EN: The present perfect tense ('has revealed') is used in reporting research findings to indicate that a past study has present relevance and established authority, followed by a content clause ('that...') detailing the historical observation in the past simple ('endured').
Bahasa Indonesia: Present perfect (has revealed) sering digunakan dalam konteks akademis atau pemberitaan untuk memperkenalkan temuan penelitian, menekankan bahwa penelitian masa lalu tersebut memiliki nilai referensi dan otoritas yang penting bagi masa kini; klausa nomina yang mengikutinya (that...) menggunakan simple past (endured) untuk menyatakan fakta yang terjadi pada titik waktu historis tertentu tersebut.
A recent survey has confirmed that consumer confidence declined sharply over the fourth quarter.
Sebuah survei terbaru mengonfirmasi bahwa kepercayaan konsumen menurun tajam pada kuartal keempat.
EN: The superlative construction 'one of + possessive pronoun/determiner + superlative adjective + plural noun' ('one of their driest years') denotes membership in an extreme category. The post-nominal modifier 'in over three decades' establishes a temporal scope exceeding thirty years.
Bahasa Indonesia: Struktur superlatif 'one of + kata ganti kepunyaan/penentu + kata sifat superlatif + kata benda jamak' (one of their driest years) digunakan untuk mengekspresikan kategori ekstrem 'salah satu yang paling...'. Modifier setelahnya 'in over three decades' secara jelas menetapkan dimensi perbandingan waktu lebih dari tiga dekade.
This metropolitan area is facing one of its coldest winters in nearly half a century.
Wilayah metropolitan ini sedang menghadapi salah satu musim dingin terparah dalam hampir setengah abad.
EN: The word 'worldwide' functions here as a postpositive adjective (modifying the noun 'rivers' from behind), which is common for adverbs/adjectives of global distribution (e.g., 'citizens worldwide', 'sales worldwide').
Bahasa Indonesia: Kata 'worldwide' di sini berfungsi sebagai kata sifat postpositif, ditempatkan setelah kata benda 'rivers' untuk memodifikasinya. Penggunaan kata yang menunjukkan distribusi global di posisi belakang seperti ini sangat umum dalam bahasa tulis formal dan bahasa Inggris berita (contoh: citizens worldwide warga dunia, sales worldwide penjualan global).
Airports worldwide experienced significant delays following the software outage.
Setelah terjadi kegagalan perangkat lunak, bandara-bandara di seluruh dunia mengalami penundaan penerbangan yang parah.
EN: In climate and environmental reporting, phrasing like 'endured one of their driest years in over three decades' highlights long-term baseline anomalies rather than short-term fluctuations. Hydrologists commonly evaluate trends against a 30-year climate normal baseline established by the World Meteorological Organisation.
Bahasa Indonesia: Dalam berita iklim dan lingkungan, frasa 'endured one of their driest years in over three decades' (mengalami salah satu tahun terkering dalam lebih dari tiga dekade) secara khusus menekankan anomali dari garis dasar iklim jangka panjang, bukan fluktuasi acak jangka pendek. Meteorologi dan hidrologi biasanya menggunakan periode normal iklim 30 tahun (climate normal) yang ditetapkan oleh Organisasi Meteorologi Dunia (World Meteorological Organisation) sebagai standar untuk mengukur tingkat keparahan historis peristiwa ekstrem.
EN: The past participle phrase 'conducted by...' acts as a reduced non-defining relative clause (which was conducted by...), set off by commas to provide non-essential supplementary information about the head noun 'The research'.
Bahasa Indonesia: Frasa past participle 'conducted by...' adalah struktur ringkas dari klausa relatif non-restriktif (aslinya which was conducted by...), dipisahkan dengan koma, digunakan untuk memodifikasi subjek 'The research', memberikan informasi tambahan tentang lembaga yang melakukan penelitian, tetapi tidak mempengaruhi struktur inti klausa utama.
The report, published by an independent panel, highlighted significant flaws in the system.
Laporan yang diterbitkan oleh panel ahli independen ini menunjukkan kelemahan signifikan dalam sistem.
EN: The idiomatic expression 'paint a [adjective] picture of something' means to describe or portray a situation in a specific light. Pairing it with 'sobering' (serious, solemn, thought-provoking) creates a formal, evocative tone typical of journalistic and academic prose.
Bahasa Indonesia: Ungkapan tetap 'paint a [kata sifat] picture of something' berarti 'menggambarkan gambaran/situasi ... tentang sesuatu'. Di sini dipadukan dengan 'sobering' (yang memprihatinkan, serius), ini adalah teknik retorika formal yang sangat umum dan hidup dalam bahasa Inggris akademis dan jurnalistik tingkat lanjut.
Recent economic indicators paint a gloomy picture of the nation's financial recovery.
Indikator ekonomi terbaru menggambarkan gambaran suram tentang pemulihan keuangan negara tersebut.
EN: The present participle 'deteriorating' functions attributively as an adjective before 'water cycle', emphasizing an ongoing, continuous process of decay or worsening conditions.
Bahasa Indonesia: Present participle 'deteriorating' di sini berfungsi sebagai kata sifat atributif, ditempatkan sebelum kata benda 'water cycle', menekankan proses dinamis yang terus memburuk dan menurun dari siklus air.
The country faces deteriorating diplomatic ties with its neighbors.
Negara itu menghadapi hubungan diplomatik yang semakin memburuk dengan negara tetangganya.
EN: The World Meteorological Organization (often spelled Organisation in British/international usage, as in the official UN body's title) is the specialized UN agency responsible for international cooperation on weather, climate, and hydrology. Official UN English documents commonly use British English spelling conventions.
Bahasa Indonesia: Organisasi Meteorologi Dunia (World Meteorological Organization, nama resmi dalam ejaan Inggris PBB umumnya menggunakan "Organisation") adalah lembaga khusus PBB yang bertanggung jawab atas kerja sama internasional di bidang cuaca, iklim, dan sumber daya air. Dalam publikasi internasional resmi PBB, kaidah ejaan bahasa Inggris Britania umumnya diikuti.
EN: The past participle phrase 'stored on or beneath the Earth's surface' functions as a post-modifying reduced relative clause (short for 'which was/is stored...'). It directly modifies the noun phrase 'the total volume of freshwater'.
Bahasa Indonesia: Frasa partisipel lampau "stored on or beneath the Earth's surface" sebagai modifikator di belakang, disederhanakan dari klausa adjektiva (yaitu "which is/was stored..."), digunakan untuk memodifikasi frasa nomina di depannya "the total volume of freshwater" (total volume air tawar).
Carbon dioxide trapped in polar ice caps provides valuable data on prehistoric climates.
Karbon dioksida yang terperangkap di lapisan es kutub menyediakan data berharga tentang iklim prasejarah.
EN: The verb 'plummet' means to fall or drop steeply and rapidly. When expressing a degree of decrease reaching a specific benchmark or threshold, it is followed by the prepositional phrase 'to + [quantity/percentage] + below/above [norm]'.
Bahasa Indonesia: Kata kerja "plummet" berarti turun drastis, jatuh secara vertikal. Saat menggambarkan penurunan angka ke titik atau rentang acuan tertentu, sering digunakan dengan struktur preposisi "to + [angka/persentase] + below/above [standar acuan]".
During the economic recession, consumer confidence plummeted to 15% below historical averages.
Selama resesi ekonomi, indeks kepercayaan konsumen merosot tajam hingga di bawah 15% dari rata-rata historis.
EN: In environmental science reporting, statistics like '42% below normal' use 'normal' as a climatological term referring to standard multi-decade baseline averages (typically 30-year reference periods defined by the WMO). The strong verb 'plummet' reflects an increasing journalistic shift toward urgent climate terminology to reflect ecological severity.
Bahasa Indonesia: Dalam laporan sains lingkungan, 'normal (tingkat normal)' adalah istilah klimatologi, yang biasanya merujuk pada rata-rata dasar jangka panjang beberapa dekade yang ditetapkan oleh Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) (biasanya periode dasar 30 tahun).. Selain itu, penggunaan kata kerja kuat seperti 'plummet (merosot tajam)' mencerminkan kecenderungan penulisan berita iklim saat ini yang lebih menyukai kosakata yang mendesak, untuk menyampaikan keseriusan krisis ekologi.
EN: The verb 'encompass' is a formal, academic alternative to 'include' or 'contain'. It signifies that the subject completely surrounds, spans, or takes in a wide variety of constituent parts as an exhaustive or comprehensive scope.
Bahasa Indonesia: Kata kerja 'encompass' adalah kosakata yang lebih formal dan bergaya akademis dibandingkan 'include' atau 'contain'. Kata ini menunjukkan bahwa subjek mencakup secara menyeluruh, meliputi, atau mengandung berbagai komponen yang berbeda, menekankan luas dan kelengkapan cakupannya.
The curriculum encompasses a wide range of subjects, from astrophysics to ancient philosophy.
Kursus ini mencakup berbagai disiplin ilmu yang luas, dari astrofisika hingga filsafat kuno.
EN: The phrase 'retained within vegetation' features a reduced relative clause where the past participle 'retained' acts as a post-nominal modifier describing 'water' (equivalent to 'water which is retained within vegetation'). This construction is common in scientific writing for conciseness.
Bahasa Indonesia: Frasa 'retained within vegetation' menggunakan struktur partisipel lampau yang memodifikasi nomina dari belakang(setara dengan klausa relatif yang menghilangkan 'which is': water which is retained within...). Modifikator partisipel non-restriktif yang ringkas ini sangat umum dalam penulisan sains dan akademik, membantu tulisan menjadi ringkas dan presisi.
The heat generated during the reaction must be dissipated quickly.
Panas yang dihasilkan selama reaksi harus segera dihilangkan.
EN: Parallel listing: When listing a series of nouns or noun phrases as compound direct objects, each item typically shares equal grammatical status. In formal writing, the Oxford comma (placed before 'and') ensures clarity, especially when the final item contains its own modifiers.
Bahasa Indonesia: Struktur daftar paralel: Ketika mendaftarkan serangkaian nomina atau frasa nomina sebagai objek majemuk, setiap item menjaga simetri dalam status gramatikalnya. Dalam bahasa tulis formal, koma Oxford(Oxford comma, yaitu koma sebelum and) sering digunakan, terutama ketika item terakhir memiliki modifikatornya sendiri, untuk membantu menghindari kebingungan makna kalimat.
We examined minerals, organic debris, trapped gases, and compounds dissolved in seawater.
Kami memeriksa mineral, detritus organik, gas yang terperangkap, dan senyawa yang terlarut dalam air laut.
EN: In hydrologic science and satellite monitoring (such as NASA's GRACE mission), this combined metric is formally known as 'Terrestrial Water Storage' (TWS). Explaining TWS in accessible news articles requires unpackaging the technical term into its visible and invisible components—from subterranean aquifers to plant moisture.
Bahasa Indonesia: Dalam hidrologi dan penderiaan jauh satelit (misalnya: program satelit GRACE NASA),, indikator komprehensif ini secara resmi disebut 'simpanan air daratan' (Terrestrial Water Storage, TWS). Penulisan sains populer dan laporan berita serius biasanya menguraikan istilah yang sangat khusus ini, untuk menjelaskan secara konkret kepada publik bahwa istilah ini mencakup semua komponen seperti akuifer, badan air permukaan, dan kelembapan vegetasi.
EN: The passive construction 'is further compounded by' uses the adverb 'further' (meaning additionally or to a greater degree) before the past participle 'compounded' (meaning made worse or aggravated). This is a formal, high-register structure used to explain escalating problems.
Bahasa Indonesia: Struktur 'is further compounded by' adalah struktur kalimat pasif. Adverbia 'further' (lebih jauh, semakin) memodifikasi past participle 'compounded' (memperburuk, memperparah),, mengekspresikan bahwa masalah atau krisis menjadi lebih parah karena pengaruh eksternal, sering digunakan dalam laporan resmi atau wacana akademis.
The supply chain disruptions were further compounded by unprecedented labor shortages.
Masalah kekurangan tenaga kerja yang belum pernah terjadi sebelumnya semakin memperparah situasi gangguan rantai pasokan.
EN: The non-restrictive relative clause introduced by 'which' provides extra, explanatory information about 'so-called weather whiplash events'. Set off by a comma, 'which' functions as the subject of the relative clause and refers back to the plural noun phrase 'events'.
Bahasa Indonesia: Klausa relatif non-restriktif dipisahkan dengan koma, dipimpin oleh kata ganti relatif 'which', di sini berfungsi sebagai subjek klausa, merujuk pada frasa nomina di depannya 'so-called weather whiplash events' (fenomena yang disebut 'cuaca ekstrem berfluktuasi'), untuk menambahkan penjelasan tentang konsekuensi dan dampak yang ditimbulkan oleh fenomena tersebut.
The country suffered severe heatwaves, which triggered massive power outages across major cities.
Negara itu mengalami gelombang panas parah, menyebabkan pemadaman listrik besar-besaran terjadi berturut-turut di kota-kota besar.
EN: 'Weather whiplash' is an increasingly prominent scientific and journalistic metaphor borrowed from medical terminology (cervical acceleration-deceleration injury). In climatology, it describes rapid, extreme swings between meteorological opposites—such as severe drought immediately followed by catastrophic downpours—a hallmark of contemporary global warming.
Bahasa Indonesia: 「Weather whiplash」(cuộc giật lùi khí hậu/efek cambuk cuaca)adalah istilah iklim baru yang dipinjam dari istilah medis「sindrom whiplash leher(whiplash)」. Istilah ini secara gamblang menggambarkan iklim yang berayun cepat dan hebat di antara dua titik ekstrem(misalnya: kekeringan ekstrem tiba-tiba berubah menjadi banjir bandang yang dahsyat),dan telah menjadi kosakata ikonik yang digunakan oleh ilmu iklim modern dan media arus utama internasional untuk menggambarkan fenomena aneh yang dipicu oleh pemanasan global.
EN: The conjunction 'while' is used here to introduce an adverbial clause of contrast/concession rather than time, highlighting two simultaneous yet differing extreme weather phenomena.
Bahasa Indonesia: Konjungsi subordinatif「while」di sini tidak bermakna waktu「ketika」, melainkan memperkenalkan klausa adverbia yang menyatakan pertentangan/konsesi, setara dengan「whereas」, yang digunakan untuk menonjolkan secara paralel dua fenomena iklim ekstrem yang terjadi bersamaan dan sangat kontras.
Some industries are flourishing under the new policies, while others are struggling to survive.
Beberapa industri berkembang pesat di bawah kebijakan baru, sementara industri lainnya berjuang keras di ambang kelangsungan hidup.
EN: The intransitive verb 'oscillate' followed by the prepositional phrase 'between A and B' denotes swinging or wavering between two extreme states, conditions, or limits.
Bahasa Indonesia: Kata kerja intransitif「oscillate」diikuti oleh frasa preposisional「between A and B」, yang berarti「berayun, bergoyang」di antara dua keadaan, nilai, atau situasi ekstrem. Sering digunakan untuk menggambarkan fluktuasi ekstrem dalam iklim, emosi, atau ekonomi.
His mood oscillated between boundless euphoria and profound despair.
Emosinya berayun bolak-balik antara kegembiraan yang ekstrem dan keputusasaan yang mendalam.
EN: In climate science and environmental journalism, terms like 'weather whiplash' and descriptions of swings 'between devastating droughts and catastrophic flash flooding' reflect the modern shift from viewing climate change merely as gradual warming to recognizing it as an intensifier of abrupt, erratic hydrological extremes.
Bahasa Indonesia: Dalam ilmu iklim kontemporer dan pemberitaan lingkungan, ungkapan seperti 'efek cambuk cuaca (weather whiplash)' dan 'berayun antara kekeringan dan banjir bandang' mencerminkan bahwa fokus wacana lingkungan telah bergeser dari 'pemanasan global yang meningkat secara bertahap' di masa lalu, menjadi menyoroti ketidakstabilan ekstrem siklus air dan kenormalan baru yang berpindah secara hebat antara dua kutub kekeringan dan banjir.
EN: The phrasal verb 'draw upon' (or 'draw on') means to make use of something (such as information, experience, or resources) as a source or basis for further action or research.
Bahasa Indonesia: Frasa verba 'draw upon' (juga 'draw on') berarti 'menggunakan, mengandalkan, atau memanfaatkan (informasi, pengalaman, atau sumber daya)', sering digunakan dalam tulisan akademis dan profesional untuk menunjukkan bahwa sebuah penelitian mengutip bahan atau teknik tertentu sebagai dasar.
The committee drew upon extensive historical records to draft the new policy.
Komite tersebut merujuk dan memanfaatkan sejumlah besar catatan sejarah untuk menyusun kebijakan baru ini.
EN: The absolute construction / supplement 'all driven by observed weather data' functions as a reduced non-finite clause (or absolute phrase) providing additional descriptive detail about the preceding noun phrase ('thirteen global hydrological models'). The quantifier pronoun 'all' acts as the subject of the passive participle 'driven'.
Bahasa Indonesia: Frasa di akhir kalimat 'all driven by observed weather data' adalah konstruksi partisipel absolut (absolute construction) atau modifikator tambahan, pronomina kuantor 'all' merujuk pada 'tiga belas model hidrologi global' yang disebutkan sebelumnya, diikuti oleh frasa partisipel lampau 'driven by...' yang menyatakan hubungan pasif, memberikan detail teknis latar tambahan, strukturnya ringkas dan memiliki ciri khas ragam bahasa akademis tingkat lanjut.
The aircraft underwent testing under multiple extreme conditions, all monitored by sophisticated sensors.
Pesawat tersebut diuji dalam berbagai lingkungan ekstrem, dan seluruh prosesnya dipantau oleh sensor presisi.
EN: The word 'observed' functions here as a participial adjective modifying the compound noun phrase 'weather data', contrasting empirically measured data with modeled or estimated values.
Bahasa Indonesia: 「observed」 di sini berperan sebagai kata sifat partisipel, yang menerangkan frasa nomina 「weather data」 (data cuaca) untuk menekankan bahwa data tersebut berasal dari 「hasil pengamatan aktual」, bukan dari prakiraan numerik atau perkiraan teoretis.
There was a noticeable discrepancy between the projected temperatures and the observed reality.
Terdapat perbezaan yang signifikan antara suhu yang diramalkan dengan keadaan yang sebenarnya diperhatikan.
EN: In climate and environmental science, distinguishes are strictly made between 'modeled/projected data' and 'observed data' (actual station measurements, satellite records). Emphasizing that hydrological models are 'driven by observed weather data' is a standard academic assurance of empirical rigor and real-world calibration.
Bahasa Indonesia: Dalam bidang ilmu iklim dan lingkungan kontemporer, para akademisi membedakan secara ketat antara "data simulasi/proyeksi (modeled/projected data)" dan "data terukur/observasi (observed data)". Dalam pemberitaan dan makalah, penekanan khusus bahwa model "didorong oleh data cuaca yang diobservasi (driven by observed weather data)" adalah untuk menyoroti bahwa penelitian tersebut bukanlah penalaran teoretis murni, melainkan analisis dengan kalibrasi empiris dan kredibilitas ilmiah yang tinggi.
EN: Reporting verb + noun clause complement: The pattern 'It found that...' uses an impersonal or study-referring pronoun 'It' followed by a declarative content clause acting as the direct object of 'found'. This structure is quintessential in academic and journalistic writing to report findings objectively.
Bahasa Indonesia: Struktur kata kerja pelaporan dan klausa nomina sebagai objek: "It found that..." menggunakan pronomina It (merujuk pada penelitian atau laporan yang disebutkan sebelumnya) dipadukan dengan kata kerja found, lalu diikuti oleh klausa nomina yang dipandu oleh that sebagai objek, digunakan untuk menyatakan secara objektif hasil yang diperoleh dari penelitian atau penyelidikan, umum ditemukan dalam bahasa Inggris akademis dan berita.
The report revealed that over half of global wetlands have disappeared since 1900.
Laporan tersebut menunjukkan bahwa, sejak tahun 1900, lebih dari setengah lahan basah di seluruh dunia telah hilang.
EN: Fractional and proportional subject-verb agreement: When fractions or percentages (e.g., 'one third of', 'percent of') modify a noun, the grammatical number of the governing verb corresponds to the head noun following 'of'. Here, 'rivers' is plural, so a plural conceptual agreement applies (though 'exhibited' is past tense and neutral in inflection).
Bahasa Indonesia: Kesesuaian subjek-kata kerja untuk nomina pecahan dan proporsi: Ketika menggunakan frasa pecahan atau persentase (seperti "one third of...") sebagai subjek, jumlah tunggal atau jamak dari kata kerja bergantung pada nomina inti yang mengikuti of. Dalam kalimat ini, rivers adalah nomina jamak, sehingga secara konseptual dianggap sebagai subjek jamak (meskipun kata kerja bentuk lampau exhibited tidak memiliki perubahan bentuk tunggal/jamak.).)
Approximately two thirds of the coral reef are showing signs of severe bleaching.
Sekitar dua pertiga terumbu karang sedang menunjukkan tanda-tanda pemutihan yang parah.
EN: In hydrometeorology, 'normal flow conditions' refers to baseline hydrological discharge calculated over an internationally agreed 30-year climate normal (typically 1991–2020). Describing a drop to 'only one third' signals severe global drought pressure rather than minor seasonal fluctuation.
Bahasa Indonesia: Dalam hidrometeorologi, "normal flow conditions" (kondisi aliran normal) mengacu pada garis dasar hidrologis yang dihitung berdasarkan periode acuan iklim 30 tahun yang diakui secara internasional (biasanya 1991–2020). Ketika berita menyebut hanya tersisa "sepertiga", itu berarti siklus air global sedang mengalami ketidakseimbangan kekeringan yang parah, bukan sekadar fluktuasi musiman.
EN: Compound sentence with parallel quantitative structures: The coordinating conjunction 'and' connects two independent clauses that follow a parallel syntactic pattern: '[Percentage] + [verb] + [noun phrase describing hydrological conditions]'. Notice how '21%' stands alone as an elliptical subject, where 'of global river basin areas' is omitted because it is understood from the preceding clause.
Bahasa Indonesia: Kalimat majemuk setara dan struktur jumlah simetris: Konjungsi koordinatif "and" menghubungkan dua klausa independen, membentuk pola sintaksis simetris: "[persentase] + [verba] + [frasa nomina yang menggambarkan kondisi hidrologis]". Perlu diperhatikan bahwa "21%" pada klausa kedua menggunakan struktur elipsis (subjek elipsis), menghilangkan "of global river basin areas" yang sudah muncul di klausa pertama untuk menghindari pengulangan dan membuat tulisan lebih ringkas.
Approximately 45% of participants favored the new policy, and 30% expressed strong opposition.
Sekitar 45% peserta mendukung kebijakan baru, sementara 30% menyatakan sangat menentang.
EN: Restrictive relative clause modifying 'flows': 'that were below or well below normal' functions as an adjectival clause defining the exact status of the flows. The degree adverb 'well' is paired with the preposition 'below' ('well below') to emphasize a substantial deviation from the baseline standard.
Bahasa Indonesia: Klausa relatif restriktif yang memodifikasi "flows": "that were below or well below normal" berfungsi sebagai klausa adjektiva, secara tepat mendefinisikan keadaan deviasi aliran air. Adverbia "well" di sini berpadu dengan preposisi "below" (well below), berarti "jauh di bawah", untuk menekankan perbedaan signifikan dibandingkan dengan nilai acuan.
The reservoir's water levels remained well below capacity throughout the summer.
Ketinggian air seluruh waduk berada jauh di bawah kapasitas tampungnya sepanjang musim panas.
EN: Adverbial modifier in noun phrases ('abnormally elevated discharge rates'): The adverb 'abnormally' modifies the participial adjective 'elevated', which in turn modifies the compound noun 'discharge rates'. This layered modification is typical of academic and formal report registers to maintain objective, measurable descriptions.
Bahasa Indonesia: Modifikasi berjenjang dalam frasa nomina (abnormally elevated discharge rates): Adverbia "abnormally" (secara tidak normal) memodifikasi adjektiva partisipial "elevated" (meningkat), dan keduanya bersama-sama memodifikasi nomina majemuk "discharge rates" (tingkat debit). Struktur modifikasi berlapis ini umum ditemukan dalam penelitian akademis dan laporan resmi, bertujuan mempertahankan deskripsi kuantitatif yang akurat dan objektif.
Patients showed abnormally elevated enzyme levels during the acute phase.
Pasien menunjukkan nilai enzim yang meningkat secara tidak normal selama fase serangan akut.
EN: In hydrology and environmental reporting, 'discharge rates' refers specifically to the volume of water moving through a river channel per unit time (often cubic meters per second), while 'river basin' (or catchment area / watershed) is the fundamental geographical unit used for resource accounting. Reporting dry conditions and extreme flood-potential discharges simultaneously highlights the growing climate crisis phenomenon known as 'weather whiplash' or hydrological polarization.
Bahasa Indonesia: Dalam laporan hidrologi dan sains lingkungan, 'discharge rates' secara khusus merujuk pada volume air yang melewati saluran sungai per satuan waktu (yaitu debit/aliran, satuan umum m³/s), sedangkan 'river basin' (DAS) adalah unit geografis dasar statistik sumber daya air global. Laporan yang sama secara bersamaan mencantumkan kekeringan (di bawah debit normal) dan debit sangat tinggi (laju pembuangan yang meningkat tidak normal), secara gamblang merefleksikan 'weather whiplash' (efek yo-yo cuaca) yang parah di bawah perubahan iklim, atau disebut juga fenomena polarisasi hidrologi.
EN: Apposition set off by commas: 'secretary general of the World Meteorological Organisation' is an appositive noun phrase identifying and explaining the proper noun 'Celeste Saulo'. In formal writing, official titles following a name are typically set off by commas and lowercased unless standing directly before the name.
Bahasa Indonesia: Struktur aposisi (Apposition) yang dipisahkan koma: frasa nomina 'secretary general of the World Meteorological Organisation' berperan sebagai aposisi, untuk menjelaskan jabatan dan identitas subjek kata benda khusus 'Celeste Saulo'. Dalam bahasa tulis formal, jabatan yang ditempatkan setelah nama orang biasanya ditulis dengan huruf kecil dan dipisahkan dengan koma di kedua sisinya.
António Guterres, secretary-general of the United Nations, urged global leaders to act immediately.
Sekretaris Jenderal PBB António Guterres mendesak para pemimpin global untuk segera bertindak.
EN: Reporting verb with a 'that'-clause complement: The verb 'caution' functions here as a formal reporting verb introducing an indirect statement ('cautioned that...'). It conveys an authoritative warning, which carries more weight and urgency than neutral reporting verbs like 'said' or 'noted'.
Bahasa Indonesia: Kata kerja pelapor (Reporting Verb) mengarahkan klausa nomina that: kata kerja 'caution' di sini berperan sebagai kata kerja pelapor formal, mengarahkan klausa tuturan tidak langsung ('cautioned that...'). Dibandingkan dengan 'said' atau 'noted' yang netral, 'caution' menyampaikan nuansa nasihat atau peringatan yang berwibawa dan mendesak.
Economic analysts cautioned that inflation might persist longer than previously projected.
Para analis ekonomi memperingatkan bahwa inflasi dapat berlangsung lebih lama dari perkiraan sebelumnya.
EN: Use of 'effectively' as an adverbial stance marker meaning 'in effect' or 'virtually': It is paired here with the present continuous tense ('is depleting') to highlight an ongoing reality or metaphorical consequence, framing the situation not as an exaggeration, but as what the process practically amounts to.
Bahasa Indonesia: Adverbia 'effectively' di sini berarti 'sebenarnya / secara hakiki (in effect / virtually)', berfungsi sebagai pengubah sikap. Digunakan bersama dengan bentuk progresif sekarang ('is depleting') untuk menekankan realitas yang sedang berlangsung dan tidak dapat disangkal, menunjukkan bahwa meskipun secara harfiah menggunakan metafora 'rekening tabungan', konsekuensi substansialnya sepenuhnya setara dengan itu.
By relying solely on non-renewable energy, the city is effectively borrowing from future generations.
Dengan hanya mengandalkan energi tak terbarukan, kota ini sebenarnya meminjam dari generasi masa depan.
EN: The phrase 'savings account' is used here as an evocative financial metaphor in climate discourse. Scientists frequently compare natural reserves—such as groundwater, glaciers, and deep aquifers—to a 'capital reserve' or 'savings account', contrasting them with rainfall or river flow, which serve as 'regular income'. Drawing down the 'savings account' signifies that humanity is consuming non-renewable reserves faster than natural precipitation can replenish them, risking long-term systemic bankruptcy.
Bahasa Indonesia: Dalam kalimat ini, "savings account (rekening tabungan)" adalah metafora keuangan yang sangat kuat dalam wacana kontemporer tentang iklim dan advokasi lingkungan. Para ilmuwan dan pembuat kebijakan sering mengibaratkan badan air jangka panjang seperti gletser, air tanah dalam, dan lapisan es yang membeku selamanya sebagai "modal pokok" atau "rekening tabungan" alam, sementara menganggap curah hujan tahunan dan aliran permukaan sebagai "pendapatan harian". Menarik dana dari "rekening tabungan" berarti laju konsumsi manusia telah jauh melampaui kemampuan pengisian ulang siklus alam, mengisyaratkan bahwa ekosistem sedang menghadapi krisis "kebangkrutan" sumber daya jangka panjang.
EN: The sentence uses a reporting structure: a main clause in the simple past ('She emphasized') followed by a nominal 'that'-clause. Within the 'that'-clause, the present perfect tense ('has exhibited') is used to express a state or trend that began in the past (around 2014–2016) and continues to be relevant or ongoing up to the present moment.
Bahasa Indonesia: Kalimat ini menggunakan struktur kalimat tidak langsung: klausa utama menggunakan bentuk lampau sederhana ('She emphasized'), diikuti oleh 'that' yang memperkenalkan klausa nomina. Di dalam klausa anak, digunakan bentuk present perfect ('has exhibited') untuk menunjukkan bahwa keadaan atau tren tersebut dimulai di masa lalu (sekitar tahun 2014 hingga ี2016) dan terus berlanjut serta berdampak hingga sekarang.
The report revealed that atmospheric carbon dioxide levels have risen at an alarming rate since the late 19th century.
Laporan menunjukkan bahwa sejak akhir abad ke-19, konsentrasi karbon dioksida di atmosfer telah meningkat dengan kecepatan yang mengkhawatirkan.
EN: In academic and scientific prose, pre-nominal modifier clustering is common. Here, 'global terrestrial water storage' consists of two adjectives ('global', 'terrestrial') modifying the compound noun 'water storage', and 'a persistent declining trend' combines an adjective ('persistent') and a participial adjective ('declining') to modify 'trend', packing rich scientific data concisely.
Bahasa Indonesia: Dalam penulisan akademis dan ilmiah, penumpukan kata sifat sebelum kata benda sangat umum. Dalam kalimat ini, 'global terrestrial water storage' memiliki dua kata sifat yang memodifikasi kata benda majemuk 'water storage'; sementara 'a persistent declining trend' menggabungkan kata sifat 'persistent' dan kata sifat partisipel 'declining' untuk memodifikasi kata benda 'trend', mencapai efek ekspresi yang ringkas dan sangat padat informasi.
Scientists observed a steady upward trajectory in ocean surface temperatures.
Para ilmuwan mengamati bahwa suhu permukaan laut menunjukkan lintasan kenaikan yang stabil.
EN: The prepositional phrase 'since approximately 2014 to 2016' blends 'since' (marking the starting point of an interval) with the range '2014 to 2016', modified by the hedging adverb 'approximately'. In scientific reporting, such hedging indicates an estimated or multi-year baseline period rather than a single definite point in time.
Bahasa Indonesia: Frasa preposisi 'since approximately 2014 to 2016' menggabungkan 'since' yang menunjukkan titik awal, '2014 to 2016' yang menunjukkan rentang waktu, dan adverbia 'approximately' yang melembutkan nada. Dalam pemberitaan ilmiah, modifikasi semacam ini menunjukkan bahwa periode referensi adalah perkiraan rentang, bukan satu tahun yang jelas, mencerminkan nada akademis yang ketat dan objektif.
Deforestation rates have stabilized since roughly 2018 to 2020.
Sejak sekitar tahun 2018 hingga 2020, tingkat deforestasi telah menunjukkan tren yang stabil.
EN: In climate science and global policy communications (such as reports by the WMO and IPCC), 'terrestrial water storage' (TWS) is a rigorous hydrological metric combining all water on and beneath land (soil moisture, groundwater, snow, ice, surface water). Using neutral, formal verbs like 'exhibit a trend' rather than sensationalized terms maintains scientific credibility while conveying urgency.
Bahasa Indonesia: Dalam ilmu iklim dan inisiatif kebijakan global (seperti laporan Organisasi Meteorologi Dunia WMO atau Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim IPCC PBB), 'cadangan air daratan' (Terrestrial Water Storage, TWS) adalah indikator hidrologi komprehensif yang presisi, mencakup semua badan air di permukaan dan bawah tanah. Pemilihan kata kerja netral yang sangat objektif 'exhibit a trend' (menunjukkan tren) di sini mampu menyampaikan urgensi krisis secara efektif sambil menjaga ketelitian ilmiah dan kredibilitas.
EN: Inverted conditional clause with 'Were': In formal, literary, or high-register English, conditional clauses with 'if' can omit 'if' and invert the subject and auxiliary verb. The structure 'Were + subject + to-infinitive' expresses a hypothetical future condition (equivalent to 'If this trajectory were to continue').
Bahasa Indonesia: Struktur inversi kalimat pengandaian (Were inversion:: Dalam bahasa tulis formal atau gaya berita tingkat lanjut, jika klausa kondisi mengandung kata kerja bantu atau kata kerja be,, 'if' dapat dihilangkan dan subjek dengan kata kerja dibalik. 'Were + subjek + to-infinitif' setara dengan 'If + subjek + were to-infinitif', digunakan untuk mengandaikan situasi masa depan yang sangat tidak diinginkan atau berprobabilitas rendah.
Were negotiations to collapse, both nations would face severe economic fallout.
Jika perundingan gagal,, kedua negara akan menghadapi guncangan ekonomi yang serius.
EN: Post-positive adjective / Predicative adjunct 'unchecked': Here, 'unchecked' functions as an adjective modifying the state resulting from or accompanying the action 'continue' (meaning 'without being stopped or restrained').
Bahasa Indonesia: Kata sifat digunakan sebagai pelengkap keadaan (unchecked:: Di sini,, 'unchecked' sebagai kata sifat memodifikasi keadaan yang menyertai saat kata kerja 'continue' terjadi,, yang berarti 'tanpa terkendali,, dibiarkan berkembang bebas',, secara ringkas mengekspresikan situasi yang pasif dan dibiarkan begitu saja.
The disease spread unchecked throughout the vulnerable community.
Penyakit ini menyebar tanpa terkendali di komunitas yang tidak memiliki daya tahan tubuh.
EN: Linking verb 'prove' + adjective complement: 'Prove' is used as a copular (linking) verb meaning 'to turn out to be' or 'to be found to be over time', followed directly by an adjective (e.g., 'prove irreversible').
Bahasa Indonesia: Kata kerja penghubung 'prove + kata sifat': Kata kerja 'prove' di sini berfungsi sebagai kata kerja penghubung,, yang berarti 'terbukti sebagai...' atau 'hasilnya menunjukkan sebagai...',, dan langsung diikuti oleh pelengkap kata sifat (seperti irreversible),, yang menunjukkan keadaan akhir setelah waktu berlalu atau perkembangan situasi.
His warnings regarding market instability proved accurate.
Peringatannya tentang gejolak pasar pada akhirnya terbukti akurat.
EN: In scientific reporting, particularly regarding environmental governance and climate diplomacy, writers frequently employ high-register rhetorical devices like inversion ('Were this... to continue') rather than conversational structures ('If this continues...'). This stylistic choice conveys solemnity, urgency, and institutional authority without sounding overly alarmist.
Bahasa Indonesia: Dalam laporan profesional tentang perubahan iklim dan tata kelola lingkungan internasional, penulis sering lebih memilih pola kalimat retoris tingkat tinggi (seperti pembalikan 'Were this... to continue') daripada bentuk lisan 'If this continues...'. Gaya bahasa tulis ini memberikan nada yang khidmat, mendesak, dan berwibawa pada argumen, menyampaikan peringatan ilmiah secara akurat sambil menghindari sensasionalisme emosional.
EN: Personification with non-human subjects: In formal, journalistic, and academic registers, time periods, locations, or inanimate entities frequently serve as the grammatical subject of perception verbs like 'witness', 'see', or 'experience' (e.g., 'The 20th century saw...'). This elevates stylistic formality and places emphasis on the historical epoch rather than human observers.
Bahasa Indonesia: Kombinasi subjek non-manusia dengan kata kerja personifikasi: Dalam gaya berita formal dan akademis, rentang waktu, tempat, atau entitas abstrak sering digunakan sebagai subjek gramatikal untuk kata kerja yang menunjukkan persepsi atau pengalaman (seperti witness, see, experience) (contoh: 'The 20th century saw...'). Struktur ini meningkatkan keanggunan gaya bahasa dan menempatkan fokus pada periode historis itu sendiri, bukan pada pengamat tertentu.
The last decade has witnessed a dramatic surge in renewable energy adoption worldwide.
Dekade terakhir menyaksikan lonjakan signifikan dalam adopsi energi terbarukan secara global.
EN: Quantifier 'the fewest' with countable nouns: 'Fewest' is the superlative form of 'few', used exclusively with plural countable nouns (e.g., 'rivers') to denote the smallest number. It contrasts with 'the least', which modifies uncountable nouns (e.g., 'the least water'). In news journalism, this pattern is often post-modified by prepositional phrases (e.g., 'with normal flows') defining the precise attribute.
Bahasa Indonesia: Kata penentu superlatif 'the fewest' untuk kata benda yang dapat dihitung: 'fewest' adalah bentuk superlatif dari 'few', khusus digunakan untuk memodifikasi kata benda jamak yang dapat dihitung (seperti rivers), menunjukkan jumlah paling sedikit; sebaliknya, 'the least' memodifikasi kata benda yang tidak dapat dihitung (seperti the least water). Dalam gaya bahasa berita, struktur ini sering diikuti oleh frasa preposisional (seperti 'with normal flows') untuk mendefinisikan karakteristiknya.
This quarter recorded the fewest consumer complaints of the entire fiscal year.
Kuartal ini mencatat jumlah kasus keluhan konsumen paling sedikit sepanjang tahun fiskal.
EN: Elliptical time clause with 'since records began': 'Since records began' is a standard journalistic and statistical idiom functioning as a temporal adjunct. 'Records' functions as the subject and 'began' as an intransitive verb, dating back to the inception of systematic data collection.
Bahasa Indonesia: Klausa adverbia waktu 'since records began': Ini adalah struktur tetap yang umum dalam berita dan laporan statistik, berfungsi sebagai keterangan waktu yang memodifikasi fakta yang disebutkan sebelumnya. Dalam klausa ini, 'records' adalah subjek, 'began' adalah kata kerja intransitif, yang berarti 'sejak dimulainya pencatatan sistematis'.
July was the hottest month globally since records began in the mid-nineteenth century.
Juli adalah bulan terpanas di dunia sejak pencatatan dimulai pada pertengahan abad ke-19.
EN: In climate science and meteorological reporting, the phrase 'since records began' typically refers to the start of standardized, instrument-based measurements rather than historical writing. For global river hydrology, satellite monitoring and international observation networks established comprehensive standard models in the early 1990s (hence 1991 as a baseline).
Bahasa Indonesia: Dalam sains iklim dan berita meteorologi, 'since records began' (sejak pencatatan dimulai) biasanya merujuk pada titik waktu ketika instrumen modern yang terstandarisasi dan jaringan observasi satelit didirikan, bukan merujuk pada catatan sejarah manusia secara umum. Jaringan observasi hidrologi global dan basis data iklim terpadu semakin lengkap pada awal 1990-an, sehingga tahun 1991 sering digunakan sebagai garis dasar statistik untuk perbandingan yang otoritatif.
EN: Negative Inversion: When a negative or restrictive expression such as 'Not only' is placed at the beginning of a clause for rhetorical emphasis, subject-auxiliary inversion is required (auxiliary verb + subject + main verb).
Bahasa Indonesia: Kalimat inversi negatif: Ketika frasa keterangan negatif atau restriktif (seperti 'Not only') ditempatkan di awal kalimat untuk penekanan, klausa harus menggunakan struktur inversi antara subjek dan kata kerja bantu (kata kerja bantu + subjek + kata kerja utama).
Not only did they arrive late, but they also forgot to bring the tickets.
Mereka tidak hanya terlambat, tetapi juga lupa membawa tiket.
EN: Correlative Conjunction 'Not only... but (also)': Used to link two parallel clauses or ideas, emphasizing that both elements are true, with added focus on the second. The adverb 'also' can be placed between the auxiliary and the main verb.
Bahasa Indonesia: Konjungsi koordinatif 'Not only... but (also)': digunakan untuk menghubungkan dua klausa atau konsep yang paralel, menekankan bahwa keduanya benar, dan lebih menonjolkan bagian kedua. Adverbia 'also' biasanya ditempatkan di antara kata kerja bantu dan kata kerja utama.
Not only has the company reduced emissions, but it has also invested heavily in renewable energy.
Perusahaan ini tidak hanya mengurangi emisi karbon, tetapi juga berinvestasi besar-besaran dalam energi terbarukan.
EN: Present Perfect Tense with 'in recent years': 'Has accelerated' and 'has intensified' use the present perfect to describe changes or actions that began in the past and continue to have relevance or impact up to the present moment.
Bahasa Indonesia: Present perfect dikombinasikan dengan 'in recent years': Di sini 'has accelerated' dan 'has intensified' menggunakan present perfect untuk menggambarkan tren atau perubahan yang dimulai dari suatu titik di masa lalu, berlanjut hingga sekarang, atau masih memiliki pengaruh penting terhadap masa kini.
Deforestation has accelerated significantly in recent years due to expanding agriculture.
Dalam beberapa tahun terakhir, deforestasi meningkat secara signifikan karena perluasan pertanian.
EN: In academic and journalistic writing on climate change, correlative structures with negative inversion (such as 'Not only has...') are frequently deployed to convey urgency and highlight multi-faceted crises. Rather than discussing drought or flood in isolation, scientific communicators increasingly emphasize the dual threat of resource loss and climate volatility.
Bahasa Indonesia: Dalam tulisan akademis dan pemberitaan terkait perubahan iklim, sering digunakan konstruksi setara dengan inversi negatif (seperti "Not only has...") untuk menyampaikan urgensi dan menonjolkan krisis yang kompleks. Komunikasi sains saat ini tidak lagi membahas kekeringan atau banjir secara terpisah, melainkan berfokus pada ancaman ganda yang terdiri dari "penipisan sumber daya air" dan "ketidakstabilan ekstrem" yang terjadi bersamaan.
EN: The structure 'with + noun/pronoun + participle' functions as an absolute construction providing contextual or causal background information to the main clause. Here, 'With 2025 ranking...' establishes the prevailing climatic condition.
Bahasa Indonesia: Struktur 「with + kata benda/kata ganti + partisipel」 membentuk konstruksi partisipel absolut (Absolute Construction), yang dalam kalimat ini berfungsi sebagai keterangan yang memodifikasi seluruh klausa utama, menyatakan latar belakang atau sebab. Di sini 「With 2025 ranking...」 menunjukkan latar belakang penting bahwa suhu global terus memecahkan rekor tertinggi.
With temperatures continuing to rise, glaciers are retreating at an unprecedented pace.
Seiring suhu yang terus meningkat, gletser mencair dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya.
EN: In the phrase 'indispensable to mitigating', 'to' is a preposition (not part of an infinitive marker), and therefore must be followed by a gerund (-ing form) or a noun phrase.
Bahasa Indonesia: Dalam frasa 「be indispensable to doing sth」, 'to' adalah preposisi, bukan penanda infinitif, sehingga setelahnya harus diikuti gerund (bentuk -ing) atau frasa nomina, yang berarti 「sangat penting untuk melakukan sesuatu」. Titik kebingungan yang umum adalah sering salah ditulis sebagai kata kerja bentuk dasar infinitif.
International collaboration is vital to preserving global biodiversity.
Kerja sama internasional sangatlah penting untuk melindungi keanekaragaman hayati global.
EN: The past participle 'documented' is used as a post-positive modifier following the superlative phrase 'the warmest years ever', meaning 'that have ever been documented'.
Bahasa Indonesia: Partisipel lampau 「documented」 ditempatkan setelah frasa superlatif 「the warmest years ever」 sebagai modifikator pascapositif, setara dengan klausa relatif 「that have ever been documented」, secara ringkas mengungkapkan 「sejak ada pencatatan」.
This was one of the strongest storms ever recorded in the region.
Ini adalah salah satu badai terkuat yang pernah tercatat di wilayah ini.
EN: In climate science communications, phrases like 'ever documented' or 'on record' denote official observational datasets maintained by agencies like the WMO and NASA (dating back to the late 19th century). Furthermore, the pairing of 'urgent' and 'coordinated international action' reflects typical diplomatic and scientific discourse advocating for multilateral treaties.
Bahasa Indonesia: Dalam komunike internasional saat ini tentang perubahan iklim dan sains lingkungan, 'ever documented' (yang pernah tercatat) secara khusus merujuk pada catatan observasi instrumental oleh lembaga berwenang seperti Organisasi Meteorologi Dunia (WMO), Badan Penerbangan dan Antariksa AS (NASA) sejak didirikan pada akhir abad ke-19. Selain itu, 'urgent, coordinated international action' (tindakan internasional yang mendesak dan terkoordinasi) adalah istilah diplomatik dan kebijakan yang sangat representatif ketika PBB dan organisasi penelitian ilmiah internasional mengadvokasi pengurangan karbon lintas negara dan pengelolaan sumber daya air.
Kosakata utama dengan pengucapan IPA, definisi, contoh kalimat, dan kuis interaktif.
Dalam konteks: menyadarkan, memprihatinkan
Dalam konteks: yang semakin memburuk
Dalam konteks: anjlok, merosot tajam
Dalam konteks: mencakup
Dalam konteks: diperparah
Dalam konteks: tidak menentu, sulit ditebak
Dalam konteks: belum pernah terjadi sebelumnya
Dalam konteks: berayun, bolak-balik di antara
Dalam konteks: menguras, menghabiskan
Dalam konteks: lintasan, arah perkembangan
Dalam konteks: tidak dapat dipulihkan
Dalam konteks: sangat diperlukan, mutlak perlu
Frasa dengan label jenis, definisi dwibahasa, catatan penggunaan, dan contoh kalimat.
Rapid and extreme transitions between opposing weather conditions, such as severe drought followed immediately by intense flooding.
Guncangan iklim ekstrem yang berulang, ayunan iklim yang hebat
To use something as a source, supply, or inspiration.
Memanfaatkan, berdasarkan, merujuk
To keep developing or worsening without anyone stopping, regulating, or limiting it.
Terus berlanjut tanpa terkendali, dibiarkan menyebar liar
The total amount of water stored on and within the land surface, including soil moisture, snow, ice, groundwater, and surface water.
Simpanan air daratan