EN: The modal verb 'must' is used here to express strong logical deduction or certainty based on evidence. When followed by a base verb (like 'be'), it indicates a strong belief about a present state.
Bahasa Indonesia: Kata kerja modal "must" di sini digunakan untuk menyatakan kesimpulan logis yang kuat atau kepastian berdasarkan bukti. Ketika diikuti oleh kata kerja bentuk dasar (seperti "be"), kata ini menyatakan keyakinan yang kuat tentang keadaan saat ini (berarti "pasti...").
She must be tired after the long flight.
Setelah penerbangan yang panjang, dia pasti lelah.
EN: The phrase 'thousands of' is used to express a large, indefinite number. Note that 'thousands' is plural and is followed by 'of' plus a plural noun.
Bahasa Indonesia: Frasa "thousands of" (ribuan) digunakan untuk menyatakan jumlah yang besar tetapi tidak pasti. Perhatikan bahwa "thousands" di sini berbentuk jamak, dan harus diikuti oleh "of" serta nomina jamak.
There are thousands of stars in the sky.
Ada ribuan bintang di langit.
EN: The modal structure 'might have + past participle' is used to express a weak possibility about a past event. It suggests that something possibly happened, but the speaker is not entirely sure.
Bahasa Indonesia: Struktur kata kerja modal "might have + past participle" digunakan untuk menyatakan dugaan lemah tentang peristiwa masa lalu. Ini menunjukkan bahwa sesuatu mungkin terjadi di masa lalu, tetapi pembicara tidak sepenuhnya yakin.
She might have missed the train.
Dia mungkin saja ketinggalan kereta saat itu.
EN: The past participle 'used' is the third form of the regular verb 'use'. In this sentence, it combines with 'might have' to form the past possibility aspect.
Bahasa Indonesia: Partisipel lampau "used" adalah bentuk ketiga dari kata kerja beraturan "use". Dalam kalimat ini, kata ini digabungkan dengan "might have" untuk membentuk dugaan tentang kemungkinan di masa lalu.
They have used this method for years.
Mereka telah menggunakan metode ini selama bertahun-tahun.
EN: The modal verb 'could' is used here to express a possibility or a deduction about a present situation, indicating that the speaker is not 100% certain but thinks it is possible.
Bahasa Indonesia: Kata kerja modal "could" di sini digunakan untuk menyatakan kemungkinan atau dugaan tentang keadaan saat ini. Ini berarti pembicara tidak seratus persen yakin, tetapi menganggap itu mungkin.
This key could be the one we lost yesterday.
Kunci ini mungkin saja kunci yang kita hilangkan kemarin.
EN: The prepositional phrase 'of an old temple' acts as an adjectival modifier, describing which whole the 'part' belongs to. 'An' is used because 'old' begins with a vowel sound.
Bahasa Indonesia: Frasa preposisional "of an old temple" (dari sebuah kuil kuno) berfungsi sebagai modifikator kata sifat, yang menjelaskan bahwa "part" (bagian) tersebut adalah bagian dari keseluruhan yang mana. Karena "old" dimulai dengan bunyi vokal, artikel yang digunakan adalah "an".
He is a member of an international club.
Dia adalah anggota dari sebuah klub internasional.
EN: The modal structure 'can't have + past participle' is used to express a strong negative deduction or certainty about a past event. It means the speaker is almost certain that something did not happen.
Bahasa Indonesia: Struktur kata kerja modal "can't have + past participle" digunakan untuk membuat dugaan atau kesimpulan negatif yang kuat tentang sesuatu yang terjadi di masa lalu. Ini menunjukkan bahwa pembicara hampir yakin bahwa sesuatu "tidak mungkin" terjadi di masa lalu.
She can't have left her keys at the office; I saw them on her desk at home.
Dia tidak mungkin lupa kuncinya di kantor; saya melihatnya di atas meja di rumahnya.
EN: The preposition 'without' followed by a noun phrase ('without many people') indicates a condition that was lacking or absent, functioning as an adverbial modifier of manner or condition.
Bahasa Indonesia: Preposisi "without" (tanpa) diikuti oleh frasa nomina (seperti "without many people") digunakan untuk menunjukkan kurangnya atau tidak adanya suatu kondisi, dan dalam kalimat berfungsi sebagai keterangan adverbial yang memodifikasi cara atau kondisi.
We cannot finish this project without your help.
Tanpa bantuanmu, kami tidak akan bisa menyelesaikan proyek ini.
EN: The modal verb 'may' is used to express possibility in the present or future. It indicates that something is possible but not certain. It is followed by the base form of the verb (in this case, 'tell').
Bahasa Indonesia: Kata kerja modal "may" digunakan untuk menyatakan kemungkinan di masa sekarang atau masa depan, yang berarti sesuatu mungkin terjadi tetapi tidak pasti. Setelahnya harus diikuti oleh bentuk dasar kata kerja (di sini "tell").
It may rain later, so take an umbrella.
Mungkin akan hujan nanti, jadi bawalah payung.
EN: The word 'ancient' is an adjective meaning belonging to the very distant past. It is used here to modify the noun 'story'. Note the pronunciation starts with a vowel sound, but it is preceded by 'an' because of the phonetic environment of the noun phrase 'an ancient story'.
Bahasa Indonesia: "Ancient" adalah kata sifat yang berarti "kuno" atau "dari zaman dahulu", digunakan untuk memodifikasi kata benda "story". Perhatikan bahwa pelafalannya dimulai dengan bunyi vokal, sehingga di depannya digunakan artikel tak tentu "an" untuk membentuk frasa nomina "an ancient story".
We visited the ruins of an ancient city.
Kami mengunjungi reruntuhan sebuah kota kuno.
EN: The modal verb structure 'must have + past participle' is used to express a strong, logical deduction or certainty about a past event. It means the speaker is almost sure that something happened based on evidence.
Bahasa Indonesia: Struktur kata kerja modal "must have + past participle" digunakan untuk membuat dugaan atau kepastian yang kuat dan logis tentang sesuatu yang terjadi di masa lalu. Ini berarti pembicara, berdasarkan bukti yang ada, hampir dapat memastikan bahwa sesuatu pernah terjadi.
She must have left her keys at the office.
Dia pasti lupa kuncinya di kantor.
EN: The adverb phrase 'long ago' is used to refer to a time far in the past. It typically modifies verbs to indicate that the action occurred a great distance back in time.
Bahasa Indonesia: Frasa keterangan "long ago" digunakan untuk merujuk pada waktu yang sangat lampau. Biasanya memodifikasi kata kerja, menunjukkan bahwa tindakan tersebut terjadi di masa lalu yang sangat jauh.
Dinosaurs lived on Earth long ago.
Dinosaurus hidup di bumi pada zaman dahulu kala.
EN: The modal verb 'might' is used to express weak possibility or uncertainty about a present or future situation. It is followed by the base form of the verb (bare infinitive).
Bahasa Indonesia: Kata kerja modal "might" digunakan untuk menyatakan kemungkinan yang lemah atau ketidakpastian tentang keadaan di masa sekarang atau masa depan. Setelahnya harus diikuti oleh bentuk dasar kata kerja (infinitif tanpa to).
It might rain later, so take an umbrella.
Mungkin akan hujan nanti, jadi bawalah payung.
EN: The phrasal verb 'lead to' means to result in a certain place or situation. When referring to physical paths, it indicates the destination the path reaches.
Bahasa Indonesia: Frasa kerja "lead to" berarti "menuju ke" atau "mengakibatkan" suatu tempat atau hasil. Ketika digunakan untuk menggambarkan jalur fisik, ini menunjukkan titik akhir yang dicapai oleh jalan tersebut.
EN: The modal structure 'could have + past participle' is used to express a past possibility—something that was possible in the past but is not certain.
Bahasa Indonesia: Struktur kata kerja modal "could have + past participle" digunakan untuk menyatakan kemungkinan di masa lalu, yaitu bahwa sesuatu mungkin terjadi di masa lalu, tetapi tidak sepenuhnya pasti.
She could have missed the train.
Dia mungkin saja ketinggalan kereta saat itu.
EN: The preposition 'for' followed by a period of time (e.g., 'for many years') is used to express the duration of an action or state.
Bahasa Indonesia: Preposisi "for" diikuti oleh periode waktu (misalnya, "for many years") digunakan untuk menunjukkan lamanya suatu tindakan atau keadaan berlangsung.
They lived in Paris for five years.
Mereka tinggal di Paris selama lima tahun.
EN: The modal structure 'must have + past participle' is used to express a strong logical deduction or certainty about a past event. It means 'it is almost certain that something happened'.
Bahasa Indonesia: Struktur kata kerja modal "must have + past participle" digunakan untuk menyatakan dugaan logis yang kuat atau kepastian tentang sesuatu yang terjadi di masa lalu. Artinya adalah "hampir pasti sesuatu terjadi di masa lalu".
She must have forgotten her keys because she couldn't open the door.
Dia pasti lupa membawa kuncinya, karena dia tidak bisa membuka pintu.
EN: 'Know a lot about' is a common phrasal expression meaning to have extensive knowledge or information regarding a specific subject.
Bahasa Indonesia: "Know a lot about" adalah ekspresi frasa umum yang berarti memiliki pengetahuan atau informasi yang luas tentang topik tertentu (sangat memahami).
He knows a lot about ancient history.
Dia sangat memahami sejarah kuno.
EN: In ancient civilizations, astronomy (studying the stars) was crucial for agriculture, navigation, and religious rituals. This sentence reflects the modern wonder at how ancient peoples achieved complex architectural alignments with celestial bodies without modern technology.
EN: The modal verb 'can't' followed by a base verb is used to express a strong negative deduction. It means the speaker is almost certain that something is impossible based on present evidence.
Bahasa Indonesia: Kata kerja modal "can't" diikuti oleh kata kerja dasar digunakan untuk menyatakan kesimpulan negatif yang kuat. Artinya pembicara, berdasarkan bukti yang ada di depan mata, hampir yakin bahwa sesuatu itu tidak mungkin.
It can't be him; he is currently in New York.
Itu tidak mungkin dia; dia sedang berada di New York sekarang.
EN: The linking verb 'look' is used to describe appearance. It is followed by an adjective (e.g., 'straight') to describe the subject. The adverb 'too' is used before the adjective to mean 'more than enough' or 'excessively'.
Bahasa Indonesia: Kata kerja penghubung "look" (terlihat) digunakan untuk menggambarkan penampilan. Setelahnya diikuti oleh kata sifat (misalnya "straight") untuk memodifikasi subjek. Kata keterangan "too" (terlalu) ditempatkan sebelum kata sifat untuk menunjukkan arti "berlebihan" atau "terlalu".
This soup looks too salty.
Sup ini terlihat terlalu asin.
EN: The modal structure 'may have + past participle' is used to express a possibility about a past event. It suggests that something was possible in the past, but we are not 100% certain.
Bahasa Indonesia: Struktur kata kerja modal "may have + past participle" digunakan untuk menyatakan dugaan tentang peristiwa masa lalu. Ini menunjukkan bahwa sesuatu mungkin terjadi di masa lalu, tetapi kita tidak bisa seratus persen yakin.
She may have missed the train.
Dia mungkin saja ketinggalan kereta saat itu.
EN: The phrase 'thousands of' is used to describe a large, indefinite number of people or things. It is always plural and followed by a plural noun.
Bahasa Indonesia: Frasa "thousands of" (ribuan) digunakan untuk menggambarkan jumlah yang besar tetapi tidak pasti. Dalam struktur ini, thousand harus dalam bentuk jamak, dan diikuti oleh kata benda jamak.
Thousands of supporters gathered at the stadium.
Ribuan pendukung berkumpul di stadion.
EN: The modal verb 'might' is used to express a weak possibility or uncertainty about something happening. When combined with the adverb 'never', it indicates a strong likelihood that something will not happen, though it remains a possibility rather than a certainty.
Bahasa Indonesia: Kata kerja modal "might" digunakan untuk menyatakan kemungkinan yang lemah atau ketidakpastian tentang terjadinya sesuatu. Ketika digabungkan dengan kata keterangan "never" (tidak pernah, selamanya tidak), ini menyatakan bahwa sesuatu sangat mungkin tidak akan terjadi, tetapi masih merupakan kemungkinan, bukan kepastian mutlak.
We might never find the lost keys.
Kita mungkin tidak akan pernah menemukan kunci yang hilang itu.
EN: The verb 'learn' in this context means to gain knowledge of or discover a fact, rather than the general process of studying. It is followed by the direct object 'the whole truth'.
Bahasa Indonesia: Dalam konteks ini, kata kerja "learn" berarti "mengetahui" atau "menemukan" suatu fakta, bukan proses "belajar" pada umumnya. Kata ini diikuti oleh objek langsung "the whole truth" (kebenaran yang utuh).
She wanted to learn the reason behind his decision.
Dia ingin mengetahui alasan di balik keputusannya.
EN: The structure 'fill someone with something' is a transitive verb pattern used to express that a particular feeling, emotion, or quality is strongly caused in a person by something.
Bahasa Indonesia: Struktur "fill someone with something" adalah pola kata kerja transitif yang digunakan untuk menunjukkan bahwa perasaan, emosi, atau sifat tertentu ditanamkan secara kuat pada seseorang, yang berarti "membuat seseorang penuh dengan...".
The beautiful music filled her with joy.
Musik yang indah ini membuat hatinya dipenuhi kegembiraan.
EN: The word 'wonder' is used here as an uncountable noun meaning a feeling of surprise mingled with admiration, caused by something beautiful, unexpected, or inexplicable.
Bahasa Indonesia: "Wonder" di sini digunakan sebagai nomina tak terhitung yang berarti perasaan "heran, takjub" yang disebabkan oleh sesuatu yang indah, tak terduga, atau tidak dapat dijelaskan.
The children looked at the starry sky with wonder.
Anak-anak itu memandang langit yang penuh bintang dengan perasaan takjub.
EN: The modal structure 'must have + past participle' is used to express a strong, logical deduction or certainty about a past event. It means the speaker is almost 100% sure that something happened in the past based on present evidence.
Bahasa Indonesia: Struktur kata kerja modal "must have + past participle" digunakan untuk membuat dugaan atau kepastian yang kuat dan logis tentang sesuatu yang terjadi di masa lalu. Ini berarti pembicara, berdasarkan bukti saat ini, hampir seratus persen yakin bahwa sesuatu terjadi di masa lalu.
She must have forgotten her keys because she cannot open the door.
Dia pasti lupa membawa kuncinya, karena dia tidak bisa membuka pintunya.
EN: The infinitive phrase 'to move' acts as an adverbial modifier of purpose or result, explaining what the 'great skill' was needed for.
Bahasa Indonesia: Frasa infinitif "to move" di sini berfungsi sebagai keterangan adverbial yang menyatakan tujuan atau hasil, digunakan untuk menjelaskan untuk apa "keterampilan yang sangat tinggi" itu diperlukan (yaitu untuk memindahkannya).
We need a map to find the way.
Kami membutuhkan peta untuk menunjukkan jalan.
EN: The relative clause 'who built them' is an adjective clause used to modify the noun 'The people'. It starts with the relative pronoun 'who', which acts as the subject of the relative clause.
Bahasa Indonesia: Klausa relatif (klausa adjektiva) "who built them" digunakan untuk memodifikasi anteseden "The people" (orang-orang). Di sini, kata ganti relatif "who" berperan sebagai subjek dalam klausa tersebut.
The students who finished the test early were allowed to leave.
Siswa yang selesai menulis ujian lebih awal boleh meninggalkan ruangan.
EN: The modal structure 'might have + past participle (had)' is used to express a weak possibility or speculation about a past event.
Bahasa Indonesia: Struktur kata kerja modal "might have + past participle (had)" digunakan untuk membuat dugaan atau asumsi dengan kemungkinan yang rendah tentang sesuatu yang terjadi di masa lalu (mungkin saja... saat itu).
She might have missed the train because she left late.
Dia mungkin saja ketinggalan kereta karena keluar rumah terlambat.
EN: The phrase 'can't be sure' is used to express uncertainty. It is often followed by a noun clause starting with a question word (like 'how', 'what', or 'why') to specify what is uncertain.
Bahasa Indonesia: Frasa "can't be sure" (tidak bisa yakin) digunakan untuk menyatakan ketidakpastian. Setelahnya biasanya diikuti oleh klausa nomina yang diawali oleh kata tanya (seperti how, what, atau why) untuk menjelaskan secara spesifik apa yang tidak pasti.
I can't be sure when the meeting will start.
Saya tidak bisa yakin kapan rapat akan dimulai.
EN: The structure 'such + adjective + plural noun' is used to emphasize the quality of the noun (meaning 'of this extreme degree').
Bahasa Indonesia: Struktur "such + kata sifat + kata benda jamak" digunakan untuk menekankan kualitas dari kata benda tersebut (artinya "sangat..." atau "sampai tingkat yang ekstrem").
It is rare to see such beautiful flowers in winter.
Sangat jarang melihat bunga yang begitu indah di musim dingin.
EN: The modal structure 'could have + past participle' is used to express a past possibility. It suggests that something was possible in the past, though we may not know for certain if it actually happened.
Bahasa Indonesia: Struktur kata kerja modal "could have + past participle" digunakan untuk menyatakan "kemungkinan di masa lalu". Ini mengisyaratkan bahwa sesuatu mungkin terjadi di masa lalu, meskipun kita sekarang tidak bisa sepenuhnya yakin apakah itu benar-benar terjadi.
They could have built the temple for religious ceremonies.
Mereka mungkin saja membangun kuil ini untuk upacara keagamaan di masa lalu.
EN: The adjective 'ancient' refers to something belonging to the very distant past. It is often used to describe historical structures, civilizations, or artifacts.
Bahasa Indonesia: Kata sifat "ancient" merujuk pada sesuatu yang termasuk dalam masa lalu yang sangat jauh (kuno, dari zaman dahulu). Kata ini sering digunakan untuk menggambarkan bangunan bersejarah, peradaban, atau artefak.
We found ancient coins near the river.
Kami menemukan koin-koin kuno di dekat sungai.
EN: The modal verb 'may' is used to express possibility in the present or future. It suggests that something is possible but not certain. It is followed by the base form of the verb (in this case, 'show').
Bahasa Indonesia: Kata kerja modal "may" digunakan untuk menyatakan kemungkinan di masa sekarang atau masa depan. Ini mengisyaratkan bahwa sesuatu mungkin terjadi tetapi tidak pasti. Setelahnya diikuti oleh bentuk dasar kata kerja (di sini "show").
The weather may change later in the afternoon.
Cuaca mungkin akan berubah di sore hari.
EN: When listing three or more items, we use commas to separate them, and the coordinating conjunction 'or' (or 'and') before the final item. This is known as a parallel structure, where all items in the list should belong to the same grammatical category (here, all are nouns: 'gods', 'animals', 'daily life').
Bahasa Indonesia: Ketika menyebutkan tiga item atau lebih, kita menggunakan koma untuk memisahkannya, dan menambahkan konjungsi koordinatif "or" (atau "and") sebelum item terakhir. Ini disebut struktur paralel, dan semua item dalam daftar harus termasuk dalam kategori gramatikal yang sama (di sini semuanya kata benda: "gods", "animals", "daily life").
You can choose to study Spanish, French, or Japanese.
Kamu bisa memilih untuk belajar bahasa Spanyol, bahasa Prancis, atau bahasa Jepang.
EN: The modal structure 'must have + past participle' is used to express a strong belief or logical deduction about a past event. It indicates that the speaker is almost certain that something happened in the past based on present evidence.
Bahasa Indonesia: Struktur kata kerja modal "must have + past participle" digunakan untuk membuat dugaan kuat atau kesimpulan logis tentang sesuatu yang terjadi di masa lalu. Ini menunjukkan bahwa pembicara, berdasarkan bukti saat ini, hampir yakin bahwa sesuatu benar-benar terjadi di masa lalu.
She must have left her keys at the office because she cannot open her house door.
Dia pasti lupa kuncinya di kantor, karena dia tidak bisa membuka pintu rumahnya.
EN: The coordinating conjunction 'and' is used to connect words, phrases, or clauses of equal grammatical rank. In this sentence, it connects two noun phrases 'the sun' and 'the stars' which function together as the compound object of the verb.
Bahasa Indonesia: Konjungsi koordinatif "and" digunakan untuk menghubungkan kata, frasa, atau klausa yang memiliki kedudukan gramatikal yang sama. Dalam kalimat ini, kata ini menghubungkan dua frasa nomina "the sun" (matahari) dan "the stars" (bintang-bintang), yang bersama-sama berfungsi sebagai objek majemuk dari kata kerja.
We love to watch the moon and the clouds at night.
Kami suka melihat bulan dan awan di malam hari.
EN: In archeology and history, the alignment of ancient structures with celestial bodies (like the sun and stars) is a common topic of study, known as archaeoastronomy. This sentence reflects the awe and logical deduction modern observers feel when looking at sophisticated ancient ruins.
EN: The modal structure 'might have + past participle' is used to express a weak possibility about a past event. It suggests that something was possible in the past, but the speaker is not entirely sure.
Bahasa Indonesia: Struktur kata kerja modal "might have + past participle" digunakan untuk menyatakan dugaan yang lemah tentang peristiwa masa lalu. Ini menunjukkan bahwa sesuatu mungkin terjadi di masa lalu, tetapi pembicara tidak sepenuhnya yakin.
She might have missed the bus this morning.
Dia mungkin ketinggalan bus pagi ini.
EN: The noun phrase 'a place of prayer' uses the preposition 'of' to describe the purpose or function of the noun 'place'. 'Prayer' is an uncountable noun here referring to the act of praying.
Bahasa Indonesia: Frasa nomina "a place of prayer" menggunakan preposisi "of" untuk menjelaskan tujuan atau fungsi dari nomina "place" (tempat). "Prayer" di sini merupakan nomina tak terhitung yang merujuk pada tindakan berdoa.
This room is a place of study.
Ruangan ini adalah tempat untuk belajar.
EN: The modal structure 'can't have + past participle' is used to express a strong negative deduction or disbelief about a past event. It means the speaker is almost certain that something did not happen.
Bahasa Indonesia: Struktur kata kerja modal "can't have + past participle" digunakan untuk menyatakan dugaan negatif yang kuat atau ketidakpercayaan tentang sesuatu yang terjadi di masa lalu. Artinya pembicara hampir yakin bahwa sesuatu "tidak mungkin" terjadi di masa lalu.
She can't have left her keys at the office; I saw her lock the door.
Dia tidak mungkin lupa kuncinya di kantor; saya sendiri melihat dia mengunci pintunya.
EN: The preposition 'without' can be followed by a gerund (verb-ing) to indicate an action that did not happen or was avoided during the main action. It translates to 'without doing something'.
Bahasa Indonesia: Preposisi "without" dapat diikuti oleh gerund (kata kerja -ing) untuk menunjukkan bahwa tindakan utama dilakukan tanpa disertai atau dengan menghindari suatu tindakan tertentu. Diterjemahkan sebagai "tanpa melakukan sesuatu".
He solved the puzzle without looking at the instructions.
Dia memecahkan teka-teki itu tanpa membaca petunjuknya.
EN: The modal structure 'may have + past participle' is used to express a possibility about a past event. It suggests that something was possible in the past, but the speaker is not entirely certain.
Bahasa Indonesia: Struktur kata kerja modal "may have + past participle" digunakan untuk menyatakan dugaan tentang peristiwa masa lalu. Ini menunjukkan bahwa sesuatu mungkin terjadi di masa lalu, tetapi pembicara tidak sepenuhnya yakin.
She may have missed the train this morning.
Dia mungkin saja ketinggalan kereta pagi ini.
EN: The phrase 'long since' is an adverbial phrase meaning 'long ago' or 'for a long time'. When placed before an adjective or past participle like 'gone', it emphasizes that the state has existed for a very long time.
Bahasa Indonesia: Frasa "long since" adalah frasa keterangan yang berarti "sudah lama sekali" atau "sudah sejak lama". Ketika ditempatkan sebelum kata sifat atau partisipel lampau (seperti "gone"), frasa ini menekankan bahwa keadaan tersebut telah berlangsung sangat lama.
The old customs have long since disappeared.
Kebiasaan kuno itu sudah lama hilang.
EN: The modal verb 'might' is used to express possibility (something that is possible but not certain). When combined with the adverb 'never', it indicates a strong possibility that something will not happen. The structure is 'Subject + might + never + base verb'.
Bahasa Indonesia: Kata kerja modal "might" digunakan untuk menyatakan kemungkinan (sesuatu mungkin terjadi tetapi tidak pasti). Ketika digabungkan dengan kata keterangan "never" (tidak pernah, selamanya tidak), ini menyatakan bahwa sesuatu "mungkin tidak akan pernah" terjadi. Strukturnya adalah "subjek + might + never + kata kerja bentuk dasar".
We might never find the lost keys.
Kita mungkin tidak akan pernah menemukan kunci yang hilang itu.
EN: The noun 'puzzle' literally refers to a game or toy designed to test ingenuity. In a figurative sense, as used here, 'puzzle of the past' refers to an unsolved mystery or a difficult problem from history.
Bahasa Indonesia: Nomina "puzzle" secara harfiah berarti permainan atau mainan yang dirancang untuk menguji kecerdasan. Di sini digunakan secara metaforis, "puzzle of the past" merujuk pada misteri atau teka-teki sejarah yang belum terpecahkan.
EN: The adverb 'still' is used as a transition word at the beginning of a sentence to mean 'nevertheless' or 'despite what has just been said'. It helps to contrast the current statement with previous difficulties or doubts.
Bahasa Indonesia: Kata keterangan "still" digunakan sebagai kata transisi di awal kalimat yang berarti "meskipun demikian" atau "namun". Ini membantu untuk membandingkan pernyataan saat ini dengan kesulitan atau keraguan yang telah dibahas sebelumnya.
The map was old and torn. Still, we managed to find the way.
Peta itu sudah tua dan robek. Meskipun demikian, kami tetap berhasil menemukan jalan.
EN: The verb phrase 'bring someone closer to something' uses the preposition 'to' to indicate movement or progress toward a destination, goal, or state of understanding.
Bahasa Indonesia: Frasa kerja "bring someone closer to something" (membuat seseorang lebih dekat dengan sesuatu) menggunakan preposisi "to" untuk menunjukkan pergerakan atau kemajuan menuju suatu tujuan, sasaran, atau keadaan pemahaman.
Every hour of practice brings you closer to your goal.
Setiap jam latihan membuatmu lebih dekat dengan tujuanmu.
EN: Noun clauses as objects (indirect questions). When a question like 'What happened here?' is embedded inside another question ('Do you think...?'), it becomes a noun clause. The word order remains subject-verb if it's a statement, but since 'what' is the subject of the embedded clause here, the order 'what happened' is maintained.
Bahasa Indonesia: Klausa nomina sebagai objek (pertanyaan tidak langsung). Ketika sebuah pertanyaan seperti "Apa yang terjadi di sini?" disisipkan ke dalam pertanyaan lain ("Menurutmu...?"), pertanyaan itu menjadi klausa nomina. Di sini, 'what' juga berfungsi sebagai subjek dari klausa tersebut, sehingga urutan kata 'what + kata kerja' (what happened) dipertahankan.
What do you think she wants?
Menurutmu, apa yang dia inginkan?
EN: Direct address. When addressing someone directly by name in English, the name is set off with a comma (or commas) to separate it from the rest of the sentence. It can be placed at the beginning, middle, or end of the sentence.
Bahasa Indonesia: Sapaan langsung. Ketika menyapa seseorang secara langsung dengan namanya dalam bahasa Inggris, nama tersebut harus diapit oleh koma untuk memisahkannya dari bagian kalimat lainnya. Nama itu bisa diletakkan di awal, tengah, atau akhir kalimat.
Where are we going, Tom?
Tom, kita mau pergi ke mana?
EN: In English-speaking cultures, using someone's first name (like 'Emma') in conversation is very common and friendly. It helps to build rapport and keep the listener engaged, especially when exploring a mysterious or interesting place together.
EN: The modal structure 'must have + past participle' is used to express a strong logical assumption or certainty about a past event, based on present evidence. 'Must' acts as an auxiliary verb, and 'have' followed by the past participle (V3) indicates the past time frame.
Bahasa Indonesia: Struktur kata kerja modal "must have + past participle" digunakan untuk membuat dugaan atau kepastian logis yang kuat tentang sesuatu yang terjadi di masa lalu, biasanya berdasarkan bukti saat ini. "Must" menunjukkan dugaan, dan "have + past participle" menunjukkan titik waktu di masa lalu.
She must have forgotten her keys; her car is still here.
Dia pasti lupa membawa kuncinya; mobilnya masih di sini.
EN: The adverbial phrase 'long ago' is used to refer to a time far in the past. It typically modifies the verb and is placed at the end of the clause.
Bahasa Indonesia: Frasa keterangan "long ago" berarti "dahulu kala" atau "zaman dahulu", digunakan untuk merujuk pada waktu yang jauh di masa lalu. Biasanya memodifikasi kata kerja dan diletakkan di akhir kalimat.
Dinosaurs roamed the Earth long ago.
Dinosaurus pernah menguasai bumi pada zaman dahulu kala.
EN: The modal structure 'might have + past participle' is used to express a weak possibility about a past event. It suggests that something possibly happened, but the speaker is not entirely sure.
Bahasa Indonesia: Struktur kata kerja modal "might have + past participle" digunakan untuk menyatakan dugaan yang lemah tentang peristiwa masa lalu. Ini berarti sesuatu mungkin terjadi di masa lalu, tetapi pembicara tidak sepenuhnya yakin.
She might have missed the bus this morning.
Dia mungkin ketinggalan bus pagi ini.
EN: The past participle 'used' functions here as the main verb within the modal perfect construction ('might have used'), indicating the action that completed in the past.
Bahasa Indonesia: Partisipel lampau "used" di sini berfungsi sebagai kata kerja utama dalam struktur modal perfektif (might have used), yang menunjukkan tindakan yang telah selesai di masa lalu.
They have used all the paper in the office.
Mereka sudah menghabiskan semua kertas di kantor.
EN: The modal verb 'could' is used here to express a weak or tentative possibility in the present or future. It suggests that something is possible, but the speaker is not entirely certain. It is followed by the base form of the verb ('be').
Bahasa Indonesia: Kata kerja modal "could" di sini digunakan untuk menyatakan kemungkinan yang lemah atau tidak pasti di masa sekarang atau masa depan. Ini mengisyaratkan bahwa sesuatu mungkin terjadi, tetapi pembicara tidak sepenuhnya yakin. Setelahnya diikuti oleh bentuk dasar kata kerja (di sini "be").
This key could open the back door.
Kunci ini mungkin bisa membuka pintu belakang.
EN: The phrase 'part of' is used to describe a piece, segment, or constituent element of a larger whole. It is typically followed by a noun phrase representing the whole.
Bahasa Indonesia: Frasa "part of" digunakan untuk menggambarkan sebagian, segmen, atau elemen penyusun dari suatu keseluruhan. Setelahnya biasanya diikuti oleh frasa nomina yang mewakili keseluruhan tersebut.
Reading is an important part of learning a language.
Membaca adalah bagian penting dari belajar bahasa.
EN: The modal structure 'can't have + past participle' is used to express a strong, logical deduction about a past event, meaning 'it is impossible that something happened'.
Bahasa Indonesia: Struktur kata kerja modal "can't have + past participle" digunakan untuk menyatakan kesimpulan negatif yang kuat tentang sesuatu yang terjadi di masa lalu, yang berarti "tidak mungkin sesuatu terjadi di masa lalu".
She can't have left her keys at the office; I saw them on the kitchen counter.
Dia tidak mungkin lupa kuncinya di kantor; saya melihat kuncinya di meja dapur.
EN: The word 'alone' is used as an adverb here, meaning 'without help' or 'by oneself'. It emphasizes that the action was or could not be completed without assistance.
Bahasa Indonesia: "Alone" di sini digunakan sebagai kata keterangan, yang berarti "tanpa bantuan" atau "sendirian". Kata ini menekankan bahwa tindakan tersebut tidak dapat diselesaikan tanpa bantuan.
He solved the complex puzzle alone.
Dia memecahkan teka-teki yang rumit itu sendirian.
EN: The modal verb 'may' is used to express possibility or uncertainty in the present or future. It is followed by the base form of the verb (in this case, 'tell'). It suggests that something is possible, but not 100% certain.
Bahasa Indonesia: Kata kerja modal "may" digunakan untuk menyatakan kemungkinan atau ketidakpastian di masa sekarang atau masa depan. Kata ini diikuti oleh kata kerja bentuk dasar (dalam kalimat ini, "tell"). Ini menunjukkan bahwa sesuatu mungkin terjadi, tetapi tidak seratus persen pasti.
It may rain later, so take an umbrella.
Mungkin akan hujan nanti, jadi bawalah payung.
EN: The noun 'carvings' is the plural form of 'carving', which refers to a shape or pattern cut into wood or stone. Using the plural 'carvings' indicates there are multiple individual designs or inscriptions.
Bahasa Indonesia: Nomina "carvings" adalah bentuk jamak dari "carving", yang merujuk pada bentuk atau pola yang diukir pada kayu atau batu. Penggunaan bentuk jamak "carvings" menunjukkan bahwa ada banyak desain atau prasasti yang terpisah.
The ancient carvings on the cave wall are beautiful.
Ukiran kuno di dinding gua itu sangat indah.
EN: The modal structure 'must have + past participle' is used to express a strong logical deduction or near-certainty about a past event. It means 'it is highly likely that something happened'.
Bahasa Indonesia: Struktur kata kerja modal "must have + past participle" digunakan untuk membuat kesimpulan logis yang kuat atau dugaan yang hampir pasti tentang sesuatu yang terjadi di masa lalu. Artinya "sesuatu pasti terjadi di masa lalu" atau "pasti... di masa lalu".
She must have forgotten her keys because she cannot open the door.
Dia pasti lupa membawa kuncinya, karena dia tidak bisa membuka pintunya.
EN: The phrasal verb 'know about' means to have knowledge or information about a specific topic or subject.
Bahasa Indonesia: Frasa kerja "know about" berarti memiliki pengetahuan atau informasi tentang topik atau hal tertentu.
I don't know much about art, but I like this painting.
Saya tidak terlalu tahu tentang seni, tetapi saya suka lukisan ini.
EN: The modal verb 'might' is used to express weak possibility or uncertainty about a present or future situation. It is followed by the base form of the verb (in this case, 'lead').
Bahasa Indonesia: Kata kerja modal "might" digunakan untuk menyatakan kemungkinan yang lemah atau ketidakpastian tentang keadaan sekarang atau masa depan. Kata ini harus diikuti oleh kata kerja bentuk dasar (dalam kalimat ini, "lead").
It might rain later, so you should take an umbrella.
Sebentar lagi mungkin akan hujan, jadi kamu sebaiknya membawa payung.
EN: 'Somewhere hidden' uses post-modification, where an adjective ('hidden') modifies an indefinite pronoun ('somewhere') by placing it directly after the pronoun.
Bahasa Indonesia: "Somewhere hidden" menggunakan modifikasi pasca, di mana kata sifat (seperti hidden) memodifikasi kata ganti tak tentu (seperti somewhere) dan harus ditempatkan setelah kata ganti tersebut.
I want to go somewhere quiet this weekend.
Akhir pekan ini saya ingin pergi ke suatu tempat yang tenang.
EN: The modal verb 'might' is used to express a weak possibility or uncertainty about the future or present. When combined with the adverb 'never', it indicates that there is a strong chance something will not happen, though it remains a possibility.
Bahasa Indonesia: Kata kerja modal "might" digunakan untuk menyatakan kemungkinan yang lemah atau ketidakpastian tentang masa sekarang atau masa depan. Ketika digabungkan dengan kata keterangan "never" (tidak pernah, sama sekali tidak), ini menunjukkan bahwa ada kemungkinan besar sesuatu tidak akan terjadi, tetapi masih ada sedikit kemungkinan.
He might never find his lost keys.
Dia mungkin tidak akan pernah menemukan kunci yang hilang itu.
EN: The verb 'learn' in this context means to discover, find out, or become aware of information, rather than the traditional meaning of acquiring a skill or studying.
Bahasa Indonesia: Kata kerja "learn" dalam konteks ini berarti "mengetahui", "mendapatkan informasi", atau "menemukan" informasi, bukan dalam arti tradisional "belajar" keterampilan atau pengetahuan.
We only learned the news yesterday.
Kami baru mengetahui berita ini kemarin.
EN: The word 'each' is a distributive determiner used to refer to every individual member of a group. It is always followed by a singular countable noun ('clue') and a singular verb ('brings').
Bahasa Indonesia: Kata "each" (setiap) adalah determiner distributif yang digunakan untuk merujuk pada setiap individu dalam suatu kelompok. Setelahnya harus diikuti oleh kata benda tunggal yang dapat dihitung (seperti "clue"), dan kata kerjanya juga harus tunggal (seperti "brings").
Each student has a unique talent.
Setiap siswa memiliki bakat yang unik.
EN: The verb 'bring' can be used in the pattern 'bring + object + adjective/adverbial' (brings us closer) to describe causing someone or something to move into a certain state or position.
Bahasa Indonesia: Kata kerja "bring" dapat digunakan dalam pola "bring + objek + kata sifat/frasa keterangan" (brings us closer) untuk menggambarkan membuat seseorang atau sesuatu masuk ke dalam keadaan atau posisi tertentu.
The good news made us happy and brought us closer together.
Kabar baik ini membuat kami senang dan juga membuat hubungan kami semakin dekat.
Kosakata utama dengan pengucapan IPA, definisi, contoh kalimat, dan kuis interaktif.
Dalam konteks: Reruntuhan, puing-puing (sisa-sisa bangunan kuno, kota, dll. yang hancur)
Dalam konteks: Kuil, tempat ibadah, candi
Dalam konteks: Ukiran, pola ukiran
Dalam konteks: Kuno, kuno (dari zaman dahulu)
Dalam konteks: Alami, bukan buatan manusia
Dalam konteks: Kekaguman, keheranan, takjub
Dalam konteks: Cerdik, canggih, pandai
Dalam konteks: Harta karun, benda berharga
Dalam konteks: Teka-teki, misteri, masalah yang sulit
Dalam konteks: Petunjuk, jejak
Frasa dengan label jenis, definisi dwibahasa, catatan penggunaan, dan contoh kalimat.
To result in a particular place or situation; to guide to a destination.
Menuju ke; menyebabkan
A long time in the past.
sangat lama yang lalu; bertahun-tahun yang lalu
Long ago; having occurred or finished a long time in the past.
Sudah lama; sudah terjadi atau selesai sejak lama di masa lalu
To reduce the distance (physical or metaphorical) between someone/something and a goal or truth.
Membuat lebih dekat