EN: Use 'I'm calling about...' to state the purpose of your phone call clearly at the beginning.
Bahasa Indonesia: Gunakan "I'm calling about..." untuk menyatakan tujuan panggilan Anda dengan jelas di awal percakapan.
I'm calling about the job opening.
Saya menelepon untuk menanyakan tentang lowongan pekerjaan.
EN: In English-speaking cultures, it is polite to state your purpose immediately after the greeting when calling a stranger about an advertisement.
Bahasa Indonesia: Di negara-negara berbahasa Inggris, saat menelepon orang asing untuk menanyakan isi iklan, sangat sopan untuk segera menyatakan tujuan panggilan setelah salam.
EN: Use 'Would you like to + verb' to make a polite offer or invitation.
Bahasa Indonesia: Gunakan "Would you like to + kata kerja" untuk memberikan saran atau undangan dengan sopan.
Would you like to have some coffee?
Apakah Anda ingin minum kopi?
EN: In English-speaking countries, 'visit' in the context of real estate often means 'to view' or 'to tour' the property before deciding to rent it.
Bahasa Indonesia: Di negara-negara berbahasa Inggris, dalam konteks properti, "visit" biasanya berarti "melihat rumah" atau "meninjau" properti sebelum memutuskan untuk menyewa.
EN: Use 'would be' to express a polite reaction to a suggestion or a hypothetical situation.
Bahasa Indonesia: Gunakan 'would be' untuk memberikan respon sopan terhadap saran atau situasi hipotetis.
That would be lovely!
Itu akan sangat bagus!
EN: In English-speaking cultures, expressing enthusiasm with phrases like 'That would be great!' is common when making arrangements. It shows you are a serious and polite potential tenant.
Bahasa Indonesia: Di negara-negara berbahasa Inggris, menggunakan 'That would be great!' untuk menunjukkan antusiasme saat membuat janji temu adalah hal yang umum. Ini menunjukkan bahwa Anda adalah calon penyewa yang serius dan sopan.
EN: Use 'How about...?' to make a suggestion or ask for someone's opinion about a specific time, place, or idea.
Bahasa Indonesia: Gunakan 'How about...?' untuk memberikan saran, atau menanyakan pendapat orang lain tentang waktu, tempat, atau ide tertentu.
How about a cup of coffee?
Bagaimana kalau minum kopi?
EN: In English-speaking cultures, being specific about time (like 'two o'clock') is important for business or rental appointments to show respect for the other person's schedule.
Bahasa Indonesia: Di negara-negara berbahasa Inggris, saat membuat janji untuk melihat rumah atau pertemuan bisnis, sangat penting untuk menentukan waktu dengan jelas (seperti 'jam dua'), ini menunjukkan rasa hormat terhadap jadwal orang lain.
EN: Use 'Can you...' to politely ask someone for information or to do something for you.
Bahasa Indonesia: Gunakan 'Can you...' untuk menanyakan informasi secara sopan atau meminta seseorang melakukan sesuatu untuk Anda.
Can you tell me your name?
Bisakah Anda memberi tahu saya nama Anda?
EN: In many English-speaking cultures, it is common to express enthusiasm (like 'Perfect!') before asking a direct question about money to keep the conversation polite and friendly.
Bahasa Indonesia: Dalam banyak budaya negara berbahasa Inggris, sebelum menanyakan pertanyaan langsung tentang uang, biasanya mereka akan menunjukkan antusiasme terlebih dahulu (seperti menggunakan 'Perfect!') untuk menjaga kesopanan dan keramahan percakapan.
EN: Use 'per' to show the rate or frequency of something (e.g., per month, per day).
Bahasa Indonesia: Gunakan 'per' untuk menunjukkan frekuensi atau rasio sesuatu (misalnya: per bulan, per hari).
The gym costs fifty dollars per month.
Biaya gym adalah lima puluh dolar per bulan.
EN: In many Western countries, rent is typically quoted as a monthly rate. It's important to clarify if this includes 'utilities' (water, electricity, gas) or if those are extra costs.
Bahasa Indonesia: Di banyak negara Barat, uang sewa biasanya ditagih per bulan. Saat menanyakan sewa, pastikan untuk mengonfirmasi apakah sudah termasuk "biaya utilitas" (utilities), atau apakah biaya tersebut perlu dibayar ekstra.
EN: Use 'Does + subject + verb' to ask a question about a fact or routine with a singular subject (he, she, it, that).
Bahasa Indonesia: Gunakan "Does + subjek + kata kerja" untuk menanyakan fakta atau kebiasaan tentang subjek tunggal (dia, itu).
Does the room have a window?
Apakah kamar ini ada jendelanya?
EN: In many Western countries, 'utilities' usually refers to water, electricity, gas, and sometimes trash collection. It is important to clarify if these are included in the rent or paid separately.
Bahasa Indonesia: Di banyak negara Barat, "utilities" biasanya merujuk pada air, listrik, gas, dan terkadang termasuk biaya pembuangan sampah. Saat menyewa rumah, pastikan untuk mengonfirmasi apakah biaya ini sudah termasuk dalam sewa atau perlu dibayar ekstra.
EN: Use 'but' to connect two sentences that show a contrast or a difference in information.
Bahasa Indonesia: Gunakan 'but' untuk menghubungkan dua kalimat guna menunjukkan kontras atau perbedaan informasi.
The room is small, but it is very clean.
Kamarnya kecil, tapi sangat bersih.
EN: In many Western countries, rental agreements vary on whether 'utilities' (water, gas, electricity) are included in the monthly rent. It is important to clarify this before signing a lease.
Bahasa Indonesia: Di banyak negara Barat, apakah perjanjian sewa mencakup "biaya utilitas" (air, gas, listrik) bisa bervariasi. Sangat penting untuk memperjelas siapa yang menanggung biaya ini sebelum menandatangani kontrak sewa.
EN: Use 'What about + [noun]?' to ask for information about a specific topic or to suggest something.
Bahasa Indonesia: Gunakan "What about + [kata benda]?" untuk menanyakan informasi tentang topik tertentu atau memberikan saran.
What about the price?
Bagaimana dengan harganya?
EN: In many English-speaking countries, a security deposit is standard when renting. It is usually equivalent to one month's rent and is returned if the apartment is in good condition when you move out.
Bahasa Indonesia: Di banyak negara berbahasa Inggris, membayar uang jaminan (security deposit) saat menyewa rumah adalah praktik standar. Biasanya jumlahnya satu bulan sewa, dan jika kondisi rumah baik saat pindah, uang ini akan dikembalikan kepada penyewa.
EN: Use 'one month's rent' to show that the amount of money belongs to or is equal to the cost of one month.
Bahasa Indonesia: Gunakan 'one month's rent' untuk menunjukkan bahwa jumlah ini sama dengan satu bulan sewa, 's digunakan untuk menunjukkan kepemilikan atau hubungan.
The fee is two weeks' pay.
Biayanya adalah gaji dua minggu.
EN: In many English-speaking countries, a security deposit is typically equal to one month's rent, which is held by the landlord to cover potential damages.
Bahasa Indonesia: Di banyak negara berbahasa Inggris, uang jaminan sewa (security deposit) biasanya sama dengan satu bulan sewa, dan disimpan oleh pemilik rumah untuk menutupi kemungkinan ganti rugi kerusakan.
EN: Use 'When would I need to...' to ask about the timing of a future requirement or obligation in a polite way.
Bahasa Indonesia: Gunakan 'When would I need to...' untuk menanyakan waktu kewajiban atau persyaratan di masa depan dengan sopan.
When would I need to sign the contract?
Kapan saya harus menandatangani kontrak?
EN: In many English-speaking countries, a security deposit is typically equivalent to one month's rent and is paid at the time of signing the lease to cover potential damages.
Bahasa Indonesia: Di banyak negara berbahasa Inggris, uang jaminan biasanya setara dengan satu bulan sewa, dan dibayarkan saat menandatangani kontrak sewa, untuk menutupi kemungkinan ganti rugi kerusakan.
EN: Use 'when' to connect two actions that happen at the same time or one after another.
Bahasa Indonesia: Gunakan 'when' untuk menghubungkan dua tindakan yang terjadi secara bersamaan atau berurutan.
You get the keys when you pay the rent.
Anda akan mendapatkan kunci saat membayar sewa.
EN: In many English-speaking countries, the security deposit is typically equivalent to one month's rent and is paid at the same time the legal contract (lease) is signed.
Bahasa Indonesia: Di banyak negara berbahasa Inggris, deposit biasanya setara dengan satu bulan sewa, dan dibayarkan pada saat yang sama dengan penandatanganan kontrak hukum formal (sewa).
EN: Use 'How long is...' to ask about the duration or length of time for something.
Bahasa Indonesia: Gunakan "How long is..." untuk menanyakan lamanya waktu atau jangka waktu sesuatu.
How long is the movie?
Berapa lama durasi film ini?
EN: In many English-speaking countries, a standard residential lease is typically 6 months or 1 year. It is common to ask about the lease term before signing.
Bahasa Indonesia: Di banyak negara berbahasa Inggris, sewa hunian standar biasanya 6 bulan atau 1 tahun. Menanyakan jangka waktu sewa sebelum menandatangani adalah hal yang sangat umum dan perlu.
EN: Use 'but' to connect two sentences when the second part adds a different or contrasting idea.
Bahasa Indonesia: Gunakan 'but' (tetapi) untuk menghubungkan dua kalimat, digunakan ketika bagian kedua memberikan ide yang berbeda atau kontras.
I like the house, but it is too expensive.
Saya suka rumah ini, tapi terlalu mahal.
EN: In many Western rental markets, 'we can discuss' implies that the landlord might be open to negotiating the length of the lease or other terms if they find a good tenant.
Bahasa Indonesia: Di banyak pasar sewa Barat, "we can discuss" (kita bisa berdiskusi) menyiratkan bahwa jika pemilik rumah merasa penyewa memiliki kriteria yang baik, jangka waktu sewa atau persyaratan lainnya mungkin memiliki ruang untuk negosiasi.
EN: Use 'Can I...?' to ask for permission to do something.
Bahasa Indonesia: Gunakan "Can I...?" untuk menanyakan apakah diperbolehkan melakukan sesuatu.
Can I open the window?
Bolehkah saya membuka jendela?
EN: In many Western countries, landlords may charge a 'pet deposit' or 'pet rent' if they allow animals. Always clarify if there are size or breed restrictions.
Bahasa Indonesia: Di banyak negara Barat, jika pemilik rumah mengizinkan hewan peliharaan, mereka mungkin mengenakan 'uang jaminan hewan' atau 'biaya sewa hewan'. Pastikan untuk memeriksa apakah ada batasan ukuran atau jenis ras.
EN: Use 'but' to connect two ideas that are different or opposite. It shows a contrast between what is allowed and what is not.
Bahasa Indonesia: Gunakan 'but' untuk menghubungkan dua ide yang berbeda atau berlawanan. Ini menunjukkan kontras antara hal yang diizinkan dan yang tidak diizinkan.
I like apples, but I don't like oranges.
Saya suka apel, tapi tidak suka jeruk.
EN: In many Western countries, rental agreements often specify the size or type of pets allowed. 'Small pets' usually refers to cats or dogs under a certain weight (e.g., 10-15kg).
Bahasa Indonesia: Di banyak negara Barat, perjanjian sewa biasanya secara eksplisit menentukan ukuran atau jenis hewan peliharaan yang diizinkan. 'Hewan peliharaan kecil' biasanya mengacu pada kucing atau anjing dengan berat di bawah standar tertentu (misalnya 10-15 kg).
EN: Use 'only' before a noun or number to show that something is limited or small in amount.
Bahasa Indonesia: Gunakan 'only' sebelum kata benda atau angka untuk menunjukkan jumlah yang terbatas atau sedikit (hanya).
I only have five dollars.
Saya hanya punya lima dolar.
EN: In many Western countries, landlords often have specific rules about pets. 'Small pets' usually refers to cats or small dog breeds, while 'large dogs' are often restricted in apartments.
Bahasa Indonesia: Di banyak negara Barat, pemilik rumah memiliki aturan yang jelas tentang hewan peliharaan. 'Small pets' biasanya mengacu pada kucing atau anjing kecil, dan apartemen biasanya membatasi pemeliharaan anjing besar.
EN: Use 'also' before the main verb to add extra information to a sentence.
Bahasa Indonesia: Gunakan "also" sebelum kata kerja utama untuk menambahkan informasi tambahan pada kalimat.
The house also has a small garden.
Rumah ini juga dilengkapi dengan taman kecil.
EN: In many Western cities, having a parking space included in the rent is a significant advantage, as street parking can be difficult or expensive.
Bahasa Indonesia: Di banyak kota Barat, sewa yang sudah termasuk tempat parkir adalah keuntungan besar karena parkir di pinggir jalan bisa jadi sulit atau sangat mahal.
EN: Use 'want to' followed by a base verb to express a desire or plan to do something.
Bahasa Indonesia: Gunakan "want to" diikuti dengan kata kerja dasar untuk menyatakan keinginan melakukan sesuatu atau rencana melakukan sesuatu.
I want to buy a new car.
Saya ingin membeli mobil baru.
EN: In English-speaking cultures, showing enthusiasm (like using 'Wonderful!') when a deal or appointment is made is common and helps build a friendly relationship with the landlord.
Bahasa Indonesia: Di negara-negara berbahasa Inggris, ketika mencapai kesepakatan atau membuat janji temu, menunjukkan antusiasme (misalnya menggunakan 'Wonderful!') adalah hal yang umum, ini membantu membangun hubungan baik dengan pemilik rumah.
EN: Use 'will' (shortened to 'll) to talk about future plans or arrangements made at the moment of speaking.
Bahasa Indonesia: Gunakan 'will' (disingkat menjadi 'll) untuk menjelaskan rencana masa depan atau janji yang dibuat pada saat berbicara.
I'll call you later.
Saya akan menelepon Anda nanti.
EN: In English-speaking cultures, confirming the exact time at the end of a conversation is a common way to ensure both parties are in agreement and to politely end the call.
Bahasa Indonesia: Di negara-negara berbahasa Inggris, mengonfirmasi kembali waktu spesifik sebelum mengakhiri percakapan adalah hal yang umum dilakukan. Hal ini memastikan kedua belah pihak mencapai kesepakatan dan mengakhiri panggilan dengan sopan.
—