EN: Use the structure 'Subject + be verb + Adjective 1 + and + Adjective 2' to describe someone or something with two characteristics.
Bahasa Indonesia: Gunakan struktur "Subjek + kata kerja bantu be + Kata Sifat 1 + and + Kata Sifat 2" untuk mendeskripsikan dua karakteristik yang dimiliki seseorang atau sesuatu secara bersamaan.
My dog is small and cute.
Anjing saya kecil dan lucu.
EN: In English-speaking cultures, describing someone as 'friendly' is a very common and positive way to introduce a new acquaintance, emphasizing warmth and approachability.
EN: Use 'with' to describe a person's physical features, such as hair color, eye color, or things they are wearing.
Bahasa Indonesia: Gunakan kata depan "with" untuk mendeskripsikan ciri-ciri fisik seseorang, seperti warna rambut, warna mata, atau aksesori yang dikenakan.
Who is the boy with blue eyes?
Siapa anak laki-laki yang bermata biru itu?
EN: In English, when describing hair with multiple adjectives, the standard word order is usually 'length' (long) followed by 'color' (black). Saying 'black long hair' would sound unnatural to native speakers.
EN: Use 'I am' to introduce yourself or state your name. 'I' is the subject, and 'am' is the matching verb.
Bahasa Indonesia: Gunakan "I am" (saya adalah) untuk memperkenalkan diri atau menyebutkan nama Anda. "I" adalah subjek (saya), dan "am" adalah kata kerja bantu be yang sesuai.
I am Tom.
Saya Tom.
EN: In English, when identifying yourself in a photo or responding to 'Who is Emma?', it is common and natural to say 'That is me' or 'It's me' rather than 'I am that'.
EN: Use 'but' to connect two contrasting ideas. It shows a difference between the first part of the sentence and the second part.
Bahasa Indonesia: Gunakan "but" (tetapi) untuk menghubungkan dua gagasan yang berlawanan. Kata ini digunakan untuk menunjukkan adanya pertentangan atau perbedaan antara bagian pertama dan bagian kedua kalimat.
She is small, but she is strong.
Dia kurus dan kecil, tetapi dia kuat.
EN: Use 'but' to connect two contrasting ideas. It shows a difference between the first part of the sentence and the second part.
Bahasa Indonesia: Gunakan "but" (tetapi) untuk menghubungkan dua gagasan yang berlawanan atau bertentangan. Kata ini digunakan untuk menunjukkan bahwa bagian pertama dan bagian kedua kalimat memiliki keadaan yang berbeda.
I am tall, but my sister is short.
Saya tinggi, tetapi adik perempuan saya pendek.
EN: Use 'so' to connect two sentences when the second sentence is the result of the first sentence.
Bahasa Indonesia: Gunakan "so" (jadi) untuk menghubungkan dua kalimat ketika kalimat kedua merupakan akibat dari kalimat pertama.
It is raining, so I have an umbrella.
Hujan turun, jadi saya membawa payung.
EN: Using 'and' to connect two adjectives (describing words) to describe a person's character or appearance.
Bahasa Indonesia: Gunakan "and" (dan/ serta) untuk menghubungkan dua kata sifat (kata yang menggambarkan) untuk mendeskripsikan kepribadian atau penampilan fisik seseorang.
My friend is tall and friendly.
Teman saya tinggi dan ramah.
EN: Use 'make + someone + base verb' to show that someone or something causes a person to do an action or feel a certain way.
Bahasa Indonesia: Gunakan pola "make + seseorang + kata kerja dasar" untuk menunjukkan bahwa seseorang atau sesuatu menyebabkan atau membuat seseorang melakukan suatu tindakan atau merasakan suatu perasaan.
You always make me smile.
Kamu selalu membuatku tersenyum.
EN: In English-speaking cultures, calling someone 'funny' is a high compliment. It means the person is humorous, fun to be around, and brings joy to others.
EN: Use 'A or B' to ask someone to choose between two options. In questions, we put the verb (is/are) at the beginning, followed by the subject, and then the choices.
Bahasa Indonesia: Gunakan "A or B" (A atau B) untuk meminta seseorang memilih di antara dua pilihan. Dalam kalimat tanya, kita menempatkan kata kerja bantu be (is/are) di awal kalimat, diikuti oleh subjek, dan terakhir pilihan yang tersedia.
Is your cat black or white?
Apakah kucingmu berwarna hitam atau putih?
EN: Use 'and' to connect two simple sentences that share a similar or positive idea. This makes your speech flow more naturally.
Bahasa Indonesia: Gunakan "and" (dan/ serta) untuk menghubungkan dua kalimat sederhana yang memiliki gagasan serupa atau sama-sama bernada positif. Ini akan membuat ungkapan Anda lebih lancar dan alami.
He is tall, and he is very friendly.
Dia tinggi, dan dia sangat ramah.
EN: Use 'but' to connect two contrasting ideas. In English, we do not use 'although' and 'but' together in the same sentence.
Bahasa Indonesia: Gunakan "but" (tetapi) untuk menghubungkan dua gagasan yang berlawanan. Dalam bahasa Inggris, kita tidak menggunakan "although" (meskipun) dan "but" (tetapi) secara bersamaan dalam satu kalimat.
I am tired, but I am happy.
Saya lelah, tetapi saya bahagia.
EN: Use 'like' as a preposition to mean 'similar to' or 'in the same way as'. It is often used after the verb 'be' (am/is/are) to describe what someone or something is similar to.
Bahasa Indonesia: Gunakan "like" sebagai kata depan yang berarti 'mirip dengan' atau 'sama seperti'. Kata ini sering digunakan setelah kata kerja bantu be (am/is/are) untuk menggambarkan bahwa seseorang atau sesuatu mirip dengan apa.
My dog is like a baby.
Anjing saya seperti bayi kecil.
EN: In English-speaking cultures, comparing close friends to 'family' is a common way to express deep trust, love, and support, emphasizing that friendship can be just as strong as biological family bonds.
EN: Using 'and' to connect two complete thoughts. 'And' is a conjunction used to join two simple sentences together to make a longer sentence.
Bahasa Indonesia: Gunakan "and" untuk menghubungkan dua pemikiran yang lengkap. "And" adalah kata hubung yang digunakan untuk menggabungkan dua kalimat sederhana menjadi satu kalimat yang lebih panjang.
My dog is small, and he is very cute.
Anjing saya sangat kecil, dan dia sangat lucu.
EN: In English-speaking classrooms, diversity and individuality are highly valued and celebrated. This sentence reflects a positive cultural attitude towards differences among peers, viewing them as something 'wonderful' rather than a barrier.
EN: Using 'and' to connect two simple sentences. When you want to give more information about someone or something, you can use 'and' to join two complete thoughts together.
Bahasa Indonesia: Gunakan "and" untuk menghubungkan dua kalimat sederhana. Ketika Anda ingin memberikan informasi lebih lanjut tentang seseorang atau sesuatu, Anda dapat menggunakan "and" untuk menghubungkan dua pemikiran yang lengkap.
Leo is brave, and he is very friendly.
Leo pemberani, dan dia sangat ramah.
EN: In English, 'dark' is commonly used to describe hair that is black or very dark brown, rather than just saying 'black hair'.
EN: Use 'but' to connect two contrasting ideas. It shows a difference between the first part and the second part of the sentence.
Bahasa Indonesia: Gunakan "but" (tetapi) untuk menghubungkan dua gagasan yang berlawanan. Kata ini digunakan untuk menunjukkan adanya pertentangan atau perbedaan antara bagian pertama dan bagian kedua kalimat.
He is small, but he is very strong.
Dia sangat kurus dan kecil, tetapi dia sangat kuat.
EN: Use 'but' to connect two contrasting ideas. It shows a difference between the first part of the sentence and the second part.
Bahasa Indonesia: Gunakan "but" (tetapi) untuk menghubungkan dua gagasan yang berlawanan. Kata ini digunakan untuk menunjukkan pertentangan atau perbedaan antara bagian pertama dan bagian kedua kalimat.
He is small, but he is very strong.
Dia sangat kurus dan kecil, tetapi dia sangat kuat.
EN: The phrase 'be ready to + verb' is used to show that someone is prepared, willing, or about to do an action.
Bahasa Indonesia: Frasa "be ready to + verb" digunakan untuk menunjukkan bahwa seseorang sudah siap, bersedia, atau akan segera melakukan suatu tindakan.
She is ready to go to school.
Dia siap untuk pergi ke sekolah.
EN: Apposition is when we place two nouns or noun phrases next to each other to identify or explain the first one. Here, 'Ms. Lin' is an appositive that tells us the name of 'Our teacher'. We use commas to separate this extra information.
Bahasa Indonesia: Aposisi adalah ketika kita menempatkan dua kata benda atau frasa kata benda berdampingan untuk menjelaskan atau menerangkan kata benda sebelumnya. Di sini, "Ms. Lin" (Bu Lin) adalah sebuah aposisi yang memberi tahu kita siapa "Our teacher" (guru kami) itu. Kita menggunakan koma untuk memisahkan informasi tambahan ini.
My friend, Leo, is very brave.
Teman saya, Leo, sangat pemberani.
EN: In English-speaking cultures, teachers are typically addressed by their title (Mr., Ms., Mrs.) followed by their last name (e.g., Ms. Lin), rather than just 'Teacher' or 'Teacher Lin'. Using 'Ms.' is a polite and professional way to address a female teacher regardless of her marital status.
EN: Use 'but' to connect two contrasting ideas. It shows a transition from a negative or neutral trait (being shy) to a positive feeling (being happy).
Bahasa Indonesia: Gunakan "but" (tetapi) untuk menghubungkan dua gagasan yang berlawanan. Kata ini menunjukkan peralihan dari sifat yang negatif atau netral (pemalu) ke perasaan yang positif (senang).
I am tired, but I am happy.
Saya lelah, tetapi saya bahagia.
EN: We use 'in one's own way' (or 'ways') to describe how someone has unique qualities or does things in their own special style.
Bahasa Indonesia: Kita menggunakan "in one's own way" (atau ways) untuk menggambarkan bagaimana seseorang memiliki kualitas unik atau gaya tersendiri dalam cara atau aspek tertentu.
Every child learns in their own way.
Setiap anak belajar dengan caranya sendiri.
EN: This sentence reflects a common Western cultural value that celebrates individualism and diversity. Instead of pressure to conform, people are encouraged to appreciate their own unique strengths and differences.
EN: We use 'and' to connect two adjectives (describing words) that are similar in feeling, like 'warm' and 'friendly'.
Bahasa Indonesia: Kita menggunakan "and" (dan) untuk menghubungkan dua kata sifat (kata yang menggambarkan benda) yang memiliki kesan serupa, seperti "warm" (hangat) dan "friendly" (ramah).
She is a kind and smart student.
Dia adalah murid yang baik hati dan cerdas.
EN: The pattern 'What is/are + subject + like?' is used to ask about someone's personality, character, or physical appearance. 'Like' here is a preposition meaning 'similar to' or 'of what kind', not the verb 'to like'.
Bahasa Indonesia: Pola kalimat "What is/are + subjek + like?" digunakan untuk menanyakan tentang kepribadian, karakteristik, atau penampilan seseorang. Di sini, "like" adalah kata depan yang berarti 'seperti apa' atau 'bagaimana', bukan kata kerja 'menyukai'.
What is your new teacher like?
Seperti apa guru baru kalian?
EN: In English-speaking cultures, asking 'What is someone like?' is a very common and polite way to start a conversation about a third person. It invites the listener to describe both personality (e.g., friendly, shy) and appearance, though personality is usually expected first.
EN: Using 'and' to connect two adjectives. When describing someone's personality, you can use 'Subject + be verb + Adjective 1 + and + Adjective 2' to join two positive traits together.
Bahasa Indonesia: Gunakan "and" untuk menghubungkan dua kata sifat. Saat mendeskripsikan kepribadian seseorang, Anda dapat menggunakan pola "subjek + kata kerja bantu be + kata sifat 1 + and + kata sifat 2" untuk menggabungkan dua kualitas positif.
He is kind and helpful.
Dia baik hati dan suka menolong.
EN: In English-speaking cultures, describing someone as 'honest' is a very high compliment, as honesty and integrity are highly valued personal traits in social and professional relationships.
EN: Use the pattern 'be good at + noun/verb-ing' to show that someone has a talent or skill in a specific activity.
Bahasa Indonesia: Gunakan pola "be good at + kata benda/kata kerja-ing" untuk menunjukkan bahwa seseorang memiliki bakat atau sangat mahir dalam aktivitas atau bidang tertentu.
She is good at music.
Dia sangat pandai dalam musik.
EN: Using 'A or B' in questions allows the listener to choose between two options. In this sentence, 'shy' and 'outgoing' are adjectives describing personality.
Bahasa Indonesia: Dalam kalimat tanya, menggunakan "A or B" (A atau B) memungkinkan pendengar untuk memilih di antara dua pilihan. Dalam kalimat ini, "shy" (pemalu) dan "outgoing" (ekstrovert) adalah kata sifat yang menggambarkan kepribadian.
Is your dog big or small?
Apakah anjingmu besar atau kecil?
EN: In English-speaking cultures, asking about someone's personality (like being shy or outgoing) is a very common and polite way to get to know their family members during casual conversations.
EN: Use the phrase 'be full of' to describe someone or something that has a lot of a certain quality, feeling, or energy.
Bahasa Indonesia: Gunakan frasa "be full of" (penuh dengan) untuk mendeskripsikan seseorang atau sesuatu yang memiliki banyak kualitas, perasaan, atau energi tertentu.
The children are full of joy.
Anak-anak itu penuh dengan kegembiraan.
EN: Use 'but' to connect two different or opposite qualities. It shows a contrast, like being strict (hard) but fair (good).
Bahasa Indonesia: Gunakan "but" (tetapi) untuk menghubungkan dua kualitas yang berbeda atau berlawanan. Kata ini digunakan untuk menunjukkan kontras, misalnya meskipun tegas (keras) tetapi adil (baik).
My dog is small but brave.
Anjing saya kecil, tetapi sangat pemberani.
EN: In English-speaking cultures, a 'strict but fair' teacher or coach is highly respected. It means they have high standards but treat everyone equally and justly.
EN: Use 'always' before the adjective (and after the be-verb 'are') to show that a quality or behavior is constant.
Bahasa Indonesia: Letakkan kata keterangan "always" (selalu) setelah kata kerja bantu be (seperti are) dan sebelum kata sifat (seperti kind) untuk menunjukkan bahwa suatu kualitas atau perilaku bersifat tetap dan tidak berubah.
You are always happy.
Kamu selalu ceria.
EN: In English-speaking cultures, giving direct compliments about someone's personality (like being 'kind to everyone') is a common and warm way to build and maintain friendly relationships.
EN: To ask a yes/no question with 'be' verbs (am, is, are), we put the 'be' verb at the beginning of the sentence, before the subject.
Bahasa Indonesia: Untuk menanyakan pertanyaan ya/tidak dengan kata kerja bantu be (am, is, are), kita menempatkan kata kerja bantu be di awal kalimat (sebelum subjek).
Are you happy?
Apakah kamu senang?
EN: Use 'Subject + be verb (are) + adjective' to describe people. You can connect two adjectives using 'and'.
Bahasa Indonesia: Gunakan "Subjek + kata kerja bantu be (are) + kata sifat" untuk mendeskripsikan karakteristik orang. Anda dapat menghubungkan dua kata sifat dengan "and".
They are smart and friendly.
Mereka cerdas dan ramah.
EN: In English-speaking cultures, describing someone as 'nice' and 'polite' is a common and highly valued way to praise someone's character and social manners.
EN: Use the structure 'Subject + be verb + Adjective' to describe what someone or something is like. When describing multiple people or things, use the plural be verb 'are'. You can connect two adjectives with 'and'.
Bahasa Indonesia: Gunakan struktur "Subjek + kata kerja bantu be + Kata Sifat" untuk mendeskripsikan karakteristik seseorang atau sesuatu. Saat mendeskripsikan banyak objek (jamak), kata kerja bantu be yang digunakan adalah "are". Kita dapat menggunakan "and" (dan/ serta) untuk menghubungkan dua kata sifat.
Good teachers are patient and kind.
Guru yang baik itu sabar dan baik hati.
Kosakata utama dengan pengucapan IPA, definisi, contoh kalimat, dan kuis interaktif.
Dalam konteks: ramah, bersahabat
Dalam konteks: kembar
Dalam konteks: sabar
Dalam konteks: berbeda, tidak sama
Dalam konteks: pemberani, berani
Dalam konteks: bijaksana, cerdas
Dalam konteks: pemalu, pendiam
Dalam konteks: ceria, gembira
Dalam konteks: jujur
Dalam konteks: ekstrovert, supel
Dalam konteks: tegas, keras
Dalam konteks: sopan, santun
Frasa dengan label jenis, definisi dwibahasa, catatan penggunaan, dan contoh kalimat.
To be able to do something well; proficient in an activity.
pandai dalam...
Having a lot of power, enthusiasm, and liveliness.
penuh energi, bersemangat
Willing and prepared to assist others at any time.
suka menolong, siap membantu kapan saja