EN: The Simple Past Tense is used to talk about completed actions in the past. Regular verbs end in '-ed' (e.g., 'discovered'), while irregular verbs have unique past forms.
Bahasa Indonesia: Simple past tense digunakan untuk menggambarkan tindakan yang telah selesai di masa lalu. Kata kerja beraturan akan ditambahkan akhiran "-ed" (misalnya "discovered"), sedangkan kata kerja tidak beraturan memiliki bentuk lampau yang spesifik.
She found a beautiful shell on the beach yesterday.
Dia menemukan kulit kerang yang indah di pantai kemarin.
EN: Australia is known for its vast coastline and beautiful beaches. Due to its geographic location, space debris occasionally re-enters the atmosphere and lands in remote areas of the country or its surrounding waters, which often sparks local curiosity and scientific investigation.
Bahasa Indonesia: Australia terkenal dengan garis pantainya yang luas dan pantainya yang indah. Karena lokasi geografisnya, sampah antariksa terkadang masuk kembali ke atmosfer dan mendarat di daerah terpencil atau perairan sekitar negara tersebut, yang sering kali memicu rasa ingin tahu masyarakat setempat dan penyelidikan ilmiah.
EN: We use 'at' for a specific place or point (like a beach name), and 'in' for a larger area, region, or country (like a state or country).
Bahasa Indonesia: Kita menggunakan 'at' untuk menunjukkan tempat atau lokasi tertentu (seperti nama pantai), dan menggunakan 'in' untuk menunjukkan area, wilayah, atau negara yang lebih besar (seperti negara bagian atau negara).
We met at Forrest Beach in Queensland.
Kita bertemu di Pantai Forrest di Queensland.
EN: Queensland is a state in northeastern Australia known for its tropical climate and beautiful beaches. Forrest Beach is a quiet coastal community in this region.
Bahasa Indonesia: Queensland adalah sebuah negara bagian di timur laut Australia, yang terkenal dengan iklim tropis dan pantainya yang indah. Pantai Forrest adalah komunitas pesisir yang tenang di wilayah tersebut.
EN: The phrase 'at first' is used to describe the situation or feeling at the very beginning of an event, before things changed.
Bahasa Indonesia: Frasa "at first" digunakan untuk menggambarkan situasi atau perasaan saat suatu peristiwa baru dimulai, biasanya digunakan sebelum situasi tersebut berubah, sering diterjemahkan sebagai "awalnya" atau "pada mulanya".
At first, the English lesson was difficult, but now it is easy.
Awalnya, pelajaran bahasa Inggris terasa sulit, tetapi sekarang menjadi mudah.
EN: The verb 'look' is a linking verb used to describe appearance. It is followed directly by adjectives (like 'mysterious' and 'dangerous') to describe the subject, not adverbs.
Bahasa Indonesia: Kata kerja "look" adalah kata kerja penghubung (linking verb) yang digunakan untuk menggambarkan penampilan. Kata kerja ini langsung diikuti oleh kata sifat (seperti "mysterious" dan "dangerous") untuk menerangkan subjek, bukan kata keterangan.
The cake looks delicious.
Kue ini tampak lezat.
EN: We use the past tense verb 'came' (from 'come') to talk about actions that happened and finished in the past.
Bahasa Indonesia: Kita menggunakan kata kerja bentuk lampau "came" (berasal dari "come") untuk menggambarkan tindakan yang terjadi dan telah selesai di masa lalu.
He came to my house yesterday.
Dia datang ke rumah saya kemarin.
EN: We use 'to + verb' (infinitive) to show the purpose or reason why someone does an action. It answers the question 'Why?'.
Bahasa Indonesia: Kita menggunakan "to + kata kerja dasar" (infinitive) untuk menunjukkan tujuan atau alasan seseorang melakukan suatu tindakan. Ini menjawab pertanyaan "mengapa".
He went to the kitchen to make some tea.
Dia pergi ke dapur untuk membuat teh.
EN: The verb 'put' is used in the past tense here (it has the same form in present and past). The pattern 'put + [something] + [location]' is used to show moving something to a specific place.
Bahasa Indonesia: Kata kerja 'put' di sini berbentuk lampau (ejaan bentuk sekarang dan lampaunya sama). Pola kalimat 'put + [sesuatu] + [lokasi]' digunakan untuk menunjukkan tindakan meletakkan sesuatu di tempat tertentu.
She put the book on the table.
Dia meletakkan buku itu di atas meja.
EN: We use 'could not' (or 'couldn't') to talk about something that was not possible in the past. It is the past tense of 'cannot'. After 'could not', we always use the base form of the verb (like 'go').
Bahasa Indonesia: Kita menggunakan "could not" (atau "couldn't") untuk menyatakan hal yang tidak bisa atau tidak mungkin dilakukan di masa lampau. Ini adalah bentuk lampau dari "cannot". Setelah "could not", kita harus menggunakan kata kerja dasar (misalnya "go").
We could not find our keys yesterday.
Kami tidak bisa menemukan kunci kami kemarin.
EN: The simple past tense is used to talk about things that happened and finished in the past. For regular verbs, we add '-ed', but 'find' is an irregular verb, so its past tense form is 'found'.
Bahasa Indonesia: Simple past tense digunakan untuk menggambarkan hal yang terjadi dan sudah selesai di masa lalu. Kata kerja beraturan akan ditambahkan "-ed", tetapi "find" adalah kata kerja tidak beraturan, sehingga bentuk lampaunya adalah "found".
She found her keys under the sofa.
Dia menemukan kuncinya di bawah sofa.
EN: The Australian Space Agency is a relatively young government agency, established in 2018. It is responsible for developing Australia's space industry and coordinating space-related activities.
Bahasa Indonesia: Badan Antariksa Australia adalah lembaga pemerintah yang relatif baru, didirikan pada tahun 2018. Lembaga ini bertanggung jawab untuk mengembangkan industri antariksa Australia dan mengoordinasikan kegiatan terkait antariksa.
EN: We use 'were' as the past tense of 'are' when talking about plural subjects (more than one thing) in the past.
Bahasa Indonesia: Ketika kita mendeskripsikan hal-hal di masa lalu dan subjeknya berbentuk jamak (lebih dari satu benda), kita menggunakan "were" sebagai bentuk lampau dari "are".
The old toys were in the box.
Mainan-mainan lama itu dulu ada di dalam kotak.
EN: The passive voice 'are called' is used to show what name or term is given to something. It is formed with 'be' verb + past participle (called).
Bahasa Indonesia: Kalimat pasif "are called" (disebut) digunakan untuk menunjukkan nama atau sebutan yang diberikan kepada sesuatu. Strukturnya adalah "be + past participle (called)".
These animals are called pandas.
Hewan-hewan ini disebut panda.
EN: The term 'space balls' is an informal, colloquial way to describe spherical space debris (specifically pressure vessels). While 'pressure vessels' is the technical scientific term, the media and experts often use fun, simplified terms like 'space balls' to make science more accessible to the general public.
Bahasa Indonesia: 'space balls' (bola luar angkasa) adalah istilah informal dan bahasa sehari-hari yang digunakan untuk menggambarkan sampah antariksa berbentuk bulat (terutama bejana tekan). Meskipun 'pressure vessels' (bejana tekan) adalah istilah ilmiah profesional, media dan para ahli sering kali menggunakan istilah yang menarik dan disederhanakan seperti 'space balls' agar masyarakat umum lebih mudah memahami konten ilmiah.
EN: The past simple tense is used to describe completed actions in the past. For regular verbs, we add '-ed' (land -> landed). For irregular verbs, the form changes (fall -> fell). When connecting two past actions with 'and', we use the past tense for both verbs.
Bahasa Indonesia: Past simple tense digunakan untuk menggambarkan tindakan yang telah selesai di masa lalu. Kata kerja beraturan ditambahkan akhiran "-ed" (seperti land menjadi landed), sedangkan kata kerja tidak beraturan memiliki perubahan spesifiknya sendiri (seperti fall menjadi fell). Ketika menggunakan "and" untuk menghubungkan dua tindakan di masa lalu, kedua kata kerja tersebut harus menggunakan bentuk lampau.
The bird flew from the tree and landed on my hand.
Burung itu terbang turun dari pohon dan hinggap di tangan saya.
EN: Using 'said' to report what someone else said (reported speech). We often put a small sentence after 'said' to show the message, and the word 'that' can be left out.
Bahasa Indonesia: Gunakan "said" untuk melaporkan apa yang dikatakan orang lain (kalimat tidak langsung). Kita biasanya meletakkan kalimat sederhana setelah "said" untuk menyampaikan informasi, dan konjungsi "that" dapat dihilangkan.
He said the water is cold.
Dia mengatakan airnya dingin.
EN: In English news writing, it is common to introduce a person's title or expertise (e.g., 'A space expert') before their actual name ('Professor Alice Gorman') to establish their authority immediately.
Bahasa Indonesia: Dalam penulisan berita bahasa Inggris, gelar atau bidang keahlian seseorang (seperti “seorang pakar antariksa”) biasanya diperkenalkan sebelum nama orang tersebut (seperti “Profesor Alice Gorman”) untuk segera membangun kredibilitasnya.
EN: The verb 'call' can be used with the pattern 'call + object + noun' to give someone or something a name or nickname.
Bahasa Indonesia: Kata kerja “call” dapat menggunakan pola kalimat “call + objek + nomina” untuk menunjukkan memanggil atau menamai seseorang atau sesuatu dengan nama atau julukan tertentu.
They call him the king.
Mereka memanggilnya raja.
EN: The term 'space balls' is a playful, informal way to describe spherical space debris (pressure vessels). In popular culture, 'Spaceballs' is also the title of a famous 1987 science fiction parody film.
Bahasa Indonesia: “space balls” (bola luar angkasa) adalah istilah humoris dan informal yang digunakan untuk menggambarkan sampah antariksa berbentuk bola (tangki bertekanan). Dalam budaya populer, “Spaceballs” juga merupakan judul film parodi fiksi ilmiah terkenal tahun 1987.
EN: The verb 'give' (past tense 'gave') is used here with two objects: the indirect object (implied audience) and the direct object ('important safety advice'). In English, 'advice' is an uncountable noun, so we do not use 'an' before it.
Bahasa Indonesia: Kata kerja “give” (bentuk lampau “gave”) di sini diikuti oleh objek langsung “important safety advice” (saran keselamatan yang penting). Dalam bahasa Inggris, “advice” (saran) adalah nomina takterhitung (uncountable noun), sehingga tidak dapat diawali dengan artikel “an”.
She gave helpful advice to the students.
Dia memberikan saran yang berguna kepada para siswa.
EN: In English-speaking countries, government agencies (like the Australian Space Agency) frequently issue 'safety advice' or 'safety advisories' to the public during unusual events to ensure public safety and prevent panic.
Bahasa Indonesia: Di negara-negara berbahasa Inggris, lembaga pemerintah (seperti Badan Antariksa Australia) sering kali merilis 'saran keselamatan' (safety advice) atau 'imbauan keselamatan' (safety advisories) kepada masyarakat ketika terjadi peristiwa yang tidak biasa, untuk memastikan keselamatan publik dan mencegah kepanikan.
EN: The modal verb 'should' is used to give advice or say what is the right thing to do. Adding 'never' after 'should' creates a strong negative recommendation, meaning 'it is a very bad idea to do this'.
Bahasa Indonesia: Kata kerja modal 'should' (seharusnya) digunakan untuk memberikan saran atau menyatakan apa yang harus dilakukan. Menambahkan 'never' (tidak pernah) setelah 'should' dapat membentuk saran negatif yang kuat, yang berarti 'sama sekali tidak boleh melakukan hal ini'.
You should never eat green potatoes.
Anda sama sekali tidak boleh memakan kentang yang berwarna hijau.
EN: With the increase in space exploration, 'space debris' (or space junk) has become a real-world safety topic. Space agencies around the world, like the Australian Space Agency, advise the public not to touch any fallen objects because they might contain toxic fuels or sharp edges.
Bahasa Indonesia: Seiring meningkatnya eksplorasi antariksa, "space debris" (sampah antariksa) telah menjadi masalah keamanan yang nyata. Badan antariksa di seluruh dunia (seperti Badan Antariksa Australia) menyarankan masyarakat untuk tidak menyentuh benda antariksa apa pun yang jatuh, karena benda tersebut mungkin mengandung bahan bakar beracun atau memiliki tepian yang tajam.
EN: Using 'if' to talk about a possible future action and its result. In this pattern, we use 'if' followed by the present simple tense, and the other part of the sentence uses a modal verb like 'should' to give advice.
Bahasa Indonesia: Gunakan "if" (jika) untuk menggambarkan situasi yang mungkin terjadi dan tindakan yang disarankan untuk diambil. Dalam pola kalimat ini, klausa yang diawali dengan "if" menggunakan simple present tense, sedangkan klausa lainnya menggunakan kata kerja bantu "should" (seharusnya) untuk memberikan saran.
You should ask the teacher if you do not understand.
Jika Anda tidak mengerti, Anda harus bertanya kepada guru.
EN: In many English-speaking countries, 'emergency services' refers to the police, fire department, and ambulance services. The general emergency number is 911 in the US, 999 in the UK, and 000 in Australia.
Bahasa Indonesia: Di banyak negara berbahasa Inggris, 'emergency services' (layanan darurat) merujuk pada layanan polisi, pemadam kebakaran, dan ambulans. Nomor telepon darurat umum di AS adalah 911, di Inggris adalah 999, sedangkan di Australia adalah 000.
Kosakata utama dengan pengucapan IPA, definisi, contoh kalimat, dan kuis interaktif.
Dalam konteks: menemukan (bentuk lampau)
Dalam konteks: bola-bola (jamak)
Dalam konteks: misterius
Dalam konteks: berbahaya
Dalam konteks: (departemen atau lembaga pemerintah)
Dalam konteks: keselamatan, keamanan
Dalam konteks: badan, lembaga, agensi
Dalam konteks: para ahli
Dalam konteks: saran, nasihat
Dalam konteks: keadaan darurat, peristiwa mendadak
Frasa dengan label jenis, definisi dwibahasa, catatan penggunaan, dan contoh kalimat.
An organization of people whose job is to put out fires and help in other emergencies.
Dinas pemadam kebakaran, departemen pemadam kebakaran
A container designed to hold gases or liquids at a pressure substantially different from the ambient pressure.
Bejana tekan
Defunct human-made objects in space, such as old satellites and spent rocket stages.
Sampah luar angkasa, puing-puing luar angkasa
The public organizations that respond to emergencies, typically including police, fire, and ambulance services.
Layanan darurat (seperti polisi, pemadam kebakaran, ambulans, dll.)