Blog
Tips, wawasan, dan informasi terbaru tentang belajar bahasa Inggris
Sering Salah Membuat Pertanyaan Tidak Langsung? Pahami Struktur Kalimat dan Tense He asked me where I lived Sekaligus
Menyampaikan pertanyaan orang lain kepada orang ketiga disebut sebagai reported questions dalam bahasa Inggris. Pertanyaan Yes/No menggunakan if/whether, sedangkan pertanyaan Wh- tetap mempertahankan kata tanya. Keduanya harus mengubah urutan kata kembali ke kalimat pernyataan, menghilangkan auxiliary verb, dan memundurkan tenses satu tingkat ke belakang. Kuasai ketiga langkah mudah ini, dan Anda tidak akan pernah kesulitan lagi dalam menggunakan reported questions.
Simple Present Tense vs Present Continuous Tense: Tanyakan Pertanyaan Ini Dulu agar Tidak Salah Pakai
“Saya belajar setiap hari” dan “Saya sedang belajar sekarang” terlihat mirip dalam bahasa Inggris tetapi sebenarnya adalah dua hal yang berbeda. Artikel ini menggunakan satu pertanyaan sederhana untuk membantu Anda membedakan antara Simple Present Tense dan Present Continuous Tense, lengkap dengan signal words, pengecualian stative verbs, serta kesalahan umum. Setelah membaca ini, Anda akan langsung bisa menentukannya secara intuitif.
Present Perfect Tense have + past participle: Sebenarnya Merujuk pada Waktu Mana? Bedakan dalam Satu Kalimat
Present Perfect Tense adalah tenses yang paling membuat pusing bagi penutur bahasa Mandarin, karena tidak ada padanan yang sepenuhnya pas dalam bahasa Mandarin. Artikel ini menggunakan pertanyaan sederhana 'Apakah ada titik waktu masa lalu yang jelas di dalam kalimat?' untuk membantu Anda membedakan Present Perfect Tense dan Simple Past Tense, lalu merangkum kata penanda seperti for/since dan already/yet. Setelah membaca ini, Anda akan langsung paham waktu mana yang sedang dibahas.
Present Perfect Continuous Tense: Terus Dilakukan, Masih Berlangsung, atau Baru Saja Berhenti
have been + V-ing adalah tense dalam bahasa Inggris yang paling andal untuk menceritakan "proses". Tense ini memberi tahu lawan bicara seberapa lama suatu hal telah berlangsung, mungkin masih berlangsung sekarang, atau baru saja berhenti namun dampaknya masih ada. Artikel ini menggunakan contoh sehari-hari yang sangat dekat dengan kita untuk mengajarkan bagaimana tense ini berbagi peran dengan Present Perfect Tense, serta memberikan kiat praktis yang bisa langsung Anda terapkan.
Simple Past Tense: Kata Kerja Beraturan Ditambah -ed, be verb was/were, dan Ingat 11 Kata Kerja Tidak Beraturan yang Paling Sering Digunakan
Simple Past Tense digunakan untuk menceritakan hal-hal yang terjadi di "kemarin, minggu lalu, tahun itu". Kelihatannya sederhana, tetapi ada dua jebakan besar: tidak hafal kata kerja tidak beraturan, dan lupa mengubah kata kerja kembali ke bentuk dasar setelah ada did/didn't. Artikel ini menggunakan metode identifikasi kata penanda untuk membantu Anda menguasai kata kerja beraturan -ed dan was/were dengan mantap, lalu menghafal seluruh kelompok kata kerja tidak beraturan yang paling sering digunakan seperti go→went dan have→had. Setelah membacanya, Anda akan langsung berani berbicara tentang masa lalu.
Bagaimana Cara Menggunakan Past Perfect Tense? Cukup Satu Trik untuk Memahami 'Masa Lalu yang Lebih Lampau'
Ketika ada dua kejadian yang terjadi di masa lalu, bagaimana cara agar orang bisa langsung tahu mana yang terjadi lebih dulu? Jawabannya adalah Past Perfect Tense had + past participle. Ingat satu trik ini: gunakan had untuk kejadian yang terjadi lebih awal, dan gunakan Simple Past Tense untuk kejadian setelahnya. Hubungan urutan kejadiannya akan langsung terlihat jelas.
Past Continuous Tense: Menggunakan when dan while untuk Menghubungkan Dua Kejadian Masa Lalu
Saat menceritakan kejadian masa lalu, sering kali suatu kejadian sedang berlangsung ketika kejadian lain tiba-tiba terjadi. was/were + V-ing digunakan untuk menggambarkan latar belakang yang "sedang berlangsung" tersebut, lalu gunakan when dan while untuk menghubungkan kedua kejadian tersebut. Artikel ini akan membahas rumus, perbedaan penggunaan, serta trik cepat satu detik untuk membedakannya.
will, be going to, Present Continuous: 3 Cara Membicarakan Masa Depan, Cara Memilih Tanpa Salah
Satu kata 'akan' dalam bahasa Indonesia, tetapi ada tiga cara mengungkapkannya dalam bahasa Inggris. Artikel ini menggunakan tip sederhana untuk membantu Anda membedakan will, be going to, dan Present Continuous: gunakan be going to jika sudah direncanakan atau ada tanda-tanda yang terlihat, gunakan will untuk keputusan spontan atau sekadar dugaan, dan gunakan V-ing untuk janji temu yang sudah pasti. Dilengkapi dengan contoh benar-salah serta metode penentuan yang praktis.
Future Continuous Tense: This time tomorrow I'll be flying
Ingin mengungkapkan 'pada saat seperti ini besok saya sedang melakukan sesuatu'? Bahasa Inggris memiliki tense khusus untuk ini: will be + V-ing. Artikel ini menggunakan contoh kalimat dengan penanda waktu yang jelas untuk membantu Anda memahami perbedaannya dengan simple will, lengkap dengan tip satu kalimat agar Anda tidak ragu lagi dalam memilih tense yang tepat.