EN: Use the Simple Present Tense to talk about habits or routines that happen regularly. For daily habits, we often put time expressions like 'every morning' at the end of the sentence.
Bahasa Indonesia: Gunakan bentuk sekarang sederhana untuk mendeskripsikan kebiasaan atau rutinitas yang terjadi secara teratur. Untuk kebiasaan sehari-hari, kita biasanya menempatkan frasa waktu seperti "every morning" (setiap pagi) di akhir kalimat.
I drink milk every morning.
Saya minum susu setiap pagi.
EN: In English-speaking countries, establishing a morning routine (like studying, exercising, or reading) is highly valued as a way to start a productive day.
EN: To say you like something the most, use the pattern 'like + [something] + the most'. 'The most' is placed at the end of the sentence to show the highest degree of liking.
Bahasa Indonesia: Untuk menyatakan bahwa kamu paling menyukai sesuatu, gunakan pola "like + [sesuatu] + the most". "The most" ditempatkan di akhir kalimat untuk menunjukkan tingkat kesukaan yang paling tinggi.
He likes English the most.
Dia paling menyukai bahasa Inggris.
EN: When using singular pronouns like 'he', 'she', or 'it' in the simple present tense, we add '-s' or '-es' to the verb (e.g., 'play' becomes 'plays'). We also use 'the' before musical instruments when we talk about playing them.
Bahasa Indonesia: Dalam bentuk sekarang sederhana, ketika subjeknya adalah kata ganti tunggal (seperti he, she, it), kata kerja perlu ditambahkan -s atau -es (misalnya play menjadi plays). Selain itu, ketika menyatakan "memainkan" alat musik, nama alat musik harus didahului oleh kata sandang the.
He plays the piano every day.
Dia bermain piano setiap hari.
EN: In many English-speaking schools, music class is a standard part of the primary and middle school curriculum where students learn to play basic instruments like the recorder, flute, or ukulele.
EN: Use the preposition 'on' before specific days of the week (e.g., on Tuesday, on Monday). Note that days of the week must always start with a capital letter.
Bahasa Indonesia: Sebelum hari tertentu dalam seminggu, gunakan preposisi "on" (misalnya: on Tuesday, on Monday). Perhatikan bahwa huruf pertama nama hari harus ditulis kapital.
We have English class on Monday.
Kami memiliki kelas bahasa Inggris pada hari Senin.
EN: In US and UK schools, 'science' at the elementary level usually covers basic biology, chemistry, and physics combined, rather than teaching them as separate subjects.
EN: When the subject is 'he', 'she', or 'it' (singular), we add '-s' or '-es' to the action word (verb) in the present tense. Here, 'read' becomes 'reads'.
Bahasa Indonesia: Ketika subjeknya adalah "he" (dia laki-laki), "she" (dia perempuan), atau "it" (itu) (tunggal), dalam kalimat bentuk sekarang, kita menambahkan -s atau -es pada kata kerja. Di sini, read menjadi reads.
She plays the piano every day.
Dia bermain piano setiap hari.
EN: To ask a 'yes/no' question in the simple present tense with a singular third-person subject (like Emma, he, she, or it), we start the sentence with 'Does' and use the base form of the verb (enjoy).
Bahasa Indonesia: Dalam bentuk sekarang sederhana, jika subjeknya adalah orang ketiga tunggal (seperti: Emma, dia laki-laki, dia perempuan, itu), kita menggunakan kata bantu "Does" di awal untuk menanyakan "apakah", dan kata kerja (enjoy) setelahnya harus kembali ke bentuk dasar.
Does he play soccer?
Apakah dia bermain sepak bola?
EN: Use 'really' before an adverb like 'well' to add emphasis, meaning 'very' or 'extremely'.
Bahasa Indonesia: Tambahkan "really" sebelum kata keterangan seperti "well" untuk menekankan, berarti "sangat" atau "benar-benar".
He runs really fast.
Dia berlari sangat cepat.
EN: Use the Simple Present Tense to talk about habits or things you do regularly. For time expressions like 'every day', we usually put them at the end of the sentence.
Bahasa Indonesia: Gunakan bentuk sekarang sederhana untuk mendeskripsikan kebiasaan atau hal-hal yang kamu lakukan secara teratur. Kata keterangan waktu seperti "every day" (setiap hari) biasanya ditempatkan di akhir kalimat.
I drink milk every day.
Saya minum susu setiap hari.
EN: In many English-speaking cultures, keeping a 'journal' or 'diary' is a very common personal habit for self-reflection, practicing writing, or recording daily memories from a young age.
EN: When the subject is 'he', 'she', 'it', or a singular noun (like 'My brother'), we add '-s' or '-es' to the verb in the simple present tense. For verbs ending in 'ch', we add '-es' (teach -> teaches).
Bahasa Indonesia: Ketika subjeknya adalah kata benda tunggal (seperti "My brother") atau kata ganti orang ketiga tunggal (he, she, it), dalam bentuk sekarang sederhana, kata kerja perlu ditambahkan -s atau -es. Kata kerja yang berakhiran dengan ch ditambahkan -es (misalnya teach menjadi teaches).
My sister teaches me English.
Kakak perempuan saya mengajari saya bahasa Inggris.
EN: Use the preposition 'in' to talk about being inside a building or a room, such as 'in the classroom'.
Bahasa Indonesia: Gunakan preposisi "in" untuk menyatakan berada di dalam suatu bangunan atau ruangan, misalnya "in the classroom" (di dalam kelas).
We study in the library.
Kami belajar di perpustakaan.
EN: In many Western schools, students eat lunch in a designated cafeteria rather than their classrooms. However, eating in the classroom is very common in many Asian schools.
EN: Adverbs of manner (like 'clearly') are used to describe how an action is done. They usually come after the main verb or after the object of the sentence.
Bahasa Indonesia: Kata keterangan cara (seperti 'clearly') digunakan untuk mendeskripsikan bagaimana suatu tindakan dilakukan. Kata-kata ini biasanya ditempatkan setelah kata kerja utama atau objek.
She speaks English clearly.
Dia berbicara bahasa Inggris dengan jelas.
EN: Use 'because' to connect two complete ideas and explain the reason why something happens.
Bahasa Indonesia: Gunakan "because" (karena) untuk menghubungkan dua kalimat lengkap dan menjelaskan alasan mengapa sesuatu terjadi.
I am happy because I have a dog.
Saya senang, karena saya punya seekor anjing.
EN: Use the conjunction 'and' to connect two complete sentences that have related ideas. This helps make your writing and speaking flow more smoothly.
Bahasa Indonesia: Gunakan kata hubung "and" (dan) untuk menghubungkan dua kalimat lengkap yang memiliki ide yang saling terkait. Ini membuat tulisan dan ucapanmu lebih lancar.
I like music, and I play the piano.
Saya suka musik, dan saya bisa bermain piano.
EN: In English-speaking countries, 'school days' refers not just to the hours spent in class, but to the entire experience of student life, including extracurricular activities, sports, and socializing with friends.
EN: Use the Present Simple tense to talk about daily habits or routines. When the subject is 'I', 'you', 'we', or 'they', use the base form of the verb (like 'study' and 'read').
Bahasa Indonesia: Gunakan bentuk sekarang sederhana untuk mendeskripsikan kebiasaan atau rutinitas sehari-hari. Ketika subjeknya adalah "I" (saya), "you" (kamu/kalian), "we" (kami/kita), atau "they" (mereka), kata kerja menggunakan bentuk dasar (misalnya "study" dan "read").
Every evening, I drink tea and read books.
Setiap malam, saya minum teh dan membaca buku.
EN: Use the conjunction 'and' to connect two related ideas or sentences. When connecting two complete sentences, we usually put a comma before 'and'.
Bahasa Indonesia: Gunakan kata hubung "and" untuk menghubungkan dua ide atau kalimat yang terkait. Ketika menghubungkan dua kalimat lengkap, kita biasanya menambahkan koma sebelum "and".
He plays soccer, and he runs fast.
Dia bermain sepak bola, dan dia berlari sangat cepat.
EN: We use 'and' to connect two related actions or ideas in one sentence. It helps make our speaking and writing flow more smoothly.
Bahasa Indonesia: Kita menggunakan "and" (dan) untuk menghubungkan dua tindakan atau ide yang terkait dalam satu kalimat. Ini membantu membuat ucapan dan tulisan kita lebih lancar.
He plays soccer, and he swims on weekends.
Dia bermain sepak bola, dan dia pergi berenang pada akhir pekan.
EN: In many English-speaking schools, joining the school choir or band is a very popular extracurricular activity. Students practice together and perform at school events or concerts.
EN: When the subject is a singular third person (like 'Ryan', 'he', 'she', or 'it') in the simple present tense, we add '-s' or '-es' to the verb (e.g., 'enjoys', 'asks').
Bahasa Indonesia: Dalam bentuk sekarang sederhana, ketika subjeknya adalah orang ketiga tunggal (seperti "Ryan", dia laki-laki, dia perempuan, atau itu), kata kerja perlu ditambahkan -s atau -es (contoh: enjoys, asks).
Sarah plays the flute in music class.
Sarah memainkan seruling di kelas musik.
EN: Use 'in a + adjective + way' to describe how someone does something. It tells us the style or manner of the action.
Bahasa Indonesia: Gunakan "in a + kata sifat + way" untuk mendeskripsikan cara seseorang melakukan sesuatu. Ini memberi tahu kita gaya atau metode dari tindakan tersebut.
She speaks in a friendly way.
Dia berbicara dengan cara yang ramah.
EN: Use 'each other' when two or more people do the same thing to one another. It shows a mutual action.
Bahasa Indonesia: Gunakan "each other" (saling) ketika dua orang atau lebih melakukan hal yang sama kepada satu sama lain. Ini menunjukkan interaksi timbal balik.
They love each other.
Mereka saling mencintai.
EN: The phrasal verb 'write down' means to record something on paper. It is followed by an object, which can be a noun or a noun clause like 'what I learn' (the things that I learn).
Bahasa Indonesia: Frasa kata kerja "write down" berarti "menuliskan, mencatat". Frasa ini diikuti oleh isi yang akan dicatat (objek), bisa berupa kata benda, atau klausa kata benda seperti "what I learn" (apa yang saya pelajari).
Please write down your name.
Tolong tuliskan namamu.
EN: The verb 'make' can be used with an object and an adjective to show how someone or something causes a change in feelings or state. The pattern is: make + someone + adjective.
Bahasa Indonesia: Kata kerja "make" (membuat) dapat digunakan dengan objek dan kata sifat untuk menunjukkan bagaimana seseorang atau sesuatu menyebabkan perubahan emosi atau keadaan. Pola: make + seseorang + kata sifat.
Music makes me happy.
Musik membuatku merasa bahagia.
EN: Use 'What + noun + do you + verb?' to ask about someone's preferences or choices from an open group.
Bahasa Indonesia: Gunakan pola "What + kata benda + do you + kata kerja?" untuk menanyakan preferensi atau pilihan seseorang dalam suatu kategori.
What sport do you play?
Olahraga apa yang kamu mainkan?
EN: In English-speaking classrooms, it is very common and friendly to address classmates directly by their first names when asking questions.
EN: Use 'and' to connect two related ideas or actions in a single sentence.
Bahasa Indonesia: Gunakan "and" (dan) untuk menghubungkan dua ide atau tindakan yang terkait dalam satu kalimat.
I like music, and I sing every day.
Saya suka musik, dan saya bernyanyi setiap hari.
EN: To ask a yes/no question about a singular third-person subject (like 'he', 'she', 'your brother') in the simple present tense, we start the sentence with 'Does' and use the base form of the verb (study).
Bahasa Indonesia: Dalam bentuk sekarang sederhana, untuk menanyakan pertanyaan ya/tidak tentang subjek orang ketiga tunggal (seperti "dia laki-laki", "dia perempuan", "kakak laki-lakimu"), kita menggunakan kata kerja bantu "Does" di awal, dan kata kerja setelahnya kembali ke bentuk dasar (study).
Does your sister play soccer?
Apakah kakak perempuanmu bermain sepak bola?
EN: We use 'all the time' at the end of a sentence to mean 'always' or 'very often'. It shows that someone does an action repeatedly or continuously.
Bahasa Indonesia: Kita menggunakan "all the time" di akhir kalimat untuk berarti "selalu" atau "sangat sering". Ini digunakan untuk menyatakan bahwa seseorang melakukan suatu tindakan secara terus-menerus atau sering.
She plays music all the time.
Dia selalu memutar musik sepanjang waktu.
EN: The verb 'teach' can be followed by a person (object) and a verb in the 'to + verb' (infinitive) form to show what you are instructing someone to do.
Bahasa Indonesia: Kata kerja "teach" (mengajar) dapat diikuti oleh orang (objek) dan kata kerja dalam bentuk "to + kata kerja dasar", untuk menyatakan mengajari seseorang melakukan sesuatu.
He teaches me to swim.
Dia mengajari saya berenang.
EN: Use the preposition 'after' followed by a noun (like 'lunch') to show when an action happens.
Bahasa Indonesia: Gunakan preposisi "after" diikuti oleh kata benda (misalnya "lunch") untuk menunjukkan waktu terjadinya suatu tindakan (setelah...).
We play soccer after school.
Kami bermain sepak bola setelah pulang sekolah.
EN: In many English-speaking schools, the school day is divided into periods before and after lunch. 'After lunch' is a common way to refer to the afternoon session of classes.
EN: When the subject is 'he', 'she', or 'it' (third person singular), we add '-s' or '-es' to the action word (verb) in the present tense.
Bahasa Indonesia: Ketika subjeknya adalah "he" (dia laki-laki), "she" (dia perempuan), atau "it" (dia benda/hewan) (orang ketiga tunggal), dalam bentuk sekarang, kita menambahkan -s atau -es pada kata kerja (kata kerja).
He plays soccer every day.
Dia bermain sepak bola setiap hari.
EN: Use the pattern 'play + [sport]' to talk about playing sports. Do not use 'the' before the sport name.
Bahasa Indonesia: Gunakan pola "play + [nama olahraga]" untuk menyatakan melakukan suatu olahraga. Nama olahraga tidak perlu ditambahkan kata sandang "the".
They play soccer on weekends.
Mereka bermain sepak bola pada akhir pekan.
EN: In many English-speaking countries, participating in sports or extracurricular activities directly 'after school' is a very common part of a student's daily routine.
EN: The verb 'give' can take two objects: an indirect object (the person receiving, 'us') and a direct object (the thing being given, 'fun homework'). The pattern is: Subject + give + Person + Thing.
Bahasa Indonesia: Kata kerja "give" (memberi) dapat diikuti oleh dua objek: objek tidak langsung (penerima "us") dan objek langsung (benda yang diberikan "fun homework"). Pola umumnya adalah: subjek + give + orang + benda.
My mother gives me a present.
Ibuku memberiku sebuah hadiah.
EN: Use 'Everyone' as a singular subject. Even though it refers to many people, the verb that follows must have an 's' or 'es' in the simple present tense (e.g., 'learns').
Bahasa Indonesia: "Everyone" (setiap orang) dianggap sebagai subjek tunggal dalam bahasa Inggris. Meskipun merujuk pada banyak orang, dalam bentuk sekarang sederhana, kata kerja setelahnya harus ditambahkan 's' atau 'es' (misalnya 'learns').
Everyone loves music.
Setiap orang menyukai musik.
Kosakata utama dengan pengucapan IPA, definisi, contoh kalimat, dan kuis interaktif.
Dalam konteks: Seruling (alat musik tiup)
Dalam konteks: Perpustakaan
Dalam konteks: Buku harian, jurnal
Dalam konteks: Menjelaskan, menerangkan
Dalam konteks: Dengan jelas, dengan terang
Dalam konteks: Memecahkan, menyelesaikan (masalah)
Dalam konteks: Paduan suara
Dalam konteks: Penasaran, ingin tahu
Dalam konteks: Bahasa-bahasa
Dalam konteks: Pekerjaan rumah
Frasa dengan label jenis, definisi dwibahasa, catatan penggunaan, dan contoh kalimat.
To record information on paper.
Menuliskan, mencatat
Continuously, constantly, or very frequently.
Selalu, terus-menerus, atau sangat sering
Used to refer to two or more people reciprocating an action.
satu sama lain, saling