EN: The Present Perfect Tense ('have resigned') is used here to describe an action that happened in the recent past but has a strong relevance or impact on the present situation.
Bahasa Indonesia: Present perfect tense (have resigned) di sini digunakan untuk menggambarkan tindakan yang terjadi di masa lalu yang baru saja berlalu, namun memiliki hubungan atau dampak yang kuat terhadap situasi saat ini.
Several board members have resigned in protest of the new policy.
Beberapa anggota dewan telah mengundurkan diri sebagai bentuk protes terhadap kebijakan baru.
EN: The phrase 'More than' is used as a quantifier meaning 'over' or 'exceeding' a specific number, functioning as a modifier for the subject '50 solicitors'.
Bahasa Indonesia: Frasa "More than" digunakan sebagai kuantifier, yang berarti "lebih dari" atau "melebihi" angka tertentu, di sini berfungsi sebagai pengubah (modifier) untuk subjek "50 solicitors".
More than 100 people attended the seminar yesterday.
Lebih dari 100 orang menghadiri seminar kemarin.
EN: In Ireland and the UK, the legal profession is divided into 'solicitors' (who traditionally deal directly with clients, prepare cases, and handle general legal matters) and 'barristers' (who represent clients in higher courts). The 'criminal legal aid panel' refers to the list of private lawyers who are paid by the state to represent defendants who cannot afford their own legal representation.
Bahasa Indonesia: Di Irlandia dan Inggris, profesi hukum dibagi menjadi "solicitors" (pengacara transaksi/solisitor, yang secara tradisional berhubungan langsung dengan klien, mempersiapkan kasus, dan menangani masalah hukum umum) dan "barristers" (pengacara pengadilan/barister, yang mewakili klien di pengadilan tinggi). "criminal legal aid panel" (panel bantuan hukum pidana) merujuk pada daftar pengacara swasta yang didanai oleh negara untuk memberikan pembelaan bagi terdakwa yang tidak mampu membayar biaya pengacara.
EN: The subordinating conjunction 'after' is used to connect two clauses, showing that the action in the main clause ('The resignations happened') occurred subsequent to the action in the adverbial clause ('the Government introduced...').
Bahasa Indonesia: Konjungsi subordinatif "after" (setelah) digunakan untuk menghubungkan dua klausa, menunjukkan bahwa tindakan pada klausa utama (pengunduran diri terjadi) terjadi setelah tindakan pada klausa adverbia (Pemerintah memberlakukan...).
The guests left after the party ended.
Setelah pesta selesai, para tamu pun pergi.
EN: The Simple Past Tense ('happened', 'introduced') is used to describe completed actions that took place at a specific time in the past.
Bahasa Indonesia: Past tense sederhana (seperti 'happened', 'introduced') digunakan untuk menggambarkan tindakan yang telah selesai atau peristiwa yang terjadi pada titik waktu tertentu di masa lalu.
She started her new job last week.
Dia memulai pekerjaan barunya minggu lalu.
EN: The term 'flat fee' refers to a single fixed fee for a service, regardless of usage or the amount of time spent. In legal aid systems, flat fees are often controversial because lawyers argue they do not fairly compensate for complex cases that require many hours of work.
Bahasa Indonesia: "flat fee" merujuk pada "tarif tetap" atau "biaya flat", yaitu pengenaan biaya yang seragam tanpa memandang jumlah penggunaan layanan atau waktu yang dihabiskan. Dalam sistem bantuan hukum, tarif tetap sering kali menuai kontroversi karena para pengacara menganggap hal ini tidak dapat menjelaskan atau mengompensasi secara wajar kasus-kasus rumit yang membutuhkan waktu puluhan jam untuk ditangani.
EN: Passive Voice (is paid): Used when the action is more important than the agent performing it. It is formed with 'be' + past participle.
Bahasa Indonesia: Kalimat pasif (is paid): Digunakan ketika tindakan itu sendiri lebih penting daripada pelaku yang melakukan tindakan tersebut. Strukturnya adalah "be + past participle".
The salary is paid to employees at the end of every month.
Gaji dibayarkan kepada karyawan pada setiap akhir bulan.
EN: Defining Relative Clause (who represent...): Introduced by the relative pronoun 'who' to define or give essential information about the preceding noun 'solicitors'.
Bahasa Indonesia: Klausa relatif pembatas (who represent...): Dipandu oleh kata ganti relatif "who", digunakan untuk mendefinisikan atau memberikan informasi penting tentang anteseden "solicitors (pengacara)".
We need to hire managers who speak fluent English.
Kami perlu mempekerjakan seorang manajer yang fasih berbahasa Inggris.
EN: In legal systems like Ireland's, there is a distinction between 'solicitors' (who generally handle out-of-court legal work and represent clients in lower courts like district courts) and 'barristers' (who specialize in courtroom advocacy in higher courts). This sentence specifically mentions solicitors representing clients at district courts.
Bahasa Indonesia: Dalam sistem hukum seperti di Irlandia, terdapat perbedaan antara "solicitor (pengacara non-litigasi)" dan "barrister (advokat/pengacara litigasi)". Solicitor biasanya menangani masalah hukum di luar pengadilan dan mewakili klien di pengadilan yang lebih rendah seperti pengadilan negeri; sedangkan barrister berspesialisasi dalam pembelaan di pengadilan tinggi. Kalimat ini secara khusus merujuk pada solicitor yang mewakili klien di pengadilan negeri.
EN: The verb 'stop' is followed by a gerund (verb-ing) when it means to cease performing an action. This is different from 'stop to do', which means to pause one activity in order to start another.
Bahasa Indonesia: Ketika kata kerja "stop" diikuti oleh gerund (V-ing), ini berarti "menghentikan tindakan yang sedang berlangsung". Ini berbeda dengan arti "stop to do" (berhenti untuk melakukan hal lain).
She stopped buying plastic bottles to protect the environment.
Dia berhenti membeli botol plastik untuk melindungi lingkungan.
EN: The present perfect tense ('have/has + past participle') is used here to describe an action that happened in the recent past and has a strong relevance or result in the present.
Bahasa Indonesia: Present perfect tense (have/has + past participle) di sini digunakan untuk menggambarkan tindakan yang baru saja terjadi dan memiliki dampak atau hasil yang signifikan pada saat ini.
Many workers have walked out of the factory in protest.
Banyak pekerja telah keluar dari pabrik sebagai bentuk protes.
EN: Non-defining relative clauses (using 'which') add extra, non-essential information about a noun. They are separated from the main clause by commas, and 'which' cannot be replaced by 'that'.
Bahasa Indonesia: Klausa relatif non-restriktif (menggunakan 'which') digunakan untuk memberikan penjelasan tambahan tentang anteseden, memberikan informasi tambahan yang tidak esensial. Klausa jenis ini harus dipisahkan dari klausa utama dengan tanda koma, dan kata ganti relatif 'which' di dalamnya tidak dapat digantikan dengan 'that'.
The new law, which was proposed last year, has finally been passed.
Undang-undang baru yang diusulkan tahun lalu akhirnya disahkan.
EN: The phrasal verb 'come into effect' means to start being applicable or active, especially regarding laws, rules, or systems.
Bahasa Indonesia: Kata kerja frasa 'come into effect' berarti "mulai berlaku" atau "mulai diterapkan", biasanya digunakan untuk hukum, aturan, atau sistem.
The new tax regulations will come into effect next month.
Peraturan pajak yang baru akan mulai berlaku bulan depan.
EN: In parliamentary democracies like Ireland, government ministers (such as the Justice Minister) have the authority to introduce administrative changes or regulations, which can sometimes lead to significant public debate or protests from professional bodies like the Law Society.
Bahasa Indonesia: Di negara-negara demokrasi parlementer seperti Irlandia, menteri pemerintah (seperti Menteri Kehakiman) memiliki wewenang untuk memperkenalkan perubahan administratif atau peraturan, yang terkadang memicu diskusi publik yang luas, bahkan diprotes oleh kelompok profesional seperti Law Society of Ireland.
EN: The prepositional phrase 'According to' is used to state the source of information, indicating where the facts or opinions come from. It is typically followed by a noun or noun phrase.
Bahasa Indonesia: Frasa preposisional "According to" (Menurut) digunakan untuk menjelaskan sumber informasi, yang menunjukkan asal dari fakta atau opini. Frasa ini biasanya diikuti oleh nomina atau frasa nomina.
According to the weather forecast, it will rain tomorrow.
Menurut prakiraan cuaca, besok akan hujan.
EN: The simple past tense of the verb 'to be' ('were' for plural subjects) is used here to describe a state or situation that existed at a specific time in the past ('on that date').
Bahasa Indonesia: Di sini, bentuk lampau dari kata kerja be "were" (digunakan untuk subjek jamak) digunakan untuk menggambarkan keadaan atau situasi yang ada pada waktu tertentu di masa lalu ("on that date", yaitu pada tanggal tersebut).
Many students were in the library yesterday afternoon.
Kemarin sore ada banyak siswa di perpustakaan.
EN: In Ireland and the UK, the legal profession is divided into 'solicitors' and 'barristers'. Solicitors generally deal directly with clients, handle paperwork, and represent clients in lower courts (like district courts). The 'legal aid panel' refers to a list of private lawyers who are paid by the government to represent clients who cannot afford their own legal defense.
Bahasa Indonesia: Di Irlandia dan Inggris, profesional hukum dibagi menjadi "pengacara" (solicitors) dan "advokat" (barristers). Pengacara biasanya berurusan langsung dengan klien, menangani pekerjaan administratif, dan mewakili klien di pengadilan tingkat rendah (seperti pengadilan distrik). Sementara itu, "panel bantuan hukum" (legal aid panel) merujuk pada daftar pengacara swasta yang biayanya dibayar oleh pemerintah untuk memberikan pembelaan hukum bagi klien yang tidak mampu membayar biaya pengacara.
EN: The Past Perfect Tense ('had' + past participle) is used to describe an action that was completed before a specific point in the past. In this sentence, 'had officially resigned' happened before the past time marker 'By Tuesday of this week'.
Bahasa Indonesia: Past perfect tense (had + past participle) digunakan untuk menggambarkan tindakan yang telah selesai sebelum titik waktu tertentu di masa lalu. Dalam kalimat ini, "had officially resigned" (telah resmi mengundurkan diri) terjadi sebelum penanda waktu lampau "By Tuesday of this week" (hingga hari Selasa minggu ini).
By the time the meeting started, she had already finished the report.
Sebelum rapat dimulai, dia sudah menyelesaikan laporannya.
EN: The preposition 'by' is used to indicate a deadline or a point in time 'not later than'. When paired with a past time, it often triggers the use of the past perfect tense.
Bahasa Indonesia: Preposisi "by" digunakan untuk menunjukkan waktu yang tidak lebih lambat dari tenggat waktu atau titik waktu tertentu. Ketika digunakan dengan waktu lampau, biasanya akan memicu penggunaan tenses past perfect.
By 10 PM last night, all the guests had left.
Hingga pukul 10 malam kemarin, semua tamu sudah pergi.
EN: In legal contexts, a 'panel' refers to an official list of professionals (in this case, solicitors/lawyers) who are eligible and registered to provide specific services, such as state-funded legal aid. Resigning from the panel means they will no longer accept state-funded cases, which is a common form of protest among legal professionals against government fee cuts.
Bahasa Indonesia: Dalam konteks hukum, "panel" (panel/daftar) mengacu pada daftar resmi profesional (dalam hal ini pengacara/solicitor) yang memenuhi syarat dan terdaftar untuk menyediakan layanan tertentu (seperti bantuan hukum yang didanai pemerintah). Mengundurkan diri dari daftar tersebut berarti mereka tidak akan lagi menerima kasus yang didanai pemerintah, yang merupakan bentuk protes umum oleh para profesional hukum terhadap pemotongan biaya oleh pemerintah.
EN: Present Perfect Tense (has opposed): Used here to describe an action that happened in the past but has strong relevance to the current situation. It is formed with 'have/has' + past participle.
Bahasa Indonesia: Present perfect tense (has opposed): Di sini digunakan untuk menggambarkan tindakan yang terjadi di masa lalu tetapi memiliki hubungan yang kuat dengan saat ini. Strukturnya adalah "have/has" + past participle.
The government has proposed a new law to protect the environment.
Pemerintah telah mengusulkan undang-undang baru untuk melindungi lingkungan.
EN: Adverbial Clause of Reason (because...): Introduced by the conjunction 'because' to explain the reason or cause for the action in the main clause.
Bahasa Indonesia: Klausa adverbia alasan (because...): Dipandu oleh kata hubung "because", digunakan untuk menjelaskan penyebab atau alasan tindakan pada klausa utama.
She decided to walk to work because the weather was beautiful.
Dia memutuskan untuk berjalan kaki ke tempat kerja karena cuacanya sangat bagus.
EN: The Law Society of Ireland is the professional body for solicitors in Ireland. In common law jurisdictions like Ireland, the legal profession is often split between 'solicitors' (who deal directly with clients and handle general legal matters) and 'barristers' (who represent clients in higher courts).
Bahasa Indonesia: Asosiasi Hukum Irlandia adalah badan profesional untuk pengacara transaksi (solicitor) di Irlandia. Di negara-negara dengan sistem hukum umum (common law) seperti Irlandia, profesi hukum biasanya dibagi menjadi "solicitor" (yang berhubungan langsung dengan klien dan menangani masalah hukum umum) dan "barrister" (pengacara pengadilan, yang terutama mewakili klien untuk membela di pengadilan).
EN: Apposition (同位語): A grammatical construction where two noun phrases are placed side-by-side to identify or explain the other. Here, 'the Law Society president' is an appositive that identifies who 'Rosemarie Loftus' is. It is set off by commas.
Bahasa Indonesia: Aposisi: Ini adalah struktur tata bahasa di mana dua frasa nomina diletakkan berdampingan untuk menjelaskan atau menerangkan nomina lainnya. Dalam kalimat ini, "the Law Society president" (presiden Asosiasi Hukum) adalah sebuah aposisi yang digunakan untuk mengidentifikasi identitas "Rosemarie Loftus" (Rosemarie Loftus), dipisahkan oleh tanda koma di depan dan belakangnya.
Mr. Green, the school principal, will give a speech tomorrow.
Kepala sekolah, Pak Green, akan memberikan pidato besok.
EN: Noun Clause as Direct Object (名詞子句作直接賓語): The conjunction 'that' introduces a noun clause ('that the new fee will create legal deserts') which functions as the direct object of the reporting verb 'warned'. 'That' can optionally be omitted in informal contexts.
Bahasa Indonesia: Klausa nomina sebagai objek langsung: Kata hubung "that" mengawali klausa nomina ("that the new fee will create legal deserts"), yang berfungsi sebagai objek langsung dari kata kerja pelapor "warned" (memperingatkan) dalam kalimat. Dalam konteks informal, "that" biasanya dapat dihilangkan.
She warned that the road was very slippery.
Dia memperingatkan bahwa jalanan sangat licin.
EN: The term 'legal deserts' is a metaphor analogous to 'food deserts'. It refers to geographic areas or communities where there is a severe shortage of lawyers, particularly those who provide affordable or free legal aid to low-income individuals. In this context, the Law Society of Ireland warns that low fees will discourage solicitors from taking on legal aid cases, leaving poor defendants without representation.
Bahasa Indonesia: "Gurun hukum" (legal deserts) adalah istilah metafora, yang dianalogikan dengan "gurun makanan" (food deserts). Istilah ini merujuk pada wilayah geografis atau komunitas yang sangat kekurangan pengacara (terutama pengacara yang menyediakan bantuan hukum gratis atau terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah). Dalam konteks ini, Law Society Irlandia memperingatkan bahwa biaya layanan yang terlalu rendah akan membuat pengacara enggan menerima kasus bantuan hukum, sehingga menyebabkan terdakwa miskin menghadapi kesulitan karena tidak ada yang mewakili mereka.
EN: The relative adverb 'where' is used to introduce a relative clause (adjective clause) that modifies a noun of place (in this case, 'areas'). It functions as an adverbial of place within the relative clause, meaning 'in which'.
Bahasa Indonesia: Kata keterangan relatif 'where' digunakan untuk mengawali klausa relatif (klausa adjektif), yang berfungsi untuk menerangkan kata benda yang menunjukkan tempat (dalam kalimat ini adalah 'areas'). Kata ini berperan sebagai kata keterangan tempat dalam klausa relatif, yang setara dengan 'in which' (di mana).
This is the town where I was born.
Ini adalah kota tempat saya lahir.
EN: The relative clause 'who need it' uses the relative pronoun 'who' as the subject of the clause to modify the antecedent 'people'. Since 'people' is plural, the verb 'need' agrees with it in the plural form.
Bahasa Indonesia: Klausa relatif 'who need it' menggunakan kata ganti relatif 'who' sebagai subjek klausa tersebut, yang berfungsi untuk menerangkan anteseden 'people' (orang-orang). Karena 'people' berbentuk jamak, maka kata kerja 'need' juga menggunakan bentuk jamak agar selaras antara subjek dan kata kerja.
The government should help families who live in poverty.
Pemerintah harus membantu keluarga yang hidup dalam kemiskinan.
EN: In the UK and Ireland, the legal profession is split into 'solicitors' (who deal directly with clients, prepare cases, and handle general legal matters) and 'barristers' (who represent clients in higher courts). 'Legal aid' refers to government-funded legal services for those who cannot afford to pay, ensuring access to justice for all.
Bahasa Indonesia: Di Inggris dan Irlandia, profesional hukum dibagi menjadi "solicitor" (pengacara yang berhubungan langsung dengan klien, menyiapkan berkas perkara, dan menangani urusan hukum umum) dan "barrister" (advokat yang mewakili klien di pengadilan tingkat tinggi). "Bantuan hukum" (legal aid) mengacu pada pendanaan yang disediakan oleh pemerintah bagi orang-orang yang tidak mampu membayar biaya pengacara, untuk memastikan semua orang mendapatkan keadilan hukum.
EN: The preposition 'under' is used here to mean 'governed by' or 'according to' a particular system, law, or agreement.
Bahasa Indonesia: Preposisi "under" di sini berarti "di bawah (sistem)..." atau "berdasarkan" sistem, hukum, atau perjanjian tertentu.
Under the new rules, employees can work from home twice a week.
Di bawah aturan baru, karyawan dapat bekerja dari rumah dua kali seminggu.
EN: The coordinating conjunction 'and' connects two parallel clauses sharing the same subject ('solicitors') and verb ('received'). In the second part, 'solicitors received' is omitted to avoid repetition.
Bahasa Indonesia: Konjungsi koordinatif "and" menghubungkan dua klausa paralel yang berbagi subjek (solicitors) dan verba (received) yang sama. Di paruh kedua kalimat, "solicitors received" dihilangkan untuk menghindari pengulangan.
She bought a book for ten dollars and a pen for two dollars.
Dia membeli buku seharga sepuluh dolar dan pena seharga dua dolar.
EN: In common law jurisdictions like Ireland and the UK, the legal profession is split into 'solicitors' (who handle general legal matters and prepare cases) and 'barristers' (who represent clients in higher courts). This sentence refers to solicitors representing clients in the lower 'district courts' under the state-funded legal aid scheme.
Bahasa Indonesia: Di negara-negara dengan sistem hukum umum (common law) seperti Irlandia dan Inggris, profesi hukum dibagi menjadi "solicitor" (pengacara yang terutama menangani masalah hukum umum dan mempersiapkan kasus) dan "barrister" (advokat yang terutama mewakili klien di pengadilan tinggi). Kalimat ini merujuk pada solicitor yang mewakili klien di "Pengadilan Distrik" tingkat rendah di bawah skema bantuan hukum yang didanai pemerintah.
EN: Noun clause as direct object: The conjunction 'that' introduces a noun clause ('that 81 percent of solicitors said...') which functions as the direct object of the transitive verb 'found'. In reporting verbs like 'find', 'say', or 'think', 'that' is often used to introduce the reported information.
Bahasa Indonesia: Klausa nomina sebagai objek langsung: Konjungsi 'that' memperkenalkan klausa nomina ('that 81 percent of solicitors said...'), yang berfungsi sebagai objek langsung dari kata kerja transitif 'found' (menemukan) dalam kalimat. Setelah kata kerja pelapor seperti 'find' (menemukan), 'say' (mengatakan), atau 'think' (berpikir), 'that' sering digunakan untuk memperkenalkan informasi yang dilaporkan.
The study showed that regular exercise improves sleep quality.
Penelitian menunjukkan bahwa olahraga teratur dapat meningkatkan kualitas tidur.
EN: Second Conditional (Subjunctive Mood): The clause 'if the changes were made' uses the past simple tense ('were made') to express a hypothetical or unlikely condition in the present or future. The main clause uses 'would' + base verb ('would resign') to show the hypothetical result.
Bahasa Indonesia: Kalimat pengandaian tipe 2 (Subjunctive): Klausa 'if the changes were made' menggunakan past simple ('were made') untuk menunjukkan situasi hipotetis atau kemungkinan kecil terjadi di masa sekarang atau masa depan. Klausa utama menggunakan 'would' + kata kerja dasar ('would resign') untuk menunjukkan hasil hipotetis.
If they offered me the job, I would accept it.
Jika mereka mempekerjakan saya, saya akan menerima pekerjaan itu.
EN: In Ireland and the UK, 'solicitors' are lawyers who traditionally deal with most of the legal matters in court, prepare cases, and advise clients, whereas 'barristers' represent clients in the higher courts. 'Criminal legal aid' refers to state-funded legal representation for individuals who cannot afford to pay for a lawyer themselves, ensuring access to justice.
Bahasa Indonesia: Di Irlandia dan Inggris, "solicitor" (pengacara transaksi/non-litigasi) secara tradisional bertanggung jawab menangani sebagian besar urusan hukum di luar pengadilan, menyiapkan berkas perkara, dan memberikan konsultasi kepada klien; sedangkan "barrister" (advokat/pengacara litigasi) bertanggung jawab untuk bersidang di pengadilan tinggi. "criminal legal aid" (bantuan hukum pidana) adalah sistem yang didanai pemerintah untuk menyediakan perwakilan hukum bagi individu yang tidak mampu membayar biaya pengacara, guna memastikan keadilan hukum.
EN: Noun Clause as Direct Object: The conjunction 'that' introduces a noun clause ('that the changes will cause...') which functions as the direct object of the transitive verb 'predicted'. It reports the content of the prediction.
Bahasa Indonesia: Klausa nomina sebagai objek langsung: Kata hubung "that" mengawali klausa nomina (that the changes will cause...), berfungsi sebagai objek langsung dari kata kerja transitif "predicted" (memprediksi) dalam kalimat, untuk menjelaskan isi spesifik dari prediksi tersebut.
The economist predicted that inflation would decrease next year.
Para ekonom memprediksi bahwa inflasi akan turun tahun depan.
EN: Noun Prepositional Phrase: The prepositional phrase 'of solicitors' modifies the noun 'exodus', specifying who is departing, while 'from the scheme' indicates the source of the departure.
Bahasa Indonesia: Frasa preposisi modifikator nomina: Frasa preposisi "of solicitors" menerangkan nomina "exodus" (eksodus/kepergian massal), memperjelas siapa yang pergi, sedangkan "from the scheme" menunjukkan asal kepergian tersebut (skema tersebut).
There was a sudden exodus of workers from the factory.
Para pekerja tiba-tiba melakukan eksodus massal dari pabrik.
EN: In Ireland and the UK, the legal profession is split into 'solicitors' (who deal directly with clients and handle general legal matters) and 'barristers' (who represent clients in higher courts). The 'Law Society of Ireland' is the professional body for solicitors in Ireland, representing their interests and regulating the profession.
Bahasa Indonesia: Di Irlandia dan Inggris, profesional hukum dibagi menjadi "solicitor" (pengacara yang berhubungan langsung dengan klien dan menangani masalah hukum umum) dan "barrister" (advokat yang mewakili klien di pengadilan yang lebih tinggi). "Law Society of Ireland" adalah badan profesional untuk para solicitor di Irlandia, yang mewakili kepentingan mereka dan bertanggung jawab atas regulasi industri tersebut.
Kosakata utama dengan pengucapan IPA, definisi, contoh kalimat, dan kuis interaktif.
Dalam konteks: pengacara (terutama yang memberikan nasihat hukum, menyiapkan dokumen hukum, dan mewakili klien di pengadilan tingkat pertama)
Dalam konteks: mengundurkan diri, keluar (dari organisasi atau posisi)
Dalam konteks: mewakili (bertindak sebagai perwakilan hukum seseorang di pengadilan)
Dalam konteks: protes, menentang
Dalam konteks: menentang, melawan
Dalam konteks: penampilan di pengadilan
Dalam konteks: survei, penelitian
Dalam konteks: memprediksi, meramalkan
Dalam konteks: kepergian massal, keluarnya secara bersama-sama
Frasa dengan label jenis, definisi dwibahasa, catatan penggunaan, dan contoh kalimat.
Free legal advice or representation in court provided by the state for people who cannot afford to pay for it.
Bantuan hukum
A single fixed fee for a service, regardless of the amount of time or work involved.
Tarif tetap, biaya flat
To begin to apply or be used; to become active (especially of a law, rule, or system).
Mulai berlaku, mulai diterapkan
An area where there are not enough lawyers or legal services available to meet the needs of the local population.
Gurun hukum (merujuk pada daerah yang kekurangan layanan hukum)