EN: Use 'continue to + verb' to talk about an action that keeps happening or starts again.
Bahasa Indonesia: Gunakan "continue to + kata kerja" untuk menjelaskan tindakan yang terus berlangsung atau dimulai kembali.
She continued to study after dinner.
Setelah makan malam, dia terus membaca buku.
EN: Use the past tense (adding -ed) to talk about actions that happened and finished in the past.
Bahasa Indonesia: Gunakan bentuk lampau (menambahkan -ed) untuk menjelaskan tindakan yang sudah terjadi dan selesai di masa lalu.
He walked to the park and played with his dog.
Dia berjalan ke taman dan bermain dengan anjingnya.
EN: Use 'have someone do something' to say you asked or paid someone to perform a task. The verb after 'someone' is always in its base form (no 'to').
Bahasa Indonesia: Gunakan "have someone do something" untuk menyatakan bahwa Anda meminta atau mengatur seseorang melakukan sesuatu. Kata kerja setelah "someone" harus dalam bentuk dasar (tanpa to).
I had the waiter bring some water.
Saya meminta pelayan untuk membawakan air.
EN: In the past, travelers would stop at 'inns' where workers (hostlers) would take care of their horses. This was a standard service similar to a modern car wash or valet parking.
EN: Use 'and' to connect two actions done by the same person in the past. Both verbs must be in the past tense (came, found).
Bahasa Indonesia: Gunakan 'and' untuk menghubungkan dua tindakan yang dilakukan oleh orang yang sama di masa lalu. Kedua kata kerja harus dalam bentuk lampau (came, found).
He sat down and drank some water.
Dia duduk dan minum air.
EN: The verb 'tell' (past tense: 'told') is used to give information to someone. It is usually followed directly by the person being spoken to.
Bahasa Indonesia: Kata kerja "tell" (bentuk lampau: "told") digunakan untuk memberikan informasi kepada seseorang. Biasanya diikuti langsung oleh orang yang diajak bicara.
She told her mother the secret.
Dia menceritakan rahasia itu kepada ibunya.
EN: The Past Simple tense is used to describe an action that happened and was completed at a specific time in the past. In this sentence, 'lost' is the past form of 'lose'.
Bahasa Indonesia: Bentuk lampau sederhana digunakan untuk menjelaskan tindakan yang terjadi dan selesai pada waktu tertentu di masa lalu. Dalam kalimat ini, "lost" adalah bentuk lampau dari "lose" (kehilangan/jatuh).
I lost my keys yesterday.
Saya kehilangan kunci saya kemarin.
EN: In this historical context, a 'shoe' refers to a horseshoe. Losing a horseshoe was a serious matter as it could lead to the horse becoming lame or injured during travel.
EN: Use 'Shall I...?' to make a polite offer or suggestion to help someone.
Bahasa Indonesia: Gunakan "Shall I...?" untuk menawarkan bantuan atau memberikan saran dengan sopan kepada seseorang.
Shall I open the window for you?
Bolehkah saya membukakan jendela untuk Anda?
EN: In the past, a blacksmith was a vital professional in every town, responsible for making and fitting horseshoes, which were essential for travel.
EN: Use 'leave + object + alone' to tell someone to stop touching or bothering something or someone.
Bahasa Indonesia: Gunakan "leave + objek + alone" untuk memberi tahu seseorang agar berhenti menyentuh atau mengganggu sesuatu atau seseorang, artinya "biarkan saja" atau "jangan diurus".
Leave the cake alone until it is cool.
Jangan sentuh kue itu sebelum dingin.
EN: In English, 'leave it alone' can sound quite direct or dismissive. In this story, it shows the merchant's impatience because he is in a hurry.
EN: Use 'a couple of' to mean 'two' or 'a small number' of things. It is followed by a plural noun.
Bahasa Indonesia: Gunakan "a couple of" untuk berarti "dua" atau "beberapa" hal. Diikuti oleh kata benda jamak.
I will be ready in a couple of minutes.
Saya akan siap dalam beberapa menit.
EN: In English-speaking countries, 'a couple of' is very common in casual conversation to mean 'a few'. It doesn't always mean exactly two.
EN: The phrase 'be in a hurry' is used to describe someone who needs to move or act quickly because they don't have much time.
Bahasa Indonesia: Frasa "be in a hurry" digunakan untuk menggambarkan seseorang yang perlu bergerak atau bertindak cepat karena waktu terbatas, yaitu "terburu-buru".
She is in a hurry to catch the bus.
Dia sedang terburu-buru untuk naik bus.
EN: In English-speaking cultures, saying 'I'm in a hurry' is a direct but polite way to explain why you cannot stop to talk or why you are moving quickly.
EN: Use 'get on' to describe the action of entering or mounting a vehicle or animal (like a bus, train, or horse). Use 'got on' for the past tense.
Bahasa Indonesia: Gunakan "get on" untuk menjelaskan tindakan naik ke kendaraan atau menaiki hewan (seperti bus, kereta, atau kuda). Bentuk lampau menggunakan "got on".
She got on the bus at ten o'clock.
Dia naik bus pada pukul sepuluh.
Kosakata utama dengan pengucapan IPA, definisi, contoh kalimat, dan kuis interaktif.
Dalam konteks: pedagang, orang yang melakukan jual beli atau perdagangan
Dalam konteks: melanjutkan, berarti melakukan suatu tindakan tanpa henti
Dalam konteks: beristirahat, berarti berhenti beraktivitas untuk memulihkan tenaga
Dalam konteks: pekerja, buruh, di sini merujuk pada orang yang bekerja di penginapan atau kandang kuda
Dalam konteks: pandai besi, pengrajin yang membuat barang dari besi (seperti tapal kuda)
Dalam konteks: mengatasi, berusaha melakukan, berarti mampu menyelesaikan sesuatu meskipun dalam keadaan sulit
Dalam konteks: terburu-buru, keadaan sedang mengejar waktu
Frasa dengan label jenis, definisi dwibahasa, catatan penggunaan, dan contoh kalimat.
To stop touching or interfering with something.
Biarkan saja, jangan diganggu
Needing to do something quickly or get somewhere fast.
Terburu-buru, tergesa-gesa
To leave a place on a horse, bicycle, or motorcycle.
Pergi dengan mengendarai (kuda, sepeda, dll.)