EN: Use 'Where is + [singular noun]?' to ask for the location of a specific place or thing.
Bahasa Indonesia: Gunakan "Where is + [kata benda tunggal]?" untuk menanyakan lokasi tempat atau benda tertentu.
Where is the library?
Di mana perpustakaan?
EN: In English-speaking cultures, starting a conversation with a stranger by saying 'Excuse me' is essential for being polite before asking for help or information.
Bahasa Indonesia: Di negara-negara berbahasa Inggris, mengucapkan 'Excuse me' sebelum meminta bantuan atau informasi kepada orang asing adalah sopan santun yang sangat mendasar.
EN: Use 'is near' to describe a location that is close to your current position.
Bahasa Indonesia: Gunakan "is near" untuk menjelaskan bahwa suatu lokasi berada di dekat posisi Anda saat ini.
The park is near here.
Taman ada di dekat sini.
EN: In many English-speaking countries, post offices are common landmarks used for giving directions because they are easily recognizable.
Bahasa Indonesia: Di banyak negara berbahasa Inggris, kantor pos adalah tengara yang umum karena sangat mudah dikenali dan sering digunakan untuk petunjuk arah.
EN: Use 'How do I + verb' to ask for instructions or directions on how to perform an action.
Bahasa Indonesia: Gunakan "How do I + kata kerja" untuk menanyakan cara melakukan sesuatu atau menanyakan rute.
How do I open this box?
Bagaimana cara saya membuka kotak ini?
EN: In English-speaking cultures, starting a question with 'Excuse me' before asking 'How do I go there?' is considered more polite when talking to strangers.
Bahasa Indonesia: Di negara-negara berbahasa Inggris, saat bertanya arah kepada orang asing, akan lebih sopan jika mengucapkan 'Excuse me' (permisi) sebelum bertanya 'Bagaimana saya bisa ke sana?'.
EN: Imperative sentences start with a verb to give directions or orders. You don't need to say 'You'.
Bahasa Indonesia: Kalimat perintah dimulai dengan kata kerja, digunakan untuk memberikan instruksi atau perintah. Tidak perlu mengucapkan 'Anda'.
Turn left at the bank.
Belok kiri di bank.
EN: In many North American cities, 'blocks' are the standard unit for measuring walking distance, as streets are often laid out in a grid.
Bahasa Indonesia: Di banyak kota di Amerika Utara, 'blocks (blok)' adalah unit standar untuk mengukur jarak berjalan kaki, karena jalanan biasanya dirancang dalam bentuk kisi.
EN: To ask a 'Yes/No' question with an action verb, put 'Do' at the beginning of the sentence.
Bahasa Indonesia: Ketika ada kata kerja tindakan (seperti turn) dalam kalimat, tambahkan Do di awal kalimat untuk membentuk pertanyaan 'ya/tidak'.
Do you like apples?
Apakah kamu suka apel?
EN: In English-speaking countries, when asking for directions, it is common to repeat the instruction as a question to confirm you understood correctly.
Bahasa Indonesia: Di negara-negara berbahasa Inggris, saat menanyakan jalan, biasanya instruksi lawan bicara diulangi dan diubah menjadi pertanyaan untuk memastikan tidak salah dengar.
EN: Use 'turn' followed by a direction (right/left) to give simple instructions.
Bahasa Indonesia: Gunakan 'turn' ditambah arah (kanan/kiri) untuk memberikan instruksi sederhana.
Turn left at the park.
Belok kiri di taman.
EN: In English-speaking cultures, starting a correction with 'No' is common and polite when giving directions, as it clearly prevents the person from going the wrong way.
Bahasa Indonesia: Di negara-negara berbahasa Inggris, sangat umum dan sopan untuk mengatakan 'No' terlebih dahulu untuk mengoreksi kesalahan saat menunjukkan jalan, karena ini dapat mencegah lawan bicara salah jalan dengan jelas.
EN: Using a statement with rising intonation to ask a question for confirmation.
Bahasa Indonesia: Gunakan nada kalimat pernyataan dan naikkan nada di akhir kalimat untuk bertanya dan mengonfirmasi informasi.
Turn left at the park?
Belok kiri di taman?
EN: In English-speaking countries, repeating a direction with a rising tone is a very common way to double-check instructions to avoid getting lost.
Bahasa Indonesia: Di negara-negara berbahasa Inggris, mengulangi panduan arah dengan nada naik adalah hal yang sangat umum dilakukan untuk mengonfirmasi kembali instruksi agar tidak tersesat.
EN: Imperative sentences are used to give directions. Start with a verb to tell someone what to do.
Bahasa Indonesia: Kalimat perintah digunakan untuk memberikan instruksi atau menunjukkan jalan. Mulailah langsung dengan kata kerja untuk memberi tahu lawan bicara apa yang harus dilakukan.
Turn left at the park.
Belok kiri di taman.
EN: In many English-speaking countries, 'intersection' is the standard term for where two roads cross. In the UK, people often use 'crossroads'.
Bahasa Indonesia: Di banyak negara berbahasa Inggris, 'intersection' adalah istilah standar untuk persimpangan jalan. Di Inggris, orang biasanya menggunakan 'crossroads'.
EN: To ask a 'Yes/No' question with 'is', move 'Is' to the beginning of the sentence before the subject 'it'.
Bahasa Indonesia: Saat menggunakan 'is' untuk menanyakan pertanyaan 'apakah', pindahkan 'Is' ke awal kalimat, sebelum subjek 'it'.
Is it cold today?
Apakah hari ini dingin?
EN: In English-speaking cultures, asking 'Is it far?' is a common way to decide whether to walk or take transportation. People often answer with time (e.g., 'It's a 5-minute walk') rather than distance.
Bahasa Indonesia: Di negara-negara berbahasa Inggris, menanyakan "Apakah jauh dari sini?" adalah cara umum untuk memutuskan apakah akan berjalan kaki atau naik kendaraan. Orang biasanya menjawab dengan "waktu" (misalnya: 5 menit jalan kaki), bukan jarak spesifik.
EN: Use 'It is + adjective' to describe the state or location of a place or thing.
Bahasa Indonesia: Gunakan "It is + kata sifat" untuk mendeskripsikan status atau lokasi suatu tempat atau benda.
It is very big.
Itu sangat besar.
EN: In English, 'close' and 'near' are often interchangeable when talking about distance, but 'close' is very common in casual conversation.
Bahasa Indonesia: Dalam bahasa Inggris, saat membicarakan jarak, close dan near biasanya dapat saling menggantikan, tetapi dalam percakapan sehari-hari close sangat sering digunakan.
EN: Use 'Can I' followed by a basic action word to ask for permission or to check if something is possible.
Bahasa Indonesia: Gunakan "Can I" diikuti dengan kata kerja tindakan dasar untuk meminta izin atau menanyakan apakah sesuatu mungkin dilakukan.
Can I sit here?
Bolehkah saya duduk di sini?
EN: In many Western cities, asking if a place is 'walkable' is common because distances can be large and public transport varies.
Bahasa Indonesia: Di banyak kota Barat, menanyakan apakah suatu tempat "bisa dicapai dengan jalan kaki" sangat umum, karena jaraknya mungkin jauh dan kondisi transportasi umum bervariasi.
EN: Use 'It takes' followed by a time duration to say how long an activity or journey lasts.
Bahasa Indonesia: Gunakan "It takes" ditambah durasi waktu untuk menyatakan berapa lama suatu aktivitas atau perjalanan berlangsung.
It takes ten minutes to walk home.
Jalan kaki ke rumah memakan waktu sepuluh menit.
EN: In English-speaking cultures, giving a time estimate (like 'five minutes') is often more common than giving a distance (like '500 meters') when providing directions.
Bahasa Indonesia: Di negara-negara berbahasa Inggris, saat memberikan petunjuk jalan, biasanya mereka terbiasa memberikan perkiraan 'waktu' (misalnya: lima menit), bukan 'jarak' yang tepat (misalnya: 500 meter).
EN: To ask a question with 'is', move 'Is' to the beginning of the sentence before the subject.
Bahasa Indonesia: Saat bertanya menggunakan 'is', pindahkan 'Is' ke awal kalimat, di depan subjek.
Is the school near here?
Apakah sekolah ada di dekat sini?
EN: Use 'next door' as an adverbial phrase to describe something located in the building or room immediately beside you.
Bahasa Indonesia: Gunakan 'next door' sebagai frasa keterangan untuk menggambarkan sesuatu yang berada di bangunan atau ruangan sebelah.
My friend lives next door.
Teman saya tinggal di sebelah.
EN: In English, 'next door' is very common for both residential and commercial buildings. It implies the very next building on the same side of the street.
Bahasa Indonesia: Dalam bahasa Inggris, 'next door' sering digunakan untuk bangunan tempat tinggal dan komersial. Makna tersiratnya adalah bangunan berikutnya yang tepat bersebelahan di jalan yang sama.
EN: Use 'very much' after 'Thank you' to show more gratitude. It acts as an intensifier for the verb phrase.
Bahasa Indonesia: Menambahkan 'very much' setelah 'Thank you' dapat mengungkapkan rasa terima kasih yang lebih dalam, digunakan untuk memperkuat nada bicara.
I like this book very much.
Saya sangat menyukai buku ini.
EN: In English-speaking cultures, saying 'Thank you' is very common even for small favors. Adding 'very much' makes it more formal and polite.
Bahasa Indonesia: Di negara-negara berbahasa Inggris, bahkan untuk bantuan kecil pun mereka terbiasa mengucapkan 'Thank you'. Menambahkan 'very much' akan membuatnya tampak lebih sopan dan formal.
EN: Imperative sentences are used to give wishes or instructions. They start with a verb and the subject 'you' is hidden.
Bahasa Indonesia: Kalimat perintah digunakan untuk mengungkapkan harapan atau instruksi. Kalimat jenis ini dimulai dengan kata kerja, menghilangkan subjek 'Anda'.
Have a great weekend!
Semoga akhir pekan Anda menyenangkan!
EN: In English-speaking cultures, 'Have a nice day' is a very common way to end a conversation with strangers or service workers. It shows politeness and friendliness.
Bahasa Indonesia: Di negara-negara berbahasa Inggris, "Have a nice day" adalah cara yang sangat umum untuk mengakhiri percakapan dengan orang asing atau staf layanan, menunjukkan kesopanan dan keramahan.
—