EN: The preposition 'under' is used here to indicate the specific name or category that an entry (like a reservation or account) is recorded or filed within a system.
Bahasa Indonesia: Preposisi 'under' di sini digunakan untuk menunjukkan nama atau kategori tertentu yang digunakan saat catatan (seperti reservasi atau akun) didaftarkan atau diklasifikasikan dalam sistem.
The file is kept under the category of 'Financial Reports'.
Dokumen tersebut diklasifikasikan di bawah kategori "Laporan Keuangan".
EN: The present simple tense 'I have' is used to state a current fact or possession, which is standard for checking in at a service desk.
Bahasa Indonesia: Present simple 'I have' digunakan untuk menyatakan fakta atau kepemilikan saat ini, yang merupakan penggunaan standar saat mendaftar di meja layanan.
I have a ticket for the 7 PM show.
Saya punya tiket untuk pertunjukan jam 7 malam.
EN: In Western hotels, reservations are almost always organized by the last name (surname). When saying 'under the name Wilson', you are providing your surname to help the receptionist find your booking quickly.
Bahasa Indonesia: Di hotel-hotel Barat, reservasi biasanya diurutkan berdasarkan "nama belakang". Saat Anda mengatakan 'under the name Wilson', Anda memberikan nama belakang Anda agar staf resepsionis dapat menemukan catatan pemesanan Anda dengan cepat.
EN: The preposition 'to' is used after the verb 'welcome' to indicate the destination or the place someone is being invited into.
Bahasa Indonesia: Preposisi 'to' mengikuti kata kerja 'welcome' untuk menunjukkan tujuan atau tempat seseorang diundang masuk.
Welcome to our new office in Taipei.
Selamat datang di kantor baru kami di Taipei.
EN: The use of titles (Mr./Ms.) followed by a surname is a formal way to address guests in professional settings like hotels to show respect.
Bahasa Indonesia: Dalam situasi profesional seperti di hotel, menggunakan sapaan (seperti Mr./Ms.) ditambah nama belakang adalah cara formal untuk menyapa tamu guna menunjukkan rasa hormat.
Good morning, Ms. Chen. How can I help you?
Selamat pagi, Nona Chen. Ada yang bisa saya bantu?
EN: In the hospitality industry, using a guest's name (Mr. Wilson) is a key part of providing personalized service and making the guest feel valued.
Bahasa Indonesia: Dalam industri jasa, menyapa tamu dengan nama belakangnya (seperti Tuan Wilson) adalah kunci untuk memberikan layanan yang personal, yang membuat tamu merasa dihargai dan dihormati.
EN: Past Simple Tense: Used to describe a completed action that happened at a specific time in the past. The verb 'booked' is the past form of 'book'.
Bahasa Indonesia: Past simple: Digunakan untuk menggambarkan tindakan yang telah selesai pada titik waktu tertentu di masa lalu. Kata kerja 'booked' adalah bentuk lampau dari 'book' (memesan).
She booked a flight to London yesterday.
Dia memesan tiket pesawat ke London kemarin.
EN: Prepositional Phrases as Adverbs: 'For three nights' indicates duration, while 'online' acts as an adverb of place/manner, showing where or how the action occurred.
Bahasa Indonesia: Frasa preposisi sebagai adverbia: 'for three nights' menunjukkan durasi waktu, sedangkan 'online' berfungsi sebagai adverbia tempat atau cara, yang menjelaskan di mana atau bagaimana tindakan itu terjadi.
We stayed in the city for two days.
Kami tinggal di kota itu selama dua hari.
EN: In many Western hotels, mentioning that you booked 'online' is helpful because online reservations might be handled through third-party systems (like Expedia or Booking.com) which are sometimes listed separately in the hotel's database.
Bahasa Indonesia: Di banyak hotel Barat, menyebutkan bahwa Anda memesan secara 'online' sangat membantu, karena pemesanan online mungkin melalui sistem pihak ketiga (seperti Expedia atau Booking.com), yang terkadang dicantumkan secara terpisah dalam basis data hotel.
EN: The causative verb 'let' is followed by an object and the base form of a verb (bare infinitive). It is used to offer help or ask for permission.
Bahasa Indonesia: Kata kerja kausatif 'let' diikuti oleh objek dan kata kerja dasar (infinitif tanpa to). Sering digunakan untuk menawarkan bantuan secara aktif atau meminta izin.
Let me carry your bags to your room.
Biarkan saya membantu Anda membawakan bagasi ke kamar.
EN: The preposition 'for' is used here to indicate the purpose or the object of the search (what you are looking for).
Bahasa Indonesia: Preposisi 'for' di sini digunakan untuk menunjukkan tujuan atau objek pencarian (yaitu apa yang sedang Anda cari).
I am searching the database for your contact information.
Saya sedang mencari informasi kontak Anda di basis data.
EN: In the hospitality industry, using 'Let me...' is a standard way to sound helpful and proactive. It is more professional than saying 'I will check...'.
Bahasa Indonesia: Dalam industri perhotelan, menggunakan 'Let me...' adalah cara standar untuk menunjukkan antusiasme dan proaktifitas layanan. Ini terdengar lebih profesional dan ramah daripada sekadar mengatakan 'I will check...' (Saya akan memeriksa...).
EN: The Past Simple tense (found) is used here to indicate a completed action in the past. In a service context, it confirms that the search process is finished.
Bahasa Indonesia: Past simple (found) di sini digunakan untuk menunjukkan tindakan yang telah selesai di masa lalu. Dalam konteks layanan, ini digunakan untuk mengonfirmasi bahwa proses pencarian telah berakhir.
I found your lost keys under the table.
Saya menemukan kunci Anda yang hilang di bawah meja.
EN: Prepositional phrases (for a double room / here) act as modifiers. 'For' indicates the purpose or object of the reservation, while 'here' indicates the location within the system or records.
Bahasa Indonesia: Frasa preposisi (for a double room / here) berfungsi sebagai modifikator. 'for' menunjukkan tujuan atau objek reservasi, sedangkan 'here' menunjukkan lokasi dalam sistem atau catatan.
She made a reservation for a large group.
Dia melakukan reservasi untuk sekelompok besar orang.
EN: In the hospitality industry, confirming specific details (like 'double room') immediately helps build trust and ensures the guest that their needs are correctly recorded.
Bahasa Indonesia: Dalam industri perhotelan, mengonfirmasi detail spesifik (seperti 'kamar double') segera membantu membangun kepercayaan dan memastikan kepada tamu bahwa kebutuhan mereka telah dicatat dengan benar.
EN: Wh-questions with 'What time': This structure is used to ask for a specific time. In this sentence, 'What time' acts as the interrogative phrase, followed by the subject 'checkout'.
Bahasa Indonesia: Kalimat tanya khusus menggunakan 'What time': Struktur ini digunakan untuk menanyakan titik waktu tertentu. Dalam kalimat ini, 'What time' berfungsi sebagai frasa tanya, diikuti oleh subjek 'checkout'.
What time does the train leave?
Jam berapa kereta berangkat?
EN: Noun as Adverbial Modifier: 'Tomorrow morning' functions as an adverbial of time, modifying the noun 'checkout' or the entire clause to specify when the action occurs.
Bahasa Indonesia: Kata benda sebagai modifikasi keterangan: 'Tomorrow morning' (besok pagi) di sini berfungsi sebagai keterangan waktu, memodifikasi 'checkout' atau seluruh kalimat, untuk memperjelas kapan tindakan terjadi.
We have a meeting tomorrow morning.
Kami ada rapat besok pagi.
EN: In many Western hotels, checkout time is strictly enforced (usually 11:00 AM or 12:00 PM). Asking for the time clearly helps avoid late fees. Adding 'please' at the end of a question is a standard way to maintain politeness with service staff.
Bahasa Indonesia: Di banyak hotel Barat, waktu check-out (biasanya jam 11 pagi atau 12 siang) diterapkan dengan cukup ketat. Menanyakan waktu dengan jelas membantu menghindari biaya keterlambatan check-out. Menambahkan 'please' di akhir pertanyaan adalah cara standar untuk tetap sopan saat berkomunikasi dengan staf layanan.
EN: The preposition 'at' is used to indicate a specific point in time, such as hours on a clock.
Bahasa Indonesia: Preposisi 'at' digunakan untuk menunjukkan titik waktu tertentu, seperti jam tepat atau waktu spesifik.
The meeting starts at nine o'clock.
Rapat dimulai jam sembilan.
EN: The phrase 'in the morning' is a time adverbial used to specify the period of the day. Note the use of the definite article 'the'.
Bahasa Indonesia: Frasa 'in the morning' adalah keterangan waktu, yang digunakan untuk menentukan waktu dalam sehari. Perhatikan penggunaan artikel definit 'the'.
I drink coffee in the morning.
Saya minum kopi di pagi hari.
EN: In many international hotels, checkout time is typically between 10:00 AM and 12:00 PM. Mentioning 'in the morning' clarifies the time, although 'AM' is also commonly used in written English.
Bahasa Indonesia: Di banyak hotel internasional, waktu check-out biasanya ditetapkan antara jam 10:00 pagi hingga 12:00 siang. Meskipun bahasa Inggris tertulis sering menggunakan 'AM', dalam bahasa lisan menambahkan 'in the morning' dapat mengonfirmasi waktu dengan lebih jelas.
EN: The modal verb 'Could' is used here to make a polite request. It is more formal and indirect than 'Can', making it suitable for professional settings like a hotel.
Bahasa Indonesia: Kata kerja bantu 'Could' di sini digunakan untuk mengajukan permintaan yang sopan. Ini lebih formal dan halus daripada 'Can', sangat cocok digunakan dalam situasi profesional seperti di hotel.
Could you bring some extra towels to my room?
Bisakah Anda membawakan beberapa handuk tambahan ke kamar saya?
EN: The phrase 'at seven tomorrow' uses the preposition 'at' for a specific time, followed by a time adverbial 'tomorrow' to indicate the future date.
Bahasa Indonesia: Frasa 'at seven tomorrow' menggunakan preposisi 'at' untuk menunjukkan titik waktu tertentu, diikuti oleh keterangan waktu 'tomorrow' untuk menandai tanggal di masa depan.
The meeting starts at nine tomorrow.
Rapat akan dimulai jam sembilan besok.
EN: In many modern hotels, 'wake-up calls' can be set manually via the room telephone or a smart device, but asking the front desk is still a common and reliable practice to ensure you don't oversleep.
Bahasa Indonesia: Di banyak hotel modern, 'layanan bangun pagi' dapat diatur secara manual melalui telepon kamar atau perangkat pintar, tetapi meminta staf resepsionis tetap merupakan cara yang umum dan andal untuk memastikan Anda tidak bangun kesiangan.
EN: The Future Simple tense (will + base verb) is used here to express a spontaneous decision or a promise made at the moment of speaking, which is common in customer service.
Bahasa Indonesia: Future simple tense (will + kata kerja dasar) digunakan di sini untuk menyatakan keputusan atau janji instan yang dibuat pada saat berbicara, yang sangat umum dalam skenario layanan pelanggan.
I will call a taxi for you immediately.
Saya akan memesankan taksi untuk Anda sekarang juga.
EN: The phrasal verb 'set up' means to arrange or organize something. In this sentence, the pronoun 'that' (the object) must be placed between the verb and the particle.
Bahasa Indonesia: Phrasal verb 'set up' berarti mengatur atau menetapkan. Dalam kalimat ini, objek kata ganti 'that' harus diletakkan di antara kata kerja dan adverbia.
Please set the meeting up for tomorrow.
Tolong atur pertemuan untuk besok.
EN: In the hospitality industry, 'right now' or 'immediately' are used to reassure guests that their requests are a priority. It reflects the high standard of efficiency expected in professional service.
Bahasa Indonesia: Dalam industri jasa, menggunakan 'right now' (sekarang juga) atau 'immediately' (segera) adalah untuk meyakinkan tamu bahwa permintaan mereka diprioritaskan. Ini mencerminkan standar efisiensi yang tinggi dalam layanan profesional.
EN: Passive Voice (be + past participle): Used when the subject receives the action. Here, 'breakfast' is the subject being 'included'.
Bahasa Indonesia: Passive voice (be + past participle): Digunakan ketika subjek adalah penerima tindakan. Dalam kalimat ini, 'sarapan' (breakfast) adalah objek yang 'disertakan' (included).
Is service charge included in the bill?
Apakah biaya layanan sudah termasuk dalam tagihan?
EN: Reduced Relative Clause: The phrase 'we paid' is a relative clause modifying 'the room rate'. The relative pronoun 'that' or 'which' is omitted because it functions as the object of the clause.
Bahasa Indonesia: Klausa dengan kata ganti relatif yang dihilangkan: 'we paid' adalah klausa ajektiva yang memodifikasi 'the room rate' (harga kamar). Karena kata ganti relatif (that/which) berfungsi sebagai objek dalam klausa, maka dapat dihilangkan.
The car we rented is very comfortable.
Mobil yang kami sewa sangat nyaman.
EN: In many international hotels, breakfast may or may not be included depending on the booking platform or rate type (e.g., 'Bed and Breakfast' vs. 'Room Only'). It is always polite and practical to confirm this at check-in.
Bahasa Indonesia: Di banyak hotel internasional, apakah sarapan sudah termasuk tergantung pada platform pemesanan atau jenis harga kamar (misalnya 'harga termasuk sarapan' vs 'hanya kamar'). Mengonfirmasi hal ini saat check-in adalah hal yang sopan dan praktis.
EN: Passive Voice (is served): The passive voice is used when the action is more important than the person performing it. It is formed using 'be' + past participle.
Bahasa Indonesia: Kalimat pasif (is served): Digunakan ketika tindakan itu sendiri lebih penting daripada orang yang melakukannya. Strukturnya adalah 'be + past participle'.
Dinner is served at 6:00 PM.
Makan malam disajikan pada jam enam sore.
EN: Prepositional Phrase (from... until...): This structure is used to indicate the start and end points of a time period.
Bahasa Indonesia: Frasa preposisi (from... until...): Struktur ini digunakan untuk menunjukkan titik awal dan akhir suatu periode waktu.
The shop is open from Monday until Friday.
Toko ini buka dari hari Senin sampai Jumat.
EN: In many international hotels, breakfast hours are strictly enforced. 'Daily' implies the schedule is the same for both weekdays and weekends, which is a common convenience for travelers.
Bahasa Indonesia: Di banyak hotel internasional, waktu sarapan diberlakukan dengan ketat. 'Daily' berarti jadwal hari kerja dan akhir pekan sama, yang merupakan pengaturan yang sangat nyaman bagi wisatawan.
EN: The modal verb 'can' is used here to ask about possibility or location. In questions, the word order is 'Wh-word + can + subject + base verb'.
Bahasa Indonesia: Kata kerja bantu 'can' di sini digunakan untuk menanyakan kemungkinan atau lokasi. Dalam kalimat tanya, urutan katanya adalah 'kata tanya + can + subjek + kata kerja dasar'.
Where can I buy a ticket?
Di mana saya bisa membeli tiket?
EN: The definite article 'the' is used before 'breakfast room' because it refers to a specific facility within the hotel that both the guest and staff are aware of.
Bahasa Indonesia: Kata sandang 'the' digunakan sebelum 'breakfast room' karena merujuk pada fasilitas tertentu di dalam hotel yang diketahui oleh tamu dan staf.
The gym is on the second floor.
Gimnasium ada di lantai dua.
EN: In many Western hotels, the 'breakfast room' is a dedicated area distinct from the main restaurant, often used specifically for morning buffet services.
Bahasa Indonesia: Di banyak hotel Barat, 'ruang sarapan' (breakfast room) adalah area eksklusif yang terpisah dari restoran utama, biasanya khusus digunakan untuk layanan prasmanan pagi.
EN: Prepositions of Place: 'On' is used for floors (surfaces), while 'next to' indicates proximity or being beside something.
Bahasa Indonesia: Preposisi tempat: 'on' digunakan untuk lantai (permukaan datar), sedangkan 'next to' menunjukkan kedekatan atau di samping sesuatu.
The gym is on the second floor, next to the elevator.
Gimnasium ada di lantai dua, tepat di samping lift.
EN: The use of 'The' (Definite Article): Used here because both the speaker and listener know which specific floor and lobby are being referred to within the hotel context.
Bahasa Indonesia: Penggunaan kata sandang 'The': Di sini 'the' digunakan karena dalam konteks hotel, pembicara dan pendengar sama-sama tahu lantai dan lobi spesifik mana yang dimaksud.
Please wait in the lobby.
Silakan tunggu di lobi.
EN: In British English, 'ground floor' refers to the floor at street level, while the floor above it is the 'first floor'. In American English, the street level is usually called the 'first floor'.
Bahasa Indonesia: Dalam bahasa Inggris Britania, 'ground floor' mengacu pada lantai yang sejajar dengan jalan (lantai satu), sedangkan lantai di atasnya disebut 'first floor' (lantai dua). Dalam bahasa Inggris Amerika, lantai yang sejajar dengan jalan biasanya langsung disebut 'first floor'.
EN: The phrase 'One more thing' is an elliptical construction (a shortened sentence) where the verb 'is' or 'I have' is omitted. It is commonly used in conversation to introduce an additional topic or request.
Bahasa Indonesia: Frasa 'One more thing' adalah struktur elipsis (menghilangkan kata kerja 'is' atau 'I have'). Sering digunakan dalam percakapan untuk memperkenalkan topik atau permintaan tambahan.
One more thing before you leave: don't forget your umbrella.
Ada satu hal lagi sebelum kamu pergi: jangan lupa bawa payung.
EN: The preposition 'about' is used here to indicate the subject or topic of the 'thing' being mentioned, functioning as an adjectival modifier.
Bahasa Indonesia: Preposisi 'about' di sini digunakan untuk menunjukkan topik atau isi dari 'hal' yang disebutkan, berfungsi sebagai modifikator kata sifat.
I have a question about the menu.
Saya punya pertanyaan tentang menu.
EN: In Western hospitality culture, 'room service' refers to the service where hotel staff bring food, drinks, or other requested items directly to a guest's room. It is common to ask about its availability or specific hours during check-in.
Bahasa Indonesia: Dalam budaya hotel Barat, 'room service' (layanan kamar) secara khusus merujuk pada layanan di mana staf mengantarkan makanan atau barang kebutuhan lainnya langsung ke kamar tamu. Sangat umum untuk menanyakan waktu ketersediaan atau detailnya saat check-in.
EN: The adjective 'available' is used after the linking verb 'is' to describe the status of the subject. It indicates that something is ready for use or obtainable.
Bahasa Indonesia: Kata sifat 'available' digunakan setelah kata kerja penghubung 'is' untuk mendeskripsikan keadaan subjek. Ini menunjukkan bahwa sesuatu sudah siap, dapat digunakan, atau dapat diperoleh.
Free Wi-Fi is available in the lobby.
Wi-Fi gratis tersedia di lobi.
EN: The phrase 'twenty-four hours a day' acts as an adverbial of frequency/duration. The 'a' here means 'per', indicating how often something occurs within a specific time frame.
Bahasa Indonesia: Frasa 'twenty-four hours a day' digunakan sebagai adverbia frekuensi atau durasi. 'a' di sini berarti 'setiap', digunakan untuk menentukan frekuensi sesuatu terjadi dalam rentang waktu tertentu.
The convenience store is open twenty-four hours a day.
Toko kelontong ini buka dua puluh empat jam sehari.
EN: In international hotels, '24-hour room service' is a standard for 4-star and 5-star establishments, though the menu might be more limited during late-night hours (e.g., 11 PM to 6 AM).
Bahasa Indonesia: Di hotel internasional, "layanan kamar 24 jam" adalah standar untuk hotel bintang empat dan lima, namun pilihan menu pada larut malam (misalnya jam 11 malam hingga jam 6 pagi) mungkin lebih terbatas.
EN: The phrase 'Here is/are' is used to introduce or present something to someone. 'Here is' is used for singular nouns or uncountable nouns.
Bahasa Indonesia: Pola kalimat "Here is/are" digunakan untuk menunjukkan atau memberikan sesuatu kepada seseorang. Gunakan "Here is" jika diikuti oleh kata benda tunggal atau kata benda yang tidak dapat dihitung.
Here is your room key.
Ini kunci kamar Anda.
EN: The preposition 'for' is used here to indicate purpose, followed by a noun ('payment') to explain why the credit card is being given.
Bahasa Indonesia: Kata depan "for" di sini digunakan untuk menunjukkan tujuan, diikuti oleh kata benda (payment) untuk menjelaskan alasan pemberian kartu kredit.
I need a pen for signing the document.
Saya butuh pulpen untuk menandatangani dokumen.
EN: In many international hotels, a credit card is required at check-in not just for payment, but as a guarantee for incidental charges (like minibar use).
Bahasa Indonesia: Di banyak hotel internasional, memberikan kartu kredit saat check-in bukan hanya untuk membayar biaya kamar, tetapi juga sebagai jaminan untuk biaya tambahan (seperti penggunaan minibar).
EN: The phrase 'Here is' is used to introduce or present something that is physically present or being handed over. It is followed by a singular noun.
Bahasa Indonesia: Pola kalimat "Here is" digunakan untuk memperkenalkan atau memberikan sesuatu yang ada di depan mata kepada orang lain. Diikuti oleh kata benda tunggal.
Here is your receipt for the payment.
Ini tanda terima pembayaran Anda.
EN: Prepositions of Purpose/Identity: The word 'for' is used here to indicate the purpose or the specific association of the key with a particular room.
Bahasa Indonesia: Penggunaan kata depan 'for': Di sini digunakan untuk menunjukkan kegunaan atau hubungan tertentu, menjelaskan kunci ini milik kamar yang mana.
I have a gift for your birthday.
Saya punya hadiah ulang tahun untuk Anda.
EN: In modern hotels, a 'room key' is often a plastic card (key card) rather than a traditional metal key. When giving the room number, it is common to say each digit individually (e.g., 'three-zero-five' or 'three-oh-five') for clarity.
Bahasa Indonesia: Di hotel modern, 'room key' biasanya merujuk pada kartu sensor plastik (kartu kamar) dan bukannya kunci logam tradisional. Saat memberitahukan nomor kamar, demi kejelasan, biasanya angka disebutkan satu per satu (misalnya: three-oh-five).
EN: This sentence uses an 'Indirect Question' structure. When a question is embedded within another phrase like 'Could you tell me...', the word order changes from verb-subject (Where is the elevator?) to subject-verb (where the elevator is).
Bahasa Indonesia: Kalimat ini menggunakan struktur 'pertanyaan tidak langsung'. Ketika sebuah kalimat tanya dimasukkan ke dalam frasa seperti 'Could you tell me...', urutan katanya akan berubah dari 'kata kerja + subjek' (Where is the elevator?) menjadi 'subjek + kata kerja' (where the elevator is).
Do you know what time the store opens?
Apakah Anda tahu jam berapa toko ini buka?
EN: The modal verb 'Could' is used here to make a polite request. It is more formal and courteous than using 'Can' when asking for information from hotel staff.
Bahasa Indonesia: Kata kerja bantu 'Could' di sini digunakan untuk menyatakan permintaan yang sopan. Saat menanyakan informasi kepada staf hotel, menggunakan 'Could' lebih formal dan sopan daripada 'Can'.
Could you help me with my luggage?
Bisakah Anda membantu saya membawakan bagasi?
EN: In North American English, 'elevator' is the standard term, whereas in British English, 'lift' is more commonly used. Using 'is located' adds a level of professional formality suitable for a hotel setting.
Bahasa Indonesia: Dalam bahasa Inggris Amerika Utara, 'elevator' adalah istilah standar, sedangkan bahasa Inggris Britania lebih sering menggunakan 'lift'. Penggunaan 'is located' (berlokasi) menambah kesan formal, sangat cocok untuk situasi profesional seperti di hotel.
EN: Prepositions of Place: 'On' is used to indicate a specific side or direction (on your right), while 'past' acts as a preposition meaning 'beyond' or 'further than' a specific landmark.
Bahasa Indonesia: Preposisi arah: 'on' digunakan untuk menunjukkan sisi atau arah tertentu (di sebelah kanan Anda), sedangkan 'past' sebagai preposisi berarti 'melewati' atau 'melampaui' landmark tertentu.
Go past the library and you will see the park on your left.
Setelah melewati perpustakaan, Anda akan melihat taman di sebelah kiri Anda.
EN: The Linking Verb 'Is': Used here to describe the location or state of the subject (the elevator). It connects the subject to a prepositional phrase acting as an adverbial of place.
Bahasa Indonesia: Kata kerja penghubung 'Is': Di sini digunakan untuk menggambarkan lokasi atau keadaan subjek (lift). Ini menghubungkan subjek ke frasa preposisi yang digunakan sebagai keterangan tempat.
The restroom is down the hall.
Toilet ada di ujung lorong.
EN: In hotels, staff often use landmarks like the 'front desk' or 'lobby' to give directions because they are easily recognizable to guests who have just checked in.
Bahasa Indonesia: Di hotel, staf sering menggunakan landmark seperti 'meja depan' atau 'lobi' untuk memberikan arahan, karena bagi tamu yang baru saja check-in, tempat-tempat ini paling mudah dikenali.
EN: The phrase 'Thank you for [something]' uses the preposition 'for' to indicate the reason for gratitude. It is often followed by a noun phrase or a gerund (verb+ing).
Bahasa Indonesia: Pola kalimat 'Thank you for [sesuatu]' menggunakan preposisi 'for' untuk menunjukkan alasan berterima kasih. Biasanya diikuti oleh frasa kata benda atau gerund (V-ing).
Thank you for your patience during the delay.
Terima kasih atas kesabaran Anda selama penundaan.
EN: Adverbial modifiers like 'very much' and 'today' are used to intensify the verb 'thank' and specify the time of the action, respectively.
Bahasa Indonesia: Kata keterangan seperti 'very much' (sangat) dan 'today' (hari ini) masing-masing digunakan untuk memperkuat tingkat kata kerja 'thank', serta memperjelas waktu terjadinya tindakan.
I appreciate your advice very much.
Saya sangat menghargai saran Anda.
EN: In English-speaking cultures, expressing explicit gratitude for specific help (e.g., 'for all your help') is considered more polite and sincere than a simple 'Thank you' when concluding a service interaction.
Bahasa Indonesia: Di negara-negara berbahasa Inggris, menyampaikan terima kasih atas bantuan spesifik di akhir layanan (misalnya mengatakan "terima kasih atas semua bantuan Anda") terasa lebih sopan dan tulus daripada sekadar mengucapkan "terima kasih".
—