spectators watch the game. The term 'sideline rage' or 'sideline aggression' has become a recognized issue in western youth sports, referring to parents becoming overly competitive, aggressive, or violent toward referees and young players.
Bahasa Indonesia: Dalam budaya olahraga remaja, 'sidelines' (pinggir lapangan) merujuk pada area tempat orang tua dan penonton menyaksikan pertandingan. Istilah 'sideline rage' (kemarahan di pinggir lapangan) atau perilaku agresif di pinggir lapangan telah menjadi masalah yang sangat disorot dalam olahraga remaja di dunia Barat, merujuk pada orang tua yang menunjukkan sifat terlalu kompetitif, agresif, atau bahkan kekerasan terhadap wasit atau pemain muda.
EN: The reporting verb 'say' is followed by a content clause with the subordinator 'that' omitted. This zero-that clause functions as the direct object of 'say'.
Bahasa Indonesia: Kata kerja 'say' (mengatakan) diikuti oleh klausa nomina (klausa objek) yang menghilangkan kata hubung 'that', yang berfungsi sebagai objek langsung dari 'say' dalam kalimat tersebut.
Doctors say baseline tests can help detect health issues early.
Dokter menyatakan bahwa pemeriksaan dasar membantu mendeteksi masalah kesehatan sejak dini.
EN: The idiom 'go far beyond' means to exceed or affect much more than a specific limit or scope.
Bahasa Indonesia: Frasa 'go far beyond' berarti 'jauh melampaui' atau 'dampaknya tidak terbatas hanya pada', digunakan untuk menekankan bahwa pengaruh sesuatu melampaui batasan tertentu.
The impact of the new policy will go far beyond the business sector.
Dampak dari kebijakan baru ini akan jauh melampaui sektor bisnis.
EN: In British English, 'football pitch' is the standard term for a soccer field. 'Pitch' is also used for other sports fields like rugby and cricket in the UK.
Bahasa Indonesia: Dalam bahasa Inggris Britania, "football pitch" adalah istilah standar untuk lapangan sepak bola (bahasa Inggris Amerika biasanya menggunakan "soccer field"). Selain itu, kata "pitch" dalam bahasa Inggris Britania juga umum digunakan untuk lapangan rugbi (rugby) dan kriket (cricket).
EN: The perception verb 'see' is followed by an object ('adults') and a present participle ('acting') to describe an action that is currently in progress or observed happening.
Bahasa Indonesia: Kata kerja persepsi "see" yang diikuti objek (adults) dan participle masa kini (acting) digunakan untuk menunjukkan pengamatan terhadap seseorang yang "sedang melakukan" suatu tindakan.
She saw the boy running across the street.
Dia melihat anak laki-laki itu sedang berlari menyeberangi jalan.
EN: The structure 'connect A with B instead of C' means to associate one thing (A) with something else (B), rather than a different alternative (C).
Bahasa Indonesia: Struktur "connect A with B instead of C" berarti "mengaitkan A dengan B, bukan dengan C", yang sering digunakan untuk membandingkan dua hubungan atau gagasan yang berbeda.
Students should connect mistakes with learning opportunities instead of failure.
Siswa seharusnya memandang kesalahan sebagai kesempatan belajar, bukan sebagai kegagalan.
EN: The relative pronoun 'where' is used as a relative adverb to introduce a relative clause modifying a place ('a safe space'), indicating 'in which' something happens.
Bahasa Indonesia: Kata keterangan relatif 'where' digunakan untuk mengantar klausa relatif yang menerangkan kata benda tempat sebelumnya (dalam hal ini 'a safe space'), menyatakan hal yang terjadi 'di dalam ruang/tempat tersebut'.
This is a quiet library where students can study without distraction.
Ini adalah perpustakaan yang tenang, tempat para siswa dapat berkonsentrasi membaca tanpa gangguan.
EN: When listing three or more items in a series, a comma is placed between the items, and 'and' connects the final item (e.g., 'A, B and C').
Bahasa Indonesia: Struktur paralel konjungsi koordinatif: Ketika mendaftar tiga kata benda atau lebih, bagian depan dipisahkan dengan koma, dan bagian terakhir dihubungkan dengan 'and' sebelumnya (yaitu A, B and C).
The course helps build leadership, creativity and communication skills.
Kursus ini membantu mengembangkan kepemimpinan, kreativitas, dan keterampilan komunikasi.
EN: Nominal Relative Clause ('what' clause): The pronoun 'what' acts as 'the thing(s) that' and introduces a clause functioning as the direct object of the verb 'copy'.
Bahasa Indonesia: Klausa relatif nomina (klausa what): Kata ganti 'what' setara dengan 'the thing(s) that' (hal yang...), mengantarkan sebuah klausa sebagai objek langsung dari kata kerja utama 'copy'.
Children often repeat what they hear at home.
Anak-anak sering mengulangi apa yang mereka dengar di rumah.
EN: First Conditional with Modal Verbs: The structure 'if + present simple, subject + modal verb + base verb' is used to talk about a possible future result or condition. Here, 'may' indicates possibility rather than certainty ('will').
Bahasa Indonesia: Kalimat pengandaian tipe pertama (First Conditional) dengan modal verb: Strukturnya adalah "if + simple present, subjek + kata kerja modal + kata kerja bentuk dasar", digunakan untuk menggambarkan situasi dan hasil yang mungkin terjadi di masa depan. Penggunaan 'may' di sini menunjukkan kemungkinan, bukan kepastian seperti halnya 'will'.
If students practice every day, they may improve their speaking skills faster.
Jika siswa berlatih setiap hari, kemampuan berbicara mereka mungkin akan meningkat lebih cepat.
EN: The Present Perfect Tense (have/has + past participle) is used here with 'always' to express a state or action that began in the past and continues to be true in the present.
Bahasa Indonesia: Present perfect tense (have/has + past participle) di sini digunakan bersama 'always' untuk menunjukkan keadaan atau fakta yang dimulai di masa lalu dan masih berlangsung hingga sekarang.
Music has always been an effective tool for learning new languages.
Musik selalu menjadi sarana yang efektif untuk mempelajari bahasa baru.
EN: Infinitives ('to connect... and bring...') can act as adjective complements modifying a noun phrase ('a powerful way'), explaining what the way/method is for.
Bahasa Indonesia: Frasa infinitif (to + kata kerja dasar) di sini berfungsi sebagai pewatas pasca-posisi untuk memodifikasi frasa kata benda sebelumnya (a powerful way), menjelaskan secara spesifik untuk apa 'cara yang ampuh' tersebut digunakan.
She found a great way to save money and stay healthy.
Dia menemukan cara yang bagus untuk menghemat uang sekaligus menjaga kesehatan.
EN: In many parts of the world, especially in the UK and Europe, football (soccer) plays a vital social role beyond just being a game. Local clubs often serve as community hubs where families gather, fostering a strong sense of local identity and social cohesion.
Bahasa Indonesia: Di banyak belahan dunia (khususnya Inggris dan Eropa), sepak bola (football/soccer) bukan sekadar olahraga, melainkan juga memainkan peran sosial yang sangat penting. Klub sepak bola lokal kerap menjadi pusat komunitas, menyatukan keluarga dan tetangga, serta menumbuhkan rasa identitas lokal yang kuat dan kohesi sosial.
EN: The preposition 'without' is used to show the absence of something. When followed by noun phrases, it creates a conditional background meaning 'if there is no...'.
Bahasa Indonesia: Preposisi "without" (tanpa) diikuti oleh nomina atau gerund, digunakan untuk menyatakan ketiadaan suatu kondisi, dengan makna pengandaian "jika tanpa...".
Without clear instructions, students may feel confused.
Tanpa instruksi yang jelas, para siswa mungkin akan merasa bingung.
EN: The idiom 'do more harm than good' means to cause more damage or negative effects than benefits.
Bahasa Indonesia: Frasa "do more harm than good" berarti "lebih banyak mendatangkan mudarat daripada manfaat", sering digunakan untuk menyatakan bahwa dampak negatif suatu tindakan melebihi manfaat positifnya.
Taking too much medicine can do more harm than good.
Mengonsumsi terlalu banyak obat bisa mendatangkan lebih banyak mudarat daripada manfaat.
EN: The relative adverb 'where' is used to introduce a relative clause modifying a noun that refers to a place, environment, or situation. It means 'in/at which'.
Bahasa Indonesia: Kata keterangan relatif "where" digunakan untuk mengantar klausa relatif yang menerangkan kata benda tempat, lingkungan, atau situasi, yang setara dengan "in/at which".
Students need a quiet classroom where they can focus on their studies.
Siswa membutuhkan ruang kelas yang tenang di mana mereka dapat fokus belajar.
EN: The verb 'enjoy' is always followed by a gerund (v-ing), not an infinitive, to express liking or taking pleasure in an activity.
Bahasa Indonesia: Kata kerja "enjoy" harus diikuti dengan gerund (V-ing) sebagai objeknya, tidak boleh menggunakan infinitive (to V).
She enjoys playing basketball with her friends after school.
Dia suka bermain bola basket bersama teman-temannya sepulang sekolah.
EN: In Western education and youth sports culture, emphasizing a 'positive environment' and learning to 'work as a team' reflects a holistic approach to child development. Sports are viewed not just as competitions, but as key vehicles for social emotional learning (SEL), character building, and teaching young people fair play.
Bahasa Indonesia: Dalam budaya pendidikan dan olahraga remaja di Barat, penekanan pada "lingkungan yang positif" dan belajar "bekerja sama sebagai tim" mencerminkan pentingnya perkembangan anak secara holistik. Olahraga bukan sekadar pertandingan, melainkan dipandang sebagai sarana penting untuk pembelajaran sosial-emosional (SEL), pembentukan karakter, serta penanaman semangat sportivitas.
EN: The phrasal verb 'call for' means to publicly demand or request something. It is commonly used in news and formal contexts.
Bahasa Indonesia: Frasa kerja "call for" berarti "menyerukan" atau "menuntut". Frasa ini sering digunakan dalam berita, politik, atau situasi formal untuk menyatakan permintaan atau usulan publik agar suatu tindakan diambil.
Citizens are calling for stricter laws against drunk driving.
Masyarakat menyerukan undang-undang yang lebih ketat terhadap tindakan mengemudi dalam keadaan mabuk.
EN: The verb 'make' is used as a causative/resultative verb with the structure: make + object + adjective ('make youth football safe'), meaning to cause the object to enter a certain state.
Bahasa Indonesia: Kata kerja "make" di sini berfungsi sebagai kata kerja kausatif/hasil, dengan pola "make + objek + kata sifat" (make youth football safe), yang berarti "membuat sesuatu berada dalam keadaan tertentu".
The new manager wants to make the workplace environment more positive.
Manajer baru ingin membuat lingkungan kerja menjadi lebih positif.
Kosakata utama dengan pengucapan IPA, definisi, contoh kalimat, dan kuis interaktif.
Frasa dengan label jenis, definisi dwibahasa, catatan penggunaan, dan contoh kalimat.
A card shown by a referee to a player who has committed a serious offence, indicating that the player must leave the field.
Kartu merah
To extend much further than a particular point, limit, or area.
Jauh melampaui; tidak terbatas pada
To take something such as a behavior, attitude, or problem from one situation into another.
Membawa... ke dalam (situasi atau bidang lain)
To publicly demand or ask for something to happen.
Menyerukan; menuntut