EN: The verb 'want' is followed by an infinitive (to + verb) to express a desire or intention. In this sentence, 'want to raise' functions as the main verb phrase, where 'to raise' is the direct object of 'want'.
Bahasa Indonesia: Kata kerja "want" (ingin) diikuti oleh infinitif (to + kata kerja dasar) untuk menyatakan keinginan atau niat. Dalam kalimat ini, "want to raise" berfungsi sebagai frasa kerja utama, dengan "to raise" sebagai objek langsung dari "want".
They want to build a new community garden.
Mereka ingin membangun taman komunitas baru.
EN: The collocation 'raise awareness about/of [something]' means to increase people's knowledge and understanding of a particular issue. 'About' is a preposition introducing the topic of awareness.
Bahasa Indonesia: Kolokasi "raise awareness about/of [sesuatu]" berarti meningkatkan pengetahuan dan pemahaman orang tentang isu tertentu. Preposisi "about" di sini digunakan untuk memperkenalkan topik kesadaran tersebut.
We need to raise awareness about mental health.
Kita perlu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kesehatan mental.
EN: In many English-speaking countries, environmental advocacy and community-led initiatives for clean water (such as protecting local watersheds or reducing plastic waste) are highly valued. Phrases like 'raise awareness' are commonly used in non-profit organizations, school campaigns, and social activism to mobilize public support.
EN: The causative verb 'let' is followed by an object (us) and a bare infinitive (take) to make a suggestion or call to action. 'Let us' is often contracted to 'let's' in informal speech.
Bahasa Indonesia: Kata kerja kausatif "let" (biarkan) diikuti oleh objek (us) dan infinitif tanpa 'to' (take), digunakan untuk membuat saran atau seruan untuk bertindak. "Let us" sering disingkat menjadi "let's" dalam percakapan sehari-hari.
Let us work together to find a solution.
Mari kita bekerja sama untuk mencari solusi.
EN: The conjunction 'before' introduces an adverbial clause of time. In time clauses referring to the future, we use the simple present tense ('grows') instead of the future tense.
Bahasa Indonesia: Konjungsi subordinatif "before" (sebelum) memperkenalkan klausa keterangan waktu. Dalam klausa waktu yang mengacu pada masa depan, kita menggunakan present tense (grows) sebagai pengganti future tense.
Please turn off the lights before you leave.
Tolong matikan lampu sebelum pergi.
EN: The phrase 'take action' is a common call to action in civic and environmental campaigns. It emphasizes proactive behavior rather than passive observation, which is highly valued in Western community organizing.
EN: The modal verb 'can' is used here to express possibility or potential. It indicates that 'small steps' have the ability or potential to produce a significant result.
Bahasa Indonesia: Kata kerja modal "can" di sini digunakan untuk menyatakan kemungkinan atau potensi. Ini menunjukkan bahwa "langkah-langkah kecil" memiliki kemampuan atau potensi untuk menghasilkan hasil yang signifikan.
Regular exercise can improve your health.
Olahraga teratur dapat meningkatkan kesehatanmu.
EN: The collocation 'make a difference' is a common idiomatic expression meaning to have a significant effect on a person or situation. The adjective 'real' is used to emphasize the genuineness and impact of the change.
Bahasa Indonesia: Kolokasi "make a difference" adalah ungkapan idiomatik umum yang berarti memberikan pengaruh yang signifikan pada seseorang atau situasi. Kata sifat "real" (nyata) digunakan untuk menekankan keaslian dan dampak dari perubahan tersebut.
Your generous donation will make a big difference to the school.
Sumbangan Anda yang murah hati akan membuat perbedaan yang signifikan bagi sekolah ini.
EN: The phrase 'make a difference' is deeply rooted in Western civic culture, emphasizing individual agency and the belief that every single person's actions, no matter how small, contribute to the greater good of the community.
EN: The collocation 'play a role in' is used to describe the involvement or influence of someone or something in a particular activity or situation. The adjective 'key' (meaning crucial or essential) modifies 'role' to emphasize importance.
Bahasa Indonesia: Frasa kerja "play a role in" (berperan dalam/berfungsi dalam) digunakan untuk menggambarkan keterlibatan atau pengaruh seseorang atau sesuatu dalam aktivitas atau situasi tertentu. Kata sifat "key" (kunci/penting) memodifikasi "role" untuk menekankan pentingnya hal tersebut.
Technology plays a key role in modern education.
Teknologi memainkan peran penting dalam pendidikan modern.
EN: The preposition 'in' is used here to indicate the area, domain, or activity where the role is played (in this case, 'our plan').
Bahasa Indonesia: Preposisi "in" di sini digunakan untuk menunjukkan bidang, ranah, atau aktivitas di mana peran tersebut dimainkan atau pengaruh tersebut diberikan (dalam kalimat ini, "rencana kita").
She wants to be involved in the decision-making process.
Dia ingin berperan dalam proses pengambilan keputusan.
EN: In many English-speaking societies, volunteering is highly valued and deeply integrated into community development, school curriculums, and corporate social responsibility. Saying volunteers 'play a key role' reflects this cultural emphasis on active civic participation.
EN: The modal verb 'can' is used here to express possibility or potential. It is followed by the base form of the verb ('have').
Bahasa Indonesia: Kata kerja modal "can" digunakan di sini untuk menyatakan kemungkinan atau potensi. Kata ini diikuti oleh bentuk dasar kata kerja (di sini adalah "have").
This new technology can improve our daily lives.
Teknologi baru ini dapat meningkatkan kehidupan sehari-hari kita.
EN: The collocation 'have an impact' is used to describe making a difference. The adjective 'lasting' (meaning continuing for a long time) modifies 'impact' to specify the duration of the effect.
Bahasa Indonesia: Kolokasi "have an impact" digunakan untuk menggambarkan membuat perbedaan. Kata sifat "lasting" (yang berarti bertahan lama) memodifikasi "impact" untuk menjelaskan durasi dampak tersebut.
Her words had a lasting impact on my career choices.
Kata-katanya memiliki dampak yang mendalam pada pilihan karier saya.
EN: The modal verb 'must' is used to express strong obligation or necessity. It is followed by the base form of the verb (infinitive without 'to').
Bahasa Indonesia: Kata kerja modal 'must' digunakan untuk menyatakan kewajiban atau keharusan yang kuat (harus). Kata ini diikuti oleh kata kerja dasar (infinitif tanpa 'to').
We must protect our environment.
Kita harus melindungi lingkungan kita.
EN: The collocation 'meet the needs' means to satisfy or fulfill requirements, demands, or necessities.
Bahasa Indonesia: Kolokasi 'meet the needs' berarti memenuhi atau memuaskan persyaratan, keinginan, atau kebutuhan.
The new school was built to meet the needs of the growing community.
Sekolah baru ini dibangun untuk memenuhi kebutuhan komunitas yang terus berkembang.
EN: In many English-speaking cultures, 'neighbors' refers not just to people living next door, but to the broader local community. 'Meeting the needs of neighbors' reflects a strong civic duty and community-oriented mindset.
EN: The causative verb 'let' is used to make suggestions or proposals. It is followed by an object (us) and the bare infinitive (reach) without 'to'. 'Let us' (often contracted as 'let's') is a polite way to invite others to do something together.
Bahasa Indonesia: Kata kerja kausatif "let" digunakan untuk membuat saran atau usulan. Kata ini diikuti oleh objek (us) dan bentuk dasar kata kerja tanpa "to" (reach). "Let us" (sering disingkat menjadi let's) adalah ungkapan yang sopan untuk mengajak orang lain bertindak bersama.
Let us discuss the details of the project tomorrow.
Mari kita diskusikan detail proyek ini besok.
EN: The collocation 'reach an agreement on' means to arrive at a decision or opinion that everyone accepts regarding a specific topic. The preposition 'on' is used to introduce the subject of the agreement.
Bahasa Indonesia: Kolokasi "reach an agreement on" berarti mencapai keputusan atau kesepakatan yang dapat diterima semua pihak mengenai topik tertentu. Preposisi "on" digunakan untuk memperkenalkan hal spesifik yang disepakati.
They finally reached an agreement on the new contract terms.
Mereka akhirnya mencapai kesepakatan mengenai ketentuan kontrak baru.
EN: In professional and community organizing contexts, discussing budgets can often be a point of tension. Using inclusive language like 'Let us' helps build a collaborative atmosphere, signaling that the speaker views the financial planning as a shared responsibility rather than an imposition.
EN: The modal verb 'should' is used to express duty, advice, or recommendation. It is followed by the base form of the verb (in this case, 'pay').
Bahasa Indonesia: Kata kerja modal "should" (seharusnya) digunakan untuk menyatakan kewajiban, saran, atau rekomendasi. Kata ini harus diikuti oleh kata kerja dasar (dalam kalimat ini, "pay").
We should listen to their suggestions.
Kita seharusnya mendengarkan saran mereka.
EN: The collocation 'pay attention to' is a common phrasal verb meaning to listen to, watch, or consider something or someone carefully.
Bahasa Indonesia: Frasa "pay attention to" (memperhatikan) adalah kolokasi kata kerja umum yang berarti mendengarkan, mengamati, atau mempertimbangkan sesuatu atau seseorang dengan saksama.
Please pay attention to the road signs.
Tolong perhatikan rambu-rambu jalan.
EN: In democratic and community-driven contexts, 'every voice' emphasizes inclusivity and the value of active listening, suggesting that even minority or quiet opinions are important for collective decision-making.
EN: The modal verb 'can' is used here to express possibility or potential. It indicates that the subject ('a single idea') has the ability or potential to bring about the action ('spark real change').
Bahasa Indonesia: Kata kerja modal "can" di sini digunakan untuk menyatakan kemungkinan atau potensi. Ini menunjukkan bahwa subjek ("a single idea", satu ide sederhana) memiliki kemampuan atau potensi untuk menghasilkan tindakan tersebut ("spark real change", memicu perubahan nyata).
Regular exercise can improve your health.
Olahraga teratur dapat meningkatkan kesehatanmu.
EN: The verb 'spark' is used metaphorically as a transitive verb meaning to cause something to start or develop suddenly, much like a physical spark ignites a fire.
Bahasa Indonesia: Kata kerja "spark" di sini digunakan secara metaforis sebagai kata kerja transitif yang berarti tiba-tiba menyebabkan atau memicu awal dan perkembangan sesuatu, seperti percikan api secara fisik menyalakan api.
The teacher's words sparked a lively discussion.
Kata-kata guru memicu diskusi yang hangat.
EN: This sentence reflects a common theme in English-speaking civic and social movements, emphasizing individual agency and the power of grassroots initiatives. The word 'spark' is frequently used in motivational contexts to suggest that large-scale movements often begin with a very small, initial catalyst.
EN: The verb 'need' is followed by a to-infinitive ('to set') to express necessity or obligation. In this sentence, the 'to' is shared by both verbs in the coordinate structure: 'to set... and (to) meet...'.
Bahasa Indonesia: Kata kerja "need" (perlu) diikuti oleh infinitif (to + bentuk dasar kata kerja) untuk menyatakan keharusan atau kewajiban. Dalam kalimat ini, "to" digunakan bersama oleh dua kata kerja yang dihubungkan oleh konjungsi koordinatif, yaitu "to set... and (to) meet..." (dengan menghilangkan "to" kedua).
We need to finish the report and submit it today.
Kita perlu menyelesaikan laporan ini dan mengumpulkannya hari ini.
EN: The prepositional phrase 'on time' functions as an adverbial modifier meaning 'at the planned or expected time; punctual'. It is different from 'in time', which means 'early enough'.
Bahasa Indonesia: Frasa preposisional "on time" berfungsi sebagai keterangan adverbial yang berarti "tepat waktu, pada waktu yang dijadwalkan"; berbeda dengan "in time" (cukup awal, tepat pada waktunya).
Please ensure you arrive at the meeting on time.
Pastikan kamu tiba tepat waktu di pertemuan.
EN: The structure 'Let us + base verb' (often contracted to 'Let's') is used to make a suggestion, offer an invitation, or encourage a group of people to do something together.
Bahasa Indonesia: Struktur "Let us + kata kerja dasar" (sering disingkat menjadi Let's) digunakan untuk membuat saran, mengundang, atau mendorong sekelompok orang untuk bertindak bersama, dalam bahasa Indonesia sering diterjemahkan sebagai "mari kita...".
Let us work together to finish this project.
Mari kita bekerja sama untuk menyelesaikan proyek ini.
EN: The collocation 'take responsibility for' means to accept duty or blame for something, or to commit to taking care of a particular task or group.
Bahasa Indonesia: Frasa "take responsibility for" berarti "bertanggung jawab atas" atau "memikul tanggung jawab", yang menunjukkan kesediaan untuk memikul tanggung jawab dan kewajiban atas sesuatu, tugas, atau kelompok tertentu.
We must take responsibility for our own mistakes.
Kita harus bertanggung jawab atas kesalahan kita sendiri.
EN: In Western communities, civic engagement and taking individual or collective responsibility for local neighborhoods are highly valued. This phrase reflects the spirit of active citizenship and community-led initiatives.
EN: The modal verb 'can' is used to express ability or possibility in the present or future. It is followed by the base form of the verb (in this case, 'solve').
Bahasa Indonesia: Kata kerja modal "can" digunakan untuk menyatakan kemampuan atau kemungkinan di masa sekarang atau masa depan. Kata ini harus diikuti oleh kata kerja dasar (dalam kalimat ini, "solve").
With enough practice, you can speak English fluently.
Dengan latihan yang cukup, kamu bisa berbicara bahasa Inggris dengan lancar.
EN: The demonstrative adjective 'this' is used to point to a specific singular noun ('problem') that is close to the speaker's current context or topic of discussion.
Bahasa Indonesia: Kata sifat penunjuk "this" (ini) digunakan untuk menunjuk kata benda tunggal tertentu yang dekat dalam konteks pembicaraan atau topik diskusi saat ini (dalam kalimat ini, "problem").
We need to address this issue immediately.
Kita perlu menangani masalah ini segera.
EN: In English-speaking cultures, emphasizing collective effort ('together', 'shared problem') is a common rhetorical strategy used to build community spirit and motivate people to take action. It shifts the focus from individual responsibility to a supportive, collaborative environment.
EN: The subordinating conjunction 'when' is used to introduce an adverbial clause of time, indicating the moment or condition under which the action in the main clause ('Change begins') occurs.
Bahasa Indonesia: Konjungsi subordinatif "when" digunakan untuk memperkenalkan klausa keterangan waktu, yang menunjukkan saat atau kondisi di mana tindakan klausa utama ("perubahan dimulai") terjadi.
Success happens when preparation meets opportunity.
Ketika persiapan bertemu dengan kesempatan, kesuksesan terjadi.
EN: The verb 'decide' is followed by an infinitive ('to' + base verb) as its direct object, expressing a choice or plan to perform a future action.
Bahasa Indonesia: Kata kerja "decide" (memutuskan) diikuti oleh infinitif ('to' + kata kerja dasar) sebagai objek langsungnya, untuk menyatakan keputusan atau rencana untuk melakukan tindakan di masa depan.
They decided to support the local charity.
Mereka memutuskan untuk mendukung badan amal setempat.
EN: The phrase 'take action' is a powerful call to arms in civic and community organizing. It reflects a deeply rooted cultural value in English-speaking societies regarding grassroots activism—the belief that individual, ordinary citizens have the power and responsibility to drive societal change, rather than waiting for top-down solutions.
EN: The modal verb 'must' is used to express strong obligation or necessity. It is followed by the base form of the verb (bare infinitive), in this case, 'raise'.
Bahasa Indonesia: Kata kerja modal 'must' (harus) digunakan untuk menyatakan kewajiban atau keharusan yang kuat. Kata ini diikuti oleh bentuk dasar kata kerja (infinitif tanpa "to"), dalam kalimat ini adalah 'raise'.
We must protect our environment for future generations.
Kita harus melindungi lingkungan kita untuk generasi mendatang.
EN: The relative clause 'that matter' is a defining relative clause modifying the noun 'issues'. 'That' acts as the subject relative pronoun, and 'matter' is an intransitive verb meaning 'to be important'.
Bahasa Indonesia: Klausa relatif 'that matter' (yang penting) adalah klausa relatif restriktif yang memodifikasi kata benda 'issues' (isu-isu). 'that' berfungsi sebagai kata ganti relatif subjek, dan 'matter' adalah kata kerja intransitif yang berarti "penting, memiliki pengaruh besar".
EN: The verb 'help' can be followed by an object and then either a bare infinitive (verb without 'to') or a full infinitive (with 'to'). In this sentence, 'helps us make' uses the bare infinitive 'make' after the object 'us'.
Bahasa Indonesia: Kata kerja "help" (membantu) dapat diikuti oleh objek dan kemudian baik infinitif tanpa 'to' (kata kerja dasar) atau infinitif dengan 'to'. Dalam kalimat ini, "helps us make" menggunakan kata kerja dasar "make" setelah objek "us".
This map helps us find the way.
Peta ini membantu kami menemukan jalan.
EN: The coordinating conjunction 'and' connects two coordinate adjectives ('real' and 'lasting') that modify the same noun ('difference'). 'Lasting' is a present participle used as an adjective meaning enduring or continuing for a long time.
Bahasa Indonesia: Konjungsi koordinatif "and" menghubungkan dua kata sifat koordinat ("real" dan "lasting") yang bersama-sama memodifikasi kata benda "difference". "Lasting" adalah present participle yang digunakan sebagai kata sifat, yang berarti bertahan lama atau mendalam.
They want to create a peaceful and lasting partnership.
Mereka ingin membangun kemitraan yang damai dan langgeng.
EN: The phrase 'play a part in' means to be involved in something or to contribute to a result. It is followed by a noun or a gerund (verb-ing).
Bahasa Indonesia: Frasa "play a part in" berarti "terlibat dalam" atau "berperan dalam, berkontribusi pada". Diikuti oleh kata benda atau gerund (V-ing).
Technology plays a part in improving modern education.
Teknologi telah berperan dalam meningkatkan pendidikan modern.
EN: The phrasal verb 'turn A into B' means to transform or change A into B. In this sentence, 'hope' (abstract concept) is turned into 'work' (concrete action).
Bahasa Indonesia: Frasa kata kerja "turn A into B" berarti mengubah atau mentransformasikan A menjadi B. Dalam kalimat ini, "harapan" (konsep abstrak) diubah menjadi "pekerjaan/tindakan nyata" (tindakan konkret).
She turned her passion for cooking into a successful career.
Dia mengubah hasratnya terhadap memasak menjadi karier yang sukses.
EN: In English-speaking non-profit and community organizing contexts, 'work' is often contrasted with 'hope' or 'words' to emphasize tangible action and labor over passive wishing. This reflects a cultural value placed on pragmatism and active civic participation.
EN: The infinitive of purpose ('to' + base verb) is used to express the reason or intention behind an action, answering the question 'why?'. It can be expanded to 'in order to' for more formal emphasis.
Bahasa Indonesia: Infinitif tujuan ('to' + kata kerja dasar) digunakan untuk menyatakan alasan atau niat di balik suatu tindakan, menjawab pertanyaan "mengapa". Dalam konteks yang lebih formal, ini dapat diperluas menjadi 'in order to'.
She studied hard to pass the exam.
Dia belajar dengan giat agar lulus ujian.
EN: Adverbs of manner (like 'closely') describe how an action is performed. They typically modify verbs and are often placed immediately after the verb they modify, or after the object if there is one.
Bahasa Indonesia: Kata keterangan cara (seperti 'closely') menggambarkan bagaimana suatu tindakan dilakukan. Kata-kata ini biasanya memodifikasi kata kerja dan sering ditempatkan setelah kata kerja yang dimodifikasi, atau setelah objek jika ada.
Please read the instructions closely before starting.
Sebelum memulai, bacalah instruksinya dengan saksama.
EN: The past participle phrase 'done with care' acts as an adjective modifying the noun phrase 'Small projects'. It is a reduced relative clause, shortened from 'which are done with care'.
Bahasa Indonesia: Frasa past participle "done with care" di sini berfungsi sebagai kata sifat yang memodifikasi frasa kata benda "Small projects" (proyek-proyek kecil). Ini adalah bentuk klausa relatif yang disederhanakan, yang berasal dari "which are done with care" (yang dikerjakan dengan hati-hati).
The report, written in haste, contained several errors.
Laporan yang ditulis dengan tergesa-gesa ini mengandung beberapa kesalahan.
EN: The collocation 'have an impact' is used to describe the effect or influence that something has on someone or something. 'Wide' acts as an adjective to specify the scope of the impact.
Bahasa Indonesia: Kolokasi umum "have an impact" digunakan untuk menggambarkan efek atau pengaruh yang dimiliki sesuatu terhadap seseorang atau sesuatu. Kata sifat "wide" digunakan untuk secara spesifik menunjukkan luasnya jangkauan pengaruh tersebut.
Her speech had a profound impact on the audience.
Pidatonya memiliki dampak yang luas pada para pendengar.
EN: The phrase 'pay attention to' is a common phrasal verb meaning to listen to, watch, or consider something carefully. The preposition 'to' must be followed by a noun, pronoun, or gerund.
Bahasa Indonesia: Frasa "pay attention to" adalah frasa kerja umum yang berarti mendengarkan, memperhatikan, atau mempertimbangkan sesuatu dengan saksama. Preposisi "to" harus diikuti oleh kata benda, kata ganti, atau gerund.
You must pay attention to the traffic signs when driving.
Saat mengemudi, kamu harus memperhatikan rambu-rambu lalu lintas.
EN: 'No matter how' is a concessive conjunction used to express that something is true or will happen regardless of the degree or extent of an adjective or adverb. It is followed by 'adjective/adverb + subject + verb'.
Bahasa Indonesia: "No matter how" (bagaimanapun juga/tidak peduli seberapa) adalah konjungsi konsesif yang digunakan untuk menyatakan bahwa sesuatu itu benar atau akan terjadi terlepas dari tingkat kata sifat atau kata keterangan. Strukturnya adalah "no matter how + kata sifat/kata keterangan + subjek + kata kerja".
No matter how difficult the task is, we will finish it.
Tidak peduli seberapa sulit tugas ini, kami akan menyelesaikannya.
EN: In collaborative and community-driven environments in English-speaking cultures, there is a strong emphasis on inclusivity and active listening. Phrases like 'no matter how quiet' highlight the democratic value that every individual's contribution is worthy of respect, encouraging introverted or less vocal members to share their thoughts.
EN: The conjunction 'when' is used to introduce an adverbial clause of time, indicating that the action in the main clause happens at the same time or immediately after the action in the dependent clause.
Bahasa Indonesia: Konjungsi "when" digunakan untuk memperkenalkan klausa keterangan waktu, yang menunjukkan bahwa tindakan dalam klausa utama terjadi bersamaan dengan atau segera setelah tindakan dalam klausa bawahan.
When the bell rings, the students leave the classroom.
Ketika bel berbunyi, para siswa meninggalkan kelas.
EN: The idiom 'move as one' means to act in complete agreement or coordination, where a group of individuals behaves as a single cohesive unit.
Bahasa Indonesia: Frasa "move as one" berarti "bertindak dengan kesepakatan penuh" atau "bergerak secara terkoordinasi", menggambarkan individu-individu dalam suatu kelompok bertindak seperti satu kesatuan yang utuh.
EN: The phrase 'move as one' reflects a strong cultural value placed on teamwork, solidarity, and collective action in English-speaking communities, especially in collaborative projects or sports.
EN: The coordinating conjunction 'and' is used here to connect two independent clauses with the same subject ('We'). In English, when two clauses share the same subject, the subject of the second clause ('we') is often omitted to avoid repetition, resulting in a compound predicate: 'set clear goals' and 'meet them step by step'.
Bahasa Indonesia: Konjungsi koordinatif "and" di sini digunakan untuk menghubungkan dua klausa independen yang berbagi subjek yang sama (We). Dalam bahasa Inggris, ketika dua klausa memiliki subjek yang sama, subjek dari klausa kedua (we) biasanya dihilangkan untuk menghindari pengulangan, membentuk predikat majemuk: "set clear goals" dan "meet them step by step".
She wrote the report and submitted it to the manager.
Dia menulis laporan itu dan menyerahkannya kepada manajer.
EN: The phrase 'step by step' is an adverbial idiom meaning gradually, progressively, or doing one thing at a time. It modifies the verb 'meet' to describe the manner in which the goals are achieved.
Bahasa Indonesia: Frasa "step by step" adalah idiom adverbial yang berarti secara bertahap, progresif, atau selangkah demi selangkah. Frasa ini di sini memodifikasi kata kerja "meet" untuk menggambarkan cara mencapai tujuan.
We need to solve this complex problem step by step.
Kita perlu memecahkan masalah yang kompleks ini selangkah demi selangkah.
EN: The infinitive phrase 'To spark change' is used at the beginning of the sentence to express purpose (equivalent to 'In order to spark change'). It is followed by a comma when placed at the start of a sentence.
Bahasa Indonesia: Frasa infinitif "To spark change" diletakkan di awal kalimat untuk menyatakan tujuan (setara dengan "In order to spark change"). Ketika frasa infinitif berada di awal kalimat, biasanya diberi koma untuk memisahkannya dari klausa utama.
To improve your English, you should practice speaking every day.
Untuk meningkatkan bahasa Inggris kamu, kamu harus berlatih berbicara setiap hari.
EN: The reflexive pronoun 'ourselves' is used here for emphasis (intensive use). It emphasizes that 'we' (the subject) must be the ones to take action, rather than relying on others.
Bahasa Indonesia: Kata ganti refleksif "ourselves" digunakan di sini untuk penekanan (penggunaan intensif). Kata ini menekankan bahwa "kita" (subjek) sendirilah yang harus mengambil tindakan, bukan bergantung pada orang lain.
We must solve this difficult problem ourselves.
Kita harus menyelesaikan sendiri masalah yang sulit ini.
EN: The phrase 'take responsibility' is highly valued in civic engagement and community organizing in English-speaking cultures. It emphasizes personal accountability and proactive leadership rather than waiting for others to solve societal problems.
EN: The adverbial clause of time introduced by 'when'. In this structure, 'when' connects a main clause ('A community grows stronger') with a subordinate clause ('everyone shares the load') to indicate that the two situations happen at the same time or that one is the condition for the other.
Bahasa Indonesia: Klausa keterangan waktu yang diperkenalkan oleh 'when'. Dalam struktur ini, 'when' menghubungkan klausa utama ("komunitas akan menjadi lebih kuat") dengan klausa bawahan ("setiap orang berbagi beban") untuk menunjukkan bahwa dua situasi terjadi bersamaan, atau yang satu adalah kondisi bagi yang lain.
We feel safer when we work together.
Ketika kita bekerja sama, kita merasa lebih aman.
EN: The linking verb 'grow' followed by a comparative adjective. 'Grow' can function as a linking verb (copula) meaning 'to become' or 'to develop into a certain state', and is often paired with an adjective (like 'stronger') to show a gradual change.
Bahasa Indonesia: Kata kerja penghubung 'grow' diikuti oleh kata sifat komparatif. 'Grow' dapat berfungsi sebagai kata kerja penghubung, yang berarti "menjadi" atau "berkembang menjadi suatu keadaan", biasanya digunakan dengan kata sifat (seperti 'stronger') untuk menunjukkan perubahan bertahap.
The trees grow taller every year.
Pohon-pohon ini menjadi lebih tinggi setiap tahun.
EN: The phrase 'share the load' is a common English idiom that means to distribute work or responsibility so that it is not too heavy for any single person. It reflects a strong cultural value of community cooperation and collective responsibility in English-speaking societies.
EN: The phrase 'in the end' is an idiomatic expression used as a transition to introduce a final result, conclusion, or ultimate truth after considering all facts.
Bahasa Indonesia: Frasa "in the end" adalah ungkapan idiomatik yang digunakan sebagai transisi untuk memperkenalkan hasil akhir, kesimpulan, atau kebenaran utama setelah mempertimbangkan semua fakta (artinya "pada akhirnya" atau "akhirnya").
In the end, hard work always pays off.
Pada akhirnya, usaha akan membuahkan hasil.
EN: The passive voice 'is built from' (be + past participle + from) is used to show the material or individual components that make up a larger abstract or physical structure.
Bahasa Indonesia: Kalimat pasif "is built from" (be + past participle + from) digunakan untuk menunjukkan bahan atau bagian individu yang membentuk konsep abstrak yang lebih besar atau struktur konkret (artinya "dibangun dari").
Trust is built from mutual respect and honesty.
Kepercayaan dibangun dari rasa saling menghormati dan kejujuran.
EN: The use of 'how' as an interrogative adverb to ask about the method or manner of doing something. In this sentence, it is followed by the auxiliary verb 'do' to form a question in the simple present tense.
Bahasa Indonesia: Penggunaan 'how' sebagai kata keterangan interogatif untuk menanyakan metode atau cara melakukan sesuatu. Dalam kalimat ini, kata ini diikuti oleh kata kerja bantu 'do' untuk membentuk pertanyaan present tense.
How do we solve this problem?
Bagaimana kita bisa menyelesaikan masalah ini?
EN: The use of a comma before a direct address (vocative case). When addressing someone directly by name at the end of a sentence, a comma must precede the name.
Bahasa Indonesia: Penggunaan koma sebelum sapaan langsung (vokatif). Ketika menyapa seseorang secara langsung dengan namanya di akhir kalimat, koma harus ditempatkan sebelum nama tersebut.
Where are we going, Jack?
Kita mau pergi ke mana, Jack?
EN: In English-speaking cultures, addressing someone directly by their first name (like 'Emma') at the end of a question is a common way to show friendliness, establish a personal connection, and gently prompt the other person for an answer.
EN: The transition word 'First' is used as an adverbial linker to sequence events or steps in a process, helping to organize thoughts logically.
Bahasa Indonesia: Kata transisi "First" (pertama) digunakan sebagai penghubung adverbial untuk mengurutkan peristiwa atau langkah-langkah, membantu mengorganisasi ide secara logis.
First, we need to gather all the necessary data.
Pertama, kita perlu mengumpulkan semua data yang diperlukan.
EN: The collocation 'raise awareness about/of' means to increase people's knowledge or understanding of a specific issue or subject.
Bahasa Indonesia: Kolokasi "raise awareness about/of" (meningkatkan kesadaran tentang) berarti meningkatkan pengetahuan atau pemahaman orang tentang isu atau topik tertentu.
The campaign aims to raise awareness about mental health.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kesehatan mental.
EN: In community organizing and social activism, 'raising awareness' is widely recognized as the essential first step before any concrete action or policy change can occur. It emphasizes education and dialogue.
EN: The phrase 'take action' is a common collocation meaning to do something to address a situation or solve a problem. 'Take' acts as the main verb, and 'action' is the noun object.
Bahasa Indonesia: Frasa "take action" adalah kolokasi umum yang berarti mengambil tindakan untuk mengatasi masalah atau menanggapi situasi tertentu. Di sini, "take" berfungsi sebagai kata kerja utama, dan "action" sebagai objek kata benda.
The government must take action to reduce air pollution.
Pemerintah harus mengambil tindakan untuk mengurangi polusi udara.
EN: The preposition 'with' is used here to indicate accompaniment or the means/manner in which an action is performed. In this case, 'with a clear plan' describes how the action is taken.
Bahasa Indonesia: Preposisi "with" digunakan di sini untuk menunjukkan keadaan yang menyertai, atau cara/sarana untuk melakukan suatu tindakan. Dalam kalimat ini, "with a clear plan" menggambarkan kondisi yang menyertai saat mengambil tindakan (dengan rencana yang jelas).
She solved the difficult puzzle with great patience.
Dia memecahkan teka-teki yang sulit itu dengan sangat sabar.
EN: The adverb 'even' is used to emphasize something that is surprising or unexpected. In this sentence, it emphasizes that even 'small steps' (which might seem insignificant) can have a major impact.
Bahasa Indonesia: Kata keterangan "even" (bahkan) digunakan untuk menekankan sesuatu yang mengejutkan atau tidak terduga. Dalam kalimat ini, kata ini menekankan bahwa "langkah-langkah kecil" (yang tampaknya tidak signifikan) juga dapat menghasilkan dampak yang besar.
Even a child can understand this simple rule.
Bahkan anak kecil pun bisa memahami aturan sederhana ini.
EN: The collocation 'make a difference' means to have an effect on a situation, usually a positive one. The adjective 'real' is placed before 'difference' to emphasize the genuineness or significance of the impact.
Bahasa Indonesia: Frasa "make a difference" berarti memiliki efek pada suatu situasi, biasanya efek positif. Kata sifat "real" (nyata) ditempatkan sebelum "difference" untuk menekankan keaslian atau signifikansi dari efek tersebut.
Your generous donation will make a big difference to our project.
Sumbangan Anda yang murah hati akan membuat perbedaan yang signifikan bagi proyek kami.
EN: The word 'each' is a distributive determiner used to refer to every individual member of a group separately. It is always followed by a singular countable noun (e.g., 'volunteer') and requires a singular verb (e.g., 'plays').
Bahasa Indonesia: Kata "each" (setiap) adalah determiner distributif yang digunakan untuk merujuk pada setiap anggota individu dalam suatu kelompok. Kata ini harus diikuti oleh kata benda tunggal yang dapat dihitung (misalnya "volunteer"), dan kata kerja juga harus dalam bentuk tunggal (misalnya "plays").
Each student has a unique talent.
Setiap siswa memiliki bakat yang unik.
EN: The idiom 'play a role (in something)' means to be involved in an activity or to have an effect on a situation. The adjective 'key' modifies 'role' to emphasize that the involvement is extremely important or essential.
Bahasa Indonesia: Frasa "play a role (in something)" berarti terlibat dalam suatu aktivitas atau memiliki pengaruh pada suatu situasi. Kata sifat "key" (kunci) memodifikasi "role" (peran) untuk menekankan bahwa keterlibatan tersebut sangat penting atau sangat diperlukan.
Education plays a key role in personal growth.
Pendidikan memainkan peran kunci dalam pertumbuhan pribadi.
EN: The infinitive 'to meet' is used here as an adverbial of purpose (infinitive of purpose), which explains 'why' the action of listening is performed. It can be translated as 'in order to' or 'so as to'.
Bahasa Indonesia: Infinitif "to meet" digunakan di sini sebagai keterangan tujuan (infinitif tujuan), untuk menjelaskan "alasan" atau "tujuan" dari tindakan "mendengarkan (listen)". Dapat dipahami sebagai "untuk..." atau "agar...".
We study hard to pass the exam.
Kami belajar dengan giat untuk lulus ujian.
EN: The possessive nouns ending in plural 's' (like 'people's') show ownership. Although 'people' is already plural, it does not end in 's', so we add apostrophe-s ('s) to form the possessive.
Bahasa Indonesia: Kata benda jamak posesif menunjukkan kepemilikan. Meskipun "people" (orang-orang) sudah merupakan kata benda jamak, karena tidak diakhiri dengan huruf 's', kita harus menambahkan apostrof dan s ('s) untuk membentuk posesif "people's" (milik orang-orang).
We respect other people's opinions.
Kita menghormati pendapat orang lain.
EN: The modal verb 'can' is used here to express possibility or potential. It indicates that 'small projects' have the capability or potential to achieve 'a wide impact'.
Bahasa Indonesia: Kata kerja modal "can" di sini digunakan untuk menyatakan kemungkinan atau potensi. Ini menunjukkan bahwa "proyek kecil" memiliki kemampuan atau potensi untuk menghasilkan "dampak yang luas".
Even simple ideas can change the world.
Bahkan ide sederhana pun dapat mengubah dunia.
EN: The collocation 'have an impact' is a common verb-noun collocation used to describe the effect something has on another thing. It is often modified by adjectives like 'wide', 'lasting', or 'deep'.
Bahasa Indonesia: Kolokasi kata kerja-kata benda "have an impact" adalah frasa umum yang digunakan untuk menggambarkan pengaruh sesuatu terhadap hal lain. Frasa ini sering dimodifikasi oleh kata sifat seperti "wide" (luas), "lasting" (bertahan lama), atau "deep" (mendalam).
Her speech had a lasting impact on the students.
Pidatonya memiliki dampak yang mendalam pada para siswa.
EN: The coordinating conjunction 'and' is used to connect two independent clauses or two parallel verb phrases. In this sentence, 'and' connects two actions performed by the same subject 'We': 'set a goal' and 'meet it on time'.
Bahasa Indonesia: Konjungsi koordinatif "and" digunakan untuk menghubungkan dua klausa independen atau dua frasa kerja paralel. Dalam kalimat ini, "and" menghubungkan dua tindakan yang dilakukan oleh subjek yang sama "We" (kita): "set a goal" (menetapkan tujuan) dan "meet it on time" (mencapainya tepat waktu).
She wrote the letter and mailed it this morning.
Dia menulis surat itu dan mengirimkannya pagi ini.
EN: The prepositional phrase 'on time' functions as an adverbial modifier meaning 'at the planned or expected time; punctual'. It is distinct from 'in time', which means 'early enough; before it is too late'.
Bahasa Indonesia: Frasa preposisional "on time" berfungsi sebagai modifikator adverbial yang berarti "tepat waktu; pada waktu yang dijadwalkan". Ini berbeda dengan "in time" (pada waktunya; sebelum terlambat).
Please ensure you arrive on time for the meeting.
Pastikan kamu hadir tepat waktu di rapat.
EN: In professional and academic environments in English-speaking cultures, punctuality ('on time') and goal-setting are highly valued traits that reflect reliability, respect for others' time, and strong organizational skills.
EN: The phrase 'take responsibility for' is a common collocated verb phrase meaning to accept the duty to deal with something or to take the blame for something. It is followed by a noun or a gerund (verb-ing).
Bahasa Indonesia: Frasa "take responsibility for" adalah frasa kata kerja tetap yang umum yang berarti "bertanggung jawab atas" atau "memikul tanggung jawab untuk". Frasa ini diikuti oleh kata benda atau gerund (V-ing).
She is ready to take responsibility for the new project.
Dia siap untuk mengambil tanggung jawab atas proyek baru ini.
EN: The possessive determiner 'our' is used before a noun to show that something belongs to or is associated with the speaker and one or more other people.
Bahasa Indonesia: Determiner posesif 'our' (kita) digunakan sebelum kata benda untuk menunjukkan bahwa sesuatu milik atau terkait dengan pembicara dan satu atau lebih orang lain.
We must protect our environment.
Kita harus melindungi lingkungan kita.
EN: In English-speaking cultures, 'community' refers not just to a geographical neighborhood, but to a shared sense of belonging and mutual support. Taking responsibility for one's community through volunteering or civic engagement is highly valued as a core civic duty.
EN: The structure 'Imperative Clause + and + Future Clause' is used to express a conditional relationship, meaning 'If you do X, then Y will happen.' The imperative verb (here, 'Start') acts as the condition, and 'and' introduces the inevitable result.
Bahasa Indonesia: Struktur "Klausa Imperatif + and + Klausa Masa Depan" digunakan untuk menyatakan hubungan kondisional, yang berarti "jika kamu melakukan sesuatu, maka hasil tertentu akan terjadi". Kata kerja imperatif (di sini 'Start') berfungsi sebagai kondisi, dan 'and' memperkenalkan hasil yang pasti terjadi.
Work hard, and you will succeed.
Bekerja keraslah, maka kamu akan sukses.
EN: The word 'small' is used here as an adverbial modifier following the verb 'start'. While 'small' is typically an adjective, in the idiom 'start small', it functions as an adverb meaning 'beginning with a small scale or low level of commitment'.
Bahasa Indonesia: "small" di sini digunakan sebagai modifikator adverbial setelah kata kerja 'start'. Meskipun "small" biasanya adalah kata sifat, dalam ungkapan idiomatik "start small", kata ini berfungsi seperti kata keterangan, yang berarti "memulai dari skala kecil atau dengan tingkat keterlibatan yang rendah".
It is often wise to start small when launching a new business.
Saat memulai bisnis baru, memulai dari skala kecil biasanya bijaksana.
EN: The phrase 'Start small, and change will grow' reflects a common philosophical approach in modern social movements and personal development. It emphasizes that monumental changes often begin with tiny, manageable actions, encouraging individuals not to feel overwhelmed by the scale of global problems.
Kosakata utama dengan pengucapan IPA, definisi, contoh kalimat, dan kuis interaktif.
Dalam konteks: kesadaran; kepedulian; perhatian
Dalam konteks: sukarelawan; relawan
Dalam konteks: langgeng; mendalam; bertahan lama
Dalam konteks: kesepakatan; konsensus; persetujuan
Dalam konteks: memicu; memicu (perubahan atau peristiwa)
Dalam konteks: tanggung jawab; kewajiban
Dalam konteks: biasa; sederhana
Dalam konteks: dampak; pengaruh
Frasa dengan label jenis, definisi dwibahasa, catatan penggunaan, dan contoh kalimat.
To increase knowledge and understanding of a particular issue or cause.
meningkatkan kesadaran; membangkitkan kepedulian
To do something to address a problem or achieve a specific purpose.
mengambil tindakan
To have a significant effect on a person or situation, usually a positive one.
memberikan dampak; berperan; membawa perubahan
To be a very important part of an activity, process, or group.
memainkan peran kunci; memegang peranan yang menentukan
To arrive at a decision or position that is accepted by all parties involved.
mencapai kesepakatan; mendapatkan konsensus