Blog
Tips, wawasan, dan informasi terbaru tentang belajar bahasa Inggris
Passive Voice Sangat Mudah: be + past participle, Kapan Harus Digunakan?
Membaca berita, membaca instruksi, atau membicarakan pekerjaan, passive voice ada di mana-mana. Artikel ini menggunakan metode konversi tiga langkah, tabel perbandingan tenses, serta tips praktis "gunakan kalimat pasif jika pelaku tidak penting" untuk membantu Anda menguasai be + past participle dengan mudah, sekaligus memahami kapan harus menambahkan by.
Konstruksi Partisip: Membuat Kalimat Lebih Indah dengan Akhiran V-ing dan p.p.
Ingin menggabungkan dua kalimat menjadi satu kalimat bahasa Inggris yang lebih ringkas? Konstruksi partisip adalah jawabannya. Pelajari cara menyederhanakan klausa menggunakan V-ing (aktif) dan p.p. (pasif), dipadukan dengan trik praktis "Apakah saya pelakunya?" agar tidak perlu takut lagi dengan kalimat sepanjang apa pun. Dilengkapi dengan contoh benar/salah dan metode pengujian.
Klausa Relatif Non-Defining: Tambah Koma, Maknanya Langsung Berbeda
Dalam kalimat yang sama, ada tidaknya koma bisa membuat maknanya jauh berbeda. Artikel ini menggunakan contoh kalimat sehari-hari untuk membantu Anda memahami non-defining relative clauses: kapan harus menambahkan koma untuk memberikan informasi tambahan, mengapa tidak boleh menggunakan that, dan klausa mana yang jika dihilangkan akan menimbulkan masalah. Bandingkan langsung dengan defining clauses untuk menguasai trik membedakannya sekaligus.
have to, must, should: Bedakan Tiga Jenis "Harus/Seharusnya" dalam Bahasa Inggris Sekaligus
have to, must, dan should semuanya sering diterjemahkan sebagai "harus/seharusnya", sehingga sangat mudah tertukar. Artikel ini menggunakan trik sederhana untuk membantu Anda membedakannya: gunakan have to untuk peraturan eksternal, must saat Anda sendiri merasa hal itu perlu dilakukan, dan should untuk memberikan saran. Selain itu, kami juga akan mengupas tuntas jebakan umum terkait penggunaan mustn't dan don't have to.
may atau might? Pahami Kemungkinan dan Izin Sekaligus lewat Kedua Kata Ini
may dan might terlihat sangat mirip, dan artinya juga sering kali tumpang tindih, sehingga banyak pembelajar langsung bingung saat menghadapinya. Artikel ini menggunakan dua sudut pandang, yaitu 'tingkat kemungkinan' dan 'kesopanan formal', untuk membantu Anda membangun intuisi bahasa, lengkap dengan tips praktis yang bisa langsung diterapkan serta contoh kalimat yang alami.
can / could / can't: Kata Kerja Modal Pertama, Membahas Kemampuan, Izin, dan Permintaan dengan Mudah
can, could, dan can't mungkin adalah kata kerja modal pertama yang Anda pelajari. Artikel ini menggunakan tips menentukan pilihan antara 'kemampuan, izin, dan permintaan sopan' untuk membantu Anda memahami sekilas mana yang harus digunakan, serta menghindari dua kesalahan kecil yang paling sering dilakukan oleh penutur bahasa Mandarin: cans dan can to.
Menguasai Kalimat Perintah (Imperative Sentences): Berikan Perintah, Undangan, dan Pengingat dalam Satu Kalimat, Cukup Tambahkan please Agar Tetap Sopan
Dalam bahasa Inggris, menyuruh orang duduk, mengingatkan orang untuk tidak khawatir, atau mengajak teman pergi bersama, semuanya menggunakan jenis kalimat yang sama — kalimat perintah (imperative sentences). Strukturnya sangat sederhana: cukup mulai langsung dengan kata kerja bentuk dasar. Artikel ini mengajarkan Anda empat penggunaan: memulai dengan kata kerja bentuk dasar untuk memberikan perintah, menggunakan Don't untuk menyatakan negasi, menambahkan please agar lebih sopan, serta menggunakan Let's untuk membuat ajakan, lengkap dengan contoh benar/salah dan tips praktis yang mudah diingat.
Bagaimana Cara Bertanya dalam Bahasa Inggris? Satu Aturan Inti "Menukar Subjek dan Kata Kerja Bantu" untuk Menguasai Pertanyaan Yes/No dan Wh-
Bertanya dalam bahasa Mandarin hanya perlu menambahkan "ma" di akhir kalimat, tetapi dalam bahasa Inggris, Anda harus membalik urutan katanya secara keseluruhan. Artikel ini menggunakan satu aturan inti "menukar subjek dan kata kerja bantu" untuk membantu Anda menguasai dua jenis pertanyaan: pertanyaan Yes/No (Do you…?/Are you…?) dan pertanyaan Wh- (What do you…?), lalu memberi Anda metode pemeriksaan tiga detik dan kesalahan paling umum yang sering dilakukan oleh penutur bahasa Mandarin. Setelah membacanya, Anda pasti akan berani mulai bertanya.
will, be going to, Present Continuous: 3 Cara Membicarakan Masa Depan, Cara Memilih Tanpa Salah
Satu kata 'akan' dalam bahasa Indonesia, tetapi ada tiga cara mengungkapkannya dalam bahasa Inggris. Artikel ini menggunakan tip sederhana untuk membantu Anda membedakan will, be going to, dan Present Continuous: gunakan be going to jika sudah direncanakan atau ada tanda-tanda yang terlihat, gunakan will untuk keputusan spontan atau sekadar dugaan, dan gunakan V-ing untuk janji temu yang sudah pasti. Dilengkapi dengan contoh benar-salah serta metode penentuan yang praktis.