EN: Use 'be + adjective + for + person' to express how something affects someone.
Bahasa Indonesia: Gunakan "be + kata sifat + for + orang" untuk mengungkapkan bagaimana sesuatu memengaruhi seseorang.
Water is good for you.
Minum air putih baik untukmu.
EN: Use 'feel' followed by an adjective to describe an emotion or state of being.
Bahasa Indonesia: Gunakan "feel" yang diikuti oleh kata sifat untuk menggambarkan emosi atau kondisi fisik.
I feel happy today.
Saya merasa sangat senang hari ini.
EN: Exam stress is a universal experience for students worldwide, often discussed openly in academic settings to encourage peer support.
EN: Use 'a lot' at the end of a sentence to mean 'very much' or 'frequently'. It describes the action (verb).
Bahasa Indonesia: Gunakan "a lot" di akhir kalimat untuk berarti "sangat" atau "sering". Frasa ini menjelaskan tindakan (kata kerja).
I like apples a lot.
Saya sangat menyukai apel.
EN: Use 'can' before a verb to talk about ability or possibility. It does not change based on the subject (I can, you can, he can).
Bahasa Indonesia: Gunakan 'can' sebelum kata kerja untuk membicarakan kemampuan atau kemungkinan. Bentuknya tidak berubah sesuai subjek (misalnya: I can, you can, he can semuanya sama).
I can play soccer.
Saya bisa bermain sepak bola.
EN: In English-speaking academic culture, teachers often use positive reinforcement like 'You can do it' or 'You can get a good score' to encourage students and build confidence.
EN: Use 'need' followed by a noun to talk about things that are necessary for success or survival.
Bahasa Indonesia: Gunakan "need" yang diikuti oleh kata benda untuk membicarakan hal-hal yang diperlukan agar berhasil atau bertahan hidup.
I need a pen.
Saya membutuhkan pulpen.
EN: In Western academic culture, 'strategy' is often emphasized over just 'hard work'. It suggests that working smart is as important as working hard.
EN: Use 'has' with singular subjects like 'This article', 'He', 'She', or 'It' to show possession or containment.
Bahasa Indonesia: Gunakan 'has' dengan subjek tunggal seperti 'This article', 'He', 'She', atau 'It' untuk menunjukkan kepemilikan atau kandungan.
The book has many pictures.
Buku ini memiliki banyak gambar.
EN: In English, 'tips' is a very common and friendly way to refer to advice or helpful information, especially in educational or self-help contexts.
EN: This sentence uses the 'Imperative' form to give instructions. It starts with a verb (make) and does not need a subject (you) because it is a direct command or suggestion.
Bahasa Indonesia: Kalimat ini menggunakan bentuk "Imperative" untuk memberikan petunjuk. Kalimat diawali dengan kata kerja (make) dan tidak memerlukan subjek (you) karena ini adalah perintah atau saran langsung.
Make a sandwich.
Buatlah roti lapis.
EN: In English-speaking academic cultures, creating a 'study plan' is a highly recommended strategy taught early to students to manage stress and time.
EN: This sentence is an 'Imperative Sentence.' It starts with a verb to give an instruction or command. The subject 'You' is hidden.
Bahasa Indonesia: Ini adalah "Kalimat Perintah". Kalimat diawali dengan kata kerja untuk memberikan petunjuk atau perintah. Subjek "You" dihilangkan.
Open your book.
Bukalah bukumu.
EN: In many English-speaking study cultures, physically writing down deadlines on a calendar or paper is considered a key strategy for time management and reducing anxiety.
EN: This is an imperative sentence used for giving advice. It starts with a base verb and has no subject (the subject 'you' is implied).
Bahasa Indonesia: Ini adalah kalimat perintah yang digunakan untuk memberikan saran. Kalimat ini diawali dengan kata kerja bentuk dasar dan menghilangkan subjek (subjek yang tersirat adalah "kamu").
Eat an apple every day.
Makanlah satu buah apel setiap hari.
EN: In English-speaking academic culture, 'consistency' (studying regularly) is often emphasized over 'cramming' (studying everything at the last minute).
EN: Use 'Do not' (or 'Don't') at the beginning of a sentence to give a negative command or advice.
Bahasa Indonesia: Gunakan "Do not" (atau "Don't") di awal kalimat untuk memberikan perintah atau saran larangan, yang berarti "Jangan...".
Do not eat too much candy.
Jangan makan terlalu banyak permen.
EN: In Western education, 'cramming' (studying everything at the last minute) is often discouraged in favor of consistent, daily study habits.
EN: Imperative sentences start with a base verb to give instructions or advice. There is no 'you' at the beginning.
Bahasa Indonesia: Kalimat perintah diawali dengan kata kerja bentuk dasar untuk memberikan petunjuk atau saran. Tidak perlu menambahkan "kamu" di awal kalimat.
Eat your breakfast.
Makan sarapanmu.
EN: When the subject is plural (Short study times), the verb (work) does not need an 's' at the end.
Bahasa Indonesia: Ketika subjeknya jamak (Short study times), kata kerja (work) tidak memerlukan akhiran 's'.
Good habits help a lot.
Kebiasaan yang baik sangat membantu.
EN: In English, 'work' is often used to mean 'to be effective' when talking about methods or plans, not just about jobs.
EN: This sentence uses the 'Imperative Mood' (Command). It starts with a verb to give instructions or advice. There is no 'you' because it is understood.
Bahasa Indonesia: Kalimat ini menggunakan bentuk "Imperative Mood" (Perintah). Kalimat diawali dengan kata kerja untuk memberikan petunjuk atau saran. Kata "kamu" dihilangkan dari kalimat karena penerimanya sudah jelas.
Practice with your friends.
Berlatihlah bersama teman-temanmu.
EN: In English-speaking academic culture, 'old exams' or 'past papers' are commonly used as the most effective way to prepare for standardized tests.
EN: The verb 'help' can be followed by an object and then another verb in its base form (without 'to'). Pattern: help + someone + do something.
Bahasa Indonesia: Kata kerja "help" dapat diikuti oleh objek lalu kata kerja lain dalam bentuk dasar. Pola: help + seseorang + melakukan sesuatu.
Music helps me study.
Musik membantuku belajar.
EN: The sentence follows the basic English structure: Subject (You) + Verb (learn) + Object (the question types).
Bahasa Indonesia: Kalimat ini mengikuti struktur dasar bahasa Inggris: Subjek (You) + Kata Kerja (learn) + Objek (the question types).
You learn the new words.
Kamu mempelajari kata-kata baru ini.
EN: Use 'learn to + verb' to talk about gaining a new skill or ability.
Bahasa Indonesia: Gunakan "learn to + kata kerja" untuk menyatakan belajar keterampilan atau kemampuan baru.
I learn to cook pasta.
Saya belajar memasak spageti.
EN: In many English-speaking cultures, 'time management' is considered a vital skill for success in both school and work.
EN: Use 'Try to' followed by a verb to talk about making an effort to do something.
Bahasa Indonesia: Gunakan "Try to" yang diikuti oleh kata kerja untuk menyatakan upaya melakukan sesuatu.
Try to sleep early tonight.
Cobalah untuk tidur lebih awal malam ini.
EN: In Western study habits, 'active recall' (trying to remember without looking at notes) is a highly recommended learning strategy.
EN: Adverbs like 'carefully' are used to describe how an action (verb) is done. They often end in '-ly'.
Bahasa Indonesia: Kata keterangan seperti 'carefully' digunakan untuk menggambarkan bagaimana suatu tindakan (kata kerja) dilakukan. Kata-kata ini biasanya diakhiri dengan "-ly".
Please listen carefully.
Dengarkan dengan saksama.
EN: Imperative sentences (commands or advice) start with a verb and do not need a subject like 'you'.
Bahasa Indonesia: Kalimat perintah (perintah atau saran) diawali dengan kata kerja dan tidak memerlukan subjek "kamu".
Drink some water.
Minumlah air.
EN: Imperative sentences start with a base verb to give advice, instructions, or commands. There is no 'you' at the beginning.
Bahasa Indonesia: Kalimat perintah diawali dengan kata kerja bentuk dasar untuk memberikan saran, petunjuk, atau perintah. Tidak perlu menambahkan "kamu" di awal kalimat.
Eat an apple every day.
Makanlah satu buah apel setiap hari.
EN: In many English-speaking cultures, 'eight hours' is the standard recommended amount of sleep for health and productivity, often used in health advice.
EN: Imperative sentences start with a verb to give advice, instructions, or commands. There is no 'you' at the beginning.
Bahasa Indonesia: Kalimat perintah diawali dengan kata kerja untuk memberikan saran, petunjuk, atau perintah. Tidak perlu menambahkan "kamu" di awal kalimat.
Drink water every day.
Minumlah air setiap hari.
EN: In many cultures, eating a healthy breakfast is considered essential for mental performance during tests.
EN: This is an imperative sentence. It starts with a verb to give advice or a command. You do not need to say 'You'.
Bahasa Indonesia: Ini adalah kalimat perintah. Kalimat ini diawali dengan kata kerja untuk memberikan saran atau perintah. Kamu tidak perlu mengucapkan "You" (kamu).
Eat an apple every day.
Makanlah satu buah apel setiap hari.
EN: In many English-speaking cultures, health experts frequently emphasize staying hydrated throughout the day to maintain focus and energy, especially during exams.
EN: When the subject is 'he', 'she', 'it', or a singular noun (like 'a healthy body'), we add '-s' to the verb in the present tense.
Bahasa Indonesia: Ketika subjeknya adalah "dia" (he, she, it) atau kata benda tunggal (seperti "a healthy body"), tambahkan -s pada kata kerja bentuk present tense.
Good food helps you grow.
Makanan yang baik membantumu tumbuh.
EN: In English-speaking cultures, the connection between physical health and mental performance is a common theme in education and self-improvement advice.
EN: Use 'with' to show the tool or condition that helps you do something.
Bahasa Indonesia: Gunakan 'with' untuk menunjukkan alat atau kondisi yang membantumu melakukan sesuatu.
You learn faster with music.
Mendengarkan musik membuatmu belajar lebih cepat.
EN: The sentence follows the basic S-V-O (Subject-Verb-Object) pattern in the Present Simple tense to state a current fact.
Bahasa Indonesia: Kalimat ini menggunakan pola dasar S-V-O (Subjek-Kata Kerja-Objek) dalam Present Simple untuk menggambarkan kondisi atau fakta saat ini.
I know the answer.
Saya tahu jawabannya.
EN: In academic and professional contexts, 'strategy' implies a thoughtful plan rather than just a simple action, showing that the student is now better prepared.
EN: This is an imperative sentence used to give advice or instructions. It starts with a base verb (Review) and does not need a subject like 'You'.
Bahasa Indonesia: Ini adalah kalimat perintah yang digunakan untuk memberikan saran atau petunjuk. Kalimat ini diawali dengan kata kerja bentuk dasar (Review) dan tidak memerlukan subjek (You).
Eat your breakfast.
Makan sarapanmu.
EN: In English-speaking academic culture, 'reviewing notes' is considered a key habit for success, often contrasted with 'cramming' (studying everything at the last minute).
EN: This is an imperative sentence. It starts with a verb to give a command, advice, or instruction. The subject 'you' is hidden.
Bahasa Indonesia: Ini adalah kalimat perintah. Kalimat ini diawali dengan kata kerja untuk memberikan perintah, saran, atau petunjuk. Subjek "kamu" dihilangkan.
Read with your friend.
Membacalah bersama teman-temanmu.
EN: In many English-speaking academic environments, 'old exams' are often called 'past papers'. They are a very common study tool.
EN: This is an imperative sentence. It starts with a verb to give an instruction or advice. The subject 'you' is hidden.
Bahasa Indonesia: Ini adalah kalimat perintah. Kalimat ini diawali dengan kata kerja untuk memberikan petunjuk atau saran. Subjek "kamu" dihilangkan.
Drink more water.
Minumlah lebih banyak air.
EN: In English-speaking cultures, 'Take care' is also a very common way to say goodbye to friends or family, showing that you value their well-being.
EN: Use 'will' followed by a base verb to talk about the future or make a prediction.
Bahasa Indonesia: Gunakan "will" yang diikuti oleh kata kerja bentuk dasar (base verb) untuk membicarakan masa depan atau membuat prediksi.
It will rain tomorrow.
Besok akan hujan.
EN: In English-speaking academic culture, teachers often use positive reinforcement like this to encourage students and reduce exam anxiety.
EN: Use 'Good luck on' followed by a specific event (like a test or a game) to wish someone success.
Bahasa Indonesia: Gunakan "Good luck on" yang diikuti oleh acara spesifik (seperti ujian atau pertandingan) untuk mendoakan seseorang berhasil.
Good luck on your job interview!
Semoga berhasil dengan wawancara kerjamu!
EN: In English-speaking cultures, saying 'Good luck' is a common way to show support. For exams, it is very polite and friendly.
Kosakata utama dengan pengucapan IPA, definisi, contoh kalimat, dan kuis interaktif.
Dalam konteks: Persiapan
Dalam konteks: Strategi, metode
Dalam konteks: Gugup
Dalam konteks: Mengevaluasi kembali, mengulas
Dalam konteks: Berlatih
Dalam konteks: Mengatur, mengelola
Dalam konteks: Sehat
Dalam konteks: Dengan cermat
Dalam konteks: Nilai, skor
Dalam konteks: Otak
Frasa dengan label jenis, definisi dwibahasa, catatan penggunaan, dan contoh kalimat.
to look after or provide for the needs of someone or something
Merawat, menjaga
a schedule that outlines study times and learning goals
Rencana belajar
to use one's time effectively or productively
Mengelola waktu
used to wish someone success
Semoga beruntung
Previous examination papers from past years used for practice.
Soal ujian tahun lalu / Soal lama
Written records of information taken during a class or lecture.
Catatan pelajaran
Small but useful pieces of practical advice.
Tip / Saran / Rahasia sukses