Kosakata utama dengan pengucapan IPA, definisi, contoh kalimat, dan kuis interaktif.
Dalam konteks: Belum pernah terjadi sebelumnya, belum ada presedennya
Dalam konteks: Memanfaatkan (biasanya untuk keuntungan diri sendiri)
Dalam konteks: Berjuang untuk mengatasi, bergulat dengan
Dalam konteks: Mengumpulkan (data dalam jumlah besar)
Dalam konteks: Menyimpulkan, menduga
Dalam konteks: Sangat penting, mendesak
Dalam konteks: Mengkodifikasikan (hukum, aturan, dll.) menjadi undang-undang atau aturan tertulis
Dalam konteks: Melanggengkan, membuat terus berlanjut (biasanya hal buruk)
Dalam konteks: Ketidakadilan, ketidaksetaraan
Dalam konteks: Dipilih dan disusun dengan cermat
Dalam konteks: Tata kelola, cara mengelola
Dalam konteks: Pemangku kepentingan
Dalam konteks: Kuat, kokoh
Dalam konteks: Mengendalikan dan memanfaatkan (kekuatan alam, energi, teknologi, dll.)
Frasa dengan label jenis, definisi dwibahasa, catatan penggunaan, dan contoh kalimat.
To move or develop at the same speed as someone or something else.
Mengikuti langkah...
The most central or important part of something.
Berada di jantung...
Groups of people who are pushed to the edge of society and treated as insignificant.
Komunitas yang terpinggirkan
To carry a heavy responsibility or deal with a difficult situation.
Memikul beban/tanggung jawab
To create a new way of doing something, often through effort.
Merintis jalan
The automated collection of large amounts of information from various digital sources.
Pemanenan data
The process of selecting, organizing, and maintaining data to ensure it is high-quality and useful for a specific purpose.
Kurasi kumpulan data
Systems or rules that are strong, resilient, and capable of handling errors or attacks without failing.
Mekanisme perlindungan yang tangguh
Systematic and repeatable errors in a computer system that create unfair outcomes, such as privileging one group over another.
Bias algoritma
Any person, group, or organization that has an interest or concern in a particular project, policy, or industry.
Pemangku kepentingan