EN: The idiom 'put something/someone to the test' means to test how effective, strong, or reliable something or someone really is under difficult conditions.
Bahasa Indonesia: Frasa 'put something/someone to the test' berarti 'membuat... diuji/menguji kemampuan atau efektivitas...', sering digunakan untuk menggambarkan pengujian kemampuan sejati sesuatu dalam situasi yang berat atau krusial.
The unexpected surge in online traffic put the new server infrastructure to the test.
Lonjakan lalu lintas jaringan yang tiba-tiba menguji kapasitas infrastruktur server yang baru.
EN: The prepositional phrase 'at a glance' functions idiomatically as a modifier meaning 'briefly' or 'as a quick overview'. It is widely used in news, journalism, and executive summaries as a subtitle or topic marker.
Bahasa Indonesia: Frasa preposisi 'at a glance' sebagai idiom berarti 'sekilas, gambaran umum, pandangan sekilas', sangat sering digunakan sebagai judul atau subjudul dalam laporan berita, laporan bisnis, dan ringkasan poin-poin penting.
Here are the key takeaways of the fiscal budget at a glance.
Berikut ini adalah ringkasan sekilas tentang poin-poin penting anggaran fiskal ini.
EN: Headlinese often utilizes the simple present tense ('Puts') to express immediate, ongoing, or upcoming real-world actions, creating a sense of urgency and directness.
Bahasa Indonesia: Gaya bahasa judul berita bahasa Inggris (headlinese) sering menggunakan simple present tense (seperti 'Puts' dalam kalimat ini) untuk menggambarkan peristiwa yang akan terjadi, sedang terjadi, atau baru saja terjadi, untuk menciptakan kesan langsung dan kehadiran di tempat.
Central Bank Raises Interest Rates Amid Persistent Inflation Fears.
Di tengah kekhawatiran inflasi yang berkelanjutan, bank sentral mengumumkan kenaikan suku bunga.
EN: In international diplomacy, 'COP' stands for 'Conference of the Parties'. While the public is often most familiar with the climate-focused COPs under the UNFCCC, biodiversity has its own separate biennial summit series under the Convention on Biological Diversity (CBD).
Bahasa Indonesia: Dalam diplomasi internasional, 'COP' adalah singkatan dari 'Konferensi Para Pihak (Conference of the Parties)'. Publik umumnya lebih mengenal KTT iklim di bawah Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim (UNFCCC), tetapi Konvensi Keanekaragaman Hayati (CBD) juga memiliki rangkaian konferensi para pihak sendiri yang diadakan setiap dua tahun.
EN: The noun phrase 'a biodiversity summit...' acts as an appositive to 'UN COP17', providing explanatory or descriptive information about the event without introducing a relative pronoun (which would be 'which is a biodiversity summit...').
Bahasa Indonesia: Frasa nomina 'a biodiversity summit...' berfungsi sebagai aposisi dari 'UN COP17', digunakan untuk melengkapi dan mendeskripsikan konferensi internasional tersebut, setara dengan struktur modifikasi non-restriktif yang menghilangkan kata ganti relatif dan kata kerja kopula (which is...).
Delegates will meet in Geneva for the World Health Assembly, an annual meeting determining global health policies.
Para delegasi akan berkumpul di Jenewa untuk menghadiri Majelis Kesehatan Dunia, sebuah pertemuan tahunan yang menentukan kebijakan kesehatan global.
EN: The sentence contains two stacked participial phrases acting as reduced relative clauses: the present participle phrase 'reviewing...' modifies 'summit' (active: which will review), and the past participle phrase 'agreed at...' modifies 'targets' (passive: which were agreed at).
Bahasa Indonesia: Kalimat ini menunjukkan penggunaan frasa partisipel ganda sebagai penyederhanaan klausa relatif: frasa partisipel kini 'reviewing...' memodifikasi 'summit' (makna aktif: which will review), sedangkan frasa partisipel lampau 'agreed at...' memodifikasi 'targets' (makna pasif: which were agreed at).
The committee released a report evaluating the new guidelines introduced last spring.
Komite menerbitkan laporan yang mengevaluasi kebijakan baru yang diterapkan musim semi lalu.
EN: The term 'COP' stands for 'Conference of the Parties', the governing body of international environmental conventions. While the public is often most familiar with climate summits (such as the COP for the UNFCCC), biodiversity operates under a separate track under the UN Convention on Biological Diversity (CBD). The '23 targets agreed at COP15' refers to the landmark Kunming-Montreal Global Biodiversity Framework adopted in 2022, which set goals including the famous '30x30' pledge (protecting 30% of land and ocean by 2030).
Bahasa Indonesia: "COP" adalah singkatan dari "Conference of the Parties" (Konferensi Para Pihak), badan pengambil keputusan tertinggi dalam konvensi lingkungan internasional. Publik umumnya paling akrab dengan COP terkait perubahan iklim (Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim), tetapi keanekaragaman hayati berada di bawah mekanisme independen Konvensi Keanekaragaman Hayati PBB (CBD). "23 target yang disepakati pada Konferensi Para Pihak ke-15 pada tahun 2022" yang disebutkan dalam kalimat tersebut adalah Kerangka Kerja Keanekaragaman Hayati Global Kunming-Montreal yang terkenal, yang mencakup target "30x30" untuk melindungi 30% daratan dan lautan dunia pada tahun 2030.
EN: The preposition 'amid' (meaning 'in the middle of' or 'surrounded by', often metaphorically amid circumstances, reactions, or emotions) is frequently used in journalistic and formal English to set the background context against which an event occurs.
Bahasa Indonesia: Kata depan "amid" (berarti "di tengah" atau "dengan latar belakang") sering digunakan dalam berita dan bahasa tulis formal, biasanya diikuti kata benda abstrak (seperti peringatan, kontroversi, kekacauan, atau tepuk tangan) untuk menggambarkan latar belakang zaman atau suasana sosial terjadinya sesuatu.
The reforms were approved amid widespread public protests.
Reformasi-reformasi ini disetujui di tengah gelombang protes publik yang luas.
EN: The noun 'warnings' is followed by an appositive clause introduced by the conjunction 'that'. Unlike a relative clause, 'that' does not replace an argument in the clause; it merely connects an abstract noun (e.g., warning, fact, claim, rumor) to a full clause explaining its content.
Bahasa Indonesia: Kata benda "warnings" diikuti oleh klausa apositif (appositive clause) yang dipandu oleh konjungsi "that". Berbeda dengan klausa relatif, "that" dalam klausa apositif tidak berfungsi sebagai unsur apa pun dalam kalimat, dan klausa setelahnya berstruktur lengkap, khusus digunakan untuk menjelaskan secara rinci isi kata benda abstrak (seperti warning, fact, belief).
There are growing concerns that the peace talks may collapse.
Kekhawatiran semakin meningkat bahwa perundingan damai bisa gagal.
EN: The subordinate clause uses the conjunction 'since' with a simple past tense ('the dinosaurs vanished') to mark a fixed point in the deep geological past, serving as a temporal benchmark for the ongoing event described in the present continuous tense ('is undergoing').
Bahasa Indonesia: "Since" di sini berfungsi sebagai konjungsi subordinatif, diikuti oleh klausa simple past ("the dinosaurs vanished"), yang secara jelas menandai titik awal yang tetap dalam sejarah geologis, sebagai titik acuan untuk proses berkelanjutan saat ini yang digambarkan oleh present continuous tense pada klausa utama ("is undergoing").
The region has seen unprecedented growth since the new railway opened.
Sejak jalur kereta api baru dibuka, wilayah ini telah mengalami pertumbuhan yang belum pernah terjadi sebelumnya.
EN: The reference to 'the dinosaurs vanished' alludes to the Cretaceous–Paleogene (K–Pg) extinction event roughly 66 million years ago. In contemporary environmental and biodiversity discourse, scientific authorities often label our current era as the 'Sixth Mass Extinction' (the Anthropocene extinction), framing human-driven species decline alongside Earth's most catastrophic prehistoric events.
Bahasa Indonesia: 'Kepunahan dinosaurus' (dinosaurs vanished) merujuk pada peristiwa kepunahan Kapur–Paleogen sekitar 66 juta tahun yang lalu. Dalam wacana ilmiah lingkungan dan keanekaragaman hayati kontemporer, para ilmuwan sering menyebut runtuhnya keanekaragaman hayati yang dipicu aktivitas manusia saat ini sebagai 'Kepunahan Massal Keenam' (The Sixth Mass Extinction), dengan sengaja membandingkan laju kehilangan spesies saat ini dengan kepunahan massal dinosaurus dalam sejarah geologi untuk menonjolkan betapa belum pernah terjadi sebelumnya dan mendesaknya krisis ekologis ini.
EN: This sentence employs locative/prepositional inversion (Fronting of Prepositional Phrase + Inverted Predicate). When a prepositional phrase expressing location, rank, or category ('Among...') is moved to the beginning for rhetorical focus or cohesion, the copular verb ('are') precedes the actual compound subject (the three coordinated gerund phrases).
Bahasa Indonesia: Kalimat ini menggunakan 'inversi preposisional' (Locative/Prepositional Inversion). Ketika frasa preposisional yang menunjukkan kategori atau peringkat (seperti 'Among...') diletakkan di awal kalimat untuk penekanan atau kesinambungan wacana, kata kerja penghubung (are) dibalik ke depan subjek majemuk yang sebenarnya (tiga frasa gerund paralel).
Among the key challenges facing the committee are securing sufficient funding and retaining qualified personnel.
Tantangan utama yang dihadapi komite termasuk mengumpulkan dana yang memadai dan mempertahankan talenta yang berkualifikasi.
EN: Parallel gerund phrases functioning as compound subjects: Three balanced non-finite verb phrases ('protecting...', 'restoring...', and 'reforming...') are coordinated by 'and'. Because there are three distinct actions, the verb 'are' agrees with the plural compound subject.
Bahasa Indonesia: Frasa gerund paralel sebagai subjek majemuk: Tiga frasa verba non-finit yang simetris (protecting..., restoring..., dan reforming...) dihubungkan oleh konjungsi koordinatif 'and'. Karena subjek terdiri dari tiga tindakan berbeda, kata kerja menggunakan bentuk jamak 'are'.
Addressing climate change involves reducing carbon emissions, investing in renewable energy, and modernizing transport networks.
Mengatasi perubahan iklim melibatkan pengurangan emisi karbon, investasi dalam energi terbarukan, dan modernisasi jaringan transportasi.
EN: The targets listed in this sentence correspond directly to the landmark '30x30' initiative under the Kunming-Montreal Global Biodiversity Framework (GBF) agreed at COP15 in 2022. Target 3 commits nations to protect 30% of global terrestrial, inland water, and coastal/marine areas by 2030, Target 2 mandates restoring at least 30% of degraded ecosystems, and Target 18 pledges to phase out or reform at least $500 billion annually in environmentally harmful subsidies.
Bahasa Indonesia: Berbagai target yang tercantum dalam kalimat ini berkorespondensi langsung dengan inisiatif '30x30' yang terkenal dalam Kerangka Keanekaragaman Hayati Global Kunming-Montreal (GBF) yang diadopsi pada Konferensi Para Pihak ke-15 tahun 2022. 'Target 3' dari kerangka ini berkomitmen untuk melindungi 30% wilayah daratan dan lautan global pada tahun 2030; 'Target 2' mensyaratkan pemulihan setidaknya 30% ekosistem yang terdegradasi; dan 'Target 18' berkomitmen untuk menghapus atau mereformasi setidaknya 500 miliar dolar subsidi yang berbahaya bagi lingkungan setiap tahun.
EN: Negative inversion occurs when a negative adverb or adverbial phrase (such as 'never', 'seldom', 'rarely', or 'under no circumstances') is placed at the beginning of a clause for rhetorical emphasis. The auxiliary verb precedes the subject, mirroring question word order ('Never have governments met...').
Bahasa Indonesia: Inversi negatif (Negative Inversion): Ketika adverbia negatif atau frasa yang bermakna negatif (seperti never, seldom, rarely, under no circumstances, dll.) diletakkan di awal kalimat untuk penekanan retoris, subjek dan kata kerja bantu harus dibalik, dengan urutan seperti kalimat tanya (kata kerja bantu + subjek + kata kerja utama, yaitu 'Never have governments met...').
Rarely have scientists witnessed such rapid climatic shifts.
Para ilmuwan jarang menyaksikan perubahan iklim secepat ini.
EN: The conjunction 'since' introduces a subordinate time clause referring to a specific historical starting point in the simple past ('was established'), while the main clause uses the present perfect ('have met') to describe actions or states extending from that point up to the present.
Bahasa Indonesia: Konjungsi subordinatif 'since' memperkenalkan klausa keterangan waktu, biasanya menunjukkan titik awal tertentu di masa lalu. Kata kerja dalam klausa tersebut menggunakan bentuk lampau sederhana (seperti 'was established'), sedangkan klausa utama dipasangkan dengan bentuk present perfect (seperti 'have met'), untuk menyatakan keadaan atau pengalaman yang berlangsung dari suatu titik waktu di masa lalu hingga sekarang.
She has lived abroad ever since she graduated from university.
Sejak lulus kuliah, dia terus tinggal di luar negeri.
EN: The '1992 Rio Earth Summit' (formally the United Nations Conference on Environment and Development) was a landmark event that produced the Convention on Biological Diversity (CBD) and the UN Framework Convention on Climate Change (UNFCCC). The sentence references this milestone to highlight more than three decades of systemic failure by global leaders to fulfill their international conservation promises.
Bahasa Indonesia: 'KTT Bumi Rio 1992' (nama resminya Konferensi PBB tentang Lingkungan dan Pembangunan) adalah tonggak penting dalam sejarah perlindungan lingkungan internasional. Konferensi ini melahirkan 'Konvensi Keanekaragaman Hayati' (CBD) dan 'Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim' (UNFCCC). Penyebutan titik awal bersejarah ini dalam kalimat tersebut bertujuan untuk menyoroti secara mendalam kesulitan jangka panjang di mana pemerintah di seluruh dunia tidak pernah benar-benar memenuhi satu pun komitmen perlindungan alam internasional selama lebih dari tiga dekade terakhir.
EN: The conjunction 'lest' introduces an adverbial clause of purpose or negative result, meaning 'for fear that' or 'in order to avoid'. In formal and literary English, the clause following 'lest' typically uses the present subjunctive (base form of the verb, e.g., 'fail') or 'should' + base verb.
Bahasa Indonesia: Konjungsi 'lest' memperkenalkan klausa keterangan yang menyatakan tujuan atau hasil negatif, yang berarti 'jangan sampai, khawatir'. Dalam bahasa Inggris formal atau tulisan, klausa yang dipimpin oleh lest biasanya menggunakan subjungtif (bentuk dasar kata kerja, misalnya fail dalam kalimat ini), atau menggunakan 'should + kata kerja dasar'.
He spoke in whispers, lest he wake the sleeping infant.
Dia berbicara dengan suara pelan agar tidak membangunkan bayi yang sedang tidur nyenyak.
EN: The verb 'insist' (often followed by 'that') triggers the mandative subjunctive in formal English. The verb in the subordinate clause takes its base form ('demonstrate'), regardless of the subject's person or number.
Bahasa Indonesia: Ketika kata kerja 'insist' diikuti oleh klausa kata benda yang dipimpin oleh that, dalam bahasa Inggris formal perlu menggunakan subjungtif imperatif (Mandative Subjunctive). Kata kerja dalam klausa tersebut selalu menggunakan bentuk dasar (seperti 'demonstrate' dalam kalimat ini), tidak berubah mengikuti orang atau jumlah subjek.
The committee insisted that every candidate submit their portfolio on time.
Komite bersikeras agar setiap kandidat menyerahkan portofolio tepat waktu.
EN: The existential construction 'there has been' (present perfect of 'there is') indicates that something has emerged or occurred over a period leading up to the present. Paired with a nominalization like 'a concerted push to do sth', it conveys sustained, coordinated collective action without explicitly naming an agent.
Bahasa Indonesia: Struktur eksistensial 'there has been' (bentuk present perfect dari there is) menunjukkan situasi atau tren yang berlangsung dari masa lalu hingga sekarang. Jika dipadukan dengan struktur nominalisasi 'a concerted push to do sth' (dorongan bersama untuk melakukan sesuatu), struktur ini dapat menekankan upaya kolektif dan terkoordinasi tanpa menyebutkan pelaku secara langsung.
There has been a concerted push to accelerate renewable energy transitions across Europe.
Di seluruh Eropa, telah ada dorongan bersama yang terus-menerus untuk mempercepat transisi menuju energi terbarukan.
EN: The deadline '2030' refers to the Kunming-Montreal Global Biodiversity Framework adopted at COP15 in 2022, which set 23 targets to be achieved by 2030 to halt biodiversity loss. The phrase 'lest this decade's international agreements fail likewise' directly references the earlier 'Aichi Biodiversity Targets' (2010–2020), none of which were fully achieved globally, creating urgent diplomatic pressure at UN environmental summits.
Bahasa Indonesia: Titik waktu '2030' yang disebut dalam kalimat berasal dari Kerangka Keanekaragaman Hayati Global Kunming–Montreal yang diadopsi pada Konferensi Para Pihak ke-15 (COP15) tahun 2022, yang menetapkan 23 target yang harus dicapai sebelum 2030 untuk menghentikan hilangnya keanekaragaman hayati. Akhir kalimat 'jangan sampai perjanjian internasional dekade ini juga gagal dengan cara yang sama' mengisyaratkan pelajaran sejarah bahwa 'Target Keanekaragaman Hayati Aichi' (2010–2020) sama sekali tidak tercapai di tingkat global, dan inilah sumber tekanan besar yang dihadapi negara-negara di KTT Alam PBB.
Kosakata utama dengan pengucapan IPA, definisi, contoh kalimat, dan kuis interaktif.
Frasa dengan label jenis, definisi dwibahasa, catatan penggunaan, dan contoh kalimat.
immediately, or with a quick look
sekilas; gambaran umum; dengan sekali pandang
to test how good or effective someone or something is, especially in a challenging situation
Menerima ujian; membuat diuji
a determined and coordinated effort by a group of people to achieve something
Dorongan yang terkoordinasi; upaya bersama
a biological community and its environment that has suffered damage or loss of biodiversity due to human activities or natural disasters
Ekosistem yang terdegradasi