EN: The conjunction 'as' is used here to mean 'while' or 'at the same time that', showing two actions occurring simultaneously.
Bahasa Indonesia: Konjungsi subordinatif "as" di sini berarti 'seiring dengan' atau 'ketika', digunakan untuk menunjukkan dua tindakan atau keadaan yang terjadi secara bersamaan.
As summer approaches, the days become longer.
Seiring mendekatnya musim panas, hari-hari menjadi semakin panjang.
EN: The present perfect tense ('have discovered') is used to describe an action that happened at an unspecified time in the past and has relevance to the present.
Bahasa Indonesia: Present perfect tense (have + past participle) di sini digunakan untuk menggambarkan tindakan yang terjadi di masa lalu tetapi masih memiliki pengaruh atau relevansi dengan sekarang ("sudah menemukan").
Scientists have discovered a new species of frog in the rainforest.
Para ilmuwan telah menemukan spesies katak baru di hutan hujan.
EN: Historically, residential air conditioning has been uncommon in the United Kingdom due to its temperate maritime climate. However, with rising global temperatures and more frequent summer heatwaves, UK homeowners are increasingly seeking practical ways to cool their residences.
EN: Non-defining relative clauses are introduced by a comma and 'which' to add extra information about a noun. They can be omitted without changing the main meaning of the sentence.
Bahasa Indonesia: Klausa relatif non-pembatas (Non-defining relative clauses) menggunakan koma dan 'which' untuk menambahkan informasi tambahan tentang kata benda. Meskipun klausa ini dihilangkan, makna inti dari kalimat utama tetap lengkap.
My laptop, which I bought last year, works very well.
Laptop saya (yang saya beli tahun lalu) berfungsi dengan sangat baik.
EN: The phrase 'be known for' means to be famous or recognized for a particular feature or achievement. It is followed by a noun or a gerund (verb+ing).
Bahasa Indonesia: Frasa "be known for" berarti 'terkenal karena' atau 'dikenal karena'. Frasa ini diikuti oleh kata benda atau gerund (V-ing).
Taiwan is known for its delicious street food.
Taiwan terkenal dengan jajanan kaki lima yang lezat.
EN: The structure 'be surprised to learn that...' uses a passive adjective followed by an infinitive verb to express the emotional reaction to acquiring new information. The 'that-clause' then specifies what was learned.
Bahasa Indonesia: Struktur "be surprised to learn that..." menggabungkan kata sifat pasif yang menunjukkan emosi dengan infinitif, untuk mengungkapkan 'terkejut mengetahui sesuatu'. Klausa yang diperkenalkan oleh 'that' kemudian menjelaskan secara rinci apa yang diketahui.
I was delighted to learn that my application was accepted.
Saya sangat senang mengetahui bahwa lamaran saya diterima.
EN: The Present Perfect Passive ('have been surprised') is used to describe a state or action that began in the past and continues to be relevant in the present, emphasizing the ongoing reaction of people.
Bahasa Indonesia: Kalimat pasif present perfect (have been surprised) digunakan untuk menggambarkan keadaan atau tindakan yang dimulai di masa lalu dan terus berlanjut hingga sekarang, di sini menekankan bahwa orang masih merasa terkejut hingga saat ini.
Many customers have been pleased to find that the new policy saves them money.
Banyak pelanggan dengan senang menemukan bahwa kebijakan baru menghemat pengeluaran mereka.
EN: A non-defining relative clause (introduced by 'who') provides extra, non-essential information about a specific person. It is separated from the main clause by commas.
Bahasa Indonesia: Klausa relatif non-pembatas (yang diperkenalkan oleh 'who') memberikan informasi tambahan yang tidak penting tentang kata benda tertentu. Biasanya dipisahkan oleh koma dari klausa utama.
My brother, who works in London, is visiting us this weekend.
Kakak laki-laki saya (yang bekerja di London) akan datang mengunjungi kami akhir pekan ini.
EN: The present perfect tense ('has experienced') is used to describe an action that happened at an unspecified time in the past and has relevance or a connection to the present situation.
Bahasa Indonesia: Present perfect tense (have/has + past participle) digunakan untuk menunjukkan pengalaman atau keadaan yang terjadi di masa lalu dan masih memiliki pengaruh atau relevansi dengan sekarang.
She has lived in Paris for three years and knows the city very well.
Dia telah tinggal di Paris selama tiga tahun dan sangat mengenal kota itu.
EN: The reported speech structure 'say that...' is used to state information spoken by someone. 'That' acts as a conjunction introducing the noun clause that functions as the direct object of the verb 'says'.
Bahasa Indonesia: Struktur "say that..." (mengatakan bahwa...) adalah struktur kalimat tidak langsung (Reported Speech), di mana 'that' berfungsi sebagai kata penghubung yang memperkenalkan klausa kata benda yang menjadi objek langsung dari kata kerja 'says'.
She says that she will call us tomorrow.
Dia berkata bahwa dia akan menelepon kami besok.
EN: The phrasal verb 'bring [something] down to [a number/level]' means to reduce or lower something to a specific amount or level.
Bahasa Indonesia: Frasa kata kerja "bring [sesuatu] down to [jumlah/angka]" berarti 'mengurangi atau menurunkan (sesuatu) ke (nilai atau tingkat tertentu)'.
The new manager hopes to bring the production costs down to ten dollars per unit.
Manajer baru berharap dapat menurunkan biaya produksi menjadi sepuluh dolar per unit.
EN: In the UK, traditional homes are built to retain heat, and air conditioning is historically rare in residential properties. As climate change causes more frequent summer heatwaves, the dual heating/cooling capability of heat pumps is becoming a major selling point for British homeowners.
EN: 'After' is used here as a subordinating conjunction to introduce a time clause ('after they removed...'). It shows that the action in the main clause happened following the action in the dependent clause.
Bahasa Indonesia: 'After' di sini digunakan sebagai kata penghubung subordinatif untuk memperkenalkan klausa waktu ("after they removed..."), yang menunjukkan bahwa tindakan dalam klausa utama terjadi setelah tindakan dalam klausa tersebut.
She went to bed after she finished her homework.
Dia pergi tidur setelah menyelesaikan pekerjaan rumahnya.
EN: The Simple Past Tense ('installed', 'removed') is used to describe completed actions that took place at a specific time in the past.
Bahasa Indonesia: Simple Past Tense (seperti 'installed', 'removed') digunakan untuk menggambarkan tindakan yang telah selesai pada waktu tertentu di masa lalu.
They bought a new car last month.
Mereka membeli mobil baru bulan lalu.
EN: In the UK, traditional home heating relies heavily on gas boilers. As part of net-zero carbon initiatives and in response to rising temperatures, the UK government has been encouraging households to replace gas boilers with air source heat pumps.
EN: A relative clause (or adjective clause) uses a relative pronoun like 'that' or 'which' to give more information about a noun. Here, 'that installed the system' describes 'The company'.
Bahasa Indonesia: Klausa relatif (atau klausa sifat) menggunakan kata ganti relatif seperti that atau which untuk memberikan informasi lebih lanjut tentang kata benda. Dalam kalimat ini, 'that installed the system' digunakan untuk menjelaskan subjek 'The company' (perusahaan).
The engineer that repaired our heating system was very professional.
Insinyur yang memperbaiki sistem pemanas kami sangat profesional.
EN: The verb 'suggest' can be followed by a 'that'-clause (where 'that' is often omitted) expressing a proposal or recommendation. In reported speech or past context, modal verbs like 'could' are used to indicate possibility or ability.
Bahasa Indonesia: Kata kerja 'suggest' (menyarankan) dapat diikuti oleh klausa objek yang berisi subjek dan kata kerja (that sering dihilangkan), untuk menyatakan saran atau usulan. Dalam kalimat tidak langsung dengan bentuk lampau, kata kerja modal 'could' digunakan untuk menunjukkan kemungkinan atau cara yang dapat dilakukan.
My doctor suggested I could try swimming to reduce my back pain.
Dokter saya menyarankan agar saya mencoba berenang untuk mengurangi sakit punggung.
EN: The preposition 'by' followed by a gerund (-ing form) is used to explain the method or means by which an action is accomplished.
Bahasa Indonesia: Preposisi "by" yang diikuti oleh gerund (bentuk -ing) digunakan untuk menjelaskan cara atau metode untuk mencapai suatu tindakan (melalui cara...).
You can improve your English by reading news articles every day.
Kamu dapat meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dengan membaca artikel berita setiap hari.
EN: The phrase 'rather than' is used to show contrast or preference, meaning 'instead of'. When followed by a verb, it usually takes the -ing form (gerund) to match the parallel structure in the sentence.
Bahasa Indonesia: Frasa "rather than" berarti 'daripada', digunakan untuk menunjukkan perbandingan atau pilihan. Dalam kalimat ini, frasa tersebut diikuti oleh gerund (burning), yang sejajar dengan objek preposisi (transferring) untuk membentuk struktur yang sejajar.
He decided to walk to work rather than taking the bus.
Dia memutuskan untuk berjalan kaki ke kantor, bukan naik bus.
EN: Compound Predicate with Parallel Verbs: When a subject performs two actions joined by a conjunction like 'and', both verbs should be in the same tense and form (here, simple present 'extracts' and 'sends').
Bahasa Indonesia: Predikat majemuk dengan kata kerja paralel: Ketika subjek melakukan dua tindakan yang dihubungkan oleh kata penghubung setara (seperti and), kedua kata kerja harus memiliki bentuk dan waktu yang sama (di sini keduanya adalah kata kerja tunggal present tense: extracts dan sends).
In summer, the machine absorbs heat from inside and releases it outside.
Di musim panas, mesin ini menyerap panas dari dalam ruangan dan melepaskannya ke luar.
EN: Preposition 'through' for Means or Channels: The preposition 'through' is used to indicate the medium, system, or mechanism by which something is conveyed or transmitted.
Bahasa Indonesia: Preposisi through untuk cara atau saluran: Preposisi through digunakan untuk menunjukkan media, saluran, atau mekanisme yang digunakan untuk mengirim atau menyebarkan sesuatu.
Fresh air circulates through the ventilation shafts.
Udara segar bersirkulasi melalui saluran ventilasi.
EN: Passive Voice (be + past participle) is used when the focus is on the action or the receiver of the action rather than the doer. Here, 'is reversed' and 'is removed' emphasize what happens to the process and heat.
Bahasa Indonesia: Kalimat pasif (be + past participle) digunakan ketika fokusnya adalah pada tindakan itu sendiri atau pada objek yang menerima tindakan, bukan pada pelaku. Dalam kalimat ini, 'is reversed' (dibalik) dan 'is removed' (dihilangkan) menekankan proses dan perubahan yang terjadi pada panas.
The trash is collected every morning.
Sampah dikumpulkan setiap pagi.
EN: Prepositional phrases of place, such as 'from inside the house', combine prepositions ('from' and 'inside') to show movement away from a specific location.
Bahasa Indonesia: Frasa preposisi tempat, seperti 'from inside the house' (dari dalam rumah), menggabungkan preposisi (from dan inside) untuk menunjukkan hubungan dinamis perpindahan atau keluar dari tempat tertentu.
She took a cold drink from inside the fridge.
Dia mengambil minuman dingin dari dalam kulkas.
EN: The structure 'make + object + object complement' uses 'make' as a causative-like verb, where the object complement (a noun phrase or adjective) describes the resulting state of the object.
Bahasa Indonesia: Dalam struktur "make + objek + pelengkap objek", make digunakan sebagai kata kerja kausatif, dan pelengkap objek (frasa kata benda atau kata sifat) digunakan untuk menjelaskan keadaan atau identitas akhir yang dialami oleh objek.
The heavy rain made the dirt road a muddy track.
Hujan deras mengubah jalan tanah itu menjadi jalan setapak yang berlumpur.
EN: The subordinating conjunction 'because' introduces an adverbial clause of cause/reason, followed by a complete subject-verb clause.
Bahasa Indonesia: Konjungsi subordinatif 'because' digunakan untuk memperkenalkan klausa adverb sebab, dan harus diikuti oleh klausa yang memiliki subjek dan kata kerja yang lengkap.
She stayed at home because it was snowing heavily.
Dia tinggal di rumah karena di luar sedang turun salju besar.
EN: The pattern 'describe A as B' is used to express how someone characterizes or views something. 'Describe' is the verb, 'A' is the object being described, and 'as' introduces the noun or adjective phrase 'B' that specifies the characterization.
Bahasa Indonesia: Pola "describe A as B" (menggambarkan A sebagai B) digunakan untuk menyatakan bagaimana seseorang menggambarkan atau memandang sesuatu. Di sini, describe adalah kata kerja, A adalah objek yang digambarkan, dan preposisi as diikuti oleh kata benda atau frasa kata sifat B untuk menjelaskan karakteristik atau sifat tertentu.
She described the new policy as a major step forward.
Dia menggambarkan kebijakan baru itu sebagai kemajuan besar.
EN: The Present Perfect Tense ('has/have + past participle') is used to connect a past action or experience with the present moment. Here, 'has described' indicates that Ingram made this comment recently, and its relevance continues to be important now.
Bahasa Indonesia: Present perfect tense (has/have + past participle) digunakan untuk menghubungkan tindakan atau pengalaman yang terjadi di masa lalu dengan saat sekarang. Dalam kalimat ini, "has described" menunjukkan bahwa Ingram baru-baru ini membuat pernyataan tersebut, dan pandangan itu masih memiliki pengaruh dan relevansi saat ini.
The doctor has described the treatment as highly effective.
Dokter telah menggambarkan terapi ini sebagai sangat efektif.
EN: In the UK, traditional housing rarely features central air conditioning because summers have historically been mild. However, with rising global temperatures causing intense heatwaves, British homeowners are turning to technologies like heat pumps—originally installed for winter heating—to keep cool, leading many to view these dual-function systems as life-saving 'lifelines'.
EN: A complex sentence with an indirect speech reported clause introduced by 'that', containing a time clause ('when...') followed by two main coordinated actions ('turn... and then let...').
Bahasa Indonesia: Klausa kalimat tidak langsung (yang diperkenalkan oleh that): kata kerja utama adalah explained, diikuti oleh klausa objek yang diperkenalkan oleh that, dan klausa tersebut berisi klausa keterangan waktu yang diperkenalkan oleh when, serta dua tindakan paralel yang dihubungkan oleh and (turn... dan let...).
She explained that when the rain stops, we can go outside and enjoy the fresh air.
Dia menjelaskan bahwa ketika hujan berhenti, kita bisa keluar untuk menghirup udara segar.
EN: The structure 'let + object + bare infinitive (verb without 'to')' is used to express allowing or permitting something to happen.
Bahasa Indonesia: Penggunaan kata kerja kausatif: let + objek + kata kerja dasar (bare infinitive), yang berarti 'membiarkan/mengizinkan' sesuatu terjadi atau berlangsung.
Please let the soup cool down before you drink it.
Tolong biarkan sup itu mendingin sebelum diminum.
EN: The conjunction 'when' introduces an adverbial clause of time, showing two events happening at or around the same time.
Bahasa Indonesia: Konjungsi "when" (ketika) digunakan untuk memperkenalkan klausa adverbia waktu, yang menunjukkan bahwa tindakan dalam klausa utama dan klausa tersebut terjadi secara bersamaan atau berurutan.
When she arrives at the station, she will call you.
Ketika dia tiba di stasiun, dia akan meneleponmu.
EN: The present continuous tense ('is using') can be used inside an object clause to represent an action believed to be happening at that moment.
Bahasa Indonesia: Dalam struktur "kata kerja think + klausa kata benda", klausa tersebut menggunakan bentuk waktu sekarang berkelanjutan (is using), yang digunakan untuk menunjukkan bahwa seseorang "berpikir/mengira sesuatu sedang terjadi saat ini".
Many customers think the store is opening early today.
Banyak pelanggan mengira toko ini buka lebih awal hari ini.
EN: In the UK, traditional air conditioning units are historically rare in residential homes due to the mild climate. As summer temperatures rise, air-source heat pumps that offer reverse cooling are perceived by many as equivalent to traditional air conditioning, though their operating principles differ.
EN: The transition word 'however' is used at the beginning of a sentence to introduce a contrast to a previous statement or situation.
Bahasa Indonesia: Kata transisi "however" (namun) sering digunakan di awal kalimat untuk memperkenalkan situasi yang berlawanan atau kontras dengan kalimat sebelumnya.
She was tired; however, she continued working on her project.
Dia sangat lelah; namun, dia tetap terus mengerjakan proyeknya.
EN: In a noun clause introduced by 'that', a participle phrase ('working in reverse') can be used as a post-modifier to describe the preceding noun ('heat pump').
Bahasa Indonesia: Dalam klausa kata benda yang diperkenalkan oleh 'that', frasa partisip sekarang (working in reverse) dapat digunakan sebagai modifikator yang ditempatkan setelah kata benda (heat pump) untuk menjelaskannya.
I saw a car moving in reverse down the street.
Saya melihat sebuah mobil yang berjalan mundur di sepanjang jalan.
EN: Heat pumps have traditionally been viewed in the UK primarily as replacements for gas boilers for winter heating. Using them for space cooling in summer is a relatively new concept for many British homeowners.
EN: The conjunction 'as' is used here to mean 'while' or 'in proportion to the time that', indicating two actions or processes happening simultaneously.
Bahasa Indonesia: Konjungsi "as" di sini berarti 'seiring dengan', digunakan untuk menghubungkan dua tindakan atau keadaan yang terjadi secara bersamaan atau memiliki hubungan sebab-akibat yang berkembang.
As technology advances, electric cars are becoming more affordable.
Seiring kemajuan teknologi, mobil listrik menjadi semakin murah.
EN: 'Both... and...' is a correlative conjunction used to join two equal grammatical elements (in this case, two gerunds: 'heating' and 'cooling').
Bahasa Indonesia: "both... and..." adalah konjungsi korelatif yang berarti 'baik... maupun...' atau 'keduanya', digunakan untuk menghubungkan dua komponen yang memiliki struktur gramatikal yang sama (dalam kalimat ini, dua gerund: heating dan cooling).
This venue is suitable for both weddings and corporate events.
Tempat ini cocok untuk pernikahan maupun acara perusahaan.
EN: Traditionally, homes in temperate countries like the UK rarely had air conditioning because hot summers were brief. However, due to recent extreme summer temperatures driven by global climate change, technologies like heat pumps are gaining popularity as double-duty systems for both winter warmth and summer cooling.
EN: The present perfect tense ('has been') with 'for + duration' is used to describe an action or state that started in the past and continues into the present.
Bahasa Indonesia: Present perfect tense (has been) dengan 'for + durasi' digunakan untuk menggambarkan tindakan atau keadaan yang dimulai di masa lalu dan terus berlanjut hingga sekarang.
This model has been popular for three years.
Gaya ini telah populer selama tiga tahun.
EN: 'Because of' is a prepositional phrase meaning 'due to' or 'as a result of', followed by a noun or noun phrase.
Bahasa Indonesia: 'Because of' adalah frasa preposisi yang berarti 'karena' atau 'akibat dari', dan diikuti oleh kata benda atau frasa kata benda (seperti objek atau gerund), berbeda dengan konjungsi 'because' yang diikuti oleh klausa lengkap.
The match was canceled because of heavy rain.
Pertandingan dibatalkan karena hujan deras.
EN: The phrase 'play a role in + V-ing' means to be involved in an activity or to contribute to a result. Adjectives like 'significant' or 'important' can be added before 'role' to show the degree of impact.
Bahasa Indonesia: Frasa kata kerja "play a role in + gerund (V-ing)" berarti 'berperan dalam...' atau 'memainkan peran dalam...'. Kamu bisa menambahkan kata sifat (seperti significant 'penting') sebelum kata role untuk menunjukkan tingkat pengaruhnya.
Technology plays a crucial role in improving modern education.
Teknologi memainkan peran yang sangat penting dalam meningkatkan pendidikan modern.
EN: The conjunction 'while' can be followed directly by a present participle (-ing phrase) to indicate two actions happening simultaneously, serving as a shortened adverbial clause (while [they are] also reducing...).
Bahasa Indonesia: Konjungsi "while" dapat langsung diikuti oleh partisip sekarang (frasa -ing), yang menunjukkan dua tindakan yang terjadi secara bersamaan. Ini adalah bentuk singkat dari klausa keterangan (aslinya while heat pumps are also reducing...).
She listens to classical music while studying for her exams.
Dia mendengarkan musik klasik sambil mempersiapkan ujiannya.
Kosakata utama dengan pengucapan IPA, definisi, contoh kalimat, dan kuis interaktif.
Dalam konteks: melonjak; naik dengan cepat
Dalam konteks: secara signifikan; cukup besar
Dalam konteks: manfaat; keuntungan
Dalam konteks: secara langsung; dari pengalaman sendiri
Dalam konteks: memindahkan; mengirim
Dalam konteks: mengekstrak; mengambil
Dalam konteks: membalik; membalikkan
Dalam konteks: penemuan yang mengejutkan; wahyu
Dalam konteks: penyelamat; garis hidup
Dalam konteks: secara bertahap; sedikit demi sedikit
Dalam konteks: adaptasi; penyesuaian
Frasa dengan label jenis, definisi dwibahasa, catatan penggunaan, dan contoh kalimat.
A device that transfers heat from a cooler area to a warmer area, or vice versa, using mechanical energy.
Pompa panas (perangkat pemanas dan pendingin yang menggunakan sedikit energi listrik untuk memindahkan panas)
Energy from a source that is not depleted when used, such as wind or solar power.
Energi terbarukan
To gradually return to a higher level or position over time.
Perlahan kembali naik; berangsur-angsur meningkat
To become noticed or widely recognized by people.
Mendapat perhatian; menarik perhatian
Actions taken to manage the impacts of climate change.
Adaptasi iklim