EN: The phrase 'Excuse me' is a polite formulaic expression used to get someone's attention or to apologize for a minor interruption. It is often followed by a request or a statement of need.
Bahasa Indonesia: “Excuse me” adalah ungkapan sopan yang digunakan untuk menarik perhatian orang lain atau meminta maaf atas gangguan kecil. Biasanya diikuti dengan permintaan atau pernyataan kebutuhan.
Excuse me, do you know where the station is?
Permisi, apakah Anda tahu di mana stasiun kereta api?
EN: The sentence follows the basic SVO (Subject-Verb-Object) structure. 'I' is the subject, 'need' is the transitive verb, and 'help' is the direct object (uncountable noun).
Bahasa Indonesia: Kalimat ini mengikuti struktur dasar SVO (Subjek-Verba-Objek). “I” adalah subjek, “need” adalah verba transitif, dan “help” adalah objek langsung (kata benda tak terhitung).
I need water.
Saya butuh air.
EN: In English-speaking cultures, starting a request with 'Excuse me' is essential for politeness, even in urgent situations. It signals that you are not trying to be aggressive but genuinely need assistance.
Bahasa Indonesia: Di negara-negara berbahasa Inggris, bahkan dalam situasi darurat, memulai permintaan dengan “Excuse me” sangat sopan dan perlu. Ini menunjukkan bahwa Anda tidak agresif, melainkan benar-benar butuh bantuan.
EN: Passive Voice (Past Simple): Formed using 'was/were' + past participle. It is used when the action is more important than who performed it, or when the doer is unknown.
Bahasa Indonesia: Kalimat pasif Simple Past Tense: terdiri dari “was/were + past participle”. Pola ini digunakan ketika tindakan itu sendiri lebih penting daripada pelakunya, atau ketika pelakunya tidak diketahui.
The window was broken yesterday.
Jendela itu pecah kemarin.
EN: Time Adverbials: Phrases like 'this morning' indicate when an action happened and are usually placed at the end of the sentence in English.
Bahasa Indonesia: Adverbia waktu: Frasa seperti 'this morning' digunakan untuk menunjukkan waktu terjadinya tindakan, dalam bahasa Inggris biasanya diletakkan di akhir kalimat.
I finished my homework this morning.
Saya menyelesaikan PR pagi ini.
EN: In many English-speaking countries, reporting a stolen wallet immediately is crucial for insurance and legal reasons. Using the passive voice 'was stolen' is common because the victim often doesn't know who the thief is.
Bahasa Indonesia: Di banyak negara berbahasa Inggris, karena alasan asuransi dan hukum, melaporkan pencurian dompet dengan segera sangatlah penting. Menggunakan kalimat pasif 'was stolen' sangat umum karena korban biasanya tidak tahu siapa pencurinya.
EN: The phrase 'I'm sorry to hear that' uses an adjective followed by a to-infinitive to express the reason for a feeling or emotion.
Bahasa Indonesia: Frasa “I'm sorry to hear that” menggunakan struktur kata sifat diikuti oleh to-infinitive, yang digunakan untuk menyatakan alasan munculnya emosi atau perasaan tertentu.
I was happy to see you again.
Saya senang bisa bertemu Anda lagi.
EN: Imperative sentences are used to give orders, advice, or requests. They start with the base form of the verb, and 'Please' is added for politeness.
Bahasa Indonesia: Kalimat perintah digunakan untuk memberikan perintah, saran, atau permintaan. Kalimat dimulai dengan bentuk dasar kata kerja, dan menambahkan “Please” dapat meningkatkan nada sopan.
Please sit down and open your book.
Silakan duduk dan buka buku Anda.
EN: In English-speaking cultures, 'I'm sorry to hear that' is a standard empathetic response to someone's misfortune, even if the speaker is not personally responsible for the situation.
Bahasa Indonesia: Di negara-negara berbahasa Inggris, "I'm sorry to hear that" adalah respons empati standar terhadap kemalangan orang lain, bahkan jika pembicara sendiri tidak bertanggung jawab atas situasi tersebut, ungkapan ini digunakan untuk menyampaikan belasungkawa.
EN: The Past Continuous tense ('was at' / 'was being') combined with the Past Simple ('took') using 'when' describes an ongoing state or action interrupted by a sudden event.
Bahasa Indonesia: Past continuous tense (atau status masa lalu) yang dikombinasikan dengan past simple tense (took) menggunakan kata hubung 'when', digunakan untuk menggambarkan keadaan latar belakang yang sedang berlangsung yang terputus oleh tindakan yang tiba-tiba.
I was sleeping when the phone rang.
Saya sedang tidur ketika telepon berdering.
EN: Adverbs of manner (like 'quickly') are used to describe how an action is performed and usually follow the direct object.
Bahasa Indonesia: Adverbia cara (seperti 'quickly') digunakan untuk menggambarkan cara suatu tindakan dilakukan, biasanya diletakkan setelah objek langsung.
She finished her homework quickly.
Dia menyelesaikan pekerjaan rumahnya dengan cepat.
EN: In many English-speaking cities, 'cafes' are common spots for petty theft. It is culturally common to be advised to never leave belongings unattended, even for a moment.
Bahasa Indonesia: Di banyak kota di negara berbahasa Inggris, kafe adalah tempat di mana pencurian kecil sering terjadi. Secara budaya, orang sering diingatkan untuk tidak pernah meninggalkan barang bawaan tanpa pengawasan, meskipun hanya untuk waktu yang singkat.
EN: Relative Clauses with 'who': A relative clause is used to provide more information about a noun (the person). 'Who' acts as the subject of the relative clause when referring to people.
Bahasa Indonesia: Klausa relatif (who): Klausa relatif digunakan untuk memberikan informasi lebih lanjut tentang kata benda (the person). Ketika antesedennya adalah orang, gunakan 'who' sebagai subjek klausa relatif.
I know the girl who lives next door.
Saya kenal gadis yang tinggal di sebelah rumah.
EN: Past Simple Questions: To form a question in the past simple tense, we use the auxiliary verb 'Did' followed by the subject and the base form of the main verb.
Bahasa Indonesia: Kalimat tanya past simple: Untuk membentuk kalimat tanya past simple, kita menggunakan kata kerja bantu 'Did', diikuti oleh subjek dan bentuk dasar kata kerja utama.
Did you finish your homework yesterday?
Apakah Anda menyelesaikan pekerjaan rumah kemarin?
EN: In English-speaking legal contexts, police officers often use specific, direct questions to gather evidence. The phrase 'from you' emphasizes the personal nature of the theft.
Bahasa Indonesia: Dalam konteks hukum di negara berbahasa Inggris, polisi biasanya menggunakan pertanyaan yang spesifik dan langsung untuk mengumpulkan bukti. Frasa 'from you' menekankan bahwa pencurian ini ditujukan kepada individu tersebut secara pribadi.
EN: The Past Simple tense (happened, lost) is used to describe completed actions that occurred at a specific time in the past.
Bahasa Indonesia: Past simple tense (happened, lost) digunakan untuk menggambarkan tindakan yang terjadi dan telah selesai pada titik waktu tertentu di masa lalu.
I lost my keys at the park yesterday.
Saya kehilangan kunci di taman kemarin.
EN: The adverb 'so' is used before adjectives or adverbs to add emphasis, meaning 'to a great extent' or 'very'.
Bahasa Indonesia: Adverbia 'so' digunakan sebelum kata sifat atau adverbia untuk menambah penekanan, yang berarti 'begitu' atau 'sangat'.
The train moved so slowly that we were late.
Kereta berjalan sangat lambat sehingga kami terlambat.
EN: In English, using both 'also' and 'too' in the same sentence is technically redundant, but it is common in spoken English to emphasize the feeling of being overwhelmed or to stress that another item was lost.
Bahasa Indonesia: Dalam bahasa Inggris, menggunakan 'also' dan 'too' secara bersamaan dalam satu kalimat secara tata bahasa berlebihan, tetapi umum dalam percakapan untuk menekankan perasaan kewalahan, atau untuk menekankan bahwa ada barang lain yang hilang.
EN: The modal verb 'must' is used to express strong obligation or necessity. It is followed by the base form of the verb (contact).
Bahasa Indonesia: Kata kerja bantu modal 'must' digunakan untuk menyatakan kewajiban atau kebutuhan yang kuat. Diikuti oleh kata kerja dasar (contact).
You must wear a seatbelt while driving.
Anda harus mengenakan sabuk pengaman saat mengemudi.
EN: Adverbs of time (today) and manner (immediately) are often placed at the end of a sentence to provide specific details about the action.
Bahasa Indonesia: Kata keterangan waktu (today) dan kata keterangan derajat/cara (immediately) biasanya diletakkan di akhir kalimat untuk memberikan rincian spesifik tentang tindakan tersebut.
Please finish the report immediately.
Harap selesaikan laporan ini segera.
EN: In many countries, the embassy is the primary point of contact for citizens who lose their passports abroad. It is common for police officers to direct tourists to their respective embassies for emergency travel documents.
Bahasa Indonesia: Di banyak negara, kedutaan adalah kontak utama bagi warga negara yang kehilangan paspor di luar negeri. Polisi biasanya akan mengarahkan wisatawan ke kedutaan masing-masing untuk mengurus dokumen perjalanan darurat.
EN: Wh- questions with modal verbs: To ask for information using 'can', the structure is 'Wh- word + can + subject + base verb'. It is used to ask about possibility or ability.
Bahasa Indonesia: Pertanyaan Wh- dan kata kerja bantu: Saat menggunakan 'can' untuk menanyakan informasi, struktur kalimatnya adalah 'kata tanya + can + subjek + kata kerja dasar'. Ini digunakan untuk menanyakan kemungkinan atau kemampuan.
Where can I buy a ticket?
Di mana saya bisa membeli tiket?
EN: Negative sentences in Simple Present: For most verbs, use 'do not' (don't) before the base verb to form a negative statement.
Bahasa Indonesia: Kalimat negatif present tense: Untuk sebagian besar kata kerja, gunakan 'do not' (don't) sebelum kata kerja dasar untuk membuat pernyataan negatif.
I don't have your phone number.
Saya tidak punya nomor telepon Anda.
EN: In many English-speaking countries, the embassy is the primary point of contact for citizens who lose their passports. Using 'I don't know this city' is a common way to express that you are a tourist and need extra guidance.
Bahasa Indonesia: Di banyak negara berbahasa Inggris, kedutaan adalah titik kontak utama bagi warga negara yang kehilangan paspor. Menggunakan 'I don't know this city' adalah cara umum untuk menyatakan bahwa Anda adalah turis dan membutuhkan panduan tambahan.
EN: The contraction 'I'll' (I will) is used here to express a spontaneous decision or a promise made at the moment of speaking.
Bahasa Indonesia: Singkatan 'I'll' (I will) di sini digunakan untuk menyatakan keputusan spontan atau janji yang dibuat pada saat berbicara.
I'll call you as soon as I arrive.
Saya akan menelepon Anda segera setelah saya tiba.
EN: The verb 'give' is a ditransitive verb, which means it takes two objects: an indirect object (you) and a direct object (the address and phone number).
Bahasa Indonesia: Kata kerja 'give' adalah kata kerja ditransitif, yang berarti diikuti oleh dua objek: objek tidak langsung (you) dan objek langsung (the address and phone number).
She gave me the keys.
Dia memberikan kuncinya kepada saya.
EN: In emergency situations, police officers or officials use direct language to provide reassurance and clear instructions. Providing contact information immediately is a standard procedure to assist victims of crime.
Bahasa Indonesia: Dalam situasi darurat, polisi atau petugas akan menggunakan bahasa langsung untuk memberikan ketenangan dan instruksi yang jelas. Memberikan informasi kontak segera adalah prosedur standar untuk membantu korban kejahatan.
EN: The modal verb 'should' is used to ask for advice or suggestions. It is followed by the base form of the main verb (do).
Bahasa Indonesia: Kata kerja bantu modal 'should' digunakan untuk meminta saran atau pendapat. Diikuti oleh bentuk dasar kata kerja utama (do).
What should I wear to the interview?
Apa yang harus saya kenakan untuk wawancara?
EN: The prepositional phrase 'about [something]' is used here to specify the topic or concern being addressed.
Bahasa Indonesia: Frasa preposisi 'about [sesuatu]' di sini digunakan untuk menentukan topik tertentu yang sedang ditangani atau dikhawatirkan.
What did he say about the meeting?
Apa yang dia katakan tentang pertemuan itu?
EN: In emergency situations, it is common to express gratitude before asking for further help. Using 'should' shows that you respect the other person's expertise or authority in the matter.
Bahasa Indonesia: Dalam situasi darurat, sangat umum untuk mengungkapkan rasa terima kasih sebelum meminta bantuan lebih lanjut. Menggunakan 'should' menunjukkan bahwa Anda menghormati keahlian atau otoritas orang tersebut dalam masalah tersebut.
EN: The phrase 'file a report' is a formal collocation used in legal or administrative contexts, meaning to officially submit a document or complaint.
Bahasa Indonesia: Frasa 'file a report' adalah kolokasi formal yang digunakan dalam konteks hukum atau administratif, yang berarti menyerahkan dokumen atau keluhan secara resmi (melapor).
You should file a report if your luggage is missing.
Jika bagasi Anda hilang, Anda harus melapor.
EN: The infinitive 'to file' acts as the direct object of the verb 'need', indicating a necessary action.
Bahasa Indonesia: Infinitif 'to file' berfungsi sebagai objek langsung dari kata kerja 'need', yang menunjukkan tindakan yang diperlukan.
We need to leave now to catch the train.
Kita perlu berangkat sekarang agar bisa mengejar kereta.
EN: In many English-speaking countries, a 'police report' is a crucial legal document required by insurance companies and embassies to replace stolen items or travel documents. It is often the first step in resolving theft issues.
Bahasa Indonesia: Di banyak negara berbahasa Inggris, 'laporan polisi' (bukti lapor) adalah dokumen hukum utama yang diminta oleh perusahaan asuransi dan kedutaan untuk mengganti barang yang dicuri atau dokumen perjalanan. Ini biasanya merupakan langkah pertama dalam menyelesaikan masalah pencurian.
EN: The Present Simple tense is often used to talk about scheduled future events, such as flight departures, train times, or public events.
Bahasa Indonesia: Present simple sering digunakan untuk menggambarkan jadwal masa depan yang telah ditentukan, seperti keberangkatan pesawat, jadwal kereta api, atau acara publik.
The train arrives at 6 PM tomorrow.
Kereta akan tiba besok jam enam sore.
EN: The phrase 'How long' is used to ask about the duration of time. It is followed by an auxiliary verb (will/does/did) and the subject.
Bahasa Indonesia: Pola kalimat 'How long' digunakan untuk menanyakan durasi waktu (berapa lama). Ini diikuti oleh kata kerja bantu (seperti will/does/did) dan subjek.
How long will the meeting last?
Berapa lama rapat akan berlangsung?
EN: In English, 'in four hours' means four hours from now. It is a common way to express a deadline or a scheduled time in the near future.
Bahasa Indonesia: Dalam bahasa Inggris, 'in + waktu' berarti berapa lama lagi dari sekarang. Ini adalah cara umum untuk menyatakan tenggat waktu atau jadwal yang direncanakan dalam waktu dekat.
EN: The verb 'take' is commonly used to express the duration of time required to complete an action or process.
Bahasa Indonesia: Kata kerja 'take' sering digunakan untuk menyatakan lamanya waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu tindakan atau proses.
The flight will take about two hours.
Penerbangan memakan waktu sekitar dua jam.
EN: The 'to-infinitive' (to + verb) is used here as an adverbial of purpose or result, indicating what the time is being used for.
Bahasa Indonesia: Infinitive (to + kata kerja) di sini digunakan sebagai adverbia, yang menyatakan tujuan atau hasil, menjelaskan untuk apa waktu tersebut digunakan.
I need a pen to sign this document.
Saya butuh pulpen untuk menandatangani dokumen ini.
EN: In many English-speaking countries, filing a police report is a formal requirement for insurance claims or replacing official documents like passports. The estimated time provided by officials is usually a polite way to manage expectations.
Bahasa Indonesia: Di banyak negara berbahasa Inggris, membuat laporan polisi adalah prosedur yang diperlukan untuk klaim asuransi atau penggantian paspor dan dokumen resmi lainnya. Estimasi waktu yang diberikan oleh petugas biasanya merupakan cara sopan untuk mengelola ekspektasi masyarakat.
EN: Tag Questions: A short question added to the end of a statement to confirm information. Since the main clause is negative ('can't'), the tag is positive ('can I?').
Bahasa Indonesia: Pertanyaan penegas (Tag question): Pertanyaan pendek yang ditambahkan di akhir kalimat pernyataan untuk mengonfirmasi informasi. Karena kalimat utamanya negatif (can't), maka pertanyaan penegasnya menggunakan bentuk positif (can I?).
You can't swim, can you?
Kamu tidak bisa berenang, kan?
EN: Preposition 'without': Used to indicate the absence of something or a condition that is not met.
Bahasa Indonesia: Preposisi 'without': Digunakan untuk menunjukkan kekurangan sesuatu atau kondisi yang tidak terpenuhi, dalam hal ini menunjukkan situasi 'tanpa' paspor.
I can't see anything without my glasses.
Tanpa kacamata saya tidak bisa melihat apa pun.
EN: In English-speaking cultures, using a tag question like 'can I?' or 'right?' in a stressful situation is a common way to seek reassurance or confirmation from the person helping you.
Bahasa Indonesia: Di negara-negara berbahasa Inggris, dalam situasi penuh tekanan, menggunakan pertanyaan penegas seperti 'can I?' atau 'right?' adalah cara umum untuk mencari ketenangan atau konfirmasi dari orang yang membantu.
EN: The modal verb 'will' (contracted as 'll') is used here to express a future necessity or a logical consequence of the current situation.
Bahasa Indonesia: Kata kerja bantu 'will' (disingkat menjadi 'll') digunakan di sini untuk menyatakan kebutuhan di masa depan, atau konsekuensi logis dari situasi saat ini.
You'll need to show your ID at the gate.
Anda akan perlu menunjukkan kartu identitas Anda di pintu.
EN: The preposition 'from' indicates the source or origin of the document being discussed.
Bahasa Indonesia: Preposisi 'from' digunakan untuk menunjukkan sumber atau asal dokumen yang dibahas.
I received a letter from my bank.
Saya menerima surat dari bank.
EN: In international travel, an 'emergency travel document' (often called an emergency passport) is a temporary document issued by an embassy to allow a citizen to return home if their passport is lost or stolen. It usually has a very short validity period.
Bahasa Indonesia: Dalam perjalanan internasional, 'dokumen perjalanan darurat' (sering disebut paspor darurat) adalah dokumen sementara yang dikeluarkan oleh kedutaan untuk mengizinkan warga negara pulang ketika paspor mereka hilang atau dicuri. Dokumen ini biasanya memiliki masa berlaku yang sangat singkat.
EN: The modal verb 'can' is used here to ask about possibility or ability. In questions, the modal verb moves to the front of the subject (Can + subject + base verb).
Bahasa Indonesia: Kata kerja bantu 'can' digunakan di sini untuk menanyakan kemungkinan atau kemampuan. Dalam kalimat tanya, kata kerja bantu berpindah ke depan subjek (Can + subjek + kata kerja dasar).
Can you finish the report by noon?
Bisakah Anda menyelesaikan laporan sebelum tengah hari?
EN: The adjective 'urgent' describes a situation requiring immediate action. It is often followed by the preposition 'for' to indicate who is affected by the urgency.
Bahasa Indonesia: Kata sifat 'urgent' menggambarkan situasi yang membutuhkan tindakan segera. Biasanya diikuti oleh preposisi 'for' untuk menunjukkan orang yang terkena dampak situasi mendesak ini.
This message is urgent for the manager.
Pesan ini mendesak bagi manajer.
EN: In emergency situations involving lost passports, embassies prioritize 'emergency travel documents' or 'temporary passports' to help citizens return home. Using the word 'urgent' is appropriate and necessary to signal to officials that you have a tight deadline, such as a flight.
Bahasa Indonesia: Dalam situasi darurat yang melibatkan kehilangan paspor, kedutaan akan memprioritaskan pemrosesan 'dokumen perjalanan darurat' atau 'paspor sementara' untuk membantu warga negara pulang. Penggunaan kata 'urgent' (mendesak) adalah tepat dan perlu, karena ini memberi sinyal kepada petugas bahwa Anda memiliki tenggat waktu yang mendesak (misalnya penerbangan yang akan segera berangkat).
EN: The Imperative Mood is used to give orders, advice, or instructions. It typically starts with the base form of the verb and omits the subject 'you'.
Bahasa Indonesia: Kalimat perintah digunakan untuk memberikan perintah, saran, atau instruksi. Biasanya dimulai dengan kata kerja dasar dan menghilangkan subjek 'you'.
Close the door behind you.
Harap tutup pintu setelah masuk.
EN: Adverbs of Frequency (like 'usually') describe how often an action happens. They are typically placed before the main verb but after the 'be' verb.
Bahasa Indonesia: Adverbia frekuensi (seperti 'usually') digunakan untuk menggambarkan seberapa sering suatu tindakan terjadi. Biasanya diletakkan sebelum kata kerja umum, tetapi setelah kata kerja be.
She usually drinks coffee in the morning.
Dia biasanya minum kopi di pagi hari.
EN: In many English-speaking cultures, police officers or officials use direct imperative sentences ('Call them now') to provide clear guidance during stressful situations, which is seen as helpful rather than rude.
Bahasa Indonesia: Di banyak negara berbahasa Inggris, polisi atau pejabat dalam situasi penuh tekanan akan menggunakan kalimat perintah langsung (seperti 'Call them now') untuk memberikan panduan yang jelas, hal ini dianggap profesional dan membantu, bukan tidak sopan.
EN: The future simple tense 'will' (contracted as 'll) is used here to express a spontaneous decision made at the moment of speaking.
Bahasa Indonesia: Future simple 'will' (disingkat menjadi 'll di sini) digunakan untuk menyatakan keputusan spontan yang dibuat pada saat berbicara.
The phone is ringing. I'll answer it.
Telepon berdering, saya akan mengangkatnya.
EN: The word 'anything else' is an indefinite pronoun followed by an adjective, used in questions to ask if there is more of something.
Bahasa Indonesia: ‘anything else’ adalah penggunaan kata ganti tak tentu yang diikuti oleh kata sifat, sering digunakan dalam kalimat tanya untuk menanyakan apakah ada hal lain yang dibutuhkan.
Is there anything else you want to buy?
Apakah ada hal lain yang ingin Anda beli?
EN: In emergency situations in English-speaking countries, using phrases like 'right away' or 'immediately' conveys cooperation and urgency, which helps officials prioritize your case.
Bahasa Indonesia: Dalam situasi darurat di negara berbahasa Inggris, menggunakan kata-kata seperti 'right away' atau 'immediately' dapat menyampaikan kesediaan Anda untuk bekerja sama dan urgensi masalah tersebut, yang membantu petugas memprioritaskan kasus Anda.
EN: The modal verb 'should' is used to give advice or recommendations. It is followed by the base form of the verb (contact).
Bahasa Indonesia: Kata kerja bantu 'should' digunakan untuk memberikan saran atau rekomendasi. Diikuti oleh bentuk dasar kata kerja (contact).
You should call the police if you lose your passport.
Jika Anda kehilangan paspor, Anda harus melapor ke polisi.
EN: The past participle 'stolen' is used here as an adjective to describe the noun 'wallet', indicating its state.
Bahasa Indonesia: Partisip lampau 'stolen' di sini digunakan sebagai kata sifat untuk memodifikasi nomina 'wallet', yang menunjukkan keadaannya (dicuri).
The police found the stolen car yesterday.
Polisi menemukan mobil curian itu kemarin.
EN: In Western banking systems, reporting a stolen card immediately is crucial as it limits the cardholder's liability for unauthorized transactions. Banks often have 24/7 emergency lines specifically for this purpose.
Bahasa Indonesia: Dalam sistem perbankan Barat, melaporkan kartu yang dicuri dengan segera sangatlah penting karena hal ini membatasi tanggung jawab hukum pemegang kartu atas transaksi yang tidak sah. Bank biasanya memiliki saluran siaga darurat 24 jam setiap hari untuk menangani masalah tersebut.
EN: The simple past tense 'forgot' is used here to describe a specific mental action that occurred in the past (the moment the speaker failed to remember).
Bahasa Indonesia: Kata kerja bentuk lampau 'forgot' di sini digunakan untuk menggambarkan tindakan mental tertentu yang terjadi di masa lalu (yaitu saat pembicara lupa).
I forgot my keys on the kitchen table this morning.
Saya lupa kunci saya di meja dapur pagi ini.
EN: Adverbs of degree like 'completely' are often placed at the end of a sentence to emphasize the total extent of an action.
Bahasa Indonesia: Adverbia derajat seperti 'completely' (sepenuhnya) biasanya diletakkan di akhir kalimat untuk menekankan tingkat ketuntasan suatu tindakan.
He finished the project completely by himself.
Dia menyelesaikan proyek ini sepenuhnya sendirian.
EN: In Western travel contexts, losing a credit card is often considered more urgent than losing cash because of potential identity theft and the need to 'freeze' accounts immediately.
Bahasa Indonesia: Dalam konteks perjalanan di Barat, kehilangan kartu kredit biasanya dianggap lebih mendesak daripada kehilangan uang tunai karena melibatkan risiko pencurian identitas yang potensial dan memerlukan tindakan segera untuk "membekukan" akun.
EN: The modal verb 'can' is used here to express possibility or capability. It is followed by the base form of the verbs 'cancel' and 'send'.
Bahasa Indonesia: Kata kerja bantu modal 'can' di sini digunakan untuk menyatakan kemungkinan atau kemampuan. Diikuti oleh kata kerja dasar 'cancel' (membatalkan) dan 'send' (mengirim).
You can track your package online.
Anda dapat melacak paket Anda secara daring.
EN: The conjunction 'and' connects two parallel verb phrases ('cancel cards' and 'send replacements') that share the same subject 'Most banks'.
Bahasa Indonesia: Kata hubung koordinatif 'and' menghubungkan dua frasa kata kerja paralel ('cancel cards' dan 'send replacements'), kedua tindakan ini berbagi subjek yang sama yaitu 'Most banks'.
He can play the guitar and sing very well.
Dia bisa bermain gitar dan bernyanyi dengan sangat baik.
EN: In many Western countries, banks have 24/7 emergency hotlines specifically for reporting lost or stolen cards. 'Abroad' is a key term for travelers, as it indicates the bank's ability to provide international support.
Bahasa Indonesia: Di banyak negara Barat, bank memiliki saluran siaga darurat 24 jam setiap hari yang khusus menangani kehilangan atau pencurian kartu. Bagi pelancong, 'abroad' (luar negeri) adalah kata kunci yang menunjukkan kemampuan bank dalam memberikan dukungan internasional.
—