Jack Ma: Rejected 30 TimesJack Ma: Ditolak 30 Kali
Pratinjau Audio Lengkap
0:00
0:00
#1
Ma Yun, later known as Jack Ma, faced many early challenges.
Ma Yun, yang kemudian dikenal sebagai Jack Ma, menghadapi banyak tantangan di masa awal.
#2
He failed the university entrance exam not once, but twice.
Dia gagal ujian masuk universitas tidak hanya sekali, tetapi dua kali.
#3
He was even rejected by KFC when they hired 23 out of 24 applicants.
Dia bahkan ditolak oleh KFC ketika mereka merekrut 23 dari 24 pelamar.
#4
His persistence, despite constant rejection, would define his future.
Terlepas dari penolakan yang terus-menerus, kegigihannya akan menentukan masa depannya.
#5
Jack became an English teacher at a local university, earning just $12 a month.
Jack menjadi guru bahasa Inggris di sebuah universitas lokal, dengan penghasilan hanya $12 sebulan.
#6
He had learned English by volunteering as a free guide for tourists near a Hangzhou hotel.
Dia telah belajar bahasa Inggris dengan menjadi pemandu gratis bagi wisatawan di dekat sebuah hotel di Hangzhou.
#7
For nine years, he practiced his English and absorbed knowledge from around the world.
Selama sembilan tahun, ia melatih bahasa Inggrisnya dan menyerap pengetahuan dari seluruh dunia.
#8
He was a self-taught man, driven by curiosity and a desire to connect.
Dia adalah orang yang belajar secara otodidak, didorong oleh rasa ingin tahu dan keinginan untuk terhubung.
#9
In 1995, Jack visited Seattle and experienced the internet for the first time.
Pada tahun 1995, Jack mengunjungi Seattle dan mencoba internet untuk pertama kalinya.
#10
He searched for 'beer,' but no Chinese beer appeared in the results.
Dia mencari "bir", tetapi tidak ada bir Tiongkok yang muncul dalam hasilnya.
#11
He realized that China had almost no presence on the internet at that time.
Dia menyadari bahwa Tiongkok hampir tidak memiliki kehadiran di internet pada saat itu.
#12
the internet was a huge opportunity for China.
Internet adalah peluang besar bagi Tiongkok.
#13
In 1999, Jack gathered 17 friends in his small apartment in Hangzhou.
Pada tahun 1999, Jack Ma mengumpulkan 17 temannya di apartemen kecilnya di Hangzhou.
#14
He gave a passionate speech about creating an online marketplace for Chinese businesses.
Dia memberikan pidato yang penuh semangat tentang pembuatan pasar daring bagi bisnis-bisnis di Tiongkok.
#15
Together, they pooled $60,000 to make his vision a reality.
Bersama-sama, mereka mengumpulkan $60.000 untuk mewujudkan visinya.
#16
With that, Alibaba was founded, a testament to their shared belief.
Dengan begitu, Alibaba didirikan, sebuah bukti dari keyakinan bersama mereka.