EN: The passive construction 'be born' is used to express where or when someone came into the world. It is almost always used in the past tense ('was/were born') because the birth has already occurred.
Bahasa Indonesia: Struktur pasif "be born" (lahir) digunakan untuk menyatakan waktu atau tempat seseorang lahir. Karena kelahiran adalah fakta yang sudah terjadi, bentuk lampau (was/were born) hampir selalu digunakan.
She was born in a small village in France.
Dia lahir di sebuah desa kecil di Prancis.
EN: An appositive is a noun or noun phrase that sits next to another noun to rename or describe it. Here, 'a quiet town famous for chocolate' is an appositive phrase describing 'Hershey, Pennsylvania'. The adjective phrase 'famous for...' modifies 'town'.
Bahasa Indonesia: Aposisi (Appositive) adalah kata benda atau frasa kata benda yang diletakkan langsung setelah kata benda lain untuk menamai ulang atau memberikan penjelasan tambahan tentang kata benda tersebut. Dalam kalimat ini, "a quiet town famous for chocolate" adalah frasa aposisi yang digunakan untuk menerangkan "Hershey, Pennsylvania" di depannya. Di dalamnya, frasa kata sifat "famous for..." (terkenal karena...) menerangkan "town".
My friend, a talented musician, plays the violin.
Teman saya, seorang musisi berbakat, bermain biola.
EN: Hershey, Pennsylvania is famously known as 'The Sweetest Place on Earth' because it is the home of the Hershey Chocolate Company, founded by Milton S. Hershey. The entire town is themed around chocolate, with streetlights shaped like Hershey's Kisses.
Bahasa Indonesia: Hershey di Pennsylvania terkenal di dunia sebagai lokasi kantor pusat "The Hershey Chocolate Company" (didirikan oleh Milton Hershey), dan dijuluki sebagai "Tempat Termanis di Bumi". Seluruh kota bertemakan cokelat, bahkan bentuk lampu jalannya pun menyerupai cokelat Kisses Hershey yang terkenal.
EN: The coordinating conjunction 'but' is used to connect two independent clauses, showing a contrast between the fact that soccer is not popular in America and its immense personal value to the subject.
Bahasa Indonesia: Konjungsi koordinatif "but" (tetapi) digunakan untuk menghubungkan dua klausa independen untuk menunjukkan kontras. Di sini, kata ini digunakan untuk membandingkan fakta bahwa "sepak bola bukan olahraga utama di Amerika" dengan "sepak bola adalah segalanya bagi sang protagonis".
He wanted to buy the expensive shoes, but he did not have enough money.
Dia ingin membeli sepatu mahal itu, tetapi dia tidak punya cukup uang.
EN: The superlative adjective 'the biggest' is used to compare more than two things, indicating that soccer does not hold the top position among all sports in America.
Bahasa Indonesia: Adjektif superlatif "the biggest" (terbesar) digunakan untuk membandingkan tiga hal atau lebih, dalam hal ini menunjukkan bahwa di antara semua olahraga di Amerika, sepak bola tidak menempati posisi terbesar atau terpopuler.
This is the biggest challenge we have faced so far.
Ini adalah tantangan terbesar yang kami hadapi sejauh ini.
EN: In the United States, the term 'soccer' is used to refer to association football, while 'football' refers to American football. Historically, sports like baseball, American football, and basketball have dominated the American sports landscape, making soccer less prominent, although its popularity has grown significantly in recent years.
Bahasa Indonesia: Di Amerika, orang-orang menggunakan kata "soccer" untuk merujuk pada sepak bola, sedangkan "football" merujuk khusus pada sepak bola Amerika (american football). Secara historis, bisbol, sepak bola Amerika, dan bola basket selalu mendominasi dunia olahraga Amerika, sehingga sepak bola kurang mendapat perhatian, meskipun dalam beberapa tahun terakhir popularitas sepak bola di Amerika telah meningkat pesat.
EN: The conjunction 'although' is used to introduce a subordinate clause of concession, showing a contrast with the main clause. In English, we do not use 'but' in the main clause when 'although' is used.
Bahasa Indonesia: Konjungsi subordinatif "although" (meskipun) digunakan untuk memperkenalkan klausa adverbia konsesif, yang kontras dengan klausa utama. Dalam tata bahasa Inggris, ketika "although" digunakan di awal kalimat, klausa utama sama sekali tidak boleh diawali dengan "but" (tetapi).
Although it was raining heavily, they decided to go for a walk.
Meskipun hujan turun dengan deras, mereka tetap memutuskan untuk pergi jalan-jalan.
EN: The prepositional phrase 'from a very young age' is used to describe an action or state that started when someone was a small child and often continued.
Bahasa Indonesia: Frasa preposisi "from a very young age" (sejak usia sangat muda) digunakan untuk menggambarkan tindakan atau keadaan yang dimulai sejak masa kanak-kanak dan biasanya terus berlanjut.
She showed a talent for music from a very young age.
Dia telah menunjukkan bakat musik sejak usia sangat muda.
EN: In the United States, baseball, American football, and basketball are traditionally the most popular sports. Soccer (association football) has historically been less prominent, making Christian Pulisic's early dedication to soccer and his dream of playing in Europe quite unique for an American child of his generation.
Bahasa Indonesia: Di Amerika Serikat, bisbol, sepak bola Amerika (American football), dan bola basket secara tradisional merupakan olahraga paling populer. Sepak bola (disebut "soccer" di AS) secara historis kurang mendapat perhatian, yang membuat kecintaan Pulisic sejak kecil terhadap sepak bola serta mimpinya untuk bermain di Eropa terasa sangat unik di antara anak-anak Amerika di generasinya.
EN: The coordinating conjunction 'and' is used to connect two independent clauses or predicates that share the same subject ('He'). In this sentence, 'practiced' and 'wanted' are compound past tense verbs sharing the subject 'He'.
Bahasa Indonesia: Kata hubung koordinatif "and" digunakan untuk menghubungkan dua klausa independen atau predikat yang berbagi subjek yang sama ("He"). Dalam kalimat ini, "practiced" (berlatih) dan "wanted" (ingin) adalah kata kerja bentuk lampau majemuk yang berbagi subjek "He".
She finished her homework and went to the library.
Dia menyelesaikan pekerjaan rumahnya dan pergi ke perpustakaan.
EN: The phrase 'every single day' is an emphatic form of 'every day'. The addition of 'single' emphasizes that there were no exceptions, highlighting dedication and consistency.
Bahasa Indonesia: Frasa "every single day" adalah bentuk penekanan dari "every day" (setiap hari). Penambahan kata "single" digunakan untuk menekankan bahwa tidak ada pengecualian, menonjolkan dedikasi dan ketekunan yang konsisten.
He called his mother every single day during his trip.
Dia menelepon ibunya setiap hari (tanpa pengecualian) selama perjalanannya.
EN: For young American soccer players, moving to Europe (especially to countries with top leagues like Germany's Bundesliga or England's Premier League) is the ultimate dream. Historically, soccer has not been as dominant in the US as American football, baseball, or basketball, making a European career the true test of world-class talent.
Bahasa Indonesia: Bagi pesepak bola muda Amerika, pergi ke Eropa (terutama ke negara-negara dengan liga top, seperti Bundesliga Jerman atau Liga Utama Inggris) adalah impian tertinggi. Secara historis, sepak bola di AS tidak mendominasi seperti sepak bola Amerika (American football), bisbol, atau bola basket, sehingga pindah ke Eropa dipandang sebagai batu ujian sejati untuk membuktikan kemampuan tingkat dunia.
EN: The prepositional phrase 'At just... years old' is used to specify the exact age at which someone did something. 'Just' is an adverb used here to emphasize how surprisingly young the person was.
Bahasa Indonesia: Frasa preposisi "At just... years old" (Pada usia yang baru... tahun) digunakan untuk menunjukkan dengan jelas usia pasti seseorang saat melakukan sesuatu. Di sini, "just" adalah adverbia yang digunakan untuk menekankan betapa mudanya orang tersebut hingga mengejutkan.
At just eighteen years old, she started her own technology company.
Di usianya yang baru delapan belas tahun, ia mendirikan perusahaan teknologinya sendiri.
EN: The infinitive of purpose 'to join...' (to + verb) is used to express the reason or goal of the main action (moving to Germany).
Bahasa Indonesia: Penggunaan infinitif untuk menunjukkan tujuan "to join..." (to + kata kerja) digunakan untuk menyatakan alasan atau tujuan dari tindakan pada klausa utama (pindah ke Jerman).
He went to France to study culinary arts.
Dia pergi ke Prancis untuk belajar memasak.
EN: Borussia Dortmund is one of the most successful and popular football clubs in Germany's Bundesliga, famous for developing world-class young talents. Moving to Europe at sixteen is a massive step for an American soccer player, as European football has a much higher level of competition and cultural pressure compared to the United States.
Bahasa Indonesia: Borussia Dortmund adalah salah satu klub sepak bola paling sukses dan populer di Bundesliga Jerman, yang terkenal karena membina talenta muda kelas dunia. Bagi seorang pemain sepak bola Amerika, pindah ke Eropa pada usia enam belas tahun merupakan lompatan besar, karena tingkat persaingan dan tekanan budaya sepak bola Eropa jauh lebih tinggi dibandingkan dengan di Amerika Serikat.
EN: The present participle clause (becoming...) is used here as a participle clause of result, indicating an action that happens as a direct consequence of the main clause ('He worked incredibly hard').
Bahasa Indonesia: Klausa terikat yang diawali oleh participle masa kini (becoming...) digunakan di sini sebagai konstruksi participle yang menyatakan "hasil", menunjukkan bahwa tindakan tersebut adalah hasil langsung dari klausa utama ("Dia bekerja sangat keras").
The storm damaged the power lines, leaving the town in darkness.
Badai merusak kabel listrik, menyebabkan kota tersebut berada dalam kegelapan.
EN: The structure 'one of the + superlative adjective + plural noun' is used to single out one member from a group that shares a top-ranking quality.
Bahasa Indonesia: Struktur "one of the + kata sifat superlatif + kata benda jamak" digunakan untuk memilih anggota dari kelompok yang memiliki kualitas terbaik, yang berarti "salah satu yang paling...".
She is one of the most talented musicians in the orchestra.
Dia adalah salah satu musisi paling berbakat di orkestra.
EN: The 'Bundesliga' is Germany's primary professional football league and one of the top leagues in the world. Scoring in this league at a very young age is a massive achievement, especially for an American player, as soccer (football) has historically been less dominant in the US compared to Europe.
Bahasa Indonesia: "Bundesliga" adalah liga sepak bola profesional tingkat tertinggi di Jerman dan merupakan salah satu liga top dunia. Mampu mencetak gol di liga tersebut pada usia yang sangat muda merupakan pencapaian yang luar biasa, terutama bagi pemain asal Amerika Serikat, karena secara historis sepak bola di AS jauh kurang populer dibandingkan di Eropa.
EN: Participle Clauses (Present Participle): The sentence starts with 'Living in a new country', which is a participle clause. It is used to express a reason, time, or condition, sharing the same subject ('he') as the main clause. Here, it functions similarly to 'Because he was living in a new country...'.
Bahasa Indonesia: Klausa partisip (present participle): "Living in a new country" di awal kalimat adalah klausa partisip. Klausa ini digunakan untuk menyatakan alasan, waktu, atau kondisi, dan memiliki subjek yang sama dengan klausa utama ("he"). Di sini, fungsinya mirip dengan "Because he was living in a new country..." (Karena dia tinggal di negara baru...).
Having no money, he couldn't buy the ticket.
Karena tidak punya uang, dia tidak bisa membeli tiket ini.
EN: Semi-modal Verb 'have to': 'Had to' is the past tense of 'have to', which is used to express strong obligation or necessity imposed by external circumstances, rather than personal desire.
Bahasa Indonesia: Semi-modal verb 'have to': 'Had to' adalah bentuk lampau dari 'have to', digunakan untuk menyatakan kewajiban atau keharusan kuat yang dipaksakan oleh keadaan luar, bukan karena keinginan pribadi.
She had to work late last night to finish the project.
Dia harus bekerja lembur tadi malam untuk menyelesaikan proyek tersebut.
EN: The modal verb phrase 'had to' is the past tense form of 'must' or 'have to', used to express a strong obligation, necessity, or requirement that existed in the past.
Bahasa Indonesia: Frasa verba modal "had to" adalah bentuk lampau dari "must" atau "have to", yang digunakan untuk menyatakan kewajiban yang kuat, keharusan, atau aturan yang harus dipatuhi di masa lalu.
We had to leave the party early because the last train was departing.
Kami harus meninggalkan pesta lebih awal karena kereta terakhir akan segera berangkat.
EN: The infinitive of purpose ('to' + base verb) is used to explain the reason or objective for performing an action. In this sentence, 'to survive' explains why he had to grow up fast.
Bahasa Indonesia: Infinitif yang menyatakan tujuan (to + kata kerja dasar) digunakan untuk menjelaskan alasan atau tujuan dilakukannya suatu tindakan. Dalam kalimat ini, "to survive" (untuk bertahan hidup) menjelaskan mengapa ia harus tumbuh dengan cepat.
She studied hard to pass the difficult exam.
Dia belajar dengan giat untuk lulus ujian yang sulit ini.
EN: In the United States, the sport is universally called 'soccer', whereas in Europe and most of the rest of the world, it is known as 'football'. The sentence uses 'European football' to reflect the terminology of the region where Christian Pulisic moved to play, highlighting the cultural and athletic transition he made.
Bahasa Indonesia: Di Amerika Serikat, olahraga ini umumnya disebut "soccer", sedangkan di Eropa dan sebagian besar wilayah lain di dunia, olahraga ini disebut "football" (sepak bola). Kalimat ini menggunakan "European football" (sepak bola Eropa) untuk mencerminkan istilah yang digunakan di wilayah tempat Pulisic bermain, menyoroti transisi lingkungan budaya dan olahraga yang ia alami.
EN: Non-defining relative clauses are used to add extra, non-essential information about a noun (in this case, the entire preceding clause or the price paid). They are separated by commas and use relative pronouns like 'which'.
Bahasa Indonesia: Klausa relatif non-restriktif (Non-defining relative clauses) digunakan untuk menambahkan informasi tambahan yang tidak esensial tentang anteseden (dalam hal ini merujuk pada seluruh hal atau harga yang disebutkan sebelumnya). Klausa jenis ini harus didahului oleh tanda koma dan diawali dengan kata ganti relatif "which".
He won the championship, which surprised everyone.
Dia memenangkan kejuaraan, yang mengejutkan semua orang.
EN: The adverb 'ever' is used in superlative constructions (like 'the highest... ever') to mean 'at any time in history' or 'up to the present time', emphasizing the extreme degree.
Bahasa Indonesia: Adverbia "ever" sering digunakan dalam struktur superlatif (seperti "the highest... ever"), yang berarti "yang pernah ada" atau "sejauh ini", untuk menekankan tingkat yang paling ekstrem.
EN: In association football (soccer), a 'transfer fee' is the amount paid by one club to acquire a player under contract from another club. Pulisic's $73 million transfer from Borussia Dortmund to Chelsea in 2019 made him the most expensive North American player in history at that time, highlighting his exceptional talent and the rising profile of American soccer players globally.
Bahasa Indonesia: Dalam sepak bola profesional, "biaya transfer" (transfer fee) adalah jumlah uang yang dibayarkan oleh satu klub kepada klub lain untuk membeli pemain yang masih terikat kontrak. Pada tahun 2019, Pulisic pindah dari Dortmund ke Chelsea dengan nilai transfer 73 juta dolar, menjadikannya pemain Amerika Utara termahal dalam sejarah pada saat itu. Hal ini tidak hanya membuktikan kemampuannya yang luar biasa, tetapi juga melambangkan peningkatan status pemain sepak bola AS di panggung internasional.
EN: The coordinating conjunction 'and' is used here to connect two parallel past tense verbs ('played' and 'won') that share the same subject ('He'). This creates a compound predicate, which helps to combine related actions into a single, cohesive sentence.
Bahasa Indonesia: Kata hubung koordinatif "and" di sini digunakan untuk menghubungkan dua kata kerja masa lampau yang sejajar (played dan won) yang berbagi subjek yang sama (He). Ini membentuk predikat majemuk, membantu mengintegrasikan tindakan terkait ke dalam satu kalimat yang koheren.
She finished her homework and watched a movie with her sister.
Dia menyelesaikan pekerjaan rumahnya dan menonton film bersama adiknya.
EN: The prepositional phrase 'with his new team' functions as an adverbial modifier, indicating accompaniment. It describes the group of people Christian Pulisic collaborated with to achieve the victory.
Bahasa Indonesia: Frasa preposisi "with his new team" berfungsi sebagai modifikator adverbial, menunjukkan hubungan penyertaan. Ini menggambarkan tim tempat Pulisic bekerja sama dan meraih kemenangan bersama.
They celebrated the victory with their coach after the game.
Setelah pertandingan selesai, mereka merayakan kemenangan bersama pelatih mereka.
EN: The Champions League (UEFA Champions League) is the most prestigious club football tournament in Europe and the world. Winning it with Chelsea in 2021 was a historic milestone for Christian Pulisic, as he became the first male American player to play in and win a Champions League final, cementing his status as a pioneer for American soccer.
Bahasa Indonesia: Liga Champions UEFA (UEFA Champions League) adalah kompetisi sepak bola klub paling bergengsi di Eropa bahkan di dunia. Memenangkan gelar juara bersama Chelsea pada tahun 2021 merupakan tonggak sejarah dalam karier Pulisic, menjadikannya pemain sepak bola pria AS pertama yang tampil dan menang di final Liga Champions, sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai pelopor sepak bola Amerika Serikat.
EN: The verb 'give' is a ditransitive verb, which means it takes two objects: an indirect object (the recipient, 'him') and a direct object (the thing given, 'the famous nickname "Captain America"').
Bahasa Indonesia: Kata kerja "give" (memberi) adalah kata kerja ditransitif (ditransitive verb), yang diikuti oleh dua objek: objek tidak langsung (penerima, "him") dan objek langsung (hal yang diberikan, "the famous nickname 'Captain America'").
Our teacher gave us some useful advice.
Guru kami memberi kami beberapa saran yang berguna.
EN: 'Because of' is a prepositional phrase used to introduce a reason. It must be followed by a noun, pronoun, or noun phrase (like 'his success'), unlike 'because' which is a conjunction followed by a full clause.
Bahasa Indonesia: "Because of" adalah frasa preposisi yang digunakan untuk menunjukkan alasan. Frasa ini harus diikuti oleh nomina, pronomina, atau frasa nomina (misalnya "his success"), berbeda dengan konjungsi "because" yang harus diikuti oleh klausa lengkap.
The match was delayed because of the heavy rain.
Pertandingan ditunda karena hujan lebat.
EN: 'Captain America' is a famous Marvel Comics superhero who represents American patriotism, strength, and leadership. Giving Christian Pulisic this nickname highlights his status as the premier American soccer player leading his country's team on the global stage, especially since soccer is traditionally less dominant in the US compared to other sports.
Bahasa Indonesia: "Captain America" adalah pahlawan super Marvel Comics terkenal yang melambangkan patriotisme, kekuatan, dan kepemimpinan Amerika. Pemberian julukan ini kepada Pulisic menyoroti statusnya sebagai pesepak bola top Amerika yang memimpin tim nasional ke panggung dunia, terutama mengingat bahwa sepak bola secara tradisional tidak sepopuler olahraga lain di AS.
EN: The linking verb 'become' (past tense 'became') connects the subject 'He' to the subject complement 'the proud face of American soccer'. A subject complement describes or renames the subject.
Bahasa Indonesia: Kata kerja penghubung (linking verb) "become" (bentuk lampau "became") menghubungkan subjek "He" dengan pelengkap subjek "the proud face of American soccer". Fungsi pelengkap subjek adalah untuk menerangkan atau menamai kembali subjek.
She eventually became a successful doctor in her hometown.
Dia akhirnya menjadi dokter yang sukses di kampung halamannya.
EN: The prepositional phrase 'on the global stage' acts as an adverbial modifier of place, indicating the metaphorical location where the action or state occurs.
Bahasa Indonesia: Frasa preposisi "on the global stage" (di panggung global) berfungsi sebagai keterangan tempat, yang menunjukkan lokasi kiasan tempat tindakan atau keadaan tersebut terjadi.
The young pianist performed brilliantly on the international stage.
Pianis muda itu memberikan pertunjukan yang luar biasa di panggung internasional.
EN: In American English, 'soccer' is used to refer to association football, whereas 'football' refers to American football. The phrase 'the face of' is a common idiom meaning to be the most prominent or representative figure of a group, movement, or sport. Pulisic's success in Europe helped elevate the status of soccer in America, where it historically lagged behind baseball, basketball, and American football in popularity.
Bahasa Indonesia: Dalam bahasa Inggris Amerika, "soccer" secara khusus merujuk pada sepak bola, sedangkan "football" merujuk pada sepak bola Amerika (american football). Frasa "the face of" adalah idiom umum yang berarti menjadi orang yang paling menonjol atau representatif dari suatu kelompok, olahraga, atau bidang. Kesuksesan Pulisic di Eropa membantu meningkatkan status sepak bola di Amerika Serikat. Secara historis, popularitas sepak bola di AS selalu tertinggal di belakang bisbol, bola basket, dan sepak bola Amerika.
Kosakata utama dengan pengucapan IPA, definisi, contoh kalimat, dan kuis interaktif.
Dalam konteks: bertahan hidup, tetap hidup, yaitu mampu bertahan dalam lingkungan sepak bola profesional yang keras
Dalam konteks: bergengsi, terhormat, memiliki reputasi yang sangat baik
Dalam konteks: dengan cemerlang, dengan sangat baik, luar biasa
Dalam konteks: julukan, nama panggilan
Dalam konteks: secara resmi, dengan resmi
Dalam konteks: Global, seluruh dunia
Dalam konteks: profesional, yang berkaitan dengan profesi
Dalam konteks: sangat, luar biasa, sulit dipercaya
Frasa dengan label jenis, definisi dwibahasa, catatan penggunaan, dan contoh kalimat.
To mature or become responsible at an early age due to difficult circumstances.
Tumbuh dewasa dengan cepat, terpaksa matang lebih awal
Each and every day, emphasizing consistency and lack of exceptions.
Setiap hari, tanpa terlewat satu hari pun
The international arena or world spotlight.
Panggung dunia, panggung internasional
A person who represents or is the most famous symbol of an organization, movement, or concept.
Tokoh perwakilan, juru bicara, simbol