Genetics may help explain why results from weight-loss jabs vary, say scientistsIlmuwan: Genetika mungkin membantu menjelaskan mengapa hasil suntikan penurun berat badan berbeda-beda
Pratinjau Audio Lengkap
0:00
0:00
#1
New clinical research suggests that gene variations may partly account for why weight-loss treatments work remarkably well for some patients yet prove less effective for others.
Penelitian klinis baru menunjukkan bahwa variasi genetik mungkin menjelaskan sebagian mengapa perawatan penurunan berat badan bekerja sangat baik bagi beberapa pasien namun terbukti kurang efektif bagi pasien lainnya.
#2
Scientists have identified two specific genetic variants linked to gut hormone pathways that appear to influence both treatment outcomes and side-effects associated with popular obesity medications.
Para ilmuwan telah mengidentifikasi dua varian genetik spesifik yang terkait dengan jalur hormon usus yang tampaknya memengaruhi hasil pengobatan dan efek samping yang terkait dengan obat obesitas populer.
#3
The findings, published in the journal Nature, draw on data from nearly 28,000 patients prescribed GLP1 receptor agonist drugs.
Temuan ini, yang diterbitkan dalam jurnal Nature, memanfaatkan data dari hampir 28.000 pasien yang diberi resep obat agonis reseptor GLP1.
#4
These medications, including semaglutide, marketed as Wegovy, and tirzepatide, sold under the brand name Mounjaro, mimic natural gut hormones that regulate appetite and insulin release.
Obat-obatan ini, termasuk semaglutide yang dipasarkan sebagai Wegovy, dan tirzepatide yang dijual dengan nama merek Mounjaro, meniru hormon usus alami yang mengatur nafsu makan dan pelepasan insulin.
#5
Millions of people worldwide now rely on such drugs to manage obesity, yet the reasons behind individual variation in response have long remained elusive.
Jutaan orang di seluruh dunia kini mengandalkan obat-obatan tersebut untuk mengatasi obesitas, namun alasan di balik variasi respons individu telah lama sulit dipahami.
#6
Researchers from 23andMe, a nonprofit medical research institute, reported that one variant, known as rs10305420, was associated with slightly greater weight loss among carriers.
Peneliti dari 23andMe, sebuah lembaga penelitian medis nirlaba, melaporkan bahwa satu varian, yang dikenal sebagai rs10305420, dikaitkan dengan penurunan berat badan yang sedikit lebih besar di antara pembawa varian tersebut.
#7
Another variant, rs1800437, was linked to nausea and vomiting in patients taking tirzepatide, though it bore no significant correlation with the amount of weight lost.
Varian lain, rs1800437, dikaitkan dengan mual dan muntah pada pasien yang mengonsumsi tirzepatide, meskipun tidak memiliki korelasi signifikan dengan jumlah penurunan berat badan.
#8
These discoveries underscore how subtle genetic differences may shape an individual's physiological response to medication.
Temuan-temuan ini menekankan bagaimana perbedaan genetik yang halus dapat membentuk respons fisiologis individu terhadap obat-obatan.
#9
Should these preliminary findings be validated by larger studies, they could pave the way for a more personalised approach to obesity treatment.
Jika temuan awal ini divalidasi oleh studi yang lebih besar, hal itu dapat membuka jalan bagi pendekatan pengobatan obesitas yang lebih personal.
#10
Clinicians have long emphasised that a one-size-fits-all strategy rarely yields optimal outcomes in chronic disease management.
Para klinisi telah lama menekankan bahwa strategi satu ukuran untuk semua jarang memberikan hasil yang optimal dalam manajemen penyakit kronis.
#11
Were physicians able to screen patients' genetic profiles before prescribing weight-loss drugs, they might anticipate who would benefit most and who might experience adverse reactions.
Jika dokter dapat menyaring profil genetik pasien sebelum meresepkan obat penurun berat badan, mereka mungkin dapat mengantisipasi siapa yang akan paling diuntungkan dan siapa yang mungkin mengalami reaksi merugikan.
#12
Nonetheless, experts have cautioned that the overall impact of genetics on drug response appears modest at this stage.
Meskipun demikian, para ahli telah memperingatkan bahwa dampak keseluruhan genetika pada respons obat tampak kecil pada tahap ini.
#13
The interplay between genetic predisposition, lifestyle factors, and metabolic health remains extraordinarily complex.
Interaksi antara predisposisi genetik, faktor gaya hidup, dan kesehatan metabolik tetap sangat kompleks.
#14
Further large-scale studies will be indispensable if researchers are to develop reliable genetic screening tools for clinical use in the foreseeable future.
Jika para peneliti ingin mengembangkan alat skrining genetik yang andal untuk penggunaan klinis di masa depan yang dapat diprediksi, studi skala besar lebih lanjut akan sangat diperlukan.