EN: The verb 'stop' can be followed by a gerund (V-ing) to mean ceasing an activity. 'Stop doing something' means you no longer perform that action.
Bahasa Indonesia: Ketika kata kerja "stop" diikuti oleh gerund (V-ing), itu berarti menghentikan aktivitas atau kebiasaan yang sedang berlangsung. "Stop doing something" berarti "berhenti melakukan sesuatu".
He stopped smoking last year.
Dia berhenti merokok tahun lalu.
EN: The infinitive 'to study' is used here as an adverbial of purpose, meaning 'in order to study'. It explains why the speaker stopped watching TV.
Bahasa Indonesia: Infinitif "to study" di sini digunakan sebagai keterangan tujuan, yang berarti "untuk belajar". Ini menjelaskan tujuan pembicara berhenti menonton TV.
I got up early to catch the first train.
Saya bangun pagi untuk mengejar kereta pertama.
EN: The verb 'remember' can be followed by a gerund (verb-ing) to talk about a memory of a past action. This is different from 'remember + to-infinitive', which means remembering to do something before doing it.
Bahasa Indonesia: Kata kerja "remember" (ingat) diikuti oleh gerund (V-ing) untuk berbicara tentang mengingat sesuatu yang pernah dilakukan di masa lalu. Ini berbeda dengan "remember + infinitif (to V)", yang berarti ingat untuk melakukan sesuatu yang belum dilakukan.
I remember visiting that beautiful beach last summer.
Saya ingat pernah pergi ke pantai yang indah itu musim panas lalu.
EN: The preposition 'on' is used before specific days (e.g., on Monday, on my birthday, on the first day).
Bahasa Indonesia: Preposisi "on" digunakan sebelum hari atau tanggal tertentu (misalnya: pada hari Senin, pada hari ulang tahunku, pada hari pertama).
We had a big celebration on the last day of school.
Kami mengadakan perayaan besar pada hari terakhir sekolah.
EN: In English-speaking academic and professional settings, 'the first day' (of school, college, or a new job) is a highly memorable milestone. People often reminisce about their first impressions of colleagues or classmates to build rapport and strengthen relationships.
EN: The verb 'forget' can be followed by an infinitive (to + verb) or a gerund (verb-ing) with a difference in meaning. 'Forget to do something' means failing to perform a planned action or duty in the future. In contrast, 'forget doing something' means losing the memory of a past event.
Bahasa Indonesia: Kata kerja "forget" (lupa) dapat diikuti oleh infinitif (to + kata kerja dasar) atau gerund (kata kerja -ing), dan keduanya memiliki makna yang berbeda. "Forget to do something" berarti lupa untuk melakukan sesuatu yang direncanakan atau seharusnya dilakukan (masa depan, belum selesai). Sebaliknya, "forget doing something" berarti lupa bahwa pernah melakukan sesuatu di masa lalu (masa lalu, sudah selesai).
Please don't forget to lock the door when you leave.
Jangan lupa untuk mengunci pintu saat keluar.
EN: Negative imperatives are used to give strong advice, warnings, or instructions. They are formed by placing 'Don't' (Do not) before the base form of the verb, regardless of the subject.
Bahasa Indonesia: Kalimat imperatif negatif digunakan untuk memberikan nasihat kuat, peringatan, atau instruksi. Strukturnya adalah menambahkan "Don't" (Do not) di depan bentuk dasar kata kerja, apa pun subjeknya.
Don't run in the hallway.
Jangan berlari di lorong.
EN: In English-speaking academic and professional settings, reminding someone to bring materials is a common, friendly gesture to ensure preparedness. Using 'Don't forget to...' is polite and direct, often used between peers, classmates, or from a teacher to students.
EN: The verb 'try' followed by a gerund (V-ing) means to experiment with a new method or action to see if it achieves the desired result. This is different from 'try to + verb', which means to make an effort to do something difficult.
Bahasa Indonesia: Kata kerja "try" diikuti oleh gerund (V-ing) berarti mencoba menggunakan metode atau tindakan baru untuk melihat apakah itu mencapai efek yang diinginkan. Ini berbeda dengan "try to + kata kerja dasar" (berusaha atau berupaya melakukan sesuatu yang sulit).
I tried drinking warm milk before bed, but I still couldn't sleep.
Saya mencoba minum susu hangat sebelum tidur, tetapi saya tetap tidak bisa tidur.
EN: The coordinating conjunction 'but' is used to connect two independent clauses that show contrast. It is preceded by a comma when connecting two complete sentences.
Bahasa Indonesia: Konjungsi koordinatif "but" (tetapi) digunakan untuk menghubungkan dua klausa independen yang menunjukkan kontras. Ketika menghubungkan dua kalimat lengkap, biasanya didahului oleh koma.
She wanted to go to the party, but she had too much work.
Dia ingin pergi ke pesta, tetapi dia terlalu banyak pekerjaan.
EN: In English-speaking academic culture, 'studying late' or 'cramming' is a common experience among students, but there is a growing awareness and discussion around the inefficiency of sleep deprivation, which is why phrases like 'it didn't work' are frequently used to describe these attempts.
EN: The structure 'prefer A to B' is used to express a preference of one thing over another. When expressing actions, both A and B must be in the gerund form (V-ing). 'To' in this structure is a preposition, not part of an infinitive, which is why it is followed by a gerund or a noun.
Bahasa Indonesia: Struktur "prefer A to B" digunakan untuk menyatakan lebih menyukai A daripada B. Ketika menyatakan tindakan, A dan B harus menggunakan bentuk gerund (V-ing). "To" dalam struktur ini adalah preposisi, bukan bagian dari infinitif, sehingga harus diikuti oleh gerund atau kata benda.
I prefer swimming to running.
Saya lebih suka berenang daripada berlari.
EN: Gerunds (V-ing) function as nouns in a sentence. In this sentence, 'reading' and 'playing' act as the objects of the preference comparison, allowing verbs to occupy positions typically reserved for nouns.
Bahasa Indonesia: Gerund (V-ing) berfungsi sebagai kata benda dalam kalimat. Dalam kalimat ini, "reading" dan "playing" berfungsi sebagai objek perbandingan preferensi, sehingga kata kerja dapat ditempatkan pada posisi yang biasanya diisi oleh kata benda.
She enjoys playing the piano.
Dia suka bermain piano.
EN: The verb 'decide' is followed by an infinitive (to + verb) to indicate a choice or plan made for a future action.
Bahasa Indonesia: Kata kerja "decide" (memutuskan) harus diikuti oleh infinitive (to + kata kerja dasar) untuk menunjukkan pilihan atau rencana yang dibuat untuk tindakan di masa depan.
They decided to buy a new car.
Mereka memutuskan untuk membeli mobil baru.
EN: The definite article 'the' is used before specific groups or organizations, such as 'the debate club', to refer to a specific club that both the speaker and listener are aware of.
Bahasa Indonesia: Artikel definit "the" digunakan sebelum kelompok atau organisasi tertentu (seperti "the debate club"), merujuk pada klub spesifik yang diketahui oleh pembicara dan pendengar.
He joined the drama club last semester.
Dia bergabung dengan klub drama semester lalu.
EN: In many English-speaking high schools and universities, the 'debate club' is a highly prestigious extracurricular activity. It helps students develop critical thinking, public speaking, and logical argumentation skills, which are highly valued in college admissions.
EN: The verb 'enjoy' is always followed by a gerund (verb-ing) when expressing an action that one likes doing. It cannot be followed by an infinitive (to + verb).
Bahasa Indonesia: Kata kerja "enjoy" (menikmati/suka) jika diikuti oleh tindakan lain, harus menggunakan gerund (V-ing), bukan infinitif (to + V).
She enjoys playing the piano.
Dia suka bermain piano.
EN: The phrase 'a lot' is an adverbial phrase used to modify the verb 'enjoy' to show degree, meaning 'very much'. It is typically placed at the end of the clause.
Bahasa Indonesia: Frasa keterangan "a lot" di sini digunakan sebagai keterangan untuk memodifikasi kata kerja "enjoy" untuk menunjukkan tingkat "sangat", biasanya ditempatkan di akhir kalimat.
I like traveling a lot.
Saya sangat suka bepergian.
EN: The verb 'need' is followed by a to-infinitive ('to' + base verb) when it expresses an obligation or necessity to perform an action.
Bahasa Indonesia: Kata kerja "need" (perlu) diikuti oleh infinitif ('to' + kata kerja dasar) ketika menyatakan kewajiban atau kebutuhan untuk melakukan suatu tindakan.
I need to buy some milk.
Saya perlu membeli susu.
EN: The preposition 'by' is used to indicate a deadline, meaning 'no later than' or 'at or before' a specific time.
Bahasa Indonesia: Preposisi "by" digunakan untuk menunjukkan batas waktu, berarti "tidak lebih dari" atau "pada atau sebelum waktu tertentu".
Please submit the report by Monday.
Silakan serahkan laporan sebelum hari Senin.
EN: In professional and academic settings, 'by [Day]' typically means the task must be completed before the end of that specific business day. 'By Friday' implies the deadline is Friday afternoon/evening, not the start of Friday.
EN: The verb 'forget' can be followed by an infinitive ('to' + verb) to indicate that someone did not do something they were supposed to do. This is different from 'forget + -ing' (gerund), which means forgetting a past memory of doing something.
Bahasa Indonesia: Ketika kata kerja "forget" (lupa) diikuti oleh infinitive (to + kata kerja dasar), itu berarti "lupa melakukan sesuatu yang seharusnya dilakukan". Ini berbeda dengan "forget + kata kerja-ing" (gerund), yang berarti "lupa ingatan bahwa pernah melakukan sesuatu di masa lalu".
Don't forget to lock the door when you leave.
Jangan lupa mengunci pintu saat keluar.
EN: The simple past tense is used here ('forgot') because the action of forgetting occurred at a specific, completed time in the past ('last night').
Bahasa Indonesia: Di sini digunakan simple past tense (forgot) karena tindakan "lupa" terjadi pada titik waktu tertentu yang sudah selesai di masa lalu (last night, tadi malam).
She called me last night to ask for help.
Dia menelepon saya tadi malam untuk meminta bantuan.
EN: The verb 'keep' is followed by a gerund (V-ing) to express the continuation of an action. In the past tense, 'kept' is used.
Bahasa Indonesia: Kata kerja "keep" diikuti oleh gerund (V-ing) untuk menyatakan kelanjutan suatu tindakan. Dalam bentuk lampau, digunakan "kept".
She kept studying despite being tired.
Meskipun lelah, dia terus membaca.
EN: The conjunction 'until' is used to show that an action continues up to a specific point in time or until another event happens.
Bahasa Indonesia: Konjungsi "until" digunakan untuk menunjukkan bahwa suatu tindakan berlanjut sampai titik waktu tertentu, atau sampai peristiwa lain terjadi.
We waited until the rain stopped.
Kita menunggu sampai hujan berhenti.
EN: The phrase 'get it right' is a very common idiomatic expression in English-speaking cultures, emphasizing the value of persistence, trial and error, and eventual mastery.
EN: The verb 'hope' is followed by an infinitive (to + verb) to express a desire or plan for the future. We use 'hope to do something' rather than 'hope doing something'.
Bahasa Indonesia: Kata kerja "hope" (berharap) harus diikuti oleh infinitive (to + kata kerja dasar) untuk menyatakan harapan atau rencana untuk masa depan. Kita menggunakan "hope to do something", bukan "hope doing something".
She hopes to find a new job soon.
Dia berharap segera menemukan pekerjaan baru.
EN: The preposition 'after' is used to indicate that an event occurs later than another event or point in time. In this sentence, 'after the exams' acts as a time modifier.
Bahasa Indonesia: Preposisi "after" (setelah) digunakan untuk menunjukkan bahwa suatu peristiwa terjadi setelah peristiwa atau titik waktu lain. Dalam kalimat ini, "after the exams" berfungsi sebagai keterangan waktu.
We will go for dinner after the movie.
Setelah film selesai, kami pergi makan malam.
EN: In many English-speaking countries, students often plan trips or 'gap years' after major exams (like A-Levels or finals) to relax and reward themselves after a long period of intense studying.
EN: Gerunds (V-ing) as Subjects and Objects: A gerund is a verb ending in '-ing' that functions as a noun. In this sentence, 'Managing time' acts as the subject, and 'choosing...' acts as the direct object of the verb 'means'.
Bahasa Indonesia: Gerund (V-ing) sebagai subjek dan objek: Gerund adalah kata kerja yang diberi akhiran '-ing' sehingga berfungsi sebagai kata benda. Dalam kalimat ini, "Managing time" (mengelola waktu) menjadi subjek, dan "choosing..." (memilih...) menjadi objek langsung dari kata kerja "means".
Learning English opens up many opportunities.
Belajar bahasa Inggris membuka banyak peluang.
EN: Noun Clauses with 'what': The pronoun 'what' can introduce a noun clause that functions as the object of a verb. Here, 'what matters' acts as the object of the gerund 'choosing'. 'Matter' is a verb meaning 'to be important'.
Bahasa Indonesia: Klausa kata benda dengan "what": Kata ganti "what" dapat memperkenalkan klausa kata benda yang berfungsi sebagai objek dalam kalimat. Di sini, "what matters" menjadi objek dari gerund "choosing". "Matter" di sini adalah kata kerja yang berarti "penting, berarti".
You should focus on what works for you.
Kamu harus fokus pada metode yang berhasil untukmu.
EN: This sentence reflects a common modern Western philosophical approach to productivity and time management, popularized by authors like Stephen Covey. Instead of just doing things faster, the focus is on prioritization and alignment with personal values.
EN: Gerund as Subject: A gerund (verb + -ing) can function as a noun and serve as the subject of a sentence. It is treated as a singular noun, so it takes a singular verb.
Bahasa Indonesia: Gerund sebagai subjek: Gerund (kata kerja + -ing) dapat berfungsi sebagai kata benda dan menjadi subjek dalam kalimat. Subjek gerund dianggap tunggal, sehingga harus diikuti oleh kata kerja tunggal.
Reading books helps expand your vocabulary.
Membaca buku membantu memperluas kosakata Anda.
EN: Present Perfect Tense: Formed with 'has/have + past participle', this tense is used to describe an action that happened at an unspecified time in the past and has a direct result or relevance to the present.
Bahasa Indonesia: Present Perfect Tense: Dibentuk dengan 'has/have + past participle', tense ini digunakan untuk menggambarkan tindakan yang terjadi pada waktu yang tidak ditentukan secara spesifik di masa lalu, dan tindakan tersebut memiliki dampak atau hubungan langsung dengan masa sekarang.
Technology has improved our daily lives.
Teknologi telah meningkatkan kehidupan sehari-hari kita.
EN: The semi-modal verb 'used to' is used to describe past habits, states, or repeated actions that are no longer true in the present. It is followed by the base form of the verb.
Bahasa Indonesia: Kata kerja semi-modal "used to" digunakan untuk menggambarkan kebiasaan, keadaan, atau tindakan berulang di masa lalu yang tidak lagi berlanjut hingga sekarang. Setelahnya diikuti oleh bentuk dasar kata kerja.
I used to live in London, but now I live in Taipei.
Saya dulu tinggal di London, tetapi sekarang saya tinggal di Taipei.
EN: The phrasal verb 'put off' means to postpone or delay. When followed by another action, we must use a gerund (V-ing) as the object of the preposition 'off'.
Bahasa Indonesia: Frasa kerja "put off" berarti "menunda" atau "menangguhkan". Ketika diikuti oleh tindakan lain, harus menggunakan gerund (V-ing) sebagai objek dari preposisi "off".
He put off buying the tickets until the last minute.
Dia menunda pembelian tiket sampai menit terakhir.
EN: In English-speaking academic cultures, 'procrastination' (putting things off) is a very common topic of discussion among students. The phrase 'until midnight' often highlights the pressure of last-minute submissions, which are frequently set for 11:59 PM in modern online learning portals.
EN: The modal verb 'would' is used here to describe a past habit or repeated action in the past, similar to 'used to'. It emphasizes the typical behavior of the speaker in past situations.
Bahasa Indonesia: Kata kerja modal "would" di sini digunakan untuk menggambarkan kebiasaan masa lalu atau tindakan berulang, mirip dengan "used to". Ini menekankan perilaku khas pembicara dalam situasi masa lalu.
When I was a child, I would play outside every afternoon.
Ketika saya masih kecil, saya bermain di luar setiap sore.
EN: The pattern 'stop doing something' means to cease or discontinue an activity. This is contrasted with 'stop to do something', which means to pause what you are doing in order to do something else.
Bahasa Indonesia: Pola "stop doing something" berarti menghentikan atau mengakhiri aktivitas yang sedang berlangsung. Ini berbeda dengan "stop to do something" (berhenti melakukan sesuatu untuk melakukan hal lain).
He stopped smoking to improve his health.
Dia berhenti merokok untuk meningkatkan kesehatannya.
EN: The verb 'decide' is followed by a to-infinitive (to + base verb) to express a choice or plan to do something in the future or as a next step.
Bahasa Indonesia: Kata kerja "decide" (memutuskan) harus diikuti oleh infinitif (to + kata kerja dasar) untuk menyatakan keputusan untuk melakukan sesuatu atau rencana di masa depan.
She decided to study abroad next year.
Dia memutuskan untuk belajar di luar negeri tahun depan.
EN: The phrase 'build habits' is a common collocation in English. While 'make' or 'create' are sometimes used, 'build' emphasizes the process of developing and strengthening a habit over time.
Bahasa Indonesia: Frasa "build habits" adalah kolokasi umum dalam bahasa Inggris. Meskipun kadang-kadang "make" atau "create" juga digunakan, "build" (membangun/membentuk) lebih menekankan proses bertahap dalam mengembangkan dan memperkuat kebiasaan seiring waktu.
It takes time to build healthy eating habits.
Membangun kebiasaan makan yang sehat membutuhkan waktu.
EN: The verb 'start' can be followed by either a gerund (V-ing) or an infinitive (to V) with little to no change in meaning. In this sentence, 'planning' is a gerund acting as the direct object of 'started'.
Bahasa Indonesia: Kata kerja "start" (memulai) dapat diikuti oleh gerund (V-ing) atau infinitif (to V), dan keduanya hampir tidak memiliki perbedaan makna. Dalam kalimat ini, "planning" adalah gerund yang berfungsi sebagai objek langsung dari "started".
She started learning English last year.
Dia mulai belajar bahasa Inggris tahun lalu.
EN: 'Every morning' is an adverbial phrase of frequency used to describe how often an action occurs. It is typically placed at the end of a clause.
Bahasa Indonesia: "Every morning" (setiap pagi) adalah frasa keterangan frekuensi yang digunakan untuk menjelaskan seberapa sering suatu tindakan terjadi. Frasa ini biasanya diletakkan di akhir klausa.
I drink a glass of water every morning.
Saya minum segelas air setiap pagi.
EN: The verb 'learn' is typically followed by a to-infinitive (to + base verb) when it means acquiring the ability or habit to do something. 'To finish' acts as the direct object of the verb 'learned'.
Bahasa Indonesia: Kata kerja "learn" (belajar/menguasai) biasanya diikuti oleh infinitif (to + kata kerja dasar) ketika menyatakan kemampuan atau kebiasaan untuk melakukan sesuatu. Di sini, "to finish" menjadi objek langsung dari kata kerja "learned".
She learned to play the piano when she was young.
Dia belajar bermain piano ketika masih muda.
EN: The word 'before' is used here as a subordinating conjunction to introduce a time clause ('before I rest'). In English, we use the simple present tense ('rest') in future-oriented or habitual time clauses, rather than future tense.
Bahasa Indonesia: Kata "before" di sini digunakan sebagai konjungsi subordinatif untuk memperkenalkan klausa keterangan waktu ("before I rest"). Dalam bahasa Inggris, dalam klausa waktu yang menyatakan masa depan atau kebiasaan, kita menggunakan present simple ("rest") bukan future tense.
Please turn off the lights before you leave.
Tolong matikan lampu sebelum pergi.
EN: The verb 'stop' followed by a gerund (V-ing) means to cease or discontinue an action that was already in progress. This is different from 'stop to do something', which means to pause what you are doing in order to start a new activity.
Bahasa Indonesia: Kata kerja "stop" yang diikuti gerund (V-ing) berarti menghentikan atau tidak lagi melakukan sesuatu yang sedang berlangsung. Ini berbeda dengan "stop to do something" (berhenti dari yang sedang dilakukan untuk melakukan hal lain).
He stopped smoking to improve his health.
Dia berhenti merokok untuk meningkatkan kesehatannya.
EN: The relative clause 'that did not matter' uses the relative pronoun 'that' to describe the noun 'things'. The verb 'matter' means to be important or significant.
Bahasa Indonesia: Klausa relatif "that did not matter" menggunakan kata ganti relatif "that" untuk memodifikasi kata benda "things" (hal-hal). Kata kerja "matter" di sini berarti "penting" atau "berpengaruh besar".
We should focus on the details that really matter.
Kita harus fokus pada detail yang benar-benar penting.
EN: The verb 'remember' can be followed by an infinitive (to + verb) or a gerund (verb-ing) with a difference in meaning. 'Remember to do something' means to not forget to perform a future task or duty. In contrast, 'remember doing something' means to recall a past action or memory.
Bahasa Indonesia: Kata kerja "remember" (ingat) dapat diikuti oleh infinitif (to + kata kerja dasar) atau gerund (kata kerja -ing), dan keduanya memiliki makna yang berbeda. "Remember to do something" berarti "ingat untuk melakukan sesuatu" (tugas atau tanggung jawab di masa depan); sedangkan "remember doing something" berarti "ingat pernah melakukan sesuatu" (kenangan tentang hal yang terjadi di masa lalu).
Please remember to turn off the lights before you leave.
Tolong ingat untuk mematikan lampu sebelum pergi.
EN: The infinitive phrase 'to stay fresh' functions as an adverbial of purpose (also known as the infinitive of purpose). It explains 'why' the action of taking short breaks was done. It can be expanded to 'in order to stay fresh'.
Bahasa Indonesia: Frasa infinitif "to stay fresh" di sini berfungsi sebagai frasa keterangan tujuan (juga disebut infinitif tujuan), untuk menjelaskan mengapa perlu "istirahat secukupnya". Struktur ini dapat diperluas menjadi "in order to stay fresh" (agar tetap segar).
He woke up early to catch the first train.
Dia bangun pagi untuk mengejar kereta pertama.
EN: In modern work and study culture, 'taking short breaks' is highly associated with productivity techniques like the Pomodoro Technique (25 minutes of work followed by a 5-minute break). The phrase 'stay fresh' is a common idiomatic expression meaning to maintain mental alertness and avoid burnout.
EN: Gerund as Subject: A gerund (verb-ing) can function as a noun and serve as the subject of a sentence. It is treated as a singular noun.
Bahasa Indonesia: Gerund sebagai subjek: Gerund (kata kerja -ing) dapat berfungsi sebagai kata benda dan menjadi subjek dalam kalimat. Secara tata bahasa, gerund dianggap sebagai kata benda tunggal.
Learning new skills opens up more career opportunities.
Mempelajari keterampilan baru akan membuka lebih banyak peluang karier.
EN: Noun Clause with 'What': The word 'what' can introduce a noun clause that functions as the object of a verb. Here, 'what works for me' acts as the object of the verb 'find'.
Bahasa Indonesia: Klausa kata benda dengan 'What': Kata "what" dapat memperkenalkan klausa kata benda yang berfungsi sebagai objek dari kata kerja. Di sini, "what works for me" menjadi objek dari kata kerja "find".
She finally realized what makes her happy.
Dia akhirnya mengerti apa yang membuatnya bahagia.
EN: The verb 'enjoy' is a transitive verb that must be followed by a gerund (verb-ing) when expressing an action that one finds pleasure in doing. It cannot be followed by an infinitive (to + verb).
Bahasa Indonesia: Kata kerja "enjoy" (menikmati/suka) adalah kata kerja transitif yang ketika diikuti oleh kata kerja harus menggunakan bentuk gerund (V-ing), untuk menyatakan aktivitas yang memberikan kesenangan. Di sini, tidak boleh menggunakan infinitif (to + V).
She enjoys playing the piano in her free time.
Dia suka bermain piano saat waktu luang.
EN: The prepositional phrase 'in control' functions as an adjective meaning having the power to direct or manage something, or feeling calm and collected. It is often used after linking verbs like 'feel' or 'be'.
Bahasa Indonesia: Frasa preposisional "in control" di sini berfungsi sebagai kata sifat yang berarti "mengendalikan situasi" atau "merasa tenang dan memiliki kendali". Frasa ini sering digunakan setelah kata kerja penghubung (seperti feel, be).
Despite the chaotic situation, the manager remained in control.
Meskipun situasinya kacau, manajer tetap mengendalikan keadaan.
EN: The Present Perfect Tense ('have learned') is used here to describe an action that happened in the past, but has a strong connection or result in the present. It emphasizes the knowledge or wisdom the speaker currently possesses as a result of past experiences.
Bahasa Indonesia: Present Perfect Tense (have learned) di sini digunakan untuk menggambarkan tindakan yang terjadi di masa lalu tetapi memiliki hubungan atau dampak yang kuat dengan sekarang. Ini menekankan pengetahuan atau pemahaman yang dimiliki pembicara saat ini karena pengalaman masa lalu.
I have learned how to play the guitar.
Saya sudah belajar cara bermain gitar.
EN: A Noun Clause introduced by 'that' ('that managing time means valuing it') acts as the direct object of the verb 'learned'. Inside this noun clause, gerunds ('managing' and 'valuing') are used as the subject and the object of the verb 'means' respectively.
Bahasa Indonesia: Klausa nomina yang diperkenalkan oleh "that" (that managing time means valuing it) berfungsi sebagai objek langsung dari kata kerja "learned". Dalam klausa nomina ini, gerund (managing dan valuing) masing-masing berfungsi sebagai subjek dan objek dari kata kerja "means".
She believes that saving money means planning ahead.
Dia berpikir bahwa menabung berarti merencanakan ke depan.
EN: Gerunds (verb-ing) can function as nouns and serve as the subject of a sentence. They are treated as singular nouns, so they take singular verbs (e.g., 'is').
Bahasa Indonesia: Gerund (kata kerja -ing) dapat berfungsi sebagai kata benda dan menjadi subjek dalam kalimat. Gerund secara tata bahasa dianggap sebagai kata benda tunggal, sehingga harus diikuti oleh kata kerja tunggal (misalnya 'is').
Learning a new language opens up many opportunities.
Mempelajari bahasa baru membuka banyak peluang.
EN: The adjective 'worth' is followed directly by a gerund (verb-ing) to indicate that something is deserving of a particular action. The structure is 'be worth + doing'.
Bahasa Indonesia: Kata sifat 'worth' (layak) diikuti langsung oleh gerund (kata kerja -ing) untuk menunjukkan bahwa sesuatu layak untuk melakukan suatu tindakan. Strukturnya adalah "be worth + doing".
This classic movie is worth watching again.
Film klasik ini layak untuk ditonton sekali lagi.
EN: The verb 'enjoy' is a transitive verb that must be followed by a gerund (V-ing) rather than an infinitive (to V) when expressing an activity that one finds pleasure in.
Bahasa Indonesia: Kata kerja "enjoy" (menikmati/suka) adalah kata kerja transitif yang ketika diikuti kata kerja yang menyatakan aktivitas, harus menggunakan gerund (V-ing), bukan infinitif (to V).
They enjoy playing basketball after school.
Mereka suka bermain basket setelah sekolah.
EN: The coordinating conjunction 'or' is used to connect two choices in a question. When comparing preferences, 'more' is often added at the end of the question to ask which option the person prefers.
Bahasa Indonesia: Konjungsi koordinatif "or" (atau) digunakan untuk menghubungkan dua pilihan dalam pertanyaan. Ketika membandingkan preferensi, sering ditambahkan "more" (lebih) di akhir kalimat untuk menanyakan pilihan mana yang lebih disukai.
Do you like tea or coffee more?
Kamu lebih suka teh atau kopi?
EN: In English-speaking cultures, it is very common to add the listener's name (like 'Emma') at the end of a question. This makes the conversation feel more personal, friendly, and direct.
EN: The verb 'enjoy' is transitively followed by a gerund (V-ing) as its object, not an infinitive (to V). This structure is used to express general likes or hobbies.
Bahasa Indonesia: Kata kerja "enjoy" (menikmati/menyukai) harus diikuti oleh gerund (V-ing) sebagai objeknya, bukan infinitive (to V). Struktur ini sering digunakan untuk mengekspresikan kesukaan atau minat umum.
She enjoys playing the piano in her free time.
Dia suka bermain piano saat waktu luang.
EN: The verb 'want' is followed by an infinitive (to + base verb) to express a desire or intention to perform an action.
Bahasa Indonesia: Kata kerja "want" (ingin) diikuti oleh infinitive (to + kata kerja dasar) untuk menyatakan keinginan atau niat untuk melakukan suatu tindakan.
They want to travel around the world next year.
Mereka ingin berkeliling dunia tahun depan.
EN: The verb 'forget' can be followed by an infinitive (to + verb) to indicate that someone did not perform an action they were supposed to do. This is different from 'forget + -ing' (gerund), which means forgetting a past memory of doing something.
Bahasa Indonesia: Ketika kata kerja "forget" (lupa) diikuti oleh infinitive (to + kata kerja dasar), itu berarti lupa melakukan sesuatu yang seharusnya dilakukan. Ini berbeda dengan "forget + kata kerja-ing" (gerund), yang berarti lupa ingatan bahwa pernah melakukan sesuatu di masa lalu.
I forgot to lock the door when I left.
Saya lupa mengunci pintu saat keluar.
EN: The phrase 'this morning' acts as an adverbial of time. In English, specific time expressions like 'this morning', 'yesterday', or 'last night' are typically placed at the end of the sentence and are used with the simple past tense.
Bahasa Indonesia: Frasa "this morning" (pagi ini) berfungsi sebagai keterangan waktu. Dalam bahasa Inggris, ekspresi waktu spesifik seperti "this morning", "yesterday", atau "last night" biasanya ditempatkan di akhir kalimat dan digunakan dengan simple past tense.
She drank two cups of coffee this morning.
Dia minum dua cangkir kopi pagi ini.
EN: The verb 'stop' can be followed by a gerund (V-ing) to mean ceasing an activity or habit. This is different from 'stop to do', which means pausing one activity in order to start another.
Bahasa Indonesia: Kata kerja "stop" diikuti gerund (V-ing) berarti "menghenti, menghenti" suatu tindakan atau kebiasaan. Ini berbeda dengan "stop to do" (berhenti untuk melakukan tindakan lain).
He stopped smoking last year.
Dia berhenti merokok tahun lalu.
EN: The infinitive 'to stay' is used here as an adverbial of purpose, meaning 'in order to stay'. 'Stay' functions as a linking verb here, followed by the adjective 'healthy'.
Bahasa Indonesia: Infinitif "to stay" di sini digunakan sebagai keterangan tujuan, berarti "untuk tetap". Di sini, "stay" digunakan sebagai kata kerja penghubung, diikuti oleh kata sifat "healthy" sebagai pelengkap.
She exercises daily to stay fit.
Dia berolahraga setiap hari untuk tetap bugar.
EN: In many Western countries, there is a strong public health focus on reducing 'soda' (also called 'pop' or 'fizzy drinks' depending on the region) consumption due to its high sugar content, making this a very common lifestyle topic.
EN: The verb 'remember' can be followed by a gerund (V-ing) to refer to a past action that has already happened. This is different from 'remember to V', which means remembering to do a future task.
Bahasa Indonesia: Ketika kata kerja "remember" (ingat) diikuti oleh gerund (V-ing), itu berarti mengingat bahwa Anda pernah melakukan sesuatu di masa lalu. Ini berbeda dengan "remember + infinitive (to V)", yang berarti mengingat untuk melakukan sesuatu yang belum selesai.
I remember locking the door before leaving.
Saya ingat mengunci pintu sebelum pergi.
EN: The preposition 'as' can be used to mean 'in the role of' or 'during the time of being'. In the phrase 'as a kid', it means 'when I was a child'.
Bahasa Indonesia: Preposisi "as" dapat digunakan untuk berarti "dalam peran sebagai" atau "selama periode". Dalam frasa "as a kid", artinya "ketika saya masih kecil" atau "pada masa kecil".
She loved drawing as a teenager.
Dia sangat suka menggambar pada masa remajanya.
EN: The verb 'decide' is followed by a to-infinitive (to + base verb) to express a choice or plan made about a future action.
Bahasa Indonesia: Kata kerja "decide" (memutuskan) harus diikuti oleh infinitif (to + kata kerja dasar) untuk menyatakan keputusan atau rencana tentang tindakan di masa depan.
They decided to buy a new house.
Mereka memutuskan untuk membeli rumah baru.
EN: The verb 'learn' can be followed by a to-infinitive (to + base verb) to express acquiring a new skill or ability.
Bahasa Indonesia: Kata kerja "learn" (belajar) sering diikuti oleh infinitif (to + kata kerja dasar) untuk menyatakan belajar dan menguasai keterampilan atau kemampuan baru.
He is learning to play the piano.
Dia sedang belajar bermain piano.
EN: In recent years, 'coding' has become a highly popular skill to learn in Western countries, often promoted as a basic literacy skill for the digital age, similar to learning a second language.
EN: The negative imperative sentence is used to give orders, advice, or instructions. It is formed by placing 'Don't' (Do not) before the base form of the verb.
Bahasa Indonesia: Kalimat imperatif negatif digunakan untuk memberikan perintah, nasihat, atau instruksi. Strukturnya adalah menambahkan "Don't" (Do not) sebelum kata kerja dasar.
Don't touch the hot stove.
Jangan sentuh kompor yang panas itu.
EN: The verb 'forget' can be followed by a to-infinitive (to + verb) to mean that someone must remember to do a future task or duty. This is different from 'forget + gerund (-ing)', which means forgetting a past action.
Bahasa Indonesia: Kata kerja "forget" diikuti oleh infinitif (to + kata kerja dasar) berarti lupa untuk melakukan tugas atau tanggung jawab (di masa depan). Ini berbeda dengan "forget + gerund (-ing)" yang berarti lupa pernah melakukan sesuatu (di masa lalu).
Don't forget to lock the door when you leave.
Jangan lupa mengunci pintu saat pergi.
EN: In the digital age, 'save your work' is a ubiquitous piece of advice in both academic and professional settings. With the rise of auto-save cloud technology, this phrase is sometimes used humorously to remind people of the 'old days' of computer crashes, or as general advice to protect one's progress.
EN: The verb 'try' followed by a gerund (V-ing) means to do something as an experiment or trial to see if you like it or if it works. This contrasts with 'try + to-infinitive', which means to make an effort to do something difficult.
Bahasa Indonesia: Ketika kata kerja "try" diikuti oleh gerund (V-ing), itu berarti mencoba atau mengalami sesuatu untuk melihat apakah Anda menyukainya atau apakah cara tersebut efektif. Ini berbeda dengan "try + infinitive (to V)" yang berarti berusaha atau berupaya melakukan sesuatu yang sulit.
I tried practicing yoga to reduce stress.
Saya pernah mencoba yoga untuk mengurangi stres.
EN: The coordinating conjunction 'and' is used to connect two independent clauses. In this sentence, 'now' acts as an adverb of time, showing a transition from a past action ('tried jogging') to a present state ('love it').
Bahasa Indonesia: Konjungsi koordinatif "and" digunakan untuk menghubungkan dua klausa independen. Dalam kalimat ini, "now" berfungsi sebagai adverbia waktu, menunjukkan transisi dan hubungan dari tindakan masa lalu (mencoba jogging) ke keadaan sekarang (menyukainya).
She moved to London, and now she works for a design firm.
Dia pindah ke London, dan sekarang dia bekerja di sebuah perusahaan desain.
EN: The verb 'need' is followed by an infinitive (to + verb) to express necessity or obligation. In this sentence, 'need to plan' means that planning is a necessary action.
Bahasa Indonesia: Kata kerja "need" (perlu) diikuti oleh infinitif (to + kata kerja dasar) untuk menyatakan kebutuhan atau kewajiban. Dalam kalimat ini, "need to plan" menunjukkan bahwa merencanakan adalah tindakan yang diperlukan.
We need to buy some milk.
Kita perlu membeli susu.
EN: 'Before' is used as a conjunction to connect two clauses, indicating that the action in the main clause ('We need to plan') should happen prior to the action in the subordinate clause ('we begin').
Bahasa Indonesia: "Before" di sini digunakan sebagai kata hubung untuk menghubungkan dua klausa, menunjukkan bahwa tindakan dalam klausa utama (kita perlu merencanakan) harus terjadi sebelum tindakan dalam klausa anak (kita mulai).
Wash your hands before you eat.
Cuci tanganmu sebelum makan.
EN: Gerund as Subject: A gerund (verb + -ing) can function as a noun and serve as the subject of a sentence. It is treated as a singular noun, so it takes a singular verb (e.g., 'takes').
Bahasa Indonesia: Gerund sebagai subjek: Gerund (kata kerja + -ing) dapat berfungsi sebagai kata benda dan menjadi subjek dalam kalimat. Subjek gerund dianggap tunggal, sehingga harus diikuti oleh kata kerja tunggal (misalnya 'takes' dalam kalimat ini).
Learning a new language opens new doors.
Mempelajari bahasa baru akan membuka pintu-pintu baru.
EN: The verb 'take' meaning 'require': The verb 'take' is commonly used to express that a certain amount of effort, time, or resources is necessary to achieve something.
Bahasa Indonesia: Kata kerja 'take' yang berarti 'memerlukan': Kata kerja 'take' sering digunakan untuk menyatakan bahwa mencapai sesuatu memerlukan tingkat usaha, waktu, atau sumber daya tertentu.
Mastering the piano takes years of practice.
Menguasai piano memerlukan latihan bertahun-tahun.
Kosakata utama dengan pengucapan IPA, definisi, contoh kalimat, dan kuis interaktif.
Dalam konteks: Debat, diskusi formal atau argumen
Dalam konteks: Mengelola, merencanakan dan mengendalikan waktu atau sumber daya secara efisien
Dalam konteks: Kebiasaan, pola perilaku yang terbentuk lama dan sulit diubah
Dalam konteks: Tugas, pekerjaan, hal-hal spesifik yang perlu diselesaikan
Dalam konteks: Membuang-buang, menghabiskan waktu atau sumber daya secara tidak perlu
Dalam konteks: Metode, cara, langkah-langkah sistematis untuk mencapai tujuan
Dalam konteks: Menghargai, menganggap sesuatu sangat penting
Dalam konteks: Pemrograman, menulis kode
Dalam konteks: Usaha, tenaga, energi yang dikeluarkan untuk mencapai tujuan
Frasa dengan label jenis, definisi dwibahasa, catatan penggunaan, dan contoh kalimat.
To delay doing something until a later date; to postpone.
Menunda, menangguhkan
To stop doing an activity for a short period of time in order to rest.
Istirahat, berhenti sejenak
To have the ability to direct or manage your own life, situation, or emotions successfully.
Merasa mengendalikan situasi, merasa memiliki kendali