EN: The verb 'think' is often followed by a noun clause (that-clause) acting as the direct object. The conjunction 'that' is frequently omitted in informal or spoken English, leaving 'I think [subject + verb]'.
Bahasa Indonesia: Kata kerja "think" (berpikir) sering diikuti oleh klausa kata benda (klausa that) yang berfungsi sebagai objek langsung. Dalam bahasa Inggris lisan atau informal, konjungsi "that" biasanya dihilangkan, membentuk struktur "I think [subjek + kata kerja]".
I think learning languages is useful.
Saya pikir belajar bahasa itu berguna.
EN: 'Moreover' is a conjunctive adverb used to transition to an additional, supporting point. It is typically used at the beginning of a sentence, followed by a comma, to add information that strengthens the previous statement.
Bahasa Indonesia: "Moreover" (Selain itu/dan lagi) adalah konjungsi adverbia yang digunakan untuk beralih ke argumen tambahan yang mendukung. Kata ini biasanya diletakkan di awal kalimat, diikuti dengan koma, untuk menambahkan informasi yang memperkuat pernyataan sebelumnya.
The hotel is clean. Moreover, it is cheap.
Hotel ini bersih. Selain itu, harganya murah.
EN: The use of a semicolon (;) followed by a conjunctive adverb like 'therefore' is used to connect two independent clauses (complete sentences) that are closely related in meaning. A comma must follow the conjunctive adverb.
Bahasa Indonesia: Penggunaan titik koma (;) yang diikuti oleh kata keterangan penghubung seperti 'therefore' dapat digunakan untuk menghubungkan dua klausa independen (kalimat lengkap) yang terkait erat secara makna. Setelah kata keterangan penghubung, harus ditambahkan koma.
She was tired; however, she finished her homework.
Dia sangat lelah; namun, dia tetap menyelesaikan pekerjaan rumahnya.
EN: 'Therefore' is a conjunctive adverb used to show a cause-and-effect relationship. It means 'as a result' or 'for that reason'.
Bahasa Indonesia: 'Therefore' adalah kata keterangan penghubung yang digunakan untuk menunjukkan hubungan sebab-akibat. Artinya adalah "oleh karena itu" atau "jadi".
The weather was bad; therefore, the flight was canceled.
Cuacanya sangat buruk; oleh karena itu, penerbangan dibatalkan.
EN: Using semicolons and conjunctive adverbs like 'therefore' is highly characteristic of formal writing, academic essays, and professional communication. In casual spoken English, people are more likely to use 'so' to connect these ideas (e.g., 'He studied hard, so he passed.').
EN: The conjunctive adverb 'however' is used to introduce a statement that contrasts with or contradicts something that has just been said. It is typically followed by a comma when starting a new sentence.
Bahasa Indonesia: Konjungsi adverbia "however" (namun) digunakan untuk memperkenalkan pernyataan yang kontras atau bertentangan dengan kalimat sebelumnya. Ketika diletakkan di awal kalimat baru, biasanya diikuti dengan koma.
I wanted to go for a walk. However, it started to rain.
Saya ingin berjalan-jalan. Namun, hujan mulai turun.
EN: The phrase 'too much' can act as a noun phrase serving as the subject of a sentence, referring to an excessive amount of something (in this context, coffee).
Bahasa Indonesia: Frasa "too much" (terlalu banyak) dapat berfungsi sebagai frasa kata benda yang menjadi subjek kalimat, merujuk pada jumlah sesuatu yang berlebihan (dalam konteks ini, kopi).
A little sugar is fine, but too much is bad for your teeth.
Sedikit gula tidak masalah, tetapi terlalu banyak tidak baik untuk gigimu.
EN: Coffee culture is highly prominent in English-speaking countries, where it is a daily ritual for many. However, there is also a growing awareness of health and wellness, leading to discussions about limiting caffeine intake, which is reflected in the sentiment of this sentence.
EN: The phrase 'For example' is a transitional adverbial (or transition word) used to introduce an illustrative case. It is typically placed at the beginning of a sentence and followed by a comma to set it apart from the main clause.
Bahasa Indonesia: Frasa "For example" (Misalnya) adalah adverbia transisi (atau kata transisi) yang digunakan untuk memperkenalkan contoh ilustratif. Frasa ini biasanya diletakkan di awal kalimat, diikuti dengan koma, untuk memisahkannya dari klausa utama.
For example, reading books can expand your vocabulary.
Misalnya, membaca buku dapat memperluas kosakata Anda.
EN: The simple present tense is used here to state a general truth or scientific fact. In this sentence, 'exercise' is an uncountable noun acting as a singular subject, so the verb 'improve' takes the third-person singular ending '-s' (improves).
Bahasa Indonesia: Di sini, simple present tense digunakan untuk menyatakan kebenaran umum atau fakta ilmiah. Dalam kalimat ini, "exercise" (olahraga) adalah kata benda yang tidak dapat dihitung, berfungsi sebagai subjek tunggal, sehingga kata kerja "improve" harus diberi akhiran "-s" untuk orang ketiga tunggal (improves).
Regular practice improves your English skills.
Latihan yang teratur dapat meningkatkan kemampuan bahasa Inggris Anda.
EN: In English-speaking cultures, especially in academic and professional writing, using transition words like 'For example' is highly valued for structuring arguments logically and making explanations clear and persuasive.
EN: The conjunctive adverb 'nevertheless' is used to show contrast or concession, meaning 'in spite of that' or 'however'. It is often preceded by a semicolon and followed by a comma when connecting two independent clauses.
Bahasa Indonesia: Konjungsi adverbia "nevertheless" digunakan untuk menunjukkan kontras atau konsesi, yang berarti "meskipun demikian" atau "namun". Ketika menghubungkan dua klausa independen, biasanya didahului dengan titik koma (;) dan diikuti dengan koma (,).
The test was difficult; nevertheless, she passed with an A.
Ujian ini sangat sulit; namun, dia tetap lulus dengan nilai A.
EN: The phrasal verb 'play on' uses the particle 'on' to indicate the continuation of an action. In this context, it means to continue playing, especially despite difficulties or interruptions.
Bahasa Indonesia: Kata kerja frasa "play on" menggunakan partikel "on" untuk menunjukkan kelanjutan suatu tindakan. Dalam konteks ini, ini berarti terus bermain atau bertanding, terutama dalam menghadapi kesulitan atau gangguan.
Although it was getting dark, the children played on.
Meskipun hari mulai gelap, anak-anak tetap melanjutkan permainan mereka.
EN: The sentence reflects a common cultural attitude in English-speaking countries, especially in places like the UK or parts of North America, where outdoor activities or sports (like football or soccer) are often continued despite rainy weather, showcasing resilience and a 'carry on' spirit.
EN: The transition phrase 'In addition' is a conjunctive adverb used to introduce extra information that supports or reinforces the previous statement. It is typically followed by a comma.
Bahasa Indonesia: Frasa transisi "In addition" (selain itu) adalah kata keterangan penghubung yang digunakan untuk memperkenalkan informasi tambahan yang mendukung atau memperkuat pernyataan sebelumnya. Setelah frasa ini biasanya ditambahkan koma.
In addition, the new software is easy to use.
Selain itu, perangkat lunak baru ini sangat mudah digunakan.
EN: The verb 'help' can be followed by an object and a bare infinitive (verb in its base form without 'to'). The pattern is 'help + someone + do something'.
Bahasa Indonesia: Kata kerja "help" dapat diikuti oleh objek (penerima) dan infinitif tanpa to (yaitu kata kerja bentuk dasar). Pola kalimatnya adalah "help + seseorang + melakukan sesuatu".
Regular exercise helps you sleep better.
Olahraga teratur membantu Anda tidur lebih nyenyak.
EN: The transitional phrase 'on the other hand' is a conjunctive adverbial used to introduce a contrasting point of view, argument, or fact. It is often paired with 'on the one hand' to present two opposing sides of an issue.
Bahasa Indonesia: Frasa transisi "on the other hand" (di sisi lain) adalah frasa adverbia konjungtif yang digunakan untuk memperkenalkan sudut pandang, argumen, atau fakta yang berlawanan. Frasa ini sering dipasangkan dengan "on the one hand" (di satu sisi) untuk menyajikan dua sisi dari suatu masalah.
On the one hand, technology saves time. On the other hand, it can make us lazy.
Di satu sisi, teknologi menghemat waktu. Di sisi lain, teknologi juga bisa membuat kita malas.
EN: The modal verb 'can' is used here to express possibility or potential. It indicates that screens have the capability or potential to cause harm, rather than stating it as an absolute certainty.
Bahasa Indonesia: Kata kerja modal "can" (dapat/mungkin) digunakan di sini untuk menyatakan kemungkinan atau potensi. Kata ini menunjukkan bahwa layar memiliki kemampuan atau potensi untuk menyebabkan kerusakan, bukan menyatakannya sebagai kepastian mutlak.
Loud music can damage your hearing over time.
Mendengarkan musik keras dalam waktu lama dapat merusak pendengaranmu.
EN: The conjunctive adverb 'therefore' is used to show a cause-and-effect relationship between two independent clauses. When connecting two independent clauses in a single sentence, it is typically preceded by a semicolon (;) and followed by a comma (,).
Bahasa Indonesia: Konjungsi adverbia "therefore" (oleh karena itu) digunakan untuk menunjukkan hubungan sebab-akibat antara dua klausa independen. Ketika menghubungkan dua klausa independen dalam satu kalimat, biasanya didahului dengan titik koma (;) dan diikuti dengan koma (,).
The weather was terrible; therefore, the match was canceled.
Cuaca sangat buruk; oleh karena itu, pertandingan dibatalkan.
EN: The modal verb 'must' is used to express strong obligation or necessity. It is followed by the base form of the verb (bare infinitive), in this case, 'prepare'.
Bahasa Indonesia: Kata kerja modal "must" (harus) digunakan untuk menyatakan kewajiban atau kebutuhan yang kuat. Kata kerja ini diikuti oleh bentuk dasar kata kerja (infinitif tanpa to), dalam kalimat ini adalah "prepare".
We must submit the report by Friday.
Kita harus menyerahkan laporan sebelum hari Jumat.
EN: In professional and academic English, using semicolons with conjunctive adverbs like 'therefore' or 'however' is a common way to connect closely related ideas. It creates a more formal and cohesive tone than splitting them into two separate sentences with a period.
EN: The word 'still' is used as a conjunctive adverb (transition word) meaning 'nevertheless' or 'even so'. It is used to introduce a statement that contrasts with what has just been said. It is often placed at the beginning of a sentence, followed by a comma.
Bahasa Indonesia: "Still" di sini digunakan sebagai kata keterangan penghubung (kata transisi) yang berarti "meskipun demikian" atau "namun". Kata ini digunakan untuk memperkenalkan pernyataan yang kontras dengan pernyataan sebelumnya, biasanya diletakkan di awal kalimat dan diikuti dengan koma.
The weather was terrible. Still, we decided to go for a walk.
Cuacanya sangat buruk. Meskipun demikian, kami tetap memutuskan untuk berjalan-jalan.
EN: Adverbs of frequency (like 'always') describe how often an action occurs. In terms of word order, they are typically placed before the main verb (e.g., 'always helps') but after the auxiliary verb or 'be' verb.
Bahasa Indonesia: Kata keterangan frekuensi (seperti "always") menggambarkan seberapa sering suatu tindakan terjadi. Dalam hal urutan kata, kata-kata ini biasanya diletakkan sebelum kata kerja biasa (misalnya "always helps"), tetapi setelah kata kerja bantu atau kata kerja be.
He always arrives on time.
Dia selalu tiba tepat waktu.
EN: Using 'Still' at the beginning of a sentence is a common, slightly informal but very natural way in spoken English to show contrast, equivalent to 'However' or 'Nevertheless' but warmer and more conversational.
EN: The use of sequential adverbs 'First' and 'then' to show chronological order. 'First' introduces the initial step, while 'then' introduces the subsequent action. They are often used to give instructions or describe a process.
Bahasa Indonesia: Penggunaan kata keterangan urutan "First" (pertama) dan "then" (kemudian) untuk menunjukkan urutan waktu. "First" memperkenalkan langkah pertama, sedangkan "then" memperkenalkan tindakan lanjutan. Kata-kata ini sering digunakan untuk memberikan instruksi atau menggambarkan proses.
First, we wash the vegetables; then, we chop them.
Pertama, kita mencuci sayuran; kemudian, kita memotongnya.
EN: The semicolon (;) is used to link two independent clauses that are closely related in thought. It indicates a closer relationship between the clauses than a period would.
Bahasa Indonesia: Titik koma (;) digunakan untuk menghubungkan dua klausa independen yang terkait erat secara pemikiran. Ini menunjukkan bahwa hubungan antara klausa-klausa tersebut lebih erat daripada jika dihubungkan dengan titik.
She loves reading; he prefers watching movies.
Dia suka membaca; dia lebih suka menonton film.
EN: This sentence reflects a pragmatic and action-oriented mindset often valued in professional and personal development contexts in English-speaking cultures, emphasizing the balance between preparation and execution.
EN: "In conclusion" is a transitional phrase (or conjunctive adverbial) used at the beginning of a sentence to signal that the speaker is summarizing their final points or reaching a final decision. It is usually followed by a comma.
Bahasa Indonesia: "In conclusion" adalah frasa transisi (atau adverbia konjungtif) yang digunakan di awal kalimat untuk menunjukkan bahwa pembicara sedang merangkum argumen akhir atau menarik kesimpulan terakhir. Frasa ini biasanya diikuti dengan koma.
In conclusion, we must protect our environment.
Singkatnya, kita harus melindungi lingkungan kita.
EN: The structure "Subject + Link Verb (be) + Subject Complement" is used to describe or identify the subject. Here, "balance" is the subject, "is" is the linking verb, and "the key" is the noun phrase acting as the subject complement, defining what balance is.
Bahasa Indonesia: Struktur "Subjek + Kata Kerja Penghubung (be) + Pelengkap Subjek" digunakan untuk mendeskripsikan atau mendefinisikan subjek. Dalam kalimat ini, "balance" (keseimbangan) adalah subjek, "is" (adalah) adalah kata kerja penghubung, dan "the key" (kunci) adalah frasa kata benda yang berfungsi sebagai pelengkap subjek, untuk mendefinisikan apa itu keseimbangan.
Patience is the key to success.
Kesabaran adalah kunci kesuksesan.
EN: In English academic writing and formal presentations, transitions like "In conclusion" are essential for guiding the audience. However, in modern writing, overusing this phrase can sometimes be seen as repetitive, so speakers also use alternatives like "To sum up" or "Ultimately".
EN: "As a result" is a transitional phrase used as a conjunctive adverb to show cause and effect. It connects the previous sentence (the cause) to the current sentence (the effect). It is usually followed by a comma.
Bahasa Indonesia: "As a result" adalah frasa transisi yang digunakan sebagai kata keterangan penghubung untuk menunjukkan hubungan sebab-akibat. Frasa ini menghubungkan kalimat sebelumnya (penyebab) dengan kalimat saat ini (akibat). Biasanya setelah frasa ini ditambahkan koma.
He didn't study for the test. As a result, he failed.
Dia tidak belajar untuk ujian. Oleh karena itu, dia gagal.
EN: "A lot" is used here as an adverbial phrase meaning "to a great degree" or "much" to modify the verb "improved". It is placed after the verb it modifies.
Bahasa Indonesia: "A lot" di sini digunakan sebagai frasa keterangan yang berarti "sangat" atau "banyak", untuk memodifikasi kata kerja "improved". Frasa ini ditempatkan setelah kata kerja yang dimodifikasinya.
She practices English every day, so her speaking has improved a lot.
Dia berlatih bahasa Inggris setiap hari, jadi kemampuan berbicaranya meningkat banyak.
EN: In professional and academic English, "As a result" is highly preferred over more casual terms like "so" to start a sentence. It shows a logical progression of thoughts, which is highly valued in teamwork and business presentations.
EN: The conjunction 'whether' is used to introduce a noun clause (or indirect question) expressing doubt or choice between alternatives, often functioning as the object of verbs like 'wonder', 'know', or 'decide'. It can be used with or without 'or not'.
Bahasa Indonesia: Konjungsi "whether" (apakah) digunakan untuk memperkenalkan klausa kata benda (atau pertanyaan tidak langsung) yang menyatakan keraguan atau pilihan di antara berbagai opsi, sering digunakan sebagai objek dari kata kerja seperti "wonder" (ingin tahu), "know" (tahu), atau "decide" (memutuskan). Kata ini dapat diikuti dengan atau tanpa "or not".
I wonder whether we should accept the offer.
Saya ingin tahu apakah kita harus menerima tawaran ini.
EN: The modal verb 'should' is used to express obligation, duty, or advice, indicating what is the correct or best thing to do.
Bahasa Indonesia: Kata kerja modal "should" (seharusnya) digunakan untuk menyatakan kewajiban, tugas, atau saran, yang menunjukkan apa yang benar atau terbaik untuk dilakukan.
Students should manage their time wisely.
Siswa seharusnya mengelola waktu mereka dengan bijak.
EN: In many Western countries, taking a part-time job during high school or university is highly encouraged as a way to gain independence, learn financial responsibility, and build a resume. This is often seen as a valuable transition into adulthood.
EN: The transitional phrase 'On one hand' is used to introduce the first of two contrasting points or perspectives. It is typically followed later in the text by 'On the other hand' to present the opposing view.
Bahasa Indonesia: Frasa transisi "On one hand" (Di satu sisi) digunakan untuk memperkenalkan poin pertama dari dua sudut pandang atau perspektif yang kontras. Dalam sebuah esai, biasanya akan diikuti oleh "On the other hand" (Di sisi lain) untuk menyajikan sudut pandang yang berlawanan.
On one hand, living in the city is convenient.
Di satu sisi, tinggal di kota itu nyaman.
EN: The verb 'teaches' is in the simple present tense and takes a singular form because the subject 'a job' is a singular noun. In English, abstract nouns like 'responsibility' and compound noun phrases like 'money skills' can both act as direct objects of the verb.
Bahasa Indonesia: Kata kerja "teaches" menggunakan simple present tense dan berbentuk tunggal karena subjek "a job" adalah kata benda tunggal. Dalam bahasa Inggris, kata benda abstrak seperti "responsibility" (tanggung jawab) dan frasa kata benda majemuk seperti "money skills" (keterampilan mengelola uang) dapat menjadi objek langsung dari kata kerja tersebut.
This course teaches leadership and communication skills.
Kursus ini mengajarkan keterampilan kepemimpinan dan komunikasi.
EN: In English-speaking cultures, encouraging teenagers and young adults to take part-time jobs is highly valued. It is seen as a practical way to foster independence, financial literacy ('money skills'), and personal responsibility outside the academic environment.
EN: The transition phrase 'For example' is used to introduce a specific instance or illustration of a general statement. It is typically placed at the beginning of a sentence and followed by a comma.
Bahasa Indonesia: Frasa transisi "For example" (Misalnya) digunakan untuk memperkenalkan contoh spesifik yang mendukung atau mengilustrasikan poin umum yang telah disebutkan sebelumnya. Frasa ini biasanya diletakkan di awal kalimat, diikuti langsung oleh koma.
For example, some people prefer to work at night.
Misalnya, beberapa orang lebih suka bekerja di malam hari.
EN: The structure 'how + to-infinitive' (how to plan and save) functions as a noun phrase, acting as the direct object of the verb 'learn'. It expresses the method or way of doing something.
Bahasa Indonesia: Struktur "how + to-infinitif" (how to plan and save) berfungsi sebagai frasa kata benda dalam kalimat, menjadi objek langsung dari kata kerja "learn", untuk menunjukkan cara atau metode melakukan sesuatu.
She wants to learn how to play the piano.
Dia ingin belajar cara bermain piano.
EN: The transition word 'Moreover' is a conjunctive adverb used to add information that supports or builds on a previous point. It is formal and typically placed at the beginning of a sentence, followed by a comma.
Bahasa Indonesia: Kata transisi "Moreover" (Selain itu/dan lagi) adalah konjungsi adverbia yang digunakan untuk menambahkan informasi yang mendukung atau menguraikan lebih lanjut poin sebelumnya. Kata ini termasuk dalam bahasa formal dan biasanya diletakkan di awal kalimat, diikuti dengan koma.
Moreover, the new technology will save us time.
Selain itu, teknologi baru ini akan menghemat waktu kita.
EN: The preposition 'by' followed by a gerund (verb-ing) is used to express the method or means by which an action is achieved. It answers the question 'how?'.
Bahasa Indonesia: Preposisi "by" yang diikuti oleh gerund (V-ing) digunakan untuk menyatakan metode atau cara untuk mencapai suatu tindakan, menjawab pertanyaan "bagaimana (how)".
She improved her English by watching movies.
Dia meningkatkan kemampuan bahasa Inggrisnya dengan menonton film.
EN: In Western academic and professional settings, 'working with others' (collaboration/teamwork) is highly valued and often discussed as a primary way to build self-esteem and soft skills. Transition words like 'Moreover' are essential in structured essays to show logical progression.
EN: The transitional phrase 'on the other hand' is a conjunctive adverb used to introduce a contrasting point or alternative perspective, balancing a previously stated argument.
Bahasa Indonesia: Frasa transisi "on the other hand" (di sisi lain) adalah kata keterangan penghubung yang digunakan untuk memperkenalkan sudut pandang yang kontras atau pandangan lain, untuk menyeimbangkan argumen yang telah disebutkan sebelumnya.
Working part-time provides income; on the other hand, it can increase stress.
Pekerjaan paruh waktu dapat memberikan penghasilan; di sisi lain, pekerjaan itu juga dapat meningkatkan stres.
EN: The phrasal verb 'take something away from' means to subtract, diminish, or reduce the amount or value of something, often referring to time, attention, or resources.
Bahasa Indonesia: Frasa kerja "take something away from" berarti "mengambil/mengurangi sesuatu dari", biasanya merujuk pada waktu, perhatian, atau sumber daya yang berkurang, terkuras, atau teralihkan.
Loud music can take your attention away from studying.
Musik yang keras dapat mengalihkan perhatian Anda dari belajar.
EN: In Western academic and professional discussions, presenting a balanced argument using transition phrases like 'on one hand' and 'on the other hand' is highly valued. It demonstrates critical thinking by showing that the speaker has considered multiple perspectives of an issue, such as the pros and cons of student employment.
EN: The word 'however' is a conjunctive adverb used to introduce a contrast or contradiction to a previous statement. It is typically followed by a comma when starting a sentence.
Bahasa Indonesia: Kata "however" (namun) adalah konjungsi adverbia yang digunakan untuk memperkenalkan sudut pandang yang berlawanan atau kontras dengan apa yang telah disebutkan sebelumnya. Ketika diletakkan di awal kalimat, biasanya diikuti dengan koma.
The weather was cold; however, we decided to go for a walk.
Cuacanya dingin; namun, kami tetap memutuskan untuk berjalan-jalan.
EN: The verb 'fit together' is a phrasal verb meaning to be compatible, to harmonize, or to find a way to coexist or work well with each other.
Bahasa Indonesia: Kata kerja frasa "fit together" berarti cocok, selaras, atau menemukan cara untuk hidup berdampingan dan berfungsi dengan baik (di sini merujuk pada studi dan pekerjaan paruh waktu yang berjalan beriringan).
Our ideas fit together perfectly to create a great plan.
Ide-ide kami menyatu dengan sempurna, menciptakan rencana yang luar biasa.
EN: The word 'Therefore' is a conjunctive adverb used to introduce a logical result or conclusion based on previously stated information. It is often placed at the beginning of a sentence, followed by a comma.
Bahasa Indonesia: "Therefore" adalah kata keterangan penghubung (conjunctive adverb) yang digunakan untuk memperkenalkan hasil atau kesimpulan logis berdasarkan informasi sebelumnya. Kata ini biasanya diletakkan di awal kalimat dan diikuti dengan koma.
He studied hard; therefore, he passed the exam.
Dia belajar dengan giat; oleh karena itu, dia lulus ujian.
EN: The superlative adjective 'the most important' is used to compare three or more things, indicating that 'balance' has the highest degree of importance among all factors.
Bahasa Indonesia: Kata sifat superlatif "the most important" (yang paling penting) digunakan untuk membandingkan tiga hal atau lebih, yang menunjukkan bahwa "keseimbangan" memiliki tingkat kepentingan tertinggi di antara semua faktor.
Health is the most important thing in life.
Kesehatan adalah hal yang paling penting dalam hidup.
EN: The transition word 'In addition' is a conjunctive adverb used to introduce extra information or support an existing argument. It is typically placed at the beginning of a sentence and followed by a comma.
Bahasa Indonesia: Kata transisi "In addition" (selain itu) adalah kata keterangan penghubung yang digunakan untuk memperkenalkan informasi tambahan atau mendukung argumen yang ada. Kata ini biasanya diletakkan di awal kalimat dan diikuti dengan koma.
In addition, regular exercise can improve your sleep quality.
Selain itu, olahraga teratur dapat meningkatkan kualitas tidur Anda.
EN: The relative clause 'that match their goals' is an adjective clause modifying the noun 'jobs'. The relative pronoun 'that' acts as the subject of the relative clause, followed by the plural verb 'match' to agree with the antecedent 'jobs'.
Bahasa Indonesia: Klausa relatif "that match their goals" adalah klausa adjektiva yang memodifikasi kata benda "jobs" (pekerjaan). Kata ganti relatif "that" berfungsi sebagai subjek dalam klausa relatif, dan diikuti oleh kata kerja jamak "match" agar sesuai dengan anteseden "jobs".
She wants to buy a computer that has a long battery life.
Dia ingin membeli komputer dengan daya tahan baterai yang lama.
EN: The transition phrase 'as a result' is used as a conjunctive adverb to introduce a logical consequence or outcome of a previously mentioned situation.
Bahasa Indonesia: Frasa transisi "as a result" (oleh karena itu, akibatnya) digunakan sebagai kata keterangan penghubung untuk memperkenalkan hasil atau dampak logis dari situasi yang telah disebutkan sebelumnya.
He practiced every day; as a result, his English improved significantly.
Dia berlatih setiap hari; oleh karena itu, kemampuan bahasa Inggrisnya meningkat secara signifikan.
EN: The correlative conjunction 'rather than' is used to express preference or to contrast two ideas, meaning 'instead of' or 'and not'. It is followed here by a bare infinitive 'block' to parallel 'support'.
Bahasa Indonesia: Konjungsi korelatif "rather than" (daripada) digunakan untuk menyatakan preferensi atau membandingkan dua konsep, yang berarti "daripada". Di sini, kata ini diikuti oleh kata kerja bentuk dasar "block" untuk membentuk struktur paralel dengan "support" sebelumnya.
We should focus on solving the problem rather than complaining about it.
Kita harus fokus pada pemecahan masalah, bukan mengeluh tentangnya.
EN: The conjunctive adverb 'nevertheless' is used to show contrast, meaning 'in spite of that' or 'however'. It is often placed at the beginning of a sentence followed by a comma to connect with the previous context.
Bahasa Indonesia: Konjungsi adverbia "nevertheless" digunakan untuk menunjukkan kontras, yang berarti "meskipun demikian" atau "namun". Kata ini biasanya diletakkan di awal kalimat, diikuti dengan koma, untuk membangun hubungan logis dengan kalimat sebelumnya.
The test was difficult; nevertheless, she passed with an excellent grade.
Ujian ini sangat sulit; meskipun demikian, dia tetap lulus dengan nilai yang sangat baik.
EN: The modal verb 'must' expresses strong obligation or necessity. When combined with 'always' and the phrasal verb 'come first', it emphasizes that something is of the utmost importance and should be prioritized above all else.
Bahasa Indonesia: Kata kerja modal "must" menyatakan kewajiban atau kebutuhan yang kuat. Ketika digabungkan dengan "always" dan kata kerja frasa "come first", kata ini menekankan bahwa sesuatu memiliki prioritas tertinggi dan harus didahulukan.
Safety must always come first when working in a laboratory.
Saat bekerja di laboratorium, keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama.
EN: The phrase 'In conclusion' is a transitional adverbial phrase used to signal that the speaker is summarizing their main points or reaching a final decision. It is typically placed at the beginning of a sentence and followed by a comma.
Bahasa Indonesia: Frasa "In conclusion" (Singkatnya, kesimpulannya) adalah frasa adverbia transisi yang digunakan untuk menunjukkan bahwa pembicara sedang merangkum poin-poin utama atau menarik kesimpulan akhir. Frasa ini biasanya diletakkan di awal kalimat, diikuti dengan koma.
In conclusion, we must take immediate action to protect our environment.
Singkatnya, kita harus segera mengambil tindakan untuk melindungi lingkungan kita.
EN: The clause 'if managed well' is a reduced conditional clause. When the subject of the conditional clause is the same as the main clause's subject (a part-time job), and the verb is a passive 'be' verb (if it is managed well), the subject and 'be' verb can be omitted, leaving 'if' followed by a past participle.
Bahasa Indonesia: Klausa "if managed well" adalah klausa kondisional yang diringkas. Ketika subjek klausa kondisional sama dengan subjek klausa utama (pekerjaan paruh waktu) dan kata kerjanya adalah kata kerja "be" dalam bentuk pasif (if it is managed well), subjek dan kata kerja "be" dapat dihilangkan, hanya menyisakan "if" diikuti oleh past participle.
This device is safe if used correctly.
Jika digunakan dengan benar, perangkat ini aman.
EN: The adverb 'therefore' is used as a conjunctive adverb (or transition word) to show a cause-and-effect relationship. When placed in the middle of a sentence (parenthetical position), it is set off by commas on both sides to smoothly connect the thought to the previous context.
Bahasa Indonesia: Adverbia "therefore" (oleh karena itu) digunakan di sini sebagai konjungsi adverbia (atau kata transisi) untuk menunjukkan hubungan sebab-akibat. Ketika ditempatkan di tengah kalimat (posisi sisipan), kata ini perlu diapit oleh koma di depan dan belakangnya, untuk menghubungkan pikiran dengan lancar dengan kalimat sebelumnya.
The weather was bad; we, therefore, decided to cancel the picnic.
Cuaca sangat buruk; oleh karena itu, kami memutuskan untuk membatalkan piknik.
EN: The phrasal preposition 'based on' means 'using something as a foundation or reason.' It is followed by a noun phrase (in this case, 'their own needs') to indicate the basis of an action or decision.
Bahasa Indonesia: Frasa preposisi "based on" berarti "berdasarkan, dengan dasar". Frasa ini diikuti oleh frasa kata benda (di sini "their own needs"), untuk menunjukkan dasar dari suatu tindakan atau keputusan.
The movie is based on a true story.
Film ini didasarkan pada kisah nyata.
EN: The modal verb 'should' is used to ask for or give advice, recommendations, or opinions. In questions, the subject and the modal verb are inverted (Should + subject + base verb).
Bahasa Indonesia: Kata kerja modal "should" (seharusnya) digunakan untuk meminta atau memberikan saran, rekomendasi, atau pendapat. Dalam kalimat tanya, posisi subjek dan kata kerja modal perlu dibalik (Should + subjek + kata kerja bentuk dasar).
Should we start the meeting now?
Haruskah kita mulai rapat sekarang?
EN: The prepositional phrase 'in class' is used without an article to refer to the state of being in a lesson or during school hours, rather than referring to a physical classroom.
Bahasa Indonesia: Frasa preposisional "in class" digunakan tanpa artikel untuk merujuk pada keadaan "sedang dalam pelajaran" atau "di dalam kelas", bukan pada ruang kelas fisik yang spesifik.
Please keep your voice down in class.
Mohon kecilkan volume suara saat di kelas.
EN: In English-speaking classrooms, using a classmate's first name (like 'Emma') directly is very common and fosters an egalitarian, collaborative learning environment. The debate on whether to allow smartphones in class is a highly relevant contemporary topic globally.
EN: The conjunctive adverb 'however' is used to show contrast between two independent clauses. When connecting two independent clauses in a single sentence, it is preceded by a semicolon (;) and followed by a comma (,).
Bahasa Indonesia: Kata keterangan penghubung "however" (namun) digunakan untuk menunjukkan kontras antara dua klausa independen. Ketika menghubungkan dua klausa independen dalam kalimat yang sama, sebelum kata ini harus digunakan titik koma (;), dan setelahnya harus ditambahkan koma (,).
She wanted to go for a walk; however, it started to rain.
Dia ingin berjalan-jalan; namun, hujan mulai turun.
EN: The verb 'help' can be followed by an object and a bare infinitive (verb in its base form without 'to'). This structure is called 'help + object + base verb'.
Bahasa Indonesia: Kata kerja "help" (membantu) dapat diikuti oleh objek dan kata kerja bentuk dasar (infinitif tanpa to). Struktur ini adalah "help + objek + kata kerja bentuk dasar".
They help us understand the lesson.
Mereka membantu kami memahami pelajaran ini.
EN: The phrasal verb 'look up' means to search for information in a reference book or database. When the object is a noun phrase (like 'new words'), it can place either after 'look up' or between 'look' and 'up'. However, if the object is a pronoun (like 'them'), it must go in the middle (e.g., 'look them up').
Bahasa Indonesia: Kata kerja frasa "look up" berarti mencari informasi dalam buku referensi atau basis data. Ketika objeknya adalah frasa kata benda (seperti "new words"), kata tersebut dapat diletakkan setelah "look up" atau di antara "look" dan "up". Tetapi jika objeknya adalah kata ganti (seperti "them"), kata tersebut harus diletakkan di tengah (contoh: "look them up").
You should look up the definition in the dictionary.
Kamu seharusnya mencari definisi ini di kamus.
EN: The transition phrase 'For example' is a sentence connector used to introduce an instance that illustrates a previous point. It is typically placed at the beginning of a sentence and followed by a comma.
Bahasa Indonesia: Frasa transisi "For example" (Misalnya) adalah penghubung kalimat yang digunakan untuk memperkenalkan contoh yang mengilustrasikan poin yang disebutkan sebelumnya. Frasa ini biasanya diletakkan di awal kalimat, diikuti dengan koma.
For example, some people prefer tea to coffee.
Misalnya, beberapa orang lebih suka teh daripada kopi.
EN: In English academic and professional writing, transition words like 'For example' are essential for logical flow. While 'fast' is commonly used as an adverb in spoken English, formal writing often prefers 'quickly'.
EN: The transitional phrase 'on the other hand' is a conjunctive adverbial used to introduce a contrasting point of view, argument, or fact. It is often paired with 'on the one hand' to present two opposing sides of an issue.
Bahasa Indonesia: Frasa transisi "on the other hand" (di sisi lain) adalah frasa adverbia konjungtif yang digunakan untuk memperkenalkan sudut pandang, argumen, atau fakta yang berlawanan. Frasa ini sering dipasangkan dengan "on the one hand" (di satu sisi) untuk menyajikan dua sisi yang berlawanan dari suatu masalah.
The job pays well. On the other hand, the hours are very long.
Pekerjaan ini bergaji tinggi. Tetapi di sisi lain, jam kerjanya sangat panjang.
EN: The verb 'waste' functions as a transitive verb here, meaning to use or expend something valuable (like time, money, or energy) carelessly, extravagantly, or to no purpose.
Bahasa Indonesia: Kata kerja "waste" (membuang-buang) berfungsi sebagai kata kerja transitif di sini, yang berarti menggunakan atau menghabiskan sesuatu yang berharga (seperti waktu, uang, atau energi) secara ceroboh, boros, atau tanpa tujuan.
Don't waste your money on things you don't need.
Jangan buang uangmu untuk hal-hal yang tidak kamu butuhkan.
EN: In English-speaking academic and professional debates, structuring arguments using balanced transition words like 'on the one hand' and 'on the other hand' is highly valued. It shows critical thinking by acknowledging multiple perspectives of an issue before arriving at a conclusion.
EN: The word 'Therefore' is a conjunctive adverb used to introduce a logical result or conclusion based on previously stated information. It is typically placed at the beginning of a sentence and followed by a comma.
Bahasa Indonesia: Kata "Therefore" adalah konjungsi adverbia yang digunakan untuk memperkenalkan hasil atau kesimpulan logis berdasarkan informasi yang disebutkan sebelumnya. Kata ini biasanya diletakkan di awal kalimat, diikuti langsung oleh koma.
The weather was terrible. Therefore, the game was canceled.
Cuaca sangat buruk. Oleh karena itu, pertandingan dibatalkan.
EN: The structure 'Subject + Be Verb + Adjective' is a basic sentence pattern where the adjective functions as a subject complement, describing the state or quality of the subject. The adverb 'very' is used to modify and intensify the adjective.
Bahasa Indonesia: Struktur "Subjek + Kata Kerja Be + Kata Sifat" adalah pola kalimat dasar di mana kata sifat berfungsi sebagai pelengkap subjek, menggambarkan keadaan atau karakteristik subjek. Adverbia "very" digunakan untuk memodifikasi dan memperkuat kata sifat tersebut.
These instructions are very clear.
Instruksi-instruksi ini sangat jelas.
EN: The word 'Moreover' is a conjunctive adverb used to add information that supports or builds on a previous point. It is formal and typically placed at the beginning of a sentence, followed by a comma.
Bahasa Indonesia: Kata "Moreover" (Selain itu, dan lagi) adalah konjungsi adverbia yang digunakan untuk menambahkan informasi yang mendukung atau melengkapi argumen sebelumnya. Kata ini termasuk dalam bahasa formal dan biasanya diletakkan di awal kalimat, diikuti dengan koma.
Moreover, the new technology is highly cost-effective.
Selain itu, teknologi baru ini memiliki nilai yang sangat baik untuk harganya.
EN: The modal verb 'can' is used here to express possibility or ability. It is followed by the base form of the main verb ('guide') to show what teachers are capable of doing.
Bahasa Indonesia: Kata kerja modal "can" (dapat, bisa) digunakan di sini untuk menyatakan kemungkinan atau kemampuan. Kata ini diikuti oleh bentuk dasar kata kerja ("guide"), untuk menunjukkan hal-hal yang mampu dilakukan oleh seorang guru.
Parents can guide their children to make healthy food choices.
Orang tua dapat membimbing anak-anak mereka untuk membuat pilihan makanan yang sehat.
EN: In educational discussions, especially regarding technology in classrooms, the focus has shifted from banning devices to 'guiding good use.' This reflects a modern pedagogical approach that values digital literacy and self-regulation over strict prohibition.
EN: The transition word 'In addition' is a conjunctive adverb used to introduce extra information or support an existing argument. It is typically followed by a comma.
Bahasa Indonesia: Kata transisi "In addition" (Selain itu/dan lagi) adalah konjungsi adverbia yang digunakan untuk memperkenalkan informasi tambahan atau mendukung argumen yang ada. Kata ini biasanya diikuti dengan koma.
In addition, the hotel offers free breakfast.
Selain itu, hotel ini juga menyediakan sarapan gratis.
EN: The modal verb 'should' is used to express advice, recommendation, or obligation. It is followed by the base form of the verb (bare infinitive).
Bahasa Indonesia: Kata kerja modal "should" (seharusnya) digunakan untuk menyatakan saran, rekomendasi, atau kewajiban. Kata ini harus diikuti oleh bentuk dasar kata kerja (infinitif tanpa to).
We should eat more vegetables for our health.
Kita seharusnya makan lebih banyak sayuran demi kesehatan.
EN: In modern digital culture, 'screen breaks' (or 'digital detox') have become highly recommended by health professionals to combat 'computer vision syndrome' and digital fatigue. The 20-20-20 rule (looking at something 20 feet away for 20 seconds every 20 minutes) is a common practice associated with this concept.
EN: The phrase 'As a result' is a transitional adverbial phrase used to introduce a consequence or outcome of a previously mentioned action or situation.
Bahasa Indonesia: Frasa "As a result" adalah frasa adverbia transisi yang digunakan untuk memperkenalkan hasil atau konsekuensi dari tindakan atau situasi yang disebutkan sebelumnya.
He practiced every day. As a result, he won the game.
Dia berlatih setiap hari. Sebagai hasilnya, dia memenangkan pertandingan.
EN: The verb 'stay' functions here as a linking verb (copula), which is followed by subject complements (adjectives 'focused' and 'healthy') to describe the state of the subject.
Bahasa Indonesia: Kata kerja "stay" di sini berfungsi sebagai kata kerja penghubung (linking verb), yang diikuti oleh kata sifat (focused dan healthy) sebagai pelengkap subjek, untuk menggambarkan keadaan subjek.
Please stay calm during the meeting.
Harap tetap tenang selama rapat.
EN: The conjunctive adverb 'nevertheless' is used to introduce a statement that contrasts with what has just been said. It is synonymous with 'however' or 'nonetheless' but carries a slightly more formal tone.
Bahasa Indonesia: Kata keterangan penghubung "nevertheless" (namun, meskipun demikian) digunakan untuk memperkenalkan pernyataan yang kontras dengan pernyataan sebelumnya. Kata ini sinonim dengan "however" atau "nonetheless", tetapi nadanya lebih formal.
The test was difficult; nevertheless, she passed with an excellent grade.
Ujian ini sangat sulit; namun, dia tetap lulus dengan nilai yang sangat baik.
EN: The verb 'matter' is an intransitive verb meaning 'to be important' or 'to have significance'. In the present simple tense, it takes an '-s' (matters) when the subject is third-person singular (self-control). 'Most' is used here as an adverb meaning 'to the greatest extent'.
Bahasa Indonesia: Kata kerja "matter" adalah kata kerja intransitif yang berarti "penting" atau "berpengaruh besar". Dalam simple present tense, ketika subjeknya adalah orang ketiga tunggal (self-control), kata kerja harus diberi akhiran "-s" (matters). Di sini, "most" digunakan sebagai kata keterangan yang berarti "paling, paling besar".
In any relationship, trust matters most.
Dalam hubungan apa pun, kepercayaan adalah hal yang paling penting.
EN: In Western educational and self-development contexts, 'self-control' or 'self-discipline' is highly valued as a key predictor of academic and personal success. Using 'nevertheless' to pivot to this concept emphasizes a cultural belief that while external tools and environments are important, personal agency and responsibility are ultimately the deciding factors.
EN: The transitional phrase 'In conclusion' is a cohesive device used to signal the final point, summary, or logical result of a discussion. It is typically followed by a comma and a complete clause.
Bahasa Indonesia: Frasa transisi "In conclusion" (Singkatnya, kesimpulannya) adalah alat kohesif yang digunakan untuk memperkenalkan poin terakhir, ringkasan, atau hasil logis dari sebuah diskusi. Frasa ini biasanya diikuti oleh koma dan klausa lengkap.
In conclusion, we must take immediate action to protect our environment.
Singkatnya, kita harus segera mengambil tindakan untuk melindungi lingkungan kita.
EN: The comparative structure 'as + adjective + as' is used to show equality. In the idiom 'only as good as...', it expresses a limitation, meaning something's quality or effectiveness is entirely dependent on and limited by the quality of the other thing.
Bahasa Indonesia: Struktur perbandingan "as + kata sifat + as" digunakan untuk menunjukkan kesetaraan. Dalam ungkapan idiomatik "only as good as..." (sama baiknya dengan.../tergantung pada...), ungkapan ini mengekspresikan batasan, yang berarti kualitas atau efektivitas sesuatu sepenuhnya bergantung pada dan dibatasi oleh kualitas hal lain.
A computer is only as smart as the person programming it.
Kepintaran komputer sepenuhnya tergantung pada orang yang memprogramnya.
EN: This sentence expresses a common philosophical idea in modern technology-driven societies: technology itself is neutral. The value, safety, or productivity of any tool (from a simple hammer to advanced AI) depends entirely on the skill, ethics, and intentions of the human using it.
Kosakata utama dengan pengucapan IPA, definisi, contoh kalimat, dan kuis interaktif.
Dalam konteks: Meskipun demikian, namun, digunakan untuk menunjukkan pertentangan atau konsesi
Dalam konteks: Tanggung jawab, kewajiban, merujuk pada tugas atau kewajiban yang harus dilakukan
Dalam konteks: Kepercayaan diri, keyakinan pada kemampuan diri sendiri
Dalam konteks: Faktor, elemen, salah satu alasan yang memengaruhi hasil
Dalam konteks: Mengalihkan (perhatian), membuat tidak fokus
Dalam konteks: Kontrol diri, pengendalian diri
Dalam konteks: Berharga, berguna, bernilai
Dalam konteks: Selain itu, dan, digunakan untuk menambahkan informasi atau melanjutkan
Frasa dengan label jenis, definisi dwibahasa, catatan penggunaan, dan contoh kalimat.
used to introduce a contrasting point of view, fact, or argument
di sisi lain
to search for information in a reference book, database, or online
Mencari, menelusuri (data, kata, dll.)
a job done for only part of the standard working week
Pekerjaan paruh waktu, kerja sambilan
used to introduce the final comments or summary of a speech or piece of writing
Singkatnya, akhirnya, kesimpulannya