Countable atau Uncountable? Pahami Konsep Jumlah Kata Benda Bahasa Inggris Sekaligus
Anda ingin mengatakan "Saya memberi Anda sebuah saran", secara tidak sengaja mengucapkan an advice, lalu dikoreksi oleh guru. Anda mengatakan "Saya punya banyak uang", menulis many money, dan dikoreksi lagi. Jangan khawatir, ini tidak ada hubungannya dengan bagus atau tidaknya bahasa Inggris Anda. Alasan sebenarnya adalah dalam bahasa Indonesia, kata benda tidak mengalami perubahan bentuk tunggal atau jamak—kita mengatakan "segelas air", "dua gelas air", "banyak air", kata "air" dari awal sampai akhir tetap sama persis. Bahasa Inggris menggunakan sistem yang berbeda: kata benda dibagi menjadi dua jenis, yaitu countable (dapat dihitung) dan uncountable (tidak dapat dihitung), masing-masing dengan aturan penggunaannya sendiri.
Kabar baiknya, ada metode penilaian yang sangat jelas untuk konsep ini. Hari ini kita akan menggunakan dua tes kecil dan satu daftar jebakan untuk memahaminya sekaligus.
Dua Metode Penilaian: Bisakah Ditambah a? Bisakah Ditambah -s?
Ketika bertemu sebuah kata benda, tanyakan pada diri sendiri dua pertanyaan:
- Pertanyaan 1: Bisakah ditambahkan a / an di depannya? (artinya "sebuah/seekor/seorang")
- Pertanyaan 2: Bisakah diubah menjadi jamak dengan menambahkan -s?
Jika keduanya bisa → countable noun (kata benda dapat dihitung). Jika keduanya tidak bisa → uncountable noun (kata benda tidak dapat dihitung).
Sebagai contoh, book (buku) bisa dikatakan a book, dan juga bisa dikatakan two books, jadi kata ini dapat dihitung. Namun, water (air) tidak bisa dikatakan a water ✗, dan juga tidak bisa dikatakan waters ✗ (saat merujuk secara umum), jadi kata ini tidak dapat dihitung.
- I bought a book yesterday. (Saya membeli sebuah buku kemarin.)
- I drank a lot of water today. (Saya minum banyak air hari ini.)
Ingatlah kedua pertanyaan ini di kepala Anda, dan terapkan setiap kali Anda menemukan kata yang tidak pasti. Tingkat akurasinya sangat tinggi.
Cara Menggunakan Countable Nouns
Countable nouns merujuk pada hal-hal yang "bisa dihitung satu per satu". Penggunaannya memiliki tiga kondisi:
- Bentuk tunggal harus ditambah a / an: a cat (seekor kucing), an apple (sebutir apel).
- Bentuk jamak harus ditambah -s / -es: three cats, two apples.
- Bentuk tunggal tidak boleh muncul begitu saja sendirian.
I have cat.✗ Harus dikatakan I have a cat. ✓
Catatan kecil: Gunakan an di depan kata yang pelafalannya diawali dengan huruf vokal, seperti an apple, an hour (huruf h tidak dibunyikan); gunakan a untuk yang lainnya.
Cara Menggunakan Uncountable Nouns
Uncountable nouns merujuk pada hal-hal yang "tidak bisa dihitung satu per satu"—cairan, konsep abstrak, atau seluruh kategori bahan. Ada tiga ciri utama:
- Tidak ditambah a / an:
an advice✗. - Tidak diubah menjadi jamak:
informations✗. - Dianggap sebagai tunggal, sehingga kata kerjanya menggunakan bentuk tunggal: News is good. ✓ (harus menggunakan is,
News are✗), Information is helpful. ✓
Poin terakhir ini sangat mudah dilupakan. Meskipun news berakhiran dengan s, kata ini adalah uncountable noun, sehingga kata kerja setelahnya harus menggunakan is.
- The news is great! (Berita itu luar biasa!)
- Your advice is really helpful. (Saran Anda sangat membantu.)
Uncountable Nouns yang Paling Sering Menjadi Jebakan
Kata-kata di bawah ini, dalam bahasa Indonesia rasanya "jelas-jelas bisa dihitung", tetapi dalam bahasa Inggris semuanya adalah uncountable. Ingatlah kata-kata ini secara khusus:
- water (air)
- money (uang)
- advice (saran)
- information (informasi)
- news (berita/kabar)
- furniture (perabot)
- homework (pekerjaan rumah/PR)
- bread (roti)
- rice (nasi/beras)
- coffee (kopi, saat merujuk pada minuman tersebut secara umum)
- time (waktu, saat merujuk secara umum)
Tip mudah menghafal: Sebagian besar kata ini adalah hal-hal yang berupa "satu kesatuan, gumpalan, atau seluruh kategori". Anda tidak bisa menunjuk dan berkata "beri saya satu money" atau "satu furniture". Mereka menyatu seperti air, sehingga tidak dapat dihitung.
- I need some information about the course. (Saya butuh beberapa informasi tentang kursus ini.)
- We bought new furniture for the living room. (Kami membeli perabot baru untuk ruang tamu.)
- I have a lot of homework today. (Saya punya banyak pekerjaan rumah hari ini.)
some / any Bisa Digunakan untuk Keduanya, Bedakan Antara much dan many
Beberapa kata penunjuk jumlah bisa dipasangkan dengan kedua jenis kata benda tersebut, sementara yang lain harus dipilih dengan tepat:
- some / any → Bisa digunakan untuk countable maupun uncountable.
- I have some books. (countable) / I have some money. (uncountable)
- Do you have any questions? (countable) / Is there any water? (uncountable)
- many → Hanya dipasangkan dengan bentuk jamak countable: many books ✓,
many money✗. - much → Hanya dipasangkan dengan uncountable: much money ✓,
much books✗.
Jika Anda lupa kapan harus menggunakan many atau much, ada penyelamat serbaguna—a lot of. Frasa ini bisa dipasangkan dengan kedua jenis kata benda dan tidak pernah salah: a lot of books, a lot of money. Dalam percakapan sehari-hari, cara ini juga paling alami.
(Kombinasi "kata penunjuk jumlah" many / much / some / any ini akan kami bahas secara khusus di artikel mendatang, untuk saat ini cukup pahami gambaran umumnya saja.)
Rumus Serbaguna: Menggunakan "Kata Satuan" untuk Mengubah Uncountable Menjadi Countable
Lalu, bagaimana jika saya benar-benar ingin mengatakan "sebuah saran" atau "dua buah perabot"? Jawabannya adalah dengan menambahkan satuan ukuran di depannya. Dalam bahasa Indonesia kita juga melakukan hal yang sama—kita mengatakan "segelas air", di mana "gelas" adalah kata satuannya. Bahasa Inggris menggunakan struktur a ... of untuk mencapai efek yang sama:
- a piece of advice (sebuah saran)
- a piece of information (sebuah informasi)
- a glass of water (segelas air)
- a cup of coffee (secangkir kopi)
- a slice of bread (sepotong roti)
- two pieces of furniture (dua buah perabot)
Perhatikan: Saat mengubahnya menjadi jamak, bagian yang ditambah -s adalah kata satuan di depannya, sedangkan kata benda uncountable di belakangnya tetap sama: two pieces of advice ✓, two advices ✗.
- Can I give you a piece of advice? (Bolehkah saya memberi Anda sebuah saran?)
- I'd like a cup of coffee, please. (Saya ingin secangkir kopi, silakan.)
Tabel Perbandingan Kesalahan Umum
Pahami perbandingan kelompok kata ini dengan baik untuk menghindari 80% kesalahan umum:
an advice✗ → a piece of advice ✓informations✗ → information ✓many money✗ → much money / a lot of money ✓She has long hairs.✗ → She has long hair. ✓ (Rambut secara keseluruhan adalah uncountable; jika merujuk pada "satu helai rambut" baru gunakan a hair)News are good.✗ → News is good. ✓
Setelah menulis kalimat, Anda bisa melakukan pemeriksaan cepat: Apakah Anda menambahkan -s pada kata benda uncountable? Apakah Anda meletakkan a / an di depannya? Apakah Anda salah menggunakan many / much? Setelah melakukan tiga pemeriksaan mandiri ini, kalimat Anda akan menjadi jauh lebih bersih.
Cara Berlatih di Loopy
Hanya melihat aturan saja sangat mudah lupa, cara terbaik untuk benar-benar mengingatnya adalah dengan "bertemu dengannya berulang kali dalam kalimat nyata". Loopy memasukkan kata benda countable dan uncountable ke dalam percakapan nyata dan situasi mendengarkan di kurikulum berjenjang, sehingga Anda akan secara alami mendengar bagaimana kolokasi seperti a cup of coffee, some advice, dan much money muncul dalam kehidupan sehari-hari, menghemat energi Anda tanpa harus menghafal daftar kata secara mati-matian.
Saat Anda menemukan kata yang tidak pasti, cari saja di kamus Loopy. Definisinya akan menunjukkan apakah kata tersebut countable atau uncountable, lengkap dengan contoh kalimat yang alami, sehingga Anda bisa langsung melihat penggunaan yang benar. Setelah berlatih, ulasan kurva ingatan akan memunculkan kembali kata-kata dan kolokasi tersebut tepat pada saat Anda hampir melupakannya, sehingga konsep tersebut benar-benar melekat di ingatan Anda. Ditambah lagi dengan fitur shadowing (mendengarkan dan menirukan) untuk melafalkan frasa seperti a piece of advice dan a glass of water dengan keras, memori otot Anda akan terbentuk, dan di waktu berikutnya Anda tidak akan salah lagi saat berbicara.
Mulai hari ini, saat bertemu dengan kata benda, tanyakan pada diri sendiri dua pertanyaan tersebut—bisakah ditambah a? Bisakah ditambah -s? Anda akan menyadari bahwa konsep yang dulu terasa sangat membingungkan ini sebenarnya sama sekali tidak sulit. Anda pasti bisa.